My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Kuliner Semarang
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Semarang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Agustus 2021

Mengenang Masa Kecil Ketika Ngemil Kue Jadoel Gandjelrel
Agustus 22, 2021 39 Comments

 


Assalamualaikum Sahabat. Terlahir di kawasan pecinan Kota Semarang bikin indera pencecap saya dimanjakan oleh jajanan dan masakan yang kaya rasa. Kalo bapak saya bilang, yang penting halal ayo dinikmati aja. Masa kanak-kanak saya memiliki pengalaman kuliner yang mengesankan. Hingga ketika usia dewasa diajak kulineran pun, lidah saya akan membandingkan rasanya bila menikmati masakan yang sama.


Kawasan pecinan memang surganya kuliner di Kota Semarang pada masa itu. Warga asli Semarang akan menjejakkan kakinya ke kawasan ini untuk menikmati kuliner yang khas dan jarang ada di kawasan lainnya di kota ini. Saya ngomongin kuliner sebelum tahun 2000an ya. Kalo sekarang kuliner enggak lagi didominasi kawasan tengah kota, karena udah menyebar di pinggir kota seiring kemajuan teknologi.


Salah satu jajanan yang hingga hari ini masih suka saya kangenin adalah bolu jadoel. Salah satunya adalah kue gandjel rel.


Bagi warga Kota Semarang dan mereka yang pernah berkunjug ke kota ini, tentu udah tahu dengan kue gandjel rel. Bentuknya khas dengan tekstur yang padat dan berwarna coklat cenderung gelap. Bagi kalian yang belum pernah menyicipi kue ini, yuk bayangkan dulu rasa dan rupanya dengan membaca tulisan ini lebih lanjut.


Sekilas Tentang Kue Gandjel Rel

Kue Gandjel Rel berbentuk kotak, berwarna cokelat dan bertabur wijen serta bercita rasa kayu manis. Kue ganjel rel memiliki tekstur yang padat, seperti kue bantat, dan agak sulit dikonsumsi. Kalian yang udah merasakan kue Gandjel Rel versi jadul akan menceritakan gimana buliran kue itu akan nyelip di sela gigi. Juga ada rasa lengket dari lapisan atasnya, yang bikin kue ini memiliki cita rasa khas. 


Namun tekstur kue yang padat ini menurut kata ahli kue justru bagus untuk pencernaan. Kue ini memang tidak lembut layaknya kue berbahan tepung teripu lainnya. Dan menikmati sepotong ukuran kecil pun udah bikin perut kenyang. Karena saat menelan potongan demi potongan kue dibutuhkan segelas air minum. Saya biasanya menyiapkan teh panas kental dan agak manis. Ahhh jadi kangen kan pengen ngemil kue yang seret dan bikin lengket di gigi ini, hehehee.


Jaman saya kecil, untuk menikmati kue gandjel rel cukup pergi ke pasar di kawasan pecinan. Bisa di pasar Gang Baru atau di Karang Kembang, pasar yang dekat dengan rumah masa kecil saya. Di lapak penjual jajanan biasanya mudah ditemukan kue seret ini.


Kue gandjel rel ini juga selalu menjadi rebutan masyarakat Semarang saat perayaan Dugderan. Yaitu tradisi menjelang pengumuman  awal bulan Ramadhan. Biasanya akan ada kirab yang dipimpin oleh Bupati Semarang yang biasanya diperankan oleh Walikota yang menjabat. 


Kue gandjelrel produk Toasty Deli
untuk Kirab Dugderan

Nah biasanya saat kirab ini akan dibagikan kue gandjel rel pada warga yang hadir. Tradisi ini selalu dinantikan karena hanya terjadi setahun sekali. Ribuan warga bahkan rela berdesakan untuk mendapatkan kue tersebut karena dipercaya mampu memperkuat diri ketika menjalankan ibadah puasa.


Saya sendiri lupa, apakah tradisi membagikan kue gandjel rel ini memang udah ada sejak masa lampau. Karena saya tidak pernah mendapatkan bagian dari pembagian kue tersebut. Saya memang rutin ke Dugderan saat anak-anak hingga usia sekolah. Tak lupa pasti nonton kirabnya karena kegiatan ini jadi keasikan tersendiri. Menanti pengumuman kapan mulai mengawali puasa ramadhan. 


Tapi begitu bekerja malah udah nggak pernah lagi ke Dugderan. Sementara untuk rebutan kue pun bukan kebiasaan saya dan keluarga. Apalagi harga kue gandjel rel yang dijajakan di lapak di pasar tradisional dekat rumah juga nggak mahal. Biasanya dijajakan dalam potongan kecil ukuran 3x4 cm, harganya sekitar 3.500 (tahun 2018). Harga kue gandjel rel saat saya masih kecil juga udah lupa berapa, tapi yang pasti harganya terjangkau.


Kue Gandjel Rel Toasty Deli



Satu hari seorang teman bercerita kalo di Semarang ada produksi kue gandjel rel dengan tekstur yang lembut dan tidak padat. Penasaran dong jadinya. Karena saya udah nyoba beberapa kue gandjel rel dari beberapa produsen dan masih ada rasa ngganjel di gigi, hihiii. 


Nah saya pun nyobain kue gandjelrel produk dari Toasty Deli. Apakah benar teksturnya lembut, enggak seperti kue jadoel yang saya kenal selama ini?


Pertama kali memegang kotak kue gandjelrel Toasty Deli, nggak sabar pengen bergegas menyicipinya. Kemasannya warna cream dengan bagian atas tertulis :

Toasted! Soft Gandjelrel Khas Semarang 

Cita Rasa Klasik Tempo Doeloe

Di bagian muka berupa motif batik dengan penjelasan seperti ini :

Gandjelrel adalah kudapan manis rasa rempah kayu manis, yang dinamakan oleh karena bentuknya yang menyerupakai rel kereta api. Toasted! Gandjelrel dibuat lebih empuk untuk menambah kenikmatan santapan kue klasik tempo dulu ini


Ahhh, karena saya sedang puasa, jadi ya hanya dipotong-potong dulu. Menjelang maghrib saya udah siapkan irisan kue gandjelrel beserta teh manis yang panas. Di rumah saya udah jadi tradisi untuk menyiapkan teh panas untuk berbuka puasa. Jadi begitu adzan maghrib berkumandang, kami serumah bergegas membatalkan puasa dengan teh manis dan seiris kue gandjelrel dari Toasty Deli.



Ternyata sesuai dengan yang disebutkan di atas, kue gandjelrel Toasty Deli ini teksturnya lembut. Kalo kalian udah pernah makan banana cake atau kue marmer, ya seperti itu lah teksturnya. Pantas aja kalo Toasty Deli mendeklarasikannya sebagai Soft Gandjelrel.




Cita rasa klasik dengan komposisi bahan yang terdiri dari campuran gula palem, telur, tepung terigu, gula, margarin, ada tepung pati jagung, rempah, kayu manis, pengembang dan susu. Terlihat sih dari bahan-bahannya merupakan pilihan hingga menciptkan kue yang lembut dan empuknya khas. 


Anak-anak saya selama ini nggak pernah mau makan kue gandjel rel jadul. Tapi ketika saya minta mereka cicipi kue dari Toasty Deli ini, langsung berubah pendapat. Mereka semua suka, karena rempahnya pas.




Nah yang paling bikin saya amazing itu, kue gandjelrel Toasty Deli ini memiliki kadar kolesterol hampir 0 di setiap potongannya. Saya rekomendasikan kue ini buat kamu yang diet kolesterol, aman untuk nyicipinya. Oia untuk harga kue gandjelrel ini 1 loyang adalah 35 ribu rupiah. 


Toasty Deli adalah sebuah small-team bakery yang mengedepankan nilai kebersamaan. Mereka memproduksi makanan dengan sepenuh perhatian. Dan pastinya akan bisa memberikan kehangatan dan menyatukan selera konsumen dalam setiap sajiannya. 


Bagi Toasty Deli produk yang disajikan nilainya harus cukup baik untuk dikonsumsi oleh keluarga mereka juga. Karena itu Toasty Deli memperhatikan segala aspek dari kualitas, nutrisi, higienitas dan keterjangkauan harga produknya.



Bagelen Toasty Deli

Hayooo siapa yang doyan banget ngemil bagelen? Nah, Toasty Deli juga memproduksi roti kering ini. Bagelen ini menjadi favorit saya sejak dulu, kue kering jadul yang pasti menjadi bekal di kost-an juga, hahahaa.


Dipatok dengan harga cuma 25 ribu rupiah satu kotaknya. Kemasannya warna unyu gitu. Dan ada penjelasan kalo bagelen merupakan produk homemade dengan resep keluarga sejak tahun 1967.


Roti kering renyah dengan aroma mentega, dipadu manisnya gula dan toping keju parut, merupakan perpaduan rasa klasik yang tak lekang oleh waktu. Dalam kemasan juga disarankan untuk menikmatinya bareng secangkir teh atau kopi. 




Ahhh saya sendiri kemarin menikmati roti kering bagelen dengan segelas teh kental panas dan agak manis. Hmmm, surga bangeeet pagi-pagi ngemil seperti ini tanpa memikirkan pekerjaan rumah. Ya iya lah karena semua pekerjaan rumah udah rampung sebelum saya menikmati bagelen yang renyah dan gurih ini.


Roti Manis Toasty Deli



Toasty Deli tentu saja tidak hanya memproduksi kue Soft Gandjelrel. Kemarin anak-anak saya juga sempat mencoba beberapa jenis roti manisnya. Mereka cepat banget mengambil beberapa jenis, hikss. Dan saya cuma kebagian satu yaitu roti isi daging asap yang rasanya gurih dengan campuran keju.


Anak-anak yang udah sering makan roti manis pun sepakat, bahwa roti produk Toasty Deli ini empuk dan enak. Ada juga roti sisir gula isiannya itu mentega dengan gula dan cukup banyaaakk. Jadi ingat kan saat masih usia SD, Bapak membuatkan saya roti ini untuk sarapan.




Untuk roti manis itu ada 20 varian rasa dengan harga mulai 5 ribu rupiah, murah kaaan. Varian rasa yang kami coba ada pisang keju, coklat, sisir klasik, dan kacang. 


Nah kalo kalian tinggal di Semarang bisa tuh menyambangi tokonya langsung. Toasty Deli terletak di kawasan perumahan di Semarang Barat, gampang ditemukan. 


Namun kalo kalian takut keluar rumah dengan kondisi pandemi sekarang, bisa kok pesan melalui whatsApp. Atau kalian juga bisa memesan di Shopee. Untuk pengantaran Toasty Deli menggunakan ojek online atau ekspedisi same day. Bila rumah kalian hanya berjarak 8 km, ada free delivery dengan minimal pembelian sebesar 50 ribu rupiah. Murah yaa.


Apakah saya akan membeli lagi kue gandjelrel dan teman-temannya ini? Oiya dong pastinya. Karena kemarin saya nggak kebagian roti sisir klasik dan kacang. Itu varian rasa favorit saya, sahabat. Anak-anak dan suami kok gercep banget ya mindahin roti ke perut mereka, wkwkwkk. Buka puasa Asyura kemarin kami udah kenyang makan kue dan roti. 


Ayok kita belanja kue gandjelrel dan roti kering bagelen dulu. Jangan sampai ketinggalan juga roti manisnya yang empuk. Sampai jumpa dalam cerita pengalaman nyobain kuliner khas Semarang berikutnya, Sahabat. Wassalamualaikum.


Toasty Deli Cake & Bakery

Jl. Padma Boulevard, Tambakharjo, Kec. Semarang Barat,

Kota Semarang

Telepon: 0878-7111-1044

Buka Senin-Sabtu Pukul 07.00-19.00 WIB

Reading Time:

Senin, 15 Januari 2018

Nikmati Sensasi Lunpia Cik Me Me, Kuliner Semarang Tiada Tandingannya
Januari 15, 2018 13 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Nikmati Sensasi Lunpia Cik Me Me, Kuliner Semarang Tiada Tandingannya. Isshhh, judul artikel kali ini semacam tagline gitu ya. Namun untuk merujuk pada keunggulan satu macam kuliner, yang memang memiliki prestasi mendunia sih sah sah aja. 

Udah tahu kah kalo Lunpia Cek Me Me memang memiliki prestasi yang mendunia? Saya pernah loh menuliskannya dalam artikel di blog ini juga. 

Reading Time:

Senin, 30 Oktober 2017

Verve Bistro & Coffee Bar, Menjanjikan Suasana Nyaman Saat Bersantap Bareng Sahabat
Oktober 30, 2017 12 Comments

Assalamuailaikum. Verve Bistro & Coffee Bar, Menjanjikan Suasana Nyaman Saat Bersantap Bareng Sahabat. Iyes, siapa yang nggak setuju dengan kalimat di atas? 

Kota Semarang makin berkembang menjadi destinasi wisata heritage dan kuliner. Kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara yang terus meningkat, muncul pula restoran dan kafe di berbagai wilayah di Semarang. Bahkan di area yang dekat dengan pusat kota, perkantoran dan landmark kota, saya menjumpai kafe baru dengan keunikan masing-masing.

Pada Oktober 2017, muncul satu pendatang baru di bidang kuliner yang mengusung tema Where Good food, endless conversation anda comfortable atmosphere into one at Verve Bistro & Coffee Bar. Hmm, gimana rasanya makan bareng sahabat, ngobrol seru dan lupa waktu karena suasana yang nyaman? Apa ada resto yang menjanjikan suasana nyaman saat bersantap? 
Reading Time:

Rabu, 04 Oktober 2017

Menyesap Sedapnya Mangut Ndas Manyung di Semarang
Oktober 04, 20170 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum.  Kalian pernah Menyesap sedapnya Mangut Ndas Manyung di Kota Pesisir Semarang? Bagi sebagian orang, mungkin belum familiar dengan masakan Mangut Ndas Manyung.  Masakan yang disukai karena rasanya yang sedap dan pedasnya mantap.

Ndas adalah sebutan dalam bahasa Jawa, yang artinya kepala. Dan Manyung adalah salah satu jenis ikan yang paling favorit dijadikan ikan asap. Jadi Ndas Manyung adalah kuliner yang berasal dari kepala ikan Manyung. Kepala Manyung ini dibikin masakan Mangut. Masakan dengan kuah santan dan cabe yang pedasnya nendang.

Reading Time:

Selasa, 15 Agustus 2017

Dua Rasa Delapan Cerita di Lot 28 di Semarang
Agustus 15, 20170 Comments


www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Ada Dua Rasa Delapan Cerita di Lot 28. Cafe anyar yang lokasinya ada di tengah kota dan gampang aksesnya. Bangunan cafe yang memiliki desain Hipster and Scandinavia ini, banyak menyajikan mural pada dindingnya. Ada dua ruangan di Lot 28 dengan desain yang sama menariknya.

Saya hadir dalam soft opening cafe tanggal 3 Agustus, dan merasa penasaran. Kalo melihat tampilan fasad Lot 28 emang kece sih. Lokasi cafe berada di lantai 1. Bagian basement untuk tempat parkir kendaraan pengunjung. Nah ini yang asik, saya dan keluarga suka males kalo mau makan aja susah nyari tempat parkir. Tapi jangan cemas, Lot 28 memanjakan pengunjung yang ingin makan tanpa pusing mencari parkir untuk mobil kesayangan.

Reading Time:

Selasa, 01 Agustus 2017

Semarang Thal Cake Menjadi Oleh-Oleh Favorit Masa Kini
Agustus 01, 20170 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Semarang Thal Cake Menjadi Oleh-Oleh Favorit Masa Kini yang langsung menjura. Iya nih, langsung menjura ketika hari pertama aja udah langsung ludes diserbu pembeli. Bahkan ada loh pembeli yang rela antri dari jam 2 dini hari. Salut saya sama pembeli ini, nungguin sambil dzikir kali ya. 

Ketika melihat beberapa foto kuenya artis di berbagai sosial media, saya sempat envy. Kapan nih Semarang punya kuenya artis kayak di beberapa kota lain? 

Ternyataaaah, saya dicolek di Instagram dan diajakin hadir saat pre-launching Semarang Thal Cake. Yuhuuuiiii, saya bakal datang nih. 

Reading Time:

Selasa, 20 Juni 2017

Takjil Buka Puasa Khas Semarang
Juni 20, 20170 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Puasa nyaris selesai, namun saya pengen nulis tentang Takjil Buka Puasa ala Semarang. Biasanya jajanan yang jadi takjil buka puasa ini ada di hampir seluruh wilayah kota Semarang. Meski hari biasa pun juga menjadi kudapan warga kota Semarang, namun saat puasa makin banyak diburu penikmat kuliner kota ini.

Takjil Buka Puasa ini bisa aja dibikin sendiri. Namun kalo nggak sempat, banyak juga penjual yang menyajikannya di pinggir jalan raya, di perumahan, dan juga di restoran di hotel. Beberapa ada juga makanan dari kota lain yang langsung menjadi favorit warga kota Semarang.
Reading Time:

Kamis, 15 Juni 2017

Menikmati Suasana Alam dan Kuliner di Resto Banyumili Ambawara
Juni 15, 2017 7 Comments
www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Menikmati Suasana Alam dan Kuliner di Resto Banyumili Ambarawa asik banget. Tempatnya terletak di kaki gunung Telomoyo dan deretan gunung lain. Begitu memasuki kawasan resto, udara dingin sejuk menyentuh kulit tubuh. 

Semula saya nggak diijinkan masuk lokasi. Alasannya lokasi udah full. Salah juga sih kemarin nggak reservasi dulu. Tapi karena saya pede kalo tiga orang bisa lah makan di empernya, hahaha. Just go location sih dan ternyata full booked. Jadi kalo kalian kemari mesti reservasi dulu yaa.

Etapi suami tetap ngeyel aja masuk ke tempat parkir.

"Gak apa deh, kami nungguin sampai ada yang selesai makan,"

Glekkkk! Niat banget yak kami, hahhaa.


www.hidayah-art.com

Akhirnya setelah parkir, saya masuk ke lokasi buat melihat suasana. Pikir saya, kalo nggak dapat meja, ya udah saya numpang pepotoan aja. Karena lokasi resto Banyu Mili ini tempatnya kece. Begitu masuk gerbang aja, di bagian kanan ada wall of fame. Yaaa semacam dinding dengan papan bertuliskan aneka kata penyemangat. Biasanya tempat ini dijadikan foto selfie oleh pengunjung.



Foto Selfie Di Mana Aja di Banyumili

Banyak spot foto menarik, ada kolam dengan perahu untuk anak-anak yang ingin pesiar perahu. Bisa juga foto-foto di pinggir sawah. Berpura-pura mengecek binatang kecil yang mengganggu tumbuhan padi. Banyak deh kegiatan yang bisa dilakukan di lokasi resto.


Menu Makanan di Resto Banyumili

Sekarang saya sharing masakan yang kemarin kami pesan untuk makan siang yak. Kebetulan kami kesana sebelum Ramadhan. Awal bulan serta banyaknya sekolah yang memilih perpisahan anak didik di resto, bikin suasana meriah. 

Itu pula sebabnya meja udah banyak dipesan untuk makan siang beberapa kelompok PAUD, TK, dan juga anak kelas VI satu SD dari Kudus. 

Namun kami yang nggak sempat reservasi sebelumnya, tetap saja akhirnya bisa mendapat meja. Lokasi meja kami berupa joglo yang terletak menghadap kolam pancing dan flying fox. Seorang pramusaji pun menyerahkan buku menu yang segera kami pilih beberapa makanan untuk makan siang.

Yang bikin kami senang adalah, tak menunggu lama untuk menikmati menu pesanan. Nggak lebih dari 30 menit, menu sudah tersaji di depan mata. Sementara pengunjung siang itu sungguh luar biasa membludak. Area parkir saja sampai full, hingga ke sisi jalur pintu masuk lokasi resto. Resto Banyumili memang saat ini tengah booming di wilayah Semarang, Ambarawa, Salatiga, dan kota-kota terdekat. Buktinya anak-anak SD dari wilayah Kudus pun memilih resto ini untuk acara perpisahan. 

Daaan, ini lah menu pesanan kami bertiga :

Ada Ayam Bakar dua porsi, Ikan Bakar seporsi, camilan Siomay, Teh panas, dan jeruk panas. Pesanan satu lagi yaitu Sup Ikan belum siap disajikan. Pesanan makanan kami nggak pernah berlebihan. Apalagi kami cuma bertiga, takutnya ntar nggak habis karena udah terbiasa makan secukupnya.


www.hidayah-art.com

Siomay Ayam 

Makanan pembuka yang dipilih si bungsu adalah Siomay ayam. Satu porsi isinya ada delapan buah siomay berukuran kecil. Meski ukurannya kecil, namun cita rasanya enak. Siomaynya kenyal namun nggak keras. Empuk dan rasa bumbunya pas banget deh. Dinikmati dengan dicocol saus pedas, makin yummy. Sayangnya mau pesan lagi takut malah hilang rasa nikmatnya. Ini nih penampakan siomay ayam ala Resto Banyumili.


www.hidayah-art.com


Ikan Bakar ala Resto Banyumili

Kalo menu ini pesanan si bungsu yang sedang nggak bisa konsumsi makanan keras atau alot. Giginya lagi dipasang bracket, jadi mesti makan yang empuk-empuk kayak simbah-simbah, hahahaa.

Ikan bakar pilihan si bungsu ini rasa dagingnya gurih dan agak manis. Yang disukai si bungsu adalah hasil bakarannya tidak sampai gosong. Hingga terlihat bekas arang untuk membakar. Sambelnya cukup pedas juga, bikin huhahuhaaahh kepedasan.


www.hidayah-art.com

Rasa ikannya yang dibakar dengan aroma bakaran, menggugah selera makan si bungsu siang itu. Ukuran ikannya juga nggak kecil-kecil banget. Cukup lah dinikmati dengan nasi putih serta lalapan dan sambalnya yang nendang pedesnya.


Ayam Bakar ala Resto Banyumili


www.hidayah-art.com


Udah tiga bulan lebih kami terbiasa makan ayam bakar untuk makan siang dan makan malam. Tahu kan kalo kami sedang diet sehat dan menunya udah diatur. Mestinya juga yang dibolehkan adalah daging ayam bagian dada. Namun ternyata hanya tersisa satu buah, jadi paksuami pun mendapat jatah paha ayam.

Seporsi isinya selain ayam ada Tahu goreng, lalapan, dan sambal yang rasanya pedas menggigit lidah. Nasinya ada taburan bawang goreng yang bikin makin sedap. 



Sup Ikan Yang Menyegarkan

Pada dasarnya kami menyukai masakan serba ikan. Dimasak model apa aja, kami suka. Jadi menu pola makan diet sehat kami selain ayam adalah ikan. Salah satu menu masakan olahan ikan yang sering kami nikmati adalah Sup. Kami menyukai rasa segar kuah dari ikan yang dibikin sup.


www.hidayah-art.com

Seporsi Sup Ikan ala Resto Banyumili ini berupa tiga potong daging ikan berukuran sedang. Kayaknya sih dari satu ekor yang dipotong-potong. Pelengkapnya ada emping, jeruk nipis, dan sambel. 

Kuah sup ikan ini dilengkapi dengan tomat, daun bawang, dan sere. Aroma rempah menghilangkan aroma anyir dari ikan. Rasanya yang segar dengan dikucuri jeruk nipis, makin berasa banget. Sup Ikan ini cocok loh dinikmati dalam udara sejuk di lokasi resto. Tubuh jadi terasa hangat kembali.

Lokasi Resto yang Asri

Dengan menawarkan pemandangan yang cantik dan masih alami, Resto Banyumili layak menjadi destinasi makanan dan wisata alam. Beberapa tempat pun masih menyisakan suasana pedesaan. Seperti tanaman padi yang menghampar di sepanjang jalan menuju lokasi selfi yang bertuliskan Resto banyumili. Beberapa pondok joglo pun didirikan di tengah persawahan. Seakan memanjakan pengunjung yang ingin menikmati makan di tengah sawah seperti para petani.


www.hidayah-art.com


www.hidayah-art.com



www.hidayah-art.com


Ada juga kolam air yang menyediakan fasilitas perahu. Area kolam memang tak begitu luas. Namun bagi anak-anak yang jarang melihat kolam dengan perahu, perasaan senang pun mudah terpuaskan dengan berperahu berkeliling. 

Bagi anak-anak pasti suka dengan mengeksplore lokasi resto. Bisa mengejar capung dan kupu-kupu yang bebas beterbangan. Atau mencari bekicot di dekat sawah.

Pengelola resto nampaknya memahami kesenangan masyarakat yang menyukai kuliner dan bisa narsis. Jadi ada juga spot foto untuk selfi atau welfi rame-rame. Kalian bisa foto di depan tulisan KAMPOENG BANYUMILI kayak saya.


www.hidayah-art.com



www.hidayah-art.com
Banyak yang poto cantik kayak saya dengan setting tulisan tersebut 😜

Lokasi Resto Banyumili

Sebenarnya Resto Kampoeng Banyumili ini terletak di Ambarawa. Namun entah mengapa kebanyakan orang menganggap resto ini berada di Salatiga. Terletak di dekat kawasan wisata Banyubiru Ambarawa, resto ini cukup mudah ditemukan. 

Namun kalian lebih baik mengamati dengan cermat, karena lokasi resto terletak di tengah pemukiman penduduk. Kemarin kami juga melewati papan petunjuk yang ada di pinggir jalan.

Suami memilih jalur dari kota Salatiga, lewat jalan arteri. Kemudian saat tiba di perempatan yang sisi kanannya menuju Banyubiru, pilih jalur ini. Dari belokan ini sekitar 5 km udah sampai di Kampoeng Banyumili.

Yuk deh Menikmati Suasana Alam dan Kuliner di Resto Banyumili Ambarawa yang seru dan menyenangkan. Saya aja masih pengen balik lagi, untuk menikmati masakan lainnya. Kemarin perutnya udah penuh, jadi belum sempat nyicip yang lain. Barengan yuk, heheee. Wassalamualaikum.

Video nya bisa dilihat di channel youtube berikut ya :



Reading Time:

Rabu, 31 Mei 2017

Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Masjid Agung Kauman Semarang
Mei 31, 2017 13 Comments


www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Yuk saya ajak Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Masjid Agung Kauman Semarang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid Agung Kauman Semarang mulai mempersiapkan lapak di depan pintu pagar. Lapak tersebut dipergunakan untuk jualan para pedagang makanan dan perlengkapan ibadah.

Dua hari menjelang Ramadhan, tepatnya tanggal 25 Mei 2017 hari Kamis yang kebetulan hari libur, ada arak-arakan digelar. Seperti tahun sebelumnya, Pemkot Semarang bekerja sama dengan Takmir Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Jawa Tengah, menggelar event budaya. Sebenarnya event budaya ini berkaitan dengan penetapan memasuki awal bulan Ramadhan. 

Reading Time:

Senin, 29 Mei 2017

Menu Makanan Giggle Box Bikin kalian Bakal Happily Ever After
Mei 29, 2017 9 Comments



Assalamualaikum. Puasa hari keempat ini moga teman-teman tetap istiqomah memperbanyak amalan. Namun meski puasa aktifitas sepanjang hari tetap semangat juga kan? Tentunya konsumsi makanan dengan gizi seimbang saat sahur, dan tetap berolah raga ringan juga jelang berbuka. Moga penyakit pun menjauh dari tubuh kita. Ngomongin gizi seimbang, tentu tak lepas dari makanan yang kita konsumsi. Nggak harus yang mahal sih. Kalo nggak sempat masak sendiri, boleh juga kok makan di restoran. Nah, kebetulan kemarin saya sempat ikut blogger gathering di Giggle Box. Menu Makanan Giggle Box Bikin Kalian Bakal Happily Ever After deh. 

Reading Time:

Senin, 01 Mei 2017

Makan Siang Dengan Menu Nusantara Bercita Rasa Internasional di Bowery Semarang
Mei 01, 2017 16 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum teman-teman. Makan Siang dengan Menu Nusantara Bercita Rasa Internasional di Bowery Semarang. Kalo membaca tulisan menu makan siang, jadi laper nggak sih? Apalagi kalo bacanya jelang makan siang, di dalam perut kayak ada orkestra. Bunyi berisik yang bikin malu kalo sedang bertemu klien penting.

Nah, kebetulan saya bersama beberapa teman blogger beruntung bisa menyicipi aneka menu makan siang di Bowery Semarang. FYI, selama ini Bowery hanya menyajikan menu makan malam dan buka mulai pukul 15.00 hingga 24.00 WIB. Bowery merupakan salah satu resto & kafe yang berada di bawah naungan grup restoran Tavern. Bowery baru dibuka awal 2017, dengan hanya menawarkan menu dinner.
Reading Time:

Kamis, 23 Maret 2017

Kuliner Dengan Variasi Menu Yang Kreatif  Dan Menggugah Selera di Mak Otong Semarang
Maret 23, 2017 20 Comments
www.hidayah-art.com


Assalamualaikum. Kuliner Dengan Variasi Menu Yang Kreatif dan Menggugah Selera di Mak Otong Semarang. Saya dan suami yang berasal dari satu sekolah yang sama saat SMP, sejak reuni tahun lalu jadi sering ngumpul bersama teman-teman kami. Suami tuh seneng banget menjalin tali silaturahmi dengan teman-temannya. Nah, saya jadi ketularan juga, ngikut tiap kali teman-teman kami ngajak kopdar dadakan. Seperti waktu ada yang ultah dan mensyukuri berkurangnya usia dengan ngajak kami makan rame-rame. Jadi lah hari minggu sore kami wisata kuliner di Mak Otong. 

Pertama kali saya dan suami wiskul di Mak Otong, saat ada teman SMP yang tinggal di Purwokerto mudik ke Semarang. Saya dan suami bersama beberapa teman pun ngajakin makan siang di Mak Otong. 

Reading Time:

Senin, 13 Februari 2017

Menikmati Suasana Kuliner Khas Pecinan di Pandanaran Hotel Semarang
Februari 13, 2017 26 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Apa kabar sahabat semua? Semoga selalu sehat ya, meski cuaca selalu dingin karena bumi diguyur hujan. Disyukuri aja karena musim hujan identik dengan makan enak tanpa mikir diet. Gimana mau diet, bawaannya lapar melulu. Apalagi kalo ada yang ngajakin jalan-jalan kuliner. Menikmati suasana kuliner khas Pecinan di Pandanaran Hotel Semarang, nggak takut becek karena acaranya di Seruni Lounge.
Reading Time:

Selasa, 31 Januari 2017

Mencari Restoran Halal di Paragon, Semarang
Januari 31, 2017 13 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Mencari Restoran Halal di Paragon, Semarang bukan hal mudah. Paling nggak saya mesti menatap satu persatu logo HALAL yang dikeluarkan oleh MUI pastinya kan. Nah, sempat mata saya terpaut pada resto SOLARIA. Eh, ada yang berbeda dengan fasad resto yang dulu belum pernah ada. Apa sih yang berbeda dari resto ini?
Reading Time:

Rabu, 28 September 2016

Three In One, Tour Tiga Cafe ala #BloggerSemarang
September 28, 2016 45 Comments

Photo taken by Archa Bella
Photo taken by Archa Bella
Assalamu'alaikum. Three in one day tour tiga cafe ala #BloggerSemarang minggu lalu masih terekam jelas dalam memori. Sehari kulineran di tiga cafe di Semarang bareng teman blogger? Iya pasti nggak bakal tenggelam dalam ingatan saya. Apalagi kami menjelajahi tiga aneka kuliner di tiga cafe berbeda yang memiliki keunikan masing-masing. Di mana aja sih jelajah kuliner kami? Yuk, cap cusss.

Reading Time:

Minggu, 04 September 2016

Jajanan Favorit Masa Kecil Yang Selalu Bikin Kangen
September 04, 2016 22 Comments
www.hidayah-art.com

Assalamu'alaikum. Jajanan favorit masa kecil yang selalu bikin kangen itu banyak banget. Hahaha, ketahuan banget sejak kecil doyan jajan. Eh tapi jajanan jaman dulu tuh kebanyakan yang bikin juga ibu, atau tetangga. Jajanan kemasan kayaknya baru sedikit. Yang paling saya ingat adalah kue kering yang udah nggak utuh lagi. Mirip dengan kue kering dalam kaleng yang isinya bermacam rasa dan jenis. Namun kue kering yang nggak utuh lagi itu dikemas dalam plastik. Kalo nggak salah nama merknya Susana. Yang seangkatan sama saya masih ingat nggak sih? Bener nggak namanya Susana, hahaha. Malah pengen ngakak.
Reading Time:

Minggu, 07 Agustus 2016

Sarapan Pagi di Car Free Day di Simpang Lima Semarang
Agustus 07, 2016 17 Comments
www.hidayah-art.com

Assalamu'alaikum. Minggu pagi yang cerah paling cocok buat jalan-jalan ke Car Free Day. Emang ada apa di sana? Banyaaaaak. Yang pasti tentu saja ada banyak kegiatan yang rutin dilakukan tiap Minggu pagi, yaitu Olah Raga. Trus yang paling asyik juga window shoping. Ada banyak lapak unik nan lucu ikut majang di sana. Nah, yang paling enak tuh nyari Sarapan Pagi di Car Free Day di Simpang Lima Semarang.

Apa sih enaknya?
Paling juga di mana-mana sama kan yang namanya sarapan?!
Reading Time:

Sabtu, 18 Juni 2016

Berbuka Bersama Anak Yatim Mewarnai Pembukaan Gerai Pertama PIZZA HUT DELIVERY di SEMARANG
Juni 18, 2016 27 Comments

www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum teman. Jumat usai shalat Ashar, kami menjadi salah satu tamu undangan Pizza Hut Delivery Semarang. Acara Store Opening & Press Conference ini merupakan perkenalan Pizza Hut Delivery yang hadir pertama di Semarang. Sore itu juga merupakan acara berbuka bersama anak yatim yang akan mewarnai Pembukaan Gerai Pertama PIZZA HUT DELIVERY di SEMARANG. Setelah penyajian hiburan beberapa lagu dari TIKUSTIK, band lokal yang menghangatkan dinginnya udara sore itu, duo MC mulai membuka acara. 
Reading Time:

Rabu, 25 Mei 2016

Ini lah 7 Alasan Lunpia Delight Sebagai Pintu Gerbang Kuliner Kota Semarang
Mei 25, 2016 42 Comments
www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum sobat. Sebagai orang yang lahir dan besar di Semarang, saya tentu saja paham banget dengan keunikan kota tercinta. Apalagi sejak kecil saya tinggal di daerah pecinan, tempat yang unik mengenal beberapa budaya yang telah terakulturasi. Rumah saya bahkan dekat banget dengan beberapa pasar tradisional. Salah satunya adalah Pasar Gang Baru. Tempat segala jenis bahan masakan dan jajanan ditawarkan di daerah pecinan. 
Reading Time:

Jumat, 20 Mei 2016

[Review] Makan Masakan Rumah Tanpa Repot Dengan Pesan Antar di DELE
Mei 20, 2016 18 Comments

www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum teman, semoga sehat semua ya. Saya justru tengah rehat dari kesibukan keluar rumah. Tubuh tengah meminta haknya untuk istirahat karena flu parah yang mampir sejak dua minggu ini. Mungkin karena lelah sibuk wara-wiri beberapa minggu ini. Belum sembuh, udah pergi keluar kota, jadinya ya flu nggak mau berpisah dari tubuh saya.

Karena mesti istirahat total, saya pun menawarkan pada anak-anak memesan makan dari luar. Dapurnya ikut istirahat juga dooong, hehehe.
Reading Time: