Desember 2021 - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Rabu, 29 Desember 2021

Launching Mustika Rasa on Stage, Mengenalkan Resep Warisan Sukarno
Desember 29, 2021 30 Comments

Assalamualaikum Sahabat. Pernah terpikirkan bahwa presiden pertama kita, Ir. Soekarno berniat mengumpulkan resep masakan nusantara? Berawal dari kegelisahan beliau setelah membaca hasil riset FAO (Badan Pangan dan Pertanian Dunia). Apa yang menjadi penyebab kegelisahan beliau? Ikuti saja tulisan saya, jangan lupa siapkan cemilan favorit dan minuman.


Jumat siang saya beruntung mendapat undangan untuk menghadiri Kick off Mustika Rasa. Atau launching Tour De Mustika Rasa On Stage Tahun 2022 di Oud En Niuew GKBI Kota Lama Semarang. Senang dong mendengar kabar kalo Semarang adalah kota pertama dalam Tour De Mustika Rasa On Stage. 


Alasan Kota Semarang dijadikan kota pertama karena dikenal memiliki kekayaan kulturenya terutama keberagaman kulinernya. Seperti lunpia yang asalnya dari Tiongkok dan sudah berakulturasi menjadi kuliner khas Semarang.


Kick Off Mustika Rasa on Stage Sebagai Ajang Pembudidayaan Ideologi Pancasila

Kota Semarang siang itu tak begitu terik, ini sih penilaian saya sebagai warga asli yang udah terbiasa dengan cuaca kota ini. Atau bisa jadi karena ruangan di Restoran Oud En Niuew GKBI Kota Lama Semarang yang bikin suasana terasa adem. Bangunan kuno yang masih dilestarikan eksistensinya di kota lama ini memang cukup nyaman untuk event seperti ini. Terasa pas menjadi tempat ngobrol kumpulan resep sarisan presiden pertama RI Ir. Soekarno.


Setelah makan siang, peserta pun duduk mendengarkan serangkaian acara dari perkenalan narasumber, latar belakang Launching Mustika Rasa on Stage, hingga ada cooking class, dan temu wicara.


Narasumber yang terdiri dari Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ir. Prakoso, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Sejarawan JJ. Rizal, Kadisporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi, dan Chef Seto.




- Sejarah Mustika Rasa 

Iren  yang menjadi host acara launching Mustika Rasa on Stage. Kak Iren mengingatkan tentang BP7 dan sekarang udah diubah menjadi BPIP. Bahkan banyak orang yang menganggap sudah tidak jaman lagi penataran P4. Namun sekarang memang nggak hanya mengenalkan Pancasila dalam seminar saja. Tapi juga dengan pendekatan kurltural, atau budaya seperti dari masak memasak. 


Pada tahun 1958, Presiden RI pertama Ir. Soekarno mengumpulkan ratusan pakar Indonesia dan membuat strategi bagaimana membangun Indonesia setelah merdeka 100 tahun nanti. Salah satu yang dibahas adalah kuliner dan beliau mengumpulkan  1.600 resep. 


Sebenarnya ketika kita mengulik resep masakan Indonesia, di sana lah bukti mencintai Indonesia. Untuk mengkonklusikan panggung Mustika Rasa, Sejarawan JJ. Rizal menuturkan peristiwa tentang resep warisan nusantara. Melanjutkan cerita Kak Iren tentang kegelisahan Bung Karno begitu membaca hasil riset FAO atau badan dunia untu pangan. Bahwa dalam 100 tahun ke depan, Indonesia bakal terancam krisis pangan karena hanya mengandalkan nasi. 


Usai pertemuan tersebut, Menteri Pertanian Azis Saleh (1960), memberikan tugas pada Lembaga Teknologi Makanan untuk menyusun buku resep yang lengkap dari seluruh wilayah Indonesia. Bahkan pada saat itu juga dibentuk Panitia Buku Masakan Indonesia.


Bung Karno merancang politik pertahanan pangan yang kemudia menjadi kedaulatan pangan yang digagas oleh Dewan Perancang Nasional. Kemudian panitia ini mengumpulkan resep dari seluruh Indonesia meski dalam keterbatasan alat komunikasi pada masa itu. Kondisi berbagai peristiwa sempat menenggelamkan proses buku itu. Hingga terjadi peristiwa G30S yang menyebabkan Soekarno jatuh. Namun pada masa senjanya, Bung Karno menginginkan buku tersebut segera diterbitkan.


Hingga akhirnya Mustika Rasa terbit tahun 1967 oleh Departemen Pertanian. Dan pada tahun 2016 Mustika Rasa kembali dicetak ulang oleh Penerbit Komunitas Bambu.


- Pembudayaan Ideologi Pancasila Dengan Pendekatan Kuliner

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BAdan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ir Prakoso mengatakan bahwa Mustika Rasa on  Stage adalah kegiatan yang terinspirasi dari kumpulan resep warisan Sukarno. 


Kegiatan ini merupakan bagian dari pembudayaan ideologi Pancasila dan gotong royong melalui pendekatan kuliner. Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman pada masyarakat terhadap nilai penting sejarah dan warisan kuliner Indonesia. Hingga dapat membentuk gerakan keluarga menanam tanaman bumbu dan obat di pekarangan. Bahkan dari pengenalan kuliner ini bisa mengembalikan kebiasaan dalam tradisi makan bersama. Yang intinya adalah bertujuan menyehatkan keluarga dan membangun strategi ekonomi keluarga. 


Bapak Prakoso menyambut baik kerjasama yang digelar di Kota Semarang ini menjadi yang pertama. Menurut beliau Semarang memiliki akulturasi sejarah dengan keberadaan kulinernya. Itu yang menjadi salah satu alasan Kota Semarang menjadi tempat launching Mustika Rasa on The Stage Tahun 2022.




Buku Mustika Rasa adalah warisan Presiden pertama Ir. Soekarno, yang sejak dulu mencintai makanan tradisional Indonesia. Hal ini lah yang ingin disosialisasikan sebab Indonesia merupakan tempat keanekaragaman hayati yang cukup berlimpah dari Papua hingga Aceh. Dengan buku ini semoga menjadi bagian dari bentuk bahwa Indonesia merupakan negara yang besar, kuat dan unggul. 


"Pancasila itu ada di Mustika Rasa yang di dalam buku dengan jumlah halaman sekitar 1.200 itu terkumpul resep sebanyak 1.600 mulai dari Sabang sampai Merauke," tutur Bapak Prakoso.


- Mengapresiasi Buku Mustika Rasa Dengan Tutorial Menu Masakan

Wakil Wali Kota Semarang, Ibu Hevearita G Rahayu yang hadir siang hari itu menyampaikan apresiasi event Mustika Rasa on Stage. Terlebih beliau senang masak dan oleh Bapak Wali kota juga meminta agar membuat tutorial masak dengan menu yang ada di buku resep Mustika Rasa.



Cuma memang ada beberapa bahan yang cukup sulit untuk ditemukan karena tidap daerah memiliki khas sendiri-sendiri. Misal menu Bergedel atau perkedel itu tidak hanya dari bahan kentang tapi juga bisa dari ikan.


Di dalam buku tersebut juga dijelaskan bahwa bahan makanan pokok tidak hanya nasi. Ada juga sagu, sorgum (canthel), singkong dan sukun. Hal ini yang akhirnya oleh Bapak Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu melakukan penanaman pohon sukun sebanyak 6.100 bibit yang disebar di 16 Kecamatan di Semarang. Selain itu juga diadakan pelatihan memasak dengan bahan sukun yang ternyata bisa dibuat menjadi beberapa menu masakan. Dan semua resepnya diambil dari buku Mustika Rasa.


Cooking Class Masak Menu Perkedel Ambon oleh Chef Seto

Akhirnya sesi cooking class yang mengambil menu dari buku Mustika Rasa, yaitu Perkedel Ambon. Namun rupanya bahan utama bukan seperti perkedel (orang Semarang menamai bergedel) kentang. Namun Perkedel Ambon ini terbuat dari ikan. Resepnya saya sertakan dalam bentuk foto dari isi kumpulan resep Mustika Rasa.




Dari tanya jawab, untuk bahan cabe bisa diganti paprika, ikan juga bisa diganti tuna, atau ikan yang lain. Kemarin saya nyobain, untuk pedasnya masih terasa kurang. Jadi bagi kalian penyuka pedas, biji cabe enggak perlu dibuang.



Perkedel Ambon ini udah memenuhi gizi, seratnya juga dapat. Dan bisa dinikmati bareng nasi jagung juga selain nasi. Menu ini juga bisa dijadikan menu untuk keluarga. Kalo saya melihatnya adalah cara masak ikan dengan variasi dan tampilan yang berbeda. 





Acara dilanjutkan dengan temu wicara tentang isi buku Mustika Rasa. Resep yang ada di buku ini juga prosinya besar karena untuk keluarga. Kebanyakan juga isinya masakan yang dikukus atau dpanggang.


Kaitan dengan Pancasila dari buku Mustika Rasa, Indonesia ini kaya warna, beraneka budaya, beraneka  Indonesia itu dibentuk dalam kebhinekaan. Pancasila sebagai pemersatu dan pandangan hidup. Salah satunya kita diharapkan cinta pada pangan yang ada di Indonesia. Karena Indonesia ini ciata-citanya merdeka, bersatu, dan berdaulat dalam bidang pangan juga. 


Ada 1.600 resep di Mustika Rasa yang tertulis dan bisa mengenal, dan mengetahui bahan pangan sendiri. Kita tetap bahagia dengan pilihan bahan pangan, tidak hanya padi. Tapi ada cantel, sagu, porang, tiwul, itu merupakan bahan pangan eksois yang juga menyehatkan. Diharapkan masyarakat Indonesia mencintai dengan resep warisan nusantara ini. Makanan juga merupakan simbol dari masyarakat, menjadi identitas diri yang menyajikannya. 


Menjadi bagian dari berkebudayaan melalui makanan dibangun dari narasi. Oleh karena itu bahwa selain rasa, membangun narasi juga bisa menjadi edukasi agar menjadi daya tarik. 


Tentang buku ini seperti yang dituturkan oleh JJ Rizal, dia melihat Chef Seto membawa buku Mustika Rasa. Baru Chef Seto yang mengetahui buku ini. Akhirnya bang Rizal menemukan master chef yang beneran. Karena sebelumnya belum pernah ada yang tahu dengan buku Mustika Rasa. 


Generasi sekarang diharapkan lebih mengenal resep nusantara yang udah dikumpulkan dalam buku Mustika rasa ini. Agar lebih mencintai makanan asli Indonesia. Dan tentu sang ibu atau ayah yang memiliki kewajiban mengenalkan makanan asli Indonesia. 


Ahh, senangnya bisa hadir dan mendengar cerita hadirnya kumpulan resep warisan Bung Karno. Bahkan saya juga berkesempatan menyaksikan chef Seto menunjukkan keahliannya masak salah satu resep dari buku tersebut.  Yuk sahabat cobain resep asli kita dan mengenalkannya pada anak-anak. Wassalamulaikum.

Reading Time:

Senin, 20 Desember 2021

Impian Menyulap Warna Cat Rumah Seperti di Drama Korea
Desember 20, 2021 64 Comments

Picture taken by Pinterest @Nadia


Assalamulaikum Sahabat. Mau curhat nih.

“Menempati rumah hingga belasan tahun, udah ganti cat berapa kali?”

 

Pertanyaan ini sempat ditanyakan oleh teman suami yang ingin merenovasi rumahnya. Suami saya usahanya di bidang konstruksi dan kerap menjadi tempat konsultasi kerabat dan sahabat.

 

Namun pertanyaan yang satu ini cukup sulit dijawab, hahahaa. Karena Dua kali punya rumah, kami memilih tema cat yang berbeda. Rumah pertama yang kami tempati menggunakan nuansa hijau yang bikin adem. Sementara saat menempati rumah kedua, pilihan saya dan suami kebetulan sama. Warna cat yang berbeda di tiap ruangan karena ingin bebas mengekspresikan perasaan.

 

 

Rumah Warna Warni di Kediaman Kami

 

Fasad rumah
Fasad rumah warna coklat muda

          

Jadi tiap ruangan di rumah itu catnya nggak sama. Untuk kamar saya ada nuansa violet dan broken white di dua sisi yang berbeda. Untuk kamar anak-anak beda lagi, si sulung kamarnya warna abu-abu muda. Sedangkan si bungsu warna cat kamarnya biru dan putih. Ruang tamu warna broken white dan coklat muda.

 

Ruang tamu warna broken white

        

Ruangan lain di rumah juga warna warni. Ruangan TV warna broken white dan orange. Sementara dapur dan ruang makan yang bersebelahan pakai warna hijau. Meriah ya rumah kami, hihii.

 

Kayaknya dulu memang sedang trend Dulux Catylac yang warna warni gitu. Kami dapat booklet dari Catylac yang isinya inspirasi cat ruangan di tiap rumah. Dan melihat hasil pengecatan di setiap ruangan yang ada di rumah kami, ada dua klien suami yang ikutan. Mereka saat itu tengah renovasi rumah dan dibantu suami. Dan mereka minta warna cat yang berbeda untuk setiap ruangan.

 

Inspirasi Cat Catylac Warna Putih Seperti di Drama Korea


Namun perkembangan jaman memang tak pernah berhenti. Sosial media menembus sekat dimensi jarak yang tak terukur. Saat ini pemilik rumah punya banyak kesempatan mempertimbangkan warna cat dari berbagai sumber inspirasi.

 

Saya sendiri suka nonton video di channel YouTube yang temanya desain dan interior rumah. Kebanyakan channel milik bule, drama Korea, tapi ada juga sih dari akun instragam ibuk-ibuk grup dekor rumah. Cerita mereka selama proses pembuatan dan memilih warna cat rumah sungguh mengisnpirasi. Dengan cerita dan apa yang menjadi alasan pemilihan desain serta warna cat rumah, tentu bisa jadi rujukan.

 

Dan trend warna ruangan untuk rumah tinggal sekarang mengarah pada warna putih. Awalnya saya enggak tertarik karena warna putih itu identik membosankan. Nggak bikin ceria.

 

Tapiii, ternyata setelah melihat dekorasi rumah sekarang tuh justru warna putih sangat disukai. Alasannya warna putih itu bisa digabung dengan warna lain. Misal nih meubel ruang tamu pakai warna tosca kan cocok dengan cat dinding warna putih. Gitu juga sih dengan warna lainnya.

 

Ya warna putih merupakan jenis warna dasar yang sifatnya netral. Warna yang melambangkan kebersihan, suci, polos gitu. Memilih cat rumah warna putih bisa jadi pilihan untuk kamu penyuka rumah minimalis namun tetap ada sentuhan modern. Nuansa warna putih itu juga menenangkan.

  

Ruang tamu ala pinterest

Saya udah ngobrol bareng suami untuk mengubah nuansa warna warni di rumah. Terutama ruang tamu dan fasad rumah yang nuansanya masih coklat muda dan broken white. Pengen dong punya ruang tamu dengan warna putih kayak rumah-rumah di Pinterest. Atau seperti rumah yang ada di drama Korea.

 

 “Lha napa diubah putih? Kan selama ini suka rumah dengan warna yang berbeda di tiap ruangan?”

 

Nggak heran kalo suami bertanya tentang keinginan saya.

 

“Yo pengen wae, kayak di drama Korea itu kan cakep,”  

“Walaaah, gak pernah nonton drama Korea kok bisa tahu warna cat rumahnya,”

 

Godaan suami nggak meluruhkan niatan saya yang ingin beralih nuansa warna cat rumah.

 

“Yo wes ruang tamu dan fasad rumah diganti warna putih. Yang penting tetep pakai Catylac tho?”

 

“Iyo lah, wong wes langganan nganggo Catylac,”

“Opo maneh Catylac terang warnanya, wes nganggo Catylac wae,”

 

Saya sih nurut oke aja mau pakai cat Catylac. Karena saya tahu rumah yang kami tempati juga selalu pakai cat Catylac. Kata suami, Catylac itu hasil akhir catnya terang atau cerah, halus permukaannya, tahan lama, irit, daya sebar juga luas. Yang pasti dari detil produknya, Catylac itu satu-satunya cat dengan teknologi Chroma Brite.

  


Nah saya penasaran apa artinya teknologi Chroma Brite itu. Eh setelah dicari ternyata artinya warna dinding yang lebih cerah menakjubkan tahan lama. 


Satu lagi nih mengapa suami selalu menyarankan pemilik rumah yang menjadi kliennya untuk menggunakan Catylac. Meski dinding kusam karena debu, terutama yang bagian luar ruangan, namun lapisan cat tahan lama. Jadi waktu kalian menggosok saat membersihkannya, cat dinding tidak mudah mengelupas.

 

Dari pengalaman menggunakan cat Catylac untuk kediaman kami, maupun rumah klien, suami menganggap pilihannya udah tepat. Karena bagi rumah yang juga investasi terbaik, kualitas cat menjadi pertimbangan penting saat proses pembangunan di tahap akhir.

 

Jadi kalo ditanya, berapa kali kami udah ganti cat di rumah? Jawabannya udah beberapa kali. Namun pilihan kami tetap brand Cat Catylac.

 

Kalo kamu pengen punya rumah seperti di drama Korea, atau Pinterest, coba aja memilih cat Catylac Interior untuk ruangan bagian dalam. Sementara fasad rumah bisa menggunakan cat Catylac Exterior.

 

Hmmm, saya kok udah membayangkan warna putih yang puadhang biyanget bakal nemplok ayuuu di dinding ruang tamu.

     

Saya dan si sulung, siapa yang
mau ngecat dinding ruang tamu?

Tapiii, kalo kalian ingin menggunakan warna lain, ada ribuan pilhan warna cat Catylac yang bisa dicek di link ini :

 

http://bit.ly/Catylac

 

Pokoknya kalo mau cat rumah ya pilihannya hanya Catylac, juaranya cat putih. Yakin deh putihnya juaraaa. Rumah kalian bisa memberikan kesan modern atau minimalis sesuai impian. Ruangan di dalam rumah yang menggunakan cat Catylac warna putih, terkesan lebih luas dan terang.

 

Masih penasaran gimana nyamannya rumah dengan cat putih dari Catylac? Kalian bisa juga tuh ngelihat video @Amadea sedang cat rumahnya di konten Tiktoknya. Saya kasih link nya di bawah ini yak :

 

https://www.tiktok.com/@amadeaseptiaa

 

Udah ya nggak usah ragu sekarang. Kalo pengen ganti suasana, pilih cat Catylac yang hasilnya nggak akan mengecewakan. Atau kalian udah menggunakan cat Catylac warna putih juga? 


Yuk ceritakan pengalaman kalian di kolom komentar. Dan jangan lupa follow dan pantau terus akun Facebook dan Instagram @letscolourid. Karena selama bulan Desember bakal bagi-bagi hadiah, masing-masing sebesar 1 juta untuk 15 orang pemenang. Gimana, seru kaaan?! Wassalamulaikum.

Reading Time:

Selasa, 07 Desember 2021

Pertimbangan Memilih Hunian Untuk Keluarga
Desember 07, 2021 20 Comments



Assalamualaikum Sahabat. Saya kali ini ingin bercerita tentang pengalaman memilih hunian untuk keluarga. Sebenarnya rumah yang kami tempati saat ini adalah rumah kedua. Sebelumnya saya sekeluarga tinggal di daerah Pedurungan, Kota Semarang. Rumah yang udah dimiliki oleh calon suami sejak sebelum kami menikah. 


 

Pembelian rumah pertama itu nggak dibutuhkan effort karena sebenarnya ibu mertua yang mendapatkan jatah rumah dari pemerintah. Pengabdiannya sebagai guru selama lebih dari 20 tahun mendapat hak rumah di kawasan Pedurungan. Bahkan bapak Presiden sendiri yang meresmikan perumahan untuk PNS dari pemerintahan kota dan guru. Nah karena ibu udah ada rumah dialihkan lah rumah itu untuk suami. Tentu saja semua kewajiban biaya DP dan angsuran selama 10 tahun menjadi tanggung jawab suami sepenuhnya. 



Karena alasan ingin menunaikan ibadah haji, kami menjual rumah pertama setelah ditempati selama 16 tahun. Kemudian dimulailah drama pencarian rumah untuk tempat tinggal baru. Sebelum akhirnya mendapatkan rumah dekat dengan rumah orang tua saya. Namun ada cerita dari proses pencarian rumah yang sekarang kami tempati. 

 

Pertimbangkan Hal Penting Sebelum Membeli Hunian

Banyak pertimbangan ketika kami memilih hunian untuk keluarga. Dan ini menjadi pengalaman pertama saya dan sumi mencari rumah untuk ditempati keluarga kami. Karena rumah pertama kami dapatkan secara mudah. No ribet ribet banget. Dan kebetulan mencari rumah kedua beneran drama karena kami harus meninggalkan rumah pertama dalam waktu 5 bulan.

 

Jangan bayangkan waktu 5 bulan itu bakal cukup untuk mencari rumah baru. Karena ternyata tidak cukup, sahabat. Mencari rumah itu kayak menemukan jodoh. Harus mempertimbangkan banyak hal, dari lokasi, harga rumah, dan kondisi lingkungan.

 

Jadi saya akan ceritakan bagaimana perjuangan saya dan suami saat menemukan rumah yang bisa jadi hunian untuk kami sekeluarga.

 

Beberapa Pertimbangan Memilih Hunian :

- Lokasi Hunian

Saya dan suami mempertimbangan lokasi hunian menjadi yang pertama karena memang yang paling penting. Ada kan tips mempertimbangan hunian adalah lokasi, lokasi, dan lokasi. Hmmm, iya sepenting itu sih lokasi yang harus jadi pertimbangan. 


 

Lokasi strategis menjadi pilihan utama karena biasanya pasangan muda yang aktif, inginnya kemudahan akses sarana transportasi yang memadai. Meski lokasi strategis identik dengan harga yang lebih mahal. Namun ini juga merupakan pilihan tepat bila ingin menjadikan hunian sebagai investasi masa depan.

 

- Fasilitas Hunian

Menjadi orang tua dari dua anak, fasilitas pendidikan yang dekat dengan hunian menjadi prioritas pertama. Saya dan suami memiliki prinsip pendidikan dasar awal mestinya dekat dari rumah. Karena kami sama-sama inginnya anak-anak bisa mandiri apabila kami berdua tidak bisa mengantar atau menjemput ke sekolah.

 

Fasilitas kedua adalah pasar atau supermarket. Tahu dong gimana pentingnya kedua fasilitas ini demi kesejahteraan keluarga, hahahaa. Dan tentunya juga tempat beribadah ya, suami lebih suka hunian yang memiliki fasilitas ini.

 

- Lingkungan Yang Aman

Kami mempertimbangkan lingkungan hunian yang aman. Lebih disebabkan oleh keinginan untuk menikmati waktu bersama keluarga dalam lingkungan yang aman. Jadi nyaman bagi anak-anak juga karena mereka bebas bermain di depan rumah. Kita sebagai orang tua tidak khawatir dengan faktor keamanan lalu lintas.

 


Yang  berikutnya adalah hunian bebas banjir. Iya dong, karena males banget kalo sampai berkubang dalam banjir. Efeknya jadi repot ketika akses ke tempat kerja, sekolah, atau supermarket.

 

- Harga Rumah 

Kata suami harga rumah tidak menentukan kualitas bangunan. Iya sih karena penilaian harga rumah tidak bisa sama di lokasi yang berbeda. Tapi kalian bisa kok cek harga dengan memperbandingan harga properti di sekitar area hunian. Cek mulai dari harga per meter dari hunian, dengan melakukan survei atau melihat penawaran di situs jual beli online.

 

- Potensi Pengembangan Hunian dan Kawasan

Mungkin saat ini kalian menjadi penghuni pertama, dengan lokasi yang cukup jauh dari hunian impian. Alasan utama tentu berhubungan dengan kemampuan finansial. 

 


Hal ini bisa disiasati dengan lebih mencermati rencana pembangunan kawasan di masa depan. Kalian bisa menanyakan pada pengembang hunian, apa aja rencana future development nantinya.

 

- Spesifikasi Material Bangunan

Pertimbangan kualitas bangunan ini tidak semua orang memilikinya. Kebetulan suami memiliki usaha di bidang konstruksi. Jadi dia paham banget dengan melihat langsung kualitas bangunan, dengan cek fisik langsung.

 

- Desain Rumah Impian

Fasad rumah menjadi pertimbangan awal ketika mencari hunian. Hal ini berhubungan dengan selera yang mencerminkan kepribadian pemilik rumah. Jadi sebelum memutuskan pembelian rumah, kalian harus menentukan terlebih dulu desain yang diinginkan. 

 


Desain rumah ada banyak pilihan, dan pengembang juga biasanya mengakomodir dalam satu kawasan. Namun saat ini pengembang perumahaan sudah memberikan keleluasaan calon pemilik rumah untuk custom desain huniannya. Namun tetap ada syarat tertentu agar konsep hunian memiliki satu konsep dalam satu area hunian.

 

 

Setelah semua pertimbangan memilih hunian dilakukan. Saatnya menentukan pilihan pengembang perumahan. Sebelum memutuskan ingin memilih rumah di salah satu pengembang, kalian harus memperhatikan beberapa hal. Dari pemilihan pengembang yang terpercaya, legalitas lokasi dan ijin membangun rumah, komitmen developer, serta pemilihan cara pembayaran.


Hunian Prestisius Sutera Winona 

   


Saya akan memperkenalkan kawasan hunian terbaru di Alam Sutera. Sutera Winona adalah perumahan dengan tipe cluster, yang berlokasi di kawasan strategis di tengah-tengah CBD Alam Sutera.  Hunian dengan desain premium ala American summer house yang cozy dan elegan. Sutera Winona menawarkan kualitas bangunan yang premium dengan menghadirkan rasa aman karena sistem keamanan berlapis. Tiap rumah memiliki fasilitas fitur gerbang elektronik, CCTV, panic button, dan command center.

 


Kawasan ini juga memiliki berbagai fasilitas umum dan jalan tol Jakarta - Tangerang. Fasilitas lengkap, ada shuttle bus yang disediakan Alam Sutera, namanya Suteraloop. Dengan bentuk mirip bus klasik, warna yang mencolok, merah-hijau-putih. 



 

Kalian bisa mengakses fasilitas yang eksklusif di kawasan hunian. Mulai dari jalan-jalan di pedestrian walk, area bersepeda di bike lane, bahkan bisa berolahraga di sport lounge. Memiliki hunian di Sutera Winona bakal membuat kalian bisa leluasa menikmati lingkungan yang asri dengan taman hijau. Bahkan ada taman-taman  tematik yang pasti bisa kalian nikmati keasriannya bersama keluarga. 


 

Rencananya Sutera Winona akan membangun 225 unit rumah. Saat ini merupakan tahap I pembangunan 140 unit. Dan kalian bisa survei lokasi untuk melihat unit rumah yang tersedia. Ada pilihan tipe unit rumah dengan luas tanah, bangunan dan haga yang tentu saja berbeda. Ada tipe Alder, Luciola, Wallace, dan Wallace Corner.

 


Semua pilihan unit bisa jadi pertimbangan hunian yang kalian impikan. Persiapkan budget, waktu, dan rencanakan hunian seperti apa yang menjadi impian kalian. Semoga bermanfaat ya, sahabat. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Kamis, 02 Desember 2021

Bikin Istri Betah di Rumah, Ini Rahasianya!
Desember 02, 2021 35 Comments

Assalamualaikum, Moms. Ada yang bilang, buat lah perempuan bahagia, niscaya hidupmu bakal berwarna. Aihhh kayaknya ini cuma alasan saya sebagai perempuan, istri, dan ibu dari dua anak laki-laki. Etapi kalian setuju gak sih? 


Bilang setuju juga nampaknya pilihan terbaik. Karena baik kalian perempuan atau laki-laki, pastinya pengen memiliki kehidupan yang bertabur bahagia. Meski saya tahu bahagia asalnya dari diri sendiri, dari hati yang paling tulus. Iya kaaan?!


Laki-laki yang peduli dengan perempuan kesayangannya, tentu ingin tahu gimana cara membahagiaka mereka. Perempuan itu makhluk yang sederhana, nggak pengen sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya butuh perhatian, memahami impiannya, memberikan kesempatan menikmati kesendirian. 


Saya nggak akan mengulas kebutuhan perempuan dari sisi materi. Namun tetap ada korelasinya karena memang orang yang hidup pasti butuh materi. Namun perempuan tidak memuja materi, kecuali ada sebagian yang melakukannya. Atau bisa jadi memang saya bukan jadi bagian ini. 


Masih ingat dengan kebutuhan dasar manusia? Ya, pangan, sandang, dan papan. Entah itu urutannya kebolak balik atau bebas, biarkan aja. Intinya manusia hanya membutuhkan tiga kebutuhan hidup yang dasar selain bernapas. Untuk pangan dan sandang biasanya tidak terlalu susah dipenuhi. Asalkan hidup sederhana tentu semua orang bisa menjalaninya.


Sementara kebutuhan papan menjadi sesuatu yang sulit bagi sebagian orang. Meski dengan tekad kuat, orang juga bisa mendapatkannya. Seperti contohnya suami saya yang udah punya papan a.k.a rumah saat masih lajang. Keren ya, Masya Allah saya beruntung memilikinya.


Jadi ketika menikah, kami bisa menempati rumah milik sendiri tanpa numpang atau menjadi kontraktor. Rumahnya belum jadi sempurna, namun di mata saya itu rumah impian pengantin baru yang ingin menikmati kebahagiaan berdua aja. Yang setuju boleh deh mengaminkan doa saya, semoga segera memiliki rumah impian tahun ini atau tahun depan.


Kriteria rumah impian kalian seperti apa? Boleh dong cerita nanti ya. Sekarang giliran saya dulu cerita rumah impian. 


Suami tidak pernah menjanjikan rumah megah untuk saya. Namun dia menjanjikan kehidupan yang kami jalani bakal berwarna dan penuh keberkahan. Rumah impiannya adalah tempat yang bisa menjadikan istri dan anak-anaknya betah. 


Saya sendiri memiliki kriteria rumah impian. Tidak perlu rumah dengan bangunan yang besar. Namun ada sepetak atau sehasta, boleh juga sehektar tanah untuk menjadikan rumah asri dengan tanaman hijau. Hehee, ngelunjak yaa. 


Oke lah ya, saya sharing aja rumah impian versi saya. Rumah bagi saya adalah tempat untuk pulang setelah pergi ke satu tempat. Saya udah beberapa kali jalan-jalan, yang masih seputar Jawa, sebagian Sumatera, Lombok dan Bali. Dan saat di akhir perjalanan terbit rasa kangen dengan kasur di rumah. Kangen dengan suasana rumah, meski kecil tapi bikin betah.


"Kadang heran kalo lihat kamu yang dulunya bekerja di luar rumah, sekarang betah banget di rumah,"

Suami saya pernah ngomong gitu. Karena saya kadang menolak saat diajak nongkrong di laur rumah bareng teman-teman kami. Kebetulan kami adalah teman satu sekolah saat SMP. Tapi kami baru akrab sejak bertemu lagi di usia yang udah dewasa.


Balik lagi ya dengan suami yang penasaran dengan kondisi istrinya. Betah di rumah sampai akhirnya mesti dirayu-rayu ketika ingin ngajak jajan di luar rumah.


 Mau tahu mengapa saa betah di rumah? Ini rahasianya :

- Buat Rumah Tanpa Banyak Sekat

Tidak masalah memiliki rumah kecil, sempit, karena bisa disiasati. Rumah kecil agar terlihat lapang solusinya adalah ruangan tanpa sekat. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur saya jadikan dalam satu ruangan tanpa sekat. 

Kurangi penggunaan benda yang tidak perlu. Pilih perabot rumah sesuai fungsi bukan karena estetik aja. Misal untuk kursi bisa memilih model dudukan dengan storage di bawahnya. Fungsinya untuk menyimpan barang agar rumah terlihat lebih rapi.

Direktur Utama Aoyama Style Mizuho Dorothea Machida, memberi saran pada pemilik rumah untuk membuat desain minimalis. Pemilihan warna lebih baik batasi pada tiga warna yang serasi, bukan warna kontras.

Untuk mempercantik ruangan, gunakan karpet dan tirai yang senada dengan warna cat dinding. Selain itu bisa menempatkan cermin besar di salah satu sisi dinding untuk menciptakan efek ruang yang lebih luas secara visual.


- Ciptakan Ruang Transisi di Rumah

Sejak pandemi kita membatasi kunjungan orang di rumah. Kita tidak lagi menerima tamu di ruang tamu. Apalagi bila itu orang asing yang tidak kita kenal. Perlengkapan disinfektan pun menjadi salah satu benda penting yang wajib ada di luar rumah. 

Di sini lah fungsi ruang transisi, tempat penghuni rumah meletakkan jaket, sepatu, dan benda yang dibawa dari luar. Di rumah saya ada lorong penghubung yang ada di samping rumah. Sejak pandemi lorong ini difungsikan kembali menjadi jalan utama masuk ke rumah. Saya meletakkan sabun cuci tangan di dekat kran air yang ada diteras rumah. Paling tidak ketika masuk rumah udah membersihkan tangan dan kaki. Jadi kita udah meminimalkan kontak dengan virus dari luar rumah.


- Menciptakan Desain Tempat Kerja di Rumah

Bagi pekerja yang mesti WFH (Work From Home), memiliki ruang kerja di rumah berasa impian. Karena perempuan pekerja saat WFH kadang tidak bisa maksimal. Jam kerja mesti harus ada penyesuaian dengan kondisi rumah. Ada selingan a.k.a. gangguan dari orang rumah yang mau nggak mau memang harus diterima. Terutama anak-anak yang menganggap kehadiran sosok ibu di rumah sebagai teman bermain. 

Saya sendiri sudah tak memiliki anak kecil. Tapi tetap aja butuh meja kerja karena ingin fokus ngerjain pekerjaan saya sebagai content writer. Akhirnya saya memilih ruang tamu sebagai tempat kerja. Seperti yang saya tulis di atas, ruang tamu sudah tidak lagi digunakan untuk menerima tamu. Jadi dialih fungsikan sebagai tempat saya kerja. 

Enaknya kerja di ruang tamu adalah saya tidak perlu menambahkan pencahayaan. Karena meski pintu ditutup pun cahaya dari luar ruangan tetap bisa masuk hingga ke dalam.


- Menciptakan Ruangan Yang Hijau


Saya sejak pandemi makin betah di rumah karena menciptakan ruangan yang hijau dan adem. Caranya dengan memasukkan unsur hijau dari tanaman hidup. Sebelum pandemi saya udah ingin menghias ruangan di dalam rumah dengan tanaman. Karena sempat melihat interior rumah orang bule yang menggunakan tanaman nampak seger banget. 

Terutama sejak pandemi, orang makin menciptakan hutan mini di dalam rumah. Tapi ada catatannya nih, pastikan siapkan terlebih dulu lokasi untuk meletakkan tanaman. Kalian bisa contek gaya penataan tanaman di pinterest. Jadi jangan asal taruh tanaman di dalam ruangan. 

Seperti yang saya lakukan, ngintip di website dan pinterest milik orang bule atau orang lokal. Saya memilih tanaman yang ada di teras depan. Dan memindahkannya ke dalam ruang tamu dan dapur. Saya pilih lokasi untuk menempatkan pot dengan tanaman di tempat yang jarang diakses. 




- Setiap Perempuan Butuh Me Time

Bagi ibu pekerja maupun tidak, me time itu penting banget. Seharian selama kurang lebih 18 jam dan 7 hari dalam seminggu, seorang istri atau perempuan udah sibuk dengan aktivitasnya. Ada saat tertentu mereka merasa suntuk, jenuh, lelah, dan perasaan negatif lainnya bisa saja muncul. Untuk menetralisir dan mengusir perasaan negatif itu butuh penghiburan. Me time menjadi salah satu solusi untuk memberikan perubahan suasana hati dan pikiran. 

Alhamdulillah kalo memiliki support system yang mendukung keinginan kita. Misalnya suami, orang tua, keluarga atau sahabat terdekat, jadi kita bisa nitip anak-anak dulu dan me time. Saya bersyukur memiliki previlegde itu dan semoga kalian pun juga. Meski me time ala saya juga bukan dalam bentuk kemewahan, namun tetap saya syukuri. 


- Butuh Asisten Yang Tak Kenal Ribet

Sehat itu sebuah kemewahan. Kalo kita sehat tuh mengerjakan pekerjaan rumah juga semangat. Alhamdulillah saya memiliki dua anak yang udah beranjak dewasa. Jadi sesekali saya mendapat bantuan tenaga saat membersihkan rumah. 


Namun seiring dengan kondisi yang saat ini mulai pulih dari penyebaran virus, mereka mulai sibuk dengan kegiatan masing-masing.  Jadi saya kembali mengatur waktu agar pekerjaan rumah dari beberes, nyiapin makanan untuk keluarga, bisa kelar semuanya. Dan saya jadi punya waktu lebih untuk me time kaan.


Untuk urusan masak sih saya nggak kerepotan karena setiap awal minggu udah prepare menu dan belanja. Begitu juga untuk nyuci pakaian dan nyetrika, nggak menyita waktu karena udah ada yang bantuin. Namun kalo untuk kebersihan ruangan di rumah baik di dalam maupun di luar, cukup menyita waktu dan tenaga. Meski rumah kami berukuran kecil tetap aja butuh effort.


Apalagi rumah saya terletak di hook atau pojok, di mana setiap hari dari mulai pagi hingga malam selalu ada motor yang lewat. Belum lagi penjual makanan yang menggunakan kendaraan roda 5, atau mobil milik tetangga ataupu yang sekadar lewat. Bisa dibayangkan debu yang mampir ke dalam rumah lumayan juga. Meski beberapa kali saya bersihkan tetap aja debu akan masuk lagi dan lagi.


Selama ini di rumah udah ada vacuum cleaner yang juga membutuhkan tenaga untuk mengoperasikannya. Itu lah sebabnya saya hanya menggunakannya saat ada anak-anak. Saya pengennya punya vacuum cleaner seperti milik salah seorang youtuber Indonesia yang tinggal di Korea. Perempuan berasal dari Sunda yang bersuamikan oppa Korea itu sedang nyoba produk vacuum robot untuk membersihkan lantai di rumahnya. Wah saya jadi mau juga punya vacuum robot seperti itu. Bakal jadi asisten kebersihan rumah anti ribet.


Avaro Laser Robotic Vacuum Cleaner

Ternyata saya baru tahu kalo sekarang udah ada produk vacuum cleaner kayak gitu di Indonesia. Avaro laser Robotic Vacuum Cleaner adalah produk pembersih lantai yang mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga modern. Sehingga ibu rumah tangga ataupun ibu pekerja terbantu saat membersihkan lantai dari virus dan bakteri. 



Avaro Laser Robotic ini juga bisa mengidentifikasi sudut ruangan, dari tangga, di bawah meja atau perabot. Kemampuan membersihkan lantai dari menghisap debu, dan mengepel juga. Teknologi 2 in 1 yang menjadikan alat ini multifungsi membantu para ibu agar tidak lagi ribet beraktivitas mengurus rumah.


Jadi penasaran ya keunggulan apa aja yang dimiliki Avaro Laser Robotic Vacuum Cleaner. Ini di antaranya ya :




- A.I Sensor Anti Benturan dan Anti Jatuh



Dibekali dengan 23 sensor, robot vacuum ini mampu membersihkan setiap sudut ruangan. Sensor laser dapat memindai dan mengidentifikasi setiap benda yang ada di dalam rumah. Jadi alat ini bisa bergerak bebas, cerdas, dan aman tanpa terjatuh ataupun terbentur. Jadi lebih optimal membersihkan area rumah hingga yang sulit dijangkau.


- Daya Hisap Dengan Kekuatan 1800PA

Alat ini memiliki daya hisap yang kuat, dengan kekuatan maksimum 1800pA. Sehingga lebih efektif menghilangkan debu dan kotoran di lantai ataupun karpet dengan lebih optimal.  


- Auto Schedule With App

Produk Avaro ini mudah digunakan dan terkoneksi dengan smartphone melalui Avaro App. Sehingga kita bisa menyalakan, mematikan, maupun melakukan pengawasan secara real time. Bahkan untuk mengganti mode cleaning pun bisa lebih cepat dilakukan. 


- Menggunkan Baterai Lithium 3000 MAH 

Avaro Laser dengan baterai berkapasitas 3.000mAh, mampu membersihkan area rumah selama 200 menit dalam sekali pengecasan. Yang artinya bisa  untuk membersihkan area hingga 120m2 dengan mudah. Alat ini secara otomatis kembali ke charging dock begitu selesai membersihkan. Atau ketika daya baterai sudah lemah.


Senang ya kalo udah punya Avaro Laser ini, apalagi harganya juga terjangkau yaitu Rp. 2.499.000,-. Worth it lah ya dengan kemampuannya yang udah saya tuliskan di atas. 


Udah deh sekarang para ibu, baik pekerja di kantor maupun di rumah, tidak lagi stres mengerjakan aktivitas sehari-hari. Ada asisten yang anti ribet membersihkan rumah. Kita jadi punya lebih banyak waktu untuk me time. Iya nggak sih? Iya dong pastinya. Yuk sharing kalo kalian udah punya Avaro Laser ini, Moms. Wassalamualaikum.

Reading Time: