February 2019 - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Thursday, 21 February 2019

Acer Hadirkan Program Terima Kasih Pelanggan dan Promo Harga Spesial Nitro 5
February 21, 2019 19 Comments



Assalamualaikum Sahabat. Acer Hadirkan Program Terima Kasih Pelanggan dan  Harga Spesial Nitro 5 dengan Intel Core i5 (8th gen) GTX 1050. Ada rangkaian promo spesial untuk seluruh pelanggan di Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap Acer.

Sebenarnya awal ngeblog dulu, saya memilih menggunakan gawai. Lebih fleksibel dan praktis karena saya bisa bawa kemana aja. Lagi jalan ngemall sama suami dan anak-anak, saya bisa nulis draft waktu nungguin makanan pesanan disajikan di resto favorit. Ya namanya suami jarang ngumpul bareng keluarga. Begitu di rumah, pengennya nyenengin istri dan anak-anak. Jadi seringnya jalan-jalan ke mall sekedar untuk makan aja.  

Waktu awal ngeblog juga saya masih nguli di kantor sebagai chief account. Kalo lagi rehat, abis makan siang dan shalat saya memilih ngedraft. Jadi karena pengennya masih ngumpul bareng teman di ruang makan, nggak bisa kan ngedraft di PC. Solusinya ya ngedraft artikel pakai gawai.

Meski sekarang saya lebih nyaman ngedraft artikel di laptop. Sesekali saya masih menggunakan gawai untuk nulis artikel ketika sedang di luar rumah. 

Menjadi istri yang tukang ngintil suami, sementara job nulis kadang kayak bus tayo yang kejar setoran. Saya mesti siap setiap waktu, kala ada email masuk dan meminta artikel segera tayang saat sedang di luar rumah. Pernah sih bawa laptop karena udah siap dari rumah.

Tapi kadang malas juga bawa laptop ketika punggung kayak kecetit. Maklum udah usia lolita, mulai rawan nih tulang punggung dengan beban di tas backpack yang berisi laptop dan segala printilan lainnya. 

Jadi ya kembali lagi pakai gawai buat nulis artikel. Lebih praktis, enggak membebani punggung, dan bisa sambil duduk di dalam mobil yang melaju di jalanan. 


Eh tapi kadang mata jadi protes, minta disayang-sayang. Belum lagi dengan masalah jari jemari yang kayak kesemutan. Karena kelamaan makai gawai untuk mengerjakan segala hal. Mulai dari ngecek email, mantengin dan aktif di WhatsApp grup. Akhirnya saya pernah kena carpal tunnel syndrom. Semacam sakit seperti nyeri di ujung-ujung jari gara-gara kebanyakan menggunakan gawai. Saya mesti istirahat total nggak buka medsos via gawai. Hikss... banyak job melayang karena saya ingin sembuh total.

Trus gimana dong solusinya, sahabat? Jadi ya mau gak mau memang harus bawa laptop kalo sedang banyak kerjaan. Sementara aktivitas keluar rumah juga jalan terus. Nambah beban di bacpack yang mungil dengan bawaan segambreng. Dan balik lagi nih, punggung pun pegel-pegel. Sampai saya gak bisa nahan nyeri, akhirnya datang ke klinik akupunktur.

Ada Program Terima Kasih Pelanggan dari ACER

Nah, kebetulan banget nih, tanggal 20 Februari 2019 kemarin saya beruntung bisa hadir dan kenalan dengan produk terbaru Acer.

Acer menghadirkan laptop seri Swift yang kece. Bayangkan dong, beratnya aja gak nyampe 900 gram. Ringan banget kan sob. Bahkan saking tipisnya, yaitu 9,8 mm bikin saya bisa megang dengan tiga ujung jari, hihihii.



Ya sih, meski belum dilonching di pasar, saya dan teman-teman blogger serta media udah bisa memegang laptop Swift 7 ini. Saya elus-elus dan berdoa moga saat launching nantinya, bisa membeli produk ini untuk jadi teman kerja dan bisa saya bawa kemana aja tanpa bahu dan punggung menjerit nyeri.

Hadir dalam gathering Acer di Semarang, ada Mas Adhi Saudi selaku Public Relatioans Advo Indonesia. Juga Mbak Anandita Puspitasari, Public Relations & Digital Marketing Manager Acer Indonesia. Dan tentunya juga hadir Ibu Erbie Winarto, selaku Branch Manager Acer Indonesia untuk wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Dalam penjelasannya, Ibu Erbie menuturkan bahwa program "Terima Kasih Pelanggan" adalah ungkapan terima kasih dan bentuk apresiasi atas kesetiaan pelanggan pada Acer. 



"Sudah sejak 20 tahun yang lalu, Acer mulai beroperasi di Indonesia. Tanpa pelanggan kami, sederet penghargaan tidak akan bisa kami capai. Kami pun berupaya dengan meningkatkan pengalaman dan kepuasan positif pelanggan sebagai mitra terbaik kami melalui pemberian apresiasi.Juga menjadi pendengar yang baik atas masukan yang diberikan kepada kami agar kami dapat berkembang menjadi lebih baik lagi," tutur Ibu Erbie.

Program Terima Kasih Pelanggan dari Acer ini memberikan keuntungan yaitu :
  • Spesial Promo cashback hingga 10 juta rupiah bagi kalian yang akan membeli produk Predator Triton 700
  • Spesial promo perangkat gaming yang berhadiah gaming gears hingga monitor gaming Predator dan Acer Windows Mixed Reality, dan masa garansi yang lebih panjang hingga tiga tahun
  • Untuk setiap pembelian noteboook seri thin & light tipe prosesor tertentu, akan mendapatkan bonus Office 36 Original
Kesemua keuntungan di atas, berhak pelanggan dapatkan bila melakukan transaksi pembelian produk Acer dari kategori produk consumers dan gaming series selama periode tanggal 1 Januari - 31 Maret 2019.

Dalam kesempatan siang hari itu di Cafe Nest.co.logy, Ibu Erbie juga mengabarkan bahwa  Acer menawarkan promo lainnya. Yaitu cashback 10 juta dan harga spesial Nitro 5 Rp. 11 jutaan. Mau tahu kayak apa laptop dengan harga spesial? Yuk cek foto di bawah ini :


Acer Indonesia melihat pelanggan sebagai sahabat. Karena bukan hanya sekadar sebagai pembeli, melainkan sebagai mitra yang selalu memacu Acer untuk berinovasi menciptakan produk-produk terbaru dan memberikan layanan yang terbaik sehingga selalu terjaga kepuasannya.

Kedepannya, komitmen Acer akan terus sama, yaitu senantiasa menjadi pilihan terbaik dan dapat memberikan kepuasan juga feedback positif atas produk kami dalam menunjang produktivitas dan kreasi mereka.” tambahnya.

FYI, Kota Semarang merupakan kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Semarang, jumlah penduduk kota Semarang pada Desember 2018, sudah hampir mencapai 2 juta penduduk. 

Adanya program Terima Kasih Pelanggan ini diharapkan dapat mendorong permintaan laptop yang terus bertumbuh. Sekaligus juga menjadi jembatan bagi para enterprenuership, pekerja kreatif, pelajar, professional dan gamers yang ada diSemarang dan wilayah lainnya di Jawa Tengah, untuk mendapatkan laptop yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pelayanan Acer Terhadap Pelanggan

Nah, Acer mempunyai jaringan servis terluas karena ada 102 titik di 81 kota di Indonesia. Jadi kalo kamu ingin jalan-jalan sampai Timor Leste, jangan khawatir kalo mendadak laptop bermasalah. Ada serves centre Acer di sana. 

Jawa Tengah sendiri memiliki servis centre di Kota Semarang dan Purwokerto. Namun Acer juga menyediakan servis provider di kota-kota kecil di Jawa Tengah. Seperti di Pati, Pekalongan, Tegal, dan lainnya. Bahkan Acer pun melayani pelanggan di hari libur atau hari Minggu. Jadi meski kamu liburan, servis centre Acer tetap buka. 

Acer juga memiliki Contact Center dengan tarif lokal 1500-155, serta layanan melalui media sosial selama 24 jam setiap harinya.

Acer Indonesia telah menerima dukungan yang luar biasa dari masyarakat selama 20 tahun beroperasi di tanah air. Hingga saat ini, Acer Indonesia telah berhasil memperoleh penghargaan bergengsi, seperti Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) selama 10 tahun dan Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut atas pilihan konsumen, dan penghargaan untuk layanan pelanggan melalui social media yaitu The Most Socially Devoted Brand Worldwide on Facebook dari Socialbakers, serta Social Media Award 2018.

Kesempatan mendapatkan program spesial ini berhak didapatkan oleh pelanggan yang melakukan transaksi pembelian produk Acer dari kategori produk consumers dangaming series selama periode terbatas. Masa garansi sebagai perlindungan ekstra bagi pelanggan ini berlaku untuk pemeliharaan berkala (service). Untuk informasi promo selengkapnya, kunjungi blog resmi Acer Indonesia di www.acerid.com .

Sahabat jangan lupa ya, dapatkan penawaran special untuk pembelian Nitro 5 dengan Intel Core i5 (8th gen), GTX 1050 dengan harga spesial Rp11.699.000. 

Saya pun jadi penasaran mau ngintip tabungan si bungsu, karena ada dana khusus persiapan beli laptop gahar buat mendukung tugas kuliahnya di semester 3 nanti. Kalian tertarik juga kah dengan harga spesial dan promo cash back ini? Sharing yuk sahabat. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Tuesday, 19 February 2019

Mengurus Perpanjang Atau Bikin Paspor Makin Gampang
February 19, 2019 55 Comments



Assalamualaikum Sahabat. Sekarang perpanjang atau bikin paspor makin gampang. Kebetulan akhir bulan Januari saya baru saja mengurus perpanjangan paspor milik saya dan suami. 

Dahulu saya dan suami memperoleh paspor karena akan menunaikan ibadah haji. Saat tahun 2014 itu, paspor haji udah sama dengan paspor umum. Jadi bisa digunakan juga untuk jalan-jalan keluar negeri. Kalo sebelumnya kan nggak bisa, jadi paspor haji ya cuma bisa dipakai untuk ke tanah suci.

Senang juga waktu punya paspor pertama kali, karena itu tandanya saya dan suami akan melangkah keluar negeri untuk yang pertama. FYI, suami punya prinsip kalo keluar negeri ya untuk berangkat haji. Jadi meski saat itu kami punya tabungan khusus untuk traveling, suami hanya mau digunakan untuk seputaran Jawa.

Niat Jalan-Jalan Keluar Negeri

Nah, usai menunaikan ibadah haji, paspor itu terdiam lama di lemari penyimpanan. Bak putri salju yang tertidur lelap menanti sang pangeran menciumnya agar terbangun. *paan siy

Sebenarnya tahun 2018 saya dan suami udah berniat akan umroh dan mengajak anak-anak. Namun sebulan menjelang akan menyetorkan duit untuk umroh sekeluarga, suami kena serangan jantung. Buyar semua rencana kami.

Tiba-tiba jelang akhir tahun saya mendapat kabar ada tiket promo dari teman di WAG komunitas blogger perempuan Semarang. Saya pun segera japri Mara, dan meminta bantuannya untuk memesan tiket promo tersebut. Murah banget sih, dan saya udah sukses merayu suami, untuk meminta ijinnya jalan-jalan keluar negeri.

Eh, suami minta ikut, hihiii. Akhirnya saya mengirimkan nomer paspor kami berdua untuk pemesanan tiket promo PP Jakarta - Kuala Lumpur. Kemudian saya pun melakukan transaksi pembayaran di ATM. Maklum deh fasilitas MBanking cuma untuk ngecek saldo rekening.

Yeaaayyy, alhamdulillah semoga lancar perjalanan kami nanti. Rencananya awal bulan Maret 2019 ada saya dan suami bersama tiga teman blogger, serta suami dari salah seorang blogger ini akan ke Kuala Lumpur. 

Kalo melihat dari peta sih dekat ya, tapi nggak tahu tuh sampai sekarang kok kami nggak pernah berniat kesana. Giliran ada tiket promo aja langsung ngacir pesan, hahahaa.

Dan setelah itu, Mara pun bikin WAG Goes to Kuala Lumpur, hihii. Ya niatnya karena kami ingin membahas seputar rencana jalan-jalan kami. Seperti itinerary, mau nginap di mana, mau bawa baju apa aja untuk OOTD di sana, hahaha. 

Iyaa, sereceh itu percakapan di WAG. Yang dipikirkan baju dulu. Lupa kalo paspor kami ternyata udah mau expired saat jalan-jalan di KL nanti.

Paspor saya dan suami, sama-sama habis berlakunya pada bulan Juli 2019. Itu artinya bulan Januari 2019 kami harus segera mengurus perpanjangan paspor. Sementara Mara dan Mba Dian Nafi, berakhirnya masa berlakunya paspor berbarengan juga. Mereka mepet banget, karena baru bisa menguru perpanjangan pada akhir Februari 2019. 

Memperpanjang Paspor, Gimana Caranya?

Begitu masuk bulan Januari saya udah kasak kusuk sama suami, menentukan kapan kami bisa memperpanjang paspor. Karena rencananya suami ada kerjaan di Bogor. Jadi bulan Januari itu kami harus udah beres ngurus perpanjang paspor. 

Sebelumnya saya udah nanya sama Mara, gimana ngurus perpanjang paspor. Karena ada yang bilang harus daftar online dulu. Tapi ada juga yang bilang, daftar online pun percuma. Karena ketika kesana, juga disuruh ngisi blanko kosong untuk keperluan perpanjang atau bikin paspor baru.

Saya akhirnya mengikuti saran teman-teman, yang udah ngurus perpanjang paspor. Ada Vita, yang juga akan menjadi teman jalan selama di Kuala Lumpur. Juga saran dari mba Tanti, teman blogger yang baru saja pulang umroh. Mereka udah install aplikasi Layanan Paspor Online/Antrian Paspor Online.

Karena di aplikasi playstore nggak ada aplikasi layanan paspor semarang, saya pilih yang ada keterangan Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenlu. Gambar aplikasinya kayak berikut ini :


Antrian Paspor Online


Nanti kalo kalian udah install aplikasi Layanan Paspor Online ini, akan muncul langkah selanjutnya.


Cara mengurus perpanjang atau bikin paspor :

1. Buka Aplikasi

Kalian mesti install dulu aplikasi Layanan Paspor Online. Ada juga pilihan lain, yaitu Antrian Paspor. Kalo saya kemarin pilih yang Layanan Paspor Online. 

2. Bikin User ID

Setelah sukses install aplikasi, kalian harus bikin User ID untuk melakukan pendaftaran antrian online. Untuk verifikasi, sebaiknya menggunakan email agar dapat masuk ke  aplikasi. 

Jadi saran saya, misal orang tua yang udah sepuh akan berangkat umroh/haji, harus dibuatkan dulu User ID. Bisa dibuatkan oleh anak atau cucu, keponakan, bebas. Yang penting nama di user sebisa mungkin ada dalam satu KK (Kartu Keluarga).

Setelah itu, masuk dengan User ID untuk melakukan langkah berikutnya, yaitu...

3. Isi Data Lengkap

Nanti akan ada petunjuk untuk mengisi data diri secara lengkap. Jadi harus sesuai dengan data yang akan digunakan untuk daftar antrian paspor.

Di sini ada persyaratan pembuatan paspor. Kalian bisa baca pelan-pelan agar memahami tiap poin dalam persyaratan pembuatan paspor. Persyaratan berkas yang mesti kalian bawa hanya 3 hal berikut ini :

  • KTP asli dan Fotokopi
  • Akte Kelahiran asli dan Fotokopi/Surat Nikah/Ijazah
  • Kartu Keluarga asli dan fotokopi
Jangan sampai ada yang ketinggalan dari tiga berkas penting di atas. Ntar bolak-balik jadi nggak efektif.

4. Pilih Kantor Imigrasi dan Jadwal Kedatangan

Setelah mengisi data lengkap dalam aplikasi, ada menu pilihan. Kaian harus memilih Kantor Imigrasi yang akan dituju untuk melakukan pembuatan paspor.

Kemudian kalian isi tanggal dan jam sesuai dengan kedatangan. Bila kuota yang ada sesuai dengan tanggal dan jam pilihan habis. Pilih jam dan hari yang berbeda. Sistem kuota ini udah ada di sistem, jadi nggak bakal kehabisan jatah.

Nantinya kalian akan memperoleh konfirmasi kantor imigrasi mana, tanggal, dan jam kedatangan. Kalian juga akan mendapatkan QR Code Pendaftaran Paspor.

5. Datang ke Kantor Imigrasi Sesuai Jadwal


Antrian Paspor Online
Saya hapus kode booking dan QR Code

Nah kalo  udah mendapatkan QR Code Pendaftaran Paspor, bisa dicapture atau cetak. Namun kemarin saya nggak melakukan kedua hal tersebut. Karena masih ada histori dari pendaftaran yang udah kita lakukan.

Saya mendapat jadwal untuk wawancara dan foto pada hari Rabu, tanggal 29 Januari, pukul 13.00 WIB. Jadi saya datang 15 menit sebelum jadwal wawancara.  


6. Foto dan Wawancara

Begitu masuk, ada petugas yang akan mengambilkan nomor antrian untuk pemberkasan. Saya mendapat satu lembar blangko yang harus diisi data diri komplit, alasan mengurus paspor, dan lainnya. Ada kolom pilihan, bikin paspor atau perpanjang paspor.


Antrian Paspor Online
Bagian pelayanan pemberkasan

Setelah diisi, serahkan blangko yang udah diisi kepada petugas di bagian customer service. Apabila ada antrian, petugas akan memanggil nama pemohon sesuai urutan penyerahan blangko.

Nah, dulu ada yang pernah bilang, untuk apa daftar online kalo setibanya di kantor imigrasi masih ngisi blangko. 

Saya kasih tahu ya, mengisi blangko itu untuk detil agar keterangan diri pemohon paspor lebih komplit. Kalo di daftar online, cuma isi nama, alamat, tanggal lahir, dan no KTP. Tidak ada keterangan nama Bapak, ibu, juga hari lahir mereka berdua. Oiya, sebelum mengisi blangko, kalian harus ingat tanggal lahir orang tua ya.

Setelah dari sini beres, kalian akan diarahkan ke dalam ruangan antrian untuk menanti panggilan wawancara dan foto. Saya nggak nunggu lama, cuma 15 menit udah dipanggil untuk wawancara.

Jangan takut, jawab pertanyaan dari petugas dengan jujur. Kemukakan alasan pembuatan paspor dengan jelas. Paling pertanyaan sesuai dengan isian yang ada di blangko. Begitu kelar, kalian langsung menjalani proses foto. Selesai sudah. 


Antrian Paspor Online

Dari datang antri ngisi blangko dan proses pemberkasan, wawancara, dan foto, saya cuma butuh waktu 1,5 jam. 

Cepet yaaa, nggak kayak dulu waktu saya ngurus paspor untuk berangkat haji. Luamaaa, ada mungkin sekitar 3 atau 4 jam.

7. Lakukan Pembayaran

Bikin paspor online
Diajakin foto selfi bersama Bapak Rudi
dan bukti pengantar pembayaran
Proses foto selesai, kalian akan mendapatkan Bukti Pengantar Pembayaran. Dalam bukti tersebut tercetak perincian biaya pengurusan paspor. 

Yaitu, biaya paspor  Rp. 300.000
Jasa Biometrik        Rp.   55.000
Total yang harus kalian bayar sejumlah Rp. 355.000,-.

Pembayaran bisa dilakukan di konter mobil Pos & Giro yang ada di lokasi. Atau bisa juga di kasir Alfamart, Indomaret, ataupun transfer via ATM di bank yang sudah ditunjuk. 

Dalam keterangan dalam bukti pengantar pembayaran, dijelaskan pula bahwa proses pembuatan paspor baru akan dilakukan kalo sudah ada transaksi pembayaran. Jadi buruan ya lakukan pembayaran begitu keluar dari pintu Kantor Imigrasi. Jangan lebih dari tiga hari dari sejak proses wawancara dan foto.


8. Pengambilan Paspor

Kalian bisa mengambil paspor setelah tiga hari, terhitung sejak dilakukan pembayaran. 

Datang di Kantor Imigrasi tempat kalian melakukan wawacara dan foto. Ambil nomer antrian di bagian depan atau ruang tunggu dekat customer service. Masuk ke loket bagian pengambilan paspor. 



Tunjukkan bukti pembayaran kepada petugas di loket. Tunggu panggilan dari petugas tersebut. Nanti kalian akan diminta mengisi buku tamu, tandan tangan di  formulir yang sudah disediakan oleh petugas.


Paspor yang lama juga
dikembalikan, nggak usah diminta
Daaaannnn... proses pembuatan paspor pun selesai. Paspor sudah kalian terima dengan sukses.  Sekarang perpanjang atau bikin paspor makin gampang. Yeaaayyyy, alhamdulillah. Paspor pun udah siap digunakan untuk syarat beli tiket keluar negeri, hihiii. Yuk, kapan dan keman kita, Sahabat?  

Pastikan ya kalian harus install aplikasi dan daftar online, sebelum datang ke kantor imigrasi. Karena kemarin barengan dengan saya, ada seorang laki-laki yang meminta bantuan petugas atau orang dalam untuk ngurus paspor.

Bukannya dibantuin, orang tersebut mendapat pengarahan panjang kali lebar oleh kepala Bidang Humas Kantor Imigrasi. Gitu aja masih ngeyel, hahaha. 

Kalian nggak punya smartphone? Ya udah pinjem dulu ama gebetan atau mantan, untuk install aplikasi Layanan Paspor Online. Hihiii.

Nggak hanya ngurus proses pengisian blangko, wawancara, dan foto aja yang cepet. Waktu saya ngambil paspor pun juga cepet banget. Nggak lebih dari 15 menit udah beres urusan saya. Alhamdulillah semua dimudahkan sejak ada layanan online ini. Kalian udah pernah ngurus perpanjang atau bikin paspor? Yuk sharing pengalamannya di sini. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Sunday, 17 February 2019

Blogging is My Passion, Ngeblog Ben  Rak Ngganjel
February 17, 2019 43 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Blogging is My Passion, Ngeblog Ben  Rak Ngganjel kalo kata founder Gandjel Rel. Bagi saya sendiri, ngeblog itu ibarat suatu kegiatan yang menyenangkan. Penasaran, menyenangkannya seperti gimana? Yuk, lanjut baca yaaa.

Sebagai perempuan yang telah memasuki usia 40 tahun, saya dulu sempat bingung mau ngapain mengisi waktu di usia senja. Duhhh, bahasannya udah ngomongin usia senja.

Saat itu memang saya berpikir jauh, bagaimana bila udah pensiun? Apa yang harus saya kerjakan di rumah? Eh tapi saya nggak mau bekerja hingga usia 50 tahun lebih. 

Apalagi saat itu saya udah bosen banget menatap angka-angka. Pengen resign, tapi mau ngapain? Masa mau nonton drakor tiap hari, sambil nungguin paksuami dan anak-anak pulang kuliah? Membayangkannya aja udah bikin capek. 

Kalo udah biasa kerja, nganggur aja di rumah pasti bikin bosan. Apalagi pekerjaan rumah juga udah nggak sebanyak dulu. Si sulung udah jarang di rumah karena sibuk dengan kegiatannya. Suami sering keluar kota. Tinggal saya dan si bungsu yang pasti juga seharian di sekolah. 

Jadi saya bakal sendirian dong di rumah, hahaha. 


Menggali Kenangan Lama

Ketika itu lah saya teringat pada kegiatan di kala masih belia. Usia 16 tahun saya udah pernah mengirimkan naskah ke media lokal. Ada naskah pertama yang saya kirim di rubrik opini dan dimuat di harian Suara Merdeka. 

Senang? Iya dong, namanya masih pelajar berseragam abu-abu dapat duit. Langsung deh duitnya buat traktir sepupu dan teman akrab. Juga untuk membeli sepatu olah raga untuk sekolah. Senang banget karena bisa beli sepatu dari duit sendiri. Nggak minta orang tua.

Ternyata minat saya di dunia menulis itu berlanjut dua tahun kemudian. Saya mulai menulis artikel non fiksi untuk satu majalah remaja kala itu, yaitu MODE. Angkatan jadul pasti tahu lah dengan majalah ini.

Ada beberapa artikel non fiksi yang pernah dimuat juga di sana. Kala itu, sekitar tahun 1988 saya masih semester 5. Pengen banget bisa menghasilkan duit untuk tambahan saku. Yah bisa beli novel kesukaan atau majalah favorit.

Entah kenapa saat itu saya mudah banget nulis dan mengirimkannya ke majalah ibu kota dan dimuat. Hmm, bapak saya aja sampai bahagia melihat tulisan anaknya ada di majalah terkenal. Sampai dipamerkan ke seluruh sudut kampung, wkwkwkk.

Sayang sekali saat itu saya tidak memikirkan tentang pengarsipan karya yang dimuat di media. Jadi ya udah tinggal kenangan aja sekarang.


Merintis Hobi Menulis Lagi

Ternyata ketika saya ingin kembali menulis itu susah banget. Entah kenapa selalu mentok di paragraf awal. Atau paling tidak bisa sih sampai satu artikel, namun bikin saya eneg bacanya.

Nah kalo saya aja eneg untuk membaca, apalagi redaktur majalah. Ye kaaan?!

Tapi dasarnya saya orang yang nggak pantang menyerah. Jadi mulai deh memutar otak gimana caranya saya bisa menulis lagi dan menghasilkan karya yang bagus. Kalo bisa sih nembus media nasional seperti jaman masih belia dulu. 

Ya masa sih waktu belia imut-imut aja bisa nembus media nasional, sekarang udah dewasa kok nggak bisa. Senyum miris dalam hati.

Singkat cerita saya pun mulai bikin akun Facebook, karena pengen belajar menulis online. Tahun 2010 loh saya baru punya akun Facebook. Itu pun bikinan anak-anak. Wkwkwkk. Emak macam mana iniiih.

Dari sini lah saya mulai berkenalan dengan banyak penulis kece yang bikin saya berdecak iri kagum.

Kebanyakan pula usia mereka jauuuh di bawah saya. Ya ampuuun, saya salah alamat nih memulai belajar nulis di usia menjelang senja. Tapi setelah bergabung di salah satu komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis dan bertemu member serta ketua suku wilayah Semarang, minder saya terhempaskan.

Mereka begitu baik menerima saya seperti udah lama kenal. Waktu ikutan kopdar pertama itu lah, saya memantapkan hati untuk semangat belajar nulis. Apalagi cerpen karya pertama setelah hibernasi sekian puluh tahun, mendapat kritikan dan saran yang cerdas dari Mas Wiwin Wintarso. Tahu kan, beliau penulis tenar yang tinggal di Kota Semarang.

Cerpen itu pun saya edit kembali dan mengirimkannya ke majalah PARAS. Aihh, tak berapa lama, saya membaca kabar via email, kalo cerpen itu bakal dimuat. Girang donk saat itu. Alhamdulillah bersyukur karena akhirnya saya pun mulai lagi menorehkan sejarah di hidup saya. Punya karya di media nasional itu membanggakan. 

Eh lagi-lagi, bapak masih juga pamer majalah yang memuat karya cerpen saya kepada tetangga. Ya ampun, udah setua ini, tetap saja menjadi anak-anak di mata orang tua. Mereka tetap bangga dengan hasil karya anaknya, sesederhana apapun itu.

Ya kisah tentang dua artikel non fiksi dan cerpen yang pernah dimuat di majalah itu pernah saya tuliskan di blog ini. Ubek-ubek aja dengan label karya di media. Tapi saya udah merangkumnya di sini :

Silahkan baca : Semua orang bisa nulis dan masuk majalah


Hobi Jadi Profesi, Bisa kah?

Nah, ngomongin hobi nulis itu emang bikin seru. Karena berkutat lama di dunia menulis, tak serta merta bikin saya rajin menulis karya. 

Alasan sibuk kerja di kantor, bikin saya masih kesulitan mengatur waktu untuk menulis. Jadi biasanya saya menulis ketika anak-anak udah berangkat ke sekolah. Saya sempatkan menyalakan PC di rumah dan ngetik sebentar. 

Trus siap-siap ke kantor yang dekat sih dari rumah. Nanti ketika jam istirahat, selesai makan dan shalat, saya menulis lagi menggunakan PC kantor. Saya selalu bawa bekal dari rumah, jadi waktu istirahat saya sisa banyak. Nah ini saya gunakan untuk menulis.

Tapi lama kelamaan saya jadi ribet sendiri, kadang juga pas lagi istirahat malah diminta laporan karena buyer di Tiongkok minta salinan orderan. Ku kan jadi nggak bisa konsisten nulis.

Apalagi saat itu saya mulai melirik blog sebagai media latihan nulis. Asik kayaknya, bisa mulai menulis dan menjalani proses selanjutnya dari editing, sampai menayangkannya. 

Ya, saya pun mulai beralih ke dunia blogging, tepatnya awal tahun 2012. Sejak saat itu saya keranjingan ngeblog. Dunia baru yang begitu menyenangkan dan bikin gairan menulis saya tak terbendung.

Tempat saya bisa curhat sekenanya tanpa ada yang melarang. Namun tetap menjaga kerahasiaan identitas diri dan keluarga. Nggak pernah juga upload foto KTP dan kartu pengenal lainnya.

Namun ternyata niat ngeblog ini tak sebanding dengan realisasinya. Blog saya masiiih saja terisi beberapa artikel untuk setahun. Baru lah akhir tahun 2014 saya pulang dari haji dan memiliki segudang kisah penuh kenangan. Saya ingin membagikannya pada pembaca blog ini. Saya pun menuliskan kisah haji saya dan suami dalam label ibadah haji.

Silahkan dibaca : Ibadah Haji

Kalian bisa menemukan kisah saya saat bertemu malaikat dari Depok.  Atau kisah saya menemani perempuan usia 80 tahun mabit di Muzdalifah, dan kami tertidur pulas di lautan pasir.


Gabung dalam Komunitas Gandjel Rel


Ketika saya mendengar akan ada komunitas blogger perempuan di Semarang, serta merta langsung daftar menjadi member. Hahahaaa.

Ada lima blogger perempuan kece yang menggagas sebuah komunitas di Semarang. Komunitas ini diniatkan untuk mewadahi blogger perempuan yang tinggal di Semarang dan sekitarnya. Komunitas dengan mengambil nama salah satu oleh-oleh khas Semarang, yaitu Gandjel Rel.


BlogChallengeGandjelRel
Dokumen pribadi
Kelima founder komunitas Blogger perempuan di Semarang adalah Mbak ketua Uniek yang udah menjadi blogger hits seantero nusantara. Kemudian ada Rahmi Aziza, Wuri Nugraeni, Dewi Rieka, dan si bungsu kesayangan kami, Mbak blogger kantoran Lestari. 

Dari ide kreatif mereka berlima, terwujud lah komunitas blogger perempuan di Semarang. Selama nyaris empat tahun ini, Gandjel Rel mampu menaungi blogger perempuan yang tinggal di Semarang dan sekitarnya. Bahkan ada juga member Gandjel Rel yang masih aktif ngobrol di WAG meski mereka udah pindah ke lain kota. Mungkin enggan meninggalkan komunitas kompak ini.

Silahkan baca : Melindungi Anak Dari Kekerasan Fisik dan Verbal

Apalagi saya sesekali diajakin datang sebagai blogger dan meliput acara peresmian kantor baru atau launching produk dari brand ternama. Seneng banget lah. Merasa menjadi orang penting yang pertama tahu ada produk baru sebelum masyarakat umum tahu.



Hadir dalam acara forum
komunikasi BNN dan netizen 
Jalan-jalan seru member Gandjel Rel berkunjung ke penerbit di Jogja. Sharing kepenulisan buku, juga tentunya belanja buku dong, hihiii.



Saya udah sering mengikuti event yang diadakan oleh komunitas Gandjel Rel. Nggak usah saya tulis berapa kali ya, saking banyaknya event yang saya ikuti.

Bagaimana saya bisa mengikuti banyak event atas ajakan Gandjel Rel? Yuk saya bagi tips agar mendapat ajakan kerjasama event bareng brand atau lembaga :


1. Konsisten


Artinya ketika saya udah daftar saat ada pengumuman kopdar, bisa ajakan kerjasama dengan brand, atau kopdar berbagi blogging, saya usahakan untuk hadir.  Misal nggak bisa dan udah terlanjur daftar, gimana dong? Ya bilang pada Penanggung jawab event tersebut kalo nggak bisa hadir dan ungkapkan alasannya.

Kemudian hadir tepat waktu, jangan sampai terlambat molor hingga setengah jam. #eh


2. Penuhi Kewajiban 


Udah diajakin hadir dalam event, pasti ada kewajiban yang harus dipenuhi oleh blogger. Biasanya sih share tentang acara di media sosial dengan menggunakan hastag tertentu. Seringnya juga harus menuliskan materi acara sesuai yang menjadi kewajiban dalam bentuk blogpost.

Nah, kalo udah ada ketentuan batas DL satu blogpost, mesti dikerjakan dong. Jangan suka menunda-nunda karena ini akan berdampak untuk kepesertaan kita dalam event berikutnya. Kalo pekerjaan kita memiliki track record bagus, pasti brand atau pihak pengundang akan senang untuk mengajak kerja sama lagi.

3. Jaga Etika Saat Acara

Menjadi tamu tentu nya kita harus menjaga adab yang berlaku di negri ini. Layaknya acara lain, menjadi blogger yang diundang menghadiri event tentu harus tampil rapi tapi nggak berlebihan.

Artinya tampil dengan pakaian yang rapi dan sopan. Jaga sikap saat dalam acara. Menjaga sikap ini banyak sih, seperti tidak ribut sendiri selama acara. Memperhatikan pembicara atau nara sumber yang sedang sharing materi. Menjaga sikap ini bentuk hormat kita juga sih. 

Nah, selama ini saya melihat, ada loh blogger yang suka mengajak narasumber bicara ketika waktu istirahat makan. Sepengetahuan saya, orang kalo sedang makan alangkah bijaknya jangan diajak bicara, apapun alasannya. Kecuali emergency ya. Yang diajak bicara dokter ahli, dan ada keadaan darurat yang menyangkut nyawa.


4. Menanyakan Fee, Bolehkah?


Ada loh yang tanya fee ketika diumumkan bakal ada event blogger. Seperti juga dunia kerja kantoran, blogger pun harusnya jangan nanya fee kalo itu merupakan undangan dari komunitas. Nggak usah ditanya, biasanya admin komunitas akan memberitahukan bila undangan tersebut ada fee nya ataupun tidak ada fee.

Bayangkan ya, kalian kerja di kantor dengan pimpinan baru. Tiba-tiba kalian maju langsung dan bertanya, berapa gaji yang akan kalian terima. Nggak lucu banget sih kalo saya bilang. 


5. Menulis lah Yang Baik


Artinya jangan sadur begitu saja isi press release. Kreatif dong kakaaak!

Menjadi blogger adalah sebagai pekerja kreatif. Sudah seharusnya kalian belajar untuk menulis yang kreatif. Press release itu isinya kaku, nggak bisa lentur kayak pembicaraan dari narasumber. #kayak permen karet

Ya, coba aja bagi kalian yang udah sering mendapatkan press release, bisa dong membedakan mana tulisan yang asik dibaca. Intinya tuliskan sesuai isi press release namun dengan menambahkan beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber. Bisa aja disisipkan candaan yang muncul dari narasumber maupun peserta yang hadir.


6. Isi Buku Tamu

Jangan lupa isi buku tamu ketika hadir dalam event yang diadakan oleh brand atau lembaga. Maksudnya adalah untuk menandakan kalian memang masuk dalam undangan. Emang ada blogger hadir tapi aslinya dia tidak mendapat undangan? Ada dooonk, saya udah mengantongi nama mereka, hihii.



Ulang tahun Ganjel Rel ketiga di Herborist
Pict by WAG Gandjel Rel
Udah komplit deh curhat saya selama menjadi member komunitas Gandjel Rel. Semoga Gandjel Rel makin sukses, menjadi wadah bagi blogger perempuan yang tingal di Semarang dan sekitarnya. Semua founder dan juga member maju bersama menjadi blogger yang berkualitas dan memiliki etika di dunia maya maupun dunia nyata. Semoga komunitas kita tetap kompak, selalu berbagi inspirasi, dan juga konsisten ngeblog. 

Yuk, tambahkan juga list do or don't agar mendapat ajakan kerjasama dengan brand atau lembaga dalam satu event blogger. Mohon maaf apabila ada pihak yang merasa  tersinggung. Tulisan ini menjadi reminder juga untuk saya, agar bisa memperbaiki diri pribadi untuk menjadi blogger profesional. Yang penting ngeblog ya, ben rak ngganjel. 

Happy birthday Gandjel Rel, sukses selamanya yaaa. Nggak sabar menanti selebrasi ulang tahun Gandjel Rel yang keempat nanti tanggal 23 Februari 2019. Aslinya sih Gandjel Rel lahir tanggal 22 Februari 2015. Namun dengan berbagai pertimbangan, syukuran ulang tahun mundur sehari. Sampai jumpa pada selebrasi ultah Gandjel Rel ya, Sahabat. Wassalamualaikum.




Tulisan ini disertakan dalam #BlogChallengeGandjelRel Parade 4th Gandjel Rel Pekan 3
Reading Time:

Wednesday, 13 February 2019

Pesan Tiket Kereta Api Untuk Liburan ke Kota Bogor
February 13, 2019 32 Comments


Tiket Kereta Api

Assalamualaikum Sahabat. Pesan Tiket Kereta Api untuk Liburan ke Kota Bogor menjadi alternatif moda transportasi darat. Pilihan naik kereta ke Kota Bogor memang menjadi keputusan saya. Dan rencananya kami akan wisata di Kota Bogor, di samping silaturahmi di rumah adik ipar.

Wisata di Kota Bogor dari masa ke masa tak pernah ada kata membosankan. Saya tak mampu menghitung berapa kali mengunjungi kota Bogor. Setiap kali ke Kota Bogor, saya selalu memiliki kesempatan mengunjungi tempat wisatanya. 

Ada beberapa tempat wisata yang selalu menjadi kenangan karena setiap perjalanan pasti meninggalkan kesan yang mendalam. Saya sudah merangkumnya dalam lima tempat wisata di Bogor dari masa ke masa. 


Pesan Tiket Kereta Api Secara Online

Saat ini berkunjung ke Kota Bogor dari berbagai kota besar di wilayah pulau Jawa sangat dimudahkan. Penyuka jalan darat dengan fasilitas tol yang lancar, bisa memilih akses jalan bebas hambatan ini.

Namun kalo kalian tidak ingin lelah karena mengendarai mobil sepanjang perjalanan, bisa juga menggunakan kereta api.

Tahun lalu saya pernah menggunakan kereta api untuk berkunjung ke Kota Bogor. Dari Kota Semarang saya memilih naikkereta Gumarang. Berangkat pukul 20.01 WIB  dari Stasiun Tawang dan naik Kereta Gumarang. Perjalanan memakan waktu sepanjang kurang lebih 6 jam 35 menit, dan tiba di Stasiun Jatinegara menjelang pukul 02.36 dinihari. 


Tiket Kereta Api
Naik kereta api bisnis Gumarang
dari Stasiun Tawang, Semarang
Sambil menanti kereta lanjutan menuju Bogor, kami sempat numpang shalat Subuh di mushola staisun Jatinegara. Karena comuter line menuju Stasiun Bogor baru tiba di Stasiun Jatinegara pada pukul 05.01 WIB. Kami sebelumnya udah mengantongi kartu e-money untuk membayar tiket menuju Stasiun Bogor.

Setibanya di Bogor, kartu e-money bisa ditukarkan kembali ataupun disimpan untuk digunakan lagi saat pulang. 


Tiket Kereta Api
Tempat penukaran
Kartu e-money di stasiun Bogor
Kalian bisa pesan tiket kereta api utuk melakukan perjalanan seperti saya dan keluarga. Gampang banget kok, tinggal install terlebih dulu aplikasi pegi-pegi di smartphone. Kemudian isi data secara lengkap untuk mengetahui berbagai promo khusus member dari pegi-pegi. Kalian juga bisa mendapatkan PepePoin untuk digunakan sebagai diskon dalam transaksi berikutnya.


Tiket Kereta Api

Karena rencananya bulan Maret akan ke Kota Bogor lagi, saya pun udah install aplikasi pegi-pegi. Kali ini saya ingin menikmati fasilitas kereta api eksekutif dan jam berangkat pagi hari. Malas aja kalo mendapatkan jadwal keberangkatan malam dan sampai Stasiun Bogor dinihari kayak tahun lalu.


Tiket Kereta Api
Daftar jadi member  pegi-pegi, agar dapat
menikmati promo khusus member
Sebelumnya saya memilih stasiun asal dengan mengisi Semarangtawang. Kemudian saya isi staisun tujuan Jakarta semua stasiuan. Jadi nanti akan muncul berbagai pilihan staisun tujuan di Jakarta.


Tiket Kereta Api
Pilih stasiun asal dan tujuan,
kemudian isi data penumpang
Kemudian saya pun memilih tanggal keberangkatan, juga jumlah penumpang. Karena saya belum tahu akan berapa hari tinggal di Bogor, saya memilih Pergi aja. Kemudian saya klik CARI TIKET. Nanti akan muncul beberapa pilihan kereta api, kelas ekonomi, bisnis, ataupun eksekutif, termasuk harga tiket, dan jam keberangkatan.


Tiket Kereta Api
Pilih kereta api yang diinginkan
Setelah yakin dengan pilihan dan melakukan pemesanan, saya tinggal isi data penumpang. Mulai dari mengisi nama dan NIK atau nomer KTP. Setelah konfirmasi, saya tinggal bayar. Ada beberapa fasilitas pembayaran, bisa memilih yang paling mudah.

Selesai deh proses pesan tiket kereta api, siap tunggu tanggal keberangkatan kereta dan liburan keluarga. Yeaayyy!

Nah, kemarin saya juga baru datang dari liburan di Kota Bogor bareng keluarga. Berikut ini wisata pilihan keluarga selama di Kota Bogor, siapa tahu ada yang butuh untuk destinasi liburan kalian nanti.

Lima tempat /wisata di Kota Bogor:

1. Terpesona Curug Bidadari

Wisata alam selalu menjadi pilihan untuk mengisi liburan keluarga saya. Terutama suami yang lebih memilih wisata alam. Katanya, Indonesia kaya dengan pesona keindahan alamnya. Jadi mengapa tidak menikmati keindahan alam negeri ini saja?

Wisata ke Curug Bidadari ini menjadi liburan keluarga yang menyenangkan. Bermain di kolam dengan limpahan derasnya air dari Curug Bidadari bikin kami enggan pulang. Air yang jernih dan dingin karena berasal dari pegunungan, tentunya bakal menjadi rekreasi yang sempurna melepas penat.

Curug Bidadari terletak dalam kawasan elit Sentul Paradise Park. Pihak pengelola wisata menjaga agar sumber mata air curug tetap terjaga. Ketinggian curug yang mencapai kurang lebih 50 meter, ketika curahan airnya turun menimbulkan suara yang keras. 




Ketika saya kesana, kondisi cuaca tengah hujan deras. Jadi ya air yang tumpah ke kolam berwarna coklat. Anak-anak pun hanya menatap kolam dengan air keruh kecoklatan. Sayang banget jadinya kami gagal bermain air di sini.

Lokasi Curug Bidadari :
Bojong koneng, Babakan Madang, Bogor
HTM : Rp. 30.000/orang

2. Terpagut Pesona Kebun Raya Bogor (KBR)


Siapa yang belum pernah liburan di Kebun Raya Bogor? Sayang banget loh kalo kalian belum pernah sekalipun ke tempat yang mampu memanjakan mata dan hati. Memandang warna hijau akan menyehatkan mata kalian. Tak berhenti di situ saja, memandang pepohonan yang tumbuh subur bakal menyejukkan pikiran. Hati pun menjadi tenang dan damai.

Kalian tak hanya mengagumi pepohonan selama di KRB. Namun kalian bisa juga melakukan kegiatan lainnya, seperti joging, jalan-jalan santai, foto-foto, belajar aneka ragam hayati, atau pun kulineran. Ya, di beberapa tempat terdapat tenda-tenda tenant yang menjajakan berbagai cemilan khas maupun mie instan.



Bahkan ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan bersama rombongan. Misal reuni, pengajian, ataupun arisan dengan memesan areal tertentu. Atau sekedar menggelar tikar dan piknik bersama keluarga. Membuka bekal dan dinikmati bareng-bareng tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan.

KBR terbagi dari berbagai zone sesuai dengan jenis tanaman. Ada kolam air mancur, monumen peninggalan sejarah, berbagai zona taman, danau, dan juga halaman belakang istana Bogor. 

Untuk mengelilingi KBR yang seluas 87 hektar, tentu tak mungkin kalian lakukan dalam satu waktu. Kemarin saya dan keluarga memang memilih jalan kaki karena hanya mengunjungi spot tertentu. Seperti Taman Mexico yang bersebelahan dengan jembatan cinta. Melintasi jalan menuju danau dan air mancur serta rumah Anggrek.

Kemudian kami istirahat di kawasan pintu bagian timur dan menyicipi jajanan siomay dan batagor. Si bungsu malah memesan mi instan goreng. Kayaknya kelaparan karena kami berjalan sejauh kurang lebih 5 kilometer. Hihiii.

Tapi kalian yang malas jalan kaki seperti kami, bisa memilih naik kereta api mini dengan membayar tiket seharga Rp. 25.000. Nggak capek seperti kami dan tetap bisa foto-foto. Karena oleh pengemudinya, akan disediakan waktu untuk berhenti sejenak di spot foto tertentu.

Lokasi Kebun Raya Bogor :
Jl. Ir. Haji Djuanda No. 13 
Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor
HTM : Turis domestik : Rp. 15.000/orang
          Turis asing : Rp. 25.000/orang

3. Spot Foto Selfi di Hutan Pinus Gunung Halimun


Lokasi ini bisa ditempuh dengan melalui Kampus IPB Dramaga lurus melewati Pasar Ciampea. Kemudian begitu ada pertigaan, kalian bisa ambil arah belokan ke kiri dan masuk kawasan Gunung Bunder. Dari sini ikuti aja jalan berliku-liku melewati perkampungan dan kebun warga hingga mencapai pintu gerbang Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH). 

Kalo kalian bingung, andalkan aja Google Maps untuk mengikuti arahnya. Taman Nasional ini memiliki gerbang masuk dari berbagai arah. Namun kami lebih memilih jalur Ciampea karena lebih dekat dari tempat kami menginap di kawasan Dramaga.  

Setiap orang dikenakan tarif Rp. 15.000 dan parkir Rp. 15.000. Udara dingin mulai menembus masuk ke dalam mobil. Jendela mobil yang diturunkan, menjadi pilihan kami untuk menyesap aroma biji pinus yang mekar berjatuhan. 

Rumput basah karena embun pagi menguar, meresap ke dalam indera penciuman. Segarnyaaaa, pengen di sini terus. Nggak hanya foto-foto kalo kalian berada di sini. Kalian bisa sekadar duduk menatap batang pinus yang berjajar di antara tanah lembab hutan pinus. Udah gitu aja, bikin hati damai.

4. Menyepi di Curug Cihurang


Meninggalkan hutan pinus, kami beranjak ke Curug Cihurang. Curug yang lokasinya paling dekat dari gerbang TNGH. Semula kami merencanakan ke Curug Cigamea. Tapi karena Curug Cihurang ini yang pertama kami jumpai, ya udah mobil pun memasuki area parkir yang dikenakan tarif Rp. 5.000.

Jangan ragu atau membayangkan jalan treking menuju curug bakal berliku. Saya baru sekali ini berjalan ke curug dengan jarak yang sangat dekat. Cukup berjalan sejauh 50 meter, saya udah menjumpai Curug Cihurang.

Sepanjang jalan mata kalian akan terpesona dengan pepohonan di bukit. Ada aliran sungai kecil yang memecah jalan menjadi dua bagian. Saya dan keluarga mengambil sisi jalan sebelah kiri dengan bukit di sisi kirinya. Sisi kanan adalah camping ground bagi anak muda yang ingin menghabiskan malam dengan membakar jagung atau singkong.

Suara gemuruh air terdengar ketika kami baru melangkah sepanjang 10 meter. Bikin semangat kami terdongkrak dan makin bergegas menuju lokasi asal suara.

Meski kecil curahan air yang jatuh ke dalam kolam, tetap aja menyenangkan. Ada dua curahan air yang turun dan masuk ke dalam kolam. Dua kolam kecil bisa jadi pilihan kalian bermain air. Kolamnya dangkal, dengan perosotan untuk anak-anak bermain air. Kehadiran perosotan yang terbuat dari plastik, malah bikin lokasi curug jadi tidak alami.



Di Curug Cihurang ini kami tidak lama, karena ingin menuju destinasi berikutnya, yaitu...

5. Menjelajah Litle Eropa di DeVoyage


Sekarang kalian tak perlu susah payah menabung untuk wisata ke Eropa (saya aja kali, hihii). Karena di Kota Bogor ada tempat wisata baru yang sedang menjadi trending topic di media sosial yaitu Devoyage.

Menempati lahan seluas 1,5 hektar, ada beragam spot foto kekinian yang menarik minat anak muda. Kalian bisa foto-foto dengan latar bangunan khas Eropa.

Terletak di kawasan yang sejuk nan teduh, ada ratusan titik spot foto yang bakal bikin kalian enggan pulang. Saya kebingungan mau memilih foto di beberapa lokasi. Sebenarnya bukan hari libur, tapi tetap aja pengunjung lumayan ramai. Maklum ya masih baru dan viral di media sosial. Jadi pengunjungnya udah ramai. Pintar-pintarnya kalian aja memilih lokasi foto yang agak sepi atau bergantian dengan pengunjung lain.

Ada sungai dengan perahu kecil yang berwarna cerah dan jembatan kayu di atasnya. Ini merupakan spot foto paling favorit. Ada pengunjung yang enggan pindah ke spot foto lain, hahahaaa.



Untuk masuk ke Devoyage, pengunjung dikenakan tiket Rp. 25.000/orang untuk weekdays. Sementara hari Minggu dan libur nasional harga tiket sebesar Rp. 35.000/orang.

Ada fasilitas permainan untuk anak-anak, minizoo, juga cafe dengan desain ala desa di Eropa. 

Lokasi Devoyage :
Jl. Boulevard 
Bogor Nirwana Residence

Nah, itu lah kelima wisata yang udah saya pilihkan untuk kalian. Cukup tinggal di Bogor selama tiga hari kalian bisa menikmati kelima tempat wisata di atas. Ayo buruan pesan tiket kereta api dan pilih liburan ke Kota Bogor bareng sahabat atau keluarga. Wassalamualaikum.
Reading Time: