My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Kuliner Dekat Simpang Lima
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Dekat Simpang Lima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Dekat Simpang Lima. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 November 2020

Menu Nusantara, Sajian Kuliner Kenangan di Resto Chanadia Semarang
November 19, 2020 19 Comments



Assalamualaikum Sahabat.  Minggu lalu saya dan suami berjumpa dengan beberapa teman SMP. Ceritanya ada seorang teman yang punya rencana menikahkan putri sulungnya. Dan hari Minggu kemarin dijadikan waktu yang tepat untuk bagi undangan.


Sebenarnya undangan dibuat dalam bentuk pdf dan tidak dicetak. Jadi teman kami ini membagikan di WhatsApp. Namun memang ketemuan ini dijadikan alasan untuk ngobrol seru seputar rencana mantu teman kami. Sekaligus ajang kangen-kangenan setelah sekian lama, ada sekitar 8 bulan lebih nggak bisa bertemu. Hikss, sedih yaa.


Suasana restoran yang dekat dengan land mark Kota Semarang, terasa memiliki atmosfer yang menyenangkan. Kebetulan kami ngumpul jam 10, masih pagi dan resto nya masih sepi. Restonya terdiri dari dua lantai, dan kami memilih lantai 1 aja. Padahal udah ditawari untuk memilih lantai 2 dan ada fasilitas lift juga. 


Kami memilih makanan sesuai selera masing-masing. Ada sih yang sempat bingung memilih menu saking banyaknya pilihan, hahahaa.


Menu di Resto Chanadia ini banyak memang dan bikin bingung kalo sebelumnya enggak ada bayangan mau makan apa. Saya sendiri memilih Lontong Cap Go Meh karena lagi malas makan nasi. Bayangan saya, kalo makan nasi ntar porsinya banyak dengan lauk yang beragam. Eh ternyata yang memilih menu kayak saya ada 5 orang termasuk suami saya. Ahhh pada sehati nih seleranya.


Restoran Chanadia Cipta Rasa

Resto ini sebenarnya udah lama ada dan jadi pilihan keluarga atau pekerja yang kantornya sekitar Simpang Lima. Apalagi restonya memiliki jam operasional gasik yaitu buka jam 07.00 sampai 21.00 WIB.


Bagi mereka yang bekerja dan gak sempat sarapan, bisa mampir makan di Chanadia ini. Dengan dua tempat pilihan makan yang nyaman, pengunjung bisa duduk tenang sambil menanti menu yang dipesan dihantarkan. 


Oiya untuk menunggu menu pesanan, ada yang pernah nulis di Google review kalo penyajiannya lama. Mungkin kebetulan aja pengunjung saat itu sedang ramai. Kemarin saya dan teman-teman nggak nunggu lama. Untuk pesanan tercepat, ada Nasi Rawon yang dipesan teman sebelah saya duduk. Padahal dia pesan yang terakhir malah dapat duluan. Saya lihat selisih waktu dari pesan dan disajikan oleh pegawainya, sekitar 15 menit. Enggak terlalu lama kan?!


Kayaknya memang kudu sabar kalo nemu resto yang pengunjungnya banyak. Karena itu saya kadang nggak jadi mampir misal ke resto dan melihat pengunjung padat gitu. Mending cari resto lain. Kecuali kalo memang resto itu menawarkan hal unik atau kelebihan di lokasi yang bisa untuk foto-foto, hahahaa. Mayan lah ya kalo restonya punya tempat untuk foto kece, bisa ngasih makan sosmed. Eh itu kata siapa ya, ada deh pokoknya.


Nah, saatnya ngasih intipan menu yang kami pesan minggu lalu ya. Yuk silahkan dinikmati foto dan ulasan ala saya. Karena saya cuma mencicipi Lontong Cap Go Meh, jadi nggak bisa ngasih ulasan sesuai lidah saya untuk menu lainnya. Tapi kata teman-teman sih masakan yang mereka pilih, memiliki rasa yang otentik. Enak, dan enak banget, kata mereka. Ya sudah lah, saya percaya aja.


Restoran yang memiliki nama Chanadia Cipta Rasa ini memiliki menu pilihan yang beragam. Rata-rata menu nusantara dan jadi berasa mengenang kulineran di tempat asalnya. 


Menu Pilihan saya dan teman-teman :

Nasi Rawon


Makanan khas dari Jawa Timur ini sajiannya seperti umumnya nasi rawon. isinya ada nasi yang disajikan terpisah dengan kuahnya yang masih panas menguarkan aroma khas. Di piring nasi tersaji telur asin yang udah dibelah jadi dua, tauge, dan sambel terasi. Untuk rasa sih kata teman saya enak. Mohon maaf ya teman-teman saya selalu ngomong gitu kalo ditanya rasa masakan.

Nasi Gudeg

Seperti nasi gudeg umumnya, di resto ini penyajiannya ditata di atas daun dengan isian nasi dan lauknya. Ada telur semur, sambel goreng krecek tahu, suwiran ayam opor, krupuk, dan sambel.


Nah waktu teman yang memesan nasi gudeg ini meminta tambahan lauk berupa paha, ternyata nggak bisa. Jadi menunya yang ada sesuai di daftar aja ya.

Nasi Iga Penyet

Sajian nasi iga bisa dipilih cara masak digoreng atau dibakar. Kemudian selain nasi dan iga, isi menunya ada bakso goreng, tahu tempe, lalapan, dan sambal.


Kalo dilihat sih menu ini kurang menarik selera makan saya. Tapi teman saya bilang lumayan rasanya, iga nya juga nggak alot. 

Nasi Langgi

Terdiri dari nasi, empal kremes, bakmi, sambel goreng, kering tempe, serundeng, telur dadar potong, dan perkedel kentang. Kata teman yang mencicipi nasi khas Semarang ini, pedesnya kurang nendang. Jadi dia pun mengambil jatah sambel milik teman kami. Saya yang merasa harus mengurangi pedas, juga menyalurkan sambel goreng dari piring untuk teman ini. 


So far, rasanya enak dan menjadi menu andalan kalo makan di Chanadia ini. Saya lihat emang sambelnya kurang. Sambel gorengnya harus lebih dibanyakin deh buat penyuka pedas.

Lontong Opor Cap go Meh

Makanan khas dari kawasan Pecinan Semarang ini juga ada di Chanadia Cipta Rasa.  Meski cukup sering makan lontong khas ini, saya tetap memilih menu andalan di resto yang ada di Semarang. Rata-rata memang ada sajian menu ini di banyak resto di kota ini.


Isinya seperti biasa, ada lontong tentu aja, suwiran ayam opor, telur masak semur, lodeh terong, sambel goreng, bumbu abeng, dan bubuk kedelai. Rasanya menurut saya lebih manis bila dibandingkan dengan warung makan yang ada di pecinan, langganan saya. Tapi so far, enak sih, bumbunya pas, santannya enggak kental, opor ayamnya juga empuk.




Selain makanannya yang bikin kenyang dan puas, ada juga sajian jajanan. Ada jajanan kekinian, tahu petis, tahu chanadia, mendoan, bakwan jagung dan sayuran, aneka bubur, pisang bakar, resoles, lumpia, salad buah, dan jajanan lainnya.


Ada juga minuman es lilin, varian rasa kacang ijo dan rujak serut. Duuhh jadi ingat rasa es rujak serutnya enak banget. Dinikmati saat siang panas seperti di Kota Semarang, cucok banget.

Bakwan jagung dan sayur

Ya, sejak pandemi yang menghalangi kami ngobrol dan bertatap muka, perjumpaan Minggu lalu seakan menjadi pelepas rindu. Setelah makan abis tak tersisa, kami tetap duduk di tempat. Teman kami memesan jajanan untuk teman ngobrol. Pilhan kami ada mendoan, tahu petis, dan bakwan jagung. Sayang saya hanya sempat motret foto bakwan sayur. Jajanan lainnya habis seketika. Ini lapar apa doyan sih, gurau kami semua dan ngakak bareng.



Menu di Chanadia Cipta Rasa ini rata-rata memang menu nusantara dari berbagai daerah. Makan di sini serasa mengenang menu sajian yang pernah saya nikmati di beberapa daerah. 


Seperti rawon yang khas dan pernah saya nikmati di tempat asalnya di Surabaya. Meski rasanya tentu masih kalah ya kalo makan di tempat asal. Atau nasi Bali yang jadi kuliner khas, mengingatkan kenangan saya saat wisata di Bali. Isi sajiannya seperti di tempat lain, khas menu Nasi Bali. Ada sate lilit, ayam betutu, kacang panjang lawar, sambel matah, kulit goreng, dan krupuk. 


Menikmati kuliner nusantara di kota sendiri seperti ini mampu menghilangkan rindu jalan-jalan ke tempat wisata di seluruh Indonesia. Sementara ini menikmati hidadangan nusantara dulu lah ya. Nanti kalo keadaan benar-benar udah pulih, semoga bisa menikmati langsung di tempat asalnya. Yuk, makan dulu ya sob. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Jumat, 29 Juni 2018

Koka Cheese Tea di Loffle Pop Up Desert, Teh Jaman Now Yang Creamy Menyegarkan
Juni 29, 2018 23 Comments

Assalamu'alaikum Sahabat. Koka Cheese Tea di Loffle Pop Up Desert, Teh Jaman Now Yang Creamy Menyegarkan. Pengalaman menyesap Koka Cheese Tea di Loffle Pop Up Desert masih terasa di indera perasa. Jejak rasa yang tertinggal seakan mengajak penikmat nya untuk mengulang kembali pengalaman yang menyenangkan itu.

Ah senang deh saat abis lebaran kopdar ama sahabat perempuan saya. Kalo biasanya kami ngopi cantik sambil ngemil kue, kali ini berbeda. 

Gara-gara provokasi seorang sahabat, langkah kami sore itu menuju salah satu tempat hangout di kawasan Semarang bawah. Loffle Pop Up Desert ini menyajikan menu ringan. Sesuai namanya, ada desert yang menjadi menu utama di sini. 

Reading Time:

Rabu, 04 Oktober 2017

Menyesap Sedapnya Mangut Ndas Manyung di Semarang
Oktober 04, 20170 Comments

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum.  Kalian pernah Menyesap sedapnya Mangut Ndas Manyung di Kota Pesisir Semarang? Bagi sebagian orang, mungkin belum familiar dengan masakan Mangut Ndas Manyung.  Masakan yang disukai karena rasanya yang sedap dan pedasnya mantap.

Ndas adalah sebutan dalam bahasa Jawa, yang artinya kepala. Dan Manyung adalah salah satu jenis ikan yang paling favorit dijadikan ikan asap. Jadi Ndas Manyung adalah kuliner yang berasal dari kepala ikan Manyung. Kepala Manyung ini dibikin masakan Mangut. Masakan dengan kuah santan dan cabe yang pedasnya nendang.

Reading Time:

Selasa, 15 Agustus 2017

Dua Rasa Delapan Cerita di Lot 28 di Semarang
Agustus 15, 20170 Comments


www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Ada Dua Rasa Delapan Cerita di Lot 28. Cafe anyar yang lokasinya ada di tengah kota dan gampang aksesnya. Bangunan cafe yang memiliki desain Hipster and Scandinavia ini, banyak menyajikan mural pada dindingnya. Ada dua ruangan di Lot 28 dengan desain yang sama menariknya.

Saya hadir dalam soft opening cafe tanggal 3 Agustus, dan merasa penasaran. Kalo melihat tampilan fasad Lot 28 emang kece sih. Lokasi cafe berada di lantai 1. Bagian basement untuk tempat parkir kendaraan pengunjung. Nah ini yang asik, saya dan keluarga suka males kalo mau makan aja susah nyari tempat parkir. Tapi jangan cemas, Lot 28 memanjakan pengunjung yang ingin makan tanpa pusing mencari parkir untuk mobil kesayangan.

Reading Time: