2020 - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Sabtu, 19 Desember 2020

OPPO F7 Punya Dukungan AI Terbaik untuk Expert Selfie
Desember 19, 2020 16 Comments


Assalamualaikum sobat. Akhir tahun ini udah punya resolusi apa aja untuk tahun depan? Punya sofa Bean empuk, rak multifungsi untuk dapur, atau mungkin smartphone baru? Saya punya info penting buat kamu pecinta Selfi tentang smartphone kece yang satu ini.


Smartphone ini pastinya sangat ditunggu-tunggu bagi kamu yang punya hobi berat selfie. Tawaran kamera depannya mempunyai kemampuan 25 MP, pastinya akan menjadi selfie tidak hanya sekedar selfie biasa. Oleh karena itu OPPO F7 diklaim menjadi smartphone expert selfie.


Ditambah lagi dengan adanya kecerdasan buatan atau AI yang mampu mengolah gambar menjadi lebih artistik sesuai dengan keinginan. Dengan pilihan konfigurasi RAM 4GB/64GB dan 6GB/128GB pastinya menjadikan hp ini benar-benar menjadi pilihan di 2020 ini. Nah, apa saja keistimewaan dari ponsel expert selfie ini?


Desain Elegan

Desain yang ditampilkan dari OPPO F7 ini begitu elegan dengan bahan yang terbuat dari material plastik berlapis glossy yang berkilau seperti cermin. Detail finishingnya menjadi standar terbaru yang membuat produsen lain mau tidak mau mengikutinya.


Ada dua varian yang ditawarkan, yaitu solar red, dan moonlight silver. Dipadukan dengan kilau yang begitu mengkilap seperti berlian membuat hp ini semakin terlihat mewah. Bahkan sama halnya berlian, bodinya mampu merefleksikan warna yang berbeda dari sudut pandang tertentu.


Dengan material seperti itu, tidak heran jika bobotnya sangat ringan, sekitar 158 gram saja. Untuk dimensinya juga pas digenggaman, yaitu 156 x 75 mm. Untuk sensor sidik jari ditempatkan di bagian belakang, dilengkapi dengan tombol standar OPPO.


Super Full Screen

Layar dari seri lanjutan F5 ini memiliki rasio 19:9 dengan notch yang sedang populer. Besarnya layar 6,23 inci dan sangat pas untuk bermain game. Apalagi terdapat fitur khusus game yang bisa menonaktifkan semua notifikasi saat bermain mobile game.

Picture by gizmologi

Resolusi layar adalah FHD+ super full screen dengan rasio 89.09% dari bodi. Dengan resolusi yang mencapai 2280 x 1080 menjadikan hp ini salah satu yang tertinggi di kelasnya.


Sebagai game yang juga ditujukan untuk para gamers, ada fitur app in app yang membuat kamu bisa tetap meneruskan permainan meski ada panggilan telepon. Selain itu, juga fitur multitasking yang bisa berpindah aplikasi tanpa menutup aplikasi lain yang sedang berjalan.


Fitur Pendukung Expert Selfie

Kamera 25 MP yang digunakan untuk selfie memiliki fungsi HDR yang spesial. Dengan gangguan cahaya seperti di bawah sinar matahari atau bagian belakang yang terlalu terang, tetap bisa menghasilkan gambar yang jelas, warna, kontras, dan detail yang pas.



Dukungan AI beauty 2.0 inilah yang membuat hasil selfie semakin istimewa. AI ini mampu mengenali obyek foto wajah, dan mampu membedakan karakter wajah laki-laki maupun perempuan. Hasil foto akan tetap menarik, meski kamu berada dalam satu grup foto.


AI yang digunakan mampu melakukan pemindaian titik wajah sebanyak 296 titik. Ditambah lagi referensi database untuk berbagai make up artis, sehingga membuat wajah hasil selfie semakin terlihat memikat.


Tidak hanya itu, AI yang ditanamkan dalam sistem OPPO F7 ini juga mampu mempelajari kebiasaan para pengguna. AI akan menyesuaikan kebiasaan tersebut, mengolahnya, dan mengaplikasikannya dalam pengambilan foto selanjutnya. Sehingga kualitas foto selfie kamu akan semakin meningkat.

Fitur pendukung selfie lain berupa cover shot mampu menyesuaikan latar belakang. Terjadi pengolahan pada latar dengan meningkatkan kontras warna yang sesuai dengan pakaian. Sehingga kamu bisa berfoto layaknya cover majalah.


OPPO F7 ini memang layak menjadi hp pilihan para generasi milenial yang selalu aktif. Terutama bagi kamu yang aktif di media sosial yang selalu ingin tampil menawan di setiap postingan.


Huhuuu, jadi mupeng ganti smartphone kece ini, sob. Apalagi harganya juga nggak mahal-mahal banget. Saya udah intip di market place, tahun baru hape baru nih. Gimana dengan kamu, mau kembaran, sob? Wassalamu'alaikum.

Reading Time:

Sabtu, 05 Desember 2020

Mengapa Buah Pir Selalu Mengiringi Langkah Sehatku?
Desember 05, 2020 36 Comments




Assalamualaikum Sobat. Adakah yang tahu kalo tanggal 5 Desember 2020 diperingati sebagai WORLD PEAR DAY 2020? Dari info yang saya baca Hari Pear Sedunia selalu dirayakan pada puncak musim buah pir. Waktunya tuh biasanya selama awal bulan Desember.

Tapiii ... perayaan World Pear Day ini biasanya dimulai selama akhir pekan pertama Bulan Desember. Tujuan perayaan ini tentu saja untuk mempromosikan semua jenis buah pir yang lezat ini ke seluruh dunia. 


Sobat yang pernah makan buah pir tentu tahu kalo buah ini rasanya manis dan berair. Namun apakah sobat tahu kalo buah ini telah ada sejak 5.000 SM?


Jadi buah pir ini terkenal berumur panjang nilai simpannya. Karena itu, selain umur simpannya yang lama, manfaat juga banyak, pir menjadi komoditas yang sangat diinginkan di antara rute perdagangan dunia kuno. Nah, Amerika Serikat merupakan salah satu negara penghasil buah pir terbesar di dunia. Pir tersebar lebih di 24 negara termasuk Selandia Baru, Indonesia, India, Uni Emirat Arab, Meksiko, dan masih banyak negara lainnya.  


Bapak Kafi Kurnia dari Peka Consult dan founder Sembutopia mengajak masyarakat untuk peduli menjaga kesehatan dengan rajin makan buah, termasuk pir. Alasan beliau tentu saja supaya daya tahan tubuh masyarakt terjaga dengan baik.


Berikut ini penuturan Bapak Kafi :

“Pir memiliki tekstur yang lembut dan menyerupai mentega. Pir kaya akan serat makanan, Vitamin C, Vitamin K, tembaga, dan kalium. Buah pir dianggap sebagai salah satu makanan tersehat dan dapat menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kanker.” 


Nah, aku pengen cerita tentang buah pir. Sudah sejak tahun 1994 aku mulai mengenal buah yang satu ini. Sebelumnya sih udah tahu tapi belum ada keinginan untuk menyicipinya. Aku pikir buah pir itu kapes-kapes. Ah istilah Jawa sih ini. Artinya kayak berair tapi juga ada ampasnya, hahaha. Bahasa Jawa tuh susah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.


Namun ada satu kejadian yang bikin memaksaku untuk mengonsumsi pir. Mau tahu nggak apa sih alasan akhirnya aku jadi jatuh cinta banget dengan buah pir? Yuk silahkan dibaca :

Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Tahu kah sobat kalo buah pir memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti vitamin C dan tembaga?  Hal ini tentunya membantu tubuh dalam meningkatkan sistem kekebalan yang berguna untuk melawan berbagai penyakit.


Seperti kondisi saat ini, pandemi yang masih belum jelas kapan bisa berakhir. Setiap warga diharap memiliki sitem imun tubuh yang bagus. Karena virus ini memang bisa dikalahkan dengan kondisi tubuh yang sehat dan imunitasnya terjaga.

Cemilan Sehat untuk Ibu Hamil

Pengalaman tahun 1995 saat hamil dan menyusui si sulung dahulu, dokter menyarankan agar aku memperbanyak konsumsi buah pir. Menurut penuturan dokter kandungan yang merawatku, khasiat buah pir untuk ibu hamil itu bagus banget. Buah pir hijau atau pir kuning mengandung nutrisi yang sehat untuk ibu hamil, seperti serat, kalium, dan folat. 


Alasan dokter saat itu adalah aku mengalami kenaikan yang tinggi dari berat badan sebelum hamil. Ada sih sekitar 18 kg padahal baru masuk akhir trimester kedua. Gimana dong nanti kalo sampai trimester ketiga, bisa-bisa susah melahirkan. Jadi konsumsi nasi dikurangi, tapi protein tetap seperti biasa.  Daaan ... aku harus banyak makan buah terutama pir. 


Tahu dong kalo buah pir itu kaya serat, airnya banyak, jadi bisa jadi cemilan sehat untuk ibu hamil. Gampang kenyang kaaan?! Terlebih dengan mengonsumsi pir itu rutin selama hamil, bakal meringankan sembelit. Ibu hamil sering loh ngalami sembelit. Juga buah pir ini memiliki kandungan kalium yang manfaatnya adalah untuk kesehatan jantung dan merangsang regenerasi sel. Kandungan asam folat yang ada juga mendukung proses tumbuh kembang janin di dalam rahim ibu.


Aman untuk bayi

Konsumsi buah pir untuk bayi tak perlu diragukan keamanannya. Mengutip dari situs Firstcry Parenting, pir merupakan salah satu buah yang mudah dicerna. Jadi, tak ada masalah jika sobat ingin memberikannya pada si Kecil.

Kandungan vitamin dalam buah pir juga dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan bayi, sehingga tubuh bayi akan lebih kuat dalam menghadapi ancaman penyakit.

Bagus untuk asam lambung

Khasiat buah pir untuk asam lambung tak lepas dari nutrisi yang dimiliki. Jika dibandingkan dengan apel, pir memiliki kadar pektin lebih tinggi. Kandungan buah pir tersebut membuatnya sangat berguna bagi penderita asam lambung.

Pektin adalah jenis serat larut yang dapat meningkatkan fungsi saluran pencernaan. Secara tidak langsung, ini akan memengaruhi kadar asam yang ada di lambung. Oleh karena bukan merupakan buah asam, pir sangat aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam lambung.

Mempercepat detoksifikasi

Gerakan usus yang teratur dan adekuat sangat penting untuk ekskresi racun harian dalam empedu dan feses. Pir memiliki kandungan air yang tinggi dan dapat membantu menjaga feses tetap lembut dan mendorong sistem pencernaan untuk mengeluarkan racun.

Penelitian yang dimuat salah satu lembaga pada tahun 2015 tentang manfaat kesehatan pir menunjukkan bahwa pir memiliki efek pencahar yang berasal dari kandungan serat dan fruktosa yang tinggi.

Menurunkan risiko kanker

Kandungan serat yang tinggi dalam pir dapat mengikat sel-sel karsinogenik penyebab kanker. Kandungan antosianin dan asam sinamatnya dalam pir juga telah terbukti dapat melawan kanker.



Pir dapat menghilangkannya dan mencegah kanker usus besar. Selain itu, mengonsumsi buah pir setiap hari dapat mencegah kanker payudara hingga 34 persen pada wanita setelah menopause.

Manfaat buah pir untuk diet

Tak sedikit orang yang menggunakan buah pir untuk diet. Sebab, berbagai kandungan buah pir dipercaya dapat mendukung proses penurunan berat badan. Baik pir hijau atau pir kuning sama-sama memiliki serat yang tinggi, bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama.



Selain itu, kalori buah pir juga sangat rendah, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai menu diet. Menurut sebuah penelitian, wanita yang makan tiga buah pir dalam sehari bisa kehilangan lebih banyak berat badan daripada yang tidak mengonsumsinya.

Menurunkan risiko diabetes

Baik apel dan pir dianggap sangat membantu dalam mengurangi risiko diabetes karena jumlah seratnya yang tinggi, diketahui membantu menjaga kadar gula darah turun.



Nah sobat, itu lah manfaat buah pir yang udah mengiringi langkah sehatku selama nyaris 25 tahun mengonsumsinya. Meski enggak setiap hari, karena aku selingi dengan konsumsi buah Apel, Pepaya, Nanas, Melon, atau Anggur. Paling tidak dengan mengonsumsi buah-buahan ini sobat tidak akan lagi mengalami sembelit, atau gangguan kesehatan lainnya. Kesehatan itu mahal harganya. Namun kalo udah sakit lebih mahal lagi biaya pengobatannya. Jadi konsumsi buah itu penting, dan pilihan ada di tangan kalian. Wassalamualaikum.

#WorldPearDay #PearUpIndonesia #rajinmakanbuah #sembutopia #stayhealthy #USAPear
Reading Time:

Sabtu, 28 November 2020

Menyiasati Nanam Tanaman Bila Rumah Hadap Barat
November 28, 2020 26 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Sebagai pecinta tanaman, berkebun bukan hal baru bagi saya. Sejak awal menikah dan menempati rumah baru, setiap hari libur menjadi saat yang saya nantikan. Apalagi kalo bukan karena ingin berkebun. 


Kebetulan rumah yang kami tempati itu milik suami saat masih lajang dan sempat dikontrakkan. Dan ada taman kecil di depan rumah sebelum itu, hasil garapan tukang yang dipesan oleh suami. Dari pada rumah nya nganggur kan mending dikontrakkan. Eh ternyata penyewa rumah suami ini bukan orang yang suka merawat rumah dan taman. Jadi akhirnya rumahnya rusak, apalagi tamannya, kayak hutan mini. 😆 Tanaman jadi liar dan gak karuan.


Itulah sebabnya sebelum kami tempati, suami membenahi isi rumah dengan cat baru, mengganti keramik di kamar mandi, dan bikin dapur di tanah bagian belakang yang masih luas. Kebun pun juga diperbaiki dengan menanam tanaman hias agar tampilan rumah nampak cantik.

 Rumah penuh kenangan

Ah itu cerita saat tinggal di rumah lama yang penuh kenangan. Selama 16 tahun menjadi rumah yang homey, tentu saja agak pedih ketika mesti pindah. Tapi karena udah kami putuskan, tentu saja harus ikhlas ya. Apalagi kepindahan kami adalah mendekati rumah orang tua saya yang selama ini menemani tumbuh kembang anak-anak. 


Pindah Rumah Setelah 16 Tahun Tinggal di Pedurungan

Orang tua saya udah usia 70 tahunan (bapak) saat kami pindah ke rumah yang sekarang. Alasan kami pindah memang karena bapak udah sering nyasar kalo ke rumah kami. Ya meski ada ART, orang tua saya selalu ke rumah untuk nemenin anak-anak. Begitu ART yang terakhir keluar dan saya gak dapat ganti yang minimal kebaikannya sama lah dengan yang sebelumnya, kami putuskan tidak mencari lagi. Lelah sih kalo mesti ganti-ganti ART baru. 


Kebetulan ada rumah dekat dengan rumah orang tua yang akan dijual. Sebenarnya udah lama ditawarkan tapi belum laku. Memang rejeki kami akhirnya rumah yang terletak di pojokan itu jadi rumah kami. Cuma satu yang kurang sreg di hati saya dan suami, rumahnya hadap barat.


Namun tentu saja itu tak menjadikan kami membatalkan pembelian rumahnya. Apalagi ibu mertua udah setuju dengan rumah yang lokasinya masih satu RT dengan ibu bapak saya. 

"Wes kuwi wae nduk, omahmu iso dinggo ampiran sedulur menowo ono acara ning omahe bapak,"

("Udah pilih itu aja, nantinya rumahmu jadi tempat mampir saudaramu kalo ada acara di rumah bapak,")


Ibu mertua juga menyarankan kami memilih rumah tersebut karena saya masih kerja. Jadi anak-anak bisa tetap ada yang menjaga karena dekat dengan rumah orang tua saya.


Kami pun menghubungi pemilik rumah dan menyelesaikan urusan legalitasnya. Karena suami akan langsung merenovasi dengan meninggikan lantai dan atap rumah, ngecat, mengganti keramik, bikin 1 lagi kamar mandi, merombak dapur, dan pekerjaan teras dengan mengubah nya jadi cor dak.


Rumah Baru Yang Nggak Terasa Udah 10 Tahun Menjadi Rumah Penuh Cinta

Ternyata tinggal di rumah baru yang awalnya agak berat karena ukurannya lebih kecil, barang ada yang mesti kami bagikan, tetep aja terasa sempit. Belum lagi barang proyek milik suami yang nggak mungkin disingkirkan karena untuk kerja, jadi makin sempit.


Namun memang manusia butuh dipaksa untuk menyesuaikan keadaan. Nggak hanya berangan-angan dan berandai-andai. Jadi kami pun berusaha untuk menyesuaikan tinggal di rumah kecil. Mengusahakan setiap ruang menjadi tempat mencatatkan kenangan baru yang tak kalah menyenangkan seperti di rumah lama. Terlebih rumah yang sekarang tinggal jalan kaki aja kalo mau ke rumah orang tua saya.

Mencatatkan kenangan indah
Jelang saya dan suami
berangkat haji th 2014

Senengnya lagi di rumah yang sekarang menjadi tempat mampir sepupu, dan kerabat yang dituakan baik keluarga ibu maupun bapak. Kebanyakan dari kerabat saya memang mengomentari dengan suka cita. Karena saya bisa menjaga bapak ibu dari dekat. 


Agar makin krasan tinggal di rumah yang sekarang, saya juga mulai melirik bagian teras depan. Kalo teras belakang memang gak ada, mentok deh jadi dapur.


Nah, rumah yang sekarang tuh hadap barat. Tahu kan ya gimana rasanya rumah yang bagian depan mendapat limpahan sinar matahari siang hingga sore. Panaasss, kayak dipanggang begitu jarum menunjuk angka 11. 


Dahulu bapak saya memasang tirai dari bambu atau sering disebut kerei. Tapi lama kelamaan tirai bambu ini rusak karena kena hujan dan panas. Saya sendiri udah lama menginginkan tirai alami dari tanaman. Meski di bagian depan udah ada tanaman seperti jeruk nipis, kemuning, dan bambu kecil. Namun rasanya masih aja sinar matahari menyorot garang ke arah fasad rumah.

Sekarang ada anyaman dari
Baja ringan di teras depan

Akhirnya saya memutuskan menambah koleksi tanaman yang tahan kena sorot sinar matahari dari siang sampai sore. 

Soo... ini dia pilihan tanaman yang cocok untuk ditanam di rumah yang hadap barat, gaiiis.

1. Tanaman Buah

Saya pernah cerita kalo kepindahan ke rumah yang sekarang, banyak banget tanaman di rumah lama dibagi ke kerabat dan tetangga. Ada juga teman yang datang ke rumah mengadopsi tanaman saya yang cantik dan udah usia indukan.

Nah di rumah yang sekarang, karena hadap barat tentunya harus memilih tanaman yang kuat dengan terik sang surya. Apalagi saya tinggal di Kota Semarang yang terkenal dengan cuaca panas yang awet.

Tanaman jeruk nipis
udah rimbun dan tak henti berbuah

Kebetulan saya membawa tanaman jeruk nipis, limau, dan lemon saat pindahan. Jadi saya tinggal ganti pot yang lebih besar dan meletakkan tanaman ini di depan pagar. Jadi di depan pagar itu adalah selokan. Suami bikin tatakan yang terbuat dari beton cor untuk menutupi selokan sekaligus sebagai tempat naruh pot.



Untuk tanaman sirsak sampai sekarang belum berbuah. Apa mungkin karena daunnya sering diambil untuk direbus ya? Lumayan tanamannya udah rimbun meski seminggu dua kali diambil daunnya.


Tanaman belimbing wuluh juga belum berbuah namun usianya baru 1 tahun. Nanam dari biji bisa jadi agak lama untuk memunculkan buahnya.

2. Tanaman Hias Kemuning

Selain tanaman jeruk, ada juga bunga kemuning yang tahan panas. Ini juga tanaman yang saya bawa dari rumah lama. Usianya udah tua, lebih dari 16 tahun makanya batangnya juga udah besar.


Bunga kemuning mekar

Saya suka bunga kemuning karena wanginya lembuuuut. Apalagi kalo bunganya pas mekar barengan dari seluruh tangkai dahan. Wuihhh aromanya kayak ada yang nyemprot parfum. Yang nggak tahu kalo ada tanman ini bakal mengira ada makhluk lain lewat, hihihiii.

3. Tanaman Adenium

Nah karena hanya ada dua tanaman adenium yang saya bawa, ya udah akhirnya ditaruh aja di depan pagar. Bunga ini termasuk tanaman yang kuat menahan garangnya terik sang surya. Justru makin kena panas nantinya bakal ada bunga yang terus bermunculan. Cantik bangeeet. 

Bahkan bisa jadi bunganya menjadi buah yang memanjang dan berisi biji. Kalo pas mlethek (pecah), hati-hati aja ntar terbawa angin dan hinggap di sembarang tempat. Dulu saya biasa mengikat secara melingkar di buah yang memanjang. Maksudnya agar saat pecah, isinya tidak beterbangan terbawa angin. Kalo isinya atau bijinya mendarat mulus di pot tetangga sih nggak masalah. Sama aja berbagi tanaman secara alami, yee kaaan.

4. Tanaman Yodium

Ada cerita tentang tanaman ini yang sekarang kondisinya menjulang tinggi. Sejak punya tanaman ini di rumah Pedurungan, saya hampir jarang banget beli yodium. Karena udah ada tanaman yodium di halaman rumah.

Daun tanaman Yodium
Ada bunga warna oranye di ujung

Kalo ada yang terluka, ukuran dan kedalaman luka kecil serta tidak serius, bisa loh menggunakan getah tanaman ini untuk obat olesan. Hemat kaaaan!

Petik aja satu tangkai, dan getahnya bisa dioleskan di luka ringan karena kena pisau atau sebab lainnya. Yang penting luka robekan nya kecil. 

5. Tanaman Puring

Dulu saya paling nggak suka nanam tanaman puring. Alasannya karena tanaman ini biasa ada di makam. Juga ketika ada yang meninggal, daun puring ini dibuat hiasan untuk disertakan di atas pusara. Jadi males banget lah nanam tanaman puring.

Salah satu tanaman
Puring di teras

Namun semenjak tinggal di rumah Tlogosari, ada seorang tetangga yang koleksi puringnya cantik-cantik. Saya terpesona dengan bentuk dan warna yang beragam. Oh ternyata puring bisa juga tampil cantik dan menawan hati saya. Bisik saya kala itu.

Tetangga yang tahu kalo saya tertarik dengan puringnya, akhirnya memberikan satu pot besar tanaman puring. Tanaman ini cocok banget ditaruh di depan teras rumah karena bisa menjadi penyaring udara dan juga peneduh. Sorot matahari udah langsung tertahan dengan daun puring yang tumbuh subur.


6. Tanaman Bambu

Ini tanaman yang saya bawa juga dari rumah lama kami. Usianya udah lebih dari 16 tahun. Andai ditanam di tanah langsung, pasti udah beranak pinak banyak. Di dalam pot yang terbatas ini tanamannya juga beranak tapi nggak bisa nyebar jauh. Ya di dalam pot itu aja.

Tanaman bambu kuning
Di antara kemuning dan zamia

Oiya, daun tanaman bambu ini bagus dijadikan andam, yaitu bahan pupuk organik. Saya suka ngambil daun yang gugur dan menyimpannya di karung bekas tempat pupuk kandang. Nanti kalo udah terkumpul dua karung bisa dijadikan bahan kompos.

7. Tanaman Cabe

Saya punya tanaman cabe tiga jenis, sayangnya cuma cabe rawit setan atau cabe super pedas dan cabe teropong yang untuk masak sambel goreng aja yang berbuah. Satunya lagi cabe rawit ijo udah musnah dilalap sama mister mouse. 



Tanaman cabe yang bisa tinggi ukuran nya cuma cabe rawit setan. Jadi tanaman ini saya letakkan di teras depan. Sementara cabe teropong saya taruh di teras samping.

8. Tanaman Rambat

Ada beberapa tanaman rambat yang sengaja saya taruh di rak model grid di atas pagar. Ada sirih merah, sirih Brazil, dan cincau.

Salah satunya adalah tanaman cincau. Nah tanaman yang satu ini juga pemberian dari teman dunia maya. Belum pernah ketemu, tapi karena suka sharing cerita tentang tanaman, saya dengan pede minta. Hahahaha, gak punya malu.



Mba Ratna menawarkan kalo ada teman yang pengen adopsi dipersilahkan sepanjang bersedia membayar biaya pengiriman. Saya langsung DM di akun FB nya dan beliau segera konfirmasi alamat saya.


Alhamdulillah sekarang tanaman cincau udah merambat kemana-mana. Suami sengaja membuatkan rambatan untuk tanaman dengan model seperti ini.

_________ ☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️__________


Sementara ini dulu yang bisa saya ceritakan tentang beberapa tanaman di rumah saya. Rumah hadap barat yang berlimpah sinar matahari dan bikin ruangan mendapatkan sirkulasi udara yang bersih.


Nanti akan saya tuliskan artikel tentang tanaman hias yang saya letakkan di teras depan. Semoga saya tetap diberikan kesehatan agar bisa merawat tanaman di rumah. Semoga teman-teman yang membaca artikel ini juga dilimpahkan kesehatan, aamiin ya rabbal alamiin.  Wassalamu'alaikum. 

Reading Time:

Rabu, 25 November 2020

Lapar Usai Suapi Kiano, Paula Makan Malam Dengan Mie Lemonilo
November 25, 2020 38 Comments

Assalamualaikum Sahabat. Udah kenal dong dengan Kiano Tiger yang gemeeesshhh. Kemarin saya sempat nonton channel YouTube Bapau, si Bosque yang suka bikin video seru. Ngomongin channel ini tuh saya baru 1 tahun ini nonton karena suka dengan Paula yang cantik. Edisi mereka nyari rumah aja sampai bikin beberapa video dan udah saya tonton semua saking sukanya, wkwkwkk.


Nah setelah Kiano lahir makin suka deh karena lucu dan bikin gemes terutama setelah mulai pintar ngoceh. Hahahaa.


Aktivitas Paula yang disibukkan dengan kegiatannya merawat buah hati selalu diunggah di media sosial Instagram maupun channel YouTube Baim Paula. 


Keseruan Paula yang selalu bersemangat menemani segala aktivitas Kiano bisa kalian tonton di sana. Mamah muda satu ini sangat peduli dengan tumbuh kembang anak semata wayangnya.


Menu Favorit untuk Makan Malam Kiano

Video yang tayang 2 minggu lalu di kanal YouTube Baim Paulan menayangkan Paula yang sedang menyuapi Kiano dengan makanan favoritnya. Seneng banget ya kalo punya anak doyan makan, apapun kondisinya bahkan saat sakit tetep lahap.


Paula pun menuturkan kalo Kiano itu gampang banget makannya. 

"Anak pinter, nggak bikin susah orang tua, makannya gampang!"

Memang benar kalo Kiano gampang banget makan. Terlihat anak yang belum genap satu tahun itu dengan lahap menghabiskan makanan kesukaan yang disiapkan oleh Paula.


Suasana makan yang ceria, ditambah ocehan Kiano dengan suara dan ekspresi yang bikin gemes fans Bapau jadi hiburan banget. Kiano lucu suka ngocek kayak nyeletuk gitu. Bilan ma'em, atau ketika makanannya udah habis tuh dia mendadak tepuk tangan. Hahahaa, lucu sekaliii.


Makanan Favorit Mie Lemonilo Untuk Paula Ketika Makan Malam

Usai Kiano makan, Paula merasa lapar dan kemudian mengajak Kiano untuk menemaninya makan malam. 


Menunya adalah makanan favorit Paula ketika lapar di malam hari. Eh malam-malam makan mie instan apa nggak takut gemuk?


Rupanya Paula udah bikin mie instan Lemonilo untuk menu makan malamnya. Menurut Paula Mie instan Lemonilo ini favoritnya karena praktis, enak, dan nyaman meski disantap setiap hari. 


Paula bercerita kalo mie instan Lemonilo terbuat dari bahan yang tanpa penguat rasa, pengawet, dan pewarna buatan. Jadi mie ini mie sehat karena bebas dari bahan berbahaya.


"Pas dimasak airnya jernih karena proses pembuatannya dipanggang. Nggak seperti mie instan lainnya yang air rebusan jadi keruh," tutur Paula.


Dalam video yang memiliki durasi selama 16.15 menit ini, Paula terlihat menikmati mie Lemonilo. Dia menggunakan garpu untuk mengambil mie dari piring. Dia menunjukkan mie Lemonilo yang berwarna hijau karena terbuat dari sari pati bayam jadi seratnya lebih tinggi.



Buat Paula harga Lemonilo juga gak masalah kalo mahal dibandingkan mie instan lain, karena manfaatnya lebih banyak. Terlebih mie Lemonilo ini mudah didapatkan, ada di berbagai minimarket dan supermarket di banyak wilayah di Indonesia. 


Harga nambah dikit, manfaat nambah banyak


Bahkan Paula bilang secara jujur kalo Lemonilo itu yang paling peduli dengan konsumennya. Penasaran nggak sih mengapa Paula menyebutkan hal itu? Ternyata sepengetahuannya, ada lebih dari 40 produk dari Lemonilo.


Produk Lemonilo semuanya tanpa pengawet, pewarna buatan, penguat rasa, dan pemanis buatan. Mulai dari mie instan, cemilan, bumbu dapur, dan masih banyaaak lagi.



Nah, ada kejutan dari Paula buat semua penggemarnya. Juga kalian tentunya, karena bisa belanja di aplikasi Lemonilo agar bisa mendapatkan diskon 25 %. Caranya mudah loh. Kalian cukup download aplikasinya dengan klik bit.ly/aplikasilemonilo ini yaa. Gunakan kode voucher BAPAUAPPS agar bisa belanja dan dapat diskon 25%. 


Teruuus... masih ada lagi kejutan yang bikin hepi. Cek media sosial Instagram Lemonilo dan YouTube nya karena ada banyak giveaway selama bulan Nopember ini. Jangan sampai ketinggalan ya sob.


Usai menghabiskan sepiring mie instan Lemonilo, Paula melanjutkan kegiatannya bersama Kiano. Yaitu bermain sekaligus belajar menggambar dan mewarnai. Ah gemeeesshhh deh dengan ekspresi Kiano saat melihat mama nya menggambar. Sampai jumpa dalam artikel berikutnya. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Minggu, 22 November 2020

Mengajak Anak Belajar Sehat Finansial
November 22, 2020 28 Comments

Assalamualaikum Sobat. Sejak anak-anak usia sekolah dasar, saya udah mengajak mereka belajar mengelola keuangan. Dari hal remeh dan receh kayak mengatur uang saku yang saya berikan. Mereka bebas menggunakan uang saku yang udah diterima tapi tetep ya bertanggung jawab. Karena biasanya akan ada laporan receh juga yang bakal mereka berikan pada saya.


Jadi sejak kelas 3 SD, si sulung saya ajarkan ngurus duitnya sendiri. Tentu saja duit yang didapatkan dari uang saku mingguan. Saya memang mengajak anak-anak untuk mengelola duit saku dengan cara memberinya secara mingguan. 

Menurut saya, usia 8 tahun udah bisa kok diajari cara menggunakan duit untuk membeli kebutuhannya. Ingat ya kebutuhan, bukan keinginan. 

Contohnya nih, beli jajan, menurut saya keinginan. Karena dari rumah, si sulung udah saya bawakan bekal nasi dan lauk, buah, dan jajanan. Jadi duitnya harusnya sih utuh dan nggak dibelanjakan untuk beli jajan. Biasanya duitnya berkurang untuk iuran sedekah dan nabung. Tapi kalo hari Sabtu saya membebaskan si sulung untuk beli jajan. Seminggu sekali nggak apa deh. Meski dia juga jarang jajan karena perutnya katanya udah kenyang. Alhamdulillah, tanda bekalnya dimakan sampai habis. 


Karena sekarang mereka udah dewasa dan punya penghasilan sendiri, saya masih memantau juga lho. Terlebih saat ini ada banyak godaan beli ini itu yang bikin mereka gak bisa fokus nabung.


Apalagi suami dulu seusia si sulung, udah punya investasi rumah. Dengan gaji yang tak seberapa namun hidup hemat bisa kok punya rumah di usia muda. Sebelum menikah memang lebih baik investasi dulu untuk masa depan. Jadi ketika menikah, udah ada rumah untuk keluarga kecil nantinya.

Nah tips yang saya tuliskan ini memang diambil dari pengalaman suami dan tentunya dengan modifikasi sesuai jamannya. 

Tips Cermat Mengelola Keuangan Untuk Kaum Milenial :



Dengan membuat anggaran bulanan, kalian memiliki perencanaan biaya untuk sebulan. Anggaran ini bisa dibagi dalam dua pos biaya. Kebutuhan utama, seperti makan, tranportasi, tagihan listrik, angsuran rumah, dan biaya yang sekiranya lumayan besar dan selalu rutin muncul tiap bulan. 

Kebutuhan Sampingan atau tersier, seperti belanja outfit, traveling, hangout bareng teman, dan hiburan lainnya. Memang sekarang ini kebutuhan untuk bersenang-senang nampaknya harus dipersiapkan juga. Enggak apa kalo memang kalian punya anggaran yang cukup dan tidak mengganggu pos biaya utama.

Langkah berikutnya adalah...



Sejak masih lajang saya selalu menyisihkan duit gaji untuk membantu ibu, sedekah, dan traktir sepupu serta adik sebulan sekali. Saya yakin melakukan tiga hal ini tidak bakal membuat gaji saya habis. Saya udah punya anggaran untuk tiga hal ini, sedikit tapi sebisa mungkin rutin setiap bulan setelah menerima gaji. 

Hal ini saya ajarkan pada si sulung sejak masih sekolah. Sedekah itu wajib sebagai umat muslim yang menginginkan penghasilannya menjadi berkah. Minimal 2,5% dari gaji bulanan harus dibayarkan sedekahnya, bisa di masjid, panti asuhan, atau kerabat dan tetangga yang tidak mampu.

Kemudian, lakukan hal penting ini...



Jangan pernah menunda bayar tagihan yang menjadi kewajiban kalian. Seperti angsuran rumah, motor, biaya listrik, telpon, asuransi kesehatan, dan kewajiban lainnya. Ini penting banget menjadi prioritas agar kalian tidak stres dengan tunggakan atau denda yang bakal menambah biaya di luar anggaran.

Melalukan pembayaran segera setelah menerima gaji juga bakal bikin hati tenang. Ujungnya tentu aktivitas kalian lancar dan tidak perlu memikirkan hal yang seharusnya bukan masalah baru.

Tapi sebelumnya, lakukan terlebih dulu...



Hal pertama yang saya dan suami lakukan saat menerima gaji (waktu awal kerja hingga resign) adalah menabung. Sekecil apapun saya selalu menyisihkan di awal agar bisa nabung. Dan tabungan ini alhamdulillah menjadi penolong ketika saya membutuhkan dana untuk modal berjualan kain batik. Nah, ketika mendapatkan THR saya alokasikan duitnya untuk membeli perhiasan. 

Beda lagi dengan langkah suami yang hanya mampu menyisihkan duit tapi untuk digunakan bayar kuliah. Dia kasihan pada ibunya yang harus membagi penghasilan dari gaji guru untuk membiayai pendidikan adik-adiknya. Namun suami saat memperoleh gaji ke-13 dan THR, digunakannya untuk membayar uang pokok pinjaman KPR. Jaman dahulu suami membeli rumah dengan akad  kredit bisa menyicil pokok pinjaman pembelian rumah pada saat tertentu. Saya kurang tahu apa sekarang masih ada item seperti ini.

Intinya sama ya, saya dan suami sejak masih lajang sudah memikirkan langkah finansial untuk masa depan. Investasi suami dengan cara membeli rumah. Sementara saya memilih investasi perhiasan emas yang bisa dipakai. Cara saya memang tradisional seperti ibu-ibu jaman dulu yang senang beli emas saat punya rejeki berlebih. Nantinya perhiasan emas ini akan berguna dan menjadi dana darurat. Yang penting enggak beli perhiasan emas dan dalam selisih dua bulan dijual lagi, rugi bandar dong. 

Yang penting juga, lakukan hal remeh seperti...



Sebagai orang yang sekolah dan bekerja di bidang keuangan, saya dan suami tergolong tertib dalam hal menggunakan uang. Kami selalu mengutamakan kebutuhan yang wajib dipenuhi dibanding membeli sesuatu yang sekadar keinginan. 

Langkah yang saya lakukan adalah membuat laporan keuangan sederhana. Saya catat pengeluaran yang sudah terlaksana dalam buku khusus. Jaman dahulu saya selalu memasukkan uang yang udah tertulis dalam pos bugdet bulanan ke dalam amplop berbeda. Namun untuk pengeluaran kecil saya tidak catat karena biasanya diambil dari duit makan setiap hari.

Langkah ini sukses loh bikin saya mampu mengerem keinginan belanja yang nggak penting. Kalo suami sejak masih lajang udah tertib menggunakan uang gajinya. Saya memang banyak belajar pada dia sejak kami belum menikah. Hubungan pacaran enggak sekadar haha hihi bagi kami. Namun juga menjadi ajang diskusi dan saling belajar memahami setiap masalah dan menemukan solusinya. Termasuk sejak awal sebelum menikah sudah ada komitmen untuk terbuka ketika muncul masalah finansial.

_____________________________

Lantas apakah saya pernah tergoda untuk membelanjakan uang di luar anggaran rutin? Pernah dong, dan tergantung dengan apa yang saya beli. Karena saya jarang banget beli karena tergoda promo diskon atau hadiah yang ditawarkan oleh sales marketing. 

Saya membeli barang yang selalu menjadi kebutuhan. Misal ketika tahu rencana pernikahan kami setahun sebelumnya, saya udah menganggarkan belanja kebutuhan dapur. Seperti membeli mixer, kompor gas, karpet, dan barang lainnya. 

Mengapa saya memikirkan membeli perlengkapan dapur ini, bukan yang lainnya? Alasannya sederhana, karena begitu menikah pasti kami akan menempati rumah yang sudah dimiliki suami. Namanya juga rumah baru, isinya kosong, dan butuh barang atau perlengkapan penting untuk dapur. Aktivitas rumah tangga pasti didukung kegiatan dapur setiap hari, entah cuma bikin minum atau masak nasi. Kalo saya juga beli mixer, karena memang suka bikin kue sejak masih gadis. Sementara ibu saya nggak punya dan nggak pernah tertarik bikin kue. 

Godaan Jaman Yang Berbeda, Gimana Solusi Agar Anak Tetap di Jalur Yang Benar?

Saya suka menahan diri agar tidak membandingkan anak-anak dengan bapaknya. Saya hanya mengingatkan mereka kalo langkah menuju masa depan masih panjang. 

"Kalian pengen menikah usia berapa?"
Hening seketika suasan ruang tengah di rumah. 
"Kalo udah punya rumah," celetuk si sulung
"Trus apa usahamu agar bisa beli rumah sebelum nikah?"

Si sulung tersenyum mendengar pertanyaan ibunya ini. Dia memang udah investasi duitnya di reksadana di salah satu lembaga keuangan  dan koin emas di pegadaian. 



Sebelumnya saya sempat mengajak bicara si sulung yang senang beli minuman kekinian. Nyaris tiap hari, jajan minuman dan makanan. Kalo dia tidak menghentikan kebiasaan ini, bakal habis duit gajinya. Waktu itu melaju dan tidak pernah menunggu orang yang tidak merencanakan keuangannya dengan baik. Saya ingatkan dengan satu surat dalam Al-Qur'an. 

"Demi masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi"

Iya kalo masih suka nongkrong di kafe, jajan tiap hari, dengan gaji UMR, apakah bisa nyimpan duit gaji? 
Saya bilang, berhemat itu bukan berarti kamu pelit. Namun belajar untuk menjadi cerdas dalam mengelola keuangan. Cerdas finansial agar kamu bisa mewujudkan semua mimpi-mimpi

Langkahnya masih jauh untuk memiliki rumah impiannya. Namun saya dan bapaknya terus memberikan suntikan semangat agar giat bekerja dan jangan lelah meminta bantuan pada Sang Khalik untuk mewujudkan keinginannya ini. Tak ada hal yang tak mungkin terjadi. Yang harus dilakukannya cukup tawakal dan istiqomah pada niatnya itu.


Memang cara mengatur duit dari jaman dulu hingga nanti pasti memiliki kesamaan. Nabung lah selagi muda dan belum ada kebutuhan penting, jangan foya-foya, agar masa tua bisa bahagia. Duhhh ini quote dari mana coba, hahahaa.

Saya sih ngak ingin menggurui karena bukan seorang financial planner. Namun paling enggak dari pengalaman selama menikah, kami bisa merdeka dalam hal keuangan. Kami memilih KPR saat pembelian rumah karena tahun 1992 itu suami masih kuliah sambil kerja. Alhamdulillah dari rencana jangka waktu 10 tahun angsuran, kami bisa melunasi pada tahun ke-6. Hal ini bisa terjadi karena suami adalah orang yang tertib dalam mengelola keuangan.

Harapan saya dan suami adalah anak-anak memiliki tujuan keuangan yang sehat. Karena dengan cerdas mengelola keuangan, insyaAllah apapun impian mereka bisa diwujudkan. Gimana menurut kalian? Sharing yuk. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Kamis, 19 November 2020

Menu Nusantara, Sajian Kuliner Kenangan di Resto Chanadia Semarang
November 19, 2020 19 Comments



Assalamualaikum Sahabat.  Minggu lalu saya dan suami berjumpa dengan beberapa teman SMP. Ceritanya ada seorang teman yang punya rencana menikahkan putri sulungnya. Dan hari Minggu kemarin dijadikan waktu yang tepat untuk bagi undangan.


Sebenarnya undangan dibuat dalam bentuk pdf dan tidak dicetak. Jadi teman kami ini membagikan di WhatsApp. Namun memang ketemuan ini dijadikan alasan untuk ngobrol seru seputar rencana mantu teman kami. Sekaligus ajang kangen-kangenan setelah sekian lama, ada sekitar 8 bulan lebih nggak bisa bertemu. Hikss, sedih yaa.


Suasana restoran yang dekat dengan land mark Kota Semarang, terasa memiliki atmosfer yang menyenangkan. Kebetulan kami ngumpul jam 10, masih pagi dan resto nya masih sepi. Restonya terdiri dari dua lantai, dan kami memilih lantai 1 aja. Padahal udah ditawari untuk memilih lantai 2 dan ada fasilitas lift juga. 


Kami memilih makanan sesuai selera masing-masing. Ada sih yang sempat bingung memilih menu saking banyaknya pilihan, hahahaa.


Menu di Resto Chanadia ini banyak memang dan bikin bingung kalo sebelumnya enggak ada bayangan mau makan apa. Saya sendiri memilih Lontong Cap Go Meh karena lagi malas makan nasi. Bayangan saya, kalo makan nasi ntar porsinya banyak dengan lauk yang beragam. Eh ternyata yang memilih menu kayak saya ada 5 orang termasuk suami saya. Ahhh pada sehati nih seleranya.


Restoran Chanadia Cipta Rasa

Resto ini sebenarnya udah lama ada dan jadi pilihan keluarga atau pekerja yang kantornya sekitar Simpang Lima. Apalagi restonya memiliki jam operasional gasik yaitu buka jam 07.00 sampai 21.00 WIB.


Bagi mereka yang bekerja dan gak sempat sarapan, bisa mampir makan di Chanadia ini. Dengan dua tempat pilihan makan yang nyaman, pengunjung bisa duduk tenang sambil menanti menu yang dipesan dihantarkan. 


Oiya untuk menunggu menu pesanan, ada yang pernah nulis di Google review kalo penyajiannya lama. Mungkin kebetulan aja pengunjung saat itu sedang ramai. Kemarin saya dan teman-teman nggak nunggu lama. Untuk pesanan tercepat, ada Nasi Rawon yang dipesan teman sebelah saya duduk. Padahal dia pesan yang terakhir malah dapat duluan. Saya lihat selisih waktu dari pesan dan disajikan oleh pegawainya, sekitar 15 menit. Enggak terlalu lama kan?!


Kayaknya memang kudu sabar kalo nemu resto yang pengunjungnya banyak. Karena itu saya kadang nggak jadi mampir misal ke resto dan melihat pengunjung padat gitu. Mending cari resto lain. Kecuali kalo memang resto itu menawarkan hal unik atau kelebihan di lokasi yang bisa untuk foto-foto, hahahaa. Mayan lah ya kalo restonya punya tempat untuk foto kece, bisa ngasih makan sosmed. Eh itu kata siapa ya, ada deh pokoknya.


Nah, saatnya ngasih intipan menu yang kami pesan minggu lalu ya. Yuk silahkan dinikmati foto dan ulasan ala saya. Karena saya cuma mencicipi Lontong Cap Go Meh, jadi nggak bisa ngasih ulasan sesuai lidah saya untuk menu lainnya. Tapi kata teman-teman sih masakan yang mereka pilih, memiliki rasa yang otentik. Enak, dan enak banget, kata mereka. Ya sudah lah, saya percaya aja.


Restoran yang memiliki nama Chanadia Cipta Rasa ini memiliki menu pilihan yang beragam. Rata-rata menu nusantara dan jadi berasa mengenang kulineran di tempat asalnya. 


Menu Pilihan saya dan teman-teman :

Nasi Rawon


Makanan khas dari Jawa Timur ini sajiannya seperti umumnya nasi rawon. isinya ada nasi yang disajikan terpisah dengan kuahnya yang masih panas menguarkan aroma khas. Di piring nasi tersaji telur asin yang udah dibelah jadi dua, tauge, dan sambel terasi. Untuk rasa sih kata teman saya enak. Mohon maaf ya teman-teman saya selalu ngomong gitu kalo ditanya rasa masakan.

Nasi Gudeg

Seperti nasi gudeg umumnya, di resto ini penyajiannya ditata di atas daun dengan isian nasi dan lauknya. Ada telur semur, sambel goreng krecek tahu, suwiran ayam opor, krupuk, dan sambel.


Nah waktu teman yang memesan nasi gudeg ini meminta tambahan lauk berupa paha, ternyata nggak bisa. Jadi menunya yang ada sesuai di daftar aja ya.

Nasi Iga Penyet

Sajian nasi iga bisa dipilih cara masak digoreng atau dibakar. Kemudian selain nasi dan iga, isi menunya ada bakso goreng, tahu tempe, lalapan, dan sambal.


Kalo dilihat sih menu ini kurang menarik selera makan saya. Tapi teman saya bilang lumayan rasanya, iga nya juga nggak alot. 

Nasi Langgi

Terdiri dari nasi, empal kremes, bakmi, sambel goreng, kering tempe, serundeng, telur dadar potong, dan perkedel kentang. Kata teman yang mencicipi nasi khas Semarang ini, pedesnya kurang nendang. Jadi dia pun mengambil jatah sambel milik teman kami. Saya yang merasa harus mengurangi pedas, juga menyalurkan sambel goreng dari piring untuk teman ini. 


So far, rasanya enak dan menjadi menu andalan kalo makan di Chanadia ini. Saya lihat emang sambelnya kurang. Sambel gorengnya harus lebih dibanyakin deh buat penyuka pedas.

Lontong Opor Cap go Meh

Makanan khas dari kawasan Pecinan Semarang ini juga ada di Chanadia Cipta Rasa.  Meski cukup sering makan lontong khas ini, saya tetap memilih menu andalan di resto yang ada di Semarang. Rata-rata memang ada sajian menu ini di banyak resto di kota ini.


Isinya seperti biasa, ada lontong tentu aja, suwiran ayam opor, telur masak semur, lodeh terong, sambel goreng, bumbu abeng, dan bubuk kedelai. Rasanya menurut saya lebih manis bila dibandingkan dengan warung makan yang ada di pecinan, langganan saya. Tapi so far, enak sih, bumbunya pas, santannya enggak kental, opor ayamnya juga empuk.




Selain makanannya yang bikin kenyang dan puas, ada juga sajian jajanan. Ada jajanan kekinian, tahu petis, tahu chanadia, mendoan, bakwan jagung dan sayuran, aneka bubur, pisang bakar, resoles, lumpia, salad buah, dan jajanan lainnya.


Ada juga minuman es lilin, varian rasa kacang ijo dan rujak serut. Duuhh jadi ingat rasa es rujak serutnya enak banget. Dinikmati saat siang panas seperti di Kota Semarang, cucok banget.

Bakwan jagung dan sayur

Ya, sejak pandemi yang menghalangi kami ngobrol dan bertatap muka, perjumpaan Minggu lalu seakan menjadi pelepas rindu. Setelah makan abis tak tersisa, kami tetap duduk di tempat. Teman kami memesan jajanan untuk teman ngobrol. Pilhan kami ada mendoan, tahu petis, dan bakwan jagung. Sayang saya hanya sempat motret foto bakwan sayur. Jajanan lainnya habis seketika. Ini lapar apa doyan sih, gurau kami semua dan ngakak bareng.



Menu di Chanadia Cipta Rasa ini rata-rata memang menu nusantara dari berbagai daerah. Makan di sini serasa mengenang menu sajian yang pernah saya nikmati di beberapa daerah. 


Seperti rawon yang khas dan pernah saya nikmati di tempat asalnya di Surabaya. Meski rasanya tentu masih kalah ya kalo makan di tempat asal. Atau nasi Bali yang jadi kuliner khas, mengingatkan kenangan saya saat wisata di Bali. Isi sajiannya seperti di tempat lain, khas menu Nasi Bali. Ada sate lilit, ayam betutu, kacang panjang lawar, sambel matah, kulit goreng, dan krupuk. 


Menikmati kuliner nusantara di kota sendiri seperti ini mampu menghilangkan rindu jalan-jalan ke tempat wisata di seluruh Indonesia. Sementara ini menikmati hidadangan nusantara dulu lah ya. Nanti kalo keadaan benar-benar udah pulih, semoga bisa menikmati langsung di tempat asalnya. Yuk, makan dulu ya sob. Wassalamualaikum.

Reading Time: