2022 - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Kamis, 26 Mei 2022

Kolaborasi JNE dan UMKM Mengembangkan Usaha Pasca Pandemi
Mei 26, 20221 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Rasanya saat ini kita mesti banyak bersyukur bisa beraktivitas dengan normal lagi. Meski ada himbauan tidak lagi wajib masker di luar ruangan, saya tetap pakai masker ketika keluar rumah. Kebiasaan yang sudah kita jalani ini mungkin bagi sebagian orang bakal tetap sama. Termasuk kebiasaan belanja online yang makin sering dilakoni. Iya nggak sih?


Sejak pandemi awal tahun 2020, saya makin menyukai belanja online. Alasan keamanan yang jadi keputusan ini. Karena kalian tahu lah gimana kondisi negeri ini dan belahan bumi lainnya. Belanja dari rumah aja lebih nyaman.


Coba siapa aja nih yang punya pengalaman belanja online selama pandemi? Atau makin menjadi-jadi aja belanjanya, Sob? Kalian nggak sendiri, karena ada berjuta orang yang juga makin meningkat belanja online sejak pandemi. 


Transformasi Digital Untuk Memasarkan Produk Usaha

Dan ternyata kondisi ini juga yang menumbuhkan usaha kecil selama pandemi. Sebagian besar usaha, baik yang baru mulai maupun yang udah lama, memilih pemasaran via digital. Ya, pandemi telah menumbuhkan kesadaran UMKM bahwa tranformasi digital itu wajib kalo ingin usahanya tetap berjalan lancar. 


Ah saya mau cerita juga kalo selama pandemi si sulung juga jualan online. Produknya adalah konektor masker, masker, dan ada lagi produk lainnya. Usaha ini memang pekerjaan sambilan di sela waktunya kerja. Lumayan lah untuk nambah duit jajan receh katanya, hahahaa.



Sejak pandemi sekitar 17,5 juta UMKM di Indonesia belajar kanal digital untuk memasarkan produk usahanya. Mereka memanfaatkan berbagai lini media sosial untuk mengenalkan produknya pada masyarakat lebih luas. Pegiat UMKM Cilegon juga melakukan hal yang sama. Dengan berkolaborasi melibatkan sektor ekspedisi. Bersama JNE Express menggelar acara JNE Ngajak Online 2022, Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Cilegon.


Saat JNE Goll..Aborasi Bisnis Online hari Rabu, tanggal 18 Mei 2022, Bapak Herry Herbowo selaku Branch Manager JNE Cilegon, menuturkan tentang event ini. Intinya adalah dalam rangka mendukung UMKM, JNE Goll..Aborasi Bisnis Online ini diharapkan jadi inspirasi bagi peserta.




Sharing yang dituturkan oleh dua pelaku UMKM saat JNE Goll..Aborasi Bisnis Online layak jadi inspirasi. Owner IKM Permata (sandal hotel Cilegon), Farah Kartika Sari menceritakan tentang berbagai kesulitan yang dialaminya sejak pandemi. Yaitu secara drastis angka penjualan beberapa produk usahanya mengalami penurunan.


Pandemi juga menghambat proses produksi. Kartika mesti memutar otak agar UMKM nya tetap bisa berproduksi dan memasarkannya. Salah satunya dengan promosi di sosial media, e-commerce, dan menggunakan ekspedisi JNE sebagai sarana mengembangkan usaha. Kolaborasi dengan JNE mampu membuat usahanya menjadi stabil kembali.


Pandemi tak membuat Kartika patah semangat. Justru ia melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan omzet produksinya. Usahanya yang bergerak di bidang perhotelan menganggap pentingnya menjaga hubungan baik dengan konsumen. Loyalitas pada pelanggan itu penting agar mereka juga melakukan hal sama. Pelayanan yang memuaskan termasuk menerima komplain dan mengevaluasinya agar ke depan memberikan lebih baik lagi. 


Yang tak ketinggalan Kartika juga memberikan reward pada pelanggan. Meski berwujud kartu ucapan, itu bentuk perhatian dan mereka merasa dihargai. Sehingga bakal order lagi dan lagi.


Hadir juga Linda Yuli Yani selaku owner ELYECRAFT yang mengemukakan hal senada. Bahwa bisnis mikro maupun makro saat pandemi terkena dampak dengan order yang menurun drastis. Produk usahanya yang biasanya mendapatkan order sekitar 40 - 80 paket, saat pandemi hanya terjual 4 paket. 


Linda menyadari bahwa peran sosial media itu penting untuk memasarkan produk terutama saat pandemi. UMKM yang berani tampil beda di sosial media, bakal berhasil menarik minat calon konsumen. Linda mempromosikan produknya di sosial media.


“Waktu itu masyarakat heboh mencari masker dan kita mencoba membuat konektor masker untuk wanita yang memakai hijab. Kita jual di marketplace, Instagram dan Facebook sehingga omzet pun melejit.”


Dalam acara tersebut, Linda berbagi tips and trick untuk para UMKM agar sukses dalam bisnisnya. 


“Jangan malas untuk buat konten. Kita harus memiliki diferensiasi dan tentunya original. Yang terakhir yaitu, jangan anggap kompetitor jadi lawan, tetapi jadikan motivasi bahkan teman kolaborasi."


Nah bener tuh tentang jangan menganggap lawan usaha sebagai kompetitor. Jadikan mereka sebagai teman usaha yang saling mendukung. Jadi bisa saja kan saat kita banjir orderan dan tak mampu melayani, bisa memberikannya kepada kompetitor. Lebih baik menjaga kualitas produk agar orderan tetap ada. Kompetitor yang baik juga akan melakukan hal sama kelak ketika mereka kelebihan orderan dan tak mampu memenuhinya.


JNE dan UMKM Berkolaborasi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Pasca Pandemi

Yang tak ketinggalan saat acara juga ada sesi sharing dari pihak JNE. Herry Herbowo menjelaskan bahwa JNE mendukung UMKM Cilegon untuk terus berkembang. JNE Cilegon menghadirkan beberapa program untuk para UMKM dan masyarakat sekitar.


“JNE adalah perusahaan yang didirikan oleh anak bangsa, mengusung tagline Connecting Happiness, kita tidak hanya mengantar saja tapi juga memberikan kesempatan kolaborasi bagi UMKM setempat”.




Dalam acara tersebut, Herry juga menjelaskan bahwa JNE Cilegon sering mengadakan program CSR. Apa aja sih yang udah dilakukan selama ini? Program CSR dari JNE selama ini adalah pembangunan rumah, wakaf Al Quran, memberikan bantuan saat ada bencana, dan juga ada yayasan asrama.


JNE tidak hanya mendukung dalam hal ekspedisi. Namun JNE Cilegon selalu berusaha mendukung pemilik UMKM untuk meningkatkan penjualannya. JNE Cilegon menyelenggarakan Goll..Aborasi, seperti trading house, digital marketing, serta kegiatan lainnya. Kegiatan ini berkolaborasi dengan seller dan akan terus berinovasi serta tak lupa akan tetap melihat potensi yang ada. Wah seneng ya UMKM mendapat dukungan positif dari jasa ekspedisi dengan program ini.


Yang perlu sahabat ketahui, JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Cilegon ini bukan acara pertama yang dilakukan JNE. Cilegon menjadi kota ke-sembilan dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online. 


Dan yang tak kalah penting, JNE Ngajak Online 2022 ini bakal dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Cilegon, roadshow ini hadir di Kota Pasuruan pada 19 Mei 2022 lalu. Nah sahabat udah nggak sabar kan menanti gelaran seru di kota masing-masing? Catat ya tanggal JNE Ngajak Online 2022 - Goll..Aborasi Bisnis Online di kota sahabat. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Rabu, 25 Mei 2022

Aplikasi Youtap Solusi UMKM Mengembangkan Usaha
Mei 25, 2022 4 Comments

Assalamualaikum Sahabat. Saya pengen curhat nih setelah beberapa bulan mengelola usaha rumahan. Bagi sahabat yang berteman dengan saya di Instagram, ada beberapa post foto dan video tentang usaha pizza. Usaha ini memang baru saya mulai sekitar awal Februari. Lumayan juga sih awal penjualan bisa mencapai minimal 10 loyang tiap harinya.

 

Sebagai mantan pegawai bagian akuntasi salah satu perusahaan distribusi, saya menyadari kalo pencatatan keuangan itu ruh nya usaha. Jadi penting banget dilakukan agar kita bisa memantau arus kas masuk dan keluar. Pencatatan ini juga perlu dilakukan agar uang usaha dan pribadi tidak tercampur. 


Saya juga melakukan pencatatan ini tapi dengan cara manual, pakai agenda, hahahaa. Iya saya tahu sebenarnya udah banyak aplikasi pencatatan dengan mengakses via smartphone. Namun saya pikir, usaha yang baru dirintis apa susahnya sih dikerjakan pencatatan manual? Jadi ya begitu lah saya pun melakukan pencatatan manual aja. 


Ternyata melakukan pencatatan usaha milik sendiri beda ya dengan ketika menjadi karyawan. Karena untuk usaha ini saya lakukan semuanya mulai dari belanja bahan, menyiapkan adonan, hingga menyelesaikannya jadi pizza. 


Setelah itu malam hari saya mesti mengerjakan pencatatan keuangan. Kalo pekerjaan ini ditunda besok, bakal numpuk. Dan nanti lupa biaya apa aja yang udah dikeluarkan. Kalo untuk penerimaan uang nggak mungkin lupa karena ada catatan order pizza yang masuk. Hihiihii. 


Butuh Pencatatan Keuangan Yang Praktis, Apa Dong?

Yang baru saya tahu adalah salah satu aplikasi menarik yang ngebantu banget bagi pelaku usaha atau UMKM yaitu Youtap Indonesia. Nah Youtap Indonesia adalah asisten penjualan yang menawarkan berbagai solusi layanan digital untuk memudahkan pelaku usaha menjalankan aktivitas usahanya. Aktivitas usaha itu meliputi penerimaan transaksi hingga pencatatan keuangan. 


Youtap tidak hanya untuk UKM tertentu, tapi semua jenis mulai dari warung, usaha F&B, fashion, dan lainnya. Dan perlu kalian tahu Youtap juga memberikan layanan tersendiri untuk usaha dengan skala besar dan perusahaan.


Dengan visi hadir di setiap usaha untuk membantu dan memberdayakan pelaku usaha dalam pencapaian terbaik. Youtap Indonesia juga memiliki misi menciptakan dan memberikan layanan solusi digital terbaik dengan dukungan sumber daya manusia terbaik.


Nah untuk usaha kecil dan menengah, Youtap menyiapkan beberapa solusi atau berupa produk yang bisa digunakan. Seperti kasir digital, analisa penjualan, bahkan ada juga pembuatan program loyalty untuk pelanggan. Produk yang ada dalam Youtap bisa pemilik UMKM gunakan, antara lain :

Aplikasi Usaha


Aplikasi usaha Youtap Indonesa itu produk utama yang ditawarkan pada pelaku UMKM. Untuk kalian ketahui, Youtap Indonesia udah tersedia dalam bentuk aplikasi mobile. Kalian bisa unduh di PlayStore dan AppStore.



UMKM yang udah menggunakan Youtap Indonesa, dimudahkan dengan Fitur Kasir Online, Kalkulator Digital, Riwayat Transaksi, Cetak Struk Sekali Tap, Pembayaran QRIS dan Semua Cashless. 




Untuk registrasinya pun cepat banget, kalian cukup download dan hanya butuh waktu satu menit.


Youtap POS

Youtap tidak hanya menyediakan aplikasi mobile namun juga menghadirkan produk Youtap POS. Yaitu Aplikasi POS yang mendukung beragam fitur. Aplikasi POS Kasir lengkap dengan fitur Katalog Produk atau E-menu, yang cocok untuk usaha kalian bila bergerak di bidang F&B. 


Terdapat juga fitur Pembayaran Cashless, Laporan Penjualan, Penyesuaian Harga dan Pajak, serta fitur lainnya hanya dalam satu aplikasi. Menyenangkan banget ya bagi pemilik usaha.


Portal Usaha

Bagi kalian pemilik usaha yang tidak familiar mengerjakan pencatatan keuangan dengan aplikasi mobile, santuy yaa. Karena Youtap Indonesia juga menyediakan Portal Usaha berbasis website. 


Dari website ini pemilik usaha bisa mengakses Paket Usaha, sekaligus mendapatkan analisa laporan penjualan. Tidak hanya itu saja, pemilik usaha pun bisa mendapatkan laporan pembayaran dengan disertai grafik yang jelas. 


SNAP by Youtap

SNAP by Youtap adalah produk keempat untuk UMKM yang bisa digunakan untuk membuat program loyalty bagi pelanggan. Kemudahan membuat program loyalty untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dengan program promosi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha kalian.


Kemudahan Belanja Stok Bagi Pemilik UMKM



Bagi pemilik usaha yang masih pemula, mengelola usaha juga menjadi perjuangan tersendiri. Karena usaha kecil yang dikerjakan sendiri semuanya, dimulai dari pengadaan bahan atau belanja stok, proses penyortiran, proses masak bagi usaha F&B, dan kegiatan usaha lainnya. 


Dengan menggunakan aplikasi Youtap Indonesia, pemilik usaha mendapatkan banyak kemudahan. Bagi kalian yang masih bingung, bisa baca penjelasan dalam website Youtap. Ada artikel yang bisa dijadikan acuan untuk mengelola usaha.


Masih ragu dengan Youtap? Saya jelaskan lebih detil bagaimana Youtap Indonesia membantu kalian pemilik UMKM mengelola usahanya. Termasuk juga kemudahan belanja grosir online untuk penuhi stok kebutuhan usaha dengan praktis dan cukup di rumah atau tempat usaha.


Berikut ini keuntungan yang bisa dinikmati pemilik UMKM :

- Belanja stok makin mudah

Cukup dari rumah atau tempat usaha, kalian bisa melihat Daftar Produk lengkap dengan deskripsi dan informasi ketersediaan stok. Tinggal pilih jumlah produk yang kalian inginkan, cek keranjang, dan bayar dengan e-wallet atau m-banking apapun lewat QRIS Youtap.


- Proses cepat tanpa perlu keluar rumah 

Yang menarik kalian juga bisa membandingkan harga tanpa mesti mengunjungi pemasok satu persatu di tokonya. Kalian bisa melakukan pemesanan lebih mudah dan pengiriman cepat hanya dari ponsel. Pokoknya no ribet ribet banget deh.


- Riwayat Transaksi lengkap 

Setiap kalian melakukan transaksi belanja stok, ada fitur yang otomatis tercatat, secara lengkap dengan status transaksi yang ada. Fitur ini yang paling membantu bagi pemilik usaha seperti saya. Karena usaha yang baru dirintis kadang tuh kita ngga punya tenaga untuk mencatat atau menyimpan semua struk pembelian bahan. Ya karena nyaris semua pekerjaan usaha dilakukan sendiri meski ada yang ngebantu proses masak dan lainnya. Tapi untuk usaha kecil yang baru mulai, pencatatan keuangan biasanya dikerjakan si pemilik langsung.


- Langganan stok mingguan 

Keuntungan pemilik usaha belanja stok di Youtap, bisa mendapatkan proses pengiriman setiap hari langsung dari pabrik. Yang menarik adalah kalian bisa mendapatkan harga spesial serta tambahan promosi lainnya. Gimana, seru banget ya menggunakan aplikasi Youtap Belanja Stok.


Menarik ya keuntungan yang bakal pemilik usaha terima dengan belanja kebutuhan usaha di Youtap Belanja Stok. Nggak ada lagi ribet ninggalin usaha karena stok bahan habis dan mesti ke toko langsung. 


Saya baru download Youtap Indonesia tapi belum mulai belanja stok. Baru registrasi dan isi data, sambil melihat fitur belanja stok. Tapi saya udah melihat beberapa pilihan yang sesuai dengan kebutuhan usaha pizza yang tengah saya rintis. Seperti paprika, jamur, jagung manis, keju, oregano, dan lainnya. Saya tertarik belanja di sini karena harganya malah lebih murah dibanding di luar. 


Bakal lebih menghemat pengeluaran ya kalo belanja stok mingguan mendapat diskon. Dengan menghemat pengeluaran belanja stok, udah kebayang dong keuntungan penjualan bakal meningkat. 


Yuk sahabat yang tengah galau merintis usaha, takut dengan meningkatnya harga bahan kebutuhan usaha, gabung di Youtap Indonesia. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Jumat, 29 April 2022

Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan Saat Perjalanan Mudik
April 29, 2022 23 Comments

Halo assalamualaikum Bestie. Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, kayaknya banyak yang hatinya sedang berbunga-bunga. Dapat THR, udah ada kiriman hampers lebaran, belanja baju baru, sampai beli kue kering. 



Eh ada juga yang udah packing baju dan oleh-oleh untuk dibawa mudik? Ahhh senangnyaaa ya yang udah lama gak mudik ke kampung halaman. Alhamdulillah tahun ini bisa menikmati mudik meski tetap patuhi protokol kesehatan ya.


Saya ikut antusias meski nggak ngalami mudik ke tempat jauh dari kediaman. Karena saya dan suami kebetulan berasal dari satu kota yang sama. Otomatis orang tua kami yang sama-sama hanya tinggal ibu, juga berkediaman di kota yang sama dengan kami. Meski begitu pada hari H Lebaran, saya ngikut keluarga suami bertolak keluar kota usai shalat Idul Fitri untuk silaturahmi. 


Jarak perjalanan tidak sampai 2 jam dengan catatan arus lalu lintas lancar. Karena ternyata saat mudik tahun berapa gitu saya agak lupa, kami membutuhkan waktu hingga 4 jam baru sampai ke rumah famili keluarga ibu  mertua. Hmm, kebayang kan dua kali lipat waktu yang kami butuhkan untuk perjalanan di kota yang sama.


Tips Jaga Kebersihan Area Kewanitaan Saat Mudik

Meski perjalanan mudik saya nggak begitu jauh, tapi saya selalu mengantisipasi bila terjebak macet seperti pengalaman beberapa tahun yang lalu.

 

Salah satunya adalah menjaga kesehatan area kewanitaan saat kita dalam perjalanan mudik. Baik kota tujuan itu jaun atau dekat, saya menganggap penting untuk menjaga kebersihan area kewanitaan.


Perjalanan yang membutuhkan waktu berjam-jam bikin area kewanitaan menjadi mudah lembab. Terlebih bila kita mampir beberapa kali untuk buang air kecil di toilet umum. Ada yang perlu kalian perhatikan agar area kewanitaan tetap terjaga kebersihannya. Ada juga beberapa perempuan yang enggan ke toilet ketika dalam perjalanan. Belum lagi dengan cuaca yang tidak menentu, kadang hujan dan panas matahari bergantian. 


Ketika kita duduk berjam-jam di dalam mobil, area kewanitaan menjadi lembab. Apalagi bila kalian sedang dalam keadaan menstruasi. Kebersihan area kewanitaan wajib sekali dijaga untuk mencegah tumbuhnya bakteri atau jamur yang nantinya bisa menyebabkan infeksi.


Jalan terbaik ketika dalam perjalanan jauh, sering lah mengganti celana dalam. Terutama setelah buang air kecil yang resikonya area kewanitaan menjadi lebih lembab. Yang perlu diperhatikan juga, pilih toilet kering. Apabila hanya ada toilet yang seadanya dan terlihat tidak bersih, lebih baik guyur permukaan dudukan toilet dengan air. Saya biasanya menggunakan tisu basah juga untuk menghindari area kewanitaan terkontaminasi dengan bakteri yang tertinggal di dudukan toilet. 


Sebenarnya saya dan keluarga beberapa kali pernah road trip di Pulau Jawa, ke Bali, dan ke Pulau Sumatra. Karena memang saya dan suami itu lebih menyukai perjalanan darat yang memungkinkan kami bisa kulineran dan jelajah wisata setempat. Sehingga pengalaman selama di perjalanan ini udah terbiasa bagi saya, perempuan sendiri di antara tiga laki-laki di rumah.


Dari pengalaman road trip sebelum pandemi, pemilihan sabun khusus untuk membersihkan area kewanitaan menjadi hal penting. Karena kita tidak disarankan menggunakan sabun sembarang seperti sabun mandi yang biasanya mengandung parfum.


Berikut ini beberapa produk yang aman untuk menjaga kebersihan area kewanitaan :

1. Betadine Feminine Wash

Biasanya saat dalam perjalanan, perasaan tidak enak di area kewanitaan karena lembab bikin kita malas ke toilet. Justru ini hal salah karena kita mesti menjaga area kewanitaan agar bebas dari rasa lembab. 

Betadine Feminine Wash Foam dengan dua pilihan varian memberikan kesegaran lebih lama di area kewanitaan. Wash foam nya juga menjaga keseimbangan pH dan bakteri baik. 

Betadine Feminine Wash Foam dengan formulasi dari bahan alami :

- Prebiotik dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bakteri baik, serta menghalangi pertumbuhan bakteri jahat.

- Formula alami Tri-Care memberikan perlindungan harian dari gejala yang tidak diinginkan yang menyebabkan ketidakseimbangan pH pada area kewanitaan.

- Immortelle, dikenal juga sebagai ‘bunga abadi’ yang mengandung antioksidan alami yang membantu meningkatkan kelembapan alami pada kulit.


2. Betadine Feminine Wash Natural 



Produk perlindungan ekstra ini biasanya saya gunakan ketika menstruasi. Bayangkan kalo dalam perjalanan road trip kita mengalami menstruasi. Ada rasa nggak nyaman pastinya di daerah kewanitaan. Pengennya sering ganti pembalut dan celana dalam. 


Betadine Feminin Wash Natural ini terdiri dari dua varian. Memberikan perlindungan ekstra yang menutrisi dan membantu menjaga kekencangan area kewanitaan. Dengan formulasi ekstrak daun sirih yang memberikan perlindungan dan prebiotic untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik. Kombinasi keduanya memberikan perllindungan ganda untuk membantu mencegah bau tak sedap, gatal dan masalah di area kewanitaan.


Bahan lainnya yaitu Prebiotik dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bakteri baik, serta menghalangi pertumbuhan bakteri jahat. Sejak dulu daun sirih dikenal sebagai antiseptik alami dan dipercaya secara turun-temurun untuk membersihkan area kewanitaan dan melindungi dari masalah di area kewanitaan.


3. Betadine Feminine Wipes

Produk Betadine Feminime Wipes ini sangat pas untuk teman perjalanan atau traveling kalian. Atau ketika kalian beraktivitas di luar rumah karena praktis.

BETADINE Feminine Wipes dengan perlindungan lembut dari Immortelle dirancang khusus untuk kebutuhan area kewanitaan. Produk ini mampu menutrisi dan mendukung pertumbuhan bakteri baik dan memberi perlindungan alami area kewanitaan.


Sebenarnya kalo udah membawa 2 dari 3 produk Betadine di atas, sudah cukup bagi saya. Rasanya sepanjang perjalanan bakal terasa nyaman tanpa pikiran nanti ke toilet gimana, dan sebagainya. Ingat ya jangan menahan buang air kecil agar tidak merasa anyang-anyang atau perasaan ingin kencing tapi tidak ada yang keluar. Ini merupakah salah satu gejala penyakit ISK. Jangan sampai mudik menjadi momen yang menyebabkan kalian mengalami gangguan infeksi saluran kemih (ISK). 


Saya sudahi dulu cerita pengalaman saat road trip dengan menjaga kebersihan area kewanitaan. Selamat mudik, semoga perjalanan kalian lancar dan selamat tiba di tujuan masing-masing. Selamat berkumpul dengan keluarga dan orang tersayang. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Senin, 25 April 2022

Berkah Berbagi Kebaikan Pada Bulan Ramadan Bersama JNE
April 25, 2022 21 Comments

Assalamualaikum Sahabat. Masih dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, saya pengen cerita. Curhat saya kali ini tentang pengiriman barang jualan milik ipar. Ramadan ini banyak juga pesanan barang yang masuk via japri gitu. Tapi ada juga sih yang pesan melalui toko online warna ijo dan orange. 




Sebagai kakak, ikut seneng sih kalo dagangan ipar laku keras. Karena saya tahu perjuangan dia sejak sebelum nikah tuh jadi penjual keliling gitu. Kan jaman dulu belum ada smartphone canggih dan sosial media. Jadi ya kalo mau jualannya laku mesti keliling gitu. Dan dia udah berani buka lowongan di media lokal untuk mencari karyawan. 


Usaha Kecil Menjadi Besar Karena Suka Berbagi

Dan sekarang usahanya udah berkembang pesat. Adik ipar udah punya reseller di berbagai kota, terutama di Semarang. Awal tahu perkembangan usahanya yang melesat, kami sekeluarga cukup takjub. 


Apalagi adik ipar ini sering dapat hadiah semacam bonus gitu dari jasa pengiriman. Boleh dibilang itu tanda dia sering menggunakan jasa pengiriman. Ya sih, karena saya pernah lihat dengan mata kepala sendiri dalam sehari itu ada 200 bungkus pesanan yang sedang diproses pengirimannya. Bahkan driver jasa pengiriman sampai jemput ke gudang adik ipar dan ngebantu menghitung jumlah barang.


Beberapa kali saya mengetahui gimana perjuangan adik ipar untuk membesarkan usahanya. Salah satunya adalah dengan memberikan reward pada reseller yang berhasil mencapai target penjualan. Reward nya bisa dalam bentuk voucher nginap di hotel, jalan-jalan ke beberapa tempat wisata di kota terdekat, bahkan ada yang pernah diajak jalan-jalan ke luar negeri.


Dan dari ibu mertua pula saya tahu kalo adik kami ini suka berbagi. Memang saya sendiri juga beberapa kali mendapatkan kiriman makanan atau oleh-oleh tiap kali sepulang dia jalan-jalan. 


Dia juga senang menyisihkan hasil dari keuntungan penjualan setiap bulan untuk diberikan di berbagai yayasan. 


"Saya belajar dari Ibu, uang itu tidak ada artinya kalo hanya kita yang nikmati. Harus dibagikan juga untuk keluarga, tetangga, ataupun orang-orang yang membutuhkan atau belum beruntung,"


"Saya hanya beruntung mendapat titipan harta berlebih, sebagian adalah milik orang lain, Mbak," 


Penuturan adik ipar ini yang membuat saya meyakini, apa yang dilakukannya menjadi berkah tidak saja untuk dirinya tapi juga untuk orang-orang terdekatnya.


Ramadan Berkah bersama JNE 

Pada bulan Ramadan tahun ini, omzet penjualannya meningkat seperti tahun sebelumnya. Pandemi yang terjadi memang mempengaruhi omzet penjualan. Namun tidak banyak dan dia menganggap hal biasa bila terjadi penurunan tanpa menyalahkan pandemi. 


Kesenangan berbagi pun dia wujudkan pada Ramadan tahun ini dengan membuat paket ramadan berkah. Promosi penjualan paket Ramadan Berkah yang dilakukannya membuahkan hasil. Reseller nya menuai omzet meningkat pesat. Awal Ramadan saja pesanan yang masuk via japri Whatsapp bertubi-tubi. 




Nggak salah sih karena biasanya memang banyak kalangan yang membuat hampers untuk dibagikan pada pelanggannya. Perusahaan juga memberikan hampers untuk kliennya. Dan jualan adik ipar yang berupa wadah atau peralatan dapur berbahan plastik emang udah dikenal oleh ibu-ibu. Ramadan selalu menjadi bulan penjualan terbaik karena kebutuhan yang meningkat dari konsumen.


Momen istimewa tentu menjadi alasan bagi ibu rumah tangga yang ingin menyajikan sesuatu yang berbeda. Hal ini yang menjadikan omzet penjualan produk pun meningkat.


Ada kabar menarik nih, JNE pun ikut berbagi keberkahan pada Ramadan 2022 dalam bentuk kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan tujuan untuk memberikan manfaat kebaikan pada masyarakat yang lebih luas. Dan manfaat ini berwujud program promo gratis ongkir dengan kerja sama beberapa brand. Ada juga promo diskon ongkos kirim Reguler, yang terdiri dari 40% dari dan tujuan seluruh Pulau Jawa, 25% dari JNE Mataram dan 35% dari seluruh JNE Regional Kalimantan. Promo diskon ongkir Reguler ini berlaku pada 21 - 30 April 2022 ke seluruh tujuan di Indonesia.




Yang menarik ada juga program Berkah Ramadan bersama Ivan Gunawan, yang diwujudkan JNE dengan menggelar acara memperingati Hari Kartini pada tanggal 21 April 2022 kemarin. 



Program ini mengundang peserta perempuan yang menang dan terpilih di sosial media JNE. Mereka hadir dan mengikuti acara spesial makan malam dan mendapatkan beragam produk gratis dari desainer kenamaan Indonesia tersebut.


Berbagai Kolaborasi Berkah Ramadan JNE 

Sementara itu JNE berkolaborasi dengan Yayasan Bina Insani Gemilang dan PT. Halal Export Indonesia (HEI) menggelar booth di Masjid Istiqlal Jakarta. Acara yang mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) naik kelas ini diadakan dalam wujud Istiqlal Halal Expo pada tanggal 15 - 24 April 2022. Dalam kesempatan tersebut diadakan Program Berkah Ramadan yang bertujuan untuk memudahkan pengiriman paket ke seluruh Indonesia. Tujuan yang utama adalah sekaligus memperkenalkan beragam produk unggulan UKM pada masyarakat lebih luas.


Ada juga program Berkah Bersama Cosmo JNE Futsal Club. Program ini menggelar pertandingan Main Bareng (Mabar) fun futsal bersama pemain Cosmo JNE FC melawan netizen yang terpilih. Netizen yang beruntung ini terpilih setelah melalui proses penyaringan di sosial media @jne_id dan @cosmojne pada tanggal 20 April 2022. 


Foto diambil dari akun IG @jne_id


Acara yang merupakan wujud silaturahmi dan buka puasa bersama seluruh pemain, manajemen, dan official tim. Tentu berkat prestasi yang berhasil diraih dengan menududuki papan atas Liga Futsal Profesional Indonesia di putaran pertama. Hmmm, menarik banget nih acaranya.


Yang menarik adalah Kejutan program Ramadan lainnya bagi para member JNE Loyalty Card (JLC). Yaitu member JLC yang ingin berbagi rezeki kepada sesama, bisa menukarkan poin JLC untuk berdonasi melalui Rumah Zakat. 


Selain itu juga terdapat aktifitas di social media JNE yang ditujukan pada #MemberJLC baru untuk mendapatkan merchandise menarik dan e-voucher JNE sebesar Rp. 200.000. Dan ada juga diskon sampai 13% kiriman JNE Trucking (JTR) dalam Program Ramadan Hemat dari Jakarta ke Jabodetabek. Tentu ada syarat maksimal berat paket 10 kg dan kiriman 10 Resi/hari. Hayuk bisa nih digunakan untuk menghemat pengeluaran usaha kalian selama bula Ramadan.


Kalo saya tertarik dengan Program aktivasi giveaway di sosial media JNE. Yaitu Kuis JNE Ramadan Games si JONI yang turut menyemarakan bulan Ramadan kali ini. Apalagi kuis ini berhadiah menarik, yaitu ada hadiah peralatan rumah tangga, fashion dan lainnya. 


Yang makin bikin ngiler tuh adanya kolaborasi giveaway dengan brand @mandjha.ivangunawan, @khalif_menswear @zoyafashiohijab. Ada juga kolaborasi menarik lainnya, yaituh JNE X Bening’s Klinik. Yang membagikan hadiah layanan treatment skincare dan konsultasi gratis bagi 10 pemenang terpilih yang dilaksanakan dari 18 - 22 April 2022. Yuhuuu, siapa yang nggak mau dapatin hadia untuk treatment ini, bestie?!


JNE juga peduli agar gimana caranya pelanggan dapat mengelola keuangan dalam belanja selama bulan Ramadan dan mengatur THR dengan baik. Yaitu diadakannya program bincang santai melalui instagram live JNE. Bincang santai ini menampilkan perencana keuangan Lolita Setyawati,CFP.  



Dalam kesempatan tersebut Bapak Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE menyampaikan :

Di momen Ramadan dan Idul Fitri 2022, semangat berbagi ini diharapkan dapat meningkatkan kebutuhan pengiriman paket. Oleh karena itu, dengan tagline Connecting Happiness, JNE pun ingin berbagi melalui berbagai program menarik. Kali ini pelanggan setia dapat semakin mudah dan nyaman dalam mengirimkan paket ke seluruh Indonesia. JNE pun memberikan dukungan nyata kepada para online seller atau UKM di momen spesial ini dengan beragam program 


Langkah positif yang dilakukan JNE ini menilik pengelaman tahun sebelumnya. Yaitu jumlah pengiriman JNE pada peak season seperti Ramadan dan Idul Fitri, akan mengalami peningkatan di atas 30-50%. 


Dan mengantisipasi kenaikan omzet ini, JNE telah melakukan berbagai antisipasi dan persiapan seperti, penambahan di sektor SDM dan armada. Penambahan dari jumlah karyawan yang saat ini berjumlah lebih dari 50 ribu orang. JNE juga memastikan titik-titik layanan, khususnya Kantor Pusat dan Kantor Cabang di kota-kota besar setiap provinsi dapat melayani kebutuhan pengiriman pelanggan selama 24 jam. 


Hmm, pantas aja ya pengiriman paket yang diterima pelanggan pun bisa melebihi jam kantor biasa. 


Saya pernah menerima kiriman paket dari pembelian barang di salah satu toko online saat menjelang buka puasa. Masya Allah rajin banget kurir JNE, batin saya kala itu. Sayangnya saya tidak sempat membungkuskan takjil untuk babang kurir karena beliau ingin segera melanjutkan pekerjaannya. Semoga berkah atas semua kerja semangatnya ya. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Senin, 04 April 2022

Bikin Roti Manis Tanpa Mixer, Hasilnya Lembut dan Empuk
April 04, 2022 28 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Kesukaan saya pada aktivitas di dapur sejak pandemi justru menciptakan resep baru. Saya lupa nyontek resep milik chef siapa, karena waktu pertema belajar baking dari media cetak. Seperti majalah dan tabloid di bagian kuliner atau masak selalu disisipkan resep. Nah saya seringnya ngambil resep dan menuliskannya di buku agenda. 

Saya juga dulu sering mengumpulkan resep dengan cara menggunting dan menempelkannya untuk dijadikan kliping. Masya Allah, kenangan banget kegiatan ini. Suka ngumpulin tapi masaknya entah kapan, hahahaa. Adakah yang punya pengalaman sama? Ahh kita satu generasi nih.

Kalo sekarang suka screen capture resep dari Instagram atau website dan entah kapan pula mau eksekusi resep menjadi masakan. Duhhh malu deh jadinya.

Kalo roti manis yang pernah saya bikin dan tuliskan resepnya di blog ini, saya nyontek di youtube. Dari percobaan itu, hasilnya bikin saya pengen mengulang baking. Karena memang hasil roti kurang empuk meski berserat. Meski sebenarnya rasa roti udah enak dan kalo langsung dinikmati itu kayak roti yang beli di bakery.

Udah berserat dan empuk
tapi tampilan kurang menarik

Yang saya kurang puas adalah ketika didiamkan dan disimpan di toples permukaan roti agak kering. Karena pengen sukses bikin roti seperti di bakery, saya ulang lagi dengan bahan yang ditambah atau dikurangi.

Silakan baca di sini :

Resep Roti Manis Isi Pisang dan Sosis


Setelah saya kurangi dan menggantikan dengan bahan lainnya, saya bikin roti manis terbaru. Jadi resep roti manis yang sekarang ini udah saya coba bikin hingga 4 kali. Semoga teman-teman yang ingin re-cook resep roti manis ini juga mendapatkan hasil yang sama.


Berikut ini resep roti manis yang saya bikin tanpa menggunakan mixer, tidak perlu ulen tangan lama, tapi hasilnya tetap lembut dan empuk. Saya cukup aduk adonan menggunakan spatula.


Resep Roti Manis

Bahan A :

2 butir telur

9 gram ragi instan (khusus untuk roti)

275 ml air hangat kuku

25 gram Susu bubuk

100 gram Gula pasir


Bahan B :

550 Terigu protein tinggi

1/4 sdt Garam

Tempatkan bahan B di wadah dan aduk hingga tercampur rata, sisihkan.

2 sdm Margarin/mentega

Bahan pelengkap :

Coklat batang/meses

Sosis, mayones, saus pedas

Pisang raja, goreng di teflon hingga muncul aroma wangi

Atau sesuai selera untuk isiannya roti manis ya.




Cara membuat :

1. Dalam wadah masukkan air hangat, susu bubuk, gula, aduk rata (bahan A).

2. Tambahkan ragi, aduk dan sisihkan. Tutup wadah rapat. Diamkan selama 10 menit.

3. Setelah 10 menit, cairan akan mengembang. Itu artinya ragi udah jadi dan siap digunakan. Tambahkan telur, aduk rata. Bahan A siap dicampurkan ke Bahan B.

4. Masukkan cairan (bahan A) ke dalam bahan B (garam dan tepung). Aduk dengan spatula, tidak perlu dengan tenaga, santuy aja.

5. Aduk hingga tercampur rata dan tidak perlu diuleni. Biasanya saya aduk dengan spatula selama kurang lebih 10 atau 15 menit. Hingga adonan menjadi kalis, tandanya adalah dengan meregangkan adonan dan tidak robek.

Tapi kalo kalian ingin menguleni dengan tangan, silakan. Basahi tangan dengan minyak goreng. Sepanjang proses ulen, jangan khawatir bila adonan lengket. Jangan ditambah tepungnya. Cukup kasih minyak di tangan.


6. Diamkan adonan dan tutup dengan plastik selama 35 menit.

7. Setelah 35 menit adonan mengembang hampir dua kali lipat, kempiskan. Adonan bisa dibentuk sesuai selera.

8. Timbang agar bentuk dan ukuran bisa sama. Untuk ukuran dan bentuk juga terserah ya, sesuai keinginan kalian.



9. Bentuk bulatan terlebih dulu dan diamkan lagi sebelum diisi selama 20 menit. Setelah 20 menit bentuk sesuai keinginan.



10. Diamkan setelah dibentuk. Olesi dengan susu cair atau kuning telur. Oven dengan suhu 185° selama 20 menit menggunakan api atas dan api bawah. Tambah 10 menit dengan api bawah. 

Roti siap disajikan untuk kudapan istimewa. Rasanya enak, tekstur lembut dan empuk. Dijamin keluarga pasti suka dan jadi cemilan favorit.




Oia saya menggunakan oven tangkring untuk proses pemanggangan roti ini, sahabat. Karena untuk kapasitas yang dibutuhkan cukup besar. Oven listrik saya kecil, jadi nggak bisa digunakan proses pemanggangan sekali jadi, bila membuat roti dengan ukuran adonan seperti resep di atas. 


Mudah banget bikin roti manis yang empuk dan lembut. Nggak ada alasan kalo di rumah kalian nggak punya mixer. Karena proses pembuatan juga cuma diaduk. Kalo sahabat punya saran untuk pembuatan roti, boleh kasih komentar ya. Sampai jumpa dalam sharing resep berikutnya. Wassalamu'alaikum.

Reading Time:

Jumat, 25 Maret 2022

Merintis Usaha Pizza Homemade Dengan Modal Minim
Maret 25, 2022 9 Comments

Naumi Pizza Semarang


Assalamualaikum Sahabat. Siapa yang selama pandemi baru mulai merintis usaha? Awal pandemi sekitar Maret 2020, ah berasa udah lama ya, dua tahun kita di situasi yang tidak biasa. Ketika waktu berjalan dalam kondisi tidak normal dan warga diharuskan beradaptasi secara cepat. Perusahaan mulai terdampak usahanya dan mengambil kebijakan pengurangan karyawan.


Adik saya dan tetangga ada yang terdampak karena akhirnya pertengahan tahun 2020 itu di-PHK. Namun ada hikmahnya juga karena dia mulai merintis usaha jualan. Apa aja yang bisa mendatangkan rejeki halal, dia jual. 


Saya pernah menceritakannya di blog ini kalo adik saya berjualan burung. Dia ternak burung dan menjualnya saat udah usia remaja. Kemudia adik saya ini juga punya usaha lain yaitu kursus baca Al Quran dan Baca Tulis untuk anak usia 6 tahun. Untuk persiapan masuk sekolah dasar.


Justru dari usaha ini mendatangkan penghasilan yang melebih gajinya saat  masih kerja sebagai supervisor di pabrik meubel. Masya Allah, selalu ada hikmah di balik musibah ya.


Merintis Usaha Saat Pandemi

Saya melihat banyak kenalan yang begitu kena PHK langsung memulai usaha. Nampaknya karena sebelum di-PHK ada pemberitahuan sebelumnya, jadi mereka udah mulai riset usaha. 


Memang untuk mulai usaha baru setelah sekian lama berada di zona nyaman, butuh riset. Riset yang sederhana aja, nanya dan cari tahu produk barang atau jasa apa yang tengah dibutuhkan saat pandemi. Ada kan yang tadinya berstatus ibu rumah tangga, begitu pandemi bisa punya usaha produksi masker kain. Ada juga yang jualan masker secara online atau pun menggunakan motor keliling gang. Atau ada pula penjual masker yang mangkal di pinggir jalan.


Apapun usaha yang dilakukan sejak pandemi telah mampu untuk menjadi pemasukan keuangan. Dan ini banyak dilakukan oleh sebagian besar orang yang ingin tetap berjuang di tengah musibah global. Karena saat itu tidak ada yang tahu kapan pandemi bakal selesai. Yang berjuang dan bertahan di tengah pandemi tentu tak ingin kalah dengan kondisi saat itu. Tidak ada kepastian kapan bisa bekerja kembali di tempat semula atau menemukan perusahaan baru. Karena banyak perusahaan yang kolaps di tengah pandemi.


Saya salut pada keberanian mereka yang banting setir dan melirik usaha mandiri. Karena tidak mudah untuk membuang kenyamanan. Namun keterpaksaan yang membuat mereka mampu melakukan hal itu.


Dari Hobi Jadi Duit

Nah, mulai pengen ya punya usaha sendiri dan nggak jadi karyawan sampai tua, kan? Saya yang udah ngalami jadi karyawan selama 25 tahun ngerti banget suka duka jadi karyawan. 


Suami saya kerja jadi pegawai cukup lama juga, tapi belum mencapai waktu yang melebihi saya. Dia kerja mulai tahun 1988 dan resign tahun 2001 karena ingin memulai usaha sendiri. Bertahan sebagai pemilik usaha renovasi dan konstruksi, tanpa bermodal ijazah. Hanya pengalaman dan kepercayaan menjadi modal utama suami menekuni usaha ini sampai sekarang.


Namun tak ada usaha yang lancar mulus kayak jalan tol. Apalagi tidak ada modal bantuan dari pihak manapun. Hanya tekad, niat, dan doa untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang menjadi tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Hingga tahun lalu, setelah lebaran suami hanya mendapatkan pekerjaan dengan nilai kontrak kecil.


Saat itu saya masih belum tergerak untuk ikut punya usaha. Suami masih ada pekerjaan meski keuntungan tidak banyak. Cukup lah untuk belanja. Sementara kebutuhan rumah tangga lainnya bisa dipenuhi dari simpanan dana darurat. Apalagi saya juga masih ada job nulis ataupun influencer. 


Namun sebenarnya sejak lama saya ingin punya usaha di rumah. Nggak perlu sewa bangunan ataupun lahan di minimarket. Jualan barang online bisa dilakukan dari rumah, itu yang ada dalam pikiran saya.


Sampai suatu hari suami mengusulkan pada saya untuk jualan telur aja di rumah. Kami punya kenalan pemasok telur. Kebetulan kami punya kios kecil di pasar yang disewa oleh pemasok telur. 


Namun ketika kami berniat memesan telur, si ibu pemasok bilang harganya sedang tak menentu. Ya udah kami menurut diminta nunggu seminggu lagi. Ternyata saat itu harga telur naik tajam. Pemasok banyak yang mengambil barang secukupnya. Mereka hanya memenuhi pesanan rumah makan atau pengecer. Dan hanya menyisakan sedikit untuk dijual di warung. 


Saya sendiri akhirnya meminta suami jangan usaha jualan telur. Takutnya rugi karena harga pasar yang masih tidak menentu. Kami bertahan dengan mengambil dana darurat. Modal yang dimiliki suami akhirnya disimpan dulu.


Meski begitu saya tetap memutar otak usaha apa yang paling dibutuhkan saat pandemi. Menurut keyakinan saya, kuliner itu salah satu usaha yang mampu bertahan saat pandemi. Namun suami saya tidak setuju dengan pilihan saya. Alasannya nanti saya malah kecapekan, takutnya jadi sakit. 


Saya sendiri memang suka masak, beberapa kali juga bikin nasi berkat ketika butuh untuk acara keluarga. Waktu anak-anak masih kecil, saya selalu bikin sendiri jajanan untuk mereka. Atau ketika ada arisan atau pengajian, baik Snack box maupun suguhannya, selalu saya masak sendiri. Ya pasti ada yang bantuin untuk beberes atau prepare seperti motong sayuran. Tapi saya jarang banget pesan, kecuali saat aqiqah anak-anak saya. Ya iya lah, abis lahiran masa mau masak sendiri untuk hajatan. Hahahaa.


Dan sajian masakan saya selalu mendapat pujian dari kerabat atau tetangga. Mereka suka dan bebeberapa kali bertanya, mengapa tidak menerima pesanan?


Saya sejak lama pengen punya catering namun suami tidak pernah setuju. Karena pekerjaan ini membutuhkan komitmen yang luar biasa. Bukan hanya modal materi tapi juga pikiran dan fisik.


Saya pernah punya usaha jualan lumpia dan pisang coklat. Saya titipkan di 5 warung dan toko. Salah satunya adalah toko yang ada usaha sampingan menjadi agen travel dan pool bus. Penjualan lumpia saya di toko ini lumayan laris. Jarang ada lumpia tersisa. Kalo pun masih ada paling sebiji atau dua biji. Lumayan sih ada tambahan pemasukan uang dan menambah tabungan saya di bank.


Namun saya tak lama melakukan usaha ini karena anak-anak yang masih kecil butuh perhatian. Saya juga saat itu masih menjadi karyawan di perusahaan distributor barang impor. Rasa lelah sepulang kerja dan masih harus menyiapkan bahan untuk bikin lumpia dan pisang coklat sungguh menyita waktu. 


Padahal peran saya masih dibutuhkan untuk nemenin anak-anak belajar. Ya saya harus ngajari anak-anak belajar di rumah karena mereka tidak mau ikut kursus tambahan pelajaran. Jadi kalo ibu-ibu saat pandemi menjadi guru di rumah, saya udah melakukan hal sama meski hanya sejam. Anak-anak merasa nyaman diajari oleh ibunya dibanding ikut kursus di luar rumah.


Usaha Dari Rumah Dengan Modal Minim

Nah kembali saya terpikir ingin usaha kuliner. Saat ini saya udah resign dari tempat kerja, nyaris udah 8 tahun. Meski ada job nulis, tapi saya merasa butuh punya jaring pengaman untuk keuangan keluarga. 


Saya dan suami adalah pekerja mandiri. Kami tidak memiliki tabungan pensiun. Jadi memang harus pintar mengatur keuangan keluarga. Untuk urusan pendidikan anak-anak, alhamdulilah kami sudah tidak memikirkan lagi. Si sulung udah bekerja, adiknya juga. Si bungsu ini sejak bekerja inginnya bisa bayar kuliah sendiri. Atau membantu sedikit dari total uang semesteran. Mungkin mereka ingin meniru langkah bapaknya yang kerja sambil kuliah. 


Jadi kebutuhan terbesar memang untuk rumah tangga kami, juga membantu ibu serta adik bungsu yang juga tidak punya penghasilan tetap. Saya dan suami insya Allah ikhlas membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi kami tinggal berdekatan. Dan kami memang sejak lama sudah menjadi penanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan bapak ibu saya. 


Kembali pada keinginan saya untuk usaha kuliner. Akhirnya suami setuju saya memulai usaha kuliner. Dengan catatan saya tidak boleh kelelahan. Saya tidak boleh ngoyo, begitu istilah yang dikatakan suami. 


Saya pun memutar otak usaha kuliner apa yang tidak bikin saya cepat lelah. Hahahaa. Ada-ada aja sih syarat suami saya.


Akhirnya saya memutuskan untuk jualan pizza. Baking adalah kecintaan saya. Terutama sejak pandemi, tidak  bisa traveling, mesti di rumah terus. Bikin saya menyibukkan diri dengan lebih banyak merawat tanaman dan masak di dapur. 


Kegiatan di dapur ini lah yang bikin saya rajin mengasah kembali ketrampilan baking. Karena sejak anak-anak punya kesibukan di sekolah, dan suami juga sering keluar kota untuk urusan kerja, saya jarang baking. Bahkan urusan masak pun kadang juga diambil alih oleh catering langganan. Karena tidak setiap hari saya masak untuk keluarga. 


Nah sejak pandemi, anak-anak mulai di rumah terus. Suami alhamdulilah dapat pekerjaan juga di kota sendiri. Jadi saya mulai lagi masak untuk keluarga. Dari resep lama hingga resep baru saya coba. 


Bestik Ayam


Roti Manis untuk Snack
Roti manis untuk Snack box 
buatan saya

Termasuk bikin cemilan, dari jajanan tradisional hingga fushion food. Dari tahu walik,  cireng, pempek, hingga baguette. Ada yang saya ulangi lagi karena keluarga suka. Kadang saya pun berbagi hasil masak atau baking dengan kerabat. Mereka kebanyakan bilang, mengapa nggak jualan aja sekalian? 


Nah di sinilah akhirnya saya memutuskan untuk memilih salah satu cemilan yang paling sering saya buat. Pizza menjadi pilihan karena bikinnya gampang, praktis dan bisa disimpan. Untuk dijual, saya tidak harus repot membuat adonan dari awal. Saya bisa bikin dough atau adonan dulu, kemudian dioven sebentar. Kemudian saya simpan di freezer untuk persediaan bila sewaktu-waktu ada pembeli.


Rencananya begitu. Namun takdir bicara lain. Ketika memutuskan usaha jualan pizza produksi homemade, saya udah siap kalo pembeli susah kami dapatkan. Jadi saya nggak sedia adonan setengah matang. 


Usaha produksi pizza juga bagi saya tidak butuh modal gede. Peralatan sebagian besar menggunakan yang udah ada di dapur. Hanya perlu menambah beli loyang pizza lagi beberapa buah. Untuk beli bahan pizza juga tidak butuh modal banyak. Belanja bahan pizza awalnya saya mengeluarkan uang tidak lebih dari 300 ribu. Udah lengkap termasuk box pizza. 


Ini cerita usaha pizza Saya



Setelah menemukan harga pokok penjualan, saya lakukan langkah berikutnya yaitu tes pasar. Saya dan adik saya berencana mulai berjualan pizza Hari Sabtu tanggal 5 Februari 2022.


Namun takdir berkehendak beda. Hari Kamis usai saya bikin status di sosial media, dari Instagram dan WhatsApp, masuk lah beberapa orderan pizza. Awalnya seneng dong, ternyata ada calon pembeli yang merespon. Bahkan ada yang nggak mau nunggu hari Sabtu. Tiga pembeli awal ini minta dibuatkan pizza untuk hari Jumat. Dan ini testimoni beberapa konsumen pizza homemade.


Testimoni konsumen Naumi Pizza


Dengan semangat saya pun menerima pesanan pertama tersebut. Saya menyanggupi karena bahan pembuat dough dan toping sudah tersedia.


Hasil pizza penjualan hari pertama pun saya posting di status WhatsApp. Bertubi tubi pesanan masuk dan saya arahkan untuk hari berikutnya. Setiap hari minimal 10 loyang pizza ukuran diameter 24 dan 26 saya produksi. Saya dibantu adik saya yang tinggalnya masih di rumah ibu.


Pesanan ini masih mengalir hingga sebulan kemudian saya stop ketika kedua anak saya kena virus covid-19. Setelah sekian lama akhirnya keluarga saya kena virus ini. Anak sulung kena ketika kerja bareng salah satu lembaga pemerintah. Si sulung ini bekerja di lembaga nirlaba  yang tidak dapat saya sebutkan namanya. 


Sementara si bungsu ketahuan dari hasil tracing di tempat kerjanya yang rutin 5 hari sekali diadakan tes PCR. Akhirnya saya hentikan produksi pizza meski hasil tes antigen saya dan suami negatif.


Kemudian setelah 10 hari saya kembali memproduksi pizza lagi. Sebelum itu pada hari ketujuh setelah anak-anak positif covid, saya sempat bikin pesanan dari tetangga dan famili. Mereka tidak peduli meski kami masih isoman. Alasannya udah kangen, wkwkwkk. Ya sebenarnya hasil tes anak-anak juga udah negatif. Saya sendiri ingin istirahat setelah tiap hari baking. Mayan juga ya produksi setiap hari, bikin tubuh lelah ketika sore tiba.


Setelah libur pesanan yang masuk tak sebanyak sebelumnya. Saya tetap bersyukur karena itu tanda saya nggak boleh berlelah-lelah memproduksi pizza. Karena pernah sehari bikin 17 loyang pizza, sorenya saya tepar. Nggak bisa nyiapin makan malam untuk keluarga. Ujung-ujungnya jajan online, hahahaa.


Selama ini saya hanya memasarkan produk pizza rumahan ini via posting foto di status WhatsApp. Saya juga mempromosikan di akun Instagram. Namun kalo pesanan yang masuk cukup banyak, saya udah gak punya tenaga untuk motret hasil jadi pizza. Bisa tetap tegak berjalan aja udah alhamdulilah. 


Pizza homemade


Saya masih ingin bisa berjualan pizza kepada masyarakat lebih luas. Rencananya ingin nyoba jualan di market sebuah aplikasi online. Atau punya gerobak kece dengan warna ngejreng dan sewa lahan di minimarket. Cuma saya masih harus melakukan survei untuk menentukan lokasi yang tepat.


Mengapa saya serius menekuni usaha ini? Karena saya ingin adik saya punya usaha yang bisa dijadikan sumber penghasilannya. Saya tidak tahu apakah saya bisa membantu kehidupan adik dan ibu saya. Kalo saya dan suami masih diberi umur panjang, insya Allah kami masih bisa membantu. Siapa yang tahu sepekan, dua bulan, atau setahun depan, saya dan suami masih berumur panjang?


Itu yang jadi alasan saya ingin punya usaha di rumah. Untuk merintis usaha yang bisa jadi sumber penghasilan untuk keluarga saya yang masih bergantung pada kami. Alhamdulillah mulai bulan ini suami udah mengerjakan proyek pengerjaan bangunan lagi. Insya Allah kami bisa kembali mengumpulkan dana darurat. Semoga kita semua diberi kesehatan, rejeki yang berkah dan berkecukupan, selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin. 


Sekian ya curhat tentang usaha dadakan yang tidak sengaja menjadi tambahan sumber penghasilan. Silakan kalo ingin memberikan saran untuk usaha saya dan keluarga. Terima kasih udah berkenan membaca cerita saya. Wassalamu'alaikum.

Reading Time: