My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Wednesday, 13 February 2019

Pesan Tiket Kereta Api Untuk Liburan ke Kota Bogor
February 13, 2019 29 Comments


Tiket Kereta Api

Assalamualaikum Sahabat. Pesan Tiket Kereta Api untuk Liburan ke Kota Bogor menjadi alternatif moda transportasi darat. Pilihan naik kereta ke Kota Bogor memang menjadi keputusan saya. Dan rencananya kami akan wisata di Kota Bogor, di samping silaturahmi di rumah adik ipar.

Wisata di Kota Bogor dari masa ke masa tak pernah ada kata membosankan. Saya tak mampu menghitung berapa kali mengunjungi kota Bogor. Setiap kali ke Kota Bogor, saya selalu memiliki kesempatan mengunjungi tempat wisatanya. 

Ada beberapa tempat wisata yang selalu menjadi kenangan karena setiap perjalanan pasti meninggalkan kesan yang mendalam. Saya sudah merangkumnya dalam lima tempat wisata di Bogor dari masa ke masa. 


Pesan Tiket Kereta Api Secara Online

Saat ini berkunjung ke Kota Bogor dari berbagai kota besar di wilayah pulau Jawa sangat dimudahkan. Penyuka jalan darat dengan fasilitas tol yang lancar, bisa memilih akses jalan bebas hambatan ini.

Namun kalo kalian tidak ingin lelah karena mengendarai mobil sepanjang perjalanan, bisa juga menggunakan kereta api.

Tahun lalu saya pernah menggunakan kereta api untuk berkunjung ke Kota Bogor. Dari Kota Semarang saya memilih naikkereta Gumarang. Berangkat pukul 20.01 WIB  dari Stasiun Tawang dan naik Kereta Gumarang. Perjalanan memakan waktu sepanjang kurang lebih 6 jam 35 menit, dan tiba di Stasiun Jatinegara menjelang pukul 02.36 dinihari. 


Tiket Kereta Api
Naik kereta api bisnis Gumarang
dari Stasiun Tawang, Semarang
Sambil menanti kereta lanjutan menuju Bogor, kami sempat numpang shalat Subuh di mushola staisun Jatinegara. Karena comuter line menuju Stasiun Bogor baru tiba di Stasiun Jatinegara pada pukul 05.01 WIB. Kami sebelumnya udah mengantongi kartu e-money untuk membayar tiket menuju Stasiun Bogor.

Setibanya di Bogor, kartu e-money bisa ditukarkan kembali ataupun disimpan untuk digunakan lagi saat pulang. 


Tiket Kereta Api
Tempat penukaran
Kartu e-money di stasiun Bogor
Kalian bisa pesan tiket kereta api utuk melakukan perjalanan seperti saya dan keluarga. Gampang banget kok, tinggal install terlebih dulu aplikasi pegi-pegi di smartphone. Kemudian isi data secara lengkap untuk mengetahui berbagai promo khusus member dari pegi-pegi. Kalian juga bisa mendapatkan PepePoin untuk digunakan sebagai diskon dalam transaksi berikutnya.

Tiket Kereta Api

Karena rencananya bulan Maret akan ke Kota Bogor lagi, saya pun udah install aplikasi pegi-pegi. Kali ini saya ingin menikmati fasilitas kereta api eksekutif dan jam berangkat pagi hari. Malas aja kalo mendapatkan jadwal keberangkatan malam dan sampai Stasiun Bogor dinihari kayak tahun lalu.

Tiket Kereta Api
Daftar jadi member  pegi-pegi, agar dapat
menikmati promo khusus member
Sebelumnya saya memilih stasiun asal dengan mengisi Semarangtawang. Kemudian saya isi staisun tujuan Jakarta semua stasiuan. Jadi nanti akan muncul berbagai pilihan staisun tujuan di Jakarta.

Tiket Kereta Api
Pilih stasiun asal dan tujuan,
kemudian isi data penumpang
Kemudian saya pun memilih tanggal keberangkatan, juga jumlah penumpang. Karena saya belum tahu akan berapa hari tinggal di Bogor, saya memilih Pergi aja. Kemudian saya klik CARI TIKET. Nanti akan muncul beberapa pilihan kereta api, kelas ekonomi, bisnis, ataupun eksekutif, termasuk harga tiket, dan jam keberangkatan.

Tiket Kereta Api
Pilih kereta api yang diinginkan
Setelah yakin dengan pilihan dan melakukan pemesanan, saya tinggal isi data penumpang. Mulai dari mengisi nama dan NIK atau nomer KTP. Setelah konfirmasi, saya tinggal bayar. Ada beberapa fasilitas pembayaran, bisa memilih yang paling mudah.

Selesai deh proses pesan tiket kereta api, siap tunggu tanggal keberangkatan kereta dan liburan keluarga. Yeaayyy!

Nah, kemarin saya juga baru datang dari liburan di Kota Bogor bareng keluarga. Berikut ini wisata pilihan keluarga selama di Kota Bogor, siapa tahu ada yang butuh untuk destinasi liburan kalian nanti.

Lima tempat /wisata di Kota Bogor:

1. Terpesona Curug Bidadari

Wisata alam selalu menjadi pilihan untuk mengisi liburan keluarga saya. Terutama suami yang lebih memilih wisata alam. Katanya, Indonesia kaya dengan pesona keindahan alamnya. Jadi mengapa tidak menikmati keindahan alam negeri ini saja?

Wisata ke Curug Bidadari ini menjadi liburan keluarga yang menyenangkan. Bermain di kolam dengan limpahan derasnya air dari Curug Bidadari bikin kami enggan pulang. Air yang jernih dan dingin karena berasal dari pegunungan, tentunya bakal menjadi rekreasi yang sempurna melepas penat.

Curug Bidadari terletak dalam kawasan elit Sentul Paradise Park. Pihak pengelola wisata menjaga agar sumber mata air curug tetap terjaga. Ketinggian curug yang mencapai kurang lebih 50 meter, ketika curahan airnya turun menimbulkan suara yang keras. 



Ketika saya kesana, kondisi cuaca tengah hujan deras. Jadi ya air yang tumpah ke kolam berwarna coklat. Anak-anak pun hanya menatap kolam dengan air keruh kecoklatan. Sayang banget jadinya kami gagal bermain air di sini.

Lokasi Curug Bidadari :
Bojong koneng, Babakan Madang, Bogor
HTM : Rp. 30.000/orang

2. Terpagut Pesona Kebun Raya Bogor (KBR)


Siapa yang belum pernah liburan di Kebun Raya Bogor? Sayang banget loh kalo kalian belum pernah sekalipun ke tempat yang mampu memanjakan mata dan hati. Memandang warna hijau akan menyehatkan mata kalian. Tak berhenti di situ saja, memandang pepohonan yang tumbuh subur bakal menyejukkan pikiran. Hati pun menjadi tenang dan damai.

Kalian tak hanya mengagumi pepohonan selama di KRB. Namun kalian bisa juga melakukan kegiatan lainnya, seperti joging, jalan-jalan santai, foto-foto, belajar aneka ragam hayati, atau pun kulineran. Ya, di beberapa tempat terdapat tenda-tenda tenant yang menjajakan berbagai cemilan khas maupun mie instan.



Bahkan ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan bersama rombongan. Misal reuni, pengajian, ataupun arisan dengan memesan areal tertentu. Atau sekedar menggelar tikar dan piknik bersama keluarga. Membuka bekal dan dinikmati bareng-bareng tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan.

KBR terbagi dari berbagai zone sesuai dengan jenis tanaman. Ada kolam air mancur, monumen peninggalan sejarah, berbagai zona taman, danau, dan juga halaman belakang istana Bogor. 

Untuk mengelilingi KBR yang seluas 87 hektar, tentu tak mungkin kalian lakukan dalam satu waktu. Kemarin saya dan keluarga memang memilih jalan kaki karena hanya mengunjungi spot tertentu. Seperti Taman Mexico yang bersebelahan dengan jembatan cinta. Melintasi jalan menuju danau dan air mancur serta rumah Anggrek.

Kemudian kami istirahat di kawasan pintu bagian timur dan menyicipi jajanan siomay dan batagor. Si bungsu malah memesan mi instan goreng. Kayaknya kelaparan karena kami berjalan sejauh kurang lebih 5 kilometer. Hihiii.

Tapi kalian yang malas jalan kaki seperti kami, bisa memilih naik kereta api mini dengan membayar tiket seharga Rp. 25.000. Nggak capek seperti kami dan tetap bisa foto-foto. Karena oleh pengemudinya, akan disediakan waktu untuk berhenti sejenak di spot foto tertentu.

Lokasi Kebun Raya Bogor :
Jl. Ir. Haji Djuanda No. 13 
Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor
HTM : Turis domestik : Rp. 15.000/orang
          Turis asing : Rp. 25.000/orang

3. Spot Foto Selfi di Hutan Pinus Gunung Halimun


Lokasi ini bisa ditempuh dengan melalui Kampus IPB Dramaga lurus melewati Pasar Ciampea. Kemudian begitu ada pertigaan, kalian bisa ambil arah belokan ke kiri dan masuk kawasan Gunung Bunder. Dari sini ikuti aja jalan berliku-liku melewati perkampungan dan kebun warga hingga mencapai pintu gerbang Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH). 

Kalo kalian bingung, andalkan aja Google Maps untuk mengikuti arahnya. Taman Nasional ini memiliki gerbang masuk dari berbagai arah. Namun kami lebih memilih jalur Ciampea karena lebih dekat dari tempat kami menginap di kawasan Dramaga.  

Setiap orang dikenakan tarif Rp. 15.000 dan parkir Rp. 15.000. Udara dingin mulai menembus masuk ke dalam mobil. Jendela mobil yang diturunkan, menjadi pilihan kami untuk menyesap aroma biji pinus yang mekar berjatuhan. 

Rumput basah karena embun pagi menguar, meresap ke dalam indera penciuman. Segarnyaaaa, pengen di sini terus. Nggak hanya foto-foto kalo kalian berada di sini. Kalian bisa sekadar duduk menatap batang pinus yang berjajar di antara tanah lembab hutan pinus. Udah gitu aja, bikin hati damai.

4. Menyepi di Curug Cihurang


Meninggalkan hutan pinus, kami beranjak ke Curug Cihurang. Curug yang lokasinya paling dekat dari gerbang TNGH. Semula kami merencanakan ke Curug Cigamea. Tapi karena Curug Cihurang ini yang pertama kami jumpai, ya udah mobil pun memasuki area parkir yang dikenakan tarif Rp. 5.000.

Jangan ragu atau membayangkan jalan treking menuju curug bakal berliku. Saya baru sekali ini berjalan ke curug dengan jarak yang sangat dekat. Cukup berjalan sejauh 50 meter, saya udah menjumpai Curug Cihurang.

Sepanjang jalan mata kalian akan terpesona dengan pepohonan di bukit. Ada aliran sungai kecil yang memecah jalan menjadi dua bagian. Saya dan keluarga mengambil sisi jalan sebelah kiri dengan bukit di sisi kirinya. Sisi kanan adalah camping ground bagi anak muda yang ingin menghabiskan malam dengan membakar jagung atau singkong.

Suara gemuruh air terdengar ketika kami baru melangkah sepanjang 10 meter. Bikin semangat kami terdongkrak dan makin bergegas menuju lokasi asal suara.

Meski kecil curahan air yang jatuh ke dalam kolam, tetap aja menyenangkan. Ada dua curahan air yang turun dan masuk ke dalam kolam. Dua kolam kecil bisa jadi pilihan kalian bermain air. Kolamnya dangkal, dengan perosotan untuk anak-anak bermain air. Kehadiran perosotan yang terbuat dari plastik, malah bikin lokasi curug jadi tidak alami.



Di Curug Cihurang ini kami tidak lama, karena ingin menuju destinasi berikutnya, yaitu...

5. Menjelajah Litle Eropa di DeVoyage


Sekarang kalian tak perlu susah payah menabung untuk wisata ke Eropa (saya aja kali, hihii). Karena di Kota Bogor ada tempat wisata baru yang sedang menjadi trending topic di media sosial yaitu Devoyage.

Menempati lahan seluas 1,5 hektar, ada beragam spot foto kekinian yang menarik minat anak muda. Kalian bisa foto-foto dengan latar bangunan khas Eropa.

Terletak di kawasan yang sejuk nan teduh, ada ratusan titik spot foto yang bakal bikin kalian enggan pulang. Saya kebingungan mau memilih foto di beberapa lokasi. Sebenarnya bukan hari libur, tapi tetap aja pengunjung lumayan ramai. Maklum ya masih baru dan viral di media sosial. Jadi pengunjungnya udah ramai. Pintar-pintarnya kalian aja memilih lokasi foto yang agak sepi atau bergantian dengan pengunjung lain.

Ada sungai dengan perahu kecil yang berwarna cerah dan jembatan kayu di atasnya. Ini merupakan spot foto paling favorit. Ada pengunjung yang enggan pindah ke spot foto lain, hahahaaa.



Untuk masuk ke Devoyage, pengunjung dikenakan tiket Rp. 25.000/orang untuk weekdays. Sementara hari Minggu dan libur nasional harga tiket sebesar Rp. 35.000/orang.

Ada fasilitas permainan untuk anak-anak, minizoo, juga cafe dengan desain ala desa di Eropa. 

Lokasi Devoyage :
Jl. Boulevard 
Bogor Nirwana Residence

Nah, itu lah kelima wisata yang udah saya pilihkan untuk kalian. Cukup tinggal di Bogor selama tiga hari kalian bisa menikmati kelima tempat wisata di atas. Ayo buruan pesan tiket kereta api dan pilih liburan ke Kota Bogor bareng sahabat atau keluarga. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Tuesday, 12 February 2019

Kacang Bawang Rasa Mete Produk UMKM Yang Ingin Naik Daun
February 12, 2019 40 Comments


kacang bawang

Assalamualaikum Sahabat. Kacang Bawang Rasa Mete Produk UMKM Yang Ingin Naik Daun. Wah emang ada ya kacang bawang tapi rasa mete? Udah tahu kan mete? Mete itu kacang mete yang rasanya enak banget. Terbuat dari biji jambu mete. Kalo bingung, cari deh di google.

Nah, kalo kacang mete itu harganya udah terkenal mahal. Sementara harga kacang bawang bisa aja sepertiga harga kacang mete. 

Jadi kalo kalian menemukan kacang bawang rasa mete, pasti bahagia dong. Cuma bayar duit seharga kacang bawang tapi bisa menikmati kacang rasa mete. Ahhh, sedap sangat. 

Cemilan Favorit Kamu Apa?

Sebagai seorang yang menyukai cemilan kacang bawang, saya lumayan sering membeli snack ringan ini. Meski kacang bawang identik dengan suguhan pada hari lebaran, tapi di rumah saya bisa saja menjadi pengisi toples di atas meja. 

Kacang bawang ini bisa menjadi suguhan untuk tamu yang berkunjung di rumah saya. Atau menjadi cemilan saat saya asik nonton film di rumah. Trus kadang-kadang film belum selesai tayang, kacang di toples udah abis, hahahaa.

Kacang bawang itu produk Indonesia asli. Saya kenal sejak masih kanak-kanak. Jaman dahulu saya hanya bisa menikmati kacang bawang ketika lebaran. Biasanya ibu saya meminta bantuan untuk membersihkan kacang bawang yang masih mentah dan baru dibeli di pasar. Setelah ibu membumbui kacang dengan bawang putih, garam, ketumbar, dan kemiri. Tentunya semua bumbu itu sudah dihaluskan terlebih dahulu. Begitu bumbu meresap, kacang pun bisa digoreng.

Namun sejak beberapa tahun ini, saya sudah banyak terbantu dengan tumbuhnya industri rumah tangga. Beberapa teman saya sering menawarkan kacang bawang yang sudah siap santap menjelang lebaran. Dengan harga yang berbeda dan rasa yang beragam. Biasanya malah sebelum bulan ramadhan tiba, udah ada yang nyodorin list harga kacang bawang. 

Nah, kalo lagi pengen, masa iya nungguin lebaran tiba? 

Bikin sendiri sih bisa, cuma kalo ketemu yang namanya malas tuh saya bisa apa? Ahhh, ternyata ada tetangga baru yang produksi kacang bawang, sahabat. Saya tuh tahunya juga baru aja. Kebetulan si ibu pemilik usaha produksi kacang bawang pindah menjadi tetangga satu RT dengan kami. 

Setiap pagi aroma kacang bawang dengan bumbu yang harum menguar sampai ke rumah saya. Duhhh, saya yang sedang nonton film pun jadi terbangun dari duduk yang nyaman. 

Mau kemana, sist? Mencari asal aroma yang bikin laper, dong, hehehee.

Saya baru tahu kalo punya tetangga baru di lingkungan RT kami. Dan ternyata kontraktor (sebutan candaan untuk pengontrak rumah) baru ini produsen kacang bawang. 


Bayangkan sahabat, nikmat mana yang kamu dustakan? Udah deh saya langsung semangat mencari tahu harga dan rasanya. Tentu saja dengan membeli produknya dong. 


Ternyataaah, produk kacang bawang milik tetangga ini rasanya mantulll. Mantap betulll! Maaf, saking enaknya nih saya jadi lebay.

Nama produk milik tetangga adalah YASAJI dengan tagline Kacang Bawang rasa mete. Bahannya ditulis detil di kemasan. Ada bahan utama kacang bawang, gula, garam, estrak jamur, dan minyak nabati. 



Hmmm, pantas aja rasanya beda dengan yang selama ini udah sering saya cicipi. Yasaji kacang bawang ini terasa empuk, renyah, dan gurih. Kayak ada campuran mete di bumbunya. 

Trus saya pun penasaran dan pengen berbincang akrab dengan Ibu Sahara, pemiliki usaha kacang bawang YASAJI.  

Impian Omzet Meroket Bersama Ralali

Setelah sempat kenalan sebelumnya, bahkan menerima icip-icip berupa 1 kg kacang bawang YASAJI, akhirnya saya bisa juga berjumpa dengan Ibu Sahara.

Berikut ini perbincangan kami :

Saya :"Assalamualaikum, Ibu, gimana kabarnya?"
Ibu Sahara :"Alhamdulillah baik, Mbak,"
Saya :"Bu, saya pengen tahu udah berapa lama YASAJI ini diciptakan,"
Ibu Sahara :"Baru satu tahun ini, belum lama kan?!"

Saya pun kaget dan takjub. Belum juga dalam bilangan tahun, namun Ibu Sahara mampu menciptakan kacang bawang dengan rasa yang memikat hati konsumen.

Saya pun mengajukan pertanyaan beruntun. Mulai dari resep rahasia sampai cita-cita Ibu Sahara dengan poduk kacang bawangnya.

Bincang santai kami udah saya rangkum dalam uraian yang singkat berikut ini.

Ceritanya berawal ketika Ibu Sahara yang semula ASN di Pemkot Surabaya memasuki masa pensiun. Sudah terbiasa sibuk di tempat kerja, dan anak-anak yang sudah mandiri dan berkeluarga, Ibu Sahara ingin tetap produktif di masa tua.

Karena beliau merasa memiliki kemampuan membuat cemilan merakyat, yaitu kacang bawang, akhirnya keputusannya sudah bulat. Beliau pun memulai usaha di kota yang baru. Semarang menjadi kota tempat beliau memulai usaha produksi kacang bawang. 

Dengan menyewa sebuah rumah di kawasan Tlogosari, Ibu Sahara mulai memproduksi kacang bawang. 


Kacang Bawang
Kacang Bawang Yasaji
di rak saji toko offline
Ada enam orang pegawai yang membantu usahanya. Sebagian adalah tenaga part time yang diundang bila beliau mendapatkan order yang lebih dari target hariannya.

Produksinya rata-rata mencapai 200 kg per bulan. Bahkan saat lebaran di tahun pertama mampu produksi hingga mencapai 1.250 kg hanya selama bulan ramadhan. Masya Allah, berkat niat mulia Ibu Sahara yang tidak ingin menganggur dan  bisa membuka lowongan pekerjaan bagi tetangganya.

Semua proses produksi beliau kawal dari mulai membuat bumbu, mengukur tingkat kematangan kacang, hingga mengawasi pengemasannya.

"Saya pengennya bisa meningkatkan produksi. Tapi kan harus punya market yang lebih luas dan lebih besar dibandingkan sekarang, Mbak," tutur Ibu Sahara dengan semangat. 

Dalam penuturan selanjutnya, Ibu Sahara memulai usaha produksi kacang bawang karena keluarganya udah punya pengalaman selama puluhan tahun.

Keluarganya yang tinggal di Kudus, menjadi produsen kacang bawang selama 25 tahun lebih. Tentunya dengan merk yang berbeda, dan memiliki nama yang udah terkenal.

Saya mohon maaf tidak bisa menuliskan nama produsen kacang bawang milik keluarga Ibu Sahara. Bahkan beliau pun pesan, tidak ingin foto wajahnya tampil di blog ini. 

"Cukup YASAJI aja ya yang tampil, kacang bawang saya aja yang terkenal, bukan saya, Mbak,"

Ah Ibu Sahara memang selalu merendah bila menyangkut kehidupan pribadinya. Beliau hanya memiliki keinginan membesarkan nama usahanya. Beliau ingin produksi kacang bawangnya bisa meningkat lebih banyak.

"Ibu udah promosi jualan via online?"
"Waduuhhh, saya nggak sempat, Mbak,"

Benar juga sih, beliau udah sibuk mengurus produksinya. Mana sempat buka hape di sela waktu mengurus proses produksi kacang bawangnya?

Makanya waktu saya upload foto kacang bawang YASAJI di akun Instagram, Ibu Sahara senang banget. Bahkan sampai mengirimkan capture post foto Instagram saya, hahahaa.

"Gimana kalo join di Ralali.com aja Bu?"
"Apa itu Ralali, mengapa Ibu harus gabung di sana?" Ibu Sahara balik nanya.

kacang bawang


Saya pun menjelaskan secara singkat kinerja sebagai penjual di Ralali.com. Nampaknya Ibu Sahara mulai tertarik dan ingin mempelajari terlebih dulu seputar menitipkan jualan kacang bawangnya di Ralali.

Saya berharap agar tetangga saya yang baik ini segera mendaftarkan produknya di Ralali. Karena setahu saya, jualan online merupakan salah satu cara untuk menaikkan omzet penjualan. Nah, #IniSaatnya Ibu Sahara Tau Ralali.com untuk meningkatkan omzet penjualan kacang bawang. Menjadi pengusaha UMKM yang naik kelas dengan berjualan online. Menjadi salah seorang supplier yang berkualitas. 

Apalagi saya tahu sendiri bahwa Ibu Sahara menggunakan bahan-bahan kelas premium untuk produk kacang bawangnya. Mulai dari bahan utama yaitu kacang bawang, bumbunya dengan campuran ekstrak jamur. Hingga pilihan minyak untuk menggoreng menggunakan minyak nabati. Jadi aman deh kalo kalian ngemil kacang bawang YASAJI, karena bebas kolesterol.

Dengan omzet yang meningkat, #IniSaatnya Ibu Sahara mampu mewujudkan cita-citanya. Yaitu menambah jumlah pegawai. Jadi jumlah orang yang bisa dibantunya dengan menciptakan lapangan kerja pun meningkat.

Sekilas Tentang Ralali.com

Nama Ralali mengingatkan saya pada bahasa Jawa, kalian juga begitu kah? 

Ternyata benar loh kalo kalian buka web Ralali.com pasti akan menemukan arti nama Ralali. Saya ambilkan gambarnya aja ya, kalian bisa baca tuh arti Ralali.


- Visi Ralali.com


Ralali mempunyai visi untuk menjadi platform bisnis terbaik, yang akan menghubungkan dan memberikan solusi bagi para pebisnis melalui teknologi digital.

- Misi Ralali.com


Misi Ralali adalah untuk menjembatani pebisnis melalui teknologi digital. Mengembangkan teknologi digital yang handal dan mudah, dan dapat dijadikan platform bisnis unggulan berkelas dunia. Juga mengembangkan sumber daya manusia yang handal di bidang teknologi digital dan bisnis, serta membangun ekosistem pebisnis ke dalam Ralali.com.

Ralali.com telah ada sejak tahun 2014 dan hingga detik ini memiliki 11.000 vendor terpercaya. Dengan 250.000 produk, 135 ribu pelanggan setia yang selalu berbelanja di Ralali.com. Juga ada sekitar 2 juta pengunjung dari seluruh wilayah Indonesia setiap bulannya di situs belanja online terpercaya ini. 

Beberapa partner kerja Ralali.com adalah nama-nama besar dunia usaha. Sebagian saya rangkum dalam gambar berikut :


Sejak tahun 2016 Ralali.com telah bertransformasi menjadi pasar bisnis online (Ralali 2.0). Yaitu Ralali.com memiliki lebih banyak kategori produk barang dan jasa. MUlai dari HoReKa yaitu Hotel, Restoran, dan Kafe. Ada otomotif, Elektronik, Komputer & Komunikasi, Kecantikan, Alat Kantor, bahkan Bahan Bangunan. 

Coba, mana ada toko online yang menyediakan bahan bangunan di kategori barang belanjaan? Kalian kalo mau belanja bahan bangunan, pasti lari ke toko material kan? Naik motor atau mobil dulu untuk mencapai toko yang dimaksud. Bisa sih nelpon, tapi kan kalo kalian udah pernah belanja bahan bangunan di toko tersebut. Atau punya kenalan pemilik toko bahan bangunan. Tapi seringnya ya datang dulu ke toko bahan bangunan dan baru lah mendapatkan nomer telponnya, untuk digunakan memesan kebutuhan berikutnya.

Ralali memang menyadari bahwa setiap UMKM pasti memiliki kebutuhan dan tantangan tersendiri. Karenanya bisnis model yang unik dan tidak ada di toko online lain menjadi segmen tersendiri. Di samping itu juga menjadi solusi untuk kebutuhan masyarakat yang kesulitan menentukan pilihan. Nah, Ralali memulainya dengan kategori HoReKa (Hotel, Restoran, dan Kafe), Otomotif, dan Bahan Banguna.

Sejak tahun 2018 Ralali.com memperkenalkan pasar online vertikal (Ralali 3.0) yaitu Bisnis Inovasi Grup (BIG). Yaitu bisnis yang menjadikan Ralali.com lebih mendalami siapa pelanggannya. Dengan menggunakan big data untuk memberikan solusi kepada UMKM agar kebutuhan bisnis mereka dapat terpenuhi.

Ralali.com memiliki nilai-nilai yang ditawarkan pada konsumen, yaitu :



Kacang Bawang

  • Minat Pelanggan, menjadi tujuan Ralali.com. Keberhasilan pelanggan adalah keberhasilan Ralali.com. Suatu obsesi yang memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan Ralali.
  • Ralali menjunjung nilai cekatan, berani, tegas dalam mengambil keputusan dan pengelolaan resiko. Ralali.com memiliki keterbukaan pada setiap perubahan sesuai jamannya.
  • Respek menjadi nilai ketiga yang diagungkan Ralali.com. Saling menghargai dan menghormati dalam tutur kata dan tingkah laku. Juga mengupayakan suasana kerja yang kondusif dan saling kolaborasi.
  • Yang Terbaik adalah tujuan Ralali.com dengan berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Selalu haus untuk terus belajar dan berkembang.

Kalian tertarik juga kah untuk menjadi salah satu buyer/penjual di Ralali.com, seperti Ibu Sahara? Atau mungkin saja kalian punya kenalan UMKM, bisa tetangga, atau kerabat yang bisa dikenalkan dengan Ralali? Bantu dong mereka dengan mengenalkan prospek usaha bersama Ralali.com ya. Bantuin orang lain insyaa Allah menjadi amal kebaikan. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Tuesday, 5 February 2019

Wisata Alternatif nan Kekinian di Air Terjun Gondoriyo Semarang
February 05, 2019 67 Comments


Wisata Air Terjun

Assalamualaikum Sahabat. Wisata Alternatif nan Kekinian di Air Terjun Gondoriyo Semarang ini wajib kalian kunjungi. Eh beneran di Kota Semarang ada wisata air terjun? Selama ini kalian tahunya air terjun terletak dekat dengan Kota Semarang. Misalnya ada di kawasan Kabupaten Semarang.

Yuk baca lebih lanjut, agar kalian yakin kalo di Kota Semarang beneran ada wisata air terjun.

Kelompok Sadar Wisata (PokDarWis) Desa Gondoriyo mengubah sebuah tempat yang dulunya untuk pembuangan sampah, menjadi tempat wisata. 

Desa Gondoriyo memiliki alam yang mempesona. Dan bermodalkan udara sejuk yang kontras dengan yang ada di Kota Semarang. Oleh PokDarWis kawasan ini saat ini telah berubah menjadi wisata Kekinian.

Perpaduan air terjun, wisata kekinian berupa payung hias di jembatan, juga tata kelola lampu, tentunya bakal menambah satu destinasi wisata yang bakal menarik minat pengunjung. 

Silahkan baca wisata air terjun lainnya :

Pesona Air Terjun Tujuh Bidadari di Kabupaten Semarang

Dari tempat parkir juga udah terlihat air terjun Gondoriyo, mengalir deras dengan air yang berlimpah. Jadi kalo kalian takut capek atau merasa lutut udah gemetaran tiap naik turun tangga, ya udah foto aja di sini, hahahaa.


Wisata Air Terjun
Pict. by Ika Puspita
Air terjun Gondoriyo setinggi 25 meter ini terletak di Dusun Karang Joho, Kelurahan Gondoriyo, Ngaliyan, Semarang. Tempat wisata yang memiliki jadwal kunjungan khusus ini memang menyasar pengunjung anak muda yang suka spot foto kekinian. 

Menuruni anak tangga sekitar 100 meter, kalian akan menemukan air terjun dengan gemuruh kencang. Begitu tiba di anak tangga terakhir, terdapat beberapa tempat untuk spot foto. Bisa memilih duduk di dekat air terjun sambil menyaksikan gemuruh air yang jatuh dari ketinggian. Kayaknya asik tuh duduk bareng sahabat atau keluarga, atau yang disayang, sambil ngemil jajanan.

Wisata Air Terjun
Pict. by Deta
Pertama kali berkunjung kesana Minggu sore itu, saya ditemani suami. Teman-teman blogger udah berangkat terlebih dulu. Setibanya di lokasi, saya dan suami disambut hujan yang cukup deras. Jadi ketika menyusuri anak tangga yang menuju lokasi air terjun, saya mesti berjalan hati-hati. Yah namanya udah usia lolita, mesti aware kalo wisata alam. 


Wisata Air Terjun
Foto narsis dulu sebelum
ke jembatan comblang, hihiii
Lampu warna warni yang ditata, menyorot dari dalam air terjun, akan menimbulkan efek takjub bagi pengunjung. Saya aja terpesona dengan upaya dari Pokdarwis Air Terjun Gondoriyo ini. 

Terlihat banget upaya mereka mengelola lokasi air terjun. Ada spot foto di Air Terjun Gondoriyo dengan lampu warna warni. Kalo kalian datang saat malam hari, pasti akan menyaksikan keindahan alam berpadu dengan wisata kekinian.

Cantiknya pesona Air Terjun Gondoriyo
Pict. Deta - In frame : Maureen
Ada juga spot foto di atas jembatan. Ada yang bilang ini jembatan jomblo. Di bawah payung yang berwarna warni, kalian bisa foto cantik. Baik malam ataupun siang hari tetap cantik foto di sini.


Wisata air terjun
Pict. by Ika Puspita

Wisata air terjun
Foto saat malam di jembatan
Sayangnya saya dan suami nggak lama berada di sini. Adzan maghrib yang memanggil kami untuk berpamitan dan pulang. Nanti kepengen deh balik kesini lagi. Karena ada beberapa keindahan lain yang bisa dieksplore di air terjun Gondoriyo.

Selain keindahan air terjun, pengunjung juga akan menemukan sebuah gua setinggi 10 meter, lebar 3 meter,dan kedalaman 2,5 meter. Terletakdi sisi kiri air terjun. Konon katanya di dalamnya terdapat sebuah batu yang mirip meja besar dan patung mirip kepala primata.

Menurut Ketua Pokdarwis Air Terjun Gondoriyo, Arifin,"Nanti akan kami buka untuk umum pada 9 Februari. Ada dua jam kunjungan yakni pagi mulai jam 09.00-17.00 dan malam mulai 19.00-24.00,” 

Bagi pengunjung yang tidak sempat membawa bekal, nggak perlu cemas. Kalian bisa menikmati sajian kuliner lokal, yaitu nasi bleduk. Makanan berbahan dasar nasi jagung ini akan disuguhkan bersama urap sayuran serta ikan wader dan bacem tahu tempe.



Wisata air terjun
Nasi jagung, ikan asin, tempe bacem,
Urap sayur
Saya entah kelaparan atau doyan, kemarin abis dua bungkus nasi bleduk. Ya ampuuun, kayaknya karena rasanya yang enak sih. Nasi jagungnya pulen, dipadu dengan sayur urap yang enak banget karena terasa bumbu di kelapanya. Juga cocok banget dengan lauk tempe bacem dan ikan asin. Udara sejuk usai hujan yang mengguyur bumi, berpadu dengan sajian khas lokal Desa Gondoriyo, tentunya pas banget ya.

Ada juga wedang sinom, yaitu air rebusan pucuk daun asam yang diolah bersama gula jawa. Minuman ini dipercaya sangat baik untuk kesehatan. Rasanya masam namun menyegarkan. Berjalan menyusuri anak tangga ke lokasi air terjun dan kemudian disuguhi wedang sinom ini, bikin lelah pun terhempaskan. 

Sayang saya lupa ambil foto wedang sinom ini. Saking haus dan keasikan menikmati kesegarannya. Duuuhh maaf yaaa. 

Kalian bisa melihat penampakan wedang sinom ini di artikel milik teman blogger Deswita yaitu Gus Wahid. Silahkan baca di sini ya : 

Pesona Lighting Fountain Curug Gondoriyo

Kalian yang ingin berkunjung ke sana, cukup mengeluarkan ongkos tiket Rp10 ribu dengan fasilitas free wedang sinom. Jam kunjungnya untuk siang adalah jam 09.00-17.00 dan untuk malam hari mulai jam 19.00-22.00.

Untuk akses menuju ke Curug Gondoriyo, kita dapat  mengambil rute dari Ngaliyan menuju kawasan BSB. Tepat sebelum LP Kedungpane, langsung berbelok ke kanan menuju lokasi dengan kondisi jalan yang sangat baik dan dapat dilalui kendaraan roda empat.

Namun alangkah baiknya bagi pengunjung yang datang dari luar kota, menyewa motor atau mobil bila ingin ke lokasi Air Terjun Gondoriyo. Akses jalan memang masih dekat dengan kota, namun menuju lokasinya sepertinya tidak ada angkutan umum. Namun jangan khawatir, jalan menuju lokasi air terjun sudah beraspal mulus.

Gimana, kapan kalian berkunjung ke Air Terjun Gondoriyo? Jangan lupa ajak saya ya, kita jalan bareng kesana. Wassalamualaikum.


Reading Time:

Thursday, 31 January 2019

 Nongkrong Asik di Resto Hokben Majapahit Dengan Fasilitas Drive Thru
January 31, 2019 61 Comments

 HokBen Majapahit

Assalamualaikum Sahabat.  Nongkrong Asik di Resto baru Hokben Majapahit  Semarang, Dengan Fasilitas Drive Thru. Wah, beneran nih ada layanan Drive Thru di HokBen Majapahit? Kalo nggak percaya, kalian datang aja ke HokBen Majapahit jalan Brigjend Sudiarto, yang baru aja launching tanggal 30 Desember 2018.

Sebelum saya cerita tentang layanan Drive Thru di HokBen Majapahit, ada yang perlu kalian tahu tentang sejarah singkat resto dengan tema menu Japanese Food. 

Sekilas Tentang HokBen 

Ibu Irma Wulansari selaku Divisi Komunikasi Hoka Hoka Bento Group, menjelaskan sejarah singkat HokBen.

HokBen berdiri pertama kali di Kebon Kacang Jakarta, di bawah naungan lisensi PT. Eko Bogainti pada tanggal 18 April 1985. Disusul pembukaan gerai pertama di Bandung pada tahun 1990. Saat ini ada 28 gerai yang tersebar di berbagai lokasi di Jawa Barat.

Berikutnya adalah urutan peristiwa penting sejarah HokBen dari tahun ke tahun. Yaitu :

- Tahun 2005 menjadi tonggak pertama HokBen hadir di Surabaya. Hingga tahun ini sudah ada 9 store HokBen yang tersebar di berbagai lokasi di Surabaya dan Malang.

- Tahun 2007 mulai ada layanan HokBen Delivery dan peluncuran Call Centre di nomer 1-500-505

- Tahun 2008 ada sejarah peluncuran website HokBen dengan fasilitas pesan online. Tahun yang sama pula HokBen memperkenalkan paket Kidzu Bento untuk anak-anak. 

Ada 4 pilihan menu, yaitu :
- Egg Chicken Roll
- Tori Ball
- Ebi furai, Karaage, dan
- Tori Finger

Bersama menu Kidzu Bento, diperkenalkan pula hadiah berupa Turbo Racer Car dengan jumlah 18 jenis mainan. Asik ya, hayo siapa aja yang udah mengoleksi maianan ini?

Pada tahun 2008 pula, HokBen memperoleh sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia.

- Tahun 2010 beberapa gerai baru dibuka di Yogyakarta, Semarang, dan Solo, serta Bali.

- Tahun 2012 HokBen meluncurkan Hocafe di empat tempat. Salah satunya ada di Bali.

- Tahun 2013 mulai diadakan peremajaan dan pembaharuan logo dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen, hingga sekarang.


HokBen Community 

Kalo kalian mengamati lebih jeli, interior HokBen terlihat semarak dengan warna khas kuning. Dengan corak yang khas dan memiliki makna khusus. Corak ini juga terdapat di merchandise HokBen.

Kalo kalian memesan menu Take away atau di Drive Thru, pasti juga akan menemukan corak khas yang sama. 

Ada lima motif yang berbentuk lengkungan dan bulatan dengan makna yang berbeda. Ada simbol tentang orang tua dan anak, yang artinya HokBen menyediakan makanan sehat untuk seluruh anggota keluarga, dari orang tua hingga anak-anak.

Makna Welcoming Hello adalah seluruh staff HokBen akan menyambut pelanggan yang datang dengan keramahan yang tulus. Terlihat sih waktu kami dibantu untuk pemesanan di Dine in. 

Simbol selanjutnya adalah Friendship, yang memiliki makna tempat makan bareng keluarga dan sahabat. 

Makna Respec adalah pelanggan akan dilayani dengan sepenuh hati. Sementara simbol Pride adalah HokBen telah menempati hati konsumen penyuka makanan menu Jepang yang terpercaya.



Resto HokBen Majapahit
Simbol yang ada di kemasan

menu pesanan Drive Thru

Registrasi Menu Otentik dan Hak Kekayaan Intelektual

Bertahan sebagai restoran siap saji yang mengusung menu Japanese Food, Hokben selalu menjadi yang terdepan dalam hal menu. Kalo kalian jeli, bisa menemukan beberapa menu dengan tanda R di sebelah atas tulisan nama sajian HokBen.

Seperti contohnya Ekkado, kalian bisa menemukan tanda huruf R kecil di atas tulisan Ekkado. 

Tanda itu menunjukkan bahwa Ekkado merupakan produk otentik HokBen yang terinspirasi negeri Sakura Jepang. Kata Ekkado berasal dari kata EGG (telur) dan KADO (dibungkus seperti kado). Merupakan hasil adikarya original tim HokBen dan mendapatkan kepemilikan hak patent sebagai produk original HokBen. 


 Resto HokBen Majapahit

Ekkado terbuat dari olahan udang segar dengan bumbu lezat. Di dalamnya terdapat telur puyuh yang dibungkus dengan kulit kembang tahu yang renyah. Kemudian sentuhan terakhir adalah dibentuk dengan membungkusnya seperti kado. Rasanya gimana? Hmmm, tentu saja gurih dan lezat. Coba aja sendiri ya.

FYI, si ibu pembuat menu Ekkado ini hingga sekarang masih bekerja di dapur HokBen loh. Semoga sehat ya agar senantiasa menemukan menu yang baru dan identik dengan HokBen.

Nah, rupanya kelezatan Ekkado HokBen ini ditiru oleh beberapa restoran yang mengusung menu Japanese food. Tahu kan dengan menu Ekado yang di belakangnya merujuk ke salah satu nama resto? 

Nah mereka tentunya nggak bisa menggunakan nama Ekkado asli. Pasti ada penambahan nama di belakang ekado.

Hal itu dikarenakan menu yang ada di HokBen telah mengantongi HAKI. Yaitu Hak Kekayaan Intelektual. Tidak main-main loh kalo sampai menggunakan menu dengan nama yang serupa yang dimiliki HokBen, bisa dibawa ke jalur hukum.

Hal ini dikarenakan semua menu yang lahir dari dapur HokBen, telah didaftakan sebagai kekayaan intelektual. Untuk Ekkado terdapat nomer registrasi IDM000072051.

Menu lain yang mendapatkan resgistrasi merk kekayaaan intelektual adalah Tori No Teba. Nama yang unik dan bikin penasaran ya.

Tori No Teba adalah salah satu tipe Gyoza yang berbahan dasar dari sayap ayam. Gyoza sendiri memiliki sejarah panjang sebagai salah satu hidangan yang populer di Jepang yang berasal dari daerah Miyazaki.

Tori No Teba merupakan salah satu jenis Gyoza yang menggunakan sayap ayam sebagai pembungkusnya.  Bahanya terbuat dari olahan daging ayam dengan bumbu rempah yang gurih, dan dibentuk menyerupai sayap ayam. Kemudian digoreng dengan teknis khusus hingga menghasilkan cemilan yang renyang di luar namun lembut di dalam. 

Nah untuk menu Tori No Teba ini, nomer registrasinya IDM000349320. Seiring perjalanan 33 tahun HokBen, terdapat 382 merek terdaftar yang dimiliki oleh Hoka Hoka Bento Group.

HokBen Mendapat Sertifikat Sistem Jaminan Halal

Adakah yang ragu dengan sajian menu di HokBen? Nggak perlu kalian ragu ya, karena HokBen sudah memperoleh Sertifikat Halal sejak tahun 2008. 

Proses untuk mendapatkan Sertifikat Halal cukup panjang. Dimulai dari registrasi, kemudian melakukan akad sertifikasi yang merupakan proses Pre Audit.

Kemudian dilanjutkan dengan Proses Audit yang meliputi Pengecekan bahan, produk, fasilitas, formula dan lainnya. Proses audit berikutnya adalah Verifikasi Implementa si SJH (Sistem Jaminan Halal). Yang meliputi kebijakan halal, tim halal, prosedur, dan lainnya. 

Berlanjut menuju Pasca Audit, yang terdiri dari Rapat auditor, Sidang komisi fatwa, Laporan berkala, dan Ijin penggantian bahan.


Setelah selama tiga kali berturut-turut mendapatkan Sertifikat Halal tipe A dari LPPOM MUI, pada 27 September 2017 HokBen memperoleh Sertifikat Sistem Jaminan Halal. 

Manfaat Sistem Jaminan Halal ini adalah menjamin kehalalan produk selama berlakunya Sertifikat Halal MUI, memberikan jaminan dan ketentraman bagi konsumen, serta mendapatkan reward. Jadi jangan ragu ya nongkrong bareng sahabat dan menikmati sajian menu di gerai HokBen.

Nongkrong Asik Bersama Sahabat di HokBen Majapahit

HokBen Majapahit

Kalo tadi kami sudah mengikuti sharing tentang sejarah singkat HokBen dari Mba Irma. Kemudian dilanjutkan dengan sharing tentang Sertifikat Halal dan Sertifikat Sistem Jaminan Halal. Berikutnya saatnya memilih menu untuk makan siang bareng sahabat di HokBen Majapahit Semarang.


Perut lapar bikin saya pengen pesan menu yang mantap. Bento Special 4 menjadi pilihan saya. Komposisi menu ini terdiri dari Nasi, Salad, Beef Teriyaki, Tori no Teba, Ebi Furai, dan Ebi Fried. 


Resto HokBen Majapahit
Bento Special 4, Shrimp Dumpling, & Ocha
Staff pramusaji HokBen masih menawarkan pada saya memilih menu lainnya.
"Silahkan tambah menu yang berkuah, Kak,"
Waduh dipanggil kakak bikin saya gelap mata, wkwkwkk.
Pilihan menu dengan sajian kuah saya jatuhkan pada Shrimp Dumpling. Apa aja sih isinya? Penasaran nggak sih?


Resto HokBen Majapahit

Tadaaaa.... Shrimp Dumpling itu dibuat dari olahan udang yang dibungkus dengan kulit pangsit. Kemudian penyajiannya dengan ditaruh di mangkok yang disertakan kuah kaldu khas HokBen. Topingnya adalah taburan daun bawang. Hmmm, gimana ya rasanya?

Teman makan siang kali ini adalah Cold Ocha. Yaitu minuman Teh Hijau khas Jepang yang dingin dan menyegarkan. Cocok banget untuk saya yang kurang suka rasa manis.

Saya menikmati sajian menu HokBen bersama sahabat di satu meja di lantai 2. Memilih tempat duduk di satu meja begini paling asik. Sambil menikmati makanan masing-masing, sesekali obrolan mengisi suasana siang yang terlihat terik di luar sana.
Resto HokBen Majapahit


Sahabat saya ada yang memesan Fried Menu. Di antaranya ada Egg Chicken Roll, Ekkado, dan Kaniroll.

Untuk Ekkado, saya skip ya keterangannya. Udah jelas juga saya tuliskan di atas tadi. Jadi saya tuliskan aja menu Egg Chicken Roll dan Kaniroll.


 Resto HokBen Majapahit

Saya tuliskan dulu aja yang Kaniroll ya. Kompisisinya adalah dari olahan rajungan yang dibungkus dengan kulit tahu. Kemudian dimasak dengan metode Deep Frying Oil. Rasanya gimana? Enak dong, gurih dengan rasa khas rajungan yang ada manisnya dikit.

Nah, fried menu lain dari pesanan sahabat saya adalah Egg Chicken Roll. Produk olahan daging ayam yang digulung dengan telur dadar. Cara masaknya sama kayak Kaniroll. Dengan menggunakan metode Deep Frying Oil. Jadi aman ya karena dijamin nggak terasa ada minyak goreng yang menetap di menu ini.

Gimana, Wati udah kenyang? Iya lah, menu segitu banyak dan saya ikut menyicipi fried menu pesanan sahabat. Hihihii.

Menikmati menu yang lezat di resto baru HokBen Majapahit ini emang bikin hepi. Ruangan yang luas di lantai 2 dengan fasilitas komplit tentunya menjadi pilihan kuliner yang pas bagi warga Semarang.


Resto HokBen Majapahit

Kalo kalian pengen meeting untuk merumuskan proyek baru bersama klien, bisa loh di HokBen Majapahit Semarang. Ada fasilitas Private Room for meeting, bisa untuk arisan bareng teman-teman komunitas, acara ultah anggota keluarga, dan syukuran lainnya.

Mas Agustinus Wahyu Purnomo selaku Store Manager HokBen Majapahit Semarang ikut hadir menemani Mba Irma siang itu.

Mas Agus menjelaskan tentang luas lahan HokBen Majapahit sekitar kurang lebih 1.000 m2. Dengan total kapasitas kursi 160 buah, HokBen siap melayani warga Semarang maupun pendatang untuk menikmati menu Japanese Food. 

Terdapat juga toilet di lantai 2 resto yang diperuntukkan untuk pria dan wanita secara terpisah. Fasilitas komplit karena ada mushola yang nyaman dengan beralaskan karpet dan sajadah serta perlengkapan shalat yang bersih. Jadi kalo kebetulan kalian nongkrong bareng sahabat hingga lupa waktu, karena makanan yang tersaji lezat, bisa numpang shalat di sini.

Selama ini Semarang baru memiliki gerai di dalam mall. Jadi dengan hadirnya HokBen Majapahit yang menempati lahan sendiri, bisa bebas menentukan jam buka restonya. Selain fasilitas Dine in, Take away, Large Order, HokBen Majapahit juga buka jam operasional selama 24 jam. 

Asik kaaan, kalo kalian malam-malam di rumah nonton film dan merasa lapar, bisa order makanan dengan telpon via call centre di 1-500-505. Atau bisa juga memesan via ojek online.

Atau kalian sedang terburu-buru dan nggak bisa makan di tempat? Tenang, ada fasilitas Drive Thru. Saya pun udah nyoba fasilitas Drive Thru ini untuk membawa pulang menu HokBen buat anak-anak di rumah. Hayuk nongkrong bareng saya di HokBen Majapahit, Sahabat. Wassalamualaikum.
Reading Time: