My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Thursday, 17 January 2019

Fiksi : Miss Zero waste
January 17, 2019 33 Comments


www.hidayah-art.com

Kisah Fiksi : Miss Zero Waste


Katya memiringkan tubuh mungilnya. Sudut bibirnya tertarik ke atas. Pandangan matanya masih terpaut pada secarik kertas putih dengan tulisan tangan rapi. Ya Tuhan, terima kasih. Desisnya lirih. 

Hatinya buncah oleh bahagia. Matanya berbinar. Akhirnya ada juga orang yang tertarik dengan idenya. Setelah sekian lama dia kenyang oleh nyinyiran dan candaan yang tak lucu baginya. Sakit di hatinya tak pernah ia pedulikan. Biar saja orang seisi kampus membicarakannya. 

"Kamu ngapain juga ngurusi orang. Terserah mau buang sampah di mana, bukan rumah elo kan?"

"Eh titip buang dong, kan kamu suka jadi pemulung,"
"Halooowww gadis pemulung, udah dapat berapa kilo hari ini? Bisa dong dijual dan dapat duit, ahahaha."

Itu sebagian kecil dari nyinyiran orang-orang di kampus yang tidak dipedulikannya. Dia berjuang ingin membersihkan lingkungan kampus agar tidak ada sampah berserakan. Ada tempat sampah namun tidak diletakkan di tempat yang strategis. 

Bisa juga karena kebiasaan buruk yang sejak kecil tidak ditanamkan pada pola pikir teman-temannya ini. Jadi mereka sungguh malas berjalan mendekati tempat sampah.

"Katyaa," seruan cempreng menarik lamunannya.
Temannya sesama  
Lina memilih duduk merapat di sebelah tubuhnya. Katya pun bergeser ke kiri. 

"Haiii... "
"Aku baruuu aja dari sekretariat, dan lihat apa yang aku bawa,"  

Senyum Katya mengembang.
"Aku tahu, proposal kita diterima kan?" bisiknya di telinga gadis yang duduk di sebelahnya.

Lina mengerutkan bibirnya."Kupikir yang pertama tahu kabar ini adalah aku,"
"Sayangnya bukaaan, hahahaa." Katya menutup bibirnya menahan tawa.

*********
Satu bulan kemudian.

Ruangan berukuran 7x12 dipenuhi tubuh berkeringat yang penuh semangat. Beberapa kepala beradu di sebuah meja dengan lembaran karton tebal warna warni. Mereka terlibat dalam perbincangan serius.

Di sisi ruangan lain, beberapa tong mengelompok sesuai warna dengan tulisan yang berbeda.


www.hidayah-art.com

Ada tiga anak muda tengah memindahkan beberapa tong berukuran diameter 60 cm keluar ruangan. Masing-masing anak membawa dua tong ke tujuan mereka. Satu orang ke arah lapangan parkir. Dua lainnya menuju gedung rektorat. Mereka kembali memasuki ruangan bercat hijau muda dan kembali keluar membawa tong di tangan masing-masing. Peluh membanjir di tubuh ketiga pemuda tersebut. 

Katya menatap ketiga teman satu fakultas yang sejak awal digulirkan rencana, telah memberi bantuan besar. Di samping Lina tentunya, yang setia sejak awal ia memaparkan rencananya.

"Selamat ya Kat, kamu memang pantang menyerah,"

Lina, sahabatnya telah berdiri di sisinya. Tangannya mengulurkan botol isi ulang yang selalu setia menempati sisi kanan kantong ranselnya.

"Katya ... lembaran karton siap kami distribusikan sekarang," suara salah seorang pemuda pemilik tubuh atletis.

Bersamanya ada sosok pemuda berambut keriting berjalan mendekati pintu tempat mereka berdiri. Tangannya memeluk gulungan karton tebal warna coklat. Di belakangnya tiga pemuda membawa karton warna-warni. Salah seorang teman mereka, mahasiswi yang mengenakan hijab panjang, membawa tas besar. 

"Hati-hati ya kalian, makasiiih udah mau bantuin," ucap Katya tulus.

Dia tahu tanpa bantuan tenaga dan waktu dari teman-temannya, impiannya tak bakal terwujud.

"Siaaap Miss Zero Waste!" jawaban serempak teman-temannya menerbitkan tawa berderai.

Katya menelengkan kepalanya. Dia masih tak yakin dengan pendengarannya. Kata-kata terakhir teredam dengan tawa kencang teman-temannya.

"Mereka bilang apa, Lin?"

Temannya malah terbahak dan menjauh.

"Udah nggak usah dibahas. Kita selesaikan sisa pekerjaan ini. Dan nanti, aku minta ditraktir mie ayam mangkok."

*******

Katya melangkah keluar ruang rektorat. Terngiang ucapan Ibu Yuwani, Kepala Bidang Kemahasiswaan di ruangan rapat.

"Mungkin apa yang kalian lakukan di kampus belum terlihat hasilnya. Namun Ibu percaya, suatu hari nanti impian kalian menerapkan kampus yang bersih dari sampah berserakan mungkin berhasil."

Katya yakin tidak mudah membiasakan orang untuk berubah menjadi baik. Sadar dengan menaruh sampah di tempat sampah. Bahkan menempatkan sampah sesuai dengan jenisnya.

Tatapannya menyapu sudut tempat peletakan tong sampah dengan dua warna berbeda. Warna hijau untuk sampa organik dan warna biru untuk sampah an-organik.

Katya memiliki rencana dengan pemilahan sampah sejak awal di kampus, bisa mengedukasi makin banyak generasi muda tentang zero waste. 

Meski meminimalisir sampah botol plastik masih susah. Karena memang tak mudah menghimbau membawa bekal minum dari rumah dan membawa botol isi ulang, belum bisa 100 persen terlaksana. Meski air mineral isi ulang dalam galon telah disiapkan di beberapa tempat di seluruh kampus, untuk terlaksananya kampus bebas sampah botol plastik.



Paling tidak mereka bisa memisahkan sampah sesuai jenisnya. Dengan begitu sampah plastik bisa dikelompokkan dan didaur ulang menjadi barang baru yang bermanfaat.

Katya menanti sahabatnya di tempat biasa mereka nongkrong. Impian besarnya adalah bisa mengedukasi teman-temannya agar mengerti betapa bumi ini telah tercemari oleh limbah sampah plastik. 

Impian yang selalu ditertawakan oleh beberapa orang. Impian yang katanya terlalu muskil untuk diwujudkan.

Bukankah menyiapkan dua tempat sampah berbeda peruntukan pun dulunya merupakan impian besarnya? Sekarang kedua tempat sampah itu sudah mampu diwujudkannya. Dengan bantuan banyak pihak, dari rektorat, dosen, teman-teman dari berbagai himpunan kegiatan kampus, hingga pemilik kantin.

Katya tersenyum menatap deretan pintu kantin dari kejauhan. Ibu pemilik kantin di kampus telah sepakat akan mengurangi sampah plastik. Mereka akan menyajikan makanan di piring ataupun mangkok. Bagi pembawa wadah makan sendiri, akan mendapatkan diskon seribu rupiah.

Satu persatu impiannya pasti akan terwujud. Di dunai ini masih banyak orang baik yang ingin berbuat baik. Jadi pelan-pelan aja, Katya. Bisiknya dalam hati.

*********
Semua foto diambil dari Pexels

#roadto4thGandjelRel #blogchallengeGandjelRel
Reading Time:

Saturday, 12 January 2019

Semarang Bersolek Dengan Tempat Wisata Baru Yang Kekinian
January 12, 2019 41 Comments


Tempat wisata kekinian di Semarang

Assalamualaikum Sahabat. Semarang Bersolek Dengan Tempat Wisata Baru Yang Kekinian. Sudah kah kalian berkunjung ke Semarang di awal tahun 2019? Penasaran ya ada apa aja sih wisata baru yang kekinian di Semarang? Yuk lanjut baca ya sampai selesai.

Sebagai salah satu kota metropolitan, Semarang tak pernah berhenti bersolek. Kunjungan wisatawan menjadi salah satu tujuan untuk mempercantik kota. Maksudnya agar wisatawan yang berkunjung ke Semarang bukan hanya wisatawan yang baru datang pertama kali. Namun juga wisatawan yang sudah pernah datang dan ingin datang lagi untuk eksplorasi tempat wisata baru di Semarang.

Sudah tahu kan kalo Semarang mempunyai tempat wisata baru yang kekinian? 


Taman Indonesia Kaya Yang Instagramable

Tempat wisata kekinian di Semarang

Bagi kalian wisatawan dari luar Kota Semarang, sudah pernah mampir di Taman  Mentri Soepeno? Atau orang Semarang sih lebih mengenalnya dengan sebutan Taman KB atau Keluarga Berencana? 

Kalo masih bingung bagi yang belum pernah kesana, ingat aja pada penjual Tahu Gimbal ngehits, Pak Edy. Naaahhh, sudah ingat kan sekarang?!

Nah Taman KB ini sekarang sudah beralih nama menjadi Taman Indonesia Kaya. Nggak hanya beralih nama, namun taman ini pun beralih rupa. 

Jadiii, setelah direnovasi selama kurang lebih 11 bulan, ada banyak perubahan yang menjadi taman makin cantik. Makin kekinian, makin instagramable kalo kata anak milenial. 

Setiap Minggu pagi saya dan suami jalan-jalan di kawasan Car Free Day di Simpang Lima dan sekitarnya. Termasuk melintas di depan Taman KB, renovasinya belum juga rampung.

Jadi ketika mendengar bahwa taman itu akan segera dikenalkan dengan nama baru, saya udah nggak sabar menanti. Kabarnya perubahannya mencapai 90 persen lebih. Bahkan namanya pun berganti menjadi Taman Indonesia Kaya. Wuihhh, keren!

Taman Indonesia Kaya berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Nggak hanya taman seperti dulu. Namun di sini juga disediakan panggung terbuka pertama yang ada di Jawa Tengah. 

Panggung ini memiliki dua sisi yang berbeda. Sisi pertama menghadap ke SMA Negeri 1 dengan daya tampung sejumlah 200 orang. Sementara sisi lainnya menghadap kantor Gubernur dengan kapasitas penonton yang lebih besar.

Meski banyak perubahan, namun pohon-pohon besar masih dilestarikan kok. Jadi santai aja, di sini kalian bisa duduk di bangku taman yang tersebar di berbagai sudut taman. Bunga dan tumbuhan daun menghiasi setiap sudut taman. 


Tempat wisata kekinian di Semarang

Pengunjung taman dimanjakan dengan berbagai sudut foto yang menarik. Ada papan mural yang berbentuk gapuran dengan gambar ikon budaya, sejarah, dan ekonomi Indonesia. Beberapa di antaranya adalah lukisan Klenteng Sam Poo Kong, Lawang Sewu, Vihara Budhagaya di Watugong, Tugu Muda, dan lainnya.


Ah iya, kalian bisa memilih datang kesini saat senja. Terutama ketika matahari sudah terbenam, maka cahaya lampu di taman yang bergantungan mirip kunang-kunang. Patung pun seakan menjadi hidup dengan cahaya lampu yang berkerlipan.



Tempat wisata kekinian di Semarang
Hasil foto saat siang dan malam hari
Nah, terserah kalian sih mau berkunjung ke Taman Indonesia Kaya saat pagi, sore, atau malam hari. Setiap waktu bakal menjadi pengalaman baru yang menarik. Saya baru sekali kesini saat senja. Namun nggak bisa foto banyak karena gerimis mulai rajin menyambangi kota kami. 


Tempat wisata kekinian di Semarang
Kalo bingung bisa melihat denah taman

Sebagian besar foto diambil oleh anak-anak saya saat mereka berkunjung dengan teman-temannya. Jadi saya pinjam foto milik Milzam dan Naufal.


Joged ala Semarang Bridge Fountain

Tempat wisata kekinian di Semarang

Kalo di beberapa negara ada yang menawarkan wisata atraksi air mancur dengan cahaya gemerlap yang menggoda wisatawan. Nggak perlu lagi jauh-jauh berkunjung ke sungai Han di Korea Selatan. Sejak akhir Desember 2018, pemerintah Kota Semarang telah meluncurkan obyek wisata baru di jembatan Banjir Kanal Barat (BKB).

Semarang  Bridge Fountain bakal menjadi jembatan dengan gaya milenial. Yaitu di dua sisi jembatan memiliki air mancur menari dilengkapi dengan tata cahaya yang menawan setiap pengunjung. Bahkan Semarang Bridge Fountain menjadi jembatan air mancur pertama di Indonesia. 

Yeaayyy, saya bangga dong menjadi warga Kota Semarang. 

Ide ini merupakan impian Wali Kota Semarang, Bapak Hendi yang menginginkan Semarang selalu memiliki tempat wisata baru yang kekinian. Wisatawan yang berkunjung di Kota Semarang, bisa mengeksplorasi tempat wisata kekinian dan tinggal lebih lama di kota lunpia.

Nah, Semarang Bridge Fountain ini bakal dinyalakan secara rutin setiap hari dengan jadwal jam yang berbeda.

Jadwal kalian bisa menyaksikan joged ala Semarang Bridge Fountain adalah untuk hari Minggu sampai Kamis mulai pukul 19.30 sampai 20.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat dan Sabtu, akan dinyalakan sebanyak dua kali. Yaitu pukul 19.30 sampai dengan 20.00 dan 21.00 sampai 21.30.

Durasi atraksi sepanjang 30 menit dengan iringan lagu yang berbeda. Jadi tiap musik yang mengiringi air mancur joged itu juga akan menampilkan perpaduan warna dan liukan air yang tak sama.

Dan saya hanya bisa menyaksikan buntut dari atraksi saat Jumat malam kesana. Gerimis halus yang bikin saya menunda-nunda berangkat dari rumah.  Karena itu lah saya nggak bisa bikin video saat atraksi air mancur dari awal. 

Saya bertekad akan menyaksikan joged ala Semarang Bridge Fountain lagi malam-malam yang akan datang. Berdua dengan suami, pasti asik laaah.
Tempat wisata kekinian di Semarang
Hasil foto si sulung
Oiya, nontonnya jangan dekat dengan jembatan, kurang mantap sih menurut saya. Mestinya paling asik nonton atraksi ini dari jalan Kokrosono atau Puspanjolo. Nonton atraksi air mancur berjoged dari kejauhan  justru makin cantik. 

Nah, kalian udah nonton atraksi Semarang Bridge Fountain? Bisa loh mengikuti cara saya. Yang pertama berkunjung dulu di Taman Indonesia Kaya saat senja. Kemudian numpang shalat di masjid terdekat. Kemudian baru deh kalian meluncur ke Semarang Bridge Fountain yang terletak di jembatan Banjir Kanal Barat. Yuk dolan bareng, enaknya kapan ya? Wassalamualaikum.


Tulisan ini disertakan dalam #BlogChallengeGandjelRel Parade 4th Gandjel Rel Pekan 1
Reading Time:

Tuesday, 8 January 2019

 Review Film : Bumblebee, Autobot Yang Humanis
January 08, 2019 52 Comments



Assalamualaikum Sahabat. Review Film : Bumblebee, Autobot yang Humanis. Film prekuel dari Transformers ini menjadi tayangan akhir tahun 2018 bagi saya dan suami. Film yang mengisahkan dua tokoh dari dua dunia yang berbeda, dengan mengulik sisi humanis dan berbeda dari film Transformers sebelumnya.

Ya kalo film Transformers sebelumnya kan isinya perang, kejar-kejaran antara autobot, benturan-benturan yang bikin tubuh mereka kadang lepas, dengan suara bising yang bikin kepala pusing, ahahha.

Film ini lebih menonjolkan sisi humanis autobot. Jadi ya autobot itu punya perasaan yang digambarkan dari tokoh utama Bumblebee. Dia bahkan menjalin persahabatan yang manis dengan manusia, yaitu Charlie Watson.

Tanpa perlu berpanjang kata, saya tuliskan ya cerita sinopsis dan review ala saya.
__________________

Sinopsis Bumblebee :

Menceritakan seorang remaja bernama Charlie Watson yang diperankan oleh Hailee Steinfeld. Dia mengalami kegundahan dalam hidupnya. Seperti remaja umumnya yang mulai mencari jati dirinya. Charlie memiliki kisah masa lalu yang sedih, kehilangan papanya karena meninggal. Juga karir sebagai peloncat indah yang harus terhenti karena sesuatu hal.

Hobinya adalah mengutak-atik mobil tua, yang dulunya selalu dikerjakannya bareng sang ayah. Hobi ini mengantarkannya bertemu dengan mobil VW berwarna kuning yang teronggok di bengkel. Selama ini mobil ini diselimuti terpal dan tidak ada yang menggubrisnya.

Ternyata mobil itu adalah bentuk lain dari Bumblebee ya ng sedang bersembunyi dari kejaran Autobot jahat. Sinyal Bumblebee pula yang mengantarkan alien robot datang ke bumi dan memiliki potensi menghancurkan bumi.

Bagaimana peran Charlie dan Bumblebee agar perang bisa dihentikan? 

________________

Review Film Bumblebee :

Awalnya saya nggak begitu tertarik dengan film ini. Rencana dari rumah kami akan nonton film Aquaman. Tapi suami kelihatannya nggak tertarik. Begitu tiba di gedung bioskop di Cinemax, tiba-tiba suami menjatuhkan pilihan nonton film Bumblebee. Ya udah saya manut aja dan membeli tiket masuknya. 


Film Bumblebee

Film fiksi fantasi dengan robot dan endebrai endebrai lainnya. Kalian tahu lah, kalo film ini prekuel dari Transformers. Dan saya mengingat dulu tidak begitu menikmati film Transformers, kecuali yang pertama. Kompleksitas cerita yang bikin Transformers pertama lebih menarik dibanding keempat sekuelnya.  

Bumblebee menarik minat saya ketika scene yang menampilkan sosok manusia muncul. Charlie seorang siswa SMA di kota setempat yang tinggal bersama keluarga baru sang mama. Dengan adik tiri dari pernikahan kedua mamanya, Charlie merasa dianaktirikan.


Film Bumblebee

Hati yang galau hanya bisa disingkirkan bila dia asik bersama mobil tua di garasi rumahnya. Sesuatu kondisi yang kurang disukai sang mama.

Kegiatan lainnya adalah bekerja sebagai pramusaji di sebuah deli lokal. Sebuah pekerjaan yang memberinya uang saku tambahan untuk biaya mereparasi mobil tua miliknya.

Meski kadang dia harus bersabar karena ulah usil sekelompok teman-teman SMA. Seperti mengganggu hingga keisengan mereka telah merusak hari-harinya. Atau menampik nampan yang dibawanya dan berisi snack.

Ada satu impiannya, bisa menghidupkan mobil tua yang dulu selalu menjadi kegiatan mingguan bareng sang ayah.


Film Bumblebee
Bumblebee si kuning
dan mobil peninggalan sang ayah
Hingga satu ketika dia ingin mencari onderdil bekas dari mobil tua milik seorang penduduk lokal, pemilik sebuah bengkel. Di bengkel itu pula sesekali Charlie menjadi pekerja magang tanpa gaji. Sepulang dari college dan kerja di deli lokal. Sebenarnya memang dia sekadar belajar kerja di bengkel. Mencuri ilmu dan kadang malah membantu montir yang sedang membetulkan mobil.

Nah atas ijin pemilik bengkel, Charlie mulai mengoprek beberapa mobil tua yang dianggurkan di gudang. Matanya berbinar ketika menemukan onderdil yang dirasanya pas untuk mobil di garasi rumahnya. 

Tiba-tiba pandangannya tertambat pada sosok mobil kodok yang tertutup terpal. Disingkapnya dan dia mulai ngecek onderdil mobil yang teronggok di sana. Namun dia penasaran, apakah mobil itu bisa dinyalakan. Isengnya kambuh, hingga setelah dicoba mesin mobil VW kodok itu bisa nyala dan ternyataaa ... mobilnya bisa jalan. Surprise banget!


Bumblebee

Nggak hanya Charlie, bahkan seluruh pekerja di bengkel termasuk pemiliknya kaget. Mereka takjub dan menertawakan keberuntungan gadis itu.

Ahhh jadi spoiler nih ceritanya. Intinya sih mobil VW itu jelmaan dari Autobot anggota pasukan yang turun ke bumi. Nama Bumblebee disematkan oleh Charlie karena warnanya yang kuning dengan bentuk mirip lebah. 

Bumblebee memiliki kesetiaan, keberanian, tekad yang kuat untuk membela orang-orang baik. Lucu loh waktu film akan berakhir, Autobot ini berubah bentuk menjadi Chevrolet Camaro. Selain Bumblebee, ada juga Autobot yang menjadi letnan besar yaitu Optimus Prime. Namun dia hanya sesekali sih muculnya dan kadang menyelamatkan si Bumblebee.

Musuh Bumblebee yang menemukan sinyalnya di bumi, adalah dua deception dari Transformers. Namanya Shatter dan Dropkick, memiliki sifat jahat dan sangat licik. Niatnya memang ingin membumihanguskan bumi. Duo alien robot ini diisi suaranya oleh Angela Bassett dan Justin Theroux.

Bahkan kelicikannya terlihat saat merayu pejabat di militer yang ingin terkenal karena kerja sama dengan autobot ini. 

Asliii saya dan suami menyukai tontonan ini. Seru, ada juga yang bikin haru, menyentuh banget hubungan antara Charlie dengan Bumblebee. Jadi film ini nggak hanya kejar-kejaran atau perang antar robot. Tapi juga menampilkan sisi heroik dan drama yang menyentuh. Justru Transformers sebelumnya nggak ramah anak, kalo Bumblebee ini bisa lah ditonton anak-anak. 

Beberapa adegan malah ada lucu-lucunya, hingga penonton sebioskop tertawa bersamaan. Pokoknya nonton Bumblebee itu hiburan banget. Nggak menyangka juga kalo bisa bikin kami ngakak bareng.

Sayangnya konflik dalam diri Charlie kurang ditonjolkan. Hanya sesekali saja sih dimunculkan. Begitu pun Bumblebee kurang kuat juga karakternya sebagai autobot dari Transformers. Padahal kan ini ceritanya tentang si autobot ini. Saya rasa film ini membangun ceritanya yang tergesa-gesa, seakan ingin segera mengakhiri dua perlawanan alien robot yang turun di bumi.

Bahkan meski penayangannya cukup lama, nyaris 2 jam lebih, ceritanya masih terlalu dangkal.

Yang menarik adalah hadirnya juga John Cena, yang memerankan sosok petinggi militer. Dia harus tampil garang seperti umumnya pejabat di angkatan darat. Namun dia pun masih memiliki sikap lunak saat bertemu dengan konflik pribadi. 


Bumblebee

Charlie yang diperankan oleh Hailee Steinfled mampu menghidupkan cerita. Bahkan kabarnya dia bermain bagus dalam film ini dibandingkan film sebelumnya.

Beruntungnya film ini memang menonjolkan sisi humanis autobot. Juga mengurangi benturan-benturan yang menjadi ciri khas Transformers. Ada sih kejar-kerjaran dan benturan di antara sesama autobot namun masih kalah dengan film Transformers sebelumnya.



Bagi pecinta visual klasik, pasti suka dengan setting waktu. Mengambil seting tahun 1980an, dari mobil, pakaian yang dikenakan pemain, hingga model sepatu dan aksesoris, semua terlihat jadul. Namun jadulnya yang istimewa, dengan musik era tahun itu yang bikin penonton jadi nostalgia.

Meski film ini juga menampilkan Transformers yang klasik, jadi kayak reunian lagi. Tentunya tidak semua penggemar Transformers menyukai film ini. Tapi saya dan suami malah puas setelah menyaksikan jalan ceritanya hingga film diputar. Nilainya kalo menurut saya ada di kisaran 7 dari 10. 

Oiya, saya dan suami nonton ini tanggal 22 Desember 2018. Jadi ngak tahu apakah film ini masih diputar di bioskop. Yang pasti sih film ini masuk dalam jajaran box office ketiga setelah Aquaman dan Marry Poppins. Sharing yuk kalo udah nonton film Bumblebee, sahabat. Wassalamualaikum.


dokumentasi dari IMDb
Reading Time:

Friday, 4 January 2019

4 Hal Yang Perlu Dilakukan Keluarga Menjelang Sakaratul Maut
January 04, 2019 37 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Talqin Perlu Dilakukan Menjelang Sakaratul Maut. Meski bagi anggota keluarga, ada perasaan belum mengikhlaskan dengan alasan sayang maupun ketakutan ditinggal orang tersayang.

Atau pernah kah kalian merasakan hati yang cemas, bertanya-tanya apakah malam menjelang tidur merupakan saat-saat akhir dalam keadaan bernyawa?

Dan bacaan ayat dalam Al Quran pun langsung meluncur beruntun dengan memperbanyak dzikir. Perasaan ketakutan ini wajar sih, karena sebagai muslim kita ingin meninggalkan dunia dalam keadaan husnul khotimah.

Akhir Hidup Kita, Pilih lah Husnul Khotimah

Kematian itu sebuah keniscayaan. Tidak ada patokan usia, kapan seseorang akan meninggal. Bisa saja mereka yang masih segar bugar ditemukan meninggal di atas tempat tidur karena serangan jantung. Sementara orang yang sudah berusia 90 tahun lebih masih sehat dan bisa beraktivitas jualan di pasar.

Jadi kematian itu tidak dekat dengan orang tua. Kematian bisa datang tanpa diduga, dalam berbagai peristiwa. Seperti kecelakaan transportasi atau sakit yang datang mendadak.

Dari Hadist dan Riwayat Ibnu Hiban :
Perbanyak lah oleh kalian mengingat pemutus kenikmatan (kematian)

Dalam berbagai kajian, kita selalu diingatkan oleh ustadz maupun ustadzah agar senantiasa menjaga keimanan. Caranya dengan istiqomah menjalankan syariat Islam, memperbanyak sedekah, tadarus Quran, menabung amalan baik, dan banyak lagi kebaikan yang bisa dilakukan agar selamat dari api neraka.

Cara meninggal seorang muslim diharapkan dalam keadaan husnul khotimah. Sedih kan bila ketika hidup seseorang dikenal rajin ke masjid namun saat jelang kematiannya, dia dalam keadaan su'ul khotimah. Semua itu misteri yang hanya mampu dipecahkan dengan selalu istiqomah menjaga iman dan ikhsan kita.

Menjelang akhir tahun 2018, saya dan suami sempat mengantarkan seorang keluarga menuju IGD rumah sakit. Rasa cemas membayangi keluarga besar kami. Terutama yang malam itu hadir menemani keluarga Om, adik bapak saya.

Bulik terlihat seperti orang tidur, diam tanpa reaksi apapun. Sementara slang oksigen, peralatan medis lainnya menempel di tubuh. Saya terpekur menatap di sisi tempat tidur di dalam ruangan IGD.

Tubuh yang mulai mengecil sejak enggan makan beberapa bulan ini, tak berdaya bak orang yang tidur lelap.


Hati saya sempat menciut manakala tangan yang saya gunakan memijat kaki, merasakan dingin di kedua kaki bulik. Sepupu, si sulung bulik dan om yang tinggal di Malang, sempat mengutarakan hal serupa. 

Sempat juga sepupu lain yang barengan menemani Om menunggu situasi medis bulik, membisikkan kondisi kaki yang mulai dingin.

"Kita perbanyak istighfar yuk," ajak saya.

Karena pasien yang ada di IGD hanya boleh ditunggui satu orang, kami pun bergantian menemani bulik.

Menyaksikan keluarga dalam kondisi lemah dan tidak sadar di ruang medis rumah sakit itu kadang bikin hati lemah. Perasaan kasihan, tidak tega, belum ikhlas, bercampur baur dengan keinginan agar pasien bisa diberikan tambahan waktu atau kesembuhan.

Namun kadang sebagai manusia, kita diharapkan bersiap diri untuk menghadapi kondisi sakaratul maut seorang anggota keluarga. Agar si sakit memiliki saat akhir hidupnya dalam keadaan husnul khotimah.

Sebagai anak, ponakan, ataupun cucu si sakit, kita wajib menuntun dan membimbing agar dimudahkan menjalani sakaratul maut.

Saya sempat curhat di WAG, tentang kondisi bulik. Bagaimana kondisi kakinya yang dingin, yang berbeda dengan tubuhnya bagian atas yang masih hangat.

Salah seorang teman di WAG, menyarankan agar kami terutama anaknya mulai talqin bulik. 

Sungguh, membaca pesan ini bikin hati saya mencelos. Benar kah ini saat akhir bulik kami? Bulik adalah istri Om, adik bapak saya yang aslinya terlahir di Banyumas. Kedekatan tempat tinggal dengan keluarga Om, bikin hubungan bulik dengan keponakan dari suami begitu akrab. Bahkan pernikahan saya dan suami pun mendapat dukungan materi yang tak mampu kami ganti seberapa pun besarnya.

Jadi, satu-satunya hal yang bisa saya dan sami lakukan adalah menemani bulik di saat-saat akhirnya.


Berikut ini pengalaman saya, sepupu, dan putri sulung bulik menjelang sakaratul maut :

1. Meminta Maaf

Kamis pagi, saya menelpon sepupu yang belum berangkat ke rumah sakit. Saya meminta dia untuk membisikkan permintaan maaf pada sang ibu. 
"Bilang ya kalo Widi ikhlas dengan kondisi Ibu, juga bila akan berpulang saat ini," pesan saya dengan hati bergemuruh oleh kesedihan.

Saya mendengar nada suara tertahan saat mengiyakan permintaan itu. Isak pelan mulai terdengar lamban. Namun alhamduillah Widi mampu meredamnya. Kami pun janjian akan bertemu di rumah sakit. Yang ternyata saya tidak mampu memenuhi janji karena ada kegiatan lain hari Kamis itu.

2. Memosisikan Kepala Miring ke Kanan

Ada nasihan yang pernah kami terima dari kajian rutin tiap Jumat sore yang saya ikuti. Bahwa menjelang saat akhir seseorang, sebaiknya ada anggota keluarga yang menidurkan si sakit pada posisi miring ke kanan. 

Namun karena kondisi bulik yang koma. Dan hanya bisa tidur dalam posisi telentang, kami memosisikan kepala agak miring ke kanan. Kebetulan posisi tempat tidur menghadap ke arah Barat. Jadi kaki sudah dalam posisi yang benar.

3. Disunnahkan men-Talqin si Sakit

Saya mulai perlahan meminta putri sulung bulik agar men-talqinkan ibunya. Kondisi ini bisa dilakukan bila anak-anak si sakit sudah mengikhlaskan saat akhir orang tuanya. Itu lah sebabnya, saya berpesan pada Widi agar meminta maaf dan mengikhlaskan ibunya.

Talqin biasanya dengan mengingatkan atau mengajarkan seseorang yang sedang sakaratul maut, mengucapkan kalimat syahadat. Pengucapannya dengan cara halus dan lembut, jangan memaksa si sakit untuk menirukan kalimat syahadat. Cukup dengan mengucapkan kalimat la ilaha illallah di telinga si sakit.

Terlebih bila si sakit dalam kondisi koma seperti bulik kami. Nggak mungkin juga meminta beliu turut mengucapkan kalimat syahadat. 

Namun kami cukup lega bilamana ada yang memperdengarkan kalimat syahadat, ada reaksi dari tubuh bulik. Kadang ada rembesan air mata dari kedua mata yang tertutup rapat. Atau dada yang tersengal pelan, ataupun jari yang bergerak. Isyarat itu cukup bagi kami, bahwa bulik mendengarkan kalimat syahadat yang kami ucapkan di telinganya.

4. Disunnahkan Baca Al Quran

Penunggu yang menemani si sakit diharapkan membaca surat dalam Al Quran. Bisa membaca surat Yasin, Al Ikhlas, atupun memperbanyak Al Fatihah.

Bisa juga dengan membaca dzikir, shalawat, dan istighfar di samping si sakit. Intinya adalah mengingatkan si sakit bahwa semasa hidupnya dia selalu mengucapkan kalam ilahi.

Sakaratul maut memang belum pernah kita alami. Namun mempersiapkan kondisi sakaratul maut dengan harapan mendapat ampunan dan Rahmat Allah, patutu kita usahakan pada orang yang sakit kritis.

Bulik kami sudah dipanggil Allah memasuki hari keempat di ruang ICU rumah sakit. Alhamdulillah ada putra bungsu bulik yang menemaninya menjelang detik akhir kepergiannya. Innalillahi wainna ilaihi roji'un... Allahhummaghfir lahaa warhamha wa'aafiha wa'fu anha. 

Kami sudah mengikhlaskan kepergian bulik, ibu dari dua putra putri yang sholeh dan sholehah. Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan bulik semasa hidup. Dan menempatkannya di sisi orang-orang yang mulia akhlaknya, aamiin. 

Rasa bahagia terselip saat shalat jenazah, yang beberapa kali dilakukan di rumah duka. Bahkan saat akan dishalatkan di masjid, jemaah memenuhi setiap sudut masjid dekat rumah kami. Masyaa Allah, semoga bulik kembali dalam keadaan husnul khotimah.


Begitu banyak yang hadir untuk takziyah, mendoakan hingga tujuh harinya bulik di rumah Om. Saya sesekali sempat terharu menyaksikan setiap harinya saat datang ke rumah Om. Malam ketujuh bahkan lebih dari 100 orang hadir untuk mendoakan almarhum bulik Sri. Memperlihatkan amalan kebaikan bulik semasa hidupnya meninggalkan kenangan manis pada orang terdekat, tetangga, saudara, keponakannya.

Wassalamualaikum.
Reading Time:

Friday, 28 December 2018

Mengenal Program Unggulan Pelayanan Kesehatan Kota Semarang
December 28, 2018 61 Comments


www.hidayah-art.com
Pict by Dikoko

Assalamualaikum Sahabat. Mengenal Program Unggulan Pelayanan Kesehatan Kota Semarang. Pelayanan kesehatan sekarang menjadi tolok ukur bagi pemerintah kota atau kabupaten. Seberapa tinggi indikator harapan hidup masyarakat di satu wilayah?

Senangnya saat mengetahui bahwa Kota Semarang memiliki tingkat kesejahteraan yang cukup tinggi. Bahkan tergolong kota dengan indikator kesehatan cukup bagus.

Ternyata itu semua berkat kepedulian pemerinta kota beserta dinas terkait yang membidangi masalah kesehatan. Dan tentu saja support warga yang ikut terlibat aktif dengan melakukan pola hidup sehat dan lingkungan sehat.

Kebetulan kemarin tanggal 23 s/d 24 Nopember 2018, saya gabung dalam acara yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Dengan tema Blogger & Media Gathering Desiminasi  Informasi Kesehatan.

Udah tahu kah arti desiminasi dalam kalimat judul di atas?


Saya jelaskan sedikit arti tentang desiminasi. Dalam arti kegiatan yang diarahkan pada satu kelompok atau individu, untuk berbagi informasi, yang kemudian bisa menumbuhkan kesadaran, menerima, dan memanfaatkan informasi tersebut.

Yuk lanjutkan baca artikel tentang kesehatan di Kota Semarang, sahabat.

Bantuan Hidup Dasar

Materi pertama adalah tentang Bantuan Hidup Dasar yang disampaikan oleh Dr. Satya Ariza. Beliau merupakan bagian dari Tim Ambulance Hebat.



Dr. Satya menjelaskan bahwa tidak semua orang mengetahui langkah yang tepat saat menemukan ada korban serangan jantung atau henti nafas. Nah, di sini lah Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat dibutuhkan.

Bantuan hidup dasar adalah serangkaian usaha yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi pernapasan pada orang yang mengalami henti nafas dan jantung. Hingga saat ini sudah banyak pasien yang henti napas atau henti jantung, bisa diselamatkan karena mendapatkan BHD.

Intinya BHD ini adalah otak dan jantung butuh aliran oksigen.  Bila selama 3 - 8 menit otak dan jantung tidak mendapatkan asupan O2, maka bisa menyebabkan kematian mendadak.

Indikasi korban membutuhkan BHD bisa dilihat saat adanya Henti Napas dan Henti Jantung. Biasanya hal ini terjadi ketika :
  • Korban tenggelam
  • Kena stroke 
  • Kemasukan benda asing di saluran nafas 
  • Inhalasi asap 
  • Epiglotitis 
  • Overdosis obat 
  • Cedera 
  • Infark miokard akut 
  • Tersengat listrik atau kesetrum
  • Koma.
Nah, bantuan yang dilakukan itu dinamakan Resusitasi Jantung Paru (RJP). RJP adalah memberikan sirkulasi dengan menggunakan dua telapak tangan dengan hitungan tertentu, sehingga oksigen mengalir ke otak dan jantung.



Untuk orang dewasa, caranya dengan mengukur posisi di antara dua payudara (wanita), dan tambahkan dua jari. Nah, kita meletakkan bagian pangkal telapak tangan dengan menumpukkannya. Tekan dan hitung sebanyak 30 kali. Posisi kita sebagai penolong, setengah berdiri berada di sisi kanan korban.


Apabila terjadi pada bayi, cukup dengan meletakkan dua ujung jari, dan lakukan langkah serupa. Wah kalo saya sih nggak berani melakukan itu. Membantu RJP pada orang dewasa aja pasti bikin deg-degan apalagi bantuin bayi. 

Duhhh biar tenaga medis aja lah yang bantuin ya. Telpon tim dari Ambulance Hebat aja. Ini nih call number Ambulance Hebat : 1500132. 


Oiya Tim Ambulance Hebat ini terdiri dari dokter, bidan, dan paramedis. Ambulance Hebat terdapat di Tri Lomba Juang, Puskesmas Bangetayu yang mencakup wilayah Semarang Timur, Pusksesmas Srondol yang mencakup wilayah Semarang Selatan, Puskesmas Halmahera mencakup Semarang Utara, KPuskesmas Karangmalang mencakup wilayah Semarang Barat.

Ambulance Hebat ini seperti mini IGD, memiliki perlengkapan RJP komplit, dan warga Semarang yang membutuhkan tidak dipungut biaya. 

Sesi berikutnya adalah istirahat untuk menerima kunci kamar, mandi dan shalat. Sesi sharing dilanjutkan setelah makan malam. Oiya, kami sempat mengikuti tes kesehatan. Sayangnya cuma tes gula darah dan pengukuran tensi yang bisa diikuti oleh blogger dan media. 




GIAT : Gerakan Ibu dan Anak Sehat, Bersama Gasurkes KIA

Sesi sharing berikutnya adalah tentang materi Gerakan Ibu dan Anak Sehat Bersama Gasurkes KIA. Sharing ini oleh Ibu Endah Emayanti, SKM., MSi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Nah awalnya Gasurkes memiliki dua tugas, yaitu pemeriksaan jentik untuk mencegah DBD dan pendampingan bumil serta bufas.  

Sekarang kedua tugas ini dipisahkan karena sama pentingnya. Butuh ketelitian saat melakukan pekerjaan dan tugas survailans di dua bidang yang berbeda.

Ada yang mau nanya, Gasurkes KIA itu apa sih?

Yuk saya jelaskan, Gasurkes adalah Tenaga Surveilans Kesehatan. Dan KIA kependekan dari Kesehatan Ibu dan Anak. Jadi Gasurkes KIA itu Tenaga Surveilans Kesehatan Ibu dan Anak.

Nah Program Gerakan Ibu dan Anak Sehat ini punya 4 Sekawan. yaitu :


1. Dinas Kesehatan di Tingkat Masyarakat

- Ada pendampingan Bumil dan Ibu Nifas oeh Gasurkes
- Ambulance Hebat
- Pengenalan jaminan kesehatan untuk masyarakat tidak mampu dengan mendaftar sebagai peserta UHC
- Optimalisasi pendampingan bumil dan bufas melalui FKK (Forum Kesehatan Kelurahan)
- Jampersal untuk pembiayaan kesehatan

2. Dinas Kesehatan dengan organisasi profesi

- Pertemuan dan penekanan BPM
- Pembinaan onsgyn oleh POGI 

3. Dinas Kesehatan dengan Puskesmas 

- Supervisi Fasilitatif 
- Pembinaan Puskesmas PONED oleh RS PONEK
- Pembinaan Bikor

4. Dinas Kesehatan dengan Rumah Sakit

- Adanya kesepakatan bersama RS
- MOU RS PONEK
- Terdapat feedback RS
- Adanya teguran bila ditemukan kesalahan

Petugas Surveilans Kesehatan (Gasurkes) punya peranan dan fokus pada upaya menurunkan kematian ibu dan bayi, melalui pendataan dan pendampingan sebagai langkah promotif dan preventif kesehatan. Mereka juga memperoleh honor setara UMR sebagai imbalan pekerjaannya.

Oiya, Gasurkes juga punya tugas menempelkan stiker GIAT. Stiker ini dibuat sebagai penanda keberadaan ibu hamil dengan resiko tinggi. 

Diharapkan dengan penandaan ini,  masyarakat sekitarnya ikut waspada terhadap keberadaan ibu hamil yang punya resiko tinggi. Jadi mereka bisa ikut mendampingi kehamilannya.

Syukurlah berkat Gasurkes, jumlah kematian ibu mengalami penurunan. Datanya bisa dilihat dalam grafik berikut ini :




Tahun 2014 maaih ada jumlah kematian sebanyak 33, namun tahun 2016 udah turun di angka 32. Dan langsung turun tajam pada tahun 2017 di angka 23 dan per 30 Oktober 2018 di angka 14. Semoga hingga akhir Desember tidak bertambah lagi.

Nah kalo ingin tahu lebih jauh tentang GIAT, bisa kepoin sosial media di :


Twitter : @halobumil

Instagram : @halobumil_semarang

Program Unggulan Pelayanan Kesehatan

Materi berikutnya merupakan Program Unggulan Pelayanan Kesehatan yang dituturkan oleh Dr Lilik Faridah. 

Semarang Hebat tidak sekedar jadi semboyan kota ini. Namun memang menjadi nafas dari pejabat dan aparat yang mempunyai tanggung jawab dan wewenang di Kota Semarang.

Pemerintah Kota Semarang dan Dinas Kesehatan, mempunyai program unggulan Bidang Pelayanan Kesehatan Tahun 2018.

Yuk kita lihat program unggulan berikut ini :


1. Universal Health Coverage (UHC)


UHC merupakan komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk memberikan Jaminan Kesehatan kepada penduduk Kota Semarang semuanya, agar bisa dapat mengakses pelayanan kesehatan yang tersedia.

Saya udah pernah menuliskan UHC komplit dan detil ketika hadir dalam event sharing kesehatan tahun lalu.

Silahkan dibaca di sini : Tentang UHC dan Isu Kesehatan di Kota Semarang

Berkat program UHC ini, Wali Kota Semarang Bapak Hendi mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang pelayanan kesehatan.


2. Ambulance Hebat

Ada famili yang waktu itu sedang kritis dan butuh segera diantar ke rumah sakit. Namun karena udah malam, tetangga juga nggak ada yang bisa mengantarkan ke rumah sakit. Akhirnya istrinya disarankan menghubungi nomer telpon Ambulance Hebat, yaitu 1500132.

Nggak butuh waktu lama, selang 30 menit armada yang ada di Puskesmas Bangetayu langsung meluncur ke rumah famili.

Sebelum diantar ke rumah sakit, famili  saya diperiksa dan diobservasi menyeluruh. Baru data hasil pemeriksaan dikirim ke Dinkes. Baru setelah itu pasien bisa dirujuk ke rumah sakit terdekat dengan domisili.


Berikut ini kriteria pengguna :

- Pasien kegawatdaruratan medis
- Pasien kegawatdaruratan maternal-neonatal
- Kecelakaan lalu lintas
- Bencana alam

Namun apabila pasien bisa ditolong di lokasi penjemputan, rujukan ke rumah sakit tidak dibutuhkan.

Oiya, semua pelayanannya gratis, a.k.a nggak dipungut biaya ya. Cuma kena biaya telpon lokal saat call center Ambulance Hebat 1500132.

Mengingat area jangkauan wilayah Kota Semarang yang luas, yaitu 373,67 km dengan 16 Kecamatan dan  177 kelurahan. Pada tanggal 18 Juli 2018, Walikota Semarang dan Dinas Kesehatan meluncurkan Motor Ambulans dan Motor PIS - PIK.



Layanan motor ambulans gratis yang diperuntukkan bagi warga Kota Semarang. Pelayanan ini terutama untuk membantu warga yang tinggal di tempat yang sulit dijangkau oleh Mobil Ambulance.

Tersedia 5 unit Motor Ambulans yang dilengkapi peralatan kesehatan dan obat-obatan. Juga dokter dan tenaga kesehatan, yaitu Bidan atau Perawat dari Tim Ambulance Hebat.

Nah, saya mau nanya, kalian pernah nggak buka google hanya untuk mencari informasi tentang obat nyeri karena gusi bengkak?

Hati-hati ya sahabat, karena informasi di google itu belum tentu benar. Mengapa tidak konsultasi pada dokter?

Saat ini Dinas Kesehatan Kota Semarang memberikan pelayanan KONTER. Yaitu kependekan dari Konsul Dokter, merupakan layanan one stop service melalui konsultasi online yang terintegrasi bagi masyarakat. Kalian yang tinggal di Kota Semarang, bisa bertanya segala permasalahan seputar kesehatan.

Nomer WA yang bisa digunakan 0811-2900-132, sementara kalo ingin menelpon di nomer berikut ini : 1500132


3. Ambulance Siaga

Ambulance Siaga ini merupakan program pengembangan inovasi Ambulance Hebat. Seperti yang saya tuliskan di atas, begitu luasnya jangkauan Kota Semarang, ada beberapa kawasan yang susah dijangkau.

Ambulance Siaga melayani kasus Non Gawat Darurat karena keterbatasan akses dari rumah ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan sebaliknya. Juga menangani perawatan di rumah dengan kriteria tertentu. 

Sumber daya yang melayani kesehatan terdiri dari 8 orang Dokter, 15 perawat, 6 orang Bidan, 21  operator, dan 24 orang Driver.


4. PIS - PK


PIS- PK atau Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga. Program ini menitikberatkan pada kunjungan rumah. Tidak hanya pendataan kesehatan keluarga, namun juga sampai mengintervensi kesehatan perorangan hingga masyarakat secara luas.

Nah, tempat tinggal saya di lingkungan RT 05 RW 03 Kelurahan Tlogosari Kulon sudah menerima kunjungan dari rumah ke rumah oleh Gasurkes. Gimana nih dengan tempat kalian yang tinggal di Kota Semarang?


5. PUSTAKA


PUSTAKA adalah kependekan dari Puskesmas Tanpa Antrian Kota Semarang. 

Pustaka adalah inovasi untuk mempercepat pelayanan di Puskesmas. Pelayanan Pustaka tujuannya agar pendaftaran di puskesmas  dilakukan secara cepat, tanpa antrian, dengan menggunakan SMS dan WA sebagai sarana pendaftaran pasien untuk pelayanan Non Gawat Darurat.

Program ini sudah diperkenalkan pada tanggal 1 Agustus 2018. Dan kemudian mulai grand launching saat Hari Kesehatan Nasional pada tanggal 12 Nopember 2018.

Mengenal program unggulan pelayanan kesehatan Kota Semarang, tak sekadar melihat bukti fisik di lapangan. Namun juga melihat indikator kesehatan yang ditunjukkan dari meningkatnya harapan hidup warganya.



Warga yang sehat tentu akan memiliki angka harapan hidup yang lebih baik dari tahun ke tahun. Angka harapan hidup yang bagus mengindikasikan warga memiliki tingkat kebahagiaan yang bagus. Semua itu beriringan dan menjadi indikator tingkat kesehatan warga suatu kota.

Saya bahagia tinggal di Kota Semarang. Saya bisa menikmati suasana ramah warga yang saling peduli, ketika di jalan raya, menanti antrian di rumah sakit, atau antri di kasir sebuah mall. Bagaimana dengan sahabat, bahagia kah tinggal di kota kalian? Wassalamualaikum.
Reading Time: