My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Kamis, 15 Oktober 2020

Kuliner Nasi Kapau, Wajib Kamu Coba Ketika Berkunjung ke Bukittinggi
Oktober 15, 2020 21 Comments


Assalamualaikum sobat. Masih ingat kah dengan artikel yang pernah aku tuliskan di sini, tentang road trip ke Sumatra? Saat itu saya, suami, dan mbak ipar, diajakin jalan-jalan ke kawasan Ulu Kasok dan Candi Muara Takus.


Silahkan baca : Mengunjungi Candi Muara Takus dan Ulu Kasok


Kali ini saya belum bisa melanjutkan cerita jalan-jalan di tempat wisata. Tapi saya akan menuturkan tentang makan siang kami yang istimewa. Ini sih menurut saya dan ipar ya. Kan tidak semua orang memiliki selera yang sama.


Dari persinggahan terakhir, ciyeee.... berasa kayak jaman dahulu kala gitu. Iyes, persinggahan terakhir di Candi Muara Takus, yang bikin kami takjub dengan kecantikan bangunan candi.  Belum lagi dengan hasil foto yang kece karena kontras banget dari rumput hijau, bangunan candi, dan langit yang biru. 


Ahhh, jadi kangen kan pengen kesana. Semoga segera ditemukan vaksin untuk penangkal covid  dengan harga terjangkau ya. Jadi gak waswas kalo traveling lagi.


Mobil yang mengantar kami menuju arah ke Kelok 9. Jalan yang berkelok-kelok menghubungan Provinsi Riau dan Bukittinggi . Saat ini telah dibangun jembatan layang sepanjang 2,5 km. Jembatan yang bentuknya meliuk-liuk seperti tubuh ular itu menyusuri dua bukit terjal. 


Jalanan asli sebelum dibangun jembatan masih digunakan juga. Jalanan yang asli ini memiliki tikungan yang tajam dan berbatasan dengan jurang. Di jembatan yang paling tinggi, di sisi kiri dari arah Payakumbuh terdapat warung-warung  dan terdapat spot untuk berfoto. Kami pun meminggirkan mobil untuk menikmati pemandangan dan suasana Kelok 9. Mumpung lagi di daerah ini kan, mesti berhenti dulu lah. Kapan lagi kami bakal kesini, nggak ada yang tahu.


Ternyata, Nasi Padang Tidak Sama Dengan Nasi Kapau

Sepintas bagi yang awam memang tidak mengetahui perbedaan Nasi Padang dan Nasi Kapau. Saya aja dulu ngertinya nasi Kapau ya sama aja dengan Nasi Padang. Nasi Padang adalah sebutan untuk nasi dan lauk yang dibeli di Rumah Makan Padang. Ya iya lah, semua orang juga tahu hal ini kan.


Nah, sebutan rumah makan Padang memang udah digeneralisir ya. Di kota besar di Indonesia yang ada di luar Sumatra Barat, rumah makan yang menjual menu makanan Minang disebut rumah makan Padang.


Biasanya menu hidangan Minang di rumah makan Padang diletakkan di atas mangkuk atau piring yang ditumpuk. Kemudian kalo kamu duduk menikmati menu di rumah makan Padang, ada beberapa pilihan. Yaitu dengan penyajian semua menu di meja tempat kamu menikmati hidangan. Nanti akan dihitung berdasarkan menu yang kamu habiskan.


Lalu, kalau nasi kapau apa dong? Sebutan untuk nasi dan lauk yang dibeli di rumah makan yang dikelola orang asli Kapau. Biasanya dengan cara  menyajikan hidangkan beragam lauk yang khas dari Kapau. Kapau adalah nama salah satu nagari (desa) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Keunikan nasi Kapau terletak pada cara men-display lauknya, dan juga beberapa menu yang khas Kapau.


Kalau di rumah makan Padang pada umumnya display beragam lauk diletakkan dengan piring-piring atau mangkuk bersusun di etalase yang tinggi kaan. Nah di warung nasi Kapau beragam lauk diletakkan dalam baskom-baskom besar di atas meja yang lebih rendah dari penjualnya. Bila pengunjung datang dan memilih lauk, maka penjual di nasi kapau akan menggunakan centong sayur bertangkai panjang untuk menyiduk lauk dari baskom.


Perhatikan sendok sayur
dengan tangkai panjang di atas
(dok. pribadi)

Di Pasar Bukittinggi ini ada sebuah los yang dipenuhi penjual nasi kapau sampai berderet. Salah satu yang terkenal adalah nasi kapau Uni Lis dan nasi kapau Hj. Ana. Namun ipar saya mengajak kami untuk nyoba di warung Uni ER, yang katanya juga tak kalah lezat. 


Biar jelas, begini penampakan nasi kapau di warung yang namanya pakai uni di depan nama mereka, di Pasar Atas Bukittinggi. 


dok. pribadi


Adakah yang tergoda dengan lauk ini?
dok. pribadi



Uni ER sedang mengambil lauk pilihan kami
dok. pribadi

Saya yang awalnya agak kurang semangat, melihat pilihan menunya lumayan tertarik. Menu khas di kedai nasi kapau yaitu gulai kapau. Terdiri dari cubadak (nangka muda), kol dan kacang panjang yang dimasak dengan kuah gulai berwarna kekuningan dengan rasa gurih dan sedikit asam. Gulai kapau ini disiram di atas nasi putih, dan siap disantap bersama lauk pilihan pembeli.

foto milik daftarkuliner.web.id

Pilihan saya saat itu adalah nasi kapau dengan pelengkap lauk gulai usus. Sementara suami dan mbak iparku memilih dendeng.


Ekspektasi saya tidak seperti kenyataan. Semula saya yang tidak suka menu nasi Padang, agak skeptis juga waktu diajakin makan di warung-warung nasi kapau. Tapi ternyata saya cukup menikmati nasi kapau dengan pilihan lauk yang rasanya gurih, manisnya pas, enggak pedas juga. 


"Kok rasanya beda ya dengan nasi Padang?"

Dengan polosnya saya melontarkan pendapat yang bikin ngakak. Untung aja yang dengar cuma suami. Ahh, saya menikmati isi piringnya sampai tandas. Ususnya juga nggak alot, empuk, rasanya nggak ada pahitnya, pintar deh yang masak.


Saya yang bukan pecandu Nasi Padang, sangat menikmati sajian Nasi Kapau Uni ER. Harganya untuk nasi beserta pelengkapnya, yaitu lauk sesuai pilihan, rata-rata sama sebesar 25 ribu. Tapi ini harga saat saya berkunjung kesana yaitu bulan September 2017. Sekarang tentu udah mengalami kenaikan harga.


Saya terus terang pengen lagi menikmati Nasi Kapau, karena di Semarang belum pernah nyoba. Atau mungkin saya yang kurang tahu lokasi penjual Nasi Kapau terenak di Semarang? Kamu sendiri udah pernah berkunjung ke Bukittinggi? Udah nyoba Nasi Kapau Uni siapa? cerita dong, sob. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Jumat, 09 Oktober 2020

6 Manfaat Baik Mendengarkan Musik, Bukan Cuma sebagai Hiburan!
Oktober 09, 2020 34 Comments


Assalamualaikum Sobat. Saat sedang bosan, suntuk, dan jenuh,  mendengarkan musik menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan banyak orang untuk menghibur diri dan menghilangkan rasa bosan. Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda-beda. Banyak berbagai genre musik yang ada saat ini, mulai dari pop, hip hop, jazz, rock, blues, metal, dan masih banyak lagi. 


Musik memang dikenal sebagai media hiburan. Tapi, tau gak sih, mendengarkan musik ternyata punya banyak manfaat baik untuk diri kita lho, terutama untuk kesehatan. Ada banyak penelitian yang sudah membahas hal ini dan berhasil membuktikan dampak baik dari mendengarkan musik. Ingin tahu apa saja manfaat mendengarkan musik selain sebagai hiburan? Yuk, simak selengkapnya!


1. Menghilangkan Stres

Sumber: pinterest.com

Musik gak hanya jadi teman saat lagi santai, namun juga bisa menjadi obat untuk mengurangi tingkat stres yang dialami. Sebuah penelitian di Universitas Gothenburg Swedia, menyarankan kita untuk mendengarkan musik setiap hari agar bisa mengurangi stres. Supaya hasilnya lebih positif, pilihlah lagu yang kamu sukai dan sesuaikan dengan kondisi mood saat itu.


Kalian bisa juga nonton drakor, baca review Drama Korea Forest of Secrets  yuk!


2. Meningkatkan Mood Jadi Lebih Baik

Sumber: pinterest.com

Mendengarkan musik favorit terbukti ampuh memperbaiki mood yang buruk jadi lebih baik. Ini karena mendengarkan musik favorit bisa mengeluarkan dopamine di dalam tubuh. Dopamine merupakan komponen kimia yang dapat menimbulkan rasa bahagia dan senang. Sehingga mood yang buruk bisa jadi lebih baik saat mendengarkan musik favorit.


3. Menurunkan Tekanan Darah

                                    

Manfaat mendengarkan musik satu ini sangat baik buat penderita darah tinggi. Sebab musik ternyata bisa mengurangi tekanan darah. Menurut penelitian dari American Society of Hypertension, mendengarkan musik selama 30 menit dapat menurunkan tekanan darah. Buat penderita darah tinggi disarankan untuk mendengarkan lagu yang tenang setiap pagi hari dan malam hari. Hal ini karena mendengarkan musik  yang begitu kencang dalam waktu yang lama bisa membuat tekanan darah meningkat sepuluh persen lebih cepat. 


4. Memperkuat Daya Ingat

Sumber: pinterest.com

Bukan cuma mempengaruhi mood saja, hormon dopamine yang dikeluarkan saat mendengarkan musik dipercaya dapat memperkuat daya ingat seseorang. Tak heran, jika banyak orang yang sering mendengarkan musik di HP VIVO Y50 sambil belajar, karena memang dapat mengingat topik mata pelajaran dengan mudah. Tapi, hal ini juga tergantung dengan jenis musik yang didengarkan orang.  


5. Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Sumber: pinterest.com

Mendengarkan musik yang klasik atau slow selama kurang 45 menit sebelum tidur bisa membuat otak jadi lebih rileks. Inilah yang membuat kita tidur dengan nyenyak dan pulas. Tentunya mendengarkan musik bisa jadi salah satu terapi yang efektif untuk mengurangi gangguan tidur semacam insomnia. 


6. Meningkatkan Stamina

Sumber: pinterest.com

Mendengarkan musik sambil berolahraga bisa membuat kita jadi lebih bersemangat dan berstamina. Misalnya saat lagi olahraga lari, pilih lagu yang irama ketukannya mudah diikuti. Tidak hanya jadi lebih semangat lari, stamina juga akan semakin baik. So, kita bisa melakukan olahraga dengan waktu yang lama sambil mendengarkan musik di smartphone  Redmi Note 7 dengan headset favorit. Cocok banget buat kamu yang ingin melakukan olahraga seorang diri. 


Itulah manfaat baik yang bisa didapat dari mendengarkan musik. Ternyata bukan cuma sebagai hiburan doang ya geng, mendengarkan musik juga punya manfaat baik buat diri kita. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kalian semua, ya. Terima kasih! Wassalamualaikum.

Reading Time:

Jumat, 02 Oktober 2020

Tips Jitu Makin Menjual Lewat Media Sosial Bareng Chef Willgoz dan Homecredit
Oktober 02, 2020 55 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Saat pandemi seperti ini, bagi kalian yang ingin memulai usaha terutama jualan makanan, jadi maju mundur gak sih? Kondisi memang serba susah ya. Ada banyak orang terdampak pandemi, kena PHK, pengurangan jam kerja. Namun jangan menyerah, tetap semangat ya sob.


Memulai bisnis jualan di tengah krisis ekonomi memang tak mudah. Namun bisnis kuliner itu nggak ada matinya. Bisnis jualan makanan atau minuman itu menjadi pilihan yang cerdas karena orang membutuhkannya setiap hari. Tahu dong kalo makanan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Jadi bisnis ini memang menjanjikan pasar yang masih terbuka luas.


Kebetulan banget saya nonton live Instagram @homecreditid tanggal 30 September 2020 pukul 19.00 WIB. Acara bertajuk Fun Talk ini rutin diadakan setiap Rabu malam dengan menghadirkan tema dan narasumber yang beragam. Nah Live IG yang kemarin saya ikuti bertemakan "Makin Menjual Lewat Media Sosial" yang pasti menjadi topik seru dan banyak disukai oleh netizen.




Kenalan dulu dengan Narasumber Live IG William Gozali

Kalo kalian dulu pernah nonton reality show cooking, tentu tahu dong dengan chef nyentrik ini. Yup, William Gozali adalah pemenang MasterChef Indonesia sesion 3. Dia memiliki channel YouTube dengan subsriber satu juta lebih. Akun IG-nya sendiri telah memiliki ratusan ribu followers.

Chef yang memilih pendidikan dii bidang kuliner di Le Cordon Bleu Austaralian dan menyandang gelar Diploma de Cuisine untuk jurusan Cooking and Related Culinary Arts. 




Kalo kalian suka nonton video di channel YouTube Willgoz Kitchen, bakal ngiler dengan resep yang dibagikan. Lebih gampangnya bisa buka video di playlist karena kalian bisa memilih yang paling ingin ditonton terlebih dulu. Sejak pandemi, Willgoz pun membuat playlist baru yaitu STAY AT HOME. Coba deh dilihat dan dieksekusi resep-resepnya yang rata-rata bahannya mudah ditemukan di store bahan kue dekat rumah.


Willgoz juga memiliki channel R4W Project yang isinya seputar tips editing foto atau gimana cara bikin video makanan. Ada video di balik cara bikin review juga. Temukan insight yang kece abis deh. 


Bersama Bernard dan chef Willian Gozali yang super inspiratif 

Nah, balik lagi ya cerita saat saya ngikutin live IG kemarin. Bersama Bernard yang menjelaskan di awal, bahwa sebelumnya chef Willgoz udah pernah jadi narasumber dalam Fun Talk. Namun temanya beda pasti.


Bagi sobat yang belum denger obrolan sebelumnya, saya tuliskan aja ya di sini. Jadi Willgoz waktu itu ngebahas gimana bikin usaha yang tidak butuh investasi tinggi.  Lakukan observasi sebelum meluncurkan produk makanan yang akan dijual. Dan ketiga adalah fokus bikin kemasan yang menarik dan pilih marketing yang murah.


Bincang seru kemarin membahas tentang gimana supaya lebih menjual produk di media sosial. Karena mengingat saat ini bisnis kuliner lagi marak. Willgoz mengingatkan agar produk harus solid dulu. 


Ini hal yang paling mendasar sih sebelum kalian mikir packaging dan marketing-nya. Apa sih yang harus dilakukan untuk mempromosikan jualan di media sosial :


Menentukan Produk Yang Akan Dijual

Jadi sebelum memilih marketing dengan cara apa, Kalian harus maksimalkan dulu produknya. Sebelum diluncurkan, lakukan tes pasar dengan membagi produk pada teman, tetangga, kalo perlu musuh kalian untuk menyicipinya. Hahahaa. Gak pernah ketemu masa mau dikasih tester?

Minggu kemarin udah dibahas bahwa produk itu harus siap dulu. Marketing itu butuh biaya yang banyak, butuh effort, jadi produk harus solid. Percuma sih kalo kalian keluar biaya banyak untuk promosi sementara produknya masih berubah rasanya.


Efisien Dalam Marketing Produk

Sebelum menuju marketnya, kenali produk ini bakal ditujukan di pasar seperti apa. Kamu harus tahu produk itu bakal ditujukan pada konsumen yang seperti apa.  Jadi kamu bisa mengunakan marketing yang efisien tanpa banyak keluar biaya.


Lakukan Inovasi

Nah kalo terjun di bisnis makanan, lakukan inovasi pada produk tapi gunakan make sense. Karena agar bisa bersaing di dunia digital, harus bisa inovasi, nggak hanya menjual experience tapi yang penting harus rasa. Karena makanan itu kan menjual rasa, yang dipikirkan banget adalah rasanya. Jadi rasa itu nomer satu, experience nomer sekian.


Lakukan Survey Target Market Produk 

Nah, kemudian mempromosikan produknya juga sama. Media sosial itu punya analitik yang gak sama. Sosial media banyak, ada IG, FB, dan twitter, yang bisa digunakan untuk promosi bisnis jualan makanan.  Yang paling cocok adalah, sebelum memilih sosmed yang mana, perhatikan dulu analitik sosmed, target market kita kemana. 

Willgoz memilih IG ads dan FB ads. Tapi FB ads belum pernah makai meski banyak temannya yang bilang bagus. Sementara dia selama ini menggunakan IG ads dan hasilnya efektif. Willgoz menyarankan untuk kalian yang memulai usaha online, agar naik level bisa mempormosikan di dua sosmed ini. 


Visual Harus Bagus

Untuk mempromosikan makanan di IG ads, harus memasang foto yang bagus. Makanan kelihatan natural tapi versi terbaik, jangan lebai. Misal ayam di foto ukurannya besar tapi begitu didatangi ternyata kecil banget. Jauh dari realita dan ekspektasi konsumen. Konsumen bakal kapok beli deh.

Gunakan juga story telling yang detil, atau kepsyennya bagus agar konsumen tertarik utuk membeli.


Tools Yang Harus Digunakan Untuk Promo Produk

Yang pertama kembali lagi tetep produk dulu harus solid. Kemudian pilihan berikutnya adalah jualan di media sosial ibaratnya bikin etalase di Instagram.


- Kamera

Nggak harus pakai kamera mahal. Kamu bisa menggunakan kamera hape. Jangan takut karena sekarang hape dengan harga 2-3 jutaan udah cukup. Kamu tinggal maksimalkan aja tools-nya.

Manfaatkan kamera hape yang bagus, apalagi udah ada wifi yang murah. Manfaatkan untuk mempromosikan jualan kalian. Paling bagus tuh foto makanan dengan cahaya alami, dekat jendela atau pintu misalnya.


- Kunjungi IG publik figur yang rame. Gunakan account makanan kalian, dagangan kalian, dan berikan komentar yang sopan, baru selipkan dengan promosi produk. Hindari menitipkan komentar spam misalnya promosi produk sampai berderet-deret. Ujung-ujungnya, nanti malah akun IG kalian bakal di-report. Saran Willgoz adalah bikin komentar yang manusiawi, dan juga yang sopan.




Ada Tips Untuk Jualan Produk Makanan dengan Media Sosial :

- Produk solid dari rasa, tekstur, dari kenalan, tetangga, teman, musuh kalian juga suka.

- Packaging ini harus tidak mengubah rasa produk.  Bisa dicoba misal produk frozen food, disimpan dulu di frezzer hingga sebulan. Kemudian dicoba, apakah rasanya masih sesuai dengan standar kalian. Make sure lakukan itu.

- Pilih jualan di ecommerce, jangan ojek online, untuk awal wilgoz saranin jualan di ecommerce. Karena tidak ada bagi hasil seperti ojek online. 

- Gunakan marketing tools, mau pakai sosmed ads, endorsement, boleh juga sebar komentar di publik figur. Tapi sebelumnya sebarkan di WA pertemanan kalian, di sosial media, di lingkaran pertemanan dulu.

- Buat brand kalian lebih sustainable, dengan cara mempromosikan tapi tidak merugikan kalian tapi membuat value untuk konsumen. Bikin produk yang tetap dikenang oleh konsumen kalian.

- Jangan jualan di ojek online dulu, mending di e-commerce. Gunakan foto yang bagus, hindari jangan blur atau buram, gelap. 

- Bagaimana cara membuat story telling yg tidak membosankan:

Wilgoz selalu menyelipkan jokes receh karena audien media sosial itu tidak semua serius. Pasti ada sebagian dari mereka yang menyukai konten yang receh. Tapi nggak harus sih ya, sesuaikan atau temukan keunikan brand kalian. 

- Tip bila ingin kerjasama dengan influencer

Wilgoz memosisikan sebagai public figure, yang sering terima produk dari brand secara gratis. Tapi dia nggak mau produk yang masih baru, belum ada namanya, karena artinya dia belum ada usaha. 

Hindari keluarkan promo yang belebihan, kesannya memunculkan antara kurang laku atau kayak ngabisin produk. Lebih baik kalian bikin harga yang ekonomis tanpa diskon. Misal promo beli 3 harga sekian, 4 harga sekian. Kalo beli 2 dapat 3, atau beli 4 dapat 5, nantinya konsumen malah beli saat ada promo aja. Tahu dong bedanya kedua promo ini?


Nah, kemarin juga ada TEKATEKIKUIS LIVE yang hadiahnya berupa voucher belanja. Serunya tuh karena teka teki kuis ini adalah Tebak Makanan Viral. Ngakak deh sepanjang kuis karena jari kalah cepet dengan otak, huhuhueee. Ya udah lah belum beruntung. Selamat ya kepada semua pemenang kuis dan juga pemenang komentar atau pertanyaan terbaik.


Nyesek tuh kalo nulis
jawaban benar tapi kalah cepat :D


Pesan terakhir dari chef William Gozali, stay health, jaga jarak, dan 
jangan lupa pakai masker. Buat kalian yang mau mulai usaha, ingat lah bahwa produk harus solid, gunakan marketing tools yang seusai dengan sasaran hingga tidak mengeluarkan dana marketing yang besar.


Nah, Jangan lupa stay tune tanggal 14 Oktober 2020 bakal hadir kembali fun talk yang juga seru dengan topik dan narasumber yang berbeda. Sampai jumpa sahabat. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Rabu, 30 September 2020

Kolaborasi Absensi Online dan Aplikasi HR untuk Meningkatkan Kinerja HRD
September 30, 2020 25 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Saya pernah menjadi karyawan selama lebih dari 25 tahun. Meski aslinya udah pengen resign sejak tahun ke-15, tapi apa daya perusahaan belum memberikan ijin. Pengalaman bekerja di luar rumah ini saya jalani dengan hepi karena lingkungan tempat kerja yang nyaman. Hubungan dengan teman dan pimpinan juga udah baik saking lamanya saya bekerja. Suasana harmonis memang dibutuhkan bagi setiap karyawan agar bisa bekerja dengan hasil optimal.


HRD adalah salah satu kunci dari hubungan perusahan yang harmonis dengan karyawan. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan HRD berhubungan langsung dengan karyawan dan perusahaan di saat yang bersamaan. Nah, absensi online dan aplikasi HR juga berhubungan erat dengan kinerja HRD. Seperti apa hubungannya? 


Apa Itu Absensi Online dan Aplikasi HR? 

Dalam kinerja sehari-hari, HRD diharapkan bekerja lebih fokus untuk melakukan strategi pengembangan dan pengelolaan kinerja karyawan. Namun, sayangnya HRD masih memiliki tugas lain yaitu tugas administrasi yang memakan waktu lama seperti mencatat kehadiran, penggajian, pengolahan cuti, dan lainnya.


Absensi online dan aplikasi HR pasti tak lagi asing bagi sebagian besar praktisi HRD. Sederhananya, absensi online adalah sebuah sistem pencatatan kehadiran karyawan yang terintegrasi secara online. 


Sementara aplikasi HR adalah sebuah perangkat lunak yang membantu HRD dalam mengelola administrasi HR. Keduanya sama-sama dapat membantu kinerja HRD lebih cepat dan efektif. 


Apakah Absensi Online dan Aplikasi HR Membantu Kinerja HR? 

Setiap harinya, HRD dihadapkan dengan berbagai tugas yang bersifat repetitif seperti penggajian, mengelompokkan komponen gaji, pencatatan kehadiran, approval cuti dan lembur, rekrutmen, dan lainnya. Semua proses tersebut terkenal memakan waktu yang cukup lama, khususnya bagian administratif seputar penggajian dan pencatatan kehadiran. 


Jumlah HRD yang terbatas harus menangani banyak karyawan di perusahaan, membuat HRD asering kali sulit fokus atau terdistraksi. Akibatnya, kinerja menjadi kurang efektif dan banyak melakukan kekeliruan. 


Untungnya perkembangan teknologi kini kian pesat. Banyak perusahaan sudah memanfaatkan teknologi seperti absensi online dan aplikasi HR untuk mengatasi segala hambatan dan masalah dalam kinerja HRD. 


Contohnya dalam pencatatan kehadiran. Jika dilakukan dengan cara manual, pencatatan kehadiran akan memakan waktu lama dan beresiko terjadi manipulasi karena tidak adanya keamanan yang memadai. Namun, dengan absensi online, kehadiran karyawan bisa tercatat dan dilacak secara real time. Karena data yang masuk real time dan terlihat oleh HRD, validitas dan keamanannya pun lebih terjamin karena tidak bisa dimanipulasi dengan mudah. 

Contoh lainnya dapat dilihat dari rekrutmen. Semakin besar perkembangan perusahaan membuat perusahaan butuh dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) semakin besar. HRD sebagai penjaring kandidat harus selektif dalam memilih mana yang paling cocok dan tepat untuk perusahaan. 


Aplikasi HR mampu membantu HRD untuk menyimpan dan memproses data para kandidat, sehingga proses rekrutmen berjalan lebih praktis. Data kandidat serta perkembangannya dapat diakses oleh staf-staf HRD yang terkait. Jadi, lebih mudah untuk memantau proses masuknya si kandidat tersebut serta siapa yang harus mempertanggung jawabkan si kandidat. 


Penjelasan diatas hanya sebagian besar contoh bagaimana absensi online dan aplikasi HR dapat membantu kinerja HRD. Tentunya agar kinerja HRD jauh lebih efektif dan efisien. 


Mungkin kamu yang pernah menjadi staf atau manager HRD mengalami hal lain. Bisa loh sharing di kolom komentar. Terima kasih. Wassalamualaikum.      

Reading Time:

Jumat, 25 September 2020

Alasan Mengapa Memilih Liburan di  Camping Ground Omah Kembang Salatiga
September 25, 2020 42 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Awal bulan Agustus lalu saya membaca tawaran acara camping.  Tapi karena masih pandemi saya pun membatalkan niat untuk ikut acaranya. Padahal kan asik gitu ya camping di tengah hutan atau di lereng gunung. Kangen banget nih dolan ke gunung setelah sekian lama mesti berdiam diri di rumah aja.


Tapi saya harus jaga diri karena ada orang tua yang rumahnya berdekatan dan sering ketemu. Meski saya tahu ada protokol kesehatan yang bakal dilakukan dalam kegiatan camping juga. Namun akhirnya tetap batal karena nggak dapat ijin dari suami.


Oh asiknya waktu tahu suami bakal ngajak kami sekeluarga camping. Ya udah lah manut aja sama apa kata suami.


Merencanakan Camping Bareng Keluarga

Kalo sebelum pandemi saya mau aja diajakin suami jalan-jalan ke tempat wisata mana aja, sekarang sih agak gimana gitu. Sebenarnya selama dari pertengahan Maret sampai Agustus kemarin, saya masih krasan di rumah aja. Apalagi sekarang di rumah ada kebun mini yang bisa menjadi tempat mengusir bosan. 


Tapi rupanya suami yang memang butuh liburan. Pekerjaan renovasi rumah sebanyak tiga buah benar-benar menguras tenaga dan pikirannya. Meski udah ada gambar dan kontrak yang ditandatangani bersama, tetep aja ketika renovasi berjalan selalu ada koreksi dari sang pemilik rumah. Maklum deh satu rumah kan ada banyak keinginan, jadi selalu muncul ide baru sementara proyek renovasi sedang berjalan.


Mengikuti keinginan suami untuk rehat sejenak dari pekerjaannya, kami menyusun rencana akan kemana weekend nanti. Ada usulan ke Jogja meski kami juga bingung mau kemana misal jadi ke kota kenangan ini. Nyaris setahun kami belum ke Jogja. Biasanya bisa sebulan dua atau minimal sekali deh kesana. Ada pekerjaan suami juga di sana. 


Akhirnya suami memutuskan untuk memilih camping di dekat Semarang. Keinginan ini langsung mendapat respon heboh dari anak-anak. Yeaaayyy... kami akhirnya bisa liburan keluar rumah.


Kebetulan dua minggu sebelumnya ada rencana yang digulirkan di grup WA keluarga suami. Adik bungsu kami ngajakin camping rame-rame di kawasan Salatiga. Masih cukup dekat lah dengan rumah adik kami. Tapi karena masih sibuk jadi nggak ada yang bisa  diajakin camping.


Dan tanggal 22 Agustus 2020 akhirnya cuma dua keluarga aja yang bisa camping. Lokasi camping ground juga berubah, nggak seperti rencana awa. Tapi saat saya melihat foto yang dikirim adik, bikin jatuh cinta seketika.


Sabtu, 22 Agustus 2020 Menuju Lokasi Campground Omah Kembang

Karena harus menyelesaikan pekerjaan dulu, suami baru bisa pulang sebelum shalat Dhuhur. Saya sendiri sejak pagi udah sibuk beres-beres rumah, nyiram tanaman, dan ke toko kue untuk beli pastry dan bolen. Liburan ke tempat berudara dingin kudu bawa bekal yang mengenyangkan dong. 


Tepat pukul 14.00 kami berempat berangkat menuju rumah adik di kawasan Ngawen Salatiga. Singkat cerita di rumah adik, kami hanya shalat dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Omah Kembang.


Omah Kembang lokasinya dekat dengan kawasan wisata Kopeng. Dekat juga dengan kafe yang tengah hits, yaitu Cerita Kita. Namun kafe itu sering penuh sehingga harus indent. Kami juga nggak pengen ikut dalam antrian. Malas banget kan saat pandemi gini ikut berkerumun. Bahkan nggak ada pandemi pun saya dan suami paling males harus antri sebelum bisa masuk ke kafe.


Nah kembali ngomongin rute menuju Omah Kembang itu gampang banget. Dari jalan lingkar Salatiga, kamu ambil arah menuju Kopeng. Setelah melewati tempat wisata Kopeng, masih sekitar 4 km menuju Omah Kembang. Ada pertigaan dengan penanda Omah Kembang dan Cerita Kita. Posisi Omah Kembang ada di sebelah kiri jalan, ada penandanya. Ada google map juga jadi nggak usah khawatir kalo tersesat.



Alasan Mengapa Memilih Liburan di Camping Ground Omah Kembang?


- Tenda Sudah Disiapkan

Sebenarnya saya memang agak parno keluar kota untuk liburan. Selama pandemi ini, saya baru keluar kota nemenin suami saat dia ngurus kerjaan di kawasan Ambarawa. Itu pun saya duduk aja di dalam mobil. Atau kalo pun turun dari mobil, paling ke tukang jual tanaman langganan. Dan biasanya karena hari kerja jadi kiosnya selalu sepi.

Jadi satu alasan saya mau liburan karena lokasi camping ground yang sepi. Sekitar 3 hari sebelumnya, adik kami udah booking 3 tenda dan membayar uang muka. Harga sewa per tenda yang muat untuk 3 - 4 orang sebesar 250 ribu/malam.

Tenda ukuran besar dan ada lapisannya
Pintu dobel, dengan matras kasur, bantal, dan selimut

Saat ini glamping tengah digemari keluarga muda. Karena kegiatan berada di alam bebas ini tidak mengharuskan kamu bawa tenda, bawa matras, kantong tidur, belum lagi barang-barang si kecil yang banyak. Kamu cukup membawa bekal makanan, minuman, atau barang keperluan si kecil.

- Camping Ground dengan Pemandangan Kece

Saya nggak perlu perjelas dengan detil kayaknya, karena foto-foto yang ada di sini udah berbicara kan. Pemandangan dari kanan, kiri, dari arah mana pun saya berdiri, semua mempesona. Bahkan saat saya dan rombongan tiba di lokasi pun, bikin kami berdecak takjub. Masya Allah, cantiknya hamparan bukit dan gunung yang nampak dan memagut pandangan kami.


Di Omah Kembang, kamu bisa menyaksikan gunung Andong, gunung Telomoyo, gunung Merbabu. Dan kalo beruntung bisa melihat gunung Sindoro dan Sumbing di kejauhan.

Kamu nggak pengen camping
nginap dengan view kece ini, sob?


- Tempat Yang Instagramable Buat Pecinta Swafoto

Sama deh dengan alasan sebelumnya, nggak perlu banyak dijelaskan. Andai saya bisa menitipkan semua foto saat swafoto di sini. Tapi ntar kamu bakal bosan lihat foto saya, hahahaa.





Ada tenda yang kece dijadikan setting foto, tempat ayunan dengan gunung Andong di belakang punggung. Ada hammock yang bisa untuk tiduran dan juga foto dengan tema rebahan syantikkk. Ada juga bus bekas yang dijadikan beberapa pengunjung untuk foto di dalamnya. Dan saya pun juga nggak mau ketinggalan, foto bareng ponakan setelah shalat Shubuh dan jalan-jalan di sekitar campground.



- Fasilitas di Omah Kembang Udah Komplit

Dengan membayar 250 ribu per tenda dan per malam, kamu bisa mendapatkan fasilitas tenda (tentu saja donk), tikar untuk duduk dan ngerumpi, tempat sampah, tong besar untuk bakar jagung, hammock, lampu besar di sebelah hammock, tempat colokan ada banyak, toilet dengan air panas dan dingin.

Toilet ada di foto atas
Satu deret di banguan warna putih

Toilet jumlahnya lebih dari cukup untuk penghuni campground yang menginap. Saya terlupa ambil foto bagian dalamnya tapi bersih meski sederhana. Toilet nya dengan kapstok, closed duduk, ember ukuran besar, shower, dan kran. 

Isi tendanya juga udah komplit, ada matras kasur, bantal dua, dan dua selimut. Jadi kalo satu tenda akan diisi 4 orang, kudu bawa bantal lagi dari rumah biar nggak berebut. Hihihii.

- Tempat Menikmati Sunset dan Sunrise

Di Omah Kembang, kamu bisa mendapatkan keberuntungan memandang tenggelamnya matahari dan juga saat terbit. Asik kaaan, bisa mengoleksi dua pemandangan dari satu lokasi aja.

Ada spot foto yang bisa kamu pilih, di dekat tenda, di tempat ayunan, atau di lantai 1 yang view-nya menghadap ke segala penjuru. Sayangnya saat matahari terbit, saya tidak memilih tempat ini. Karena saya, anak-anak, dan ponakan berburu foto di tempat lain. Tapi sebelum pulang, saya sempat foto dulu di sini.

Di belakang saya ada gunung Telomoyo

- Kafe Dengan Menu Khas Lokal

Kafe belum buka
kalo pengen pesan latte atau cemilan

Sayangnya saya nggak sempat menikmati makanan di kafe. Padahal saya baca review nya, di kafe ini ada minuman khas. Saya lupa namanya. Coba deh kamu kesana dan nyobain teh Trasan, minuman khas gunung Telomoyo.


Malam itu kami memilih beli makanan di luar, karena pada pengen bakmi rebus. Camping pun kami tetap memilih makanan yang ada di mana aja, wkwkwkk.

Pagi hari kami sebenarnya ingin pesan menu sarapan. Kalo ada roti bakar, nasi goreng untuk anak-anak, atau salad buah dan sayur gitu kan asik ya. Sambil duduk di luar dan menatap pemandangan cantik di depan mata. Sayangnya kafe buka pukul 10 pagi, jadi ya kami akhirnya cuma pesan susu coklat.


Dan untuk sarapan kami, ada bubur sambel tumpang. Adik kami membeli bubur mesti keluar camping ground, menuju taman wisata Kopeng.



Ahh rasanya camping kemarin itu masih belum puas. Alasannya adalah karena hanya dua keluarga yang ikut. Biasanya kalo seluruh keluarga ikut, akan ada yang bagian masak mie rebus yaitu Om Pur. Beliau ini rajin banget bawa peralatan nge-camp bila nginap di homestay. Sayang keluarga Om Pur dan Tante Ani nggak bisa ikut gabung. 


Ada rencana bakal mengulang glamping suatu hari nanti. Nunggu waktu yang tepat semua bisa gabung agar lebih seru dan meriah.


Rencananya kami bakal bakar jagung juga nantinya. Oiya, kamu udah pernah glamping di Omah Kembang? Cerita dong keseruan kamu selama glamping di sana. Wassalamualaikum.

Reading Time: