My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Rabu, 17 April 2019

Tips Mencari Info PO Bus Efisiensi di Traveloka
April 17, 2019 60 Comments

Tips Mencari Info PO Bus Efisiensi 



Info PO Bus Efisiensi
pict by aneka tempat wisata

Assalamualaikum Sahabat. Tips Mencari Info PO Bus Efisiensi di Traveloka.  Umat muslim sebentar lagi akan mulai menunaikan ibadah bulan Ramadhan. Itu tandanya juga merupakan saatnya memikirkan transportasi untuk mudik ke kota kelahiran. 

Yang paling menyenangkan saat mudik ke kota kelahiran itu adalah, bisa kangen-kangenan lagi bersama keluarga dan sahabat masa kecil.

Nggak hanya kangen-kangenan dengan sahabat masa kecil. Tapi sahabat bisa juga mengeksplore tempat wisata yang bisa aja dahulu merupakan tempat yang memorable. Menyimpan kenangan masa remaja, ahaaaiiii.

Seperti kenangan saat keluarga saya jalan-jalan ke Pacitan empat tahun lalu. Hmmm, jadi kangen pantai. Air biru, pasir putih lembut, duhhh.

Silahkan baca : Wisata Air dan Menanti Suara Seruling di Pantai Klayar

Mengenang Masa Kecil dengan Naik Bus

Sebenarnya nggak hanya pemudik yang bisa menikmati tempat wisata satu daerah tertentu. Seperti juga saya yang asli kelahiran Kota Semarang. Namun karena suka traveling di beberapa kota di Pulau Jawa, sejak kecil udah memiliki kenangan bersama keluarga.

Karena bapak saya memiliki adik yang tinggal di Purwokerto, sejak kecil saya dan adik-adik sering diajak berkunjung ke rumah keluarga Om.

Tidak punya mobil pribadi nggak masalah. Jaman dahulu pun transportasi dari Semarang ke Purwokerto cukup mudah diakses.

Naik bus sekeluarga itu mengasyikkan. Selama dalam perjalanan, bapak mengenalkan saya dan adik-adik ketika bus singgah di kota yang dilintasi.

Kami tidak hanya mengunjungi rumah keluarga Om. Tapi ada juga beberapa tempat wisata yang kami kunjungi saat di Purwokerto. Terlebih kota ini memiliki tempat wisata alam yang mempesona. Yaitu Baturaden, yang memiliki kisah legenda Lutung Kasarung. 

Baturaden memiliki ragam wisata yang komplit. Mulai dari pemandian air hangat, air terjun, kolam renang, taman bunga, telaga, dan bumi perkemahan.

Jadi kalo kalian berkunjung ke Purwokerto, jangan lupa mampir ke Baturaden. Satu tempat dengan belasan fasilitas wisata yang memanjakan pengunjung.

Rencana Wisata ke Baturaden Saat Liburan

Akhir tahun 2018 saya dan keluarga sudah jalan-jalan di Kota Malang. Menikmati suasana kota yang ternyata cukup padat di kawasan wisata Batu. Saya dan keluarga juga menikmati foto selfi di Museum Angkut. Untuk tiketnya, saya pesan di aplikasi Traveloka. 

Baca yuk cerita keluarga saat bersenang-senang di Museum Angkut :

Wisata di Malang dari Museum Angkut Hingga Candi Singosari

Sedangkan awal tahun 2019 liburan keluarga saya adalah di Kota Bogor. Ada wisata kekinian yang bikin pemilik akun Instagram bakal kesenangan.

Nah, saatnya menjelang bulan Ramadhan, saya ingin mengajak keluarga berkunjung ke Purwokerto. Apalagi Om saya sekarang sendiri sejak tante meninggal akhir tahun kemarin. Pasti Om saya senang menerima kunjungan saya bersama suami dan anak-anak.

Namun saat di Purwokerto, saya ingin mengulang kenangan wisata di Baturaden dan sekitarnya. 

Saya sudah menuliskan catatan rencana perjalanan wisata dan ingin membagikannya kepada kalian, sahabat saya. Yuk, intip catatan rencana wisata keluarga saya :

- Telaga Sunyi

Seperti nama yang disematkan, telaga ini memang sunyi. Mungkin karena terletak di tengah hutan. Lokasinya masih satu lokasi dengan tempat wisata Baturaden.

pict by boboasik
Telaga Sunyi ini konon katanya merupakan tempat yang sakral. Pengunjung dihimbau tidak berenang di telaga karena kedalamannya mencapai 3 meter. Kecuali kalian memang perenang handal yang punya nyali berenang dengan kedalaman 3 meter.

Kalo melihat foto-foto yang ada di media sosial, saya udah terpesona. Suasanya kok mirip dengan telaga yang ada di Jepang. Airnya jernih hingga terlihat jauh ke dalam telaga. Udara dingin tempat wisata yang berada di kaki Gunung Slamet ini mendukung banget menjadi tempat untuk menyepi. 

Kata sepupu saya, harga tiketnya terjangkau, tahun lalu masih 13 ribu dan ditambah tiket parkir mobil 5 ribu. Kalian kepengen ke tempat ini juga nggak sih?

- The Village

Pict by aneka tempat wisata
Sepertinya banyak kota-kota di Indonesia yang mulai menciptakan tempat wisata kekinian. Yaitu tempat wisata dengan spot foto yang banyak berada di satu lokasi wisata. 

The Village ini mengingatkan saya dengan tempat wisata instagramable di Kota Bogor yang udah kami kunjungi awal tahun ini. 

Wisata dengan tema rumah dan desa ala Eropa ini memang sangat menarik minat wisatawan. Lokasinya ada di jalan Baturaden KM 7 dan bisa diakses dengan kendaraan umum. Jadi kalo kalian naik bus untuk menuju ke Kota Purwokerto, jangan cemas bila ingin mengunjungi tempat wisata ini.

The Village menawarkan tempat wisata yang komplit. Mulai dari tempat wisata ramah anak, dengan kebun binatang mini, naik perahu dan memberi makan ikan, hingga naik kuda. Tempat ini juga ada kafe yang menjual gelato, rumah bergaya Eropa, danau buatan, dan food court.

- Caping Park

pict by aneka tempat wisata
Nah ini dia tempat wisata yang tengah nge-hits di Jawa Tengah. Wisata yang anti mainstream dan bisa jadi merupakan tempat kalian uji nyali.

Bukan hanya tempat wisata yang menganut tema farming dan edutainment. Namun juga memiliki spot foto favorit yang bikin kaki gemetar dan hati katanya kayak mau lepas.

Yup, ada jembatan kaca yang fenomenal. Kalian nggak usah jauh-jauh berkunjung ke China. Cukup naik bus ke Kota Purwokerto dan berkunjung ke Caping Park. Hmmm, melihat foto milik bobo cantik ini, saya bakal berani nggak ya mengikuti jejaknya?

Sengaja saya memilih hanya tiga tempat ini sebagai destinasi wisata bersama keluarga. Karena di Kota Purwokerto niatanya memang ingin silaturahmi. Sisa waktu yang ada akan saya jadikan jalan-jalan bersama keluarga saya dan sepupu.

Baca yuk cerita traveling saya di Malaysia :

Pengalaman Terbang Bersama Tiket Promo


Cara Mencari Info PO Bus Menuju Kota Purwokerto

Menginap semalam di Kota Purwokerto, cukup lah bagi saya dan keluarga mengunjungi ketiga tempat di atas. Saya dan keluarga akan berangkat dari Kota Jogja karena si sulung sekarang kost di kota Gudeg ini.

Bagi saya mencari info bus untuk tranportasi kami ke Purwokerto cukup mudah. Saya udah lama menggunakan aplikasi Traveloka untuk urusan memesan tiket kereta, tiket masuk tempat wisata, tiket jemputan dari dan ke bandara, ataupun membeli pulsa internet saat di Kuala Lumpur. 

Jadi enjoy sih saat suami menyarankan kami memilih transportasi umum untuk traveling kali ini. Akhirnya saya menemukan info PO Bus Efisiensi sesuai saran Om saya saat mendengar rencana kunjungan keluarga ini.

Bus Efisiensi ini tarifnya cukup masuk akal. Suami nggak perlu nyetir mobil, duduk manis aja sampai ke kota tujuan. Beres deh, nggak bakal capai juga matanya.


pict by Traveloka


Dengan kursi model 2-2, saya dan suami bisa duduk bersisian. Sementara anak-anak juga mendapatkan tempat duduk tipe sama. 

Saya dan keluarga bisa memilih tempat duduk berjajar kanan dan kiri. Jadi bisa ngobrol bila membutuhkan sesuatu, atau berbagi cemilan selama dalam perjalanan.


pict by Traveloka
Bus dengan fasilitas mewah di dalam kabinnya ini memang memanjakan penumpangnya. Fasilitas lainnya adalah shuttle bus, tempat peristirahatan yang nyaman, dan tentu saja pelayanan awak bus yang sopan.

Kalo saya dan suami udah langsung suka dengan fitur kemudahan dan kelebihan memesan tiket bus di Traveloka ini. Udah memesannya praktis dan nggak perlu datang ke terminal atau agen bus.



Nah yang penting adalah, Customer service pun melayani keluhan atau pertanyaan kalian selama 24 jam. Yang asik juga adalah ada info lengkap seputar harga tiket, trayek bus, bahkan jadwal dan fasilitas yang ditawarkan.

Untuk pembayaran juga dibikin gampang. Bisa melalui transfer bank, kartu kredit, ataupun seperti saya yang memilih bayar di mini market Alfamart. Sambil pulangnya beli es krim favorit. Ahseeeekkkk.

Saya udah memilih tanggal kunjungan ke Kota Purwokerto sekitar awal Mei sebelum memasuki bulan Ramadhan. Berkunjung ke rumah keluarga Om saya untuk silaturahmi dan juga mampir ke tempat wisata. Ahhh, saya udah nggak sabar menanti awal bulan Mei mendatang. Nantikan cerita jalan-jalan saya di Kota Purwokerto ya. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Senin, 15 April 2019

BUMN Mencatat Sejarah Tiga Rekor MURI HUT BUMN ke 21 di Semarang
April 15, 2019 25 Comments

HUT BUMN ke 21, One Family, One Nation, One Vision to Excellence


Assalamualaikum Sahabat. Sabtu tanggal 13 April 2019 menjadi hari yang mengesankan. Menjadi bagian dari syukuran HUT BUMN yang ke 21 bersama ribuan karyawan dan komisaris di Marina Convention Centre, Semarang. Bangga loh bisa menjadi salah seorang yang ikut menyuarakan kemeriahan ulang tahun perusahaan milik negara.

Sejak pukul 4 pagi, saya sudah mulai siap-siap. Karena pukul 5.30 wib saya dan teman-teman blogger yang tinggal di Semarang harus hadir di lokasi acara. Namun rencana tak seindah kenyataan. Pukul 5.37 saya masih berkutat di tengah kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Marina. 

Saya diantar paksuami melintasi jembatan Banjir Kanal Barat. Dari sini lalu lintas masih ramai lancar. Begitu pula ketika melewati perumahan Semarang Indah, yang menghubungkan dengan lokasi Marina Convention Centre.

Namun begitu mulai memasuki komplek Marina, jalan sudah padat dengan motor dan mobil yang membawa peserta acara syukuran ultah BUMN.

Bersyukur banget suami bersedia mengantar dan menggunakan motor. Jadi kami bisa nyelip di antara mobil yang berjalan tersendat.

Rejeki Bertemu dan Foto Bersama Ibu Mentri BUMN

Karena melihat antrian mobil dan motor yang memanjang dan padat merayap di jalan kompleks Marina, saya pun turun dari motor. Saya berjalan di sela kepadatan lalu lintas bercampur dengan pejalan kaki. Wahhh, saya begitu bersemangat karena ingin hadir menjadi saksi dari pncatatan sejarah tiga rekor MURI.  Apa aja sih tiga rekor MURI yang akan tercatat di Kota Semarang ini? 



Saya udah nyampe di Marina Convention Centre, tempat acara HUT BUMN ke 21 bakal diselenggarakan. Gedung itu sebagai transit peserta dari kartawan ataupun komisaris BUMN se Indonesia. Sementara untuk pesta ulang tahun diadakan di halaman parkir yang menghadap pantai Marina. 

Sedang asik mengambil beberapa foto di dekat pintu masuk ke area parkir, saya mendengar suara sapaan bersamaan. Penasaran dong dan saya pun menengok asal suara yang terdengar bahagia di belakang posisi saya berdiri.

"Foto dong Buuu,"

Beberapa orang meneriakkan nada yang nyaris serupa. Eh siapa sih yang datang dan bikin pengunjung excited?

Sosok perempuan yang familiar tertangkap indera penglihatan saya. Mata saya berbinar ceria. Ada Ibu Rini Soemarno, Menteri BUMN kabinet Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia!

Saya segera bergerak mendekat. Dan meminta tolong pada seorang pengunjung untuk mengambil foto saya dengan Ibu Rini.


Senyum hangat Ibu Rini bikin saya mendekat dan memosisikan foto bareng. Hahaaa, bersyukur banget dan ini adalah rejeki tak terduga bagi saya bisa foto bareng perempuan hebat milik ibu pertiwi.

"Terima kasih Ibu," saya mengucapkan terima kasih. Tersentuh dengan keramahan beliau.


Seremoni HUT BUMN ke 21 

Dihadiri Ribuan peserta baik karyawan, keluarga karyawan BUMN, maupun tamu undangan. Suasana meriah terasa banget sejak masuk ke area parkir. Wajah cerah, sorot mata yang nampak semangat, seolah tak sabar menanti acara HUT hari Sabtu pagi.

Acara dimulai dengan senam lintas 3 generasi. Dimulai dari SKJ, Poco-Poco, dan Zumba. Seluruh peserta nampak mengikuti instruktur yang memimpin di atas panggung. Matahari yang mulai naik tak menyurutkan semangat seluruh peserta.


Setelah peserta dipompa semangatnya dengan rangkaian olah tubuh hingga berkeringat, acara berlanjut Kirab Budaya. Peserta Kirab Budaya terdiri dari penari kontemporer, pembawa Warak Ngendog, serta peserta yang membawa umbul-umbul. 









Rangkaian peringatan HUT ke 21 BUMN berlangsung khikmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Juga terselip doa yang dipimpin oleh Habib Umar Muttohar.

Dan dilanjutkan dengan menyanyikan jingle BUMN oleh milenial bersama seluruh peserta yang hadir. 





Sambutan Ibu Menteri BUMN tentang Prestasi dan Harapan Masa Depan

Dalam kata sambutannya, Ibu Rini menuturkan tentang prestasi BUMN serta aset keseluruhan yang dimiliki dalam 4 tahun terakhir. 

Perlu kalian ketahui, sejak tahun 2015 hingga 2018 aset BUMN tumbuh rata-rata 12% hingga mencapai Rp. 8.092 triliun. 

Tutur Ibu Rini Soemarno :
"Peningkatan aset tersebut didukung oleh peningkatan laba, manajemen perusahaan yang teruji menghadapi tantangan perkembangan ekonomi yang ada,"

Menurut Ibu Rini peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan Negara untuk mendukung pembangunan. Tahun 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 422 triliun baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan Negara bukan pajak. 

Angka tersebut lebih tinggi atau naik sekitar 19% dibandingkan tahun 2017 yang mencapai Rp 354 triliun. Pun kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara terus tumbuh. Dalam empat tahun terakhir rata-rata sebesar 11,68%.

Melihat angka-angkat tersebut bikin semangat ya, bener kan?! Yuk positif thinking untuk Indonesia lebih maju.

“Dalam banyak waktu dan kesempatan BUMN sudah banyak melakukan kegiatan untuk bagaimana lebih mendekatkan BUMN dengan masyarakat di seluruh Indonesia. Terutama melaui kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri yang dilakukan secara sinergi bersama BUMN di daerah. Semoga apa yang telah kami lakukan bisa lebih mengakrabkan dan menghangatkan hubungan BUMN dengan masyarakat, sehingga BUMN dapat selalu hadir untuk negeri dan memberi manfaat untuk masyarakat,” kata Rini.

“Kami optimistis kinerja BUMN akan lebih baik, kekuatan sinergi semakin jelas dan kami on the track untuk mewujudkan holding di BUMN agar organisasi lebih ramping dan menjalankan bisnis lebih cepat dalam mengejar hasil usaha maksimal untuk akhirnya kita kembalikan kepada masyarakat,” kata Rini.

Pagi hari itu, Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajarannya dan 52 Direksi serta Komisaris BUMN hadir untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para insan BUMN atas kontribusinya terhadap kemajuan BUMN. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada seluruh pegawai di lingkungan BUMN yang telah bekerja keras untuk perusahaannya.

Terkait HUT BUMN dijelaskan Rini rangkaian kegiatah social edukatif telah digelar Kementerian BUMN bersama seluruh keluarga besar BUMN dan mencapai puncaknya pada hari Sabtu, 13 April 2019 tepat pada Hari Ulang Tahun Kementerian BUMN ke 21.

Semarak kegembiraan HUT BUMN diramaikan oleh sekitar 30 ribu keluarga karyawan BUMN yang berasal dari 56 BUMN di seluruh Indonesia. Mereka berkumpul dan bersuka cita bersama di Marina Convention Center, Semarang Jawa Tengah.  Hadir bersama-sama mengucapkan rasa syukur dan doa atas prestasi, kinerja, sinergi BUMN dalam membangun negeri.

Program BUMN : Kegiatan Sosial dan Edukatif 

Sebagai bagian dari Good Corporate Governance (GCG), BUMN turut aktif dalam kegiatan sosial dan edukatif dengan melibatkan masyarakat maupun milenial BUMN.

Melalui program BUMN Goes to Campus yang dilakukan sekitar 27 BUMN berhasil meraih perhatian sekitar 30.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, seperti Karawang, Riau, Tasikmalaya, Lampung dan Padang. Program ini juga melibatkan para petinggi BUMN yang dikemas dalam kegiatan seperti CEO Talks, Kelas Kreatif, Magang & Vokasi Bersertifikasi untuk 10 ribu mahasiswa dan perekrutan bersama BUMN untuk 11 ribu orang.

Selain itu, digalakkan juga aktivitas sosial yang melibatkan masyarakat yakni program Pangan Murah yang dilakukan oleh 38 BUMN dengan menyalurkan 600.000 paket di 56 kota dan kegiatan Bersih-bersih Kampung Sehat di 18 kota dengan melibatkan 11.000 warga.

"BUMN tidak hanya merujuk pada profit dan kinerja di atas kertas, tapi juga berprestasi mendapatkan tempat di masyarakat dengan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan sebagai wujud social corporate responsibility BUMN,” kata Ibu Rini Soemarno.
Kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke21 BUMN memang diputuskan di Semarang, Jawa Tengah. Setelah sebelumnya acara yang sama dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Dan puncaknya nanti akan digelar di Jakarta pada tanggal 20 April 2019. 


Tumpeng HUT BUMN ke 21 Mencatatkan Rekor MURI

HUT BUMN yang digelar di kota Semarang ini menjadi berbeda. Pada perayaan HUT BUMN di Semarang telah disiapkan tumpeng khusus berbentuk stupa. Dan tumpeng tersebut berhasil memecahkan rekor MURI. 



Rekor yang berhasil diraih adalah : 


  1. Makan nasi kuning lebih dari 5800 orang bersama 
  2. Rekor prestasi Nusantara yaitu "Tumpeng berbentuk Miniatur Borobudur 6mx6mx4,12m" 
  3. Transaksi QR code terbanyak, yakni sejumlah 50.000 transaksi selama 5 jam

Kalo kalian berada di kegiatan HUT BUMN di Marina Convention Center sini, pasti akan merasakan kekaguman yang sama seperti yang hadir di sini.


Tumpeng yang setinggi 6 meter tersebut menjadi saksi sejarah HUT ke 21 BUMN di Kota Semarang. Tumpeng ini masuk MURI karena menjadi tumpeng tertinggi yang pernah dibuat di nusantara.

Ukuran puncak tumpeng yang tinggi merupakan simbolisasi dari kinerja BUMN yang 4 tahun ini terus menanjak.

Pemotongan tumpeng pun dilakukan oleh Ibu Rini Soemarno dengan menaiki crane menuju puncak tumpeng. Baru kali ini saya melihat motong pucuk tumpeng menggunakan crane. Kereeen ya. 



Oiya, konstruksi tumpeng ini dikerjakan oleh BUMN WIKA. Waktu saya melihat dari dekat, tumpeng yang asli hanya bagian atas. Jadi nasi kuning yang bisa dinikmati bagian atas. Sementari konstruksi bagian bawah, adalah papan yang pinggirnya ditutup dengan nasi kuning. 

Dalam pesan berikutnya, Ibu Rini Soemarno pada para milineal BUMN :
"Sebagai generasi milenial yang bekerja di BUMN, kalian harus kreatif, inovatif, dan berani menyuarakan pemikiran untuk membuat BUMN besar dan tangguh menghadapi segalam tantangan,"

Setuju banget Ibu!

Terlebih selama ini generasi milenial BUMN senantiasan dilibatkan dengan misi khusus oleh Kementrian dalam seluruh rangkaian HUT BUMN.

Dalam kesempatan HUT BUMN, dibagikan juga penghargaan mulai dari untuk karyawan termuda yaitu usia 23 tahun. Ada juga penghargaan karyawan terbaik kinerjanya, prestasi beberapa karyawan, dan masih banyak lagi.

Kulineran Cukup Bayar 500 Rupiah dengan LinkAja

Saat memasuki area parkir ketika saya tiba di lokasi, ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang mengenakan selempang. Mereka menawarkan absensi. Semula saya nggak paham absensi apa sebenarnya yang ditawarkan.

Ternyata mereka adalah customer service yang membantu pengunjung untuk top up saldo LinkAja. Buat apa sih kudu ngisi saldo LinkAja? Trus kalo belum pasang aplikasi LinkAja di gawai gimana dong?

Tenaaaang, sahabat. Saya dulu udah pernah ditawari anak saya untuk install aplikasi LinkAja. Namun saya tolak karena saat itu gawai udah full memori. 

Namun kemarin saya nyoba install aplikasi LinkAja karena pengen bisa kulineran dengan harga 500 rupiah untuk satu jenis makanan. Rugi dong kalo nggak ikut kulineran dengan penawaran harga sebombastis di acara HUT BUMN ini.

Nah, kalo kalian nggak punya kartu kredit, atau belum punya T-Cash, bisa kok meminta bantuan mbak dan mas yang mengenakan selempang. Saya pun ikut mengisi saldo LinkAja sebesar 20 ribu rupiah. Saya pikir cukup lah ya duit segitu untuk bekal kulineran. 

Tadinya sebelum top up saldo 20 ribu, saya ditraktir sama Koko jajan cemilan. Satu bungkus isi roti kecil dan lemper ini harganya 500 rupiah. Kepala yang sempat pening gara-gara belum sempat sarapan, langsung deh agak berkurang.

Gula darah saya memang rendah banget, jadi udah beberapa hari ini rajin sarapan. Nah, karena baru menyicipi roti mungil, saya jadi pengen sarapan kenyang.

Saya pun mulai berjalan bareng Diko dan Koko mencari kuliner yang mantap rasanya. 



Ada tiga kuliner yang saya cicipi, yaitu Tahu gimbal, pempek, dan Prol Tape. Untuk pempek cuma nyicipi dua iris, nggak habis gara-gara cuma direbus. Mengapa nggak digoreng? Karena eh karena, kompor gas kejebak macet di jalan menuju lokasi acara.

Iyesss, sebegitunya ya kepadatan lalu lintas menuju venue acara HUT BUMN. Kayaknya memang harus sabar juga ntar kalo mau pulang. Tapi hari itu memang suasana venue begitu meriah dengan kebahagiaan dan semangat yang ceria. Saya aja bahagia bisa ikut merasakan kemeriahan suasana ulang tahun BUMN. Bangga bisa hadir menjadi bagian saksi pemecahan rekor MURI di Kota Semarang.



Sementara dalam rangka mensosialisasi alat bayar digital hasil kerjasama 8 BUMN dalam LinkAja, sejumlah promo juga diberikan ke masyarakat umum yang sudah menggunakan LinkAja, seperti cashback untuk pembelian makanan, minuman, pembelian voucher listrik dan lain sebagainya dari mitra-mitra BUMN maupun swasta. Saat ini, sekitar 75.000 merchant yang sudah bekerjasama dengan LinkAja dengan sejumlah promo menarik.


“Ekosistem BUMN akan meningkatkan frekuensi dari transaksi LinkAja ke depan, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat dan tentu saja BUMN itu sendiri. Kita akan mulai memobilisasi bagaimana uang beredar dalam transaksi digital itu dimulai dengan LinkAja dari lingkungan pegawai BUMN dan pegawai, sehingga ke depan kita ingn dan berharap bagaimana uang berputar itu nanti akan tetap di dalam negeri,” kata Rini.


Semoga BUMN makin jaya, bisa menjadi perusahaan pemerintah yang peduli dengan masyarakat umum. Menjadi pilihan bagi anak milenial untuk berinovasi dan kreatif membangun negeri ini. Sampai jumpa pada HUT BUMN tahun depan, Sahabat. Wassalamualaikum.

Dokumentasi :
- Doc Pribadi
- Foto dari WA Grup
Reading Time:

Jumat, 12 April 2019

Stop HOAX Menuju Pemilu Damai
April 12, 2019 24 Comments

Stop HOAX Menuju Pemilu Damai 

Pemilu Damai 2019

Dunia maya itu asyik, dunia nyata juga seru. Pikir dulu sebelum gunakan jarimu. Sekali ketik, jejak digital sulit ditarik
Assalamualaikum Sahabat. Stop Hoax Menuju Pemilu Damai, susah nggak sih? Kalo kalian baca quote di atas, poinnya adalah hati-hati lah saat posting status di media sosial karena ada UU ITE yang bakal menarikmu bila salah tulis.

Banyak kan website yang sharing tentang berita sekenanya, yang penting viral. Tidak lagi menggunakan kaidah kepenulisan 5W + 1H. Kalo pun menggunakannya, dalam konteks yang beda.

Yaitu : 5W + 1H nang medsos
Waton Posting, Waton Komen, Waton Suloyo, Waton Ngelike, Waton Ngeshare. Nek ditakoni jawabe Hmboh.

Ambil kamus bahasa Jawa dulu, hihiii.

Alhamdulillah minggu lalu saya bersama beberapa teman blogger Semarang dan aktivis mahasiswa diajak untuk diskusi tentang pemilu damai. Ada dua pembicara, yang pertama dari MAFINDO yaitu Bapak Farid Zamroni dan dari Dinas Kominfo Ibu Riena Retnaningrum, SH.




Bersama Mafindo Melawan Hoax 

MAFINDO kepanjangannya adalah Masyarakat Anti Hoax Indonesia. Organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi mulia, yaitu ingin bergerak secara independen.

Kalo ingin tahu lebih banyak tentang MAFINDO, kalian bisa loh meluncur ke media sosialnya. 


Mas Farid sharing tentang Hoax


Nilai semangat kerelawanan dari MAFINDO adalah :


1. Non Profit, maksudnya agar MAFINDO selalu menjaga komitmen tidak menerima bantuan dari pemerintah agar integritas terjaga. Trus dana operasional dari mana? Selama ini MAFINDO mendapatkan sumber dana di antaranya menjadi narasumber bincang-bincang di berbagai forum acara kelembagaan.

2. Outsorcing yang artinya relawan itu berangkat dari diri sendiri karena alasan ingin bekerja sosial. Tanpa adanya unsur keterpaksaan karena ajakan dari satu lembaga secara khusus.

Relasan MAFINDO itu terdiri dari beragam latar belakang. Ada ibu rumah tangga, driver online, enterpreuner, selebriti, guru, mahasiswa, dan yang lainnya. Bahkan kepesertaan perempuan menjadi yang terbesar, sekitar 70 % dari jumlah keseluruhan. Dan perlu kalian tahu, 12 dari 17 koordinator wilayah adalah perempuan. Keren ya peran mereka. 


Motif Mereka Yang Menyebarkan HOAX


Ada beberapa motif bagi seseorang menyebarkan Hoax. Alasan pertama adalah uang, seperti yang dilakukan oleh mahasiswa Lampung yang menyebarkan hoax karena mendapat upah. Alasan berikutnya adalah politik, ideologi, kebencian, dan iseng. 

Yang paling parah dari kelima alasan tersebut adalah iseng. Sebuah tindakan yang secara bodoh dilakukan tanpa memikirkan akibatnya. Baik bagi orang lain yang dijelek-jelekkan, ataupun akibat bagi dirinya sendiri.

Beberapa portal berita di Indonesia ini banyak yang menyebarkan tulisan hoax. Sementara UNESCO sendiri tidak mau produk jurnalistik dianggap hoax atau "Fake News".

Yang bikin miris adalah ujaran kebencian yang mengarahkan pada Hoax ini disebarkan oleh orang-orang yang juga memiliki kecerdasan atau keilmuan. Seharusnya bisa loh tabayyun, mengikuti jejak Rasulullah. Mencari tahu kebenarannya terlebih dulu.



Mengapa banyak orang yang kena hoaks?

Ada tiga alasan seseorang dan banyak sekali orang yang kena hoaks. Yang paling berpengaruh adalah rendahnya kualitas literasi. Mungkin kalian pernah menemukan teman kerja atau sekolah, yang memiliki pendidikan tinggi namun suka sebar hoaks. Yup, pendidikan tinggi tidak ada korelasinya gampang terkena hoaks. Karena yang bersangkutan tidak mau membaca dan mencari tahu kebenarannya.

Kemudian adanya efek polarisasi karena masalah politik dan SARA. Dan yang terakhir adalah media partisipan. Seperti munculnya media online  yang tidak kredibel. Dari 500 sekian media online, hanya 52 yang terdaftar di Dewan Pers.

Pada kesempatan siang hari itu, MAFINDO juga menunjukkan data seputar hoax dan contoh hoax politik. Dari penemuan antara Januari hingga Desember 2018, terdapat ribuan hoax yang berhasil dikumpulkan.  Yang paling sering dibagikan ada pada politik, agama, dan lainnya.


Nah, kalian bisa loh menyeleksi apakah berita yang dishare di dunia maya itu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya atau hoax. 

Salah satu contoh kabar Hoax di media sosial, yang kebenarannya sudah dikonfirmasi. Ceritanya ada satu akun yang share tentang tempat menunggu bus atau halte dengan kursi palu arit. Aslinya ini bukan di tanah air, tapi dishare dengan bumbu penyedap kalo ini lokasinya di Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Nah, yang benar bisa kalian perhatikan gambar di bawah ini. Bayangkan kalo kalian ikut share dari akun di atas, memalukan misal ada yang menulis komentar kebenaran lokasi tempat.


Ingat saja dengan syarat artikel yang benar untuk pemberitaan. Yaitu 5W1H, yang bisa dijelaskan detilnya adalah Why, Who, What, Where, When, dan How.

Ada orang yang memang tidak mengetahui kebenaran informasi yang disebarkan. Jadi dia share tidak disengaja. Namun ada informasi yang salah, tapi orang ini membagikannya. Dia tahu informasinya salah, namun dia sengaja membagikannya. Bahkan ketika dikasih tahu, dia tetap membagikannya.

Kalian yang ingin mengetahui berita itu benar atau hoax, bisa meluncur ke aplikasi milik MAFINDO. Nama aplikasinya adalah Hoax Buster Tools yang sudah tersedia di Play store.


Peran Media Sosial di Tahun Politik

Pembicara kedua adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Ibu Riena Retnaningrum, SH.

Beliau menuturkan bawa Diskominfo sudah menandatangani MOU kerjasama dengan KPU dan Bawaslu.  Dalam kesempatan ini, Ibu Riena juga mengenalkan tentang akun media sosial yang dikelola dinas Kominfo Jawa Tengah.

Materinya masih seputar hoax juga sih. Ibu Riena menjelaskan bahwa sebagai kaum milenial, kalian harus cerdas bermedia sosial di masa pemilu.


Media sosial akan bermanfaat untuk hal-hal yang positif terutama di tahun politik seperti sekarang. Bisa untuk menjadi media iklan untuk mempromosikan produk atau pun menggelar kampanye secara online.

Media sosial juga dapat mengubah pola pikir masyarakat. Kekuatan media sosial untuk mempengaruhi masyarakat penggunanya. Jangan mau terhasut dengan berita hoax yang bertebaran di media sosial. Karena ada buzzer politik yang bekerja untuk bermain kotor demi duit. Orang yang fanatik gampang terpengaruh dan terkena hoax.

Bijak lah ketika kalian menulis dan menyebarkan berita di media sosial. Pilih dan pilah, serta saring dengan mencari tahu kebenarannya. Agar kelak tidak menyesal ketika berita yang dishare ternyata merupakan kebohongan. Jejak digital itu kejam, kawan!

Upaya untuk mencegah hoax ini sudah dilakukan oleh Kemkominfo hingga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

Jadi kalian tidak usah khawatir karena bisa melaporkan hoax ini seperti di Twitter @aduankonten. 

Pesan  Ibu Riena, tetap lah bermedia sosial dengan cerdas. Jadikan media sosial sebagai alat bantu, tetap saring dengan hati nurani dan akal sehat.


Saya hadir dalam forum diskusi
bersama KPU
Nah, untuk masa tenang yang sudah mulai berjalalan, tetap hati-hati bermedia sosial. Saat masa tenang dilarang posting di media sosial tentang kejelekan paslon yang bukan pilihan. Ada aturan seperti cuitan di Twitter bisa diturunkan hingga akun diblokir.

Sampai jumpa di TPS dan pilih yang terbaik menurut hati nurani kalian. Salam merdeka untuk Indonesia yang lebih baik. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Senin, 08 April 2019

Tubuh Bebas dari Anemia Dengan Mengonsumsi Maltofer
April 08, 2019 30 Comments

Tubuh Bebas dari Anemia Dengan Mengonsumsi Maltofer 


Maltofer Woman Community

Assalamualaikum Sahabat. Tubuh Bebas dari Anemia Dengan Mengonsumsi Maltofer. Nah, siapa saja orang yang mudah mengalami anemia? Perempuan saja, atau kah laki-laki juga bisa mengalami anemia? Pengen tahu dong ya, karena ternyata anemia itu bisa terjadi tanpa memandang jenis kelamin.

Bertahun yang lalu, saya masih berusia sekolah dasar ketika ibu hamil dan sering pingsan. Waktu itu saya nggak paham apa penyebab ibu pingsan. Dari mendengarkan percakapan orang dewasa, katanya ibu saya kurang darah.

Entah gimana kejadian itu membentuk pikiran saya ketika mulai dewasa, bahwa seorang perempuan tidak boleh kurang darah. Ketika hamil, saya sadar betul bahwa apa yang saya konsumsi akan mempengaruhi janin di dalam rahim.

Karena ingin menjaga asupan makanan yang memenuhi gizi seimbang, saya menjaga makan saya dengan sebaik mungin. Dan saya rajin mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Karena dari berbagai bacaan tentang kehamilan yang saya baca,  kalo ibu hamil kekurangan zat besi bisa mempengaruhi janin dalam kandungan. 

Saat itu saya rajin nyoba berbagai resep dengan bahan daging sapi dengan diolah bestik, galantin, empal kelem, rendang daging, atau digoreng begitu saja. Kemudian juga masak sayur yang berwarna hijau. Saya bahkan sering merebus kacang kulit untuk cemilan. 

Alhamdulillah masa kehamilan saya lancar dan tidak ada masalah. Saya tidak mengalami anemia seperti yang semula sempat menjadi kekhawatiran banyak orang di keluarga saya.

Ketika Saya Kena Anemia

Alasan saya sangat memperhatikan kondisi tubuh agar tidak mengalami anemia adalah, karena saya ingin bisa mendonorkan darah. 

Sejak SMA hingga setelah memiliki anak, saya tergolong rajin donor darah. Saya menjaga betul agar kadar Hemoglobin ada di kisaran angka di atas 12 g/dl. 

Karena pihak PMI pasti bakal menolak keinginan saya donor bila Hb di bawah angka 12 g/dl. 

Namun tiga tahun belakangan saya udah nggak diijinkan lagi donor darah karena Hb saya selalu di angka 10 - 11,6 g/dl.

Saya pernah nyaris pingsan di tengah jalan gara-gara memaksakan diri untuk donor darah. Saat itu saya bersepeda dari rumah bersama suami. Tanpa ijin suami, saya naik ke bus milik PMI dan memeriksakan diri. Ternyata Hb saya memenuhi persyaratan donor darah.

Maltofer Woman Community
Donor darah saat ultah satu
perusahaan di jalan pemuda

Kemudian saya diminta tidur dan bersiap diambil darahnya. Suami yang mengetahui tingkah saya cuma geleng-geleng saja dan menanti petugas yang mengambil darah hingga selesai. 

"Sekarang ayo sarapan dulu," suara tegas suami mengajak saya dengan menaiki sepeda menuju ke tempat penjual nasi ayam langganan kami.

Ada rentetan kalimat yang keluar dari mulut suami, tentang donor darah itu tidak boleh memaksakan diri. Kalo belum sarapan tidak boleh donor. Berangkat dan pulang naik sepeda itu jangan donor darah, begitu banyak gerutuan suami. Saya mendengar semua itu dengan senyum penuh dosa. 

Saya nggak masalah mendengar suami marah. Yang penting keinginan bisa mendonorkan darah sudah terwujud. Oiya, donor darah itu yang pertama setelah vakum selama 2 tahun. Akhirnya saya boleh donor lagi, hati saya tertawa bahagia.

Saya tidak menyadari bahwa itu adalah kesalahan yang fatal. Seusai sarapan, saya gowes pulang bareng suami. Saya merasa tubuh lemah. Makin lama, pedal sepeda terasa berat dikayuh. Keringat dingin mulai muncul. Sekejap kepala juga mulai pusing. Bingung dong, kan saya udah sarapan? Kok bisa pusing, dan tubuh juga lemah tak berdaya?!

Suami menatap wajah saya dan bergumam sendiri. Setelah kejadian itu, dia bercerita kalo wajah saya pucat. Makanya dia nggak berani lagi memarahi saya. 

Akhir cerita hari minggu usai donor darah itu, suami menelpon anak saya untuk menjemput ke lokasi saya dan suami sedang istirahat. Si sulung ngajak adik saya. Rencananya saya nanti bonceng si sulung, sementara sepeda dibawa adik saya. Karena dari tempat istirahat, masih separoh jalan lagi dan saya betul-betul tidak kuat melanjutkan gowes ke rumah.

Aslinya suami mau manggil taksi dan sepeda akan dibawa di bagasi. Namun saya tolak keras. Malu dong berangkat nyepeda kok pulang naik taksi. Duhhh, udah nyaris pingsan masih mikir malu, ya Allah...

Ternyata kata dokter yang dipanggil suami ke rumah, saya kena gejala anemia atau kekurangan zat besi. Seharusnya memang nggak boleh aktivitas fisik kalo abis donor darah. Apalagi perempuan yang masih rutin menstruasi tiap bulan. 

Pentingnya Zat Besi Agar Tidak Mengalami Anemia

Saya beruntung bisa menghadiri Acara keren yaitu #MaltoferWomanCommunity di Hotel Normans Semarang. Hadir juga beberapa member komunitas yang anggotanya perempuan, baik yang masih lajang maupun udah memiliki anak. Karena beberapa peserta hadir bersama anak-anak mereka.

Saya dan teman blogger yang duduk satu meja sempat difoto mba Ika, makasih ya mba.


Maltofer Woman Community

Saya mengisi buku registrasi dan mendapatkan voucher cek Hemoglobin. Wah saya selalu senang kalo diminta cek Hb ini. Kayak hobi gitu kalo cek Hb, karena saya memang ingin tahu berapa Hb saya tiap bulan. Andai punya alatnya di rumah, mungkin tiap hari saya cek Hb sendiri, wkwkwkk.

Maltofer Woman Community

Saya yakin Hb saya sekarang dalam keadaan baik. Meski dua minggu ini saya merasa tubuh saya lemah. Tapi saya rajin mengonsumsi suplemen penambah darah. Saya juga rajin mengonsumsi sayuran berwarna hijau, karena suka makan pecel.

Ternyata benar loh, Hb saya normal. Setelah dilakukan pengecekan, Hb saya adalah 14,2 g/dl. 

Dari konsultasi si mbak yang jaga di bagian cek hemoglobin :
Kadar hemoglobin tergantung dengan usia dan jenis kelamin. Untuk wanita dewasa di atas usia 18 tahun, kadar hemoglobin normal adalah 12 - 15 g/dl. Sedangkan untuk laki-laki di atas usia 18 tahun, kadar hemoglobin normal yaitu 13 - 17 g/dl

Nah, kenapa dua minggu ini saya sering merasa lemas? Ternyata kadar gula darah saya yang ngedrop. Hmm, ini sih tinggal mengonsumsi makanan yang manis-manis aja.

Saya pun menuju tempat coffee break, ada hidangan makanan ringan dan teh manis disajikan. Baik lah, saya pun mengambil teh manis dan cemilan agar gula darah saya bisa naik.

Maltofer Woman Community

Acara sebelum dimulai sudah diisi dengan komunikasi yang informatif antara host dan peserta yang hadir. 

Baru lah kemudian dilanjutkan dengan pengenalan narasumber yang akan mengisi materi tentang pentingnya zat besi dan pengenalan produk penambah darah.

Maltofer Woman Community

Yang pertama adalah Ibu Dyah, Head of Brand Aviation Combhipar. Dalam kesempatan tersebut Ibu Dyah bertanya, apakah anemia sama dengan darah rendah?

Ternyata ada loh yang menjawas bahwa anemia itu darah rendah. Salah besar kaaan!

Ibu Dyah pun menjelaskan bahwa :

Anemia itu merupakan kondisi di mana cadangan besi dalam tubuh kosong, sehingga pada akhirnya pembentukan hemoglobin jadi berkurang. Jadi anemia itu bukan lah darah rendah melainkan kurang darah.


Sharing Materi 1000 Hari Pertama Kehidupan

Dr. Hartono, Sp. A  menuturkan bahwa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) itu sangat penting. Karena merupakan Golden Age atau periode emas masa pertumbuhan otak yang sangat pesat. Jika 1000 HPK itu kekurangan zat besi, maka perkembangan otak janin akan terganggu. Termasuk gangguan motoriknya. Dan ini bisa mengarah pada kondisi stunting pada anak. Dan gangguan ini tidak bisa diperbaiki dalam kehidupan di masa selanjutnya.

Zat Besi (Fe) mempunyai peran yang penting sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh untuk menghasilkan energi. Sedangkan untuk janin, zat besi ini secara khusus memiliki fungsi untuk pertumbuhan, perkembangan janin, serta untuk pertumbuhan otak. 

Sementara untuk bayi, zat besi berfungsi untuk meningkatkan massa SDM secara cepat, perkembangan post natal atau setelah kelahiran, dan pertumbuhannya.

Defisiensi atau kekurangan zat besi pada bayi akan mengakibatkan gangguan perilaku sosio emosional, kognitif yang tidak berkembang, dan fungsi motorik yang buruk.

Karena itu ibu dengan defisiensi zat besi akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Hal ini perlu dicegah dengan mengurangi resiko defisiensi zat besi  pada ibu hamil. 

Kekurangan zat besi
Foto dari Facebook Maltofe Indonesia
dengan infografis www.hidayah-art.com
Selama masa kehamilan, kebutuhan penyerapan zat besi akan meningkat secara signifikan. Peningkatan kebutuhan terjadi hampir 10 kali lipat pada kehamilan trimester ketiga. 

Defisiensi zat besi juga terjadi hingga 40 % pada ibu hamil di trimester ketiga. Dan mayoritas wanita hamil dengan anemia dikarenakan kekurangan zat besi.

Golden age yang merupakan masa 1000 hari pertama kehidupan menjadi penting dalam siklus kehidupan manusia.  Masa ini terjadi pada 270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari lahir sampai anak berusia 2 tahun.

Mengonsumsi suplemen zat besi pada 1000 hari pertama kehidupan akan mempengaruhi kualitas kesehatan, intelektual, dan produktivitas pada masa yang akan datang. 

Nah, seperti yang tadi di atas sudah saya tuliskan, bahwa tidak hanya wanita hamil saja yang bisa mengalami anemia atau kekurangan zat besi. Wanita dewasa, anak-anak, manula, memiliki risiko tinggi terkena anemia.

Bebaskan Tubuh dari Anemia Dengan Konsumsi Maltofer

Bagaimana cara mengetahui bahwa tubuh mengalami anemia atau kekurangan zat besi?

Selain dengan melakukan cek hemoglobin, bisa dengan mengamati tanda-tanda khusus. Seperti tubuh mudah lelah, mudah marah, conjungtive pucat (bagian mata yang bawah terlihat pucat), sering merasa pusing, kurang nafsu makan, dan ujung jari jika ditekan akan terlihat pucat.

Untuk mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh, ada beberapa makanan yang mengandung zat besi dan bagus untuk tubuh. Yaitu :

Makanan Penambah Darah

Daging sapi, daging ayam, kacang-kacangan, buah kering (plum, kismis), sayuran hijau seperti bayam, brokoli, daun ketela, kangkung. 

Kalian juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi Maltofer, suplemen penambah zat besi dengan kandungan Iron (III) Polymaltose Complex (IPC). Fungsinya adalah melepskan kandungan zat besi secara aktif dan terkontrol sesuai kebutuhan ke dalam tubuh sehingga tidak terjadi penumpukan zat besi.

Maltofer Woman Community


Dalam cara Woman Community Maltofer, hadir juga mbak Deloni Anggraini, sebagai Brand Manger Maltofer. Beliau menuturkan mengapa tubuh kita membutuhkan suplemen penambah darah Maltofer.


Maltofer® adalah suplementasi zat besi oral untuk mencukupi kebutuhan zat besi pada anak-anak, remaja, dan dewasa. Banyak orang mengalami defisiensi zat besi karena tidak mendapatkan zat besi yang cukup dari asupan makanan yang dikonsumsi, sehingga kadar zat besi dalam tubuh menjadi rendah.

Maltofer terbukti secara klinik dapat memperbaiki kadar zat besi dengan efek samping yang jarang ditemukan, minimal dibandingkan kesediaan suplemantasi zat besi lain. 

Berikut ini kelebihan Maltofer dibanding suplemen kekurang zat besi lainnya :

- Efek Samping Minimal

Iron Polymaltose Compleks diserap secara aktif dan terkontrol sehingga tidak menimbulkan kelebihan zat besi yang dapat menyebabkan mual, luka lambung, gangguan jantung, dan susah BAB. Intinya sih Maltofer itu body friendly iron, bersahabat dengan iron dalam tubuh. 

- Rasa Coklat Swiss

Semua produk Maltofer memiliki rasa coklat yang enak sehingga dapat dikonsumsi dengan lebih baik. Saya udah merasakan sendiri, nggak eneg atau bikin mual seperti umumnya suplemen penambah darah.

- Aman Dikonsumsi bersama Makanaan dan Minuman

Iron Polymaltose Complex tidak beraksi secara negatif dengan makanan, minuman mapun obat-obatan lain dan tidak menimbulkan stress oksidatif. Nah sebelum konsumsi Maltofer, kalo minum teh saya kasih jeda waktu satu jam dengan suplemen penambah darah lain. Maltofer aman loh dikonsumsi bersama teh manis kesukaan saya. Sekarang saya kan nggak galau lagi kalo mengonsumsi penambah darah sambil minum teh Nasgithel atau panas legi kenthel, hihii.

Gimana sahabat, selama ini udah konsumsi zat penambah darah kah? Saya sekarang beralih mengonsumsi penambah darah Maltofer karena rasanya yang mirip coklat Swiss. Nggak terasa ngunyah obat lah kalo konsumsi Maltofer. 

Pengalaman mba Ika Puspita yang hari itu sharing tentang anak keduanya patut diambil hikmahnya. Sebagai ibu mba Ika udah perhatian dengan konsumsi makanan yang udah  memenuhi syarat gizi seimbang. 


Anemia


Namun ternyata anaknya masih juga kekuarangan zat besi. Beruntung ya mba Ika udah kenal Maltofer sejak lama. Jadi kekurangan zat besi putranya bisa dipenuhi dengan konsumsi Maltofer.

Kemarin saya pun udah membeli Maltofer di booth yang menyediakan produk Maltofer. Nah alasan saya membeli Maltofer, karena beberapa kali mengalami kekurangan zat besi. Mungkin kondisi ini terjadi ketika asupan makanan yang mengandung zat besi masih kurang terserap dalam tubuh. Jadi solusinya memang saya harus rutin mengonsumsi Maltofer. 

Video tentang event #MaltoferWomanCommunity udah tayang di channel YouTube saya. Silahkan kalian bisa menyaksikan di sini :




Satu dos isi 5 (lima) strip, masing-masing strip berisi 6 tablet kunyah. Untuk harganya adalah Rp. 87.500,0. Harga ini termasuk murah dibanding bila saya membeli produk sejenis di apotek. Dari info salah seorang teman saya yang tertarik membeli Maltofer di apotek di Semarang, harga satu dos isi 5 strip adalah Rp. 120.000,0. Wah nyesel ya kemarin nggak borong Maltofer, hahahaa.

Tapi kalo Maltofer yang saya beli di event ini udah habis, tentu saja saya harus membeli di apotek ya. Nggak apa mahal dikit yang penting Hemoglobin saya dalam kisaran normal.

Suplemen Penambah Darah

Dosis & lama terapi bergantung pada tingkat defisiensi zat besi.
  • Anak > 12 tahun, dewasa, dan ibu menyusui: 
    Gejala defisiensi zat besi: 1 tablet, 1-3x sehari selama 3-5 bulan, sampai diperoleh angka Hb normal. Selanjutnya terapi diteruskan selama beberapa minggu dengan 1 tablet sehari untuk melengkapi cadangan zat besi.
    Defisiensi zat besi laten: 1 tablet sehari.
  • Wanita hamil:
    Gejala defisiensi zat besi: 1 tablet, 2-3x sehari sampai didapat angka Hb normal. Selanjutnya terapi diteruskan dengan 1 tablet sehari setidaknya sampai akhir masa kehamilan untuk melengkapi cadangan zat besi.
    Defisiensi zat besi laten dan pencegahan defisiensi zat besi: 1 tablet sehari.

Aturan Pemakaian:

Dosis harian dapat dibagi dalam beberapa dosis atau dapat dikonsumsi sekaligus. Maltofer tablet dapat dikunyah atau ditelan langsung dan harus dikonsumsi selama atau segera setelah makan.

Apakah saya akan membeli lagi bila tablet kunyah Maltofer udah habis? Iyaaa dong, dan saya udah catat alamat apotek yang menyediakan produk Maltofer ini. Oiya, kalian juga bisa membelinya di apotek di seluruh Indonesia. Saya udah memberikan peta apotek yang menyediakan Maltofer. Yuk dicek di peta Google ya.


Maltofer

Kemarin juga ada kompetisi post foto di Instagram. Foto yang dishare di Instagram peserta yang hadir sih bebas. Yang dinilai adalah ekspresi foto dan caption-nya. Yang menang adalah blogger dari komunitas Gandjel Rel. Yuhuuiii, selamat ya buat mba Uniek, Winda, dan Untari.


Maltofer

Nah, kalo saya sih udah berbahagia saat nomer absen dipanggil sebagai pemenang doorprize. Alhamdulillah rejeki dari Allah Swt, terima kasih #Maltofer dan #Combiphar. Hadiah jam dinding yang unik ini bakal menghiasi kamar saya.

Maltofer

Oiya, ada lomba menulis yang bertemakan "Pengalaman Peran Penting Zat Besi dalam 1000 Hari Kehidupan Pertama dengan Maltofer". Atau tema lain yang bisa kalian pilih adalah "Pengalaman Kekurangan Zat Besi dan Keluarga dengan Maltofer". Kalo ingin tahu lebih banyak tentang lomba menulis ini, kalian bisa berkunjung ke website Maltofer Indonsia

Sharing saya tentang event #MaltoferWomanCommunity yang didukung oleh #Combiphar udah selesai. Sampai jumpa ya event seru berikutnya. Wassalamualaikum.

Sumber artikel :
- Leaflet Maltofer
- Website Maltofer Indonesia
- Facebook Maltofer Indonesia

Dokumentasi :
- Pribadi
- Mba Ika
- Website Maltofer
- Facebook Maltofer Indonesia
Reading Time: