My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Kamis, 01 Desember 2022

Makna dan Filosofi Tumpeng Ulang Tahun
Desember 01, 2022 17 Comments

Makna dan Filosofi Tumpeng 

Assalamu'alaikum. Tumpeng selalu  menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Jawa. Sajian yang wajib ada saat mensyukuri momen istimewa baik itu kelahiran anak, ulang tahun, menempati rumah baru, bahkan juga saat malam tirakatan Hari Kemerdekaan RI. Siapa yang tiap tahun menanti potongan tumpeng untuk dinikmati bersama-sama?

Tumpeng


Dalam bahasa Jawa, tumpeng juga akronim dari kata "Yen metu kudu sing mempeng". Yang artinya adalah kalo keluar dari rumah untuk bekerja harus bersungguh-sungguh. Akronim tersebut memiliki makna agar setiap pekerjaan dilakukan dengan serius dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
 

Dengan berjalannya waktu, tumpeng sudah menjadi bagian masyarakat Indonesia. Saya tidak tahu apakah makna tumpeng bagi warga suku lainnya di Indonesia. Namun sudah menjadi tradisi sebuah perayaan akan selalu dihadirkan tumpeng. Karena tumpeng juga memiliki makna harapan hidup yang lebih baik. 

Filosofi Tumpeng dan Berbagai Jenis Yang Pernah Saya Nikmati

Dari beberapa cerita yang dituturkan sejak saya kecil, tumpeng memiliki filosofi yang sakral. Jaman dahulu para leluhur mendeskripsikan tumpeng sebagai keadaan geografis Tanah Air yang banyak dikitari pegunungan. Dulunya sajian sakral ini dibuat untuk memuliakan permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan dataran sekitarnya. Gunung pun dijadikan sebagai tempat bersemayang para arwah leluhur atau biasa disebut Hyang. Fakta tersebut ditilik dari buku Bali Bukan India.


Kalo kamu memperhatikan, di sekitar tumpeng biasanya nasi putih/nasi kuning dilengkapi dengan lauk-pauk, sekitar tujuh macam. Hal ini dimaksudkan sebagai wujud pitulungan atau mohon pertolongan.


Namun jangan salah karena ada versi lain tentang beraneka sayur dan lauk pauk yang mengandung arti kehidupan di bumi. Mendeskripsikan simbol ekosistem kehidupan. Tumpeng yang berbentuk kerucut diartikan sebagai keagungan Tuhan. Alam tumbuhan digambarkan dengan sayuran. Lauk-pauk seperti, ikan, daging sapi, kambing mengisyaratkan kondisi alam hewan. Misalnya ikan asin artinya gotong royong, sementara untuk telur rebus artinya tekad yang bulat. Sedangkan kehidupan manusia digambarkan dengan nasi.


Orang Jawa sejak dulu memiliki simbol atau makna dalam setiap sisi kehidupan. Begitu pula dengan tumpeng. Bahkan untuk warna nasi tumpeng punya makna berbeda. Jika warnanya putih, melambangkan kesucian. Sedangkan warna kuning mengartikan kekayaan dan moral yang luhur. Bagaimana bila dengan berjalannya waktu dan kemajuan jaman, tumpeng hadir dalam berbagai bentuk dan bahan?


Tentu setiap kehadiran makanan memiliki makna tersendiri bagi pembuatnya.  Seperti tumpeng yang terbuat dari beras merah yang dipadu dengan beras putih. Yang saat itu disajikan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.


Namun ada juga pencipta tumpeng dari jajan pasar. Tujuannya adalah ingin lebih memperkenalkan jajan pasar ini kepada generasi masa kini yang mungkin tidak mengenalnya. Jajan pasar menjadi naik kelas ketika dibentuk dan disajikan cantik seperti tumpeng di bawah ini. 

Tumpeng Buah


Begitu pula dengan tumpeng yang dibuat dengan bahan buah-buahan. Si pembuat menginginkan semua orang bisa menikmati tumpeng sehat yang menyegarkan. Bagaimana, kalian tergoda dengan dua tumpeng ini?

HUT 32 Tahun JNE, Kobarkan Semangat Bangkit Bersama

Sahabat sudah tahu kalo JNE didirikan 32 tahun silam? Atau lebih tepatnya pada tanggal 26 November 1990 Alm. H. Soeprapto mendirikan perusahaan ekspres dan logistik nasional. Niat mulia beliau ingin berkontribusi memajukan perekonomian bangsa dan negara dengan mewujudkan langkah bisnis. Mengusung tagline "Connecting Happiness" yaitu dengan memberikan manfaat yang lebih luas bagi bangsa ini.


Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-32 tahun ini, JNE mengangkat tema "Bangkit Bersama". Yang memiliki makna Progress, Pertumbuhan, Pergerakan, dan Perjalanan. 


JNE merayakan perjalanan hingga lebih dari 3 dekade dan terus bergerak dari kelompok kecil. Hingga sekarang sudah berkembang menjadi lebih dari 50.000 orang Ksatria dan Srikandi (penyebutan bagi karyawan), dari berbagai suku serta bahasa. Ini pun masih didukung lebih dari 8.000 jaringan yang terus tumbuh memberikan manfaat terbaik. Semua ini dilakukan demi terciptanya Indonesia Bangkit untuk bersama-sama terus bergerak bersama UMKM, Pelanggan, dan Mitra. Dan semua diniatkan agar mereka siap menghadapi tantangan untuk bangkit bersama dengan tujuan mengantarkan kebahagiaan.


Dalam kesempatan tersebut, M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE menyampaikan :

“Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, selama 3 dekade lebih JNE menjadi bagian dari ekosistem dunia usaha dan berperan penting dalam perekonomian nasional. Semoga dengan bertambahnya usia yang ke 32, JNE dapat mewujudkan Visi sebagai Perusahaan Logistik Terdepan di Negeri Sendiri yang Berdaya Saing Global"

"Tema HUT JNE Bangkit Bersama memiliki makna untuk menggelorakan dan menebarkan energi positif dan optimisme untuk Indonesia, serta mengajak masyarakat, pelanggan, mitra dan stakeholder untuk terus maju dan adaptif dalam berkarya, berinovasi dalam beragam program kolaborasi agar memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara”.

Rangkaian Acara HUT JNE Dengan Berbagi, Memberi, dan Menyantuni

Yang namanya acara ulang tahun biasanya identik dengan mendapatkan kebahagiaan dan kado spesial ya. Nah berbeda dengan HUT JNE nih, bestie. Dalam rangkaian program yang dibuat menyambut puncak HUT JNE, justru bagi-bagi kado dan berbagi kebahagiaan bersama yatim dan dhuafa. Hal ini sesuai dengan filosofi yang selama ini diusung JNE yaitu Berbagi, Memberi, dan Menyantuni. Yaitu dengan mengajak shopping bareng anak yatim dan dhuafa dari 20 yayasan yatim piatu yang berlokasi di Jabodetabek. Hal sama dilakukan juga di cabang JNE lainnya.


Selain itu ada pula kegiatan lomba foto dan video, khataman pembacaan Al-Qur’an, acara tasyakuran dan potong tumpeng, dan ziarah ke makam pendiri JNE Alm. H. Soeprapto Soeparno. 


Masih ada lagi kegiatan seru lainnya seperti kuis dan giveaway yang ditujukan untuk seluruh masyarakat. Yaitu :

  • Games Si Joni
  • Giveaway produk lokal bersama UMKM unggulan.

Bagi member JNE Loyalty Card (JLC) pada periode 21 - 30 November 2022 dapat menukarkan sebanyak 32 poin menjadi e-voucher ongkir Rp. 32.000, serta ada promo diskon ongkos kirim sebesar 32% pada 26 - 27 November 2022 untuk kiriman service Regular ke seluruh tujuan di Indonesia. 


Selain program promo ongkos kirim, JNE pun berkolaborasi dengan Tab Space asal Bandung. Perlu kalian tahu, Tab Space adalah studio komunitas seniman disabilitas untuk mendesain merchandise khusus HUT JNE ke 32 tahun. Kolaborasi tersebut merupakan bentuk kepedulian JNE dalam memberikan dukungan agar seniman disabilitas memiliki ruang berkarya. Tujuannya adalah Bangkit Bersama untuk menunjukkan kemampuan karya-karya terbaik mereka sehingga dapat dikenal di masyarakat secara lebih luas.


Acara puncak HUT JNE ke-32 dilaksanakan secara hybrid di Taman Yatim Piatu Tunanetra (Yatuna) Soeprapto Soeparno, Jalan Pusdiklat Depnaker, Jakarta Timur, pada Minggu 27 November 2022 pukul 09.00 WIB – selesai. Acara dibuka dengan do’a bersama yang di pimpin oleh Syekh Muhammad Jaber dengan dihadiri Manajemen JNE, mitra serta karyawan. Semua yang hadir tetap mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan.

Acara Syukuran HUT JNE


Gelaran acara ini juga disaksikan oleh seluruh karyawan Nasional melalui Channel Youtube JNE.  Yang seru adalah JNE mendatangkan digital army dari karyawan beberapa cabang untuk turut melakukan liputan acara di sosial media mereka. Acara dipandu oleh MC Rico Ceper dan Bella Aprilia Sant, dan diikuti lebih dari 50.000 Ksatria dan Srikandi JNE yang ada di seluruh Indonesia. 


Acara puncak HUT JNE makin seru dengan membagikan doorprize dan grandprize  sebagai apresiasi kepada karyawan. Penasaran dengan hadiah yang dibagikan ini? Saya yang mendengarnya aja ikut hepi, karena ada puluhan sepeda motor dan hadiah utama berupa 2 unit rumah dibagikan untuk karyawan yang beruntung. 


Dan ini belum berakhir, masih ada juga ribuan hadiah menarik lainnya. Dalam acara tersebut juga dilakukan pemilihan karyawan terbaik dari pusat dan cabang. Teman-teman bisa juga cek di link Media Internal JNE berikut ini :


Puncak gelaran acara tambah meriah dengan penampilan bintang tamu Kangen Band yang terkenal dengan lagu Pujaan Hati, Terbang Bersamaku, Cinta Yang Sempurna dan lainnya. Wahhh jadi ikut hepi yaa. Semoga JNE makin sukses bersama seluruh karyawannya. Wassalamualaikum. 
Reading Time:

Selasa, 29 November 2022

Pentingnya Literasi Digital Bagi Ibu Rumah Tangga
November 29, 20220 Comments

Literasi Digital Penting Untuk Semua Perempuan

Assalamualaikum Sahabat.  Saya mendapat cerita seputar ibu rumah tangga yang mengalami problem dari keaktifan di media sosial. Sebenarnya cerita ini udah saya dapatkan awal tahun 2020, yaitu sebelum pandemi. Namun sayangnya belum sempat saya tuliskan di sini. Sengaja akhirnya saya tuliskan karena literasi digital itu penting banget bagi ibu rumah tangga.

Literasi Digital

Bayangkan bila seorang istri curhat kalo suaminya akan menceraikan dirinya. Gara-garanya karena dia terlalu sibuk dengan media sosial. Anak-anak ngaku nggak diurus ibunya, rumah berantakan, masakan gosong. Kebayang geramnya sang suami mendapati anaknya yang belum makan seharian? Hanya makan sosis dan cemilan kemasan?


Jangan tertawa! Ini terjadi di dunia nyata. Awalnya saya juga nggak'percaya. Masa iya ada seorang ibu bisa sebegitu asyiknya main Facebook, Instagram atau nonton Drakor? Hingga melupakan kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu?!


Itu lah pentingnya perempuan belajar dan mengenal literasi digital agar tidak menjadi racun dalam kehidupannya. Terutama ibu rumah tangga nih yang sering dianggap sebagai perempuan di rumah saja yang gampang kena tipu. Atau hobi share info hoax tanpa cek ricek kebenaran beritanya. 


Pentingnya Perempuan Belajar Literasi Digital

Entrepreneur sekaligus Founder Kampung Aridatu, Tatty Apriliyana mengungkapkan, ada satu prinsip utama ketika seseorang mulai mengenal dan kemudian intensif menjalani kehidupan di media digital.

"Pahami dengan seksama, kehidupan online itu sama dengan kehidupan offline. Artinya aturan, norma-norma sosial, kesopanan, budaya itu juga berlaku di kehidupan online,"

Belajar tentang kehidupan online tidak ada sekolah formalnya. Namun sekarang bisa mengikuti webinar yang sering diadakan dan ditawarkan lewat media sosial. Seperti yang beberapa kali diadakan oleh Kementerian Kominfo di kabupaten yang ada di seluruh Indonesia.


Saat ini masyarakat begitu mudahnya mengakses sumber informasi yang ada di media digital. Bahkan bukan hanya informasi, tapi juga ada peluang usaha, hiburan, dan pendidikan.


Namun di samping kemudahan yang bisa dinikmati, ada peluang kejahatan yang terselip di sana. Orang tak bertanggung jawab menggunakan media digital sebagai tempat melakukan kejahatan dengan berbagai modus seperti penipuan ataupun manipulasi data. Karena itu lah pemerintah dan berbagai pihak yang peduli dengan bijak menggunakan media digital, merasakan pentingnya masyarakat belajar.


Secara umum yang dimaksud dengan literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun tekniknya.


Perempuan rentan menjadi korban penipuan di media sosial. Berapa banyak perempuan yang tertipu saat mengikuti aplikasi kencan dengan orang asing. Kurangnya pemahaman menggunakan media sosial yang menyebabkan hal ini terjadi. Hal ini sebenarnya bisa diantisipasi dengan menyiapkan diri sebelum terjun aktif di media sosial. 


Masih banyak juga kasus hukum lainnya yang dialami perempuan karena ketidaktahuan bahwa media sosial bisa menjadi bumerang. 

Ibu Rumah Tangga Wajib Mengenal Literasi Digital



Sebagai ibu rumah tangga, perkenalan saya dengan media sosial diawali keinginan bertemu dengan teman-teman alumni sekolah. Meski awalnya enggan untuk membuat akun di media sosial, namun kenyataannya dari sana lah bisa menemukan teman lama. Mau nggak mau memang saya akhirnya bikin akun. Dan itu dibuatkan oleh anak saya yang saat itu usianya masih 14 tahun. 

Dari email, password, dan isi data dilakukan oleh anak-anak. Adakah yang sama dengan kisah saya? Ibu rumah tangga yang gaptek namun pengen kenalan dengan dunia digital?


Namun sejak dulu saya orang yang tidak mudah menyerah dan selalu ingin belajar hal baru. Kadang anak-anak hilang kesabaran kalo saya lelet mikirnya, wkwkwkk.


Yah udah lah dari pada mengganggu kesibukan mereka belajar dan mengerjakan tugas, saya pun belajar sendiri. Bekal internet dengan fasilitas modem entah merk apa saat itu karena udah lupa, saya mencari informas via browser atau peramban. Awalnya dulu hanya kenal Mozilla Firefox, Opera, dan akhirnya sekarang menggunakan yang umum yaitu Chrome. 


Namun lebih banyak ibu rumah tangga yang menyerah, bisa karena kurangnya niat belajar atau tak ada waktu, fasilitas internet terbatas, dan alasan lainnya. Tapi lebih banyak lagi yang memang tidak mau belajar karena malas atau takut salah. Namun justru ini yang menjadi penyebab beberapa ibu rumah tangga mengalamai masalah di media sosial. 


Dari penyebaran berita atau informasi hoax, terjerat pinjaman online, perseteruan atau debat di media sosial, dan lainnya. Nah ini ujung-ujungnya bisa terjerat kasus hukum. Banyak loh contoh kasusnya. Nanti akhirnya ngeles kalo akun media sosialnya dibajak orang tak bertanggung jawab. Ironi ya, aktif di media sosial tapi kurang paham dengan cara mainnya yang benar. Itu lah pentingnya saring sebelum sharing di media sosial.

.
Kelompok ibu-ibu nampaknya tidak dianggap dalam narasi besar perkembangan teknologi negara kita. Mereka kerap dituduh gaptek dan disalahkan sebagai penyebar hoaks, padahal ini terjadi karena kelompok ibu yang terabaikan berada dalam jurang literasi digital yang semakin sulit dilalui.


Solusinya harus diadakan perkenalan literasi digital di tingkat paling rendah, misalnya melalui kelompok PKK. Bisa dari tingkat kelurahan dan terus ke tingakt lebih bawah di RW dan RT. Pemerintah atau stake holder pasti tahu bagaimana cara mengimplementasikan kegiatan penting literasi digital untuk perempuan atau ibu rumah tangga ini. Jadi jangan hanya anak muda, mahasiswa, pekerja kantoran yang dapat literasi digital. 


Seperti penuturan mba Alaika Abdullan, Blogger Perempuan yang saya kenal sejak bulan April 2014. Nggak disangka udah selama ini pertemanan kami. 

Mba Al bilang, pengetahuan digital penduduk Indonesia beragam tingkatannya. Dari yang masih culun, udah melek tapi minim pengetahuan digital safety-nya, ada yang masih belum paham etika bermedia digital, dan lainnya. Bahkan orang yang udah cakap digital pun bisa suatu saat terkecoh dan menjadi korban kejahatan siber. 


Wah ngeri dong ya. Itu lah sebabnya pentingnya literasi digital ini sebagai modal kita semua agar cakap bermedia digital. Kehidupan dunia digital itu sama dengan dunia nyata. Sopan santunnya tetap harus dijaga. Jangan karena berhadapan dengan gadget, lantas menyelepelekan saat menulis komentar di dunia digital. Kita tetap menuai pertanggungjawaban yang sama dari apa yang kita lakukan. 


Mba Alaika juga menjadi Narasumber Literasi Digital di event Program Nasional Literasi Digital Kominfo sejak tahun 2021. Tentunya kapabilitas perempuan berdarah Aceh ini memang cakap berbicara dunia digital. Kalo ingin mengenal Mba Al lebih jauh, kamu bisa kepoin blognya di www.alaikaabdullah.com yang isinya beragam. Dari kesehatan, kecantikan, traveling, dan lainnya. 


Saya dulu paling suka membaca cerita perjalanan mba Al ke Turki. Seru loh ceritanya tentang Pasar Tumpah, atau Bukber Unik yang dilakukan di taman di Turki. 


Sekian cerita saya tentang pentingnya ibu rumah tangga mengenal literasi digital, sahabat. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Jumat, 25 November 2022

Menyiasati Aktivitas 1 Week 1 Post Bersama Komunitas Gandjel Rel
November 25, 2022 2 Comments

Menyiasati Konsisten Nulis di Blog 

Assalamualaikum Bestie. Menyiasati Tantangan 1 Week 1 Post Bersama Komunitas Gandjel Rel selama 8 periode ini, bagi saya cukup mudah. Hanya kembali pada niat awal saat ingin mengikuti tantangan menulis 1 week 1 post.


Tips Nulis Blog


Nah dalam kesempatan ini saya ingin berbagi tips agar tetap bisa konsisten menulis artikel untuk blog. Yaahhh minimal memenuhi aktivitas 1 week 1 post dari komunitas Gandjel Rel Semarang. 


Silakan baca : Tragedi Kanjuruhan


Sebelumnya saya akan bercerita kalo tantangan menulis 1 Week 1 Post Periode bukan satu-satunya yang saya ikuti saat ini. Jadi sebelum ikut aktivitas 1 Week 1 Post, saya sedang mengikuti tantangan menulis di grup blogger berbeda. Terasa banget kan effort-nya kalo udah lama nggak posting blog. 


Memang sebelumnya postingan blog isinya konten berbayar dan malas banget update konten organik. Efeknya dari DA, view, jadi menurun banyak. Nah jangan tiru ya, kamu tetap harus konsisten ngeblog yagesyaa. Karena saya pun udah sejak 5 bulan ini mulai menyemangati diri sendiri agar rajin posting artikel organik di blog. 


Alhamdulillah udah 5 bulan pula blog ini rutin posting minimal 6 tulisan, bahkan pernah sampai 13 tulisan pada bulan Oktober. Yaampun bangga banget dengan diri sendiri. Apalagi usia saya udah 54 tahun lebih, merasa produktif jadinya. Masya Allah. Semoga Allah azza wa jalla senantiasa memberikan keberkahan dalam setiap tulisan di blog ini.

Tips Menyiasati Konsisten Nulis di Blog 

Sebenarnya tips konsisten menulis artikel di blog itu bisa dilakukan oleh blogger pemula ataupun yang udah lama ngaku blogger tapi nggak update, wkwkwk. Gampang kok yang penting nulis dan posting, udah gitu aja.  Berikut ini tips konsisten menulis untuk blog :

Tentukan Niat Awal Ikut Aktivitas 1 Week 1 Post

Entah tantangan menulis model seperti apa yang kamu ikuti, pastikan kamu menentukan niat awal. Jangan karena ikut-ikutan, gengsi karena banyak yang ikutan, ataupun alasan lainnya.

Saya sendiri sejak awal udah berniat ikut karena memang ingin konsisten ngeblog. Melakukan tantangan sendiri nggak asik. Lebih asik dan seru dengan gabung komunitas yang memiliki batasan deadline posting artikel. Jadi mau nggak mau ya mesti ikut aturan dan jangan sampai terlambat. 


Niat ikut tantangan menulis agar blog selalu update artikel dan mesin pencarian Google bakal senang bertemu url blog kita. Hahahaa. Ya misal kamu jadi anggota suatu kelompok arisan, nggak pernah muncul, nggak menyapa, otomatis anggota yang lain bakal melupakanmu. Begitupun dengan mesin pencari Google yang senang dengan website yang selalu posting artikel baru. 

Hilangkan Hambatan

Kalo udah gabung tantangan menulis, hilangkan hambatan. Jangan sampai ada alasan dari sakit kepala, sibuk arisan atau kerjaan numpuk. Jangan yagesyaa. Setiap orang memiliki kesibukan yang berbeda, nggak hanya  kita. Setiap orang juga mungkin tengah sakit perut melilit saat berjuang merampungkan tulisan.
 

Nah kalo udah niat ikut tantangan menulis ya, begitu tema ditentukan, langsung kerjakan. Jadi jangan samapi mepet detlen gitu. Takutnya ntar ada kegiatan dadakan dan dijadikan alasan lagi piknik RT, isshhhh.


Atau mendadak hari terakhir setor malah listrik mati seharian. Blaiiiisss, mau alasan listrik mati? Tapi kan 6 hari sebelumnya listrik nggak mati, hihiii. Sekarang udah bukan jamannya lagi nyari alasan. Yuk hilangkan kebiasaan terlambat setor pekerjaan apapun yang menjadi tanggung jawab kita. Termasuk setor artikel 1 week 1 post di komunitas menulis mana pun yang kamu ikuti.

Skala Prioritas

Tahu sih kalo kamu itu pekerja kantoran, nyambi jadi blogger, nyambi jualan, dan di rumah jadi ibu anak-anak. Belum lagi ngurus suami yang minta dibikinkan mie rebus cabenya lima dan nggak pakai telur. 

Kembali lagi ke urutan paling atas tips konsisten tantangan menulis setiap minggu satu artikel. Apa niat kamu saat gabung tantangan menulis? Nah itu aja yang diingat-ingat, yang menjadi penyemangat agar konsisten melanjutkan hingga etape terakhir.


Kemudian tetapkan skala prioritas, urusan keluarga tentu taruh paling atas. Kemudian beberes rumah, baru deh nulis artikel. Nah kalo masih kerja kantoran yang masuk dari jam 9.00-17.00 gimana dong? Saya dulu sempat nguli juga sebelum akhirnya resign. Dan saya biasanya kalo ingin nulis ya abis shalat subuh bentar, lanjut istirahat siang di tempat kerja. Kemudian lanjut lagi malam jelang tidur. Banyak kok blogger yang masih kerja kantoran dan tetap produktif nulis di blognya. 


Cari Ide Menulis

Siapa yang sering bingung dan bilang nggak ada ide menulis? Nggak ada ide meski udah ada tema yang ditentukan pemenang arisan atau pengurus tantangan nulis. Hehehee, saya juga jadi bingung kalo begini.


Menurut pengalaman selama 7 periode ikut aktivitas menulis setiap minggu dengan tema yang udah ditentukan, saya nilai seru. Tema juga sederhana dan bisa dieksekusi dengan lancar. Saya open mind, mencari sudut pandang penulisan dari berbagai sisi. Seperti misal tema ke-7 tentang kebaya merah. Tahu kan kontennya gimana? Namun saya eksekusi menulis dengan mengambil sudut pandang kepribadian ganda. Karena menurut penyidik si pemilik video kebaya merah memang mengidap kepribadian ganda. 

Yuk Mulai Menulis

Kalo tema dan ide udah ada, nggak usah kelamaan ya, langsung aja menulis. Saya cukup duduk di kursi depan meja dengan laptop yang udah tua usianya (7 tahun), dan alhamdulillah bisa posting di blog. 


Saya berusaha langsung menayangkan artikel sesuai tema ketika nggak ada pekerjaan penting di hari pertama. Namun ketika saya tengah keluar kota seperti saat tema periode ke-6 tentang film favorit, saya cicil di jalan. Jadi saya menggunakan ponsel untuk ngeblog. Karena udah terbiasa malah lebih cepat karena untuk pelengkap gambar juga bisa dilakukan dengan ponsel ini.


Jadi sebenarnya tipsnya hanya satu, kerjakan segera. Karena saya nggak pernah tahu kan bila hari pertama tidak langsung mengerjakan, mendadak hari berikutnya sampai hari terakhir ada kegiatan penting. Misalkan begitu tema digulirkan, saya sedang sibuk seperti tema periode ke-8 (artikel ini), ya saya tulis dulu idenya. Kemudian sub judul isinya apa aja, semua saya tuliskan. Jadi begitu saya punya waktu luang, bisa segera dituliskan dalam sekali duduk, eh gimana maksudnya, hahahaa.


Nah tentang kesan saya ikut aktivitas 1 week 1 post bersama komunitas Gandjel Rel, seru sih. Saya hepi bisa ikut aktivitas menulis rutin seperti ini. Blog saya jadi rutin update artikel terbaru setiap minggu. Saya juga jadi makin semangat menulis karena udah ada tema yang ditetapkan setiap minggu. Pokoknya pengen tantangan nulis ini lanjut sih. Jangan berhenti sampai minggu ke-8 aja. Tapi misalkan akhirnya hanya sampai di minggu ke-8, saya tetap akan konsisten posting tiap minggu dengan mencari tema sendiri. 


Gitu yagesyaa tips menyiasati agar saya bisa tetap konsisten menulis 1 week 1 post. Ngga ada yang rumit, semua sederhana aja dan bisa kamu lakukan juga. Mungkin kamu bisa menambahkan tips lainnya agar tetap konsisten menulis? Boleh loh tulis di kolom komentar. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Kamis, 24 November 2022

A Day in My Life, Belanja di Mall Terlengkap di Semarang
November 24, 2022 20 Comments

Belanja di Mall Terlengkap di Semarang

Assalamualaikum Sahabat. Sesekali saya pengen kayak orang-orang di media sosial bikin a day in my life gituu. Kebetulan kemarin abis gabung event kece di salah satu ruangan di Rooms Inc yang lokasinya ada di DP Mall. Sekalian aja deh saya mampir belanja di mall terlengkap di Semarang. Mall yang udah beroperasi sejak tahun 2007 ini merupakan bagian dari Sinar Mas Land.


Kalo kamu warga Semarang, pasti tahu kan ya kalo Transmart itu menjadi bagian dari DP Mall, mall terlengkap di Semarang. Ya udah, mari ngikut aja kegiatan saya hari Sabtu lalu. 


DP Mall Semarang

Oiya saya nggak bakal cerita tentang event kece detilnya yagesyaa, kamu bisa baca cuitan di akun Twitter saya di @hidayah_art. Di sana lengkap deh ada curhatan saya terkait sesi berbagi Bang Dzulfikar Alala seorang SEO Specialist. Kalo kamu pengen jadi blogger dengan website yang nangkring keren di mesin pencarian Google, wajib loh baca cuitan saya. Cari deh dengan hastag #SemarangBloggerGathering atau #DPMallSemarang. Nanti akan muncul cuitan seru milik saya dan sahabat yang ikutan event Blogger Gathering & SEO Workshop 2022 bareng Sinar Mas Land.


Ada Apa Aja di DP Mall Semarang?

Kalo kamu orang Semarang tapi belum pernah berkunjung ke DP Mall, perlu ditandain nih, eh ditanyai gitu. Mengapa kamu belum pernah berkunjung di DP Mall? Ini mall terlengkap di Semarang yang mestinya jadi kunjungan wajib bagi warga Kota Semarang. 


Hangout di DP Mall Semarang

Saya sendiri udah nggak bisa menghitung berapa kali kesini. Kadang cuma nonton bioskop sambil makan di salah satu resto yang ada di DP Mall. Bagi saya dan suami yang terlahir di Kota Semarang, kayak wajib gitu sih main ke mall, hahahaa.


Kalo ada yang nanya mengapa suka nge-mall? Alasannya sederhana, karena mall bisa menjadi tempat untuk menghibur diri dari penatnya urusan kerja. Terutama kalo kamu berkunjung ke DP Mall, semua ada di sini. Dari tempat nonton film, jajan kekinian, cari makanan khas, atau mau staycation pun bisa. 


Bagi saya DP Mall Semarang itu kayak tempat hangout asik berdua bareng suami atau berempat dengan anak-anak. Tapi bisa juga menjadi tempat me time bareng sahabat. Seperti saat saya ikut gabung event Blogger Gathering & SEO Workshop 2022, asik banget. Hadir dalam event nggak hanya urusan kerja tapi bisa jadi me time yang menyenangkan. Menutrisi otak dan hati saya agar ketika kembali ke rumah, udah fresh lagi. 


Fasilitas Mall Terlengkap di Semarang Yang Wajib Kamu Ketahui 

Nah kalo ngomongin fasilitas apa aja yang ada di DP Mall Semarang, cek yuk di bawah ini:

Rooms Inc Hotel

Saya senang banget waktu pertama tahu kalo lokasi event kece ada di salah satu ruangan di Rooms Inc. Hotel yang lokasinya dekat banget dengan land mark Kota Semarang yaitu Lawang Sewu. Pintu masuk sebelahan dengan pintu masuk mall terlengkap di Semarang. Jadi asik loh kalo staycation di Rooms Inc, kamu bisa jajan cemilan di supermarket di dalam mall. Yang seru tuh interiornya asik buat spot foto. Begitu pun kalo pengen foto di outdoor dengan latar belakang gedung Lawang Sewu. Di sini paling asik untuk menikmati view senja dan menanti matahari terbenam.


Area outdoor Rooms Inc

Oh iya saya dan suami pernah staycation di Rooms Inc. Ruangannya memang tidak berukuran luas namun untuk penempatan tempat tidur dan fasilitas lainnya udah cukup. Saya juga masih bisa shalat di lantai meski Rooms Inc menyediakan mushola yang cukup luas dekat dengan loby hotel. Akses lift dan ruangan tersedia kunci dari aplikasi di gadget tamu, nantinya pihak resepsionis yang memandu untuk download aplikasinya dulu. Jadi lebih privasi kalo nginap di Rooms Inc.


Bagian lorong depan kamar

Kamar Tidur Rooms Inc

Waktu saya dan suami staycation di Rooms Inc, udah termasuk sarapan. Meski hotel bintang 3 namun jenis sarapan termasuk lengkap.


Hotel dengan gaya industrial ini cozy dan nyaman sebagai tempat kopdar bareng teman atau launching produk. Jumlah kamar ada 162 ruangan, dengan perinciannya Deluxe sebanyak 9 rooms, Superior ada 97 rooms, dan Standard ada 56 rooms. Area parkir menyatu dengan mall namun bisa juga memilih dekat area hotel di lantai 3. Untuk parkir bisa free charge, tunjukkan tiket parkir pada resepsionis yaa.

Akses Masuk & Keluar Mall Yang Gampang

Pengunjung yang ingin ke DP Mall Semarang, bisa memilih akses masuk dan keluar berbeda. Kalo kamu sedang melintas di jalan Pemuda, bisa mengakses pintu masuk dengan deretan ruko di bagian depan. Tapi kamu juga bisa memilih pintu bagian belakang mall. Saya seringnya masuk lewat pintu belakang karena datang dari arah kawasan Kampung Kali atau pusat kuliner Batan Semarang.

Tempat Parkir Terluas Untuk Mall di Semarang

DP Mall memiliki fasilitas tempat parkir paling luas di antara mall lainnya di Kota Semarang. Pengunjung kendaraan roda dua mendapat fasilitas di bagian belakang atau di samping kanan gedung. Sementara untuk mobil juga sama dengan tambahan gedung parkir bertingkat.


Terhitung sejak tanggal 15 Januari 2020, parkir di DP Mall hanya melayani parkir non-tunai. Kamu bisa menggunakan alat pembayaran seperti e-money, Flazz, Brizzi, dan TapCash


Tenant Terlengkap di Mall Terlengkap di Semarang

Pertama kali berkunjung di DP Mall Semarang adalah akhir tahun 2007, ada pameran barang elektronik termasuk gadget dan laptop. Saya mengantar si sulung yang pengen beli Tablet di salah satu tenant di pameran tersebut.


Makan di Yoshinoya

Setelah melihat-lihat pameran dan memutuskan pembelian nunggu ayahnya pulang dari luar kota, saya dan anak-anak mampir makan di gerai pizza. Setelah itu saya dan suami masih sering ke DP Mall meski hanya untuk jalan-jalan dan dilanjutkan makan malam sekeluarga. Dengan pilihan kuliner yang lengkap dari kuliner tradisional, western, hingga Asia seperti chinese food. Tentu saja saya dan keluarga akan memilih kuliner yang halal dengan banyaknya pilihan yang ada di sini. 


Ichiban Sushi

DP Mall sering menjadi tempat penyelenggaraan event seperti Chinese New Year, pameran perhiasan, dan lainnya. Jadi nggak salah dong kalo mall ini selalu menjadi pilihan warga Kota Semarang dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabat.


Pilihan Nonton di Bioskop Yang Nyaman

DP Mall makin jadi pilihan bagi warga kota yang ingin nonton bioskop dengan fasilitas lengkap dan banyaknya studio. Begitu memasuki pintu masuk loby XXI, ada staf petugas yang menyambut dengan senyum ramah. Untuk pesan tiket ada di sisi sebelah kanan setelah pintu masuk. Kalo kamu ingin jajan cemilan popcorn atau yang lainnya, terdapat beberapa tenant di sisi kiri setelah pintu masuk.


Tiket Nonton bioskop dan Popcorn

Karpet di seluruh bagian lorong dan studio bioskop tebal dan empuk, enak dipijak, wkwkwkk. Kursi tunggu juga disediakan di lorong antara studio. Sementara kursi duduk untuk nonton di dalam studio terasa empuk. Suami saya sering jatuh tertidur kalo nonton di sini, hahahaa. Oia toilet di sini bersih banget. Petugas kebersihan selalu membersihkan begitu pengunjung usai menggunakan toilet. Jadi nggak usah parno ya kalo ingin menggunakan fasilitas toilet di sini.


Arena Bermain Anak-Anak Yang Aman

Bagi keluarga muda berkunjung ke DP Mall juga bisa menjadi pilihan rekreasi yang praktis. Si ibu bisa belanja di supermarket, ayah bisa nemenin anak-anak menghabiskan waktu bermain di Kidzilla. Arena bermain yang baru buka tahun 2019 ini menetapkan tiket bermain dengan harga terjangkau.


Kidzilla merupakan area bermain yang cukup aman dengan kriteria anak sudah cukup besar untuk diberi tahu apa yang tidak boleh dilakukan di tempat umum. Material yang digunakan di Kidzilla pun semuanya sudah sesuai untuk keamanan bermain bagi anak-anak. Area dan permainan tampak menarik, cerah berwarna-warni, dengan berbagai bentuk yang aman digunakan.


Ada berbagai permainan yang bisa dieksplore anak-anak seperti mini car dengan jalurnya, balok keseimbangan, caroussel, mini booth bermain peran, wahana mandi bola dan lainnya. 


Fasilitas Mushola, Tempat Wudlu, dan Toilet Yang Bersih

Bagi pengunjung muslim yang sedang hangout di mall terlengkap di Semarang, fasilitas musholla itu suatu kebutuhan. Nah kalo hangout di DP Mall dan udah masuk waktunya shalat wajib, kamu tenang aja. Ada fasilitas mushola di lantai 3 dengan tempat wudhu dan shalat yang bersih. Bila tidak membawa mukena, kamu bisa meminjam mukena pada petugas yang menjaga loker. Dan jangan khawatir karena mukenanya bersih.


Musholla dan tempat wudhu

Tempat shalat bagi pengunjung perempuan dan laki-laki dibedakan pintu masuknya. Bagitu juga untuk tempat mengambil air wudhu. Jadi jangan khawatir dengan kenyamanan saat membuka hijab untuk wudhu.


Melengkapi Kebutuhan Rumah Tangga di Transmart

Kemarin usai ikut event bareng sahabat, saya mampir belanja di Transmart yang ada di lantai 2. Beberapa kursi disediakan sebagai fasilitas bila ingin duduk menanti yang sedang belanja. Ada dua keranjang belanja berupa troli kecil dan besar yang bisa kamu gunakan untuk tempat barang belanjaan.


Segala jenis produk bisa kamu pilih, dari baju, sepatu, sandal, barang elektronik, kebutuhan dapur, peralatan rumah tangga, buah dan sayur, ikan, ayam, daging, telur, juga makanan siap saji. Bahkan ada juga roti-rotian, cake, jajanan yang dimasak di dapur yang bisa langsung kamu pesan sesuai keinginan. 


Menjaga Protokol Kesehatan

DP Mall masih memberlakukan protokol kesehatan. Pengunjung harus mentaati peraturan wajib di dalam ruangan, seperti penggunaan masker, pengecekan suhu di setiap area masuk dan beberapa tenant, dan jaga jarak.


Saya sempat mengambil dokumenasi foto dan video saat masuk dan mengeksplor di mall terlengkap di Semarang. Meski tidak seluruh ruangan saya dokumentasikan, sekilas bisa kamu lihat di channel YouTube saya. Klik aja videonya :



Rasanya tak ada habisanya kalo ngomongin hangout di mall terlengkap di Semarang yagesyaa. Karena udah lama juga kan mall ini ada di Kota Semarang, jadi udah banyak memori yang tercipta di sini. 


Kalo kamu udah pernah ke DP Mall di Kota Semarang ini, bagikan yuk pengalaman di kolom komentar. Saya berharap pengalaman kamu mengesankan jadi pengen balik lagi hangout di mall terlengkap di Semarang. Seperti saya dan keluarga yang nggak terhitung udah berapa kali kesini. Semoga sehat selalu yaa. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Senin, 21 November 2022

Anak Muda Pembawa Perubahan di Kampung Lali Gadget
November 21, 2022 21 Comments

Anak Muda Pembawa Perubahan di Kampung Lali Gadget 

Assalamualaikum. Apakah kalian ingat kapan terakhir kali tidak memegang gadget atau ponsel? Kapan kalian benar-benar menikmati waktu ngobrol sambil tertawa bersama orang terdekat, tanpa mata melirik layar ponsel? 


Saya paling sedih ketika berkumpul dengan kerabat, namun tatapan tertuju pada gadget. Karena berkumpul itu bonding, mestinya diisi dengan obrolan seru atau bercanda. Merekatkan hubungan kekerabatan yang terjalin sejak kecil. Jangan sampai terjadi kodisi ngumpul bareng tapi semua mata tertuju pada gadget masing-masing. Dan kondisi ini seperti jadi kebiasaan kita semua. Karena ketika seseorang ingin ngajak ngobrol namun orang yang duduk di sebelahnya asik dengan gadget, tentu ia pun urung ngobrol.


Ini pula yang terjadi sekarang, anak-anak begitu teracuni oleh gadget. Bangun tidur udah minta gadget, buka aplikasi game atau youtube. Pulang sekolah main game lagi. Kalo anak kalian juga melakukan hal ini, kalian pengen marah atau biasa aja? Harusnya nggak boleh marah sih karena anak-anak bercermin dari apapun yang dilakukan orang tuanya. Apabila sebagai orang tua nggak bisa jauh dari gadget, anak-anak pun sama.

Buat Aturan Kapan Anak-Anak Boleh Mengakses Gadget

Saya sebagai ibu dari 2 anak yang beranjak dewasa, bersyukur mereka lahir pada saat gadget masih jadul. Mereka hanya bisa menggunakan ponsel untuk menelpon dan mengirim sms. Baru saat mereka berusia belasan tahun mulai mengenal ponsel yang lebih pintar. Namun saya tetap membatasi durasi kapan mereka boleh mengakses gadget yaitu mulai hari Sabtu siang hingga Minggu sore. Di luar waktu yang udah ditetapkan, saya ingin anak-anak menggunakan waktunya untuk belajar di sekolah, bermain bersama anak-anak tetangga, atau saudara, serta membaca buku kesukaannya.


Apalagi sekolah anak-anak juga menerapkan larangan membawa ponsel ke sekolah. Namun tentu saja pembatasan ini juga memiliki konsekwensi dengan menyediakan ponsel khusus yang bisa digunakan siswanya untuk menghubungi keluarga apabila dibutuhkan.


Ijin menggunakan ponsel selama 24 jam, baru saya dan suami berikan ketika anak-anak udah berusia 16 tahun dan masuk sekolah tingkat lanjut. Saat usia mereka udah memiliki tanggung jawab dan pemahaman yang lebih siap menerima informasi dari luar sekolah dan rumah.


Namun tidak demikian dengan yang terjadi di sekeliling saya beberapa tahun ini. Saya melihat sendiri anak tetangga yang berusia 2 tahun udah bisa tantrum ketika gadget yang tengah dipegangnya, diminta oleh pengasuh atau ibunya. Dia akan diam ketika mereka mengembalikan gadget itu. Miris bukan? Usia balita yang seharusnya menjadi golden age pengasuhan oleh orang tua, justru dipenuhi dengan game ataupun hiburan melalui gadget di tangannya.


Mari Bersenang-Senang di Kampung Lali  Gadget

Satu tahun yang lalu saat pandemi masih belum usai, saya pun setia di rumah aja, dan memilin hiburan nonton video di YouTube. Dari nonton resep memasak, pendakian gunung, ataupun Drama Korea, saya menemukan video yang menarik. Anak-anak yang tertawa lebar sambil memainkan permainan masa kecil seperti yang dinikmati anak-anak saya. 





Iyaa, anak-anak saya masih mengalami permainan seperti Gasing, Cublak-Cublak Suweng, Mainan Gedebog, tangkap ikan di kolam belakang rumah. Seru loh kalo melihat mereka main bareng teman sekolah atau anak tetangga. Nah ini udah tahun 2020an, kok masih ada permainan serupa?

Dalam hati saya berucap, mereka anak-anak yang tinggal di mana, hingga masih memainkan dolanan jadul ala masa kecil saya?

Saya pun larut dalam tontonan video berikutnya yang memperlihatkan serombogan anak sekolah bermain aneka permainan tradisional. Ada yang bermain gobak sodor, lomba jalan menggunakan 2 tempurung kelapa yang dihubungkan dengan tali. Tawa lepas dan binar mata yang terlihat bahagia nampak dari wajah anak-anak ini. 

Dari akun Instagram @kampunglaligadget diinfokan bahwa tanggal 28 September 2022, sebanyak 24 siswa @sdn_mulyodadi mendapatkan beasiswa bermain dengan materi pembuatan Udeng Pacul Gowang khas Sidoarjo. Wajah bahagia anak-anak SDN yang dengan bangga memamerkan udeng hasil buatannya dan memakainya di kepala.



Permainan tradisional yang sering dilakukan anak kelahiran tahun 1970 hingga akhir tahun 2000, telah membantu anak tumbuh dengan lebih kreatif. Terbatasnya permainan modern mampu menumbuhkan kecerdasan dan kreativitas anak-anak. Permainan tradisional menjadi pilihan anak-anak untuk mengisi waktu dengan gembira. 

Dan semua itu bisa kita temukan di Kampung Lali Gadget (KLG) yang terletak di Pagerngumbuk, Kec. Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. KLG memiliki dua lokasi utama, yaitu Gubuk Baca dan Gubuk Kebun yang menjadi jawaban keresahan seorang anak muda. 

Di tempat ini anak-anak bebas bermain dan meninggalkan gadget sejenak. Begitu mereka memainkan berbagai alat permainan tradisional bersama teman-temannya, senyum mengembang bahagia. 

Aneka permainan tradisional seperti gobak sodor, bakiak (kelompen), kelereng, merenggut perhatian anak-ana dari game yang ada di gadget mereka. Sebagian anak-anak asik bersenang-senang bermain dakon, egrang, estafet sarung/uncal sarung. Terlihat pula di salah satu post foto di akun Instagram KLG, wajah bahagia sekelompok anak-anak yang berhasil juga membuat anyaman dari daun pisang. 


Inisiasi Anak Muda Membawa Perubahan 

Menyaksikan betapa bahagianya anak-anak yang bermain di KLG, saya jadi penasaran. Bagaimana desa ini menjadi pusat bermain anak-anak, siapa yang memiliki ide keren ini? 

Dari penelusuran saya di dunia maya muncul profil seorang anak muda bernama Achmad Irfandi yang telah mendirikan Yayasan Kampung Lalu Gadget. Dari keresahan yang dirasakannya melihat fenomena anak-anak yang tidak bisa lepas ketergantungan dari gadget. Imbas pandemi dengan pembelajaran daring makin melekat lah anak dengan gadget. Gadget tetap lah produk teknologi yang menjawab sebagian besar kebutuhan kita di jaman digital. Namun penggunaannya harus lah berimbang dengan kebutuhan dasar anak untuk bermain dan bersosialisasi dengan temannya. Jangan sampai keberadaan gadget justru menimbulkan dampak negatif seperti saat ini.

Achmad Irfandi terketuk ingin melestarikan beragam permainan tradisional agar anak-anak milenial dan gen Z pun memainkannya. Jangan sampai mereka hanya mengenal dari buku cerita. Irfan pun menginisiasi Kampung Lali Gadget (KLG) pada bulan Agustus 2018.

Dia pun mulai mengajak anak muda lain di Wonoayu melalui instagram dengan membuat sesuatu yang berbeda dan luar biasa. Niat baiknya disambut dengan bergabungnya para pemuda dengan membentuk Komunitas Wonoayu Kreatif. Kegiatan pertama yang dikerjakan adalah menghidupkan kembali literasi bagi anak-anak yang saat itu sudah mulai kecanduan gadget.

Hal ini tentu sulit dilakukan karena anak-anak sekarang lebih menyukai gadget dibandingkan membaca buku. Irfan pun memutar otak untuk menemukan solusi bagaimana caranya anak-anak ini bisa melupakan gadgetnya. Hingga gagasan pun muncul dengan kegiatan Dolanan tanpa Gadget yang maknanya adalah Permainan tanpa Gadget. Kegiatan ini juga menjadi cikal bakal berdirinya Kampung Lali Gadget yang artinya Kampung Lupa Gadget. 

Bahkan Irfandi berhasil meyakinkan perangkat desa untuk meminjamkan lahan seluas 45x50 meter untuk mewujudkan Kampung Lali Gadget. irfandi dan komunitasnya juga membuat Udeng yang dijual sebagai souvenir. Mereka iuran dan benar-benar mendanai sendiri kegiatan dengan donasi swadaya dari komunitas. Warga sekitar diajak aktif membuat mainan tradisional, makanan dan minuman untuk dijual bagi pengunjung. 

Kita mulai kegiatan kecil-kecilan tentunya dengan dana swadaya, bukan dana dari pemerintah, bukan dari pihak manapun. Kami murni iuran dari komunitas ini.
Kegiatan yang pertama dari KLG adalah dengan melibatkan 475 anak dari Surabaya dan Sidoarjo. Anak-anak menikmati kegiatan permainan tradisional dengan gembira. Permainan tradisional itu mampu membuat anak-anak melupakan gadget. 

Niat mulia Irfandi juga agar anak-anak jangan sampai kecanduan gadget sukses. Dengan menggerakkan program konservasi budaya yaitu mengangkat permainan tradisional. Terbukti begitu anak-anak diajak bermain, perhatian mereka pada gadget teralihkan. 

Irfandi mengajak kawan-kawannya, anak muda di Desa Pagerngumbuk di Sidoarjo. Pemberdayaan pemuda dan masyarakat dilakukan di dalam dan di luar desa. Pemuda yang diberdayakan bertugas sebagai perencana, fasilitator edukasi, dan pendamping. 

Sejak kegiatan pertama itu setiap hari Minggu KLG mulai didatangi oleh anak-anak dari berbagai wilayah. Masyarakat yang peduli dengan kegiatan KLG pun terketuk dengan memberikan donasi. Banyak dukungan moril dan materiil yang mengalir. Bahkan KLG sudah mulai melibatkan akademisi dan pemerintah serta komunitas lain yang memiliki ide serupa.

Program Lali Gadget di Kampung Lalu Gadget

Program yang ada sebagai berikut :

- Layanan Sosial Edukasi

Layanan sosial edukasi di Kampung Lali Gadget kepada masyarakat terutama di bidang pendidikan non formal. KLG juga akan terus mengembangkan kurikulum belajar dan bermain agar anak-anak menemukan cara belajar dan bermain yang sangat menyenangkan. Yang bertujuan untuk membentuk perkembangan fisik dan mental anak-anak yang bermain di KLG.

- Beasiswa Bermain

Beasiswa bermain merupakan bentuk keprihatinan yayasan KLG terhadap minimnya ruang-ruang bermain anak-anak. Waktu bermain bagi anak-anak terbatas pada duduk di depan layar TV maupun gadget. Beasiswa bermain ditujukan pada anak-anak yang domisili di sekitar Kampung Lali Gadget.

Dengan memberikan beasiswa bermain ini, anak diajak untuk belajar mengenal berempati, toleransi, bekerja sama dengan gotong royong, belajar mengalah, berjuang untuk membentuk karakter mereka. 

- Layanan Mingguan

Layanan ini diselenggarakan setiap hari minggu pagi berupa workshop membuat mainan dari bahan yang sudah disediakan oleh alam. Setiap minggu permainan berganti tema, bisa main air, main angin, main batu, main daun, main batang pisang, bermain buah, dan lainnya. 

- Bermain Karakter

Paket Bermain Berkarakter. Paket bermain ini bagi kamu yang ingin bermain secara terstruktur dan berkarakter. Kamu yang punya tujuan khusus misalnya melatih kepemimpinan, pengenalan budaya, outdoor learning, terapi kecanduan gadget, dan lain sebagainya bisa banget memanfaatkan paket bermain ini. Paket ini bisa dinikmati secara privat dalam satu lembaga/komunitas. Pemandu yang akan mendampingi juga adalah pemandu yang expert di bidangnya. Selain layanan bermain, kamu juga bisa menambahkan layanan konsumsi, kudapan, dan pengalaman atraksi yang lainnya.

- Event Kreatif

Yaitu event yang diselenggarakan secara kreatif dan membantu komunitas/instansi atau individu dengan kegiatan atraktif dan menarik. event seperti gathering perusahaan, fun outing, outbond, dan sebagainya menjadi pilihan event kreatif yang bisa digelar bersama Kampung Lali Gadget.

- Konsultasi dan Asistensi

Adalah upaya pendampingan yang dilakukan oleh KLG Institute terhadap pengembangan program maupun sarana bermain di berbagai kawasan seperti desa atau komunitas penggerak. KLG Institute sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan terus mengupayakan munculnya penggerak-penggerak baru dalam lintas wilayah. baik itu pemuda, individu, institusi pemerintah, swasta, maupun komunitas. Semua pihak dapat memanfaatkan layanan yang luar biasa ini untuk perkembangan programnya.

ELINGPIADE DAN BERMAIN KOLOSAL

Ini merupakan satu program keren yang dilakukan Kampung Lali Gadget berkolaborasi dengan Lingkar Inspirasi Dolanan Indonesia, ISI Foundation dan banyak lagi yang lainnya. Elingpiade adalah sebuah kegiatan perlombaan permainan tradisional dalam skala besar dan dapat melibatkan anak-anak lintas kota dan demografi. Kegiatan ini digelar secara bergengsi setiap tahun dan sangat ditunggu-tunggu anak-anak. kegiatan-kegiatan kolosal juga sering digelar seperti Mojospekta, Mojotirto, peringatan hari anak nasional dan sebagainya yang melibatkan ratusan hingga ribuan anak-anak secara kolosal.


Ide Luar Biasa Bangkit Bersama Untuk Indonesia 

Kegiatan di Kampung Lali Gadget layak menjadi gerakan Bangkit Bersama Untuk Indonesia. Setelah selama pandemi anak-anak harus belajar dari rumah, hingga akhirnya makin lengket dengan gadget kayak lem. Sudah saatnya orang tua tidak hanya menyediakan permainan tapi juga bermain bersama anak-anaknya. 

Sudah bukan lagi saatnya duduk bersama di ruang keluarga dengan menatap layar gadget masing-masing anggota keluarga. Namun duduk bersama main dakon atau cublak cublak suweng bersama anggota keluarga. Menjadi orang tua yang asik mengajak bermain engklek. Permainan masa kecil yang sangat lekat pada tahun 1990an. Atau mengajarkan sikap mengalah saat bermain kelereng, gasing, dan lainnya. 

Kegiatan bermain permainan tradisional seperti yang diinisiasi Achmad Irfandi dengan anak muda lainnya, selayaknya bisa dilakukan di wilayah negeri ini di mana saja. Bahkan ibu dan ayah yang menginginkan anaknya terhindar kecanduan gadget wajib melakukannya dari rumah.

Mari ajak anak-anak bermain untuk membentuk karakter yang lebih memiliki empati, sikap menghormati pada yang lebih tua, dan mengalah pada yang lebih muda. Semoga dengan semangat yang menginspirasi dari anak muda inisiator Kampung Lali Gadget, kita bangkit dan bergerak untuk memulihkan mental anak-anak yang lebih baik. Wassalamualaikum.

Sumber Materi & Gambar :
- website dan Instagram Kampung Lali Gadget
- website https://anugerahpewartaastra.satu-indonesia.com/
- Buku Inspirasi Para Penerang Negeri
- Channel YouTube Kampung Lali Gadget
Reading Time: