My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Senin, 25 Maret 2019

Mengenal Investasi Syariah Halal bersama MAMI
Maret 25, 20190 Comments
Reksadana Syariah

Assalamualaikum Sahabat. Mengenal Investasi Syariah Halal bersama Manulife Asset Management Indonesia. Ternyata setelah berkenalan dengan investasi reksadana dalam 2 kali pertemuan, bikin pikiran saya makin jernih. Reksadana tuh nggak seseram yang saya bayangkan.

Duhhh jangan ditertawakan ya. Semua itu karena pengalaman buruk ipar bertahun yang lalu. Memang kalo mau investasi ya belajar kenal lebih dekat. Seperti saya bersama teman-teman blogger di Kira Kira Resto di jalan Taman Ade Irma Suryani.

Kami sempat foto-foto dulu, dan saya ambil yang ini aja.



MC langganan, yaitu Isul membuka acara dengan nada sepereti biasanya. Hepi banget mba MC nya pagi itu. Kami diajakin ikut kuis menti.co dengan materi investasi reksadana dua pertemuan sebelumnya. 



Saya salah satu, nggak menang dong. Dan pemenang kuis menti.co adalah Mauren, Koko, dan Virly. Mereka dapat payung, alhamdulillah bisa untuk senjata karena masih musim hujan. Selamat yaa!

Berikutnya ada sambutan dari Mas Surya, yang intinya adalah kopdar kali ini merupakan gabungan kelas ke 3 dan 4. 

Mengapa Mesti Investasi?

Karena materi hari ini gabungan, tentunya kali ini kopdar hanya berisi sharing dari Bapak Legowo Kusumonegoro. Presiden Direktur Manajer Asset Manulife Investasi ini menanyakan sesuatu. Yaitu Mengapa Kalian Mesti Investasi?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, yuk mengingat kembali kopdar investarian yang pertama dan kedua.

Silahkan baca :

- Kopdar Investarian Bersama Reksadana Manulife

Intinya Pak Legowo mengingatkan bahwa kalo kalian menabung, itu mending untuk kebutuhan jangka pendek. Misalnya untuk bayar kebutuhan bulanan, bayar biaya pendidikan 6 bulan ke depan. Pokoknya tabungan itu fungsinya adalah dana yang bisa digunakan sewaktu-waktu. Menabung itu nggak bisa untuk mengejar inflasi.



Jadi beda dengan investasi yang harus bisa mengejar inflasi. Dana untuk investasi ini memang diharapkan bisa bertumbuh. Dengan hasil akhir yang bisa untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Seperti untuk umroh atau berangkat haji, biaya kuliah anak-anak, dana pensiun, dana kesehatan hari tua, dan masih banyak lagi.

Saya sudah menuliskan tentang berapa kebutuhan yang harus disiapkan untuk impian masa depan.

Silahkan baca : Mewujudkan Mimpi Dengan Investasi


Mengenal Pasar Modal


Siapa yang doyan belanja? Kayaknya semua orang tuh suka belanja, ye khaaan?
Nah kalian udah mengenal belanja di pasar tradisional atau di pusat belanja modern yang bersih di supermarket atau mall.

Ketiga dunia digital mulai marak, belanja sudah nggak perlu lagi dengan keluar rumah. Cukup di rumah atau di tempat kerja, di mana aja dengan modal smartphone atau laptop. Yup karena pasar sekarang ini tak lagi berbentuk fisik. Pasar yang ada sekarang ini merupakan pasar online atau online shop. 

Intinya sih kedua jenis pasar di atas memiliki fungsi yang sama. Yaitu bertemunya penjual dan pembeli untuk menawarkan dan membeli suatu produk. Produk yang dijual juga sama, ada baju, makanan, sepatu, perlengkapan rumah, dan lainnya.

Lebih jauh Pak Leg cerita tentang kebiasaan anak-anak di negara Amerika Serikat. Saya lupa nulis negara bagian mana, yang pasti sejak kecil mereka diajarkan untuk berwirausaha.

Jualannya sederhana, seperti minuman ringan lemonade. Jualannya di depan rumah aja dengan menggunakan meja. Dan anak-anak itu lah yang jaga lapak jualannya. Mereka menantikan pekerja pulang dari kantor, orang lewat, yang akan mampir ke lapak. 

Mereka yang membeli satu cup lemonade tahu, itu adalah bentuk dukungan belajar wira usaha anak-anak sedari kecil. Dukungan yang bagi pekerja tak terbebani karena harganya murah. Namun bagi anak-anak tentunya senang jualannya laku terjual. Mereka memupuk rasa percaya diri berwirausaha sejak kecil.

Lapar nih dengerin sharing tentang reksadana. Saya mau ngemil dulu ya, hihii.
Sayang loh, ada minuman teh hangat dengan cemilan timus isi gula cair dan misoa. Abis ngemil pikiran saya langsung jernih, bisa dong menerima materi reksadana selanjutnya.




Kalo kalian mending belajar saham dengan modal kecil dulu. Saham itu pemilik modal boleh mengatur, sebagai owner ia punya suara untuk usahanya. Hasil usahanya juga bakal dibagi rata sesuai kepemilikan sahamnya.

Beda dengan obligasi, misal bapak A pinjam modal usaha ke bapak B. Kalo untung atau pun tidak, A tetap mengembalikan pinjamannya itu ke B. Namun di sini B tidak bisa mengatur usaha A. Hasilnya hanya berupa prosentasi keuntungan dan pokoknya. Semakin besar uang yang dipinjamkan tentu bunganya makin tinggi dan hasilnya akan tinggi juga. Namun tentu saja di sini resikolnya makin tinggi.

Cara kerja Reksadana itu dengan membeli unit kemudian biarkan nilainya berkembang. Nilainya bisa naik atau turun, sesuai fluktuasi pasar. Dan unit ini bisa kita jual kembali dengan mencairkannya. Prosenya bisa antara 1 sampai 7 hari masuk ke rekening. Tapi dari pengalaman teman-teman saya sih cuma dua hari. 

Reksadana yang udah kalian miliki, juga bisa ditukar atau switching dengan unit reksadana lainnya. Ini bisa dilakukan kapan aja, kapan pun yang kalian inginkan.

Dua kopdar sebelumnya udah ngomongin tentang dua macam reksadana. Yaitu Reksadana Pasar Uang dan Reksadana Pendapatan Tetap.


Inestasi Reksadana Syariah

Reksadana Saham

Kopdar kali ini Pak Leg akan membicarakan dua reksadana terakhir. Namun yang pertama bakal dikupas adalah Reksadana Saham. 

Reksadana saham adalah investasi dengan minimal penyertaan 80 % dari modal yang disetornya. 

Ciri-ciri Reksadana Saham sebagai berikut :
- Memiliki komposisi sebagian besar berupa saham
- Sesuai untuk tujuan investasi jangka panjang yaitu lebih dari 7 tahun
- Sifatnya fluktuatif namun dengan potensi hasil yang tinggi
- Investasi bisa mulai dari 10 ribu rupiah

Nah di sinilah kalian dituntut untuk mengenal saham yang dijual oleh emiten di pasar saham. Investasi membeli saham itu butuh modal besar. Ada sekitar 619 emiten atau perusaaan yang ada di pasar saham. Nah, kalian bisa nggak mengawasi misal membeli saham dari salah satu emiten ini?

Ngeri dong kalo tiba-tiba saham yang kalian miliki, harga jualnya anjlok. Seperti di awal paragraf pembuka tadi. Pengalaman adik ipar yang kehilangan uangnya ratusan juta karena investasi saham secara keliru.

Di sini lah peran Reksadana Saham dari MAMI, manajer investasi selalu menyarankan 90 % atau full invested. Kalo orang awam melihat naik turunnya harga saham dari aplikasi udah bisa. Dengan melihat analitik dari pergerakan saham. 

Sementara manajer investasi di MAMI, memantau dengan masuk ke perusahan yang menjadi emiten di pasar saham. Ada jadwal tertentu bagi ahli analisa dari MAMI yang bertugas meminta data keuangan, laporan fundamental sesuai kondisi fisik perusahaan. Manulife Asset Management Indonesia memiliki 17 staf ahli yang menjadi analis perusahaan ini.

Tentan resiko tentu saja kalian bisa melihat sendiri dalam data berikut ini. Kalo saya sih menyarankan investasi saham di reksadana MAMI. Coba yuk dilihat dalam gambar berikut :



Reksadana Campuran

Sesuai namanya tentu saja Reksadan campuran ini terdiri dari Reksadana Pendapatan Tetap, obligasi, dan saham. Nah, di sini porsi obligasi dan saham yang lebih seimbang tentunya. Dan potensi hasilnya sedang, dengan tingkat fluktuasi yang juga sedang.

Ciri-ciri reksadana campuran ini adalah :
- Memiliki komposisi yang lebih beragam
- Sifatnya moderat dan cukup fluktuatif dengan potensi hasil sedang
- investasi ini sesuai untuk kalian yang memiliki tujuan jangka menengah, dari 5 sampai 7 tahun
- Kalian bisa memulai investasi minimal 100 ribu rupiah

Berikut ini contoh reksadana campuran ala kalian, bisa ditiru atau disesuaikan saja dengan kebutuhan.




Jadi Reksadana Campuran seperti yang dicontohkan di atas, bisa dimulai dengan modal investasi 1 juta rupiah. Komposisi ini bisa diubah sesuai tujuan investasi kalian. 

Ingat aja kuncinya ya, makin pendek jangka waktunya makin besar porsi pasar uangnya. Begitu juga sebaliknya, pokoknya sesuaikan dengan kebutuhan. Nah, kalian bisa menyimpan juga catatan berikut ini.


Mengenal Investasi Syariah

Pak Leg bilang, selama ini kalo makan kalian pasti nyarinya yang halal. Traveling di negeri orang, juga tetap memilih makanan yang halal.

Nah, kalo urusan duit, gimana? 

MAMI telah lama peduli dengan ekonomi syariah. Dan produk dari MAMI adalah Reksadana Syariah.  Syaratnya harus lah :
- Kegiatan perusahaan tunduk pada prinsip syariah
- Lolos seleksi OJK dan Dewan Syariah Nasional MUI
- Total utang tidak boleh melebihi 45% dari total aset 
- Total pendapatan bunga dan non halal tidak boleh lebih dari 10% pendapatan usaha.



Dan efek diterbitkannya sesuai dengan akad syariah, dan sesuai dengan peraturan terkait penerbiatan efek syariah.

Ada pula syarat yang harus dihindari dari reksadana syariah, yaitu MAGHRIB. Nah ini terdiri dari tiga hal penting, yaitu :
1. M nya dari Maisir, yaitu bukan merupakan judi, permainan di mana ada yang menang dan ada pihak yang kalah.
2. G nya merupakan kependekan Gharar, yang artinya adalah dari satu kondisi yang memiliki ketidakpastian
3. R nya sendiri merupakan Riba, yaitu bunga. Baik dalam jual beli maupun pinjam meminjam.

Sebenarnya sih banyak yang harus dihindari, bukan tiga hal di atas. Ada Haram, Najasy (penawaran palsu), Risywah (suap), Zhulm (ketidakadilan), Mudarat (tidak bermanfaat), Tadlis (penipuan), dan Ikhtiar penimbunan.

Namun ketiga hal di atas tadi udah mewakili syarat yang harus dihindari dalam reksadana syariah. 



Sementara untuk instrumen dari reksadana syariah adalah pasar uang syariah, sukuk, saham syariah. Di MAMI juga ada syarat khusus lain, seperti Wakalah Mudharabah, Daftar Efek Syariah, dan UPIS (Unit Pengelolaan Investasi Syariah), dan MAMI (Manajer Investasi). Untuk lebih jelasnya kalian bisa melihat gambar berikut ini.   




Senangnya bisa mengenal reksadana syariah ini lebih dekat. Sekarang udah nggak bingung lagi kalo mau investasi. Karena Reksadana Syariah ini sudah komplit, memiliki semua yang ada dalam syarat investasi aman dan halal.

Gimana, kalian udah punya investasi reksadana? Atau mungkin malah udah investasi reksadana syariah, agar hati jadi tenang dan nyaman. Hasilnya bisa untuk tujuan jangka panjang seperti umroh, dana pensiun, atau menikahkan anak? Ihhh, ini kok saya ya yang kepengen. Yuk sharing ya di kolom komentar, Sahabat. Wassalamualaikum.

Kalo ingin tahu lebih dekat dengan Reksadana, kontak di sini ya :



Foto dari :
- dokumentasi pribadi
- Manulife Asset Management Indonesia
- Dikoko
Reading Time:

Sabtu, 23 Maret 2019

6 Cara Berikut Ini, Mampu Menghilangkan Bekas Jerawat & Wajah Jadi Mulus
Maret 23, 2019 13 Comments

bekas jerawat hilang

Assalamualaikum Sahabat. 6 Cara Berikut Ini, Mampu Menghilangkan Bekas Jerawat & Wajah Jadi Mulus. Wihhh memasuki usia puber ya mba, kok punya jerawat? Hmmm, jerawat itu nggak hanya milik para remaja angkatan Dilan. Yuk saya cerita lebih banyak yes.

Dari jaman dulu hingga sekarang, masalah kulit wajah terutama jerawat menjadi sumber kecemasan perempuan. Nggak pandang usia, karena jerawat muncul pada usia berapa aja.

Nah, jerawatnya kadang udah sembuh namun bekasnya masih aja membandel. Setia banget ngendon di kulit muka yang tadinya mulus. Jadi mau make up pun kadang nggak maksimal gara-gara bekas jerawat nggak bisa dikoreksi dengan concealer.

FYI, sebenarnya ada banyak cara untuk menghilangkan bekas jerawat. Bahannya beragam, dari yang alami hingga menggunakan bahan kimia. Namun penggunaan bahan kimia akhir-akhir ini dihindari oleh banyak orang. Tentunya kesadaran bakal munculnya efek samping penggunaan bahan kimia menjadi alasannya.

Leluhur kita sebenarnya sudah mengajarkan penggunaan bahan alami hilangkan bekas jerawat. Bahan alami yang tersedia di bumi pertiwi ada begitu banyak. Jadi nggak ada alasan bingung mau nyari di mana ya.

Beberapa bahan alami berikut bisa menjadi rekomendasi agar kulit wajahmu kembali mulus. Dan bebas dari bekas jerawat yang nggak menggemaskan ituuh!

1. Minyak Zaitun

Bahan alami yang satu ini pasti udah sering kalian pakai di dapur. Minyak zaitun selain untuk dikonsumsi, juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat. Tapi tentunya minyak zaitun yang ini adalah yang untuk kosmetik. Ada beberapa merk kosmetik di Indonesia yang menawarkan minyak zaitun ini.

bekas jerawat hilang

Minyak zaitun bermanfaat untuk kulit wajah karena memiliki kandungan vitamin E dan anti oksidan yang cukup tinggi.
Dengan kandungan manfaat yang berlimpah untuk kulit wajah ini, minyak zaitun juga mampu untuk menghilangkan bekas jerawat.
Cara penggunaannya juga cukup mudah. Kalian hanya perlu mengoleskan minyak zaitun pada permukaan wajah secara merata. Kemudian diamkan kurang lebih selama 15 - 20 menit. Setelah itu kalian bisa membilas dengan air hingga bersih. Nah kalo kalian ingin mendapatkan hasil yang maksimal, tentunya kalian harus mengaplikasikan minyak zaitun di kulit wajah secara rutin.

2. Menggunakan Bengkuang

Siapa nggak kenal buah yang mengandung air ini? Saya bahkan mengonsumsi saat hamil untuk memperoleh kandungan seratnya. Karena kenaikan berat badan yang tinggi semasa hamil, dokter meminta saya mengurangi nasi dan memperbanyak buah-buahan. Terutam bengkuang ini, yang memiliki kandungan vitamin C.

Sejak masih gadis pun saya rutin menggunakan bengkuang sebagai masker untuk kulit wajah. Seperti yang kalian tahu, bengkuang terkenal untuk mencerahkan kulit wajah secara alami.

menghilangkan bekas jerawat

Dari kandungan vitamin C yang terdapat dalam bengkuang, yang bikin buah ini bermanfaat untuk wajah kalian. Vitamin C mampu menyembuhkan luka secara cepat. Bengkuang juga mengandung senyata beta-karoten dan vitamin A yang berfungsi sebagai antioksidan.

Nah, cara pemakaiannya adalah dengan menumbuk bengkuang sampai halus. Kemudian gunakan untuk masker wajah. Diamkan selama kurang lebih 15 menit sampai mengering. Begitu udah kering kalian bisa membilasnya dengan air bersih. Saya udah membuktikannya bila menggunakan masker bengkuang ini secara rutin, kulit wajah bakal bersih dari noda bekas jerawat.

3. Menggunakan Bubuk Kayu Manis

Nah, rupanya ada juga yang menggunakan bubuk kayu manis untuk menghilangkan bekas jerawat. Katanya sih bubuk kayu manis ini dipercaya sangat ampuh mengatasi masalah noda bekas jerawat. Saya sendiri belum pernah menggunakannya.

Bubuk kayu manis ini di samping murah, juga gampang diperoleh di pasar tradisional maupun supermarket.

menghilangkan bekas jerawat

Penasaran ngga sih mengapa bubuk ini bisa menghilangkan bekas jerawat? Ternyata adanya kandungan antimikroba yang ada dalam kayu manis bisa mengatasi bekas jerawat.

Cara penggunaannya juga gampang. Cukup dengan mencampurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan madu sampai menjadi pasta. Kemudian gunakan pasta ini dengan cara mengoleskannya di bekas jerawat yang membandel sebelum kalian tidur.

Saat kalian bangun tidur, segera bilas dengan air bersih. Misalkan kalian menggunakannya secara teratur, bekas jerawat bisa memudar dengan cara alami.

4. Campuran Gula dan Madu

menghilangkan bekas jerawat

Nggak hanya enak untuk dikonsumsi, gula dan madu juga ampuh untuk melenyapkan bekas jerawat. Gula sebagai scrub dan madu dengan kandungan zat yang komplit, menjadi campuran alami menghilangkan bekas jerawat. Karena madu memiliki gandungan zat antioksidan, antibakteri, vitamin B, dan C yang mampu menutrisi kulit.

Kalian bisa mencampurkan satu sendok makan gula pasir dan satu sendok teh madu, diaduk hingga menjadi pasta. Kemudian oleskan campuran itu apda wajah. Pijat dengan lembut selama 5 menit. Apabila sudah selesai, bilaslah menggunakan air hangat. Oiya, jangan lupa ya lakukan secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Bahan dari Kentang

Ini juga salah satu bahan alami yang bisa digunakan untuk melenyapkan bekas jerawat. Kentang merupakan bahan makanan yang bisa didapatkan dengan mudah di pasar tradisional dan supermarket. Yang asik adalah, tak dibutuhkan bahan tambahan lainnya. Jadi cukup pakai kentang saja.

Bahan lain yang bisa digunakan untuk mengusir bekas jerawat adalah kentang. Selain murah, tentu bahan makanan ini bisa didapatkan secara mudah di pasaran. Nggak perlu tambahan biaya untuk membuat wajah bersih, kentang saja pun sudah cukup.

menghilangkan bekas jerawat

Adanya kandungan niacin dalam kentang yang dianggap mampu mengatasi masalah noda jerawat. Bahkan kentang juga dipercaya memiliki fungsi sebagai antiradang maupun antiseptik.  

Caranya penggunaannya juga gampang kok. Kalian cukup iris kentang menjadi bagian yang tipis. Kemudian tempelkan pada wajah, khususnya yang terdapat noda jerawat. Diamkan selama 15 sampai 30 menit, kemudian bilas menggunakan air hangat. Udah gitu aja, selesai!

6. Menggunakan Es Batu

Eh saya baru tahu kalo ternyata es batu bisa banget digunakan untuk mengurangi noda bekas jerawat. Selain mudah didapat, tentunya nggak perlu mengeluarkan banyak biaya jika menggunakan bahan satu ini. Tentu saja, manfaat yang kamu dapatkan pun cukup banyak, salah satunya bikin noda jerawat menghilang.

menghilangkan bekas jerawat

Tapi untuk memperoleh manfaat ini, ingat ya kalian mesti bikin es batu sendiri. Selain kebersihannya terjaga, juga bisa membuat sesuai kebutuhan. Karena ukuran es batu yang kecil lebih mudah digunakan.

Caranya adalah dengan membungkus dua buah es batu dengan waslap yang bersih. Kompreskan es batu pada bekas jerawat selama 2 - 3menit. Lakukan ini secara rutin ya agar hasilnya bisa maksimal.

Nah itu lah keenam cara menghilangkan bekas jerawat dengan cara alami dan murah. Kalian nggak perlu datang ke salon untuk merasakan nyeri saat membesihkan kulit wajah bekas jerawat. Ngapain menyiksa diri di salon, kalo dengan melakukannya di rumah saja kalian sudah bise mendapatkan hasil yang luar biasa.

Dengan menggunakan bahan alami, selain kalian mendapatkan kulit wajah lebih sehat. Kantong kalian pun juga tetap aman karena semua bahan-bahan tersebut bisa ddidapatkan dengan harga murah. Gimana, mau mencoba langkah di atas? Atau mungkin kalian sudah pernah melakukannya? Sharing yuk, wassalamuaalikum.

Picture by Qupas.id
Reading Time:

Rabu, 20 Maret 2019

Keuntungan Tinggal di Apartemen Dengan Sewa Kost Bulanan
Maret 20, 2019 35 Comments
Apartemen Sewa Kost Bulanan

Assalamualaikum Sahabat. Keuntungan Tinggal di Apartemen Dengan Sewa Kost Bulanan. Ternyata tinggal di apartemen bisa menggunakan cara sewa kost bulanan. Saya baru tahu nih infonya dari ponakan yang tinggal di Jakarta.

Beberapa bulan ini si sulung pindah domisili di Jogja. Alasannya adalah untuk mengerjakan skripsi di kota gudeg itu. Semua materi atau bahan skripsi memang harus didapatkan di sana, sesuai dengan judul skripsi yang diambilnya. Tentu saja dia pun memilih tinggal di kost.

Ngomongin kost, saya pun ingat dengan ponakan yang tinggal di Jakarta. Setelah wisuda, ponakan saya diterima kerja di salah satu bank swasta di kawasan  Puri Kencana, Jakarta Barat.

Bersama dua orang temannya yang sama-sama berasal dari luar kota, mereka memilih tinggal di apartemen. Ada banyak pertimbangan mengapa dia dan kedua temannya memilih tinggal di apartemen. 

"Enak sih, nggak harus mikirin urusan kebersihan, Nte," cerita ponakan saya dengan wajah cerah.

Iya sih saya tahu gimana ritme kerja di ibukota. Enggak usah di ibukota Jakarta. Kerja sebagai teller di salah satu bank swasta di Kota Semarang pun, seorang keponakan yang lainnya sering pulang malam. Pokoknya sebut saja Ria selalu pulang setelah pukul 8 malam, kadang jam 10 malam. 

Jadi wajar sih kalo keponakan saya, Dhea yang kerja di bank swasta di Jakarta Barat. Dan Dhea memilih hunian dengan sewa kost Jakarta Barat.

Dhe pun cerita beberapa keuntungan dengan tinggal di apartemen :

- Pemeliharaan Apartemen

Keputusan tinggal di apartemen salah satunya karena Dhea tidak perlu melakukan perawatan seperti bila tinggal di rumah. Tanggung jawab pemeliharaan apartemen umumnya berada di pihak pemilik atau pengembang.

Jadi kalo misalkan ada kerusakan di saluran washbak atau kamar mandi, Dhea cukup melaporkan pada pengelola gedung tempat dia tinggal. Soal biaya pemeliharaan atau perawatan tentu tergantung saat pertama melakukan kesepakatan. Dan itu semua ada dalam kontrak sewa.

- Keamanan Gedung Apartemen

Bagi penghuni apartemen, keamanan biasanya merupakan prioritas utama waktu memilih tempat huniannya. Di samping juga janji dari pemilik apartemen yang pasti akan menjaga investasinya dengan memilih sistem keamanan yang terpercaya.

Tinggal berdekatan hanya terpisahkan oleh sekat dinding, menumbulkan keamanan bagi penghuni apartemen. Begitu pula yang dirasakan oleh keponakan saya bersama teman-temannya. Terlebih ada penjaga keamanan yang selalu bekerja 24 jam di area apartemen.

- Dimensi Ruang Hunian

Bagi pekerja yang baru lulus dan mendapatkan pekerjaan pertama kali. Tinggal di apartemen merupakan solusi yang paling cocok. Kebutuhan tempat tinggal yang masih sebatas seperti saat tinggal bersama keluarganya, tercukupi dengan ukuran ruang hunian.

Apartemen sewa kost bulanan

Iya sih, lajang itu cukup lah ya kalo fasilitas di dalam huniannya adalah kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu merangkap ruang TV, dan dapur kecil. Itu udah memenuhi standar kebutuhan seorang lajang. Ruangannya juga nggak perlu luas dan mewah. Yang penting setiap ruangan memenuhi unsur kebutuhan bagi seorang lajang yang tinggal bareng teman-temannya.

- Fasilitas Hunian

Dhea memilih tinggal di apartemen karena fasilitas yang komplit. Bayangkan dengan membayar sewa bulanan yang wajar, dia memiliki akses untuk menikmati pusat kebugaran, kolam renang, dan fasilitas laundry. 

Fasilitas kolam renang

Bahkan unit apartemennya pun ada toko dan apotik yang bisa dijadikan tempat dia belanja bulanan.  Semua itu ada dalam satu atap apartemen. Jadi kalo mendadak butuh sesuatu untuk kebutuhan rumah atau dapur, semua bisa dididapatkan dengan mudah. Pengaturan tinggal di apartemen dengan kenyamanan seperti ini yang diminati anak muda saat ini.

- Aksesibilitas

Keuntungan lainnya bila tinggal di apartemen adalah jangkauan jarak dengan fasilitas publik. Apartemen biasanya terletak dalam satu demografi dengan pusat perbelanjaan. Pengembang mall misalnya selalu mengincar pembangunan gedung apartemen terdekat. 

Semakin banyak gedung apartemen yang memicu tumbuhnya kesempatan belanja bagi konsumen dengan memilih pusat perbelanjaan terdekat. Tinggal di apartemen juga memudahkan akses moda transportasi massa. 

Nah, kalo tadi saya udah sharing cerita keponakan yang tingga di apartemen di Jakarta. Sekarang saya jugg punya bocoran tentang info apartemen yang ada di Jakarta Barat.

Dari seorang temen yang tinggal di apartemen, dia merekomendasikan tinggal di apartemen namun dengan cara sewa kost bulanan

Penasaran nggak sih dengan sistem sewa kost bulanan tapi tinggal di apartemen ini?

Sewa kost bulanan

Ternyata semua itu ditawarkan oleh YukStay yang memiliki beberapa pilihan apartemen. Nah YukStay adalah platform sewa apartemen co-living pertama di Indonesia.

Setiap apartemen YukStay berada dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan perkantoran. 

Apartemen YukStay menawarkan fasilitas yang lengkap. Mulai dari gym, playground, jogging track, lapangan tenis, dan basket. Meski tidak semua apartemen memiliki seluruh fasilitas, paling tidak ada swimming pool dan gym. Dua fasilitas ini selalu tersedia di setiap apartemen.

Nah, YukStay menawarkan Apartemen co-living,  yaitu konsep tinggal di apartemen sharing dengan penyewa lainnya. Kamar tidur tentu masing-masing penyewa tinggal di private room sendiri. Namun untuk perabotan di living room, kitchen, bathroom dinikmati bersama. Untuk sistem pembayarannya penyewa hanya membayar harga satu kamar.


Apartemen co-living ini merupakan alternatif hunian dengan harga sewa yang terjangkau. Bahkan hampir sama dengan sewa kostan yang dekat kampus terkenal di Indonesia. Nah, asiknya lagi apartemen dengan harga setara kostan namun penyewa bisa menikmati fasilitas apartemen.

Dan YukStay berdedikasi untuk menyediakan tempat tinggal di apartemen senyaman tinggal di rumah. Jadi gimana, kapan kalian memilih tinggal di aparteman, sahabat? Wassalamualaikum.
Reading Time:

Selasa, 19 Maret 2019

Pengalaman Terbang Bersama Garuda Airlines ke KLIA  (Traveling Malaysia #2)
Maret 19, 2019 31 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Cerita Pengalaman Terbang Bersama Garuda Airlines ke KLIA ini benar-benar bikin puas rombongan saya. Apalagi saya dan teman-teman membayar tiketnya juga murah. Nanti ya akan saya tulis dalam artikel terpisah, tentang perincian biaya traveling Malaysia.

Jadi ini adalah artikel kedua dari serangkaian cerita Traveling Malaysia bareng teman-teman blogger.  Tulisan kedua ini akan mengisahkan tentang sarapan di  bandara Soekarno Hatta, juga pengalaman terbang dengan Garuda Airlines. Serta pilihan transportasi dari KLIA menuju Melaka. 

Silahkan baca tulisan #1 : Traveling ke Malaysia Dengan Tiket Promo

Sarapan di Bandara Soekarno Hatta

Setelah proses boarding pass kelar, saya bersama rombongan memilih untuk sarapan. Karena semalam juga saya serta mba Dian enggak sempat makan malam. 

Dan untuk penerbangan dengan tiket Malaysia Airlines ini, ternyata kami mendapat jatah pesawat operated by Garuda Airlines. Takut aja nggak dapat sarapan di pesawat. Sementara perkiraan kedatang kami di bandara KLIA sekitar pukul 11.50 dan jam di Kuala Lumpur lebih dahulu satu jam. Udah masuk waktu makan siang kan.



Jadi pagi pukul 6.45 pagi kami sarapan. Karena nyari sarapan yang praktis jadinya kami pilih resto fast food A&W. Suami saya udah sarapan di rumah adik di Bogor. Jadi hanya saya, mba Dian, Vita dan suaminya aja yang memesan sarapan.

Saya lupa pesan paket yang mana. Yang jelas sih masing-masing dapat lebih dari satu potong ayam. Ada nasi, sup, dan kami juga mengganti minuman dengan teh panas. Ya gitu deh usia emang nggak bisa bohong, suka yang anget-anget, hihiii.



Abis sarapan, kami memilih kursi di ruang tunggu yang dekat dengan Gate 10. Pesawat kami akan terbang jam 8.30 wib. Masih ada satu jam lagi. Lumayan bisa ngobrol bareng babe tentang anak-anak. Ya kami tuh sementara menjalani LDM. Saya tinggal di Semarang dan babe di Bogor. Sesekali aja saya ke Bogor dan tinggal selama 7 - 12 hari. Trus balik lagi ke Semarang nemeni si bungsu. 

Jadi kalo ketemu gitu pengennya ngobrolin banyak hal. Trus bisa manja-manja juga kaaan, hahahaaa. Meski ngobrol via WA pun juga tiap hari. Tapi kalo ketemu kan beda rasanya. Uhuiii.


Terbang Bersama Garuda Menuju KLIA


Nggak nunggu lama akhirnya panggilan pada penumpang pesawat MH 5892 operated by Garuda Indonesia terdengar. Saya semangat banget melewati proses pemeriksaan imigrasi di Gate 10. Ini adalah kepergian keluar negeri yang kedua setelah ibadah haji tahun 2014 dulu. 

Singkat cerita, saya dan rombongan udah duduk nyaman di dalam pesawat Garuda. Saya bahkan udah mulai milih video dari beberapa film pilihan. Lumayan kan,  2 jam 30 menit bisa lah untuk nonton film.

Eh tiba-tiba kayak dejavu. Ada kereta dorong berisi makanan dan berbagai pilihan minuman yang jalan didorong pramugari. Ingatan makan nyaris tiga kali selama penerbangan di pesawat antara Solo - Jeddah bertahun lalu begitu nyata hadir.

Mata langsung jembreng, otak pun jadi seger, wkwkwkkk.

Dengung suara pramugari yang menawarkan makanan dan minuman bikin senyum saya terbit.

Hmm, nonton filmnya terputus dulu deh. Dan saya menerima jatah sarapan sesuai pilihan. Yaitu Nasi Ayam plus minuman jus apel. Alhamdulillah, sarapan lagi, hihiii.


Saya tuh setiap hari sarapannya buah. Tapi kalo sedang jalan-jalan dan susah mendapatkan buah, suka sarapan seadanya. Maksudnya ada apa aja ya udah dinikmati. Tandanya bersyukur itu kan gitu, makanan yang ada di hadapan kita, mesti dimakan sampai habis. Sunnah Rasulullah, nggak boleh ada nasi tersisa sebutir pun. Berkahnya di butiran nasi terakhir. Amiinkan yaaa.

Aslinya sih karena perut jadi lapar lagi. Padahal tadi sarapannya di A&W juga tandas. Eh nasinya saya bagi dengan babe, karena nggak habis. Sup juga ngabisin berdua. Ayam aja yang abis satu potong. Dan Babe dapat satu potong juga, dapat dari sisa jatah saya.

Untuk Nasi Ayamnya itu kayak nasi liwet yang dimasak kayak nasi kuning tapi aromanya nggak wangi. Kemudian ada lauk ayam dimasak bumbu rujak dan dipanggangnya bentar. Karena aroma bakaran juga gak terasa. Trus ada wortel sama mentimun yang dimasak acar kuning. 

Rasanya gimana? Untuk ukuran makanan siap saji yang dipanaskan di microwave gitu, cukup enak. Dibanding jaman saya berangkat haji dulu, makanan yang disajikan di pesawat rasanya nggak enak. Tapi saya dulu tetap aja menikmatinya karena merasa butuh asupan kalori untuk persiapan ibadah haji.

Oh iya, pramugari sempat menawarkan menu pilihan lainnya, yaitu Kwetiaw tuna. Tapi saya kok malah pilih Nasi Ayam, wkwkwk. Lagi galfok waktu itu. 

Jadi isi nampan saya adalah, Nasi Ayam, Minuman jus Apel, roti manis, dan Fitbar. Kalo suami saya memilih menu sama tapi minumnya jus jeruk.



Fitbar dan roti manis saya masukkan tas, lumayan kan untuk cemilan kalo lapar turun dari pesawat. Mikirnya kejauhan, wkwkwk.

Saya menikmati tayangan film yang sedang diputar setelah makanan habis. Saya tersenyum melihat suami yang terkantuk-kantuk, sementara layar di depannya menayangkan Film The Bohemian Rhapsody. 

Sesekali saya menatap keluar jendela. Gumpalan awan putih yang menemani sepanjang perjalanan, kadang berubah bentuk. Sesekali pramugari masih menawarkan minuman pada penumpang. Saya kali ini meminta air putih untuk membersihkan rongga mulut. 

Tepat pukul 12.50 waktu Malaysia, pesawat yang membawa kami terbang tiba di KLIA. Bandaranya masih bagus Soekarno Hatta kalo menurut saya. Apalagi terminal 3 Soetta sekarang keren banget. Tapi KLIA 2 yang letaknya berdekatan dengan KLIA ini juga katanya bagus sih. Cuma jadwal landing kami emang di KLIA.

Setelah kelar ngurus di imigrasi kedatangan, saya dan rombongan membeli sim card setempat. Harganya 36 RM dan bisa mendapatkan 10 Giga, banyak ya. Harganya ya wajar sih kayak di tanah air. Saya sempat foto bandara. 









Saya dan rombongan mulai mencari tempat shalat sekaligus mau membeli tiket bus ke Melaka. Mara udah ngasih tahu sih lokasinya ada di gedung seberang bandara. Sebenarnya ada penghubung antara gedung bandara dan terminal bus. Namun karena kami terlanjur turun ke basement, ya udah lah nyeberang aja dengan hati-hati.

Vita yang maju ke loket tiket dan menyerahkan duit sejumlah harga tiket untuk 5 orang. Satu tiket dari KLIA ke Melaka per orang seharga 35 RM. Oiya orang Malaysia nyebut terminal sih Stesion bas.


Tempat penjualan tiket
di teminal bus KLIA
Karena waktu shalat masih nunggu 1 jam lagi, dan bus pesanan baru datang pukul 14.50, kami berjalan ke minimarket. Haus banget pengen minum. Trus rencana mau nyari tempat shalat juga. 

Harga minum di sini 2,5 RM dan saya beli 2 botol untuk suami juga.



Sambil nungguin bus datang, kami segera masuk ke mushola. Agak terpencil tempatnya karena kami hanya tahu yang ini. Trus dekat dengan parkiran. Tapi ruangannya bersih dan adem karena ada pendingin udara air cool.

Masih nunggu lama meski saya dan teman-teman udah shalat jama Dhuhur dan Ashar waktu pukul 13.40. Di Malaysia waktu shalat Dhuhur itu sekitar pukul 13.15. Agak lupa nih kemarin lupa nyatat.


Sayang kursi di stesion bus
cuma dikit, jadi ya berdiri aja
Agak lama nunggu bus datang sesuai jadwal. Saya udah pengen selonjoran di kasur. Begitu udah pukl 14.45 bus yang mengantar kami ke Melaka pun stand by di pintu 12.


Bagian dalam bus Starmart Express
yang mengantar kami ke Melaka
Nah, kami pun udah masuk ke dalam bus yang akan mengantar ke Melaka. Karena sejak awal pemesanan udah minta turun di Melaka Medika, kami pun turun di depannya. Gedung ini merupakan rumah sakit yang menjadi rujukan orang Indonesia juga kalo berobat.

Perjalanan panjang sekitar 2 jam lebih paling enak buat bobok. Meski lapar lagi karena udah masuk pukul 1 siang, kami malas juga nyari makan. Untungnya ada sisa roti dan fitbar dari menu makan dari Garuda airlane. Lumayan buat ngganjal perut. Dan kantuk pun menemani perjalanan menuju Melaka.

Tepat pukul 16.45 kami tiba di depan Medikal Centre Melaka. Anas, suami Vita pun memesan Grab untuk mengantar ke penginapan di kawasan Kesidang, Melaka Tengah.

Sambil menanti babang Grab datang, saya pun mengajak selfi rombongan. Sayangnya sampai sana tuh udaranya panas dan kering. Haduhhh, nyesel nggak bawa topi lebar untuk nutupi muka. 



Cerita traveling saya bersama rombongan akan berlanjut ke part #3 ya. Semoga istiqomah dan sehat agar masih semangat menuliskan cerita traveling rombongan saya. Wassalamualaikum.
Reading Time: