My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Tuesday, 16 October 2018

Sari Jahe Minuman favorit Yang Mampu Mengusir Stres
October 16, 2018 68 Comments
Sari Jahe Herbadrink

Assalamualaikum Sahabat. Sari Jahe Minuman favorit Yang Mampu Mengusir Stres, sering menjadi solusi kala saya pengen relaksasi. Melepat penat setelah terjebak kemacetan jalan raya sungguh merupakan impian. 

Tahu lah ya, Semarang pun telah mengikuti jejak kota-kota besar lain di Indonesia yang selalu macet ketika jam sibuk berangkat dan pulang sekolah atau tempat kerja.

Sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja di rumah menjadi content writer, saya acapkali keluar rumah. Meski sekarang saya nggak lagi sibuk antar jemput anak sekolah karena mereka sudah mulai mandiri, tetap aja sesekali saya berada di jalan raya. 

Tugas sebagai istri yang sesekali menemani suami bekerja keluar kota, menjadi tangan kanannya untuk mengerjakan urusan administrasi ataupun keuangan proyek.


Wajah serius saya kalo ketemu angka
Kalo sudah bertemu angka-angka yang deretan nominalnya panjang, kadang bikin bete. FYI, saya resign dari tempat kerja karena jenuh bertemu angka tiap hari. Dan sekarang saya justru bertemu angka lagi karena bantuin suami menghitung anggaran proyek, hahahaaa.

Tips Mengelola Stress

Tapi saya nggak mau menggerutu karena ini semua demi mencapai impian keluarga kami. Nggak apa deh otak sedikit keriting dan muka agak kusut usai menghitung berlembar-lembar nota belanja material renovasi rumah atau gedung milik klien.

Terbiasa bertemu masalah yang lebih rumit saat bekerja kantoran bikin saya menganggap enteng pekerjaan ngurus keuangan proyek.

Namun ketika kerjaan bantuin suami dan tawaran menulis datang bersamaan, jadinya pusing deh. Pengen semua dikerjakan dalam satu waktu. Tapi apa daya cuma punya dua tangan untuk mengetik.

Akhirnya saya mesti mengatur jadwal kapan saatnya nulis dan bantuin suami agar semua berjalan sesuai perencanaan.

Nah saya punya tips agar tidak kena stress gara-gara kesibukan yang padat merayap seperti jalan tol kala mudik lebaran.

- Mengorganisir Diri

Membuat list pekerjaan apa saja yang akan dilakukan dalam satu minggu, juga satu hari yang akan berjalan. Maksudnya dengan adanya list pekerjaan, kalian memiliki pengaturan waktu untuk satu atau lebih pekerjaan.

Intinya sih list pekerjaan ini membantu banget agar tidak melenceng mengerjakan hal lain di luar list. Namun tentunya harus fleksibel juga bila ada kerjaan dadakan yang kudu rampung seketika.

- Olah Tubuh

Saya sempatkan waktu untuk menggerakkan tubuh minimal 40 menit di rumah. Menyisihkan waktu menggerakkan tubuh juga acapkali saya lakukan dengan berjalan kaki menuju pasar. 

Lumayan menghapus stres dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan sepanjang jalan. Karena selalu ada hal menarik, unik, dan tak biasa dapat kalian temukan di jalan.

- Mengontrol Lingkungan

Tidak semua orang bisa menerima apa yang kita lakukan atau ucapkan. Jadi saya terbiasa membentengi diri dengan tidak mudah mendengar komentar orang. Kecuali bila komentarnya menjadikan saya lebih baik, pasti deh di-keep untuk masukan diri.

Dengan mengontrol lingkungan, saya jadi mampu berdamai dengan kondisi yang terjadi di sekeliling, dan tidak mudah baperan.

- Konsumsi Makanan Yang bikin Kalian Lebih Sehat

Sebenarnya dengan mengonsumsi makanan sehat, hidup kalian bisa terbebas dari stres. Karena asupan makanan berpengaruh dengan sistem imunitas tubuh yang bisa berujung pada kekebalan ketika menghadapi stres.

Perbanyak makan buah, air putih, dan sayuran dibanding karbohidrat untuk asupan tubuh kita.

Saya pernah diet dengan pantang konsumsi makanan yang digoreng. Tubuh jadi berasa ringan, tahan dari virus flu, serta tidak pernah merasakan kepala pusing.

- Nikmati Hidupmu

Saya tahu beban hidup saat ini sangat berat. Persaingan dalam mencari lapangan kerja, bisa juga membebani hidup kalian.

Namun percaya lah, ketika kalian hidup dengan lebih lambat dan melihat sekeliling melalui segenap kelima indera, hidup akan terlihat indah.

Susah memperoleh pekerjaan di kantor, bisa dong membuka lapangan kerja sendiri sesuai dengan keahlian yang kalian miliki. Piawai bahasa asing, bisa buka kursus bahasa dengan mengajak teman untuk berkongsi.

Memiliki usaha sendiri juga membuka peluang lebih bisa menikmati hidup. Kapan pun kalian ingin liburan bisa mengatur jadwal tanpa perlu meminta ijin. Karena kalian adalah BOS.

- Me Time

Bagi sebagian perempuan, me time sepertinya begitu dipuja-puja. Seharian sibuk dengan urusan rumah, belum lagi mengurus anak yang rewel, dan endebrai-nya, bisa menaikkan tingkat stres.

Sesekali dalam satu waktu, tentukan satu hari atau separo hari melakukan relaksasi. Lakukan kegiatan yang menyenangkan dan menghibur. 


Ngerumpi asik bareng sahabat
Pict by NunoOrange

Seperti mendengarkan musik, berkumpul dengan sahabat di salah satu kafe, atau mungkin kencang dengan pasangan. Anak-anak gimana dong, siapa yang jaga mereka? Ya solusinya tentu menitipkan anak-anak pada saudara atau orang yang bisa dipercaya.

Dulu ada tetangga yang menitipkan anak-anaknya sekitar tiga jam, demi bisa nge-date berduaan. Saya sih nggak apa-apa menjaga anak-anak mereka, karena bisa bermain bareng Milzam dan Naufal di rumah kami.

Intinya sih mengelola stress itu butuh kesadaran diri sendiri. Yang tahu kapan tubuh dan pikiran butuh relaksasi tentunya diri sendiri. 


Relaksasi Tanpa Keluar Rumah

Sebagai ibu rumah tangga yang merangkap bekerja di rumah, saya pun kadang terjebak dengan kesibukan yang padat. 

Namun selama ini saya selalu punya solusi agar begitu tiba di rumah, pikiran kembali jernih. Biasanya saya bikin seduhan sari jahe yang manfaatnya langsung terasa di tubuh begitu usai mengonsumsinya.


Sari Jahe Herbadrink

Asiknya lagi, sekarang saya nggak perlu mengiris temu rimpangnya seperti jaman ibu saya dulu. Karena sudah ada kemasan praktis yang bisa saya beli di supermarket langganan dekat rumah.

Saya bisa tetap menikmati seduhan Sari Jahe dengan cara praktis. Tanpa perlu keluar rumah, saya bisa merasakan efek relaksasi dari seduhan Sari Jahe. Aroma Jahenya mampu menghangatkan tubuh. 

Sari Jahe juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Rasa hangat dari jahe bermanfaat untuk meredakan masuk angin, kembung, serta mengurangi rasa mual.

Kembali Alami Dengan Herbradrink

Mengenal lebih dekat dengan Herbadrink, merupakan minuman herbal alami yang dibuat berdasarkan resep tradisional Inonesia. Diproses menggunakan teknologi modern namun tetap mempertahankan manfaat alaminya.

Sejauh ini Herbadrink sudah tersedia dalam 12 varian yaitu Sari Jahe, Sari Temulawak, Kunyit Asam, Kunyit Asam Sirih Plus Madu, Beras Kencur, Kopi Ginseng, Chysanthemum, dan Wedang Uwuh.

Yang biasanya sering saya beli selain Sari Jahe, adalah Lidah Buaya, dan Sari Temulawak.


herbadrink sari jahe
Herbadrink di supermarket
dekat rumah


Sari Jahe Herbadrink dibuat dari resep minuman tradisional dan diproduksi tanpa pengawet. Dengan kemasan yang praktis dan higienis, bisa langsung diseduh. Yang asik juga seduhannya tanpa endapan karena diproduksi dengan teknologi tinggi.

Ketika pengen duduk di taman dekat rumah sambil membaca novel, saya juga bisa membawa Sari Jahe Herbadrink sebagai bekal. Herbadrink bisa disajikan dengan air panas maupun air dingin. 



Jadi kalo sedang dalam perjalanan keluar kota, kalian tinggal beli air kemasan yang dingin. Kemudian masukkan isi kemasan Sari Jahe herbadrink ke dalam boto air mineral. Praktis banget kaaan?!


Berikut ini manfaat serta kandungan dari Sari Jahe Herbadrink, Sari Temulawak Herbadrink, dan Lidah Buaya Herbadrink.

Sari Jahe Herbadrink :

Seperti yang sudah saya tulis di atas, usai minum Sari Jahe Herbadrink, rasa hangat jahe akan menghangatkan tubuh. Proses relaksasi pun mulai muncul dan ternyata mampu mengusir stres setelah kegiatan yang padat seharian.

Selain itu juga terdapat manfaat lain, seperti menghilangkan rasa mual, kembung, dan meredakan masuk angin.



Sari Temulawak Herbadrink :

Sari Temulawak Herbadrink manfaatnya adalah memelihara fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperbaiki fungsu perncernaan.

Bahkan ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa Sari Temulawak juga mampu menjaga kadar kolesterol dalam darah.


Lidah Buaya Herbadrink @Sugar Free

Herbadrink Lidah Buaya

Nah, untuk produk Lidah Buaya Herbadrink ada yang varian Sugar Free. Khasiatnya untuk memelihara kesehatan fungsu pencernaan dan membantu melancarkan buang air besar tanpa efek melilit yang bikin mengganggu.


   
Herbadrink memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang selama ini lebih memilih obat alami. Mahalnya biaya kesehatan di Indonesia, menjadikan masyarakat kembali mencari pengobatan alternatif dari kekayaan tumbuhan rempah yang alami.

Terlebih banyak tumbuhan yang merupakan kekayaan alam Indonesia ini bisa mencegah penyakit ringan. Seperti mencegah penyakit flu, kembung, mencegah sembelit, melindungi pernernaa, dan lainnya.

Itu lah cerita saya yang sudah kadung cinta dengan Sari Jahe Herbadrink. Minuman favorit yang membantu saya mengusir stres usai bekerja di rumah atau keluar kota menemani suami. 

Yuk, ceritakan pengalaman kalian bersama Herbadrink. Ada kompetisi blog yang akan berakhir tanggal 31 Oktober 2018. Jangan sampai nggak ikut kompetisinya ya Sahabat. Wassalamualaikum.


Data dari :
- Herbadrink

- Jurnal Kesehatan
Reading Time:

Monday, 15 October 2018

Motivasi Belajar Hal Baru Saat Usia Dewasa, Jangan Kalah Sama Yang Muda
October 15, 2018 31 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Motivasi Belajar Hal Baru Saat Usia Dewasa, Jangan Kalah Sama Yang Muda. Belajar lagi ketika usia tua dewasa, nggak ada larangannya. 

Bahkan bisa saja menjadi pemicu bagi yang muda, agar semangat juga saat mempelajari sesuatu.

Menjadi tua itu pasti, bila sudah takdir. Namun menjadi tua mesti diimbangi juga dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan.

Dua belas tahun yang lalu, ketika saya masih kinyis-kinyis menjadi dewasa dengan dua anak yang beranjak abegeh, sempat terpikir tentang masa tua.

Mulai Menorehkan Jejak Baru

Menjadi salah seorang blogger Desa Wisata

Saya inginnya tetap bisa berkarya dengan tubuh sehat. Namun situasi kerja yang tidak kondusif, terutama saat melaju di jalan raya setiap pagi dan sore, bikin saya galau. Antara ingin resign dan tetap bekerja.

Dan sembilan tahun kemudian saya pun memutuskan untuk resign. Alasannya agar bisa memulai karir baru di bidang yang ingin saya tekuni. Yaitu menjadi penulis. Saya nggak akan mampu tetap bekerja di kantor sambil menekuni dunia baru yang sepertinya sangat menarik. 

Terus terang salah satu alasan saya resign adalah agar bisa mengikuti event blogger yang lebih banyak dilaksanakan pada hari kerja.

Saya yang saat itu mulai menekuni dunia menulis, mencari beraneka cara agar bisa eksis di tengah jagad kepenulisan yang saat itu tengah marak.

Berbagai event menulis, dari lomba hingga kelas menulis online saya ikuti. Tentunya dengan mempertimbangkan kualitas sang pengajar dan penyelenggara lomba menulis.

Satu persatu karya baru mulai menorehkan tintanya dengan tayang di media cetak. Bahkan sempat pula saya menikmati jadi pemenang pertama saat penerbit mayor menyelenggarakan lomba menulis kisah inspirasi.

Sungguh itu hadiah untuk memacu semangat saya agar tetap tekun belajar hal baru, yaitu menulis.

Seperti orang yang bersepeda. Awalnya tentu susah menaiki sepeda. Namun dengan ketekunan berlatih, seseorang pasti akan piawai juga bersepeda.

Begitu pun dengan menulis. Saya mengingat ucapan Dewi Lestari. Kalo ingin menjadi penulis, ya menulis aja tiap hari. Kamu akan menemukan gaya kepenulisan yang berbeda dengan orang lain.

Senangnya saat akhirnya saya bisa mengikuti berbagai kegiatan sebagai blogger Desa Wisata. Sudah beberapa kali saya mengikuti event yang menambah wawasan dan teman baru.

Baca di sini : Hari Batik Nasional di Pekalongan

Menjadi Blogger Yang Ingin Bisa Menginspirasi

Blogger katanya suatu pekerjaan yang baru muncul awal abad 21. Namun meski begitu, masih banyak yang belum mengetahui apa itu blogger. 

Daya nalar orang awam tak mampu menerjemahkan kata blogger sebagai satu bidang pekerjaan yang menghasilkan duit.

Saya beberapa kali menemukan kejadian yang menggelikan tiap ada yang bertanya, apa profesi saya sekarang.

Biasanya kalo sudah mentok, saya akan menjelaskan tentang mesin pencari google ketika mereka ingin tahu tentang sesuatu. Baru lah mereka memahami apa itu blogger.

Biasanya mereka akan berdecak kagum. Dari mana seorang blogger bisa menuliskan serangkaian kalimat yang bagi orang awam merupakan sebuah kesulitan tingkat tinggi. *lebay mode on

Dari sini saya lebih mudah saat menjelaskannya dengan detil. Karena kebanyakan blogger memulai karirnya dari curhat kegiatannya sehari-hari. Dikemas dengan gaya bahasa yang menarik atau asal-asalan yang penting tercipta tulisan yang komunikatif.

"Jadi kalian curhat aja gitu?"
"Nggak dimarahi sama suami atau tetangga?"

Hahahaaa, makanya jangan curhat tentang tetangga.

Sebenarnya nggak semua blogger memulai karir dari curhat. Ada juga yang serius sejak bikin website, berniat menulis karya ilmiah. Contohnya blogger yang memulai karirnya dari tugas kuliah dari dosen.

Saya sendiri memulai karir sebagai blogger karena mentok ingin menerbitkan buku. Namun nggak lolos dari saringan mata tajam sang editor. Jadi lah website yang isinya adalah karya saya tentang beragam hal. 

Dengan niche lifestyle, mudah bagi saya menuliskan beragam hal yang ingin saya tuliskan untuk pembaca. Impian saya inginnya bisa menulis artikel yang bisa menjadi inspirasi bagi pembaca. Namun tentu saja semua itu tak mudah. Yang penting saya terus belajar dengan mengikuti setiap perkembangan blog dengan segala kerumitannya. Hhahahaa.


Susahnya Menjadi Blogger pada Usia Dewasa

Bagi saya yang memulai bikin blog di usia tak lagi muda, tentunya banyak hambatan. Bikin blog aja awalnya dibuatkan oleh anak bungsu saya yang usianya masih 10 tahunan.

Saya mah gaptek sekali saat itu. Cuma bisa kirim email karena urusan pekerjaan di tempat kerja. Selain itu, nol besar.

Setelah punya blog, saya pun nggak langsung nulis dan post artikel. Hahaha. Saya benar-benar gaptek. Mau nulisnya kayak gimana, cara menyisipkan foto, dan beberapa hal teknis yang sungguh sulit saya pahami.

Dan satu ketika saya ingin mengikuti giveaway. 

Tahu dong ada detil syarat untuk bisa masuk jadi peserta dan dapat penilaian dari juri lomba.

Saya nggak mau nanya-nanya pada blogger yunior usianya namun sudah memiliki banyak prestasi.

Terus terang saya gengsi, hahahaa.

Namun saya nggak mau dong kasih kendor, dengan patah semangat sebelum ikut lombanya.

Saya pun mencari info dari mesin pencari Google. Dari cara menyisipkan link, edit foto, sampai membuat judul yang menarik minat pembaca.

Senangnya adalah saya jadi belajar sesuatu yang baru dengan mudah tanpa takut malu. Meski berjam-jam saya habiskan waktu untuk membaca tutorialnya. Bahkan menerapkan hal yang dianjurkan untuk menghasilkan konten yang menarik. Namun saya tetap semangat.

Kalo melihat blogger yang masih muda dengan segudang prestasi, saya melihat semangat mereka ketika ikut lomba. Mereka berjuang mencapai tujuannya, meraih impian sebagai pemenang lomba. Melakukan riset, mengolah kata menjadi konten yang menarik, melakukan pengeditan foto, hingga mencari tahu karakteristik juri lomba.

Jadi ketika mereka meraih juara, saya pun melontarkan kagum. Memberikan ucapan selamat dengan tulus tanpa dengki.

Saya bisa merasakan kesenangan ketika nama kita dituliskan dalam pengumuman lomba blog. Karena saya pun pernah menikmati euforianya menjadi pemenang blog. Dari lomba blog yang hadiahnya lipstick, hingga smartphone. Kesemuanya itu menjadi pemacu semangat agar tak kendor terus memantik impian.


Saya Ibu Blogger, Bersama Anak-Anak Blogger

Saya dan anak-anak yang mulai dewasa
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, bahwa blog www.hidayah-art.com dulunya dibuatkan oleh si bungsu. Berkolaborasi dengan kakaknya yang saat itu mulai sibuk dengan kegiatannya di SMK. 

Kadang juga kalo saya menanyakan sesuatu tentang blog yang susah untuk dipahami, mendapat jawaban yang bikin sebel.

"Ibu ketik aja di chrome, info apa yang ingin dicari. Kalo ibu sedikit-sedikit nanya, ntar nggak nambah pinter,"

Gitu ih jawaban si bungsu. Sementara kakaknya yang sedang bikin tugas senyum simpul.

Dan saya pun berkata dalam hati. Ini mana anaknya, mana emaknya?!

Mereka, anak-anak saya begitu pintar memakai ucapan saya ketika menemaninya belajar matematika atau pelajaran lainnya. Saya suka bilang, kalo ingin tahu tentang jawaban soal dari guru mereka, cari dan baca isi buku pelajaran. 

Ya sudah lah, saya pun banyak mencari info di google. Dari pada ntar dapat insight yang nggak lucu dari anak kecil.

Dan ketika saya bisa mendapatkan beragam kebaikan dari profesi sebagai blogger, anak-anak sungguh membanggakan ibunya.

Namun saya tak hanya ingin berhenti sekedar jadi kebanggaan mereka. Saya inginnya mereka pun juga mengelola blog seperti ibunya ini. Saya menginginkan anak-anak memiliki website untuk menunjukkan karya yang mereka kuasai.

Si sulung sudah memiliki website, ada dua macam malah. Yang satu sebagai media mengumpulkan tugas dari dosennya. Yang satunya lagi adalah tempat ia berkarya, dengan menawarkan keahliannya membuat website.

Sementara si bungsu masih enggan bikin blog untuk media keahliannya bikin gambar animasi. Dia masih menyukai dengan memamerkan karyanya di medsos Instagram.

Dengan menekuni website milik saya, harapannya anak-anak pun mau menekuni hal yang sama sesuai bidang keahlian mereka masing-masing.

Saya meyakini bahwa memberikan contoh secara langsung, bakal menarik minat anak-anak suatu hari nanti.

Motivasi saya belajar hal baru saat usia tak lagi muda, semoga menjadi sebuah insight bagi anak-anak saya. Kalo sahabat saat ini sedang belajar sesuatu kah? Yuk, share di kolom komentar ya. Wassalamualaikum.


*tulisan ini diikut sertakan dalam Apresiasi Collab Blogging KEB dengan trigger Belajar Di Usia Dewasa yang ditulis oleh mak Indah Juli.

#KEBloggingCollab #ApresiasiKEB
Reading Time:

Monday, 8 October 2018

Pekan Hari Batik Nasional Untuk Menjaga Keberagaman dan Persatuan NKRI
October 08, 2018 35 Comments

hari batik

Assalamualaikum Sahabat. Hari Batik Nasional Untuk Menjaga Keberagaman dan Persatuan NKRI. Sudah tahu kan Sahabat, kalo tiap tanggal 2 Oktober ada peringatan Hari Batik Nasional?

Hari Batik Nasional merupakan momen untuk memperingati telah ditetapkannya batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Wajar bila pemerintah berharap pada tanggal 2 Oktober, seluruh masyarakat Indonesia, baik pejabat pemerintahan, ASN, pegawai BUMN, karyawati di perusahaan swasta, serta pelajar dan mahasiswa, mengenakan batik. 

The World City of Batik

Sebagai kota yang mendapat predikat 'The World City of Batik', Pekalongan merayakan Hari batik Nasional dengan menggelar berbagai acara bernuansa batik. Harapannya tentu saja agar batik tetap menjadi budaya yang dicintai dan dilestarikan oleh generasi penerus.

pict by Dikoko

Saya sangat beruntung saat mendapat ajakan untuk menghadiri sebagian acara dalam gelaran yang bertema 'Pesona Batik NKRI'.

Hari Senin tanggal 1 Oktober 2018, saya bersama Archa Bella dan mba Ika Puspita berangkat menuju kota Pekalongan. Dari staisun Poncol kami menumpang kereta Kaligung dengan jam pemberangkatan 17.45 wib.

Satu setengah jam berikutnya kereta yang kami tumpangi sudah memasuki stasiun Pekalongan. Ada Hadi dan Nyi, pasangan suami istri blogger yang setia menjemput kami dan mengantarkan ke penginapan di rumah dinas Wakil Walo Kota.

Tak heran kalo Pekalongan mendapat predikat Kota Batik. Setiap sudut kota banyak ditemukan ornamen batik. Mulai dari gerbang ucapan selamat datang, beberapa gedung perkantoran, bahkan dinding pun dihiasi mural bernuansa batik. 

Pusat penjualan produk batik dari kain, baju, celana, taplak meja, sprei, hingga sarung, ada di berbagai penjuru kota.

Bahkan toko penjual oleh-oleh khas kota Pekalongan pun menawarkan beberapa variasi sarung batik untuk buah tangan.

Kembali pada cerita saya yang beruntung mendapat undangan untuk hadir mengikuti serangkaian prosesi pekan batik. Ada enam blogger dari kota Semarang dan sekitarnya yang diajak serta mengikuti serangkaian acara.

Rumah Dinas Yang Nyaman Untuk Menginap

Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pekalongan menjadi tempat kami menginap. Rumah berukuran besar dengan tiga kamar tidur yang cukup luas. Masing-masing kamar bisa ditempati 4 orang.

Fasilitas yang ada di rumah ini ada kamar mandi dalam kamar dan di luar kamar. Juga ada dapur, ruang tamu, dan ruang tengah yang bisa digunakan untuk ngumpul dan ngobrol asyikk.

Dapur cukup luas dengan dilengkapi kulkas, lemari dapur, serta meja makan yang muat untuk 6 orang.

Saya tidur bareng mba Ika, sekasur berdua, hahaha. Cukup luas sih kasurnya, sisa kok hingga nggak perlu rebutan posisi.

Namanya juga ketemu teman blogger dari kota lain. Meski esok pagi kami kudu siap pukul 6.30 wib untuk mengikuti upacara bendera, nyatanya kami asik ngobrol sampai malam.

Ada Gita, Noorma, yang menemani kami ngobrol malam itu. Sementara mba Tanti Mechta, akan gabung besok pagi saat upacara bendera.

Sebelumnya ada mas Teguh, generasi penerus Batik Pekalongan, yang membagikan kain batik untuk kami pakai esok pagi. Selain itu ada juga Mas Trias bersama istri dan anaknya yang membawakan kami makan malam juga cemilan.

Makan malamnya enak loh. Sekotak nasi pecel yang lauknya ada banyaaaakkk. Ada telur dadar, tahu bacem, kerupuk, dan pergedel jagung.

Lihat di Ig stories yang judulnya Hari Batik, link nya ini nih :

https://www.instagram.com/stories/highlights/17985841915037123/

Cemilan brownis dua kotak pun ditinggalkan untuk cemilan malam itu. Ah syudahlaaah, kami nggak bakal kehabisan ransum selama tinggal di kota Pekalongan yang ramah. 

Oh iya, rombongan blogger Semarang masih kurang tiga pasukan niy. Ada Erina, Diko dan Koko yang masih dalam perjalanan. Dan paginya saya baru tahu kalo mereka di jalan saat dinihari, jam 02.00 berangkat dan tiba di rumdin sudah jam 03.30 WiB. Ya Allah, kalian setrooong.

Upacara Bendera dan Senam 

Pagi itu kami bangun telat, gara-gara melek sampai pukul 1.30 dinihari. Namun kami masih punya cukup waktu untuk mandi bergiliran dan mempersiapkan diri dengan mengenakan sarung batik.

Terus terang saya agak parno kalo-kalo saat upacara, sarung batik saya melorot. Jadinya, saya minta bantuan Nyi untuk menyematkan peniti pada sarung yang saya kenakan.

Setelah sempat nge-teh dan nyemil seiris brownis, saya pun siap mengikuti upacara bendera.

Hari Batik

Ah suka deh dengan kehidupan yang saat ini saya jalani. Setelah pertengahan Agustus, mengikuti upacara bendera dalam rangka hari Kemerdekaan 17 Agustus di Puri Asri Magelang.

Pagi ini saya kembali mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional di Pekalongan.


Terus terang saya sangat excited karena baru kali ini upacara bersarung batik. Terlebih pagi ini upacara bendera bakal diikuti oleh generasi penerus batik Pekalongan. Dari berbagai komunitas seperti Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan, ASEPHI, Genpi Pekalongan, Blogger Pekalongan, Pekalongan Heritage, DKKP, Paguyupan Kampung Batik Pekalongan, serta jajaran pemerintahan kota Pekalongan, TNI, dan POLRI.

upacara hari batik di pekalongan

Upacara digelar di halaman depan Museum Batik. Semarak peserta upacara sudah terlihat dari berbagai warna sarung yang mereka kenakan. Cantik dan ganteng semuanyaaa.

Mengenang kembali saat UNESCO mencanangkan bahwa Batik merupakan warisan budaya tak benda, tentu suatu kebanggan kita sebagai warna Indonesia.

Dan mengangkat tema Pesona Batik NKRI, diharapkan batik Pekalongan dapat menyatukan persatuan dan kerukunan NKRI.

Upacara bendera yang dipimpin oleh Wali Kota Pekalongan, yaitu Bapak M. Saelany Machfudz, berlangsung khidmat. 

hari batik di Pekalongan

Setelah upacara bendera bersarung batik, Bapak Wali Kota pun melepaskan balon udara. Kemudian seluruh peserta mengikuti senam gemu famire. Seru ih, saya pun turut serta karena ingin bergerak demi tubuh yang sehat.


Setelah lelah upacara dan senam bersama, ada pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya acara peringatan hari batik nasional di Pekalongan. Kembali bapak Wali Kota memotong tumpeng dan memberikannya pada perwakilan dua tamu yang hadir.

potong tumpeng di hari batik nasional



Jelajah Kampung Batik 

Kalian penasaran kah di mana kampung batik di kota di Pekalongan? Yuk, saya ajak mengikuti kami menjelajahi kampung batik yang ada di kota Pekalongan ini.

Kampung pertama yang kami datangi adalah yang terdekat dengan Museum Batik, yaitu kampung batik Pesindon. Wow, kami disambut musik terbang tombo ati. Musik yang rampak dengan syair shalawat bikin hati menjadi riang gembira.

Di kampung batik Pesindon, tour diisi dengan melihat langsung proses membatik di batik Larissa. Ada anak SD yang sedang membatik pada selembar kain. Mereka udah pintar loh mewarnai pola yang ada di kain. Wah sepertinya Pekalongan nggak perlu cemas, karena generasi penerus batik siap melanjutkan proses regenerasi.

kampung batik Pesindon Pekalongan

Di sekretariat kampung batik Pesindon ini juga diserahkan plakat generasi penerus batik Pekalongan.

Di sini ada sajian jajan pasar khas kota batik ini. Juga ada minuman Kopi Tahlil yang legendaris. Saya pun menyicipi sajian yang sudah disediakan.


Kopi Tahlil yang panas menciptakan rasa hangat yang menyebar di seluruh tubuh saya. Kepala pening efek kurang tidur semalam, luruh sudah. Alhamdulilah.

Penyusuran kami berlanjut ke wilayah batik berikutnya, yaitu Kampung batik Kauman. Di sini ada grup musik Terbang Genjring yang menyambut kedatang kami.

Di Omah Kreatif Kampung Batik Kauman, sedang ada opening workshop membatik tulis yang diikuti pelajar SMP se-kota Pekalongan. Seru nih acara di sini, rame dan meriah.


Waaahhh, penyusuran ke kampung-kampung batik ini, kami selalu mendapatkan sambutan yang hangat. Dan tentunya ada pula sajian jajanan khas yang mengundang kami untuk menyicipinya.

www.hidayah-art.com

Kampung batik berikutnya yang mengisi jadwal penjelajahan kami adalah Kampung Landungsari. Di sini pusatnya cantik baik cap maupun tulis di kota Pekalongan.

Dan lagi-lagi ada musik rampak khas Pekalongan memeriahkan gang canting yang menjadi rumah para pengrajin canting.

Penjelajahan kampung batik berakhir di sini dengan makan siang. Menunya tentu saja khas makanan kota batik. Ada Tomat Pete, Megono, dan Soto Grombyang.

www.hidayah-art.com

Lihat yuk video keseruan Hari Batik di Pekalongan yang udah tayang di channel Youtube saya :


Kojahan Batik dan Pesta

Acara kemeriahan hari batik masih berlanjut hingga malam nanti. Ada kojahan batik yang akan berlangsung mulai pukul 7 malam. Namun kami pindah ke Pesonna Hotel terlebih dulu. Nanti deh saya ceritakan pada artikel selanjutnya, mengapa kami pindahan dari rumah dinas Wakil Wali Kota ke Pesonna Hotel.

Kojahan itu artinya adalah ngobrol sambil duduk di kursi yang santai. Dan malam itu memang disediakan kursi untuk ngobrol dengan diiringi musik santai.

www.hidayah-art.com

Sebelum acara Kojahan, ada kirab budaya yang turut memeriahkan pesta resepsi hari batik di Pekalongan.

Kirab yang diikuti oleh 150 penari Rodat, Prajurit Tosan Aji, Prajurit pembawa Panji Batik, Pemudik, dan Pasukan Canus.

www.hidayah-art.com

Rupanya iring-iringan kirab itu sudah dimulai sebelumnya dan berakhir di depan Museum Batik. Mereka kirab dan perform tarian masing-masing. Saya sempat mengabadikan rancak tarian Rodat di Ig stories. Di atas udah aku kasih link nya ya.

Malam itu tamu merasa terhibur dengan tarian yang memiliki gaya keunikan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang lomba cipta Selendang Batik Motif NKRI. Keempat pemenang menampilkan motif selendang masing-masing yang terlihat unik dan kekinian.

Oiya, catat juga ya Pekan Batik Nusantara 2018 yang akan berlangsung mulai tanggal 20 - 24 Oktober 2018. Dengan mengambil tema "Pesona Batik Peranakan Wujud Akulturasi Budaya" akan diselenggarakan di Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan.

Acara ini merupakan peringatan Hari Batik ke-9 dan 10 tahun penyelenggaraan Pekan Batik Nasional.

Dalam Pekan Batik Nusantara akan diadakan Pameran Nasional, Konferensi Nasional, Business Meeting, Workshop, Festival Kuliner Nusantara, Rembug Batik, Gelar Budaya, Karnaval Batik, dan Performance Art.

Catat tanggalnya ya, dan segera booking hotel agar jalan-jalan kalian di kota Batik berlangsung lancar. Sayangnya saat pekan batik tersebut, saya sedang ada acara, jadi nggak bisa menyaksikan keseruannya. Cerita ya kalo kalian datang pada pekan batik nusantara. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Friday, 5 October 2018

Kopdar Investarian Bersama Reksadana Manulife dan Kiat Ngeblog
October 05, 2018 51 Comments
Picture by Diko
Assalamualaikum Sahabat. Kopdar Investarian Bersama Reksadana Manulife dan Kiat Ngeblog ala Nia Nurdiansyah. Beruntung banget nih dengan satu kali datang, saya bisa mendapatkan wawasan dan insight yang bermanfaat serta bergizi.

Hari Minggu biasanya saya gunakan untuk bersantai. Atau kadang juga jalan-jalan keluar kota bareng keluarga. Namun pada hari Minggu tanggal 30 September 2018, saya melakukan hal yang berbeda.

Atas ijin suami, saya menghadiri acara Kopdari Investarian Bersama Reksadana Manulife. Kata Reksadana telah membangkitkan minat saya untuk gabung dengan teman-teman bogger lainnya dalam event seru nan bergizi.

Dan hari Minggu lalu, menjadi pembuka event Kopdar Investarian bersama Reksadana Manulife. Rencananya ada 4 Kopdar Investarian yang akan dilakukan bersama Reksadana Manulife.

MC yang cantik membuka acara dengan mengajak peserta untuk bersiap menerima sharing materi tentang dua topik menarik. Apa saja sih materi kopdar kali ini? 


Polling Untuk Mengenal Tentang Kondisi Keuangan 

Mas Surya Hadinata dari Manulife Semarang mengajak blogger yang hadir untuk buka mata dan buka telinga tentang efektif menabung. Intinya sih apapun pekerjaan kita, harus tetap melek tentang menabung dan investasi.

Kami pun diajak ngisi polling tentang di mana posisi keuangan kita saat ini. Apa yang bikin kita sulit nyisihin duit, dan beberapa polling lainnya. Nantinya semua itu akan dibahas saat sharing materi sesi kedua Kopdar Investarian bersama Reksadana Manulife.

Menurutnya, ada istilah menarik untuk orang yang paham soal investasi. Sebutannya adalah Investarian. Jadi katanya kalo nanti kami memahami materi yang akan dijelaskan oleh Presiden direktur Manulife, Bapak Legowo, bisa dikatakan kami adalah Investarian.


Reksadana Manulife

Sharing Tentang Kiat Ngeblog Agar Menarik Pembaca 

Nia Nurdiansyah mengisi materi yang pertama tentang kiat ngeblog agar pembaca tertarik dan rutin membaca artikel yang kita publish.

Akhir-akhir ini Nia sering memenangkan lomba ngeblog. Artikelnya memang menarik dan bikin pembaca betah berlama-lama di blog yang dikelolanya. 

Memperhatikan data yang dilansir per Juni 2018, Nia menuturkan ada 1.888.198.554 situs website di seluruh dunia. Dan ada 1.037.702 blog post ditulis per hari.

Temuan ini bikin saya jiper, hahahaa. Bayangkan artikel kita bersaing dengan jutaan artikel lain dari seluruh dunia. 

Dunia digital memang tak hanya mengubah teknis beriklan. Namun juga mengubah cara bahasa dan budaya termasuk melibatkan netizen dalam beriklan.

Dari data statistik pengguna internet di Indonesia tahun 2017 saja, terdapat 74,85% pengguna search engine. Dengan 143,36 juta pengguna internet dan 81 juta orang yang senang belanja online.

Dengan  melihat data di atas, tentunya memberikan kesempatan bagi mereka yang suka membuat konten. Yaitu bagaimana agar konten kita menarik minat pengunjung agar berlama-lama betah di website kita?


Menurut Nia, founder Titik Tengah Partnership, mesti ada pembeda antara blogger dengan jurnalis. Blogger tentunya mesti konsisten dengan memberikan update terbaru. Tulisannya merupakan user experience dan bertutur dalam bentuk story telling agar lebih dekat dengan pembaca. Story telling itu seperti curhatan penulis.

Dalam artikelnya juga memiliki info atau solusi bagi pembacanya. Bisa juga memiliki insight atau AHA moments yang menjadikan pembaca terbuka dengan pemikiran baru yang menginspirasi.

Menurut Nia ngeblog itu bukan sekedar tulisan. Yang mesti diingat adalah terdapat juga konten pendukung. Seperti adanya infografis, video, foto, yang mendukung isi artikel.

Tentu maksudnya agar pembaca tertarik dan lebih memahami artikel tersebut. Agar tulisan menarik, Nia pun memberikan kuncinya. Yaitu, harus memelihara niat ngeblog, kreatif, melakukan observasi sebelum menulis, eksplore lebih dalam setiap akan menulis.

Soal niat ngeblog nih, Nia pernah merasa bosan. Namun suatu hari dia melihat seorang bapak yang rutin menggelar dagangannya yang tak seberapa di lapak pinggir jalan. Dalam hatinya, Nia berkata, si bapak yang tak bisa menghasilkan banyak duit saja memiliki niat menjemput rejeki. Itu lah yang akhirnya membuka matanya tetap semangat ngeblog.

Yang tak kalah penting juga masuk dalam komunitas blogger. Tujuannya agar membuka jejaring dengan mengenal banyak artikel milik sesama blogger.

Bila semua itu dilakukan dengan konsisten, tentunya rejeki bakal mendatangi kita. Seperti contohnya adalah tawaran kerjasama dari brand, undangan menghadiri launching, atau gathering.


Dan pada siang hari itu, Nia pun mengajak beberapa blogger yang sudah menikmati rejeki dari mengelola blog. Seperti mba Ika Puspita yang sering mendapatkan produk untuk diendorse. Dari pengalamannya selama ini, mba Ika sudah menikmati duit yang mengalir dari ketekunannya mengelola blog.

Kemudia ada juga Don Suke, pemilik portal berita Seputar Semarang. Yang awal mengelola blognya dari kecil hingga sekarang memiliki page view tinggi.



Selain itu juga hadir Diyanika, bu guru yang sering memenangkan lomba blog. Ketekunannya ngurus blog dengan bermodal smartphone telah mengantarkannya sebagai juara dalam berbagai kompetisi blog.


Dan sharing terakhir dari Handiko, si juara kontes blog yang bikin ngiri banyak blogger. Dari menikmati hadiah berupa duit, smartphone, hingga laptop dan kamera pun sudah dirasakannya. 

Selama ini Diko selalu melakukan riset, melengkapi artikel dengan infografis, foto-foto yang menarik, serta menulis dengan runut. Yang tak kalah penting, Diko juga mencari tahu karakteristik juri tiap lomba yang diikutinya.




Sharing Tentang Investasi oleh Bapak Legowo, Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Oleh Bapak Legowo, hasil polling pun diulas lebih mendalam. Polling pertama adalah di mana posisi keuanganmu saat ini?

Kebanyakan peserta kopdar menjawab (17 peserta) udah bisa nabung walaupun dikit. Sementara 11 orang menjawab keuangannya ngepas. Dan sisanya sebanyak 2 orang menjawab keuangannya dalam posisi selalu kurang.

Ada perbedaan besar antara Ngayal dengan mimpi. Ngayal itu maunya banyak, tapi usahanya sedikit. Beda dengan bermimpi. Boleh sih kalo bermimpi, asal diusahakan dengan mewujudkannya jadi nyata.



2I - Insyaf dan Irit

Kalo jaman dulu ngekost dibiayai orang tua, bisa belajar berhemat. Ketika sudah kerja, ternyata susah kembali berhemat seperti waktu ngekost.

Alasannya adalah susah ngumpulin duit. Karena suka ikutin trend bareng teman-teman, pemasukan kurang, banyak godaan diskon, ongkos gaul itu nggak murah, banyak keperluan yang mendadak. 

Jadi urusan nabung itu besok-besok aja.

Trus ketika dibilang negeri ini mengalami inflasi, tanggapannya adalah emang inflasi urusan saya? Hari gini nggak peduli dengan inflasi, bisa nyesel nanti kemudian hari.

Masih ingat dengan harga ayam crispy? Tahun 1998, harga ayam crispy masih pada angkat Rp. 2.500. Ternyata 20 tahun kemudian, harganya jadi 20 ribu. Bisa dihitung berapa lonjakan harga ayam crispy ini.

Saatnya kalian mesti insyaf, enggak lagi tidak peduli dengan pengeluaran setiap bulannya. Irit berbeda dengan pelit.


Yuk, cari tahu, apa aja keinginan kalian? 

Rencana pernikahan, pengen traveling, punya rumah sendiri, dan menunaikan ibadah haji atau umroh.


Reksadana Manulife

Dari polling yang kedua, apakah yang bikin kamu sulit menyisihkan duit?
Jawaban terbanyak sejumlah 18 orang adalah banyak keperluan mendadak yang ngak diperkirakan sebelumnya. Jawaban berikutnya ada 10 orang, alasannya pengeluaran banyak. Dan 7 orang menjawab karena pemasukan kurang.

Sebenarnya irit bukan berarti nggak bisa makan enak, liburan nyaman atau punya smartphone baru. 

Namun irit adalah memprioritaskan kebutuhan dibanding keinginan membeli sesuatu yang baru.

Dan aturan yang selama ini sudah terbiasa adalah mengeluarkan untuk belanja dahulu dibanding menabung. Jadi sisa uang pengeluaran baru ditabung. Susah dong, iya kalo ada sisa. Seringnya sih malah nombok.

Yuk mulai ubah kebiasaan dengan menabung dulu, baru sisanya dibelanjakan. Kalo saya selalu menyisihkan 20% dari pendapatan dengan menabung. Karena saya yakin tabungan bisa membantu ketika suatu saat saya tidak bekerja. Sebagai freelance tentunya hal ini mesti diprediksi agar tidak berhutang kesana kemari.

Kata Bapak Legowo, boleh berhutang namun hutang yang produktif. Seperti hutang beli rumah karena bisa dijadikan tempat ngekost yang menghasilkan pemasukan. Atau hutang beli motor untuk usaha ojek online, tentunya akan ada pemasukan juga. Itu adalah dua contoh hutang yang diperbolehkan.

Trus kalo ternyata sudah terlanjur punya hutang untuk beli mobil demi gengsi, gimana dong? Belum lagi masih ada hutang angsuran beli smartphone terkini, juga angsuran motor.

Saran Bapak Legowo ada tiga opsi, yaitu pertama pilih dengan melunasi hutang yang bunganya paling besar. Selalu bayar pokoknya ketika mendapat THR, atau bonus. 

Opsi kedua adalah tuntaskan hutang yang nominalnya paling kecil dulu. Opsi ketiga adalah jadikan satu semua hutang dengan memilih bunya yang paling kecil.

Nah langkah berikutnya adalah jangan nambah hutang lagi!

Seperti yang sudah saya tulis di atas, ketika ngekost bisa hidup hemat. Agar kiriman duit dari orang tua nggak tekor. 

Ketika sudah kerja, bisakah melakukan hal sama? Irit dan pelit itu beda ya. Irit adalah dengan pintar mengatur keuangan agar tidak tekor.

Caraya dengan beralih dari beli sarapan jadi bikin sarapan sendiri. Dengan harga 20 ribu bisa irit sehari. Kalo selama 10 tahun bisa irit sebesar 73 juta. Bayangkan bila dilakukan terus menerus selama 30 tahun, kalian bisa irit sejumlah 219 juta.

Nah, bisa duit pengeluaran dari beli sarapan ini ditabung dengan cara pintar. Yaitu menginvestasikannya di instrumen dengan hasil 6% setahun. Kalian nggak hanya menyimpang duit sebesar 219 juta. Namun menghasilkan duit sebanyak 603 juta. Fantastis kan jumlahnya.


Inflasi, Silent Robber

Nah yang selama ini nabung, apa kabar duit simpanannya?
Dari polling, terdapat jawaban sebanyak 17 orang bilang segitu-gitu aja. Lima peserta menjawab naik terus, dan lima sisanya menjawab makin berkurang.

Nabung model simbah jaman dulu kan nyimpannya di bawah bantal atau kasur. Kalo yang disimpan 100 ribu, satu tahun atau 20 tahun lagi jumlahnya tetap sama. Namun nilai tukarnya sudah kalah jauh karena harga-harga meningkat.

Bila duit ditabungkan konvensional atau deposito, uang 100 ribu setahun lagi menjadi 104 ribu. Dan 20 tahun lagi menjadi 220.000.

Beda ketika duit itu diinvestasikan dnegan asumsi hasil 15 %. Duit 100 ribu, 20 tahun lag menjadi 1.637.000.


Kenalan Dengan Reksadana

Reksadana adalah program investasi yang menggabungkan modal dari sekian banyak investor. Dengan berinvestasi pada beragam instrumen, serta dikelola secara profesional oleh perusahaan pengelola aset atau Manajer Investasi.

Investasi dengan Reksadana

Menurut Bapak Legowo, tawaran program investasi di Indonesia jumlahnya banyak. Mencapai 100an lebih dengan imbalan yang besar dalam waktu singkat dan janji manis di awal. Pesan beliau, jangan percaya dengan janji manis karena itu adalah investasi bodong atau penipuan.


Reksadana itu berupa Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, dan Saham.

Pesan Bapak Legowo agar hati-hati memilih perusahaan pengelola aset kita. Perhatikan lima hal berikut :

- Fleksibel, artinya banyak pilihan produk sesuai kebutuhan investasi
- Likuid, maksudnya adalah bisa dicairkan kapan aja, tanpa jangka waktu
- Terdaftar dan diawasi  OJK
- Bebas Pajak, artinya hasil investasi tidak dipotong pajak
- Terjangkau karena bisa mulai investasi dari 10 ribu rupiah

Reksadana Pasar Uang adalah seluruhnya instrumen pasar uang. Potensi hasil dan flustuasinya cenderung stabil dan bikin deg-degan. Bisa dicaikan kapan aja, memakai tolok ukur deposito 1 bulan, dan investasi minimal 10 ribu.

Investasi Reksadana adalah harus ada: Pembelian, Investasi bakal berkembang, Pencairan kapan aja (bisa mundur satu hari kerja), dan bisa ditukar dengan unit reksadana yang kita inginkan.

Lebih Dekat Dengan MAMI

Mas Surya menjelaskan tentang MAMI yang udah 19 tahun ada di Indonesia. Tahu dong kalo udah selama itu hadir, artinya aadalah sudah mengantongi kepercayaan dari masyarakat.

Terlebih Manulife Asset Management Investasi sudah masuk dalam tiga besar manajer investasi di Indonesia. Memiliki 35 penghargaa juga dalam 4 tahun terakhir. 

Cek yuk dalam gambar berikut ini :


Tiga Besar Top Keungan pengelola aset manajeman



Dan tiga penanya terbaik mendapat hadiah dari MAMI. Alhamdulillah saya dapat juga nih. 


Reksadana Manulife

Nah, tunggu apalagi sahabat? Langsung yuk investasi yang smart, dengan daftar di www.klikMAMI.com ya. Jadi lah generasi penerus yang smart dan leluasa mengelola keuangan  . Wassalamualaikum Sahabat.
Reading Time: