My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Senin, 10 Mei 2021

Pendanaan Untuk Mendukung UMKM Bersama P2P Lending Akseleran
Mei 10, 2021 8 Comments

 

Assalamualaikum Sobat. Sudah satu tahun lebih berjalan, ada hikmah di balik musibah pandemi yang hadir di tengah masyarakat. Seperti bermunculan usaha kecil rumah tangga dari para pekerja yang kena PHK. Dengan bermodalkan uang pesangon usaha kecil yang kreatif mampu tumbuh dan berkembang meski badai pandemi masih ada.


Salah satunya adalah usaha catering milik adik teman saya yang usianya baru 14 bulan. Tadinya Irma yang tinggal di Tegal ini adalah ibu rumah tangga. Namun sejak suaminya mengalami PHK karena omzet penjualan menurun, mengakibatkan keuangan rumah tangganya ikut terganggu. Jalan satu-satunya yang dikuasai oleh Irma adalah membuka catering. Kali ini sang suami setuju dan malah memberikan dukungan dengan menjadi pengantar pesanan masakan.



Usaha yang baru dimulai tentu membutuhkan modal. Untuk peralatan masak sih aman ya. Sementara untuk belanja bahan masakan awalnya juga gak masalah karena ada modal dari uang pesangon. Namun ketika pesanan makin banyak cukup bikin pusing Irma. Alasannya pesanan untuk nasi kotak yang masuk kadang mencapai 50 - 100 dus. Tentu butuh duit yang cukup banyak untuk belanja kebutuhan bahan masakan. Apalagi kalo pemesan lebih dari 2 orang. 


Irma harus membagi bugdet dalam beberapa pos pengeluaran. Dari membeli bahan masakan, wadah kotak makanan, membayar karyawan, hingga untuk biaya pengantaran. Karena kebetulan suaminya udah mulai masuk kerja juga hingga tak bisa membantunya. Nah masalah muncul karena pemesan juga membayar ketika nasi kotak udah sampai di tengan mereka.



Bagi pemilik usaha kecil yang masih terbilang awam, mengusahakan modal juga butuh pengetahuan. Nggak hanya itu saja. Keberanian mencari modal butuh tekad tersendiri. Pinjam pada saudara atau teman, antara takut untuk menyampaikannya atau malu karena tidak pernah berhutang. Mengajukan pinjaman ke bank konvensional juga prosesnya nggak bisa cepat. Mengapa tidak coba pendanaan online dari P2P Lending?


Pendanaan Online Memudahkan UMKM Mendapatkan Dukungan Modal

Saat ini di tengah masyarakat sudah hadir P2P Lending. Bagi yang belum mengenal apa itu peer 2 peer (P2P) Lending, saya akan jelaskan sedikit. P2P Lending adalah jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrow) secara langsung (online) melalui teknologi digital.


Salah satu P2P Lending yang hadir menjadi penghubung UMKM dengan Lender adalah Akseleran. Akseleran adalah platform peer-to-peer lending di Indonesia yang menghubungkan pemberi dan penerima pinjaman yang memiliki usaha produktif.


Akseleran terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akseleran sudah memiliki izin per tangga 13 Desember 2019 yang tercatat dalam surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019. Akseleran juga menjamin keamanan investasi pendanaan. 


Dengan sertifikat ISO 27001 full scope, Akseleran menjamin keamanan data si penerima pinjaman (borrow), maupun si pemberi pinjaman (lender). Pengajuan pinjaman juga diseleksi ketat oleh tim profesional dan berpengalaman. Selain itu, di semua kampanye pinjamannya sudah terportesi asuransi kredit yang menjamin pengembalian tunggakan pokok hingga sebesar 90%.


Dengan memberikan dukungan pinjaman UMKM di Akseleran, sebagai lender kita juga dapat memperoleh manfaat ekonomi berupa bagi hasil hingga 21% per tahun. Nilai ini tentu lebih besar dibanding produk keuangan lainnya. Proses pemberian pinjaman secara online dengan konsep pinjam meminjam yang mudah dipahami. 


Kalian sebagai pemberi pinjaman bahkan bisa memulai pendanaan dari 100 ribu rupiah. Nantinya dana kita ini akan dipinjamkan dan berkembang karena dimanfaatkan oleh pemilik UMKM yang membutuhkan dukungan modal di Akseleran. 


Menjadi Pemberi Pinjaman Untuk Manfaat Ekonomi


Tertarik untuk menjadi pemberi pinjaman dan mendapatkan bagi hasil serta memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM, bisa dimulai dengan melakukan registrasi. Kalian bisa membuka website Akseleran di www.akseleran.co.id atau download aplikasi Akseleran di Google Play Store (Android) atau Apple Apps store (iOS).

1. Siapkan Email dan Password

Pada halaman pertama, pilih daftar. Kemudian isi dengan email dan password. Jangan lupa baca dan pelajari kebijakan privasi. Setelah itu tekan lanjut.


2. Masukkan Kode Referral

Selanjutnya masukkan kode referral. Pakai   kode referral AKSLHIDAYAH417312 ya, agar mendapatkan free saldo sebesar Rp100.000,- yang bisa langsung digunakan untuk berinvestasi pendanaan. 


3. Verifikasi Email

Lakukan verifikasi email, agar akun Akseleran bisa diakses. Setelah sukses verifikasi alamat email, sekarang waktunya untuk verifikasi nomor handphone.  Nomor ini akan digunakan demi keamanan akun, tim Akseleran akan mengirim kode OTP yang nantinya digunakan untuk verifikasi.


4. Lengkapi Profil

Langkah selanjutnya adalah melengkapi profil akun Akseleran. Lengkapi profil Akseleran agar akun kita bisa digunakan sebagai pemberi pinjaman (lender) perorangan.

Siapkan KTP dan nomor NPWP. Input data sesuai dengan yang ada di KTP. Ikuti seluruh langkah dengan mengisi data rekening bank dan di akhir prosesnya adalah tanda tangan. Sekarang kamu tinggal menunggu 1x24 jam untuk proses verifikasi yang dilakukan oleh team Akseleran.


Nah, jika sudah mengisi profil, lakukan pinjaman dengan saldo yang ada dari kode referral  AKSLHIDAYAH417312 sebesar Rp100.000-,. Atau kamu bisa melakukan tambah dana (top up) untuk melakukan proses pengembangan dana di Akseleran.


Selain mendapatkan keuntungan dari mengembangkan dana melalui pendanaan, di Akseleran kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari kode referral yang kita miliki. Jadi share juga kode referal pada teman atau kerabat yang ingin mendukung pendanaan online untuk UMKM.


Semoga sharing tentang pendanaan online bersama P2P Lending Akseleran ini bermanfaat untuk sobat semua. Share juga ya kode referral yang udah saya tulis di atas agar kamu bisa mendapatkan saldo Rp. 100.000,- dan memulai langkah mendukung UMKM. Terima kasih udah membaca artikel ini dan sampai jumpa. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Kamis, 06 Mei 2021

Kulineran Kupat Glabed dan Sate Blengong di Tegal, Bakal Bikin Kamu Ketagihan
Mei 06, 2021 25 Comments


Assalamualaikum Sobat traveling. Beberapa waktu yang lalu, saya dan anak-anak diajak suami menemaninya survey lokasi proyek pengerjaan rumah di kawasan Bumiayu. Biasanya memang kalo suami ada pekerjaan keluar kota, inginnya mengajak keluarga. Istilah Jawanya ngiras ngirus. Bekerja sambil mampir tempat wisata misalkan lokasinya dekat. Dan tentu saja harus kulineran juga demi menambah energi, hahahaa.


Silahkan baca : Mitos Telaga Ranjeng

Sepulang dari wisata tipis-tipis menyaksikan fenomena ikan yang berukuran besar dan tidak ada yang berani mengambilnya di Telaga Renjeng. Anak-anak udah ditawari pengen makan apa, sate, ayam goreng, atau kuliner lainnya. Namun karena sudah sepakat sebelumnya, kami akan menyicipi Kupat Glabed dan Sate Blengong. Kuliner khas yang akan mudah kalian jumpai di Tegal, Brebes, dan kota sekitarnya.


Mungkin kalian hanya mengenal Tegal karena warteg yang menjamur dengan harga relatif murah. Bahkan di beberapa kota masyarakat lebih suka makan atau belanja sayur di warteg a.k.a warung Tegal. Karena ragam makanan yang ditawarkan memang banyak. Namun di Tegal sendiri yang terkenal adalah satu kuliner khas yang mampu memanjakan lidah. Rasanya yang enak, unik, dan harganya juga terjangkau. Yaitu Kupat Glabed.


Saya dulu penasaran mengapa namanya unik. Ternyata kuliner Kupat Glabed ini diberikan nama sesuai penampilannya. Isiannya memang potongan kupat dengan kuah yang kental. Orang Tegal menyebut tekstur kuah kental yang masuk ke dalam mulut ini adalah glabed. Penyebutan ini bergeser hingga menjadi makna sebuah sajian kuliner yang berisi potongan kupat dengan diguyur kuah berwarna kuning yang teksturnya kental.  


Nah, biasanya untuk menemani kuliner kupat glabed ini ada sate blengong. Jangan bengong dulu yaa. Sate blengong itu merupakan hasil dari persilangan mentok dan bebek. Dagingnya empuk hingga bikin penikmatnya sangat menyukainya. Pokoknya setelah menikmati sate blengong ini kalian bakal lupa udah habis berapa tusuk.


Mencari Warung Kupat Glabed dan Sate Blengong Yang Legendaris

Saya dan keluarga sengaja ingin menikmati kuliner ini sepulang dari Bumiayu. Pas banget kan siang sepulang dari survey lokasi proyek dan wisata tipis-tipis, makan siang di Tegal. Dan kupat glabed yang menjadi incaran kami ada di Tegal.


Dari kawasan pegunungan di Kecamatan Paguyangan, Brebes, kami menyusuri jalanan yang sebagian besar udah beraspal mulus. Hingga tiba di pertigaan jalan raya Talok, ambil arah ke kanan menuju Kota Tegal. Begitu masuk Kota Tegal arahkan tujuan ke kawasan Randugunting. Lokasi warung yang menyajikan kupat glabed berada di tengah pemukiman penduduk. Kalo kalian ingin memilih warung yang aksesnya mudah, bisa menuju alun-alun Kota Tegal. Warung Pak Saleh ada di jajaran kios di kawasan alun-alun.


Suami memilih makan di warung Pak Saleh yang ada di rumahnya. Karena bayangan kami tentu tidak seramai di alun-alun yang gampang diakses pelintas jalur pantura.



Siang itu saya pesan 4 porsi kupat glabed, 2 porsi sate blengong dan 1 porsi sate ayam. Tadinya cuma pesan 1 porsi sate blengong dan 1 porsi sate ayam. Namun karena rasa sate blengong itu lezat, gurih, dan enak banget, kami nambah lagi satu porsi, wkwkwkk.


Cita Rasa Kupat Glabed dan Sate Blengong

Isi 1 porsi kupat glabed adalah potongan kupat tentu saja yang diguyur dengan kuah berwarna kuning. Sepintas mirip dengan kuah opor. Namun rasanya beda karena teksturnya lebih creamy Kayaknya ada maizena yang dicampurkan dalam kuah karena kental banget di indera pengecap. 


Ada tambahan kerupuk mie kuning yang diremas dan ditaburkan bersama bawang goreng. Krupuk mie ini menjadi penyelamat bagi lidah saya yang kurang suka rasa kuah yang kental. Saya dan suami tidak menghabiskan kuah glabed ini karena alasan terlalu kental. 


Nah kupat glabed emang selalu dinikmati bareng sate. Pilihannya beragam, dari sate ayam, sate kikil kambing, sate kerang, dan sate blengong. 



Karena tiga jenis sate lainnya udah pernah makan, tentu saja saya memesan sate blengong. Namun suami meminta saya tetap memesan sate ayam untuk berjaga misalkan tidak doyan dengan sate blengong.



Ternyataaa ... sate blengong menjadi favorit kami. Itulah sebabnya kami menambah satu porsi sate blengong. Saking enaknya sih jadi tanpa sungkan kami memesan lagi. Hihihiii. 


Tekstur daging sate blengong lebih mendekati mentok. Meski berasal dari persilangan induk mentok dan bebek. Anaknya ini yang disebut blengong. Pertama kali saya kenal kuliner ini saat ikut acara desa wisata di Brebes. Blengong biasanya disajikan dalam wujud masakan opor. Nah, saya penasaran ketika mengetahui blengong juga dijadikan sate.


Dan rasa penasaran keluarga saya terbukti, blengong lebih enak dijadikan sate. Karena dagingnya empuk, citarasanya juga khas. Coba deh kalian datang dan menikmati sate blengong ini. Bisa jadi nambah pesanan karena merasakan dagingnya yang gurih dan empuk.


Menikmati menu kupat glabed dan sate blengong di warung Pak Saleh di Randugunting ini, cocok ditemani dengan teh khas Tegal. Siang itu menikmati sajian teh panas yang kental, pas banget menjadi penghalau tubuh lelah. Mata jadi segar manakala lidah menyesap teh khas Kota Tegal.




Yang bikin saya dan suami kaget adalah saat membayar makanan pesanan. Pesanan 4 porsi kupat glabed, 2 porsi sate blengong, 1 porsi sate aya, dan 2 gelas jeruk panas, 3 gelas teh panas, kami cukup membayar 137 ribu rupiah. Jadi sate di warung Pak Saleh ini dihitung per satuan tusuk. Untuk 30 tusuk sate yang harganya sama, tinggal dikalikan 3 ribu. Untuk sate harga totalnya adalah 90 ribu rupiah. Sisanya untuk bayar kupat glabed dan minumannya. Murah banget kaaan?!


Bukan karena harganya yang murah yang bakal bikin kami akan kembali lagi menyicipi kuliner di warung Pak Saleh ini. Tapi juga citarasa sate blengong yang mampu bikin lidah kami jadi ketagihan. Sayang juga sih bila dipesan untuk dibawa pulang ke Semarang. Nanti rasanya pasti udah berubah. Mending sabar aja dulu, nunggu pembatasan selama lebaran udah selesai, kami baru bisa menikmati kuliner sate blengong lagi. Karena pengerjaan proyek rumah tinggal juga diundur jadwalnya setelah lebaran. Pas banget kan untuk kembali kesana dan menikmat lagi kupat glabed dan sate blengong.


Sobat ada yang udah pernah menikmati kuliner khas pantura ini? Cerita yuk pengalaman kalian. Apakah ketagihan seperti kami atau justru kapok? Wassalamualaikum.

Reading Time:

Senin, 26 April 2021

Resep dan Cara Masak Nasi Liwet Praktis Dengan Menggunakan Magic Com
April 26, 2021 24 Comments


Assalamualaikum Sobat. Bulan Ramadan udah hampir separuh berjalan. Semoga ibadah wajib dan Sunnah selama bulan Ramadan berjalan lancar. Dan kita semua diberikan kesehatan dan kemudahan memperoleh berkahNYA.


Kegiatan menyajikan menu sahur dan berbuka untuk keluarga, menjadi perhatian ibu atau ayah. Ya siapapun yang menyiapkan menu untuk keluarga tentu menginginkan masak yang praktis, hemat, dan cepat. Salah satu menu yang bisa disajikan dengan kategori tersebut adalah Nasi Liwet. 


Saya berkenalan dengan nasi liwet udah lama. Namun menyajikan dari dapur rumah sendiri baru terlaksana tiga tahun ini. Menu ini juga wajib saya sajikan sebagai alternatif masakan ketika tengah malas masak. Karena masak nasi liwet itu mudah banget. Terus disajikan gitu aja juga udah enak. Karena di dalam nasi liwet bisa dimasukkan beragam lauk. Jadi menurut saya nasi liwet emang masakan yang praktis. Apalagi menu ini cocok untuk berbuka atau pun sahur.


Nah saking seringnya bikin dan kemarin sempat share di status WA, ada teman yang nyolek nanya resep. Dari pada saya nulis panjang di WA, mending dibikin konten untuk blog aja dong. Hahahaa, emak nggak mau rugi. 


Nah berikut ini cara masak nasi liwet praktis karena menggunakan rice cooker atau magic com.


Bahan dan Cara Masak Nasi Liwet


Siapkan semua bahan terlebih dulu agar saat masak berjalan lancar. 

BAHAN :

4 cup beras

1 genggam teri nasi goreng kering

1 genggam baby cumi asin goreng ( saya skip)

7 buah cabe rawit utuh (sesuai selera)

6 buah bawang merah utuh

2 papan pete kupas (skip karena lagi nggak musim)

2 batang sereh geprek

2 lembar daun salam, potong jadi dua

5 lembar daun jeruk buang tulangnya, sobek jadi dua

2 sdt garam


Bumbu inis:



5 buah cabe merah kriting

5 siung bawang merah

3 siung bawang putih


Langkah Pembuatan Nasi Liwet :



1. Cuci bersih beras, beri air secukupnya seperti masak nasi biasa. Air bisa diganti dengan santan encer. 


2. Tumis bumbu iris hingga harum, masukkan sereh, daun jeruk dan daun salam. Tumis hingga harum, angkat dan tiriskan. Kemudian masukan tumisan bumbu iris ke dlm panci beras. Tambahkan garam, aduk rata. 


3. Jangan lupa setelah memasukkan wadah nasi ke magic com, sambungkan kabel di steker dan pencet tombol masak nasi. Nah tunggu proses hingga nasi matang dengan melakukan hal berikutnya.


4. Tumis bawang utuh dan cabe rawit utuh, sisihkan. Saya kadang tidak melakukan ini, jadi keduanya saya biarkan mentah saat memasukkan ke dalam nasi.


5. Setelah nasi matang dan tanak, masukkan teri, cabe rawit, dan bawang, aduk rata hingga tercampur dengan nasi. Kemudian tutup kembali magic com. Tunggu hingga 15 menit,  sajikan nasi liwet dengan pelengkapnya.



Saya biasanya menambahkan lauk pelengkap ayam goreng, kerupuk, sambel, atau baceman tahu tempe. Tapi kalo lagi malas ya udah apa adanya juga udah enak. 


Selamat menikmati nasi liwet, sobat. Wassalamu'alaikum

Reading Time:

Jumat, 23 April 2021

Kisah Jajanan Khas Semarang, Sambel Balungan Ayam dan Cara Masaknya di Dapur Rumah
April 23, 2021 11 Comments



Assalamualaikum Sobat. Apa kabar ibadah selama 10 hari pada bulann Ramadan kali ini? Semoga sobat diberikan kemudahan menjalaninya. Terutama ibu-ibu atau bapak-bapak, mas, mbak, yang berkutat di dapur untuk menyajikan menu buka dan sahur selama ini.


Sebagai ibu yang juga mesti nyiapin menu sahur dan buka puasa sekaligus, saya anggap kegiatan ini sebagai sebuah hiburan. Sudah beberapa tahun ini saya nggak mau masak sebagai kewajiban. Karena kalo saya senang melakukan kegiatan di dapur ini, nantinya nggak akan terasa lelah. Beda ketika saya merasa ini kewajiban, kayaknya kok jadi beban. 


Alhamdulillah, proses belanja, menyiapkan bahan masakan, memasak, membersihkan peralatan, adalah kegiatan yang menyenangkan bagi saya. Ada yang bantu atau tidak, saya tetap menikmatinya.  Karena udah pernah merasakan bagaimana perbedaan masak sebagai kesenangan dan kewajiban, jadi saya pilih yang bikin bahagia aja. Hehehee.


Oiya, ada kah yang jeli dengan artikel di blog ini, kok jadi sering berbagi tulisan resep masakan atau roti? Nah jawabannya adalah, tulisan ini terwujud karena ide suami yang ingin saya mendokumentasikan resep keluarga di blog ini. Siapa tahu kelak anak menantu atau cucu saya ingin nyoba masak dan saya nggak sempat mengajarkannya. Jadi mereka bisa nyontek dari blog ini.


Memang dalam artikel lama saya pernah juga menuliskan resep masakan atau roti, cuma jarang banget. Karena dulu saya nggak pernah melakukan step by step pengambilan gambar proses masak dan hasilnya. Meski sekarang juga kadang saya suka lupa mendokumentasikan karena asik dengan kegiatan masak. Seperti dalam resep sambel balungan ayam ini, saya kelupaan motret step by step. Tapi cara bikinnya gampang kok, jadi kalian tetap bisa mengikutin cara yang saya tuliskan.


Nah kali ini saya akan menuliskan resep Balungan Ayam, kuliner khas Kota Semarang. Alasannya karena kemarin sempat mencuit di Twitter tentang masakan untuk berbuka puasa di rumah. Eh ternyata menarik perhatian beberapa teman. Ya udah lah saya tuliskan aja dalam bentuk artikel di blog.  



Kisah Tentang Sambel Balungan Ayam

Mengingat kembali masa kecil, saat saya usia sekolah dasar dan tinggal di kawasan pecinan Semarang. Kampung dengan warga yang beragam, berasal dari berbagai daerah. Namun kebanyakan warganya adalah penduduk asli Kota Semarang, warga Tionghoa, beberapa pendatang keturunan Arab dan kaum boro (perantau).


Saya mengingat banyak kenangan yang menyenangkan, seru, unik, dan rasanya telah menjadikan saya sebagai pribadi yang menghargai perbedaan.


Kesenangan lain adalah kulinernya yang sedap, memiliki cita rasa kuat, dan tak tertandingi. Hingga ketika akhirnya saya pindah dari kawasan itu, butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa menikmati kuliner yang dijual di luar. Udah rasa makanannya enak, harganya murah, dan bisa didapatkan dengan duduk saja di rumah. Karena banyak penjual yang berkeliling dari gang ke gang sejak sebelum matahari terbit hingga menjelang dinihari di hari berikutnya. 


Dan salah satu jajanan yang dijual berkeliling adalah Sambel balungan ayam.  Kebetulan juga penjualnya yang rata-rata berasal dari Kota Solo dan Delanggu,  Jawa Tengah itu tinggal dekat rumah. Mereka ada yang tinggal ngekost atau ngontrak. Ada yang sendirian, dengan pasangan, atau keluarga. 


Kalo penjual sate ayam adalah bapak-bapak, maka  balungan ayam dijual oleh istrinya. Jadi satu keluarga yang kadang ngajak ponakan juga untuk membantu ini, akan saling bekerja bersama berjualan sate ayam. Dari pagi sesudah belanja ayam hidup, kemudian disembelih, dan dibersihkan dari bulu dan kotoran, mereka meracik hingga menjadi sajian sate ayam. 


Prosesnya adalah, memisahkan daging ayam dari tulang dan jeroannya. Untuk daging ayam dipotong kecil dalam satu ukuran yang sama. Kemudian pekerjanya akan menusuk daging pada lidi yang udah disiapkan. Jeroan ayam pun juga ditusuk pada lidi. Tusukan daging yang premium dijual oleh si suami atau laki-laki. Sementara sisa tusukan daging berkuran kecil atau campur dan jeroan ayam, dijual oleh si istri atau penjual perempuan. Jadi memang tidak ada yang tertinggal dari bagian ayam. Kulitnya juga dijadikan sate dan dijual oleh si istri ini.


Nah tulang yang tidak bisa ditusuk (ya iya lah, wkwkwk), dimasak dengan cara merebusnya ke dalam kuah sambel yang udah dicampur bumbu. Proses masak sambel kacang untuk sate ayam ini dulu nya  menggunakan tungku yang terbuat dari susunan bata. Dengan bara api dari kayu yang dibakar atau arang. Karena itu lah proses masak membutuhkan jangka waktu yang cukup lama, bisa lebh dari dua jam. Sekarang sebagian masih menggunakan arang, tapi ada juga yang udah berganti dengan kompor gas.


Di Mana Lokasi Penjual Sambel Balungan Ayam di Semarang?

Saat ini penjual sate ayam yang masih menyediakan balungan (tulang ayam) udah langka. Sepengetahuan saya, ada di daerah dekat pasar burung di jalan Kartini, di Manyaran, dan Jagalan. 



Kalo penjual yang keliling kampung, sekarang udah susah dijumpai. Bahkan di kawasan pecinan juga udah langka. Kalo pun ada yang masih menjumpai penjual sate ayam membawa balungan yang keliling kampung, sudah bisa dipastikan mereka itu penjual sate ayam Madura.


Perbedaannya ada pada tekstur dan rasa sambel kacangnya. Yang udah menikmati sambel sate ayam dari dua penjual yang berbeda asal usulnya ini, pasti akan merasakan perbedaannya.


Tapi bisa saya perjelas untuk perbedaan mendasar adalah rasa pedas untuk sambel sate dari penjual yang berasal dari Kota Solo dan sekitarnya. Sementara sambel milik penjual sate ayam Madura, rasanya cuma manis tanpa ada pedas. Rasa pedas didapat dari irisan cabe.


Resep dan Cara Membuat Sambel Balungan Ayam




Nah, keluarga besar dari ibu saya yang tinggal di kawasan pecinan tentu saja mahir membuat masakan sambel balungan ayam ini. Termasuk ibu dan saya, juga adik-adik saya. 


Kami memang akhirnya membuat sendiri dikarenakan tidak lagi menemukan penjual sambel balungan dengan cita rasa seperti saat tinggal di Jagalan. Kalo bisa bikin sendiri, mengapa harus susah payah  mencari penjual dengan cita rasa yang mirip dengan jaman dulu?


Yuk ikuti langkah pembuatan sambel balungan ayam. Siapkan dulu bahan-bahannya yang mudah didapatkan. Untuk bahan balungan atau tulang ayam, bisa diganti dengan menggunakan bagian ayam seperti sayap, cakar, atau kepala. Tapi kalian bebas menggunakan seluruh bagian ayam juga untuk masakan ini.


Bahan Sambel Balungan Ayam :

1/2 kg balungan (tulang yang masih nempel daging ayam sedikit)

250 gr kacang tanah, goreng sampai matang

750 ml air

Garam, gula merah, kecap manis secukupnya

5 lembar daun jeruk, sobek jadi dua


Rebus bahan berikut :

4 bawang merah

3 bawang putih

3 butir kemiri

5 cabe keriting

4 cabe rawit merah


Pelengkap :

cabe rawit iris, bawang merah iris, lontong atau nasi


Cara Membuat :

1. Rebus balungan ayam, tiriskan (direbus sebentar saja).

2. Haluskan kacang tanah, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabe.

3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan sebentar saja. Kemudian tambahkan air, masukkan balungan ayam bumbui dengan garam, gula jawa dan kecap. Koreksi rasa.

4. Sajikan bersama lontong atau nasi, taburi cabe rawit dan bawang merah yang sudah diiris kasar atau sesuai selera.



Oiya sob, resep ini kami dapat dari penjual langganan yang udah sedari kecil menjadi tetangga juga. Mereka juga memberikan trik kalo ingin jualan, sambelnya dicampur dengan ketela rambat. Jadi katanya lebih hemat bahan kacang. Kan kacang tanah mahal, itu sih katanya ya. 


Namun penggunaan bahan campuran hanya berlaku pada penjual perempuan. Kalo penjual sate ayam yang bapak-bapak, biasanya tetap hanya menggunakan kacang tanah. 


Oke, sekian kisah tentang jajanan khas Kota Semarang yang saat ini sudah mulai menghilang di kampung-kampung. Mungkin kalian pernah juga menikmati jajanan khas ini? Yuk cerita di kolom komentar. Sampai jumpa dengan resep jajanan atau cerita saya saat kulineran, wassalamualaikum.

Reading Time:

Sabtu, 17 April 2021

Wisata Ziarah Makin Mudah Dengan Rental Mobil Menggunakan Aplikasi TRAC To Go
April 17, 2021 37 Comments


Assalamualaikum sobat. Sebelum pandemi menyerang, keluarga besar suami selalu mengagendakan liburan bersama ke suatu tempat. Seneng banget bisa menyisihkan waktu untuk menikmati liburan bersama keluarga besar. Anak-anak ibu ada 6 orang dan semuanya tidak tinggal berdekatan di Kota Semarang. Jadi saat-saat liburan selalu kami nantikan. 


Biasanya kami merencanakan liburan antara 1 atau dua bulan sebelumnya. Begitu adik ipar yang tinggal di Pekanbaru bisa mengajukan cuti, usulan liburan digulirkan. Beberapa tempat wisata menjadi usulan, dari kota tujuan, jenis wisatanya, sampai tempat menginap. 


Urusan transportasi menggunakan mobil masing-masing. Cuma nantinya diringkas jadi 3 atau 4 mobil, tergantung jumlah peserta liburan yang akhirnya berangkat. Karena kadang udah daftar di awal, mendadak gagal ikut liburan. Begitu pula sebaliknya. 


Namun kadang-kadang muncul kejadian tak terduga. Saat udah jelang tiga hari sebelum liburan, mendadak mobil ada yang pinjam. Biasanya untuk keperluan sosial, seperti takziyah keluar kota atau untuk mengantar kepindahan saudara. Meski ada mobil lainnya lagi tapi ukurannya kecil jadi nggak kami gunakan. Dan karena sungkan menolak permintaan bantuan seperti ini, kami biasanya memilih rental mobil.


Perjalanan Ziarah Sebelum Bulan Ramadan

Sebenarnya sebelum Ramadan tiba, kami tidak memiliki rencana liburan sekeluarga. Masih pandemi juga dan nggak bebas pergi kemana aja. Namun kemarin mendadak adik ipar ngajakin kami ke Jogja. Karena mendadak pula, nggak semua anggota keluarga ikut. Meski begitu tetap saja rombongan kami berjumlah cukup banyak, ada 16 anggota keluarga. 




Ibu sengaja enggak ikut karena situasi saat ini masih pandemi. Tapi di rumah ada kakak tertua yang nemenin.


Di perjalanan dari Semarang menuju Jogja kemarin, rombongan kami bertemu dengan beberapa mobil plat nomer dari luar kota. Kebanyakan Jakarta, Bandung, Tangerang, Cirebon, dan kota lain di wilayah Pulau Jawa.


Saya jadi teringat kalo biasanya menjelang bulan Ramadan, wilayah Jawa Tengah dipadati dengan mobil berplat luar propinsi. Mereka sengaja meluangkan waktu untuk berziarah ke makam leluhur. Bisa saja mobil-mobil yang saat itu tengah melintas di satu jalur bersama kami atau jalur seberang, adalah rombongan keluarga yang ingin ziarah kubur. 


Tradisi nyadran yang dilaksanakan saat bulan Ruwah memang memiliki makna tersendiri. Bisa jadi saat lebaran malah enggak ngumpul tapi saat nyadran menjadi ajang silaturahmi dengan keluarga di kampung. Nyadran adalah kegiatan bersih-bersih makam leluhur yang diikuti keluarga dan biasanya waktunya bersamaan di satu desa di wilayah Klaten, Sukoharjo, Jogja, dan sekitarnya. Setelah bersih-bersih makam biasanya warga akan menikmati nasi urap dengan lauk di masjid desa. Biasanya para perantau di perkotaan akan meluangkan waktu untuk mudik saat nyadran ini.


Namun bisa juga mereka sengaja mudik di awal sebelum Ramadan. Karena ada aturan larangan mudik saat lebaran nanti. Aturan dari pemerintah tentang larangan mudik lebaran tahun 2021 dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan ini dengan alasan resiko penularan Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.


Momen mudik sebelum bulan puasa ini juga dijadikan untuk berziarah ke makam leluhur. Sekaligus juga untuk bersilaturahmi dengan kerabat yang dituakan. Mungkin muncul pro dan kontra dari kondisi ini. Mudik lebaran dilarang namun sebelum ramadan masih diijinkan. Saya sendiri enggak mau terlibat dengan pro dan kontra ini. Tapi dari pengalaman selama satu tahun ini menemani suami yang harus keluar kota untuk urusan pekerjaan, menerapkan protokol 5 M itu penting banget.


Keluar kota untuk wisata aja kayaknya memang kurang merasakan empati pada mereka yang udah kehilangan anggota keluarga karena covid. Namun tiap orang memiliki kepentingan yang tak sama. Seperti suami yang masih harus sesekali ngecek pekerjaan  di luar kota. Selama ini kami menghindari kerumunan, kalo pengen mampir tempat wisata juga mengusahakan datang lebih awal. Jadi saat pengunjung mulai ramai, kami justru udah keluar dari tempat tersebut. 


Begitu juga jika kalian ingin melakukan perjalanan ziarah atau mudik sebelum lebaran. Jalanan juga enggak ramai karena saat ini sudah memasuki bulan Ramadan. Untuk itu sebaiknya pilih transportasi yang aman dari bahaya penularan virus covid. Tetap melakukan protokol kesehatan dan hindari kerumunan.


Merencanakan Pilihan Transportasi Untuk Ziarah 

Berbicara tentang ziarah, ada juga wisata ziarah ke makam para wali. Wisata ziarah adalah wisata atau perjalanan yang dilakukan perorangan atau kelompok, untuk tujuan ziarah, atau untuk menjalankan bagian dari kepercayaan spiritual atau agama, untuk misionari, atau kesenangan spiritual. Wisata ziarah itu misalnya ritual haji atau umroh, merunut ajaran Islam. Untuk umat Hindu ada juga wisata dengan mandi di Sungai Gangga. 


Di tanah Jawa sendiri terdapat beberapa daerah yang menjadi tujuan wisata ziarah. Seperti ziarah ke makam para wali dan alim ulama yang tersebar di Demak, Cirebon, Kudus, hingga Surabaya.


Ziarah makam leluhur atau makam para wali dan alim ulama, intinya sama. Yaitu melakukan perjalanan keluar kota dengan menggunakan transportasi. Kalo masyarakat di Indonesia kebanyakan menggunakan transportasi darat. Bahkan beberapa kali tetangga di lingkungan perumahan tempat saya tinggal, wisata ziarah hingga ke Pulau Bali. Mereka bersama-sama memilih transportasi bus untuk perjalanan sekitar 7 hari. Kebayang nggak sih lelahnya. Tapi namanya juga kesenangan tentu terbayar dengan semua lelah itu.


Pilihan transportasi darat saat pandemi harus menjadi perhatian utama. Terutama adalah memilih perusahaan rental mobil yang melaksanakan protokol kesehatan. Pilihan ziarah ini lebih aman juga bila diikuti oleh satu keluarga, boleh kalo keluarga besar. Yang udah mengerti riwayat kesehatan sebelumnya. Jadi yakin dengan keamanan selama perjalanan karena tidak akan menularkan virus covid.


Nah pilihan rental mobil juga yang memperhatikan protokol kesehatan. Seperti yang saya baca review nya di sosial media. Yaitu layanan rental mobil dari TRAC yang sudah menerapkan SMART Protocol, yaitu :

- Penyemprotan rutin unit kendaraan dengan disinfektan setiap sebelum dan sesudah digunakan sesuai standart penanganan Covid-19.

- Memastikan pengemudi yang bertugas sudah melalui pemeriksaan kesehatan 

- Mewajibkan penggunaan masker serta sarung tangan

- Menyediakan hand sanitizer untuk penumpang

- Menerapkan phisical distancing dengan membatasi jumlah penumpang

Tuh kan seasik itu layanan yang ditawarkan oleh TRAC, kalian bisa merasa nyaman dan aman menikmati fasilitasnya. Bener juga yang saya baca review beberapa artikel di website, juga di laman YouTube selebritis dan selebgram. Mereka menggunakan rental mobil dan bus di TRAC. Terlihat betapa nyamannya mereka menikmati fasilitas yang bikin saya makin kepo meluncur ke website nya. 


Nah ternyata TRAC udah ada aplikasinya juga, namanya TRAC To Go. Jadi bagi yang ingin rental mobil ya udah download aja aplikasi TRAC To Go yang tersedia di Google Play store dan Apple App Store. 


GooglePlay Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.trac.tractogo&hl=en&gl=US  

Link Apple App Store :  https://apps.apple.com/us/app/trac-to-go/id1459840738


Rental Mobil Makin Mudah dengan Aplikasi TRAC To Go

Kalo kalian pernah menikmati fasilitas rental mobil TRAC, tentu udah tahu kalo brand ini ada sejak tahun 1986. Berawal dari menyewakan lima mobil saja, kini TRAC telah berkembang menjadi market leader di bidang solusi transportasi yang mengelola hingga ribuan kendaraan. Layanan yang disediakan ada rental mobil, sepeda motor, dan bus.


Nah kan udah sepanjang itu pengalaman TRAC, siapa yang udah pernah nyewa layanan rental mobil atau bus?


Saya jadi ingat ketika tahun 1998 itu nyari rental mobil untuk mudik. Kebanyakan di Kota Semarang yang ada rental mobil dikelola oleh perorangan. Pernah loh baru jalan sekitar 40 meter dan mobil sewaan mogok. Hmmm, jadi pengen ngunyah kursi mobil. Hahahaa.


Saya nggak tahu apakah saat itu TRAC udah ada di Semarang. Namun yang saya tahu relasi kerja pak suami udah menggunakan armada TRAC sejak tahun 2012. Saat ini TRAC udah berinovasi dengan membuat aplikasi TRAC To Go. Aplikasi ini memudahkan penggunanya yang akan memilih rental transportasi hanya dengan satu klik. 


Tentu dengan adanya aplikasi TRAC To Go bikin pengguna makin mudah juga untuk akses fasilitas rental mobil atau bus. Apa aja kelebihan TRAC? Mengapa kalian memilih TRAC? 



- Akses Mudah & Jaringan Luas

Reservasi makin mudah melalui website dan aplikasi TRAC To Go. Dengan dukungan jaringan yang luas dan tersebar di lebih dari 50 kota di Indonesia, TRAC siap melayani kebutuhan transportasi kalian.

- Andal dengan Teknologi Teruji

Sistem yang terhubung dengan TRAC Fleet Management Solution memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan secara akurat dan real time.

- Jaminan Proteksi & Layanan Prima

Ada perlindungan proteksi asuransi dan jaminan kondisi armada yang selalu prima untuk memberikan rasa aman dan pengguna merasa tenang.

- Layanan Pelanggan 24/7

TRAC siap memberikan layanan setiap hari selama 24 jam untuk menghubungi Cusstomer Assistance Center di nomor 1500 009 untuk pusat bantuan, informasi, maupun pemesanan.


Dalam aplikasi ini ada fitur baru yaitu TRAC To Go Experience. Fitur terbaru ini memudahkan pengguna dapat memilih paket wisata yang disediakan oleh masing-masing cabang TRAC yang ada di berbagai kota di Indonesia. Seperti Bali, Malang, Jogjakarta, dan masih banyak kota lainnya.


Saat ini TRAC menawarkan promo ziarah religi dengan layanan konsultasi agenda wisata sesuai dengan aturan perjalanan di masa pandemi. Ada beberapa zona ziarah yang bisa kalian pilih untuk dikunjungi bersama TRAC. Yaitu Ziarah Banten, Ziarah 3 Wali, Ziarah Wali 5, Ziarah 9 Wali, dan Ziarah Panjalu.


Di dalam produk Experience ini juga tersedia pilihan akomodasi mulai dari penumpang berkapasitas 4 orang sampai bus dengan kapasitas hingga 45 orang. Yang menarik adalah TRAC bekerja sama dengan vendor yang terpercaya seperti hotel bintang 4 dan 5, tempat-tempat wisata, serta beberapa restoran yang otentik. Hal ini yang menjadikan layanan TRAC makin lengkap untuk mengisi liburan keluarga maupun bersama teman kantor.

Yang juga menambah poin di mata saya dari aplikasi TRAC To Go adalah adanya pin point maps. Dengan adanya ini pemindaian lokasi pelanggan, titik jemput, dan alamat pengantaran lebih akurat. Nah misalkan keberangkatan batal, pengguna bisa melakukan cancel order di salah satu fitur dalam aplikasi. Mudah banget kan, jadi tinggal melakukan pemesanan dalam satu aplikasi.



Sekarang kalian cukup instal aplikasi TRAC To Go untuk menikmati fasilitas dan fitur layanan yang tersedia. 



Perjalanan ziarah atau wisata saat pandemi menjadi satu kegiatan yang menyenangkan dengan fasilitas TRAC. Apakah sobat udah pernah menikmati fasilitas layanan bersama TRAC. Cerita yuk di kolom komentar. Wassalamualaikum Sobat.

Reading Time: