My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Rabu, 26 Juni 2019

9 Langkah Optimasi Website Dengan SEO (Search Engine Optimization)
Juni 26, 2019 6 Comments

9 Langkah Optimasi Website Dengan SEO

Optimasi website SEO

Assalamualaikum Sahabat. Menjadi blogger itu nggak semata nulis dan menayangkan artikel di website yang dimiliki. Ada banyak langkah yang wajib dilakukan untuk mendapatkan kunjungan dari calon pembaca.  Optimasi website dengan SEO menjadi salah satu pilihan agar menarik kunjungan dari berjuta pencari berita di situs internet.

Dalam sehari ada kurang lebih 3 - 4 juta pencarian di Google. Itu dalam sehari, misalkan artikel yang sudah saya posting di website bisa mendapatkan 1% kunjungan saja, udah lumayan banget kan.

Sementara dalam sehari juga terdapat 1.888.198.554 situs website di seluruh dunia. Dan ada 1.037.702 blog post ditulis per hari. Ini adalah data per Juni 2018. Mungkin sekarang udah lebih banyak lagi jumlah website di seluruh dunia. Jadi intinya nih artikel di website saya bakal bersaing dengan hampir 2 juta kompetitor lainnya di situs pencarian Google.

Membaca semua data tersebut, membuat saya tergelitik untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang optimasi website. Enggak hanya bertanya pada teman dengan japrian di Whatsapp, DM di sosial media ... duhhh enggak dong. Saya sih bukannya terlalu malu bertanya pada blogger yang udah ngehits. Namun saya menyadari kesibukan mereka, hinggak tak ingin mengganggu dan mengambil waktu mereka demi menjawab pertanyaan saya.

Belajar SEO Untuk Optimasi Website

Untuk memahami setiap langkah optimasi website dengan SEO nggak semudah yang saya bayangkan. Sejak menjadi blogger dan serius menekuni profesi ini selama kurang lebih 4 tahun, saya nggak berhenti belajar tentang optimasi blog. Saya awalnya belajar dengan banyak membaca website yang kredibel menulis SEO. 

Kemudian dalam beberapa waktu yang berbeda, saya ikut dua kelas online belajar SEO dengan master yang udah pengalaman di bidang ini. Ketika ada kelas offline pun saya nggak ragu untuk gabung belajar SEO. Ada empat kali loh saya belajar di kelas yang bertemu langsung dengan pakar SEO. 

Lantas apakah saya udah mengaplikasikan semua yang udah saya pelajari saat posting artikel di website? 

Iya, saya udah melakukannya sesuai dengan setiap langkah hasil dari kelas SEO. Memang nggak semua saya lakukan, kadang lupa menerapkannya karena pengen segera menayangkan artikel. Namun untuk ke-9 langkah di bawah ini, saya selalu melakukannya. Setidaknya saya berusaha untuk melakukan sebatas kemampuan yang ada.

Berikut 9 Langkah Optimasi Website Dengan SEO

1. Template Blog SEO Friendly

Langkah pertama adalah memilih template blog yang SEO friendly. Ada banyak pilihan template gratis ataupun berbayar yang bisa digunakan namun tetap pilih yang SEO friendly. 

Pencari artikel di situs pencarian google tentu akan meninggalkan website yang loading lama gara-gara template tidak responsive. Minimal saat pencari artikel nge-klik website kamu, bisa segera membuka dalam waktu singkat. Parameternya gampang aja, gunakan template yang mobile friendly, responsive, dan loading. 

2. Riset Keyword

Optimasi website SEO

Langkah ini selalu saya lakukan sebelum mulai menulis artikel untuk website ini. Dengan melakukan langkah riset keyword ini memudahkan kamu untuk membuat konten yang sering dicari para pengunjung situs. Langkah ini juga untuk memahami kebutuhan para pencari berita, melacak keberhasilan konten, serta berusaha meningkatkan pengunjung website. Semua ini tentunya bermuara dengan meningkatkan trafik ke situs kamu.

Ada beberapa pilihan tool yang bisa kamu gunakan untuk melakukan riset keyword. Seperti KWFinder, SEMRush, dan Google Keyword Planner. Nah, selama ini saya selalu menggunakan tool Google Keyword Planner.  

3. Memilih Judul Yang Menarik

Salah satu faktor yang sangat berpengaruh adalah Judul Postingan di website. Jadi langkah berikutnya setelah menemukan keyword adalah, memilih judul artikel.

Tips dari pakar SEO yang pernah sharing di kelas online maupun offline, letakkan keyword menjadi judul artikel. Buat judul semenarik mungkin, namun jangan terlalu berlebihan. Maksudnya jangan bikin judul yang tidak sesuai dengan isi artikel. Karena judul yang berlebihan bakal membuat pengunjung website kecewa.

4. Artikel Minimal 500 Kata 

Meski nggak ada patokan yang pasti seberapa panjang artikel yang disukai Google, jadi penasaran nggak sih?

Ada yang bilang kalo Google menyukai artikel yang panjang. Namun tentunya isi konten jangan membosankan dan membahas hal yang relevan sesuai judul artikel. Rata-rata pakar SEO menyarankan agar menulis konten minimal 500 kata. Namun ada juga yang menganjurkan minimal 1.200 kata. 

5 . Deskripsi Penelusuran

Bagi pemilik website yang mengusung CMS blogspot, pastikan isi kolom dekripsi penelusuran. Kolom ini terdapat pada 'setelan entri'. Sementara bagi pemilik website dengan cms wordpress ada kolom khusus, namanya meta deskripsi. 

Isi deskripsi dengan singkat, padat, dan menjelaskan tentang artikel yang kamu tulis yang bikin pembaca ingin nge-klik url artikel. Jangan lupa isi deskripsi dengan mengambil keyword utama yang ada di dalam judul dan isi artikel. Deskripsi penelusuran ini sangat membantu pembaca menemukan keyword yang mereka inginkan.

6. Edit Alamat URL

Langkah selanjutnya adalah lakukan pengubahan alamat Url. Jadi sebelum kamu menayangkan artikel, lakukan edit alamat url. Jangan sampai alamat url terputus dan tidak menjelaskan secara singkat isi konten. Ada yang menyarankan alamat url ini pendek aja, misal 5 kata.

Contoh alamat artikel dari judul yang terpotong adalah :

/9-langkah-optimasi-website-dengan/

Alamat url dalam contoh tersebut tidak menjelaskan maksud dari 9 langkah apa yang harus dilakukan. Jadi bisa diedit dengan memilih tetap menuliskan keyword namun tidak terpotong maksud isi artikel dari judul. Contohnya :

 /9-langkah-optimasi-website-dengan-seo/

Jangan lupa, sertakan selalu keyword dalam alamat url ya. Oiya, untuk pemilik website blogspot, alamat url terdapat dalam setelan entri, di bagian : tautan permanen. Ubah alamat url dengan klik Tautan Permanen Khusus.

7. Internal Link

Udah tahu kan apa itu internal link? Internal link adalah menyisipkan url artikel atau tautan (link) yang mengarah dari suatu halaman ke halaman lain di website yang sama.

Ini termasuk langkah yang wajib kamu lakukan sebelum publis blogpost di website. Langkah ini untuk menahan pengunjung agar betah berlama-lama di website kamu, dengan membaca artikel lain yang terkait.

Jangan terlalu banyak menambahkan internal link dalam artikel. Maksimal 3 internal link udah cukup. Jadi misalkan kamu menulis tentang Tip Optimasi Website, bisa memasukkan artikel tautan seperti di bawah ini :


8. Tambah Gambar Pada Artikel

Optimasi website SEO

Jangan lupa, tambahkan gambar yang relevan dengan isi artikel. Juga pastikan setiap gambar ditambahkan  keterangan atribut title text image dan alt text image. Caranya dengan menambahkan gambar / image, klik properti. Kemudian isi title text image dengan keterangan sesuai gambar yang kamu masukkan. Boleh tidak memasukkan keyword dalam text image.

Langkah selanjutnya, isi keterangan atribut alt text image. Nah untuk alt text image ini sisipkan keyword atau kata kunci. Alt text ini berguna untuk memudahkan gambar kalian terindex di google image dan menambah pengunjung blog dari google image.

9. Gunakan Cloud Hosting 

Bagi pengguna wordpress sudah dimanjakan dengan SEO dalam template nya. Dan untuk meningkatkan kinerja website bisa juga menyewa cloud hosting. Udah tahu kan cloud hosting?

Bagi yang belum tahu, cloud hosting itu ibarat sebuah fasilitas penyimpanan di internet. Ada sebuah server virtual yang ada di dalam internet untuk menyimpan data-data kamu. Jadi penyimpanannya bukan lagi dalam fisik sebuah hardware seperti web hosting. 


Optimasi website SEO

Kalo kamu menginginkan cloud hosting dengan kinerja yang berkualitas, coba deh kunjungi website Qwords. Cloud Web Hosting Indonesia dengan pelayanan terbaik dan harganya juga enggak mahal. Ada banyak penawaran menarik tentang cloud hosting untuk pemilik blog dengan CMS wordpress.

Nah, semoga sharing sederhana ala saya dari kelas belajar SEO, bisa bermanfaat. Silahkan dicoba untuk meningkatkan trafik di website kamu. Atau mungkin kamu bisa menambahkan teknik SEO lain, yang belum saya tuliskan di sini? Boleh dong share di kolom komentar. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Senin, 24 Juni 2019

Menyicipi Kuliner Lokal di Asam Pedas Lagenda, Melaka, Kuala Lumpur
Juni 24, 2019 15 Comments
Berburu Asam Pedas Lagenda Saat di Melaka

Asam Pedas Lagenda Melaka

Assalamualaikum Sahabat. Ketika sedang jalan-jalan di suatu tempat, saya paling suka nyoba kuliner lokal. Seperti saat traveling ke Malaysia bersama suami, dan teman-teman blogger beberapa waktu lalu. Saya pengen banget nyicipi Asam Pedas. Kuliner yang katanya wajib dicicipi ketika kamu jalan-jalan di Malaysia.

Sebenarnya kuliner Asam Pedas ini merupakan masakan khas tanah Melayu. Asam pedas merupakan kuah yang di dalamnya terdapat bumbu pedas dan asam yang dilengkapi dengan sayur-sayuran. 

Di Aceh, asam pedas sangat jarang menggunakan sayur, melainkan dipadukan dengan ikan tongkol yang disebut Asam Keueng. Sedangkan di Riau, asam pedas telah menjadi bagian dari seni memasak masyarakat Melayu yang biasanya dipadukan dengan ikan patin, ikan baung, ikan selais, dan ikan gabus. Di Kepulauan Riau, asam pedas lebih sering dipadukan dengan ikan kakap.

Hidangan ikan asam pedas dikenal secara meluas di Sumatra dan di Semenanjung Melayu. Hidangan ini dikenal baik dalam khazanah seni memasak Minangkabau ataupun Melayu, sehingga tidaklah jelas dari manakah asal mula hidangan ini. 

Hidangan asam pedas Minang dapat ditemukan dengan mudah di seluruh Rumah Makan Padang yang ada di Indonesia dan Malaysia.  Bahkan telah menjadi masakan khas masyarakat Melayu dan Aceh. Namun racikan bumbu-bumbu yang digunakan berbeda menurut daerah masing-masing.


Kuliner Asam Pedas di Melaka, Malaysia

Waktu saya traveling ke Pekanbaru, Bukit Tinggi, dan Pariaman, saya belum nyoba kulineran asam pedas. Jadi penasaran juga dengan menu ini. 

Itu lah kenapa dari awal tiba di Kuala Lumpur, saya udah berencana nyicipi asam pedas. Trus nyari informasi tempat-tempat yang menyajikan kuliner asam pedas. Tapi karena nyampe di Kuala Lumpur juga udah siang dan perut masih kenyang dengan makanan yang dibagi di Garuda Airlines, makan siang pun mundur.

Silahkan baca : Pengalaman Terbang Bersama Garuda Airlines

Dari Kuala Lumpur saya dan teman-teman ke Melaka terlebih dahulu. Jadi hari pertama itu setelah check in di homestay yang kami pilih sejak di Semarang, sore nya jalan-jalan. Tujuan pertama adalah berburu sunset di Selat Melaka. Nanti rencananya numpang shalat maghrib juga di masjid Selat Melaka.

Silahkan baca cerita traveling di Malaysia : Masjid Selat Melaka

Dari masjid Selat Melaka, kami putuskan untuk jalan-jalan ke kawasan heritage. Sayangnya saat itu malam hari, jadi foto-fotonya kurang maksimal deh. 

Karena dari siang belum makan, kami pun memutuskan untuk mencari tempat makan. Tapi saya ingat kalo hari itu bukan hari Jumat atau Sabtu Minggu. Jadi nggak mungkin pedagang makanan di Jonker Street jualan. Akhirnya setelah mencari tempat makan di situs pencarian Google, muncul nama yang menarik minat kami.


Asam Pedas Lagenda





Wah ini dia jenis kuliner lokal yang ingin kami coba selama di Kuala Lumpur. Ternyata rumah makan Asam Pedas Lagenda ini memang melegenda. Buktinya waktu kami cari kuliner khas asam pedas, yang muncul di awal ya rumah makan ini.

Akhirnya kami memesan Grab menuju rumah makan Asam Pedas Lagenda. Saat itu posisi kami di Tomatos, pertokoan yang letaknya dekat dengan Jonker Street. Sekitar 300 meter lah. Dan tempat makan sekitar situ udah tutup semua. Ya maklum udah jam 9 lebih. Jadi kami keasikan gitu melihat-lihat gedung tua di kawasan Sungai Melaka.

Dari pertokoan Tomatos menuju Asam Pedas Lgenda, tarif Grab adalah 13 RM. Lumayan deh ongkosnya dibagi 6 orang, hahahaa. Ngirit say traveling kalo share cost gini.

Saya pesan minuman Tea O, yaitu teh tarik. FYI, selama di Melaka dan Kuala Lumpur, minuman ini jadi favorit saya. Rasanya beda lah dengan teh tarik instan yang sering dibeli anak-anak. Hahahaaa.



Teh O (teh tarik) panas di rumah makan ini harganya 2.2 RM. Di tempat lain bisa lebih murah atau lebih mahal. Tergantung kebijakan penjual sih. Rasanya hampir sama semua. Ada rasa khas yang bikin kangen. Hikss, saya pun kangen dengan rasanya. Semoga ada kesempatan bisa traveling lagi ke Malaysia.

Restoran yang terletak di Jalan Lagenda itu selalu ramai. Kata pelayan yang mencatat menu pesanan kami, restoran buka pukul 9 pagi dan tutup pukul 10 malam waktu setempat.

Saat saya dan rombongan kesana pukul 9 malam. Meja tidak semua penuh, namun pengunjung cukup banyak. Rata-rata yang datang adalah rombongan bersama keluarga atau teman. Oiya, dari cerita seorang tetangga, katanya warga Malaysia itu suka keluar rumah untuk makan malam. Tetangga ini nginap di rumah kenalannya selama 4 malam.  Dan empat kali pula beliau diajakin kulineran saat malam. 


Malam itu saya sengaja memilih Asam Pedas ayam, kalo Mara memilih asam pedas ikan pari. Harga asam pedas ikan pari adalah 12 RM. Sementara pesanan saya yaitu asam pedas ayam harganya 10.9 RM.


Asam Pedas Lagenda Melaka
Foto sambil nungguin pesanan
diantar oleh pelayan resto

Saya sengaja memilih asam pedas ayam, karena lagi malas makan ikan malam-malam. Ternyata rasanya enak. Daging ayam yang empuk dengan bumbu rempah meresap dari kuah yang pekat. Ada rasa asam, pedas, dan gurih yang menyatu dalam semangkok asam pedas ayam. 

Dengan harga 10.9 RM, saya mendapatkan sepiring nasi putih plus telur asin separo, sambel, dan acar sayur. Dalam mangkok yang tahan lama panasnya, ada kuah dengan isian daun seledri dan Okra. Okra nya masih setengah matang, kriyuk gitu saat bertemu gigi saya. Dan tentu saja ada ayam yang empuk dengan bumbu yang meresap di dagingnya.

Asam pedas ayam
harga 10.9 RM

Menu asam pedas lain ada ikan pari, ikan kakap, ketam, udang, kerang, dan lainnya. Menu yang menjadi kegemaran pelanggan adalah asam pedas ketam (king crab) dan udang karang masak lemak cili padi. Tekstur kuah asam pedas yang pekat dan kemanisan isi ketam menjadikan hidangan bertambah sedap. Nggak heran sih kalo pengunjung yang datang selalu pesan asam pedas. 


Menu Lain di Asam Pedas Lagenda

Selain sajian asam pedas yang rasanya melegenda, saya perhatikan banyak pilihan menu lain. 

Restoran Asam Pedas Lagenda juga menyediakan pelbagai makanan laut segar untuk dipilih pelanggan sebelum dimasak dalam variasi lauk kampung oleh juru masak berpengalaman.

Suami saya, Vita dan juga suaminya pesan nasi goreng. Alasan Vita karena sedang batuk. Kalo pesan asam pedas takutnya batuk nambah parah. Begitu pula suaminya, Annas. Kalo suami emang agak hati-hati mencoba menu baru di lidahnya. Beda kan dengan saya yang suka nyoba menu baru di mana pun berada. Rugi aja kalo nggak merasakan kuliner setempat saat traveling.

Ini menu nasi goreng kampung, ada nasi goreng warna putih dengan telur ceplok matang. Yang khas di Malaysia adalah selalu disajikan sambel karena masakannya kurang pedas untuk ukuran lidah orang Indonesia.


Nasi goreng kampung
harga 8,9 RM
Nasi goreng nya beneran nggak terasa pedas. Jadi yang doyan pedas harus menambahkan sambel yang disajikan di piring bersama pelengkap lalapan seperti timun dan slada.

Rasanya enak juga sih seperti nasi goreng ala lampung kalo di Indonesia. Atau nasi goreng yang dijual di resto yang menyajikan nasi goreng seafood.

Mara dan Vita memilih menu minuman fresh coconut a.k.a kelapa muda yang dibandrol 5.9 RM. Kalo mba Dian cuma pesan french fries. Harga seporsi 5.9 RM. Kentang gorengnya enak, gurih dan masih fresh karena baru digoreng.

Asam Pedas Lagenda
Mara dengan pesanannya kelapa muda,
pesanan mba Dian yaitu kentang goreng

Menu lain bisa kamu lihat dalam daftar menu yang udah saya sisipkan di foto di bawah ini.

Kuliner Asam Pedas di Melaka

Kuliner Asam Pedas di Melaka
asam pedas lagenda melaka

Coba deh kalo kamu berkunjung ke Melaka, bisa memilih makan di Asam Pedas Lagenda. Terletak di jalan Lagenda 3 Melaka, Malaysia. Restonya buka dari jam 11 siang hingga 12 tengah malam waktu Melaka. Asik ya, pantas aja ketika kami tiba di resto sekitar pukul 9 malam, masih banyak pengunjung menikmati sajian makanan di sana.

Menyicipi kuliner lokal asam pedas wajib deh menjadi destinasi kunjungan kamu bila sedang berada di Melaka. Atau mungkin kamu udah pernah nyoba asam pedas di resto ini? Cerita dong kamu pesan asam pedas yang mana? Wassalamualaikum Sahabat.
Reading Time:

Selasa, 04 Juni 2019

Adakah Kemenangan Menyambut Lebaran 1440 H?
Juni 04, 2019 24 Comments
Adakah Kemenangan Menyambut Lebaran 1440 H?


Assalamualaikum Sahabat. Ada rasa sedih manakala hari terakhir ramadhan singgah pagi ini. Ketika mengingat beberapa malam tanpa mengamalkan shalat sunnah. Tanpa perbanyak istighfar dan dzikir untuk menyebut asmaMU, ya Allah. Seakan tidur terlalu erat memeluk kesadaranku. 

Tahun ini kembali saya diuji dengan kesehatan tubuh. Gula darah yang rendah telah berefek pada tubuh yang mudah lelap. 

Malas mengonsumsi karbohidrat bikin tubuh protes. Dan kembali saya harus memaksa diri untuk makan nasi, hikss.

Mengapa orang lain bisa semudah itu meniadakan konsumsi nasi? Sementara saya tak boleh? Ah sudah lah, yang penting membentuk tubuh sehat. Agar tetap bisa beraktivitas seperti hari-hari sebelumnya.

Doa Menyambut Ramadhan Hari Terakhir

Ya Allah, jangan Kau biarkan Ramadhan pergi tanpa meninggalkan kesan keinsafan di dalam hati kami. Jangan biarkan Ramadhan pergi tanpa membawa himpunan amal dan doa kami. Jangan biarkan Ramadhan pergi tanpa islah dan kebaikan terhadap keperibadian kami. Jangan biarkan Ramadhan pergi tanpa Kau ampuni dosa-dosa kami.

Ya Allah, lindungilah semua anggota keluarga kami dari tipu daya dan fitnah dunia. Selamatkan kami dengan Iman dan taqwa. Jadikan kami calon surgaMu. Sempurnakan akhlak kami dan lindungi kami dari godaan syaitan dan hawa nafsu.

Ya Mujibbasailin.
Limpahilah kami dengan sifat2 kebaikan dan terpuji. Jadikan kehidupan kami di dunia ini tenang dan penuh rahmah dan mawaddah.

Ya Allah, sempatkanlah kami bertemu lagi dengan Ramadhan Al Mubarak yang akan datang. Ya Allah, jangan lah Kau jadikan ramadhan yang terakhir buat kami, temukanlah kami dengan Ramadhan tahun-tahun berikutnya.

Tapi, Andai ini Ramadhan terakhir buat kami, jadikankanlah puasa kami sebagai puasa yang Kau rahmati. Jadikanlah ramadhan ini paling berarti, penuh dengan cahaya iman, menerangi kegelapan hati kami menuju ridha serta kasih sayangmu ya Allah. Jadikanlah ramadhan ini sebagai penghapus dosa-dosa kami.

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni. 

Trik Belanja Menyambut Lebaran Masak Opor Tanpa Ribet


Biasanya saya juga menyajikan menu Asem-asem Ayam untuk suami. Tapi sehari sebelumnya saya udah masak menu tersebut untuk buka puasa. Suami abis pulang dari Bogor, setelah sebulan di sana jadi kangen dengan asem-asem buatan saya, hihii.

Dari pagi saya udah ke pasar buat belanja ketupat, bahan opor dan sambel goreng. Meski sehari sebelumnya udah nitip belanjaan dulu ke ibu penjual sayur langganan. Ada maksudnya sih agar pagi ini saya nggak perlu berlama-lama di pasar. 

Menyambut Lebaran

Alhamdulillah trik ini berhasil. Pengunjung pasar pagi ini padat. Saya aja cuma butuh beli bumbu dapur seperti kunyit, jahe, sere, dan lainnya. Tapi butuh usaha yang kuat untuk menyelinap di antara tubuh pengunjung pasar. Oksigen rasanya menipis seiring bertambahnya orang yang memasuki area di dalam pasar.

Saya cuma 15 menit di pasar, beli bumbu dapur dan ketupat serta lontong. Keperluan dapur lainnya udah siap di rumah. Ayam juga udah direbus dan menanti ditambahkan santan dan bumbu opor. Cabe rajang udah digoreng tanpa minyak dan menanti juga dimasak bareng santan dan bumbu lainnya.

Menyambut Lebaran Masak Opor Sambel Goreng

Saatnya masak opor ayam dan sambel goreng dengan praktis. Semua bumbu untuk opor kecuali rempah macam serai, lengkuas, daun salam, daun jeruk, dihaluskan dengan blender. Cara praktis untuk memudahkan langkah masak dengan ukuran banyak.

Resep Opor Ayam udah pernah saya tulis. Silahkan baca :

Resep Opor Ayam

Begitu pula masak sambel goreng, bumbunya cukup diiris tipis. Kemudian ditumis bareng cabe rajang yang udah ditumis sebelumnya agar tidak pedas nantinya. 

Begitu udah masuk semua bahan, tinggal menanti matang. Saya menggunakan api kecil agar bumbu meresap dan bahan seperti ayam, telur, dan bahan lainnya tidak hancur.

Sajian opor, sambel goreng, dan ketupat serta lontong udah siap. Saatnya menanti waktu berbuka bersama keluarga. 

Menyambut Lebaran

Semoga kemenangan yang sejati, mengurangi hawa nafsu lahir dan batin menghantarkan kita pada hari-hari yang lebih berkah. Sajian opor, sambel goreng dan ketupat atau lontong cukup menjadi teman membatalkan puasa terakhir Ramadhan 1440 H. Wassalamualaikum Sahabat.
Reading Time:

Senin, 03 Juni 2019

Doa Dan Harapan Tahun 2020
Juni 03, 2019 13 Comments

Doa Dan Harapan Tahun 2020


Assalamualaikum Sahabat, Adakah yang punya doa dan harapan untuk tahun 2020? Mengapa sih berpikir panjang untuk tahun depan? Bukan kah tahun 2019 masih separoh jalan? Yuk baca aja artikel ini, semoga menginspirasi.

Saya selalu berharap bahwa tahun 2020 ada beberapa cita-cita yang bakal terwujud. Cita-cita yang juga menjadi harapan dari keluarga ibu mertua. Bersama dengan kakak dan adik ipar, juga keponakan. 

Ada juga harapan sederhana saya yang tidak sesederhana dalam angan. Seperti bisa lebih sehat dengan kondisi usia saya udah mencapai 50 tahun, dan akan menjadi 51 pada tahun 2019 ini.

Doa Saya Untuk Keluarga

Setiap manusia pasti akan selalu memohon doa kebaikan untuk keluarganya. Begitu pula dengan saya yang ingin mendoakan hal baik untuk keluarga saya, keluarga besar, dan keluarga suami.

Yang terutama adalah doa agar keluarga kami dapat lebih sehat lagi. Tentunya dengan menjaga pola makan yang sehat. Meski menjaga pola makan udah kami lakukan selama 10 tahun ini. Tapi kecolongan juga saat suami kena serangan jantung. 

Cerita tentang suami kena serangan jantung, udah saya tulis di blog ini.


Intinya orang kena serangan jantung itu bukan semata karena ngawur dengan pilihan makan. Bisa aja karena kelelahan, konsumi kopi bagi orang yang udah punya riwayat sakit lambung, dan lainnya.

Harapan Saya Untuk Keluarga

Selain berdoa mohon kesehatan untuk kami sekeluarga, teramat khusus untuk suami yang udah pasang ring di jantung. Ada juga harapan untuk keluarga saya. 

Ibu, anak, mantu,
cucu, dan buyut
Harapan ini sebenarnya juga milik suami dan keluarga besarnya. Ada harapan saat kakak ipar dan adik ipar saya yang umroh tahun 2018 lalu. Mereka berdoa ingin bisa berangkat umroh sekelurarga besar Bani Suhada. 

Harapan yang juga menjadi doa-doa kami semua, saat ini masih dalam rajutan mimpi. Namun mimpi ini ingin kami wujudkan menjadi nyata. 

Rencananya tahun 2020, namun kayaknya mundur karena tahun ini berbarengan ada yang umroh. Jadi harus mundur lagi pada tahun 2021.

Tapi khusus saya dan suami tetap ingin bisa umroh tahun 2020 nanti. Kalo belum bisa sama anak-anak, ya kami berdua dahulu. Impian ingin ibadah seperti saat berangkat haji tahun 2014 menjadi rindu yang mengendap.


Harapan Saya dan Suami


Ah iya, tahun ini pula saya dan suami udah genap 25 tahun menikah. Tepatnya tanggal 4 Juni 2019, 25 tahun yang lalu saya dan suami mengucap janji di hadapan Allah. 

Teman SMP yang jadi teman berumah tangga. Tapi jangan salah loh, kami nggak pernah pacaran saat SMP. Boro-boro pacaran, ngobrol aja nggak pernah. 

Jadi ketemu lagi itu saat udah sama-sama dewasa. Saya masih kuliah dan suami udah kerja. Jadi enggak kenal namanya cinta monyet bareng suami, hihiii.

Oiya, anniversary tahun ini ggak ada perayaan khusus. Apalagi barengan dengan puasa hari terakhir dan rempong dengan persiapan masak untuk lebaran. Meski aslinya masak opor dan sambel goreng itu sederhana. Karena semua bumbu opor tinggal diblender. 

Tapi aslinya juga kami terlupa dan baru ingat besoknya pas hari lebaran, abis bermaaf-maafan. Qiqiqiii. Sungguh anniversary yang lucu. Sama-sama lupa dan nggak siapin kado khusus kayak tahun sebelumnya.

Namun doa kami sebenarnya sama setiap harinya, usai shalat. Yaitu meminta Allah azza wa jalla memanjangkan usia dalam kesehatan dan menua bersama.

Harapan Saya Untuk Anak-Anak

Si sulung udah kerja tahun ini, meski belum lulus S1. Dia sedang jenuh mengerjakan skripsi. 

Banyak pihak yang menyesalkan ikhtiar si sulung mengalihkan kejenuhannya dengan bekerja. Karena kalo udah kenal duit, katanya malas menyelesaikan skripsi. 

Sebagai ibu, saya nggak ingin memaksakan kehendak. Meski ada harapan dan doa yang selalu saya haturkan agar si sulung meringankan hati untuk juga mengerjakan skripsi.

Itu aja sih doa dan harapan saya untuk seluruh keluarga. Meski terlihat sedikit namun aslinya banyak juga ketika dilantunkan dalam doa seusai shalat. Semoga Allah azza wa jalla mengijabah doa kami. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Minggu, 02 Juni 2019

Momen Terbaik Ramadhan 1440 H
Juni 02, 2019 12 Comments

Momen Terbaik Ramadhan 1440 H


Assalamualaikum Sahabat. Ramadhan tahun 2019 ini begitu banyak kisah yang patut menjadi kenangan. Setiap kisah juga memiliki hikmah yang begitu mempengaruhi kehidupan saya dan keluarga. Dan ada juga momen terbaik ramadhan 1440  H yang bakal saya ceritakan untuk kamu.

Kisah momen terbaik ramadhan 1440 H adalah :

- Mengalami Lagi Momen LDR Yang Bikin Baper

Rindu pada pasangan itu memang berat. Pantas aja Dilan nggak kuat ya. Saya udah sering loh mengalami LDR selama pernikahan. Meski waktunya enggak terus menerus. Namun ada waktu tertentu dalam beberapa periode yang ada aja kejadian saya dan suami mesti LDR.

Trus LDR malah jadi momen terbaik? Nggak salah nih, bukannya bakal jadi momen sebaliknya?

LDR bagi saya udah biasa karena ini salah satu peristiwa yang mesti saya alami dalam sebuah pernikahan. Kan nggak mungkin saya meminta suami menolak pekerjaan di luar kota. Namanya menolak rejeki. Saya justru menganggap LDR sebagai momen terbaik karena dengan begitu bakal ada momen kangen-kangenan, wkwkwkkk.

Kali ini saya dan suami LDR karena dia ada proyek renovasi rumah di Bogor. Saya beberapa kali ikut kesana dan tinggal selama beberapa hari. Namun tetep aja puncak kangen saya adalah selama bulan ramadhan ini. 

Solusinya ya kami sering chat di WA atau video call, atau nelpon. Pokoknya sambungan telpon atau sosmed mampu menghempaskan sejenak rindu yang berat ini. Beruntung LDR jaman now, semua obrolan bisa ngirit karena bantuan teknologi internet. Video call, chat di WhatsApp, tapi sering juga nelpon kalo jaringan sedang lemot.

Ya intinya LDR kali ini malah kayak pacaran. Karena anak-anak udah besar, nggak ada yang ngganggu kalo lagi nelpon. Beda ya waktu mereka masih balita, kalo lagi nelpon sering berebutan dengan anak-anak. Belum lagi jaman dulu baru bisanya nelpon atau sms aja. Nggak bisa lihat wajah si penelepon. Sekarang sih enak, video call aja gratis asal smartphone ada fasilitas internet.


- Berdua Dengan Si Bungsu Menjalani Ibadah Ramadhan

Ya akhirnya hanya berdua dengan si bungsu di rumah selama ramadhan. Kami jadi kayak teman, kadang juga musuhan kayak nggoda gitu sama saya.

Tapi seringnya sih si bungsu bantuin pekerjaan rumah yang selama ini selalu dilakukan oleh babe atau kakaknya. Masya Allah, semoga si bungsu terwujud impiannya menjadi ahli design grafis.

Senangnya si bungsu ini tergolong gampang soal makan sahur dan buka puasa. Dari kecil emang gak pernah pilih-pilih makanan. Apa aja doyan. Jadi saya masak yang praktis aja, seringnya sih tumis segala macam. 


- Momen Terbaik Bersama Sahabat Blogger


Beberapa kali saya mengikuti buka puasa bersama sahabat blogger yang selama ini menjadi bagian perjalanan saya sebgai blogger.

Termasuk launching buku Semarang Cullinary  yang penulisnya adalah mba Ika Puspita dan teman-teman blogger. Nia Nurdiansyah sebagai konseptor buku yang sudah digagas hampir setahun lalu.

Rencana saya bakal bikin review nya, nanti ya dalam post artikel berikutnya. Semoga segera pada bulan Juni ini.



- Menjadi Bagian Panitia Halal Bihalal Sekolah

Yah ini sih tugas sosial yang menjadi hobi suami sebenarnya. Karena aslinya saya kurang suka. Tapi demi melakukan tugas sosial ini karena suami sedang sibuk kerja di luar kota, saya tetap ikhlas kok menjalaninya.

Ada 2 kepanitiaan yang ada nama saya dan suami. Keduanya adalah halal bihalal angkatan 1983 SMP negeri 10 Semarang. Yang kedua adalah kelas 3 B di sekolah yang sama.

FYI, saya dan suami memang satu kelas waktu kelas 3 SMP dulu. Tapi kami nggak pacaran sejak SMP loh. Justru jaman dulu malah kami nggak pernah ngobrol. Ketemu lagi justru udah sama-sama dewasa.

- Menjadi Pengurus Takjil Masjid

Setiap tahun lingkungan perumahan saya selalu membagi tugas takjil pada ibu-ibu PKK RW. Setiap kepala keluarga juga mendapat jatah menyediakan makanan untuk takjil.

Saya juga kebagian menyediakan makanan dan bertugas menata di piring-piring di masjid. Senang sih jadi nostalgia jaman masih kuliah dulu.

Sebenarnya bukan saya saja yang bertugas sebagai penata takjil di Masjid Al Ikhlas Tlogosari Kulon RW 3. Ada dua ibu dari masing-masing RT bertugas tiap harinya di masjid. Biasanya jelang pukul 16.30 wib yang bertugas sudah siap di masjid. Tugasnya adalah menerima takjil dari warga yang mendapat jatah menyiapkan hari itu. Kemudian setelah terkumpul takjil sebanyak 50%, mulai lah kami menata di piring-piring yang sudah disiapkan oleh penjaga masjid. Seperti itu deh tugas penata takjil yang udah berjalan selama belasan tahun ini.


- Berkah Blogging

Alhamdulilah ramadhan tahun ini, banyak menerima job sebagai blogger atau buzzer  di sosial media.

Lumayan kan jadi punya THR atau tambahan untuk tabungan. Ngeblog kalo jadi profesi dan serius menjalankan nya tentu menuai hasil yang menyenangkan. Enggak hanya dari segi materi, tapi tentunya juga nambah pertemanan. Terutama kalo rajin ikut Blogwalking, nambah info beragam, baik tentang produk salah satu brand atau pun informasi lainnya. 


Itu aja sih momen terbaik ramadhan 1440 H. Saya masih ingin bertemu ramadhan tahun 1441 H. Semoga Allah azza wa jalla mengijabahi doa saya, aamiin yaa Rabbal A'lamiin. Wassalamualaikum.
Reading Time: