7 Pesan WHO Tentang Tindakan Preventif Agar Terhindar Covid-19 - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Kamis, 23 April 2020

7 Pesan WHO Tentang Tindakan Preventif Agar Terhindar Covid-19

7 Pesan WHO Agar Terhindar Covid-19


Assalamualaikum Sahabat. Sudah saatnya nggak perlu banyak bertanya ya kabar kalian setelah sebulan lebih stay at home. Ntar malah bosen ditanya mulu dari berbagai sumber, hahahaa. Saya sendiri juga masih sering ditanya, dari grup WA pastinya. Udah bosen di rumah terus?


Jawaban saya sih belum boseeen!

Ya karena saya aslinya kan orang rumahan. Resign tahun 2015 itu udah ditunggu selama 10 tahun lebih. Jadi ketika akhirnya diijinkan resign ama pakbos di tempat kerja, saya segera sujud syukur, shalat sunnah juga. Alhamdulillah banget pokoknya bisa di rumah aja.

Kegiatan saya setelah resign selain ngurus rumah dan keluarga, sesekali ikut paksuami keluar kota urus kerjaan. Saya bagian seneng-senang kalo urusan kerja suami beres. Seperti mampir jalan-jalan ke tempat menarik di kota yang dituju dan kulineran tentunya.

Jadi ketika akhirnya ada covid-19, saya enjoy aja disuruh di rumah aja. Apalagi sebagai blogger kan bisa kerja di mana aja sepanjang ada paket internetan. Dan di rumah tuh paket internetnya luber-luber karena pakai indihome yang kapasitasnya 20 mbps. Bahagia pokoknya, bisa digunakan ngeblog lancar, nonton youtube tanpa lemot, apalagi download film favorit juga tanpa kendala.

Namun ada juga sedihnya dengan pandemi ini, karena nggak bisa lagi silaturahmi. Suami dan saya tuh hobi silaturahmi ke rumah keluarga, teman, atau tetangga di rumah lama. Bahkan ke rumah mertua aja saya udah nggak boleh karena kasihan Ibu ntar kenapa-napa.

Alasannya karena suami dan si sulung masih bertemu dengan beberapa orang di tempat kerja, di toko bangunan, atau di jalan. Suami masih bekerja menyelesaikan renovasi rumah milik klien. Karena mengemban amanah ini dan sebelum lebaran juga diharapkan udah bisa ditempati. Karena itu saya selalu menyiapkan masker dan hand sanitizer untuk mereka berdua.

Saya mengikuti anjuran WHO tentang tindakan preventif agar terhindar dari Covid-19. Saya tuliskan di bawah ini :

1. Cuci Tangan Dengan Benar

Jaga kebersihan tubuh, seperti mencuci tangan dengan benar apabila akan menyentuh wajah. Juga cuci tangan usai menggunakan toilet, sebelum makan, sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan, setelah memegang hewan, setiap kali tangan kotor dan ketika merawat orang yang sedang sakit.


Cara mencuci tangan adalah dengan menggunakan air dan sabun. Lakukan dengan langkah yang benar, selama 20 detik. Apabila keluar rumah, siapkan selalu dan bawa hand sanitizer.

3. Jangan Lupa Jaga Jarak

Agar tidak kena virus Covid-19, yang bisa dilakukan adalah dengan jaga jarak dengan orang di sekitar kalian.  Minimal pertahankan jarak setidaknya sejauh 3 meter, dengan orang lain yang sedang berdiri atau duduk di satu ruangan.

4. Hindari Menyentuh mata, hidung, dan mulut

Penularan virus Covid-19 melalui tangan yang menyentuh mata, hidung, dan mulut. Dan tangan tadi sudah terkontaminasi oleh virus sebelumnya. Misalkan dari berjabat tangan dengan orang yang positif covid-19. Atau sebelumnya sempat menyentuh permukaan benda yang disentuh oleh penderita covid-19.

Jika kalian melihat orang batuk atau bersin, palingkan kepala atau seluruh tubuh dari orang itu. Gunakan masker ketika sedang keluar rumah.



5. Ketika Merasa Demam, Cari bantuan medis

Apabila kalian merasa demam, batuk, susah bernafas, segera meminta bantuan medis. Karena bisa saja penyebabnya adalah infeksi saluran pernapasan atau kondisi lainnya yang serius. Terutama bila kalian baru saja bertemu atau berkunjung di satu daerah terdampak covid.

6. Hindari makan daging mentah atau setengah matang

Salah satu cara agar terhindar dari covid-19 adalah jangan mengonsumsi daging mentah atau setengah matang.

7. Lakukan Gaya Hidup Sehat

Ada yang menyarankan untuk mengonsumsi air hangat, buah-buahan dan sayur dibandingkan vitamin. Makan yang sesuai kebutuhan tubuh, rutin lakukan olah raga di rumah aja, serta tidur minimal 7 jam. Yang paling utama adalah batasi membaca berita tentang covid, saring dan pilih yang memiliki sumber kredibel.

Tak ada pengobatan khusus pada mereka yang kena virus covid. Kebanyakan hanya diminta untuk istirahat, minum obat yang disarankan tenaga medis, jaga nutrisi yang cukup, dan karantina mandiri.

Semoga kita semua senantiasa sehat dan bisa bekerja dari rumah. Wassalamualaikum sahabat.

Materi :
website world health organization

24 komentar:

  1. Perubahan gaya hidup sehat menurutku memang penting banget. Termasuk menghindari stres ya mba. Dan memang harus kita lakukan upaya preventif ini

    BalasHapus
  2. Aamiin..

    PLis ga usah nanya lagi jugaa yaa,
    Aku beloooom Bosaaaan wkwkwkwk

    Masih betah dirumah, dengan segala oprak oprek ini itu.
    Yang penting kita membatasi berita2 covid ya Mba, hanya dari yang terpercaya saja.

    BalasHapus
  3. Gara-gara covid 19 aku jadi parnoan mba. Soalnya jadi sering cuci tangan apalagi kalau abis belanja dari luar beli stok makanan seminggu. Jadi aja tangan aku perih gara-gara terlalu sering cuci tangan. Berawal dari parnoan jdi aku berlebihan ��

    BalasHapus
  4. amiin, semoga kita semua sehat2 ya mbak.
    Harus betul2 jaga kesehatan nih saat2 sekarang ini. Aku belanja sayur di mlijo aja pakai masker sekarang. Tapi masih banyak loh yang belum pake. Aku beli elpiji dan aqua galon, bapaknya yg anter ke rumah pada gak pake masker semua, mana naruh barangnya kan harus masuk rumah.

    BalasHapus
  5. Saya nggak bosan mbak, untung di rumah suasananya nyaman, jadi betah deh.

    No 2 nya kok nggak ada mbak, 1 langsung lompat ke 3

    BalasHapus
  6. Sy juga aslinya berjiwa rumahan mba... Jd klo ditanya bosen enggak juga sih krn aku mmg suka di rumah
    Cuma krn loading tanggung jawab di rumah makin banyak lumayan bikin stress juga sih klo pas ga terima aje..

    BalasHapus
  7. Semoga saja di keluarga kita tak ada yang terpapar virus ini ya mba. Menjalankan 7 kebiasaan baik sesuai pesan WHO tadi diharapkan bisa menjauhkan si corona dari diri kita.

    BalasHapus
  8. AKu tuh keluar rumah kalau penting2 amat. Belanja ke warung sayuran bisa sekali atau dua kali seminggu. Trus belakangan ini sering ke rumah sakit karena aku mesti fisioterapi sakit tulang punggung bawah dan anakku sakit chikungunya hiks :( Pastinya kudu pakai masker ya jangan sampai ga dan berdoa kepada Allah SWT supaya aku sekeluarga senaniasa dilindungi-Nya aamiin. Ga lupa sering mencuci tangan berulang2 juga ga apa2 ga bosan kok hehehe :D

    BalasHapus
  9. Padahal kalau makan steak, saya suka yang medium rare daripada well done. Tapi, kalau pandemi begini, menghindari dulu

    BalasHapus
  10. Toss! Aku juga dasarnya orang rumahan, sih. Jadi lebih banyak di rumah bukan sesuatu yang momok banget buatku. Terima kasih ya, udah diingatkan langkah2 ini

    BalasHapus
  11. Selama pandemi ini jadi jarang ngelalap, padahal biasanya ajeg setiap hari. Bukan apa-apa, taut kurang higienis aja. Kalau pas beneran pengin biasanya aku cuci pakai air matang, rendem dulu agak lama dan gonta-ganti air. Tapi kalau enggak ya kukus aja wis, daripada gak yakin. Nah soal konsumsi vitamin aku juga udah lebih banyak ke sayur buah aja. Nyari vitamin susah dan bosen juga keseringan minum.

    BalasHapus
  12. Semenjak adanya pandemi ini jadi semakin aware sama kesehatan dan kebersihan. Lebih sering cuci tangan, pokoknya jadi lebih bawel lagi deh soal kebersihan. Sekarang lagi senang beli masker kain, apalagi kalau motifnya lucu-lucu gitu. Setiap habis belanja online begitu sampai saja di rumah aku semprotin pakai disinfektan.

    BalasHapus
  13. Pokoknya pandemi corona ini emang bikin kita terus aware sama kesehatan diri ya mb dari cuci tangan, asupan makanan hingga olahraga semoga kita semua sehat selalu ya mba

    BalasHapus
  14. Tiap baca postingan tentang covid-19, daku auto sedih, rasanya sudah kangen banget dengan keadaan yang normal, berharap segera membaik.
    Tapi di satu sisi senang karena sekarang semuanya peduli dengan kesehatan.

    BalasHapus
  15. Alhamdullillah kebetulan "orang rumahan"
    Jadi aktivitas harian tak ada yang berubah signifikan.

    Santai kayak di pantai.
    Alhamdullillah.

    BalasHapus
  16. Mungkin salah satu yg ngak terlalu terdampak dgn psbb tu org 'rumahan' ya mak hehe... Maksudnya orang yg sehari-harinya lebih banyak kerja di rumah.
    Alhamdulillah smua tetap disyukuri dan tdk lupa ikuti aturan pemerintah.

    BalasHapus
  17. Semoga sehat selalu kita ya Mbak. Setuju menurut pada himbauan pengambil kebijakan untuk mencegah penyebaran mesti dilakukan. Seperti tindakan preventif yang disebutkan di sini. Semoga segera berlalu pandemi ini

    BalasHapus
  18. Aku juga nggak bosan di rumah aja. Pokoknya apapun masalahnya, ambil hikmah aja deh. Jadi jalaninnya nggak pake berat dan ngeluh mulu gitu.

    BalasHapus
  19. Bener banget mbak aku juga sebenernya udah lama bosan juga dirumah tapi ini untuk kebaikan kita semua ya mbak..

    BalasHapus
  20. Saat keluar rumah, beneran deh berasa mau tempur. Yang penting jaga jarak dan pake masker ya mba.

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah buka puasa dan sahur pun sudah sering minum air hangat. Sudah nggak sanggup lagi minum air es. Badan langsung bereaksi agak greges gimana gitu. Untuk sayur kadang sehari ada saja dalam menu.

    BalasHapus
  22. Suami kak Wati profesinya arsitek?
    Alhamdulillah, meski belum banyak yang aawre dengan Covid-19 ini, semoga sosialisasi yang dilakukan melalui literasi bisa dibaca banyak masyarakat.

    BalasHapus
  23. Harus disounding ke masyarakat ya mba. Alhamdullilah tahun ini buka puasa di rymah sudah gak es es atau sirup. Teh hangat aja, biar tenggorokan enak

    BalasHapus
  24. Suamiku juga tidak WFH Mbak, tiap hari masih bertemu orang-orang. Tapi kalau kita sudah melakukan prosedur kesehatan seperti anjuran WHO insya Allah aman yaa.

    BalasHapus