Lima Buku Favorit Ini Sama kah Dengan Milik Kalian? - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Thursday, 29 November 2018

Lima Buku Favorit Ini Sama kah Dengan Milik Kalian?


Buku Favorit

Assalamualaikum Sahabat. Lima Buku Favorit yang aku tuliskan ini bisa aja berubah dalam periode tertentu. 

Ya namanya juga bacaan, kalo ada yang baru aku baca lagi, bisa aja berubah. Apalagi masih ada dua tumpukan buku di kamar yang belum sempat aku baca. Hihiii. 

Yuk kepoin kelima buku favorit aku saat ini :


1. Confession - John Grisham



Sebenarnya novel John Grisham yang saya koleksi hampir semuanya yang udah diterjemahkan bahasa Indonesia. Saya suka baca karya penulis yang juga mantan pengacara ini, karena gaya bahasa dan ide ceritanya yang khas. Mengambil tema serupa yaitu kasus hukum dengan segala perniknya. Namun tak membuat pusing pembacanya dengan istilah hukum yang rumit. Justru pembaca belajar istilah dan seluk beluk hukum dengan cara mudah.

Novel Confession ini diawali dengan catatan persidangan tokoh utama yang sering melanggar hukum. Travis Boyette membawa dua pengakuan hebat pada pendeta Keith Schroeder. Travis sedang sekarang karena penyakit tumor otak yang diidapnya. Dan ia tak ingin meninggal membawa kisah kejahatannya tanpa seorang pun yang tahu.

Peristiwa pembunuhan seorang gadis pemandu sorak, Nicole Yarber. Di sisi kota lainnya, seorang pemuda tak bersalah yang bernama Donte Drumm tengah menanti proses hukuman mati.

Penangkapan yang tak berdasarkan bukti fisik dan menimpa seorang pemuda yang bersikap baik di lingkungannya itu menorehkan luka hati kenalannya. 

Grisham sangat piawai menggambarkan sisi hati seorang penjahat dengan sangat natural. Tak ada penghakiman, namun dibidik dari sudut pandang rasa bersalah sang tokoh.

Kisah tragis ini ditutup dengan proses hukuman mati yang tetap dilaksanakan. Dontē Drumm dinyatakan benar-benar meninggal diusia 27 tahun. Tragis dan menyedihkan untuk sebuah kisah hidup seseorang.


2. Rindu - Tere Liye

Aku udah pernah nulis review buku karya penulis fenomenal ini. Namun karena Rindu masih memegang posisi pertama buku favorit yang pernah aku baca, jadi aku sisipkan di artikel ini.

Yuk baca detil review-nya dalam artikel ini :

Review buku : Rindu, Karya Tere Liye 



Kalo kalian udah baca review yang pernah aku tulis, pasti maklum  kan buku Rindu masih jadi favorit.

Buku yang mengisahkan perjalanan beberapa orang menuju cita-cita mereka untuk menunaikan ibadah haji. 

Uniknya kisah haji dalam buku ini dibidik dari sudut pandang yang beda dengan lainnya. 

Cerita perjalanan menuju tanah suci ini mengambil setting waktu puluhan tahun lalu. Berangkat pun dengan menggunakan kapal yang bernama BLITAR HOLLAND. 

Buku Rindu Juga menceritakan tentang lima pertanyaan yang dibawa oleh lima penumpang kapal, yang akan mengantarkan mereka menuju tanah suci. Pertanyaan yang kadang tidak memiliki jawaban.

Jangan Lari Dari Masa Lalu

"Apakah Allah akan menerima haji seorang pelacur? Hanya Allah yang tahu. Kita hanya bisa berharap dan takut. Senantiasa berharap atas ampunannya. Selalu takut atas azabnya. Belajarlah dari riwayat itu. Selalulah berbuat baik, Upe. Selalu. Maka semoga besok lusa, ada satu perbuatan baikmu yang menjadi sebab kau diampuni. Mengajar anak-anak mengaji misalnya, boleh jadi itu adalah sebabnya."

Kekeliruan mendasar yang dilakukan orang-orang saat menghadapi kenyataan hidupnya adalah, masa lalunya yang pedih. Namun tak mungkin lari dari kenyataan. Tak mungkin bisa menghindar. a

Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdamai dengan menerima masa lalu, dan tak perlu dilawan atau dilupakan. Karena itu sudah menjadi bagian hidup diri kita.

3. My Sister's Keeper






Sebuah cerita tentang seorang anak di bawah umur yang berhadapan dengan hukum melawan orang tuanya. Tentunya satu kondisi yang tidak biasa. Terlebih kisah ini menuturkan tentang kisah klasik seorang anak yang melawan penyakit.

Ibunya, Sara Fitzgerald, pun tak habis pikir tentang masalah yang ditimbulkan putri bungsunya itu. Dia merasa sudah memperlakukan anak-anaknya secra adil. Bahwa Kate butuh lebih banyak perhatian karena dia sakit. 
Berbeda dengan Brian, sang ayah, yang menganggap bahwa sikap Anna menunjukkan bahwa mereka sebagai orang tua belum memberi perhatian yang cukup kepadanya. Fakta bahwa si sulung, Jesse, sering membuat masalah, juga menyadarkannya.

Buku ini disusun dengan sudut pandang orang yang bervariasi. Meski begitu nggak sulit bagi kalian untuk membacanya dan memahaminya.
Sejak awal saya udah berada di pihak Anna, putri yang diminta keikhlasannya mendonasikan satu anggota tubuhnya untuk saudaranya. Di sisi lain sebagai ibu, saya pun menyadari sikap Sara yang mencoba memikirkan kepentingan setiap anaknya.
Dari buku ini saya belajar untuk menjadi seorang ibu yang bisa berempati pada kondisi psikis dan fisik anak-anak yang dilahirkan. Tentang masalah yang akan selalu datang silih berganti ketika seorang anak lahir di dunia.

4. The Class, Kelas 58 oleh Erich Segal


Novel yang mengisahkan lima tokoh anggota kelas 58 di kampus terkenal, Harvard university. Ada Andrew Elliot, Theodore Lambros, Jason Gilbert, George Keller, dan Daniel Rossi.

Ada tragedi, ambisi yang tak terkendali, tawa, juga gairah yang tersembunyi dari kelima anggota klas 58. Semua ini sudah ada sejak mereka masih jadi naga hingga saat ini.

Cerita diawali dengan tulisan Andrew Elliot di jurnal hariannya. Oiya Andrew sangat suka menulis di diary. Andrew nulis tentang ketakutannya menghadapi reuni kelasnya. Dia menganggap, dari seluruh alumni Harvard university, hanya dirinya yang gagal karir dan kehidupan rumah tangganya. 

Andrew yang lahir dari garis bangsawan, dengan warisan kesuksesan keluarga nya, merasa terbebani. Leluhur dan keluarga besarnya selalu mengharumkan nama Harvard university dan negara.

Dengan tingkat kepercayaan diri yang rendah, terlebih teman-temannya kebanyakan ambisius. Andrew merupakan pribadi yang baik.  Bahkan dia banyak disukai oleh teman-temannya semasa kuliah. 

Ada juga Jason Gilbert yang terlihat sempurna. Ganteng, gagah, mahir olahraga, cerdas, dan berbakat menjadi pemimpin. 

Tipe anak kebanggaan orang tua manapun pastinya. Namun rupanya dia malu dengan identitas dirinya yang keturunan Yahudi. Orangtuanya mengaku mereka adalah orang Amerika dan beragama Kristen.

Beberapa kisah tokoh novel ini digambarkan sebagai pribadi yang ambisius, namun juga tertekan dengan nama besar universitas nya.

Kehidupan mereka memang terlihat menyenangkan  Namun untuk mencapai kesuksesan itu, hutuh usaha yang kadang mengorbankan kesenangan pribadi.

Novel ini juga menuturkan kisah tentang sikap tolong menolong sesama teman masa kuliah.


5. Mosaic of Haramain

Buku Mosaic ini sebenarnya belum selesai aku baca. Namun jauh sebelum buku ini ada di tangan, aku udah tertarik untuk membacanya.

Kisah tentang haji seseorang itu selalu membangkitkan keingintahuanku untuk mengulik lebih dalam. Bisa aja dalam bentuk tuturan. Namun kalo sampai menuliskan kisah perjalanan haji, rasa penasaranku pasti muncul.

Alasan pertama karena aku tuh sebenarnya pengen banget bisa menuliskan pengalaman berhaji bersama suami tahun 2014 lalu. Alasan kedua karena ingin tahu aja gimana kisah perjalanan haji seseorang. 

Nah apalagi buku ini yang nulis adalah seorang teman penulis yang aku kenal sejak tahun 2011. Memang sih baru kenal di dunia maya waktu itu. Namun ketika punya kesempatan bertemu di Jogja, kami langsung akrab.




Review Buku Mosaic of Haramian :

Kisahnya diawali dengan perjalanan kecil Etyastari Soeharto di sebuah pameran buku. Sebuah kecelakaan motor yang nggak seberapa, telah memantik niatnya untuk mendaftarkan haji.

Kisah haru, sedih, lucu, dan menginspirasi akan kalian temukan dalam buku Mosaic of Haramain. 

Kisah yang mengalir lancar tentang perjuangan penulis memenuhi panggilan rukun Islam kelima. Kisah tentang kesabaran, keikhlasan, keteguhan hati penulis selama masih menunggu antrian, juga selama ibadah di tanah suci.

Tentang kemudahan yang dialami penulis selama di tanah suci. Kisah-kisahnya sangat sayang kalo nggak dituangkan dalam bentuk tulisan. 

Ada sebuah kisah ketika penulis mengalamai kejadiah yang sepertinya tak masuk akal. Cerita tentang penulis yang mengambil video lokasi dari kubah hijau di Masjid Nabawi hingga depan Makam Baqi. 

Pengambilan video yang terputus dan hasilnya yang tak seperti dalam rencananya. Keterkejutan penulis melihat hasil videonya yang membuatnya merasa ditampar secara langsung oleh Allah. 

Kejadian-kejadian tak masuk akal begini kerap dialami para jemaah haji. Tiap orang tidak mengalami hal yang sama. Nah ini lah yang ingin dikisahkan oleh penulis. Karena penulis ingin pembacanya bisa memperoleh hikmah dari buku ini. Dari kisah haji seorang perempuan yang berangkat sendiri dan menemukan banyak peristiwa penting. 

Yang pasti ada sebuath ayat yang menjadi keyakinan setiap muslim ketika memutuskan berhaji :


Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan di Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam

Asli, saya belum baca sampai selesai, namun karena ingin menambahkan Mosaic of Haramin ini ke dalam lima buku favorit. Untuk memenuhi tantangan ngeblog #BPN30dayChallenge hari kesepuluh. Sayang aja kalo buku keren ini nggak saya masukkan dalam list buku favorit.

Ayuk dibeli buku mba Etyastari ini, buku yang menginspirasi. Siapa tahu, ada rejeki yang menular usai membaca kisah perjalanan haji mba Ety. Aamiinkan ya. 

Nah, itu ceritaku tentang kelima buku favorit saat ini. Bisa aja lima bulan ke depan, cerita buku favorit yang aku baca udah berubah lagi. Share yuk buku bacaan favorit kalian. Wassalamualaikum.

30 comments:

  1. Aku jadi pingin baca buku rekom yg ke 5 deh. Kayaknya seru banget

    ReplyDelete
  2. Jadi kenapa hasil videonya? Aku kepo abizzz...mesti cari bukunya kayaknya

    ReplyDelete
  3. aku udah baca yang Rindu doang sebenarnya ber-bab-bab datar aja klimaksnya pas terakhir ya mba, aku juga suka dengan ceritanya di Kapal Bitter Holland lama juga kalau mau naik haji zaman dulu

    ReplyDelete
  4. Wah..kelima nya belum pernah baca mba... Boleh pinjam? Hihi...

    ReplyDelete
  5. Waah...sudah beberapa waktu yang lalu menginginkan buku A mozaic of Haromain.
    Karena salah satu penjual buku langganan aku, seseorang yang dekat dengan penulisnya juga.
    Berasa mengalami sendiri...dan lain sebagainya.
    Membuatku makin penasaraaan....

    ReplyDelete
  6. Sama dengan mba Ade, jadi kepo sama isi videonya...?
    Baidewei, aku jadi terpikir mau bikin artikel buku favorit juga, ne ^^

    ReplyDelete
  7. Belum pernah baca ke semua bukunya hahaha.... Tapi btw penasaran deh sama buku-bukunya John Grisham, boleh pinjam nggak? (bar kui mbuh kapan mocone). Yang My Sister's Keeper itu pernah dijadiin film bukan sih?

    ReplyDelete
  8. Aku cuma pernah baca buku karya kak Tere Liye aja. Yang lain belum. Soalnya aku lebih suka novel-novel atau buku-buku karya penulis Indonesia saja.

    ReplyDelete
  9. John Grisham udah, kalau yg lain malah baru tahu ini, Aku kebanyakan baca harry potter & lord of the rings kayanya hahahaa.

    ReplyDelete
  10. Yang lain belum pernah baca kecuali tere liye hehehe...
    Jadi pengen baca yang sister's keeper itu :D

    ReplyDelete
  11. My Sister's Keeper itu yang akhirnya dijadikan film ya Mbak? Aku blm baca buku2 itu. Lebih suka romcom sih

    ReplyDelete
  12. Buku kelima aku punya. Kenal juga dengan penulisnya. Tapi belum selesai aku baca...pastinya bikin mewek ya, Mbak ��

    ReplyDelete
  13. Ya ampun aku nggak punya salah satu dari lima buku yang mba zebutkan :( . Penasaran mau mencoba membacanyaa

    ReplyDelete
  14. Ada yang sama, 1. Punya Tere Liye. Cuma punyaku sampai sekarang belum aku bacaa. Hahaha. Btw, aku malah jadi penasaran dengan My Sister's Keeper. Pingin bacaa.

    ReplyDelete
  15. Waaahh buku2nya keren2 semua mbaaaak. Buku favoritku belum ada yang sampe segitunya kusuka. Jadi kayaknya aku belum punya buku favorit meski koleksi buku ada banyak, huhuhu. :))

    ReplyDelete
  16. Kalo aku dulu suka baca novel John Grisham. Tapi sekarang udah jarang baca novel. Jadi kangen mau baca lagi novel novel di lemari :)

    ReplyDelete
  17. Beda mva hehe kalau saya lebih suka baca buku novel yang genre komedi, kalau genre romantis dan serius suka juga sih tapi gak terlalu

    ReplyDelete
  18. aku sukanya buku non fiksi, kaya buku2nya Dahlan Iskan mba

    ReplyDelete
  19. Jodi Picoult aku juga punya di rumah mbak & John Grisam. Koleksi buku dirumahku beragam mbak soalnya ada 4 kepala yang sukanay beda-beda

    ReplyDelete
  20. Selain Tere Liye dan Jodi Picoult yang lain baru aku tahu, nah yang pertama ini pengen aku baca soal hukum dan misteri di kemas dalam novel, suka banget aku Genrenya.

    Semangat terus membaca kak ��

    ReplyDelete
  21. Aku belum pernah baca semuanya..tapi aku pengin banget beli bukunya Tere Liye :)

    ReplyDelete
  22. Sama kaya Mak Tuty dari kelima buku diatas aku juga belum pernah baca dan kebanyakan kalaupun baca buku itu kalau ga komik ya novel romantis hehe.

    ReplyDelete
  23. Gak ada yang samaaaa hahaha.
    Kalau aku bacaannku sekarang lbh banyak parenting sedangkan novel lbh suka yang misteri detektif2an gtu mbak hehe

    ReplyDelete
  24. Gk ada yg sama mba, hehe. Tp kalo Tere Liye, aku pernah baca beberapa yg judul lain

    ReplyDelete
  25. Aku juga suka novel Rindunya Tere Liye, semua novel Tere Liye aku suka

    ReplyDelete
  26. Sebagai pengoleksi buku, aku sedih karena belum baca semuanya wkwkwk.. ampun deeh

    ReplyDelete
  27. Mosaic of Haramain wajib ditambahkan ke rak nih kayaknya mba. Biar isinya nggak cuma John Grisham, JK Rowling dan Enid Blyton :))

    ReplyDelete
  28. Aku belum pernah baca lima2nya mba. Tapi kayanya yang no 4 seru ya mba?

    ReplyDelete
  29. aku pengen loh baca novel novel gini, tapi sekarang suka bingung bagi waktunya. aku punya beberapa novel tere liye ini mb.. tapi yang Rindu, belum ada. suka gemes sama yang akhir ceritanya nggantung atau sad ending, hahaha

    ReplyDelete
  30. Aku cuma pernah tau dan baca bukunya Tere Liye doang dari list ini :)

    ReplyDelete