Mendapatkan Dana Pinjaman Untuk Keadaan Darurat - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Monday, 5 November 2018

Mendapatkan Dana Pinjaman Untuk Keadaan Darurat



keuangan

Assalamualaikum. Mendapatkan Dana Pinjaman Untuk Keadaan Darurat? Beberapa orang meyakini, mendapatkan dana pinjaman itu susah kalo nggak ada jaminannya. 

Ya pasti lah, namanya juga memindahkan dana ke pihak ketiga. Tentunya dibutuhkan jaminan entah berupa barang yang berharga atau berupa surat berharga.

Namun sebelum membahas lebih lanjut tentang dana pinjaman untuk keadaan darurat, saya ingin menjelaskan tentang arti keadaan darurat. 

Darurat yang dimaksud bisa saja berupa kebutuhan keuangan yang tiba-tiba muncul karena terjadi sesuatu hal. 

Kebutuhan bayar uang gedung untuk anak sekolah, pasti nggak termasuk di sini. Karena sebagai orang tua, harusnya sudah memiliki dana khusus untuk sekolah anak-anak.

Ah itu kan kamu, Wati. Tegur dari diri sendiri yang ingat kisah sepupu saat kekurangan dana untuk biaya kuliah anak sulungnya. 

Karena tidak setiap orang mampu menyisihkan dana untuk pendidikan anak-anaknya. Jadi bisa saja kondisi keadaan darurat itu untuk membiayai uang gedung anak-anak.

Mungkin beda pula keadaan darurat bagi pengusaha menengah yang mendadak butuh dana untuk menutup biaya modal. Tiba-tiba ada pemesanan produk yang meningkat pesat. Sementara untuk menyediakan dananya, dia tak memiliki jaminan berupa aset yang berharga. Asetnya ya usahanya itu.

Nah, saya punya beberapa tips mendapatkan dana pinjaman untuk keadaan darurat.  

1.  Ambil Tabungan


Dana Pinjaman
pict by pixabay

Ini lah saat tabungan menjadi dana yang bisa diandalkan. Benar itu tabungan kita sendiri. Namun bisa dijadikan dana pinjaman untuk keadaan darurat. Maksudnya adalah ketika suatu hari kita sudah memperoleh dana dari penghasilan yang agak berlebih, bisa loh dananya dikembalikan ke tabungan yang kita pinjam.

2. Pinjaman pada Orang Terdekat

Sebenarnya kalo selama ini kita saling mengulurkan tangan pada saudara atau teman. Bukan hal sulit juga ketika kita butuh bantuan, meminta pinjaman pada mereka. 

Bicara saja terus terang dan jangan merasa gengsi karena membutuhkan dana pinjaman. Mereka tak akan menolong kalo tidak mengetahui bahwa kalian butuh pinjaman. Tapi ingat ya jangan meminjam pada teman yang profesinya adalah rentenir. Bukannya menolong malah menjerumuskan kalian ke dalam jerat riba.

3. Pinjaman Karyawan

Nah, kalo kamu adalah karyawan sebuah perusahaan, biasanya ada dana pinjaman yang bisa diajukan. Tentunya masing-masing perusahaan memiliki kebijakan tentang dana pinjaman karyawan ini. Seperti misalnya karyawan dengan masa kerja berapa tahun yang boleh mendapatkan dana pinjaman.

4. Menjual Simpanan Perhiasan


Dana Pinjaman
pict by pixabay
Hmmm, perempuan seringnya berat untuk menjual simpanan perhiasannya. Namun kalo sudah berhadapan dengan keadaan darurat, kita sih ikhlas aja deh melepas simpanan perhiasan yang ada di lemari. Nanti juga bisa beli lagi kalo udah ada duitnya. Ye kaaan?!

5. Menjual Aset Yang Tidak Digunakan

Menjual aset apa sih yang tidak digunakan? Namanya aset pasti lah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ada loh aset yang tidak digunakan. Contohnya adalah kendaraan bermotor. Bisa kan ya kalian punya dua kendaraan bermotor. Mungkin yang satu dibeli karena yang lama sudah tidak nyaman digunakan. Jadinya punya dua kendaraan. Nah, yang tidak digunakan ini bisa loh dijual untuk mendapatkan dana segar.

Dana Pinjaman

Saya baru mendapatkan lima solusi tips untuk mendapatkan dana pinjaman. Mungkin kalian bisa menambahkannya, siapa tahu ada ide kreatif yang bisa di share di kolom komentar.

Nah, kalo mendengar kata dana pinjaman tentunya banyak yang menganggap dengan konotasi negatif. 

Memang sih pinjaman identik dengan adanya membayar pokok dan menambah biaya jasa yang sering juga disebut bunga.

Banyak yang menganggap pinjaman ke lembaga keuangan itu tidak dianjurkan. Namun tetap saja banyak yang membutuhkan. 

Agar tidak kebingungan ketika ada keadaan darurat dan butuh uang dalam waktu cepat. Saya punya tips agar keadaan darurat tak bikin kalian pusing kepala.

1. Siapkan Dana Darurat

Saya pernah memiliki pengalaman yang tak mengenakkan saat awal bekerja. Karena senang bisa memiliki uang sendiri, saya suka traktir sepupu dan tetangga tiap abis gajian.

Tentunya saya jadi lupa diri hingga tak punya tabungan. Satu ketika saya ingin resign karena sudah tidak nyaman bekerja. Namun tentu saja saya tidak bisa melakukannya karena menyadari tidak punya dana simpanan. Saya yang sudah membiayai adik bungsu kuliah, nggak mungkin meninggalkan kewajiban itu dengan mengambil keputusan tanpa memiliki jaring pengaman.

Jadi siapkan dana darurat minimal enam kali gaji bulanan, agar ketika ingin resign atau mendadak kena PHK, kamu tidak bingung.

2. Have a Side Job


Bukan hal buruk kok punya side job atau pekerjaan sampingan. Tentunya pekerjaan sampingan ini tidak mengganggu jam kerja dan konsentrasi pekerjaan utama.

Beberapa side job yang bisa kamu pilih adalah menjadi penulis freelance, jualan online, ubah hobi jadi duit, dan banyak lagi lainnya.

3. Atur Keuangan Dengan Cermat


Dana Pinjaman

Nggak ingin berada di kondisi darurat keuangan? Gampang sih sebenarnya. Kamu bisa melakukan pengaturan keuangan secara cermat. Gunakan uang untuk kebutuhan saja dan menyisihkannya untuk tabungan. Bedakan pula tabungan dengan beberapa macam. Ada tabungan jangka panjang, tabungan untuk dana darurat, dan tabungan untuk membeli kebutuhan yang membutuhkan dana besar.

4. Jangan Biasakan Meminjam Bila Tidak Penting 

Yup, kebiasaan masyarakat kita adalah mudah meminjam dana untuk memenuhi keinginannya. Bukan untuk memenuhi kebutuhan utama. Boleh kok meminjam dana untuk hal yang produktif. Seperti membeli motor untuk menjadi sopir ojek online. Atau membeli hape untuk usaha jualan online.

5. Mengubah Gaya Hidup


Ada loh yang akhirnya mesti meminjam uang bukan karena untuk menutupi kebutuhan darurat yang penting. Namun untuk melunasi hutang karen gaya hidup yang melebihi pendapatannya.

Dana Pinjaman

Senang ngumpul di cafe dan pesan kopi favorit atau minuman lainnya. Atau belanja tas dan sepatu branded. T  entunya tidak salah bila memang kondisi keuangan memadai. Yang bermasalah adalah kalo kalian memaksakan diri having fun dengan tak memiliki modal duit. Hutang sana sini demi memenuhi gaya hidup berkelas.

Nah, banyak ya yang menjadi pertimbangan kalian boleh mendapatkan dana pinjaman untuk keadaan darurat?

Kalo memang dana pinjaman itu menjadi satu hal yang bisa mengubah kondisi keuangan kalian, why not? Mungkin kalian butuh dana pinjaman agar menambah barang dagangan efek dari orderan klien.

Yang paling nyesek kalo udah berusaha mendapatkan dana pinjaman ke orang terdekat, ngintip tabungan, atau tak punya aset untuk dijual, gak ada yang bisa diandalkan. Ya udah deh, kalian bisa kok mendapatkan pinjaman di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan  yang bisa bantuin. Kebutuhan dana pinjaman bisa kalian ajukan dengan prosedur yang mudah dan cepat cair.

2 comments:

  1. Memang harus berhati-hati banget kalau mau meminjam uang ya, Mbak. Mudah0mudahan jangan sampai terjebak dengan rentenir

    ReplyDelete
  2. kalau udah menyangkut keuangan duh... pusing dah

    ReplyDelete