Desember 30, 2022
BY Hidayah Sulistyowati
24 Comments
Mengenal SSH, Dari Fungsi dan Cara Kerjanya
Assalamualaikum Sahabat. Yuk ngobrol tentang SSH atau Secure Shell yang wajib ada untuk mendukung bisnis kamu. SSH atau secure shell adalah sebuah protokol yang bisa membantu user untuk melakukan pengontrolan dan modifikasi server secara remote. Kamu bisa mendapatkan fitur ini ketika beli layanan cloud hosting, VPS, atau dedicated server.
Pengontrolan via SSH sendiri bisa dilakukan melalui sebuah jaringan internet lalu masuk ke komputer untuk melakukan berbagai perintah maupun memodifikasi file dari satu komputer ke komputer lain.
Nah, agar lebih jelas, berikut sudah kami siapkan pengertian SSH, fungsi, dan cara kerja selengkapnya. Simak informasinya sampai ke bagian akhir ya.

Apa itu SSH (Secure Shell)?
Seperti yang sudah disebutkan di atas, dengan menggunakan SSH maka kamu bisa menjalankan sebuah protokol administrasi secara remote dalam sebuah jaringan yang aman mulai dari membuat folder, menjalankan program, membuat file, menghapus file atau menghentikan services yang sedang berlangsung.
SSH juga dapat dimanfaatkan untuk menginstal software di dalam sebuah akun hosting atau yang sering dikenal dengan sebutan manage database MYSQL sehingga kamu bisa melakukan interaksi yang lebih banyak dibanding penggunaan website pada umumnya.
Untuk melakukan pertukaran data menggunakan SSH, tentu saja harus ada perangkat yang berperan sebagai server dan perangkat yang dijadikan klien. Masing-masing perangkat harus memiliki SSH. Ada SSH client untuk komputer klien dan SSH server untuk komputer server.
Apa Fungsi dari SSH?
1. DNS dan Spoofing
DNS dan Spoofing merupakan sebuah fitur yang bisa membantu kamu untuk menghindari aksi hacking yang biasanya dilakukan dengan cara memasukkan data-data ke dalam sebuah sistem domain. Peretasan dengan cara ini dipilih karena sistem domain bisa menampilkan name server cache database.
2. Menghindari Kejahatan Cyber
Fungsi SSH yang kedua yaitu untuk menghindari kejahatan cyber. Kejahatan cyber ini tentu saja sangat merugikan jika tidak dicegah atau ditangani dengan segera.
Cara SSH melakukan penanganan terhadap kejahatan cyber yaitu menggunakan teknik kriptografi. SSH secara otomatis akan melakukan pemutusan sambungan saat mendeteksi adanya aktivitas yang dicurigai ketika proses transfer data berlangsung.
Pencegahan tersebut bisa melindungi kamu dari serangan hacker, malware, maupun kejahatan cyber yang tentunya akan sangat berbahaya terhadap website kamu. Dengan SSH kamu juga bisa terhindar dari spooning IP.
3. Mempermudah Kontrol Server
Berikutnya, fungsi dari SSH yang tak kalah penting yaitu membuat kamu lebih mudah dalam melakukan kontrol server. Dengan memanfaatkan SSH maka kamu akan bisa melakukan pengontrolan dan pengaturan file-file yang terdapat pada VPS atau hosting.
Kamu bisa melakukan kontrol dari mana saja dan di mana saja, tanpa harus mendatangi komputer yang ingin dikelola filenya. Jadi, SSH akan sangat bermanfaat bagi kamu yang cukup sibuk atau terbiasa melakukan pekerjaan secara multitasking.

4. Keamanan Lebih Terjamin
SSH telah memanfaatkan sistem autentikasi dan juga enkripsi data sehingga koneksi yang melewati SSH telah dilengkapi dengan proteksi yang ketat. Jadi, kamu tidak perlu ragu atau khawatir lagi terhadap tingkat keamanan yang ditawarkan oleh SSH.
Cara Kerja SSH
Setelah membahas jawaban dari pertanyaan apa fungsi dari SSH? Selanjutnya kita akan membahas bagaimana cara kerja dari SSH.
Secara sederhana, cara kerja SSH yaitu menerapkan model antara client dengan server. Koneksi terjadi antara SSH server atau server remote yang dituju dengan SSH client atau komputer yang digunakan oleh pengguna.
Keterhubungan SSH akan dimulai saat klien mengaktifkan konektivitas dan menggunakan SSH key untuk melakukan identifikasi dan verifikasi pada SSH server. Ada dua jenis SSH key yaitu public key yang terdapat pada SSH server dan privat key yang terdapat pada SSH client.
Saat SSH client memberi permintaan koneksi pada SSH server, apabila kunci yang dikirim oleh server tidak sama dengan kunci yang digunakan oleh SSH klien maka koneksi tidak akan berhasil.
Koneksi akan berhasil tersambung apabila kunci yang ada pada SSH client dan SSH server sama. Tentu saja koneksi hanya bisa berhasil setelah melewati proses verifikasi dan juga otentikasi identitas.
Selanjutnya setelah berhasil melakukan otentikasi, koneksi tersebut akan dienkripsi menggunakan hashing algorithm dan symmetric encryption.
Proses enkripsi dibutuhkan untuk memastikan bahwa aktivitas pertukaran data antara server dengan klien terjaga kerahasiaannya. Inilah salah satu jawaban dari pertanyaan apa fungsi dari SSH.
Perlu kamu tahu bahwa aplikasi SSH client ini sudah terpasang otomatis pada terminal sistem operasi berbasis Unix maupun turunannya seperti Macintosh dan Linux. Jadi karena sudah terpasang kamu bisa mengimplementasikan SSH tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu.
Salah satu contoh aplikasi SSH client yang dapat digunakan dalam sistem operasi Windows yaitu PuTTY. Dan hampir semua VPS bisa menggunakan SSH, VPS yang paling murah di Indonesia merupakan VPS dari DomaiNesia yaa, Sob.
Dari penjelasan artikel di atas bisa diambil kesimpulan bahwa SSH merupakan sebuah sistem yang mampu mengakses, mengelola, dan memberikan perintah ke server melalui jarak jauh. Sehingga akan sangat efektif untuk kamu yang memiliki mobilitas tinggi karena pekerjaan tidak lagi harus terikat dengan tempat dan waktu.
Lantas apa fungsi dari SSH?
Jawabannya adalah untuk meningkatkan keamanan website dari kejahatan cyber, mempermudah kontrol server, dan meningkatkan keamanan website secara menyeluruh.
Semoga penjelasan di atas bisa dipahami ya. Wassalamualaikum.


