Assalamualaikum Sahabat Kulineran. Para pemudik ke daerah Jawa Tengah, dan melintas Kota Boyolali, bisa jadi mampir ke salah satu tempat makan iga yang rasanya udah kondang endeess surendess. Tempat makan yang menyajikan menu berbahan daging sapi yaitu iga bakar dan yang lainnya.
Jadiii, di Boyolali nggak hanya ada soto seger, ayam goreng kampung, sambel tumpang aja yagesyaaa. Tapi juga ada warung makan Iga Bakar Pak Wid. Udah terkenal dan legendaris sih ini karena selalu jadi tujuan kuliner bagi warga Boyolali serta orang luar daerah tersebut yang kebetulan melintas.
Kapan Makan Iga Bakar di Warung Iga Bakar Pak Wid Boyolali?
Tiap kali ke Boyolali keluarga suami, adik ipar dan suami saya suka saling ledek.
"Yok mampir iga bakar,"
"Ntar deh pulangnya aja. Tapi jangan makan kenyang di rumah bulik atau budhe,"
Tapi selalu ada alasan hingga kami nggak jadi mampir makan di Warung Iga tersebut. Kalo nggak karena perut masih kenyang, atau belum saatnya jam makan. Eh, sama aja ya alasannya. Hehehee.
Cuma emang seringnya karena kami udah kenyang abis silaturahmi di rumah kerabat di Boyolali. Atau karena memang nggak sedang melintas di dekat warung tersebut. Rumah famili suami kebanyakan lokasinya ada di kawasan Sunggingan, Banaran, dan Karang Kepoh. Dan kawasan itu memang belum nyampe di jalan yang ada warung iga Pak Wid.
Akhirnya Mampir Makan di Warung Iga Bakar Pak Wid, yeayyy!!
Suatu hari paksuami cerita kalo sepulang dari meeting bareng klien, dia dan temannya makan siang di warung iga yang sering jadi perbincangan di grup keluarga. Waduhhh dia udah duluan nyobain iga bakar.
Namun senangnya saya pun akhirnya diajak suami ke warung iga bakar yang udah kondang ini. Ceritanya momen ngikut kerja paksuami sebelum puasa kemarin, saya diajak mampir makan siang di Warung Iga Bakar Pak Wid yang lokasinya di dekat kawasan Simpang lima yang ada patung kudanya.
Sebenarnya sejak sebelum berangkat paksuami udah merencanakan ingin kulineran di Warung Iga Pak Wid. Kuliner legendaris yang nggak boleh dilewatkan ketika kalian sedang berada di Boyolali.
Warung Iga Pak Wid menjual berbagai menu olahan iga seperti iga bakar, iga goreng, iga rebus, iga penyet, dan iga gongso.
Warung yang terletak di pojokan tak jauh dari patung kuda di Boyolali ini dari segi fisik bangunan cukup kecil dan sederhana. Dengan eksterior dari bambu, kesan homy langsung terasa.
Memasuki warung, sejumlah kursi kayu berjajar menyambut pembeli. Oia di bagian depan warung ada pengamen yang menyajikan lagu-lagu favorit kebanyakan pengunjung. Nanti seusai makan dan pulang, kalian bisa mengisi donasi untuk mereka.
Mengingat harga iga cukup mahal, pemilik warung ini memberi pilihan porsi besar dan porsi kecil. Jadi pengunjung bebas memesan porsi iga sesuai kemampuan isi dompetnya.
Sesuai nama warungnya, tentu saja pilihan terfavorit di sini adalah Iga Bakar. Saya dan suami memilih iga bakar porsi besar, agar puas tentunya, hahahaa.
Sepiring Iga Bakar akan disajikan dengan sambal serta semangkuk kuah seperti sup bening untuk menetralkan gurih legitnya iga. Begitu digigit empuknya daging berpadu beragam rempah langsung memenuhi mulut.
Cita rasa iga di warung ini sangat lezat dan menggoyang lidah. Bumbu yang digunakan sangat meresap. Terlebih dagingnya juga empuk, lumer gitu. Pantas aja ya warung iga ini sangat populer di Boyolali.
Menu lain yang tak kalah lezat adalah Iga Gongso. Menu yang pernah dipesan suami saat makan siang bersama relasinya ini benar-benar membuat lidah berdansa. Kata suami, lidahnya nggak bisa berhenti bergoyang karena semua bumbu berpadu dengan citarasa pas, gurih, manis dan pedas. Di piring saji, kalian akan menemukan potongan cabai serta bumbu-bumbu yang membalut potongan iga yang menggugah selera.
Bagi penyuka pedas, bisa jadi level kepedasannya masih kurang. Kalo suami bilang sih rasa pedasnya untuk lidahnya udah pas, nggak kepedesan tapi juga nggak kurang pedas. Sayangnya suami nggak kebiasaan foto makanan sebelum dinikmati, jadi ya saya pun membayangkannya aja. Gemesh banget sih.
Lokasi Warung Iga Bakar Pak Wid
Lokasi warung Iga Bakar Pak Wid berada Alamat: Jalan Merapi No. 1, Pulisen, Siswodipuran, Bayanan, Siswodipuran, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Kalian akan menemukan warung tersebut dari jalan utama, dekat pasar Boyolali. Yang paling mudah ancer-ancer nya tuh dekat patung kuda besar di bundaran Simpang Lima (kwarung terletak di samping kiri nya patung kuda).
Soal harga, tentunya harga menu iga di warung makan ini sangat terjangkau mulai Rp 35 ribu. Pesanan saya iga bakar porsi besar harganya 55 ribu, udah kenyang sampai jadinya ngantuk saat di jalan, hahahaa.
Untuk dapat menikmati kelezatannya, kamu bisa datang langsung ke Jalan Merapi No. 1, Pulisen, Siswodipuran, Bayanan, Siswodipuran, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali. Warung Iga Pak Wid buka setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 22.00 WIB.
Saat saya dan suami datang, kondisi sedang rame tapi nggak sampai bikin saya nunggu lama. Kayaknya saya beruntung langsung dapat kursi begitu memasuki warungnya.
Nungguin makanannya juga nggak lama, nggak sampai seperempat jam si mas karyawan udah menyajikan pesanan saya dan suami. Jadi kalo ada beberapa yang nunggu lama dari dapat kursi hingga pesanan makanan mereka, semoga tidak terjadi dengan kalian yagesyaaa.
Nah kalian bisa tuh kepoin Nurul Larasati Lifestyle Blogger yang dikenal dengan Blogger Depok ini memiliki artikel menarik, ada juga pengalaman Nurul saat kulineran di Jabodetabek dan kota-kota lainnya.
Bagi kalian yang udah pernah kulineran di Warung Iga Pak Wid di Boyolali, boleh loh nitip komentar. Bagaimana pengalaman kalian saat kulineran iga di sana. Bagi cerita kalian di kolom komentar yaaa. Wassalamualaikum.