My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Lembaga Keuangan
Tampilkan postingan dengan label Lembaga Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lembaga Keuangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Mei 2021

Pendanaan Untuk Mendukung UMKM Bersama P2P Lending Akseleran
Mei 10, 2021 23 Comments

 

Assalamualaikum Sobat. Sudah satu tahun lebih berjalan, ada hikmah di balik musibah pandemi yang hadir di tengah masyarakat. Seperti bermunculan usaha kecil rumah tangga dari para pekerja yang kena PHK. Dengan bermodalkan uang pesangon usaha kecil yang kreatif mampu tumbuh dan berkembang meski badai pandemi masih ada.


Salah satunya adalah usaha catering milik adik teman saya yang usianya baru 14 bulan. Tadinya Irma yang tinggal di Tegal ini adalah ibu rumah tangga. Namun sejak suaminya mengalami PHK karena omzet penjualan menurun, mengakibatkan keuangan rumah tangganya ikut terganggu. Jalan satu-satunya yang dikuasai oleh Irma adalah membuka catering. Kali ini sang suami setuju dan malah memberikan dukungan dengan menjadi pengantar pesanan masakan.



Usaha yang baru dimulai tentu membutuhkan modal. Untuk peralatan masak sih aman ya. Sementara untuk belanja bahan masakan awalnya juga gak masalah karena ada modal dari uang pesangon. Namun ketika pesanan makin banyak cukup bikin pusing Irma. Alasannya pesanan untuk nasi kotak yang masuk kadang mencapai 50 - 100 dus. Tentu butuh duit yang cukup banyak untuk belanja kebutuhan bahan masakan. Apalagi kalo pemesan lebih dari 2 orang. 


Irma harus membagi bugdet dalam beberapa pos pengeluaran. Dari membeli bahan masakan, wadah kotak makanan, membayar karyawan, hingga untuk biaya pengantaran. Karena kebetulan suaminya udah mulai masuk kerja juga hingga tak bisa membantunya. Nah masalah muncul karena pemesan juga membayar ketika nasi kotak udah sampai di tengan mereka.



Bagi pemilik usaha kecil yang masih terbilang awam, mengusahakan modal juga butuh pengetahuan. Nggak hanya itu saja. Keberanian mencari modal butuh tekad tersendiri. Pinjam pada saudara atau teman, antara takut untuk menyampaikannya atau malu karena tidak pernah berhutang. Mengajukan pinjaman ke bank konvensional juga prosesnya nggak bisa cepat. Mengapa tidak coba pendanaan online dari P2P Lending?


Pendanaan Online Memudahkan UMKM Mendapatkan Dukungan Modal

Saat ini di tengah masyarakat sudah hadir P2P Lending. Bagi yang belum mengenal apa itu peer 2 peer (P2P) Lending, saya akan jelaskan sedikit. P2P Lending adalah jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrow) secara langsung (online) melalui teknologi digital.


Salah satu P2P Lending yang hadir menjadi penghubung UMKM dengan Lender adalah Akseleran. Akseleran adalah platform peer-to-peer lending di Indonesia yang menghubungkan pemberi dan penerima pinjaman yang memiliki usaha produktif.


Akseleran terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akseleran sudah memiliki izin per tangga 13 Desember 2019 yang tercatat dalam surat tanda berizin KEP-122/D.05/2019. Akseleran juga menjamin keamanan investasi pendanaan. 


Dengan sertifikat ISO 27001 full scope, Akseleran menjamin keamanan data si penerima pinjaman (borrow), maupun si pemberi pinjaman (lender). Pengajuan pinjaman juga diseleksi ketat oleh tim profesional dan berpengalaman. Selain itu, di semua kampanye pinjamannya sudah terportesi asuransi kredit yang menjamin pengembalian tunggakan pokok hingga sebesar 90%.


Dengan memberikan dukungan pinjaman UMKM di Akseleran, sebagai lender kita juga dapat memperoleh manfaat ekonomi berupa bagi hasil hingga 21% per tahun. Nilai ini tentu lebih besar dibanding produk keuangan lainnya. Proses pemberian pinjaman secara online dengan konsep pinjam meminjam yang mudah dipahami. 


Kalian sebagai pemberi pinjaman bahkan bisa memulai pendanaan dari 100 ribu rupiah. Nantinya dana kita ini akan dipinjamkan dan berkembang karena dimanfaatkan oleh pemilik UMKM yang membutuhkan dukungan modal di Akseleran. 


Menjadi Pemberi Pinjaman Untuk Manfaat Ekonomi


Tertarik untuk menjadi pemberi pinjaman dan mendapatkan bagi hasil serta memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM, bisa dimulai dengan melakukan registrasi. Kalian bisa membuka website Akseleran di www.akseleran.co.id atau download aplikasi Akseleran di Google Play Store (Android) atau Apple Apps store (iOS).

1. Siapkan Email dan Password

Pada halaman pertama, pilih daftar. Kemudian isi dengan email dan password. Jangan lupa baca dan pelajari kebijakan privasi. Setelah itu tekan lanjut.


2. Masukkan Kode Referral

Selanjutnya masukkan kode referral. Pakai   kode referral AKSLHIDAYAH417312 ya, agar mendapatkan free saldo sebesar Rp100.000,- yang bisa langsung digunakan untuk berinvestasi pendanaan. 


3. Verifikasi Email

Lakukan verifikasi email, agar akun Akseleran bisa diakses. Setelah sukses verifikasi alamat email, sekarang waktunya untuk verifikasi nomor handphone.  Nomor ini akan digunakan demi keamanan akun, tim Akseleran akan mengirim kode OTP yang nantinya digunakan untuk verifikasi.


4. Lengkapi Profil

Langkah selanjutnya adalah melengkapi profil akun Akseleran. Lengkapi profil Akseleran agar akun kita bisa digunakan sebagai pemberi pinjaman (lender) perorangan.

Siapkan KTP dan nomor NPWP. Input data sesuai dengan yang ada di KTP. Ikuti seluruh langkah dengan mengisi data rekening bank dan di akhir prosesnya adalah tanda tangan. Sekarang kamu tinggal menunggu 1x24 jam untuk proses verifikasi yang dilakukan oleh team Akseleran.


Nah, jika sudah mengisi profil, lakukan pinjaman dengan saldo yang ada dari kode referral  AKSLHIDAYAH417312 sebesar Rp100.000-,. Atau kamu bisa melakukan tambah dana (top up) untuk melakukan proses pengembangan dana di Akseleran.


Selain mendapatkan keuntungan dari mengembangkan dana melalui pendanaan, di Akseleran kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari kode referral yang kita miliki. Jadi share juga kode referal pada teman atau kerabat yang ingin mendukung pendanaan online untuk UMKM.


Semoga sharing tentang pendanaan online bersama P2P Lending Akseleran ini bermanfaat untuk sobat semua. Share juga ya kode referral yang udah saya tulis di atas agar kamu bisa mendapatkan saldo Rp. 100.000,- dan memulai langkah mendukung UMKM. Terima kasih udah membaca artikel ini dan sampai jumpa. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Sabtu, 31 Oktober 2020

Undian Grand Prize Sobatku Berhadiah Umroh dan Uang Tunai
Oktober 31, 2020 37 Comments


Assalamualaikum Sobat. Pernah mendapat hadiah umroh? Adik saya pernah menjadi tamu Allah karena saya ikut lomba menulis cerita inspirasi di Instagram. Atau mungkin kamu pernah menang lomba blog dan mendapat hadiah uang tunai? Pasti senang dong ya. 


Nah kalo yang akan saya ceritakan ini beda banget. Kamu nggak perlu bersusah payah ikut lomba menulis cerita. Terus gimana dong caranya? Sini rapatkan barisan, baca lanjutannya yaa. Hihihiii.


Beberapa hari yang lalu saya nggak sengaja menyaksikan Live Instagram di akun Sobatku.id yang heboh sepanjang acara. Ternyata yang bikin heboh adalah pengundian yang bisa disaksikan oleh siapapun. 


Asal kamu punya akun Instagram, terlebih kalo menjadi follower @sobatku.id udah pasti otomatis bisa nonton live di Instagram. Kayak saya nih yang lagi asik buka story di Instagram malah ketemu promo undian tabungan SOBATKU seminggu sebelumnya.


Oiya saya kasih tahu bahwa Sobatku adalah Simpanan Online Sahabatku yang berbasis aplikasi dari KSP Sahabat Mitra Sejati. KSP Sahabat Mitra Sejati ini dipimpin oleh pengurus profesional terpercaya dan didukung penuh oleh Bank Sahabat Sampoerna. Sobatku diluncurkan sejak bulan Julii 2017 bersamaan dengan Hari Koperasi Nasional di Kota Makassar.


Apa Yang Membedakan SOBATKU dengan E-Wallet?

Sobatkau adalah aplikasi yang digunakan untuk menabung, yang dilengkapi dengan fitur pembayaran serta transaksi digital untuk kebutuhan sehari-hari. SOBATKU mengajak penggunanya untuk rutin menabung. 


Sedangkan E-Wallet adalah produk yang digunakan sebagai dompet elektronik. Yang fungsinya menggantikan semua metode pembayaran dan mengarahkan penggunanya untuk bertransaksi.


Nah, udah kelihatan ya bedanya. SOBATKU mengarahkan nasabahnya menabung. Beda dengan E-Wallet yang ngajakin nasabahnya untuk melakukan transaksi.


SOBATKU menawarkan beragam keuntungan, di antaranya :

- Buka Rekening tabungan cukup dengan modal smartphone. Jadi kamu nggak perlu datang ke kantor Bank.

- Nomor HP kamu bakal menjadi Nomor Rekening

- Nabung atau Tarik Tunai via LOket Sahabat di Alfamart/Alfamidi di seluruh Indonesia.

- TANPA Biaya Bulanan dan tanpa biaya administrasi

- Nabung Aman dengan Bungan Menarik

- UNDIAN TOTAL MILYARAN RUPIAH yang akan diundi setiap bulan sepanjang tahun. Ada pula Grand Prize 100 juta rupiah setiap 3 (tiga) bulanan, dan 4 Paket Umrah. Dan seluruh hadiah ini tidak dibebankan pajak. Menyenangkan banget!

- Program Marketing menarik bagi para pengguna SOBATKU.


Kalo fitur yang ada di SOBATKU ada apa aja? Yuk lihat di bawah ini Sob:


  • Kamu bisa nabung melalui Bank Transfer (ATM, M-Banking, Internet Banking)
  • Bisa Setor dan Tarik Tunai di Alfamart
  • Transfer ke sesama SOBATKU
  • Transfer ke Nomor HP
  • Transfer ke rekening Bank
  • Transfer terjadwal dan berkala
  • Bayar, Beli, dan Top Up Biller
  • Pembayaran belanja di Alfamart dan merchant
  • Menyalurkan pembayaran Donasi, Infaq, dan Zakat
  • SOBATKU premium, dengan limit nabung yang lebih besar
  • Pembelian Asuransi ProGuard dari CIGNA
Hmm, banyak juga nih fitur yang bisa dimanfaatkan yang pas banget untuk kamu sebagai anak milenial. Jadi, tunggu apalagi sob, buruan install aplikasi SOBATKU.


Program Undian SOBATKU, Menang Jadi Jutawan

Nah untuk pengguna SOBATKU bisa banget gabung dalam program undian yang hadiah totalnya milyaran rupiah. Wuihhh mata langsung melebar kalo baca duit sampai milyaran rupiah. Hahahaa.

Bahagia banget yang udah punya aplikasi SOBATKU. Karena apa? Karena tiap bulan ada undian dengan ratusan hadiah berupa uang tunai sebesar 10 juta, 5 juta, 1 juta, dan 100 ribu.


Gimana tuh cara mendapatkan hadiah dari SOBATKU?

Gampang banget sob! Kalo kamu udah pasang aplikasi SOBATKU, rutin aja nabung mulai dari 50 ribu rupiah. Karena dengan rajin nabung, dan makin banyak saldo tabungan kamu, kesempatan mendapat hadiah undian tentu makin besar. Apalagi di samping hadiah bulanan, ada juga hadiah setiap 3 bulan yang disebut Undian Grand Prize. 


Nah, Undian SOBATKU ini berlaku secara nasional, sehingga semua pengguna yang tinggal di seluruh Indonesia berkesempatan mengikuti undian tersebut. Sejak pandemi covid-19, Undian Grand Prize dilakukan secara Live streaming di media sosial Instagram @sobatku.id

Live streaming di IG @sobatku.id

Jadi seluruh pengguna SOBATKU yang tinggal di berbagai wilayah di Indonesia, bisa menyaksikan jalannya proses undian. Dalam kesempatan ini, hadir pula pejabat berwenang yang menjadi saksi syah nya keputusan pemenang Undian Grand Prize. 

Penasaran nggak sih siapa aja yang beruntung mendapatkan hadiah tersebut?



Ini dia nama pemenang Grand Prize 4 paket umroh (bila tidak umroh, bisa ditukar dengan uang nominal 25 juta)

1. Ucok Bonadithus Ginting dari Jayapura

2. Lia Risty Khodizah dari Kab. Bogor

3. Moh. Zaenul Wafa dari Kota Cimahi

4. Juhardi dari Sambas

Untuk pemenang grand prize hadiah uang tunai 100 juta adalah Ibu Nurhayati dari Tapanuli Selatan. Huhuee, rejeki nomplok nih.


Ada lagi nih yang perlu kamu ketahui. Bahwa SOBATKU juga memberikan hadiah tambahan bagi anggota selain hadiah undian. Namanya Hadiah Semangat Jutawan SOBATKU. Yaitu memberikan hadiah Utama satu paket Umrah tambahan (setara dengan uang tunai 25 juta rupiah). Dan masih ada lagi 100 hadiah lainnya dengan total puluhan juta rupiah. Hadiah ini khusus bagi Anggota KSP Sahabat Mitra Sejati. 


Caranya gampang banget untuk mendapatkan Hadiah Semangat Jutawan SOBATKU ini. Kamu cukup nabung 1 juta rupiah dan langsung mendapatkan 1 (satu) Poin Jutawan ntuk diundi. Berlaku kelipatan dan bisa menang berkali-kali.


Gimana sobat? Makin mupeng kan mendapatkan beragam manfaat dan kebahagiaan bersama SOBATKU? Yuk segera Kunjungi Website: https://www.sobatku.co.id/ untuk informasi yang lebih lengkap.

Reading Time:

Minggu, 09 Agustus 2020

PHK Karena Pandemi Menjadi Langkah Awal Memulai Usaha
Agustus 09, 2020 22 Comments

Aplikasi Tunaiku Untuk Modal Usaha

Assalamualaikum Sahabat. Awal masa pandemi, sekitar bulan April lalu adik saya mengabarkan kalo perusahaan tempatnya bekerja akhirnya menutup pabrik. Adik saya termasuk salah seorang yang dirumahkan. Duhhh.

Kata pimpinan pabrik sih penutupannya untuk sementara. Karena usaha furniture yang hasilnya diekspor nggak mungkin berjalan pengirimannya. Saat itu semua penerbangan dan pengiriman cargo melalui laut pun terhenti karena alasan covid.

Rencananya kalo pandemi berlalu, perusahaan akan memanggil karyawan tetap dan sebagian karyawan tak tetap untuk memulai lagi usahanya. 

Namun ternyata pandemi tidak berlangsung sebulan atau tiga bulan. Sampai hari ini, bisa kalian hitung sendiri berapa bulan pandemi berlangsung di negeri ini.

Alhamdulillah, adik saya mengabarkan bukan karena ingin dikasihani. Dia yang juga kepala keluarga sudah memiliki banyak rencana untuk tetap produktif meski harus di rumah saja.

Salah satu rencana usaha yang sudah direalisasikannya adalah berjualan online. Kebetulan banget saat itu menjelang bulan ramadhan juga. Dan dia mengabari kalo saya butuh belanja sembako, bisa nitip padanya. 

Wah kebetulan saya butuh sembako untuk rencana berbagi pada teman, tetangga, dan kerabat yang terdampak pandemi. Dari sedikit harta yang disisihkan suami untuk berbagi saat ramadan, saya berhitung bisa mendapatkan  sekitar 25 paket sembako. Akhirnya saya pun pesan pada Wawan, yang senang jualannya saya larisi.

Aplikasi Tunaiku

Saya jadi ikut lega mendengar promo yang adik saya tawarkan. Ibu pun kami kabari, nggak perlu memikirkan kondisi keuangan adik kami. Karena dia juga udah memiliki tabungan yang cukup untuk usaha jualannya dan menghidupi keluarga. Tadinya kan ibu sedih dan gundah gitu. 

"Kasihan Wawan ya, trus nanti makan untuk anak dan istrinya gimana?"

Keluh kesah ibu ini memang wajar ya. Gimana pun seorang ibu pasti tetap memikirkan anaknya meski udah dewasa dan berkeluarga. Seharusnya ibu saya nggak perlu sampai resah begitu. Anaknya udah pintar kok mencari peluang usaha baru. Nggak harus jadi karyawan selamanya. Mungkin sekarang ini waktu yang tepat bagi adik kami memulai usaha baru.

Tips Untuk Pemula Yang Ingin Memulai Usaha

Suami saya udah lama menjalankan usaha sendiri. Meski bukan usaha berskala internasional, paling enggak suami udah mandiri secara finansial. Beberapa proyek pekerjaannya mencapai kota-kota di Jawa dan sebagian Sumatra. 

Menurut suami, bekerja untuk bisnis yang dibangun sendiri itu lebih menyenangkan. Pengen libur juga bebas, bisa mengatur waktu untuk acara keluarga.

Namun ada kalanya juga harus menanggung kerugian sendiri. Karena masalah yang muncul dalam setiap usaha itu selalu ada. Bisa karena ditipu oleh konsumen, rekan kerja, atau harga material yang melambung, sementara proyek sedang berlangsung. 

Intinya usaha apa aja, selalu ada masalah yang muncul. Namun tentu harus setrong dong, tetap semangat juga dan fokus pada tujuan memulai usaha. Suami pun memberikan tips pada adik saya gimana caranya memulai usaha dari nol.

Aplikasi Tunaiku

- Melakukan Riset Sederhana

Nggak perlu riset rumit beserta mencari data statistik calon konsumen atau harga sembako di pasar. Cukup lah dengan mencari tahu, siapa bakal konsumen kalian, cara mengelola usaha jualan sembako, dan hal sederhana yang berhubungan dengan usaha ini.

- Survey Harga

Seperti adik saya saat memulai usaha baru jualan sembako, dia bertanya pada sang istri toko mana aja yang kasih harga miring. Surveinya juga dari pengalaman belanja sang istri selama ini. Atau bisa juga dengan mencari info dari teman atau kerabat yang memiliki usaha serupa. 

Jangan pesimis dengan bantuan kecil ini, karena mereka yang udah punya pengalaman berjualan sembako, bakal bantuin kok. Mereka biasanya yakin memiliki pangsa pasar sendiri dan gak takut konsumennya lari.

- Cari Tahu Kebutuhan Konsumen

Tidak semua kebutuhan konsumen kita sediakan saat berjualan sembako. Pilih yang benar-benar konsumen butuhkan. Jadi kita tidak perlu menyediakan stok barang kelamaan. Lebih bagus arus uang keluar masuk yang cepat dibanding punya stok barang di gudang.

- Promosikan Jualan

Karena sekarang dunia digital udah mewabah, pilih cara ini untuk mempromosikan usaha baru yang tengah dirintis. Bisa loh dengan cara share usaha di grup WA keluarga atau sekolah. Cara ini dilakukan adik saya dan lumayan menggaet calon konsumen lebih banyak. Mereka ini juga konsumen yang loyal karena memilih belanja di warung teman atau kerabat.

- Pisah Keuangan Bisnis dengan Pribadi
Ya, ini yang harus dilakukan bisa ingin usaha yang baru mulai berjalan lancar. Jangan pernah mencampur uang untuk usaha dengan uang pribadi. Punya dua rekening berbeda bisa memecahkan masalah ini. Dan tentu saja komitmen kalian juga menentukan keberhasilan keuangan yang tertib untuk usaha ini.

- Siapkan Dana Untuk Modal 

Nggak semua orang memiliki keistimewaan memulai usaha dengan modal sendiri. Salah seorang yang beruntung adalah adik saya, dia udah punya tabungan yang bisa dijadikan modal usaha.

Suami saya saat memulai usaha tahun 2001 memang menggunakan modal sendiri. Karena usahanya di bidang konstruksi juga masih kecil. Tapi lambat laun saat usahanya mulai berkembang, suami butuh suntikan dana. Mau minta bantuan saudaranya rasanya nggak mungkin. Saat itu mereka sedang berjuang membangun rumah, menyekolahkan anak-anaknya, dan kebutuhan lainnya.

Jadi jalan satu-satunya mendatangi lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman. Biasanya suami mengambil pinjaman untuk jangka pendek sesuai kebutuhan pendanaan proyek pembangunannya. Jadi kalo proyek selesai dan dana dari pihak ketiga masuk rekening suami, dia akan segera melunasi pinjamannya.

Pinjaman Modal Dengan Aplikasi Tunaiku

Saat ini memulai usaha memang lebih mudah karena banyak lembaga keuangan yang memberikan fasilitas pinjaman lunak. Salah satunya adalah melalui Aplikasi Tunaiku, salah satu situs pinjaman online pertama di Indonesia. Sudah ada sejak tahun 2014, Tunaiku merupakan produk dari Amar Bank. Bank ini udah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1991.


Kelebihan Aplikasi Tunaiku adalah memberikan layanan kredit tanpa agunan yang mudah, aman, terpercaya kepada seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan layanan jasa dana tunai ini tidak hanya untuk modal usaha. Tapi bisa juga digunakan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya pernikahan, hingga biaya kesehatan yang tak terduga.

Kelebihan lainnya dibanding dengan situs fintech lain adalah keamanan dan fleksibilitas. Berada di bawah naungan institusi finansial resmi berupa bank yang terdaftar dan diawasi OJK, menjadi prioritas Tunaiku untuk melindungi keamanan data nasabah.

Aplikasi Tunaiku

Secara fleksibel, Tunaiku juga menyediakan fasilitas tenor yang sangat panjang. Maksimum nasabah bisa mendapatkan limit pinjaman sebanyak 20 juta dengan jangka maksmimal 20 bulan.

Bahkan untuk memberikan layanan yang baik, Tunaiku menawarkan syarat dan pengajuan lebih mudah. Tanpa agunan serta dokumen yang banyak, proses pengajuan KTA online maupun offline menjadi lebih cepat. Cukup bermodalkan KTP, kalian cukup membutuhkan waktu 10 menit untuk pengisian formulir pengajuan kredit.

Prosesnya juga cepat. Setelah mengajukan kredit tunai pinjaman online 24 jam, Anda cukup menunggu 1 - 7 hari kerja (sesuai standar operasional) untuk proses persetujuan. Proses tanda tangan kontrak melalui kurir resmi Tunaiku. Dan setelah itu cukup menunggu dana tunai cair masuk ke rekening bank kalian.

Mudah banget ya. Semoga kalian yang sedang butuh dana untuk modal usaha baru, atau mengembangkan usaha yang sedang butuh suntikan dana, bisa memanfaatkan fasilitas dari Tunaiku.

PHK jangan menjadikan kalian patah semangat. Justru anggap ini sebagai fase baru menjadi orang yang merdeka. Semangat memulai usaha baru, Sahabat. Semoga lancar dan makin berkembang ya. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Kamis, 28 November 2019

Mau Investasi Aman? Yuk, Mulai Investasi Sukuk Tabungan Negara
November 28, 2019 27 Comments

Mau Investasi Aman? Yuk, Mulai Investasi Sukuk Tabungan Negara


Sedang mencari investasi paling aman? Coba investasi sukuk tabungan negara, pasti aman karena risiko minim dan dijamin negara

Assalamualaikum Sahabat. Sebagai kaum milenial, sudah saatnya memikirkan investasi jangka panjang yang akan menjamin semua impian kamu terwujud. 

Dari tahun ke tahun, kesadaran berinvestasi masyarakat semakin meningkat. Apalagi, banyak keluarga milenial punya tujuan keuangan di masa depan. Mulai dari dana pendidikan, membeli rumah atau kendaraan, hingga beribadah haji. Investasi adalah cara paling logis untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Kalau selama ini kamu ragu berinvestasi karena merasa kurang aman dan terlalu berisiko, investasi sukuk tabungan negara bakal memupus keraguan itu. Sebagai produk investasi syariah yang diluncurkan pemerintah, siapa saja individu Warga Negara Indonesia (WNI) dapat memiliki investasi ini.

Masih kurang yakin? Penjelasan berikut akan memaparkan bagaimana keamanan berinvestasi sukuk tabungan negara.

Dalam pengawasan Dewan Syariah Nasional

Penerbitan sukuk dibarengi dengan fatwa MUI yang berada dalam pengawasan Dewan Syariah Nasional. Sukuk melibatkan akad wakalah, tanpa warkat, dan bebas riba. Sukuk tidak bisa diperdagangkan maupun dialihkan hingga jatuh tempo tiba.


Gambar diambil dari web Qazwa
Namun, pencairan di luar jatuh tempo hanya berlaku pada periode early redemption. Yaitu fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok sebelum jatuh tempo. Kamu bisa menikmati fasilitas ini jika mempunyai kepemilikan sukuk minimal Rp2 juta di mitra distribusi. Adapun jumlah maksimal yang bisa kamu ajukan dalam early redemption sebesar 50% dari total sukuk yang dimiliki. 

Imbalan mengambang, risiko minim Investasi Sukuk tabungan negara menawarkan imbalan mengambang sesuai perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dengan jaminan imbalan minimal. Tingkat imbalan pertama yang ditetapkan berlaku sebagai imbalan minimal sampai investasi jatuh tempo. 

Selain itu, risiko gagal bayar hampir tidak ada karena adanya jaminan langsung dari pemerintah. Underlying asset yang dijadikan jaminan pemerintah adalah proyek hijau dalam APBN 2019 dan Barang Milik Negara. 

Pendek kata, selama perekonomian Indonesia aman, pembangunan infrastruktur lancar, kamu tetap akan memperoleh imbalan rutin sampai jatuh tempo tiba.



Jaminan oleh undang-undang

Lebih lanjut, penerbitan sukuk tabungan negara juga menunjukkan komitmen dan kontribusi pemerintah dalam pengembangan pasar keuangan syariah di Indonesia. Sukuk tabungan menjadi alternatif investasi masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan keuangan inklusif dan pemenuhan sebagian pembiayaan APBN. 

Pendalaman pasar keuangan dipandang penting sebagai fondasi sistem keuangan stabil dan kuat. Maka, saat terjadi guncangan ekonomi, Indonesia bisa mengandalkan daya topang investor domestik untuk memulihkan diri. Apalagi, sukuk tabungan merupakan instrumen investasi yang dijamin undang-undang. Boleh dibilang, inilah investasi paling aman yang bisa kamu dapatkan.


Sekarang kamu sudah mengerti mengapa investasi sukuk tabungan negara disebut sebagai investasi paling aman saat ini. Namun, jika kamu lebih tertarik mencoba investasi mikro untuk mulai berinvestasi, pilih Qazwa sebagai platform investasi syariah yang sudah terdaftar resmi di OJK. Hanya dengan dana mulai Rp5.000 saja, kamu bisa menangguk keuntungan hingga 24% setahun.



Jadi, jangan tunda berinvestasi untuk mencapai tujuan keuanganmu di masa depan. Yuk, mulai hijrah finansial bersama Qazwa melalui pembiayaan syariah supaya hidup lebih berkah! Wassalamualaikum.
Reading Time:

Selasa, 17 September 2019

Tips Pinjam Uang 30 Juta Aman di Pinjaman Online Masa Kini
September 17, 2019 2 Comments

Tips Pinjam Uang 30 Juta Aman di Pinjaman Online Masa Kini


Assalamualaikum Sahabat. Dunia digital telah mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat di era milenial. Bayangkan ketika dahulu berangkat kerja, dompet ketinggalan. Pasti pengen langsung balik ke rumah untuk mengambil dompet. Gimana mau beli makan siang kalo nggak bawa duit di dompet. 

Namun saat ini semua bisa dilakukan semudah menjentikkan jari. Cukup dengan membawa smartphone, bisa belanja apapun dengan tenang dan nyaman. Giliran smartphone yang kudu dijaga agar jangan sampai ketinggalan di rumah. 


Kemudahan melakukan transaksi keuangan dan perbankan saat ini sudah melibatkan teknologi canggih. Mulai dari menabung, melakukan penarikan uang tunai, transfer, pinjam uang 30 juta atau nominal lainnya, dan lain-lain. Semuanya tak lagi harus melibatkan komunikasi tatap muka dengan pihak bank atau lembaga keuangan tersebut. 

Cara online yang memanfaatkan gadget dan koneksi internet sudah bisa membantu kita melakukan hampir seluruh transaksi-transaksi tersebut.

Untuk pinjam uang 30 juta, para calon kreditur saat ini sudah bisa mengajukan dengan mudah lewat layanan pinjaman online. Sebab, layanan pinjaman online ini hanya membutuhkan data dan identitas diri calon kreditur. Serta dokumen pendukung yang dikirim via online, sebagai bahan pertimbangan apakah seseorang layak untuk mendapatkan pinjaman tersebut. 

Meskipun sangat mudah, ada beberapa tips agar rencana pengajuan pinjam uang 30 juta atau nominal lainnya di penyedia pinjaman online tidak menjadi masalah kredit macet di kemudian hari.

Pahami Kondisi Keuangan


Berbagai kebutuhan memang terkadang tidak bisa kita cukupi dengan pembayarn di muka. Oleh karenanya kredit diperlukan. Sebelum mengajukan pinjam uang 30 juta, anda harus memperkirakan kesanggupan bayar. Hal itu bisa dianalisa dengan memahami kondisi keuangan anda saat ini dan sepanjang masa pembayaran hutang nanti. Ini harus dilakukan terutama untuk anda yang tidak memiliki penghasilan tetap per bulannya.

Ajukan Sesuai Kebutuhan

Saat mengajukan pinjaman, mungkin ada saja godaan dari penawaran lain, untuk mengambil jumlah pinjaman menjadi lebih besar daripada yang anda ingin ajukan sebelumnya. Namun, anda sebaiknya memerhatikan kebutuhan anda. Dengan perhitungan matang, pinjam uang 30 juta baru dapat diajukan jika memang nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan.


Cari Tahu Produk Pinjaman yang Meringankan

Produk pinjaman dari berbagai bank dan lembaga keuagan lainnya sangat banyak tersedia. Untuk itu, bandingkan dan pilihlah yang paling menguntungkan untuk anda. Seperti suku bunga yang rendah serta masa tenor yang sesuai, agar pinjam uang 30 juta tidak terlalu membebankan anda sendiri.

Pinjam Uang 30 Juta di CekAja.com

Ada banyak bentuk penyedia pinjaman online yang tersedia. Mulai dari kartu kredit online melalui aplikasi, pegadaian online, maupun pinjaman uang tunai via online yang disediakan oleh perusahaan financial technology (fintech). Pinjam uang 30 juta bisa anda ajukan di perusahaan fintech yang aman dan terpercaya karena sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satunya seperti CekAja.com.

CekAja.com memberikan pilihan produk finansial dan asuransi secara cepat, mudah, dan singkat. Anda bisa membandingkan produk pinjaman dari berbagai bank yang sesuai, dengan suku bunga rendah dan masa tenor yang beragam. Pinjam uang 30 juta bisa di ajukan dengan memilih Kredit Tanpa Agunan (KTA). 


Syarat umum untuk mengajukan pinjaman online ini adalah dengan melampirkan dokumen-dokumen berikut:
· Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
· Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
· Fotokopi BPKB kendaraan (optional)
· Fotokopi Kartu Kredit (opsional)
· Slip gaji

Dengan KTA, anda bisa mendapatkan dana segar tanpa harus menjaminkan harta atau aset tertentu untuk berbagai kebutuhan. Namun, jika anda ingin mengajukan pinjam uang 30 juta untuk kebutuhan kuliah anak di luar negeri, anda bisa membaca cara cepat mendapatkannya di link artikel berikut ini:

https://www.cekaja.com/kredit/news/147748-cara-cepat-pinjam-uang-rp30-juta-untuk-biaya-kuliah-anak-di-luar-negeri.html 

Kalo menurut saya pinjaman itu harus menjadi sebuah keputusan yang tepat. Seperti untuk penambahan modal usaha, yang benar-benar membutuhkan suntikan dana. Pinjaman untuk biaya kuliah anak ini memang banyak yang melakukannya. Karena gimana pun kuliah itu kayak investasi ilmu. Dan penting banget menjadi modal anak-anak kelak. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Jumat, 26 April 2019

 Ngobrol Tempo : Bijak Memilih Fintech Untuk Mendukung UMKM
April 26, 2019 37 Comments

Bijak Memilih Fintech Untuk Mendukung UMKM

Ngobrol Tempo tentang Fintech

Assalamualaikum Sahabat. Hari Rabu tanggal 24 April, saya berkesempatan hadir dalam acara #NgobrolTempo dengan tema Manfaat Ekonomi Fintech Lending. Katanya tak kenal maka tak sayang.

Beberapa bulan ini saya membaca di linimasa media sosial, tentang curhatan beberapa teman yang mendapat telpon atau email dari fintech. Mereka dihubungi untuk dimintai pertanggungjawaban karena dalam lingkar pergaulan, ada teman mereka yang memiliki pinjaman tak terbayar di fintech ini.

Lucu banget kan ya, ketika ada teman yang berhutang dan kita ikut ditagih gitu. Berasa kita yang punya hutang, dong.

Nah, waktu itu reaksi saya adalah, kok bisa sih fintech ini mendapatkan data teman-temannya yang punya hutang? Apalagi teman yang berhutang ini juga nggak memberikan data temannya pada fintech.

Jadi saat hadir dalam acara #NgobrolTempo, saya jadi ngerti kalo fintech itu ada aturan mainnya. 

Opening Speech Manfaat Ekonomi Fintech Lending

Bapak Indra Yuheri, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor Regional 3 Jateng &  DIY, mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa ada banyak kendala dialami oleh UMKM tentang modal usaha.

Beberapa di antara masalah yang muncul adalah jenis usaha UMKM ini tidak bankable. Dan juga diperlukannya jaminan saat melakukan peminjaman untuk modal usaha. Nah akhirnya mereka ini meminjam kepada tengkulak yang mamatok bunga sampai 300%. Ngeri ya bunga segitu bisa mematikan usaha UMKM itu sendiri.

Ngobrol Tempo tentang Fintech

Keynote speech berikutnya adalah Bapak Yudi Mardiana, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang yang mewakili Wali Kota Semarang. Dalam kata sambutan walikota yang dibacakan oleh Bapak Yudi:
Pemerintah telah bertekad untuk ramah pada perkembangan teknologi. Dukungan ini dengan tersedianya 2.300 titik free wifi dan 148 sistem e-government. 
Bahkan Pemerintah Kota Semarang juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan fintech untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.
Seperti program pembayaran ongkos bus Trans Semarang udah menggunakan aplikasi Gopay. Dan perlu kalian tahu, pendapatannya udah mencapai 1,5 milyar. Keren yak!

Fintech Lending Membantu UMKM Mengembangkan Usaha

Fintech lending adalah penyelenggaran layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman secara online.

Tidak seperti lembaga keuangan konvensional yang harus bertemu langsung, proses fintech lending ini bekerja lebih mudah dan cepat. 

Pada siang hari itu #NgobrolTempo terlibat dalam tema yang menari. Fintech lending ini tengah marak di masyarakat milenial. Hadir siang hari itu beberapa peserta dari aktivis kampus, blogger Gandjel Rel, media, dan pemilik UMKM di wilayah Kota Semarang.


Ngobrol Tempo tentang Fintech

Dalam diskusi yang menarik perhatian peserta, ada tiga pembicara. Yang pertama adalah Ibu Rati Connie Foda, Deputi Direktur Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK. Dalam uraiannya, Ibu Connie menjelaskan bagaimana OJK menangani permasalahan terhadap begitu banyaknya kasus keuangan. 

Ada batasan yang diberlakukan pada fintech, seperti tidak diijinkan untuk mengakses data milik peminjam. Nah di sini lah perbedaan fintech dengan lembaga keuangan konvensional. Fintech itu memiliki keterbatasan hanya bisa mengakses lokasi, foto, dan microphone (berbicara) dengan nasabahnya.

Sebagai nasabah, mereka diharapkan cerdas saat memilih fintech. Karena ada ratusan fintech dan yang terdaftar legal di OJK hanya 106. Dan 102 di antaranya berada di Jabodetabek. Sedangkan ada sekitar 200an perusahaan fintech yang masih ilegal.

Meski pemerintah sudah melakukan pencekalan. Namun mereka lihai dan muncul lagi dengan nama yang beda. Masyarakat diharapkan cek dulu fintech mana aja yang udah legal di website OJK.

Dari pengalaman selama ini, ada penjelasan dari Ibu Connie bahwa fintech yang tidak terdaftar ini lah yang sering melakukan pelanggaran. 

Nah, ada empat jenis fintech di Indonesia. Di antaranya adalah :
  • Fintech yang memberikan pelayanan pembayaran
  • Fintech yang bertindak sebagai pengumpul data dan membantu pengguna mengambil keputusan dalam hal pendanaan
  • Fintech yang memberikan layanan robot advisor
  • Fintech peer to peer lending, yaitu yang mempertemukan pendana dan peminjam
Contoh fintech yang nomer empat ini lah yang menjadi sorotan masyarakat. Makanya kalian mesti perhatian dalam memilih fintech legal agar tidak kena kasus seperti yang marak dibicarakan.

Beberapa Fintech di Indonesia : 

Menurut Ibu Connie, ada dua jenis fintech lending. Yaitu :

- Fintech ekosistem tertutup

Khusus untuk pihak tertentu, seperti Tokomodal yang memberikan fasilitas pinjaman bagi warung binaan Alfarmart yang dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualannya. Ada program yang diarahkan dengan memberikan bantuan berupa barang yang lebih banyak dan lebih variatif agar omzet meningkat. Dan untuk pembayarannya, warung binaan ini membayar setelah barang laku.

- Fintech ekosistem terbuka

Fintech ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk mendapatkan pendanaan sesuai kebutuhannya. Nah seperti yang udah disebutkan sebelumnya, Ibu Connie berharap masyarakat waspada saat memilih fintech yang terdaftar di OJK.

Fungsi OJK ke dapannya nanti adalah bisa mendorong fintech yang mampu menciptakan dampak positif. Caranya dengan memberikan kontribusi yang lebih besar pada masyarakat.

Pembicara kedua ada Ibu Litani Satyawati, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang. Ibunya pemilik UMKM di Semarang yang ternyata menjadi pembicara favorit siang hari itu. Beliau menyapa dengan keramahan dan hangat, terutama pada ibu-ibu pemilik UMKM yang hadir sebagai peserta #NgobrolTempo.

Dalam kesempatan ngobrol, Ibu Litani mengajak pemilik UMKM untuk mengenal istilah yang ada di dalam fintech. UMKM harus cerdas karena semua transaksi saat ini menggunakan sistem digital. Semua pembayaran banyak yang udah mulai menggunakan e-money atau cashless. Jadi mereka harus memilki akses internet dan tentunya gawai.

Karena sekarang cukup dengan memiliki gawai, semua akses pembayaran dan informasi bisa dijangkau. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Litani, bahwa saat ini semua hal dilakukan sejauh jangkauan gawai yang dimiliki oleh setiap orang.

- Mengenal AMARTHA, Fintech Yang Menyasar Peminjam Pinggiran Kota 

Pembicara ketiga ada Mas Andi Taufan, CEO AMARTHA, merupakan jenis fintech P2P lending. Nah kalo AMARTHA ini menyasar pendanaan pada perajin UMKM dan petani di pinggiran kota. 

Siang itu diputar pula video yang mengisahkan agen AMARTHA saat melakukan survey ataupun pengenalan jasanya hingga pelosok desa. 


Ngobrol Tempo tentang Fintech

Peserta yang hadir begitu serius menyimak video serta pembicaraan yang menarik tentang fintech lending.

Mas Andi menjelaskan bahwa AMARTHA selalu melakukan penilaian usaha sebelum memberikan pinjaman dana. Agen ini sungguh merupakan perpanjangan tangan yang menguntungkan kedua belah pihak. Sebagai bagi hasil, nantinya ada bunga yang diberikan untuk pendana dan agen mendapatkan komisi.

Dan di AMARTHA karena kebanyakan merupakan petani atau peternak, dilakukan unit kelompok. Jadi tiap kelompok akan mendapatkan pinjaman dana dalam satu waktu, misal 1 tahun dengan jumlah dana maksimal 3 juta sampai 14 juta rupiah.

Amartha juga menyesuaikan cash flow peminjam untuk mengurangi kemungkinan peminjam tak mampu membayar. Kredit macet ini biasa terjadi karena namanya usaha, bisa karena hasil pertanian yang kurang berhasil.

Dalam hal ini AMARTHA bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Sehingga jika peminjam meninggal atau bangkrut, uang pokok milik pendana tidak hilang. Besarnya asuransi biasanya sekitar 70 % dari pokok pinjaman.

Nah kehadiran fintech lending selama dua tahun terakhir memberikan banyak manfaat. Di antaranya adalah menyerap tenaga kerja sebesar 215.433 orang.  Menstimulasi pertumbuhan perbankan, perusahaan pembiayaan, dan ICT. Meningkatkan penyaluran kredit khususnya ke sektor UMKM, menambah GDB sebesar 25,97 triliun. Serta menambah pendapatan masyarakat (pekerja fintech lending) berupa upah dan gaji sebesar 4,56 triliun.



Menarik loh ngobrol bareng Tempo sampai ada begitu banyak yang bertanya saat sesi tanya jawab. Saya senang bisa menuliskan hasil dari sharing tentang finctech lending ini. Semoga menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pendanaan ataupun pemilik modal yang ingin investasi. 


Ngobrol Tempo tentang Fintech
pict by  @Marasoo

Sampai jumpa dalam sharing keuangan berikutnya, sahabat. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Rabu, 23 Januari 2019

Mewujudkan Impianmu Dengan Reksadana Manulife
Januari 23, 2019 33 Comments

Reksadana Manulife
Pict by Dikoko Production

Assalamualaikum Sahabat. Mewujudkan Impianmu Dengan Reksadana Manulife. Banyak yang punya mimpi pengen kesini, pengen kesana. Tapi udah usaha apa aja untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu? 

Jadi ingat salah satu film animasi anak-anak. Yuk nyanyi!
Aku ingin begini, aku ingin begitu. Ingin ini itu banyak sekaliiii.. Semua semua dapat dikabulkan, dapat dikabulkan dengan kantong ajaib...
Baca dengan cara dinyanyikan, ingat kan dengan lagu ini? Hihiiii.

Iya kalo kalian tinggal di negeri ajaib, bisa lah minta ini itu dan temukan aja di kantong ajaib.

Namun kalian hidup di dunia nyata. Ketika semua harga bisa naik dan turun kayak rollercoaster yang kadang bikin jantung jumpalitan. Terutama biaya anak sekolah atau masuk kuliah kayak saya awal semester kemarin. Atau mendadak atap rumah bocor dan nggak bisa cuma ditambal. Tapi harus dibongkar semua karena kena rayap dan rapuh.

Saya dan suami termasuk yang percaya bahwa hidup harus direncanakan. Nggak berhenti di sini saja sih. Karena rencana tanpa aksi juga seperti mimpi siang bolong. 

Perencanaan keuangan keluarga saya udah dimulai sejak anak-anak masih usia beberapa bulan. Ikut asuransi pendidikan dari jaman mereka belum bisa berjalan. Alhamdulillah meski rejeki anak memiliki jatahnya sendiri, tetap hati jadi tenang ketika ada tabungan pendidikan untuk mereka.

Begitu pun ketika kami punya mimpi bisa melaksanakan ibadah haji selagi muda. Iya, kami punya mimpi bisa berangkat haji ketika usia masih di bawah lima puluh tahun. Dengan perencanaan dan menabung, yang rasa-rasanya nggak ngumpul juga, tapi akhirnya bisa kami wujudkan.

Investasi Bisa Mengalahkan Inflasi, Jika...

Senangnya kalo bisa hadir dalam bincang investasi seperti hari Sabtu, tanggal 12 Januari 2019. Sebagai ibu rumah tangga, peran manajer keuangan keluarga otomatis menjadi tugas istri. Dan sudah kah sesuai dengan penerimaan atau penghasilan bulanan. Atau hasilnya malah tekor dan bukannya untung. 

Artinya ibu rumah tangga harus pintar mengatur keuangan keluarga. Salah satunya adalah dengan bijak berinvestasi. Kalo saya sejak dulu lebih suka investasi emas dalam bentuk perhiasan atau tabungan.

Nah, ternyata ketika ikut Kopdar Investarian yang pertama, baru saya tahu kalo nabung itu bukan investasi. Masih ingat dengan sebutan Inflasi, si silent robber. Hiksss.


Sini deh saya kasih gambaran yang gampang. Nabung itu misal tiap bulan kalian setor ke bank sejumah 1 juta rupiah. Selama 12 bulan dapat hasil tabungan 12 juta ditambah dengan bunga per tahunnya paling nggak sampe 1 %.  

Hitung sendiri ya hasil tabungan plus bunga juga biaya administrasi serta pajaknya selama satu tahun. Kayaknya bukan untung malah tabungan berkurang. Itu pun kalo tabungan kalian rata-rata per bulan di atas 1 juta.

Bayangkan kalo disimpan dalam bentuk investasi, dana 12 juta bisa saja bertambah. Tapi investasi yang mana dulu yang bisa menguntungkan kalian?

Presiden Direktur PT. Manulife Asset Manajemen Indonesia, Bapak Legowo Kusumonegoro memberikan semacam ilustrasi tentang investasi.

Kalian pernah kan belajar renang? Atau belum, hahaha. Nah, saya dulu belajar renang di tempat yang rendah dulu sekitar 1,5 meter. Begitu udah bisa meluncur dan mengambang, belajarnya meningkat. Huhuhuu, bahasanya entah apa ya itu, <<<mengambang>>>

Intinya kalo mau belajar renang jangan di kolam yang dalam, misal 2 meter. Bukannya pintar renang malah yang ada kalian bakal tenggelam.

Begitu pula dengan investasi. Pelajari dulu dengan memilih investasi yang resikonya kecil. Mending kalian main aman aja. Tapi jangan aman yang bikin nyaman, misal nabung. Sayang kan kalo tiap bulan kalian bisa nabung sejumlah 1 juta lebih, dapatnya kurang dari 12 juta setahun.

Menurut Bapak Legowo, orang-orang yang main aman di bidang investasi nantinya dapatnya juga biasa aja.


Reksadana Manulife

Kiat dari beliau bisa kalian jadikan pedoman nih. Intinya Investasi adalah upaya kita untuk mengalahkan inflasi. Jadi kalo investasi kalian bisa mencapai sekitar 6%, sementara inflasi saat itu sekitar 5%. Itu artinya kalian udah bisa disebut investor. Artinya lagi, investasi yang kalian pilih udah berhasil.

Bincang investasi kemarin itu bikin pandangan saya tentang invenstasi  jadi tercerahkan.   



Reksadana Pasar Uang


Kopdar Investarian yang pertama kami sudah belajar tentang Reksadana Pasar Uang. Intinya reksadana pasar uang ini resikonya kecil. Kalo kalian ingin belajar, bisa mulai dengan membeli reksadana pasar uang. 

Saya pun udah punya reksadana pasar uang ini karena cukup murah sih harganya. Ciri-cirinya reksadana pasar uang itu potensi hasil dan fluktuasinya cenderung stabil. Biasanya kalian bisa memilih jangka waktu minimal 1 - 2 tahun. 

Di MAMI atau Manulife Asset Manajemen Indonesia, imbal hasil reksadana pasar uang ini pernah mencapai yang tertinggi yaitu 5,7%. Bayangkan dengan duit yang selama ini kalian tabung di bank, saat ini apakah ada yang menawarkan hasil setara dengan 5,7% per tahun?

Kalo pengen tahu lebih banyak tentang reksadana pasar uang, klik aja link artikel yang udah saya kasih di atas ya. Komplit udah saya bahas tentang hal ini saat hadir dalam Kopdar Investarian yang pertama.


Reksadana Pendapatan Tetap


Bapak Legowo mengingatkan bahwa reksadana pendapatan tetap ini memiliki resiko yang lebih tinggi. Namun jangan takut karena hasilnya tentu juga lebih tinggi. Sepadan lah dengan resikonya.

Contoh investasi reksadana pendapatan tetap adalah perencanaan biaya umroh atau haji. Atau untuk pesta pernikahan, renovasi rumah, dan lainnya. Intinya biasanya untuk perencanaan kebutuhan dana di atas 3 - 4 tahun.

Dalam kesempatan itu, kami juga mendapat insight tentang ciri-ciri reksadana pendapatan tetap. Yaitu :
- Sedikit berfluktuasi 
- Kalian bisa membeli dan mencairkannya kapan saja
- Potensi hasil di atas deposito
- Investasi bisa kalian mulai dari 10 ribu rupiah


Mau Tahu Beda Spekulan dan Investor?

Sharing siang itu tidak terasa karena materinya menarik dan bermanfaat buat kami. Kali ini ada Kak Evelyn yang akan sharing tentang spekulan dan investor. 


Reksadana Manulife
Pict by mba Ika
Spekulan adalah orang yang hanya pengen hasil akhir, tak peduli gimana prosesnya. Sementara investor adalah orang yang memiliki minat dan peduli bagaimana menumbuhkan aset yang dimilikinya.

Nah tahu nggak sih, katanya generasi sekarang tuh banyak maunya. Tapi katanya lagi, mereka nggak tahu cara mencapai keinginannya.

Masih ingat dengan lagu yang saya tulis di atas kan?! Hahaha. Iya, banyak maunya, tapi saat ditanya gimana cara mencapai keinginannya, jawabnya nggak tahu.

"Kalian mau kemana akhir tahun nanti?"
"Liburan dong,"
"Liburan kemana?"

Ng ng ng... ng yang panjang, karena bingung mau liburan kemana. Kalo dilanjutkan bisa nambah bingung lagi, duitnya udah terkumpul atau belum. Kalo belum, mau dapat duit dari mana? *hayo loh

Kemarin sih poin dari Kak Evelyn adalah mengajak kami untuk mengetahui apa sih keinginan kita dalam hidup ini? Kemudian keinginan kalian harus dikerucutkan, jangan hanya jadi ide liar. 

Ini nih 3 tujuan dalam hidup kalian agar bisa mewujudkan impian :
1. Impian kalian apa?
2. Kapan impian itu pengen kalian wujudkan?
3. Berapa sih dana yang kalian butuhkan?

Nah, di bawah ini ada tabel simulasi investasi yang akan membantu kalian untuk menghitung berapa dana yang dibutuhkan. 

Saya dan suami punya impian bisa liburan sekeluarga tahun ini. Pengennya sih  liburan di Lombok dan karena sudah ada tabungan, kami hanya butuh tambahan dana 15 juta. Semoga bisa terwujud bagi kami, keluarga Doyan Plesir jalan-jalan ke Lombok akhir tahun nanti.

Nah, kami juga punya impian. Sebenarnya sih resolusi bersama keluarga suami, untuk berangkat umroh bersama-sama tahun 2020 nanti. Sebagian uang untuk umroh udah kami simpan di tabungan khusus. Niatnya memang nggak ingin dapat bunga karena diniatkan untuk ibadah. Jadi kami menambahkan 80 juta untuk kekurangan sisa anggaran biaya umroh nanti. 

Kalo dana darurat memang kami mencadangkan 18 juta, biasanya malah digunakan untuk jalan-jalan. Eh tapi tahun kemarin malah dana darurat kami pergunakan untuk biaya berobat suami waktu kena serangan jantung. 

Harapan kami tentunya bisa mengumpulkan duit sekitar 5 juta lebih tiap bulan khusus untuk investasi reksadana pasar uang. Karena semua rencana ini kami niatkan untuk dua tahun yang akan datang. 


Sharing Tentang Blogging dan Media Sosial

Sabtu kemarin menjadi hari yang bermanfaat banget. Jadi sebelum sharing tentang reksadana, ada dua blogger femes yang sharing tentang blogging dan media sosial.

Sesi pertama dibuka oleh Nia tentang psychology of Sharing. Nia yang menjadi narasumber mengingatkan kami agar sharing di media sosial itu tentang hal yang positif, hal baik, ataupun yang bermanfaat untuk pembaca.

Sementara mba Uniek sendiri sharing tentang review produk atau jasa di blog. Dalam sharing kali ini, mba Uniek menanyakan tentang apa alasan kita untuk menerima job review produk atau jasa.


Pict by Mba Ika
Tentunya ada beberapa persyaratan saat menuliskan review di blog. Yaitu di antaranya :

- Sesuaikan dengan target pembaca di blog. Misal mau nulis tentang kosmetik, tentunya harus menggunakan bahasa yang gaul. Maksudnya agar pembaca yang kebanyakan perempuan usia muda tertarik untuk membaca.

- Mengetahui informasi tentang produk sebelum nulis review. Jangan asal comot sana sini. 

- Sampaikan fakta tentang spesifikasi produk, secara detil dan lengkap. Mulai dari bahan produksinya, harga, bisa dibeli di mana aja, dan lainnya.

- Tambahkan konten visual untuk menarik minat pembaca. Nggak asik dong kalo review isinya cuma artikel. Lagi pula search engine di Google juga lebih menyukai artikel dengan foto yang seimbang jumlahnya.

- Cek typo sebelum publish. Isss... ini kayaknya aku deh yang kena. Selama ini udah cek typo, tapi tetep aja ada yang lolos typo. *curhat dakuw

- Share di media sosial, jangan diam aja. Mana ada yang tahu kalo kalian abis nerbitin artikel di blog. 

Acara yang dimulai sekitar pukul 11.00 dan berakhir menjelang Ashar itu benar-benar sangat bergizi. Saya udah buat simulasi anggaran untuk investasi. Semoga pakbos bisa mengijinkan dan langsung setor dananya untuk investasi reksadana. Mewujudkan impian dengan reksadana Manulife benar-benar mampu membantu kalian, tentunya asal langsung beraksi. Jangan sebatas mimpi. Nah, apa impian kalian, sahabat? Sharing yukkk di sini. Wassalamualaikum.
Reading Time: