Kunjungan di Tiga Rumah Sakit di Malaysia - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Sabtu, 09 November 2019

Kunjungan di Tiga Rumah Sakit di Malaysia

Kunjungan di Tiga Rumah Sakit di Malaysia


Assalamualaikum Sahabat. Sebelumnya saya udah cerita tentang kehadiran dalam peluncuran Malaysia Year of Healthcare Travel 2020, bersama teman blogger dan media dari beberapa negara. Indonesia termasuk yang menghadirkan blogger dan media dengan jumlah delegasi terbanyak. 

Perlu kalian ketahui, Malaysia menjadi nomer satu dalam kunjungan wisatawan yang berobat, jauh melampaui USA. Tentunya ada peran dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) yang berada di balik semua prestasi itu. 

Silahkan baca : 

Malaysia Healthcare, Berobat Dengan Cara Menyenangkan

Dan tentu juga bersama mitra kerja sejumlah 73 rumah sakit. Tiga di antara mitra kerja MHTC menjadi tempat kunjungan saya dan beberapa teman media.

Saya bahkan mulai berteman akrab dengan Lea dari Kamboja, wanita yang ramah dan senang tertawa. Meski saya dan dia memiliki kesamaan, hanya sedikit mampu berbahasa Inggris. Kami sama-sama bersabar ketika ingin mengobrol. Etapi kami jadi teman di sosial media, senangnya menambah teman. 

Kali ini saya akan melanjutkan cerita kunjungan di tiga rumah sakit mitra dari MHTC. Yaitu Sunfert International Fertility Centre, Sunway Medical Centre, dan Thomson Hospital Kota Damansara. Berikut saya tuliskan ketiganya ya.

Sunfert International Fertility

Memasuki dari depan gedung klinik, berasa seperti berada di sebuah klinik kecantikan yang mewah. Dengan interior clean dan elegan, pengunjung sudah diajak merasakan suasana relaks di dalam ruangan.

Ruang tunggu di bagian registrasi Sunfert
Di sini kami ditemui oleh Mechele Chen, Senio Manager Planning & Development Sunfert International Fertility. Perempuan yang ramah dan hangat ini menjelaskan semua hal yang ingin kami ketahui.

Sunfert International Fertility memiliki empat cabang, namun siang hari itu kami mengunjungi yang ada di Bangsar South – Kuala Lumpur.

Tidak seperti klinik untuk mengatasi masalah kehamilan yang merupakan salah satu fasilitas di satu rumah sakit. Sunfert International Fertility ini tidak seperti umumnya klinik lainnya. Sunfert hadir menjadi solusi bagi pasangan suami istri yang menginginkan kehadiran seorang anak. Klinik ini sengaja fokus membantu pasangan menemukan solusi masalah kehadmilan.

Jadi misal kamu sudah lama menantikan kehamilan yang tak kunjung datang, Sunfert akan membantu untuk mendapatkan baby. 


Bagaimana Cara Kerja Sunfert Fertility?

Kami diajak Michele melihat fasilitas yang dimiliki Sunfert Fertility. Perlu kalian ketahui, Sunfert mempunya alat khusus yang namanya embryoscope+. Alat ini memiliki fungsi untuk memonitor calon embrio, setelah sperma dan sel telur dipertemukan dan jadi embrio.

Cara kerjanya adalah, sperma dan sel telur yang sudah dipertemukan dan menjadi embrio. Dari sini, embrio difoto secara terus menerus setiap lima menit sekali. Apabila sudah melalui proses selama kurang lebih 3 - 5 hari, embrio akan ditanamkan dalam rahim ibu.

Sebelum ada alat ini, pemantauan dilakukan secara manual. Setiap lima menit sekali, ada petugas yang membuka dan mengeluarkan embrio untu dilihat dengan mata telanjang. Kemudian embrio ini dimasukkan lagi ke dalam sebuah kotak penyimpanan. Tentunya ada pengaruhnya dengan proses manual seperti ini. Beda dengan mesin yang memungkinkan embrio dapat tumbuh dalam suasana tneang dan tidak mengalami gangguan eksternal.


Oiya, sebelum penanaman embrio ke dalam kandungan calon ibu, Sunfert memberikan fasilitas psikoterapi. Ada ruangan khusus yang disediakan Sunfert dengan fasilitas yang bikin nyaman dan hepi.




Kemarin sempat ada yang bertanya, bagaimana dengan keinginan memiliki bayi kembar? Ternyata selama ini oleh Sunfert, calon ibu diarahkan untuk hanya memiliki calon baby tunggal. Artinya hanya sel telur terbaik saja yang dipertemukan dengan sperma. 

Apabila embrio yang ditanamkan di rahim ibu berhasil menjadi janin, Sunfert hanya memantau proses kehamilannya hingga usia 20 minggu. Setelah itu diharapkan ibu akan melanjutkan proses perawatan kehamilannya di rumah sakit lain, yang memiliki fasilitas dokter dan ruang persalinan.

Sunfert bahkan menerima calon pendonor sperma juga. Tentu ada syarat khusus bagi calon pendonor sperma ini, di antaranya akan dicek kesehatannya, psikologis, dan kualitas fisik. 

Bagi calon pendonor ini disediakan pula ruang khusus saat akan melakukan penetrasi di luar. Private room ini ada dua ruangan dengan suasana temaram. Disediakan film, musik, dan suasana ruangan yang tenang.





Bagaimana bila ada calon ibu yang ingin menggunakan pendonor? Sunfert memfasilitasi sesi konsultasi bagi calon ibu untuk bertemu dengan pendonor. Atau bisa juga melihat terlebih dulu calon ayahnya, dari foto dan data yang disimpan oleh Sunfert. Mereka bisa memilih ciri fisik, tinggi badan, warna rambut pendonor, biasanya dijadikan hal penting yang diinformasikan pada penerima donor. 

Sunfert bahkan mengijinkan perempuan lajang atau tidak menikah, untuk mengandung anak dari pendonor. Tidak ada batasan usia, asal sehat dan memiliki rahim. Bahkan perempuan menopause pun masih bisa hamil dengan menerima penanaman embrio dari sperma dan sel telur milik orang lain.

Prosesnya gampang banget, hari kedua setelah menstruasi berakhir dilakukan penanaman embrio. Setelah itu boleh pulang. Tidak perlu menjalani rawat inap di Sunfert.


Misalkan ada yang ingin menyimpan sel telurnya, apakah bisa? Tentu saja bisa. Seperti ada alasan kualitas sel telur yang bagus itu dimiliki oleh perempuan di bawah usia 30 tahun. Nah, ada juga pasien yang meminta diambil sel telurnya untuk disimpan di Sunfert. 




Meski ada batasan selama 10 tahun untuk penyimpanan ini. Jadi saat usia perempuan tersebut 37 tahun, dia bisa meminta penanaman embrio dari sel telur yang disimpanya sepuluh tahun yang lalu. Kualitas sel telur masih sama seperti saat perempuan tersebut berusia 27 tahun.

Solusi ini biasanya diambil oleh perempuan yang tengah meniti karirnya dan tidak ingin diganggu oleh proses kehamilan.

Bincang Bergizi dengan Dr. Eeson Sinthamoney

Dalam kunjungan kemarin kami sempat bertemu dengan dr. Eeson Shintamoney, Medical Director dan Fertility di Sunfert Hospital. Dokter yang ramah dan lancar berbahasa Indonesia ini menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami.




Ada empat penyebab subfertilitas yang ditututkan oleh dokter Eason. Berikut ini penyebabnya :

1. Faktor Sperma

Biasanya ada banyak kasus yang terlambat ditangani karena egoisme seorang laki-laki. Ketika sang istri tak kunjung hamil, dokter sebenarnya meminta pasangan suami istri memeriksakan diri bersama. Jadi bisa diketahui masalah sebenarnya. Karena dari fisik luar tidak bisa diketahui. 

Terlihat fisiknya sehat, namun siapa yang tahu dengan kualitas sperma yang dimilikinya? Biasanya masalah muncul dari jumlah sperma, mobilitas dan normalitas sperma.

2. Terjadinya Ovulasi

Perempuan yang memiliki jadwal menstruasi tidak tetap, umumnya akan mengalami masalah kesuburan. Harus dilakukan pemeriksaan, apakah perempuan ini mengalami sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarium syndrome (PCOS).

Pasien yang mengalami PCOS ini punya sel telur, namun ovulasinya tidak terjadi. Biasanya penyebabnya bisa karena masalah genetik. Pasien yang mengalami PCOS ini umumnya memiliki masalah kelebihan BB, jerawat, dan rambut rontok.


3. Tuba fallopi yang tersumbat
Biasanya terjadi karena pernah mengalami infeksi panggul. Atau pernah mengalami sakit di bagian perut yang bawah. Bisa juga disebabkan kelahiran normal yang tadinya tidak ada masalah. Namun karena berulang terjadi, suatu ketika salah satu tuba jadi tersumbat. 

4. Penyebab Lain-Lain
Bisa juga penyebab di luar itu. Yaitu pernah mengalami infeksi, mengalami pembedahan kista, endometriosis, atau kehamilan kedua dan seterusnya. Bisa saja muncul masalah kehamilan selepas proses persalinan. 

Tiap perempuan memiliki masalah yang tak sama. Jadi memang harus dilakukan pemeriksaan yang lebih seksama. Oiya kemarin kami menerima buku karya dokter Eeson, karena katanya bukunya berbahasa Indonesia. So many thanks, doc.

Dokter Eason juga menjelaskan bahwa selama ini Sunfert menawarkan program kehamilan untuk batas usia 46 tahun dengan menggunakan telur milik sendiri. Sementara yang pernah menggunakan telur milik orang lain, pernah ada pasien tertua usianya adalah 51 tahun.


Foto bayi yang dikirimkan
oleh keluarga pasien


Kemarin sempat dijelaskan oleh Michele, biaya yang harus dikeluarkan untuk program bayi tabung atau in fitro vertilization (IVF) adalah sekitar 23,800 MYR. 

Namun bila ada masalah dan sel telur memerlukan Preimplantation Genetic Screening (PGS) untuk memeriksa kromoson pada embrio, dikenakan biaya sebesar 37.800 MYR.



Silahkan hubungi :

Sunfert@Bangsar south 
Unit 2-2, Level 2, Nexus Bangsar South, 
No. 7 Jalan Kerinchi 59200 Kuala Lumpur, Malaysia 
Ph: +603 2242 3211, +6018 230 1818 (Sunfert General Careline) 
Fax: +603 2242 3168 
Email: info@sunfert.com 

Sunway Medical Centre


Rumah sakit berikutnya kami kunjungi pada hari ketiga saat di Kuala Lumpur. Sunway Medical Centre (SunMed) ini tergolong rumah sakit yang megah dengan memiliki empat tower. Saat ini proses pembanguna masih terus dilakukan untuk mengakomodasi pasien dari berbagai negara.

Mendapat julukan sebagi "Rumah Sakit Pariwisata Asia-Pasifik" tahun 2018 dan 2019 APAC Healthcare & Medical Tourism Awards.

Lokasi SunMed ada di kota Sunway City yang letaknya strategis di dekat Sunway Hotel, mall, universitas, dan tempat wisata Sunway Lagoon. Bahkan sebagian besar kamarnya menghadap Sunway Lagoon. 

Rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dengan mengadopsi teknologi terbaru, fokusnya adalah pengobatan penyakit kanker. SunMed dikenal sebagai rumah sakit dengan kunjungan pasien internasional lebh dari 135 negara. 

Berikut teknologi terbaru yang dimiliki SunMed untuk berjuang menuju keunggulan klinis bagi pasiennya :

- Tomotherapy Radixact X9

SunMed adalah rumah sakit swasta pertama di Malaysia yang menggunakan alat ini. Radixact X9 ini digunakan untuk mengobati berbagi jenis kanker seperti kepala dan leher, tulang belakang, kanker paru, dan lainnya.



Nah, kemarin oleh petugas di ruangan ini, kami ditunjukkan semacam penahan kepala dan bahu yang personal dan unik. Biasanya untuk melindungi dari radiasi ketika perawatan kanker, pasien mesti diam dalam jangka waktu yang cukup lama. 

SunMed punya cara yang bikin pasien merasa nyaman saat menjalani pengobatan. Mereka boleh memesan penahan kepala dan bahu dengan beragam karakter superhero. Nantinya usai perawatan, pasien boleh loh membawa pulang karakter superhero. 




- Leksell Gamma Knife Icon

Alat Gamma Knife Icon ini menjadikan SunMed sebagai rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang menggunakannya untuk pengobatan tumor otak. Ukuran tumor yang bisa diobati dengan Gamma Knife ini maksimal 5 cm. Sementara untuk perawatannya tergantung dengan banyaknya tumor. Kalo misal ukurannya kecil dan hanya satu titik, treatment nya minimal 20 menit. Yang paling lama selama ini sekitar 4 jam. Harganya sistem paket yaitu 30.000 MYR.

Bagi pasien dengan menggunakan Gamma Knife ini, pengobatannya menjadi lebih nyaman. Karena sebelumnya, pasien mesti mengalami pengobatan model tengkorak kepala yang harus dibor untuk treatment nya. 

Cara kerja alat ini hanya dengan menjepit kepala, jadi tidak ada lukanya. Jadi pasien bisa langsung pulang usai pengobatan dengan Gamma Knife ini. 



- Varian TrueBeam STx yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker
- 4-D PET/CT Scanner, digunakan untuk scan kanker dan sebelumnya harus dicek dulu gula darahnya. Sunway termasuk rumah sakit pertama yang memasang model terbaru untuk menciptakan pencitraan tumor dengan hasil paling akurat namun efek samping yang kecil.
- da Vinci Surgical System, alat untuk pengobatan dengan sistem bedah robotik untuk operasi invasif minimal. 
- Terapi Radiasi Intraoperatif (IORT), digunakan untuk mengobati kanker payudara stadium awal, tumor intra-abdominal, kanker kolorektal, dan ginekolog yang berulang.

Sunway Medical Centre merupakan rumah sakit dengan pengobatan yang fokus pada segala macam kanker. Bahkan sudah diakreditasi oleh ESMO (Europeans Society for Medical Oncology), sebagai Pusat Perawatan Onkology Terpadu dan Perawatan Paliatif untuk periode tahun 2019 - 2021 

Pasien dari luar negeri yang datang berobat kebanyakan dari Indonesia, Jepang, Arab,  dan Mandarin. Sunway bahkan menyediakan penterjemah untuk empat negara di atas dengan ruangan konsultasi sendiri. Paling banyak pasien yang berobat datang dari Indonesia, sebanyak 60%.

Dengan dokter sebanyak lebih dari 200 spesialis, 60 sspesialisasi dan sub-spesialis. Bahkan ada dua medical dokter dari Medan dan Jakarta. 

Saya merasa kunjungan di Sunway ini mirip work out. Berjalan mengitari seluruh tower (ada 4 tower), yang tak begitu terasa. Karena ruangan dan lantai demi lantai memiliki desain interior yang menarik.

Di tower A diperuntukkan menerima pasien paling banyak dari Indonesa dan China. Tower A merupakan one stop center untuk semua pemeriksaan. Dari cek up, tes urin, tes darah, dilakukan di sini. Kemudian setelah itu pasien diberikan kupon untuk menikmati makan di kafetaria. Dan hasilnya bisa diketahui dalam waktu 4 jam. 

Di sini juga ada Lotus Room, yaitu semacam ruangan theatre yang bisa digunakan keluarga pasien untuk menyaksikan jalannya operasi pembedahan. 


Ruang Untuk Rawat Inap, Bagaimana?

Dari tadi ngomongin tentang pengobatan yang langsung bisa pulang. Atau cek up yang hasilnya juga segera diketahui dalam waktu 4 jam, nggak perlu rawat inap. 

Trus gimana misalkan pasien ternyata kudu menjalani rawat inap?
Tentu saja ada dong, karena Sunway memiliki 636 tempat tidur berstandar internasional yang diperuntukkan bagi pasien. 

Yuk cek ketiga kamar yang saya kunjungi. Berikut ini yaa :

Presiden Suite Room : ulalaaa, ini lah ruang satu-satunya yang dimiliki oleh Sunway Medical Center. Fasilitasnya adalah ruangan untuk pasien dengan sofa bed, ruang tidur untuk keluarga, ruang tamu. Bahkan terdapat dapur, tempat makan, ruang khusus perawat. 



Yaling menakjubkan adalah halaman luas dengan pemandangan menghadap indahnya Sunway Lagoon. Kamar ini bisa dihuni dengan harga 9.000 MYR per malam.

Pemandangan Sunway Lagoon dari kamar

Kamar berikutnya adalah dua jenis dengan perbedaan harga dan pemandangan keluar jendela. Yang pertama dengan tarif 1.288 MYR per malam untuk pemandangan ke arah kota atau Sunway Lagoon. Sementara yang satunya adalah menghadap ke arah dinding dengan tarif 350 MYR per malam. 




Namun meski mengenakan harga berbeda jauh, fasilitas ketiga jenis kamar ini khususnya untuk tempat tidur adalah sama. Ada fitur scan yang dipasang di tempat tidur, dan terkoneksi langsung ke layar monitor di ruang perawat. 

Perawat yang sedang bertugas bisa mengawasi dari monitor tentang kondisi pasien. Mulai dari waktu tidur, bangun tidur, meninggalkan tempat tidur, atau tengah membutuhkan perawatan darurat. Perawat akan segera datang tanpa perlu dipanggil sebelumnya.




Untuk mengetahui lebih lanjut jenis perawatan di Sunway Medical Centre, bisa menghubungi alamat berikut.


Sunway Medical Centre 
No. 5 Jalan Lagoon Selatan, Bandar Sunway, 47500 Selangor, Malaysia. 
Ph: +603-7491 9191 / 5566 9191 
Fax: +603-7491 8181 
Email: smc@sunway.com.my 


Thomson Hospital Kota Damansara

Rumah sakit Thomson ini dibangun tahun 1994 dengan harapan memberikan perawatan medis dengan peralatan canggih dan harga terjangkau.


Rumah sakit ini terlihat cukup sibuk dengan pasien di lantai 1. Ada beberapa unit khusus untuk berbagai perawatan spesialisasi.

Kami diajak ke lantai 3 yang memberikan fasilitas Fertilitas TMC. Rumah sakit ini salah satunya memang menyediakan pelayanan yang fokus pada masalah kehamilan. Dalam 20 tahun terakhir, tingkat keberhasilan program IVF termasuk yang tertinggi.

Di sini kami bahkan bisa menyaksikan tabung-tabung dalam ruang kaca, tempat embrio disimpan. Untuk proses nya dengan menggunakan mesin warna biru, fungsinya untuk memotret embrio. 


Sementara di ruang lainnya dengan kaca yang membatasi di antara kami, terdapat tempat penyimpanan sperma dan sel telur. Perlu kalian tahu, ruang penyimpanan di sini sangat banyak peminatnya. Sering banget sampai penuh saking banyaknya yang ingin menyimpan di Thomson.




Untuk tempat penyimpanan sperma, sebenarnya bisa dilakukan hingga jangka waktu yang lama. Namun sesuai peraturan undang-undang di Malaysia, sperma hanya boleh dititipkan selama 10 tahun. Nanti bisa diperbarui lagi bila ingin menitipkannya di dalam tabung-tabung tersebut.

Namun Thomson hanya menyediakan sperma yang sesuai dengan ciri fisik calon ibu. Mereka hanya mempertemukan sel telur dan sperma dengan kesesuain satu etnis. Terkesan konvensional sih. 

Nah untuk biaya program IVF di Thomson boleh dibilang lebih rendah dibanding Sunfert. Biaya sebesar 14.900 MYR ini udah termasuk untuk konsultasi, proses USG, biaya laboratorium, prosedur IVF, obat-obatan, dan stimulasi ovarium.

Nah, ada yang unik di sini, yaitu bila seorang perempuan berhasil dalam proses penanaman embrio, silahkan bunyikan lonceng. 


Sebuah selebrasi yang nantikan akan mendapatkan support atau aplaus dari pengunjung rumah sakit saat itu. Sesuai banget dengan moto rumah sakit yaitu "Celebrating Life".


Thomson Hospitals Sdn. Bhd.
(Formerly Known as Tropicana Medical Centre (M) Sdn. Bhd.)

11, Jalan Teknologi, PJU 5,
Kota Damansara, 47810 Petaling Jaya,
Selangor Darul Ehsan, Malaysia
Telephone : +603 6287 1111
Fax : +603 6287 1212
Website: https://thomsonhospitals.com



Enggak kepanjangan kan ya artikel kunjungan di tiga rumah sakit saat saya di Malaysia ini? Ini sebenarnya pengen  nulis ya artikel untuk perawatan secara detil. Terlebih sebelum keberangkatan saya ke Kuala Lumpur, ada beberapa teman yang japri. Mereka meminta saya secara khusus untuk bertanya sedetil mungkin tentang program bayi tabung. 

Semoga yang sedikit saya tuliskan bisa membantu teman-teman. Kalo ingin mendapatkan informasi lebih banyak, langsung aja menghubungi perwakilan Malaysia Healthcare Travel Council yang ada di Jakarta. Silahkan hubungi Renata Devita di nomer : 0812-8971-0029.

Sampai jumpa dengan cerita saya tentang kesehatan berikutnya ya. Wassalamualaikum.

Dokumentasi & Materi :
- Dokumentasi pribadi
- Materi dari wawancara, sharing, leaflet

45 komentar:

  1. rumah sakitnya mewah dan nyaman ya mbak. fasilitasnya juga oke banget. pantas orang banyak memilih berobat ke sana ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya bukan hanya mewahnya yang jadi pilihan, namun ketepatan dan kecepatan mendiagnosa serta dokter yang gampang dijumpai

      Hapus
  2. Sepertinya seru banget ya Mbak bisa berkunjung ke berbagai rumah sakit tersebut.

    BalasHapus
  3. Pasti banyak banget pengalaman menarik yang bisa didapatkan setelah kunjungan ke sana ya Mbak.

    BalasHapus
  4. Terimakasih banyak untuk informasi yang sudah dibagikan ini Mbak, pasti akan sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  5. Bagus sekali ya Mbak, fasilitas yang digunakan juga sangat lengkap dan tentunya terpercaya.

    BalasHapus
  6. Iya Mbak benar sekali, fasilitas dan pelayanana yang diberikan sangat baik.

    BalasHapus
  7. Kenyamanan pasien memang sangat penting ya Mbak, rumah sakitnya bagus dan lengkap ya Mbak.

    BalasHapus
  8. Canggih banget ya Mbak fasilitas yang disediakan, pastin pasiennya merasa nyaman.

    BalasHapus
  9. Pertama aku mau bilang keren deh Mba bisa diundang ke sana mantabbb...
    lalu baca tentang donor sperma, dulu juga sepupu begitu ceritanya persis sama begini mba hehehe dan baru tahu ada batas penyimpanannya

    BalasHapus
  10. Canggih banget ya teknologi di rumah sakitnya. Servicenya juga juara. Gak heran kalau banyak yang ingin berobat ke Malaysia

    BalasHapus
  11. Wow mantap dan keren bisa mengunjungi rumah sakit yang canggih begitu. Nuansanya tidak berasa di rumah sakit kyk dihotel.

    BalasHapus
  12. wah informatif banget tulisannya

    harus dibookmarks nih, makasih ya

    BalasHapus
  13. Visioner sekali ya, Malaysia ini.
    Bisa membidik market yg begitu hugee dan keren bgt pokoknya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  14. Kok saya jadi pengen ke SIF juga ya. Ingin memeriksa kondisi serta mempercepat ingin punya anak nih. Secara usia sudah lewat kepala 4 tapi blm diberi kesempatan lagi hamil

    BalasHapus
  15. Wah keren banget sang inisiator sinergi pariwisata dan kesehatan di Malaysia ini ya.
    Keduanya bisa menerapkan simbiosis mutualisma.
    Perlu diadopsi negeri kita nih.

    BalasHapus
  16. Rumah sakitnya canggih-canggih yaaa. Kalau di Indonesia kaya gitu, paling yang nyimpan sperma dan telur dari pasangan ya. Kalau pendonor, kayanya masih tabu banget dan di Islam kan jadi gak jelas nanti silsilahnya

    BalasHapus
  17. Canggih banget yaa rumah sakit di Malaysia ini.. hmm langsung kebayang boleh gaknya dalam Islam pendonor sperma gitu jadi agak serem.. hehe.. lengkap ulasan review rs di malaysianya

    BalasHapus
  18. Dulu sempat mau keluar mencoba treatment IVF, pilihannya terdekat ya Malaysia...syukurnya gak perlu kesana sdh dikasi rejeki...tp ttp dihighlight RS ini buat referensi kedepan siapa tau butuh

    BalasHapus
  19. teknologinya modern semua ya mbak

    amit2 sih semoga nggak sakit2 nggak pengen juga hehe

    tapi siapaun yang dirawat di RS RS tersebut sih pasti ngrasa nyaman ya

    BalasHapus
  20. Baca tulisan mba makin sadar kemajuan teknologi kesehatan di negara tetangga pesat banget ya :)

    BalasHapus
  21. Berobat dengan cara menyenangkan bikin pasien semangat dan tersugesti cepat sembuh. Rumah sakitnya bagus ya mbak kaya Mall

    BalasHapus
  22. Gak heran ya kalo orang Indonesia sekarang banyak yang berobat ke Malaysia. Canggih dan lengkap alat-alat serta dokternya. Nyaman pula rumah sakitnya. Semoga banyak yang mendapat manfaatnya.

    BalasHapus
  23. Saya punya teman yang selalu mengantarkan ibunya untuk berobat ke Malaysia. Dia bilang, Malaysia memang punya sistem layanan kesehatan yang mumpuni. Pas baca postingan ini saya jadi makin setuju sama tanggapan teman saya soal layanan kesehatan di Malaysia yang tidak perlu diragukan lagi

    BalasHapus
  24. Keren wing si Mba bs ikut jalan2 ke sini..aku jd envy hehe...mantap lanjutkan ...bra negara tetangga kita ini memang selangkah lbh maju ya...

    BalasHapus
  25. Keren ya rumah sakit Malaysia ternyata udah pada canggih pantas banyak orang indonesia yg sekarang berobat kesana

    BalasHapus
  26. Di samping kualitas pengobatan dan penanganan medisnya yang profesional, saya rasa feel orang sakit dan keluarganya yang memang merasa aman nyaman dan senang karena pelayanan di Malaysia sangat ramah.

    BalasHapus
  27. Saya kok jadi salfok dengan program memiliki bayi melalui pendonor sperma. Baru tahu hal ini dan sepertinya kalau dalam Islam gak boleh ya ?

    Btw rumah sakitnya canggih-canggih ya Mbak. Pastinya seru sekali bisa langsung berkunjung ke sana dan mendapat banyak informasi. So thanks sharingnya Mbak

    BalasHapus
  28. Bisa menjadi solusi bagi para pasangan yang sekiranya memang susah mendapatkan momongan dengan cara konvensional ya mba pelayanan yang di SunFert itu. Cermat sekali detail yang dilakukan dalam treatment embrionya.

    BalasHapus
  29. Keren banget tempatnya kak, secara kayak bukan rumah sakit ya..
    Dan bisa jadi alternatif bagi pasangan yang belum punya momongan.

    BalasHapus
  30. Wowww mewah bangettt ini mah pasti astu fasilitasnya juga oke banget. pantesan rekomen banget makanya banyak yg memilih berobat ke sana ya

    BalasHapus
  31. Perawatan di sunfert bisa jadi solusi bagi yang ingin memiliki keturunan ya, saya pernah berjuang mengikuti berbagai tes medis karena ingin punya keturunan, alatnya canggih dengan teknologi tinggi ya di sana

    BalasHapus
  32. Fasilitasnya lengkap dan mewah ya mbak wati. Pantesan Malaysia jadi jujukan banyak pasien Indonesia

    BalasHapus
  33. Fasilitas perawatan dan peralatannya canggih-canggih banget ya di rumah sakit-rumah sakit tersebut. Memang beberapa tahun belakangan, Malaysia dan Penang lagi naik daun euy untuk pengobatan berbagai penyakit dengan menggunakan teknologi terkini, bahkan SunMed dikenal banget sama pasutri yang menginginkan anak tapi belum kunjung dikasih

    BalasHapus
  34. Seneng banget ada info mengenai bayi tabung.
    Ini agar aku banyak bersyukur bahwa di luar sana, banyak pasangan yang mengharapkan punya momongan membutuhkan effort yang besar dari semua hal.
    Kalau diberi mudah hamil, malah banyak mengeluh.
    Huhuu~

    BalasHapus
  35. Lengkap fasilitas dan mudah akses transportasinya ya, ga heran jadi rujukan banyak pasien.

    BalasHapus
  36. Fasilitas canggih dan lengkap ya..
    Pelayanannya juga bagus.
    Tak heran sangat di rekomendasikan

    BalasHapus
  37. MasyaAllah ya mbak, ini perjalanan yang sangat bermanfaat banget ya. Saya selama di Malaysia belum sempat ke RS yang mbak datangi malahan hehe

    Btw memang di Malaysia semua seperinya dipikirkan matang matang, sinergi antar lembaga itu keliatan banget.

    BalasHapus
  38. Fasilitas, sarana dan teknologi peralatannya canggih2 ya kak.
    Malaysia memang lagi berkembang banget ya dalam bidang kesehatan.
    Perjalanan yang keren kak!

    BalasHapus
  39. Aku suka kepo sama bayi tabung ini. Jadi beberapa kali nonton channel youtubenya Keluarga Itikk (Tya Ariestya) dan jadi tau beberapa hal mengenai bayi tabung.
    Senang sekali bahwa teknologi semakin canggih.
    Ilmu pengetahuan juga jadi bisa relateable dengan teknologi.

    Biaya 23,800 MYR ini di rupiah-kan jadi berapa yaa...?

    BalasHapus
  40. Infonya sangadddd lengkap.

    btw berarti bisa pesan muka anaknya mau seperti apa yaa berdasarkan ayah pemilik sperma­čśé

    BalasHapus
  41. Wuih serunya berkunjung langsung melihat rumah sakit di Malaysia yah. Memang sering sih kesana orang Indonesia untuk berobat karena bagus yah kak. Aku pun pernah ikutan workshop tentang rumah sakit di Malaysia memang mewah dan nyaman sih rumah sakitnya yah.

    BalasHapus
  42. Informasi yang sangat menarik mbak. Malaysia ternyata punya rumah sakit dengan teknologi canggih ya. Oh ya, mau tanya, yang
    Sunfert Fertility tadi itu semacam kayak program bayi tabung bukan sih? Maaf kalau saya kelewatan baca. Thank infonya

    BalasHapus
  43. Emang gak salah ya kalo WNI lebih memilih berobat kesana karena memang fasilitasnya menyenangkan..hehe...

    dianesuryaman dot com

    BalasHapus
  44. rumah sakit di Malaysia oke banget semuanya ya, jadi bener2 diperhitungkan banget sama warga indonesi ayang sakit pada berobat ke sana

    BalasHapus