Assalamu'alaikum. Sebagai orang tua, memiliki anak-anak yang cerdas di bidang akademik tentu lah senang. Namun saya lebih menyukai anak-anak saya cerdas perilakunya. Maksudnya anak-anak memiliki sikap hormat pada orang yang lebih tua. Dengan teman sebaya dan yang lebih muda, anak-anak bisa menghargai dan menyayangi. Dari pengalaman kedua anak saya, terbukti SMP Islam Terpadu PAPB Semarang telah membentuk karakter siswa dengan pendidikan budi pekerti yang baik.
 |
| Box telepon di SMP IT PAPB |
Pagi itu hari selasa, saya udah japri-an sama emak-emak narsis bin rempong dari satu komunitas. Rencananya sore itu kami bakal ngumpul bareng sambil nongkrongin mas Ari Parikesit, Founder of Kelana Rasa Culinari dan seabrek profesi lainnya. Tapi sorenya berasa drama aja, tiba-tiba pikiran tak tenang bin hati super galau.
Bukan karena mendung yang tiba-tiba menggantung di langit biru. Menutup kota Semarang dengan awan gelap yang nyaris jatuh dan berganti rupa jadi air hujan yang membanjir di jalanan.*bukan lebay loh*
 |
| Courtesy foto : siswa SMP IT PAPB |
Apa sih yang dipersiapkan orang tua saat putra-putrinya mengikuti ujian nasional? Menyediakan waktu longgar bagi mereka agar belajar dengan lebih tekun, itu pasti yaaa... Namun ada juga yang ikut sibuk mengatur jadwal belajar dan melarang bermain game, dan ujung-ujungnya bikin anak-anak bete. Ah, kalo saya sih, biarin aja pas libur weekend mereka bermain game sepuasnya. Hitung-hitung itu saat refreshing agar otak jadi tak jenuh.
Subscribe
For New Post Notifications