My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Blogging
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Oktober 2025

Hari Blogger Nasional, Masihkah Menulis di Blog?
Oktober 30, 2025 8 Comments
Assalamualaikum Sahabat. Seharusnya tulisan ini tayang tepat tanggal 27 Oktober 2025. Bertepatan dengan Hari Blogger Nasional, sayangnya saya masih sibuk dengan realita kehidupan sehari-hari, hahaa. Ya udah lah, kaum mendang mending begini udah bersyukur bisa tetap update blog di tengah kesibukan.



Kali ini saya hanya ingin bernostalgia menjadi blogger selama lebih dari 10 tahun. Sebelumnya saya nulis artikel disimpan di folder aja. Karena saat itu saya gaptek dan belum kenal dengan platform media sosial untuk penulisan panjang. Hanya kenal Facebook sama Twitter.  Siapa nih dari pembaca blog ini yang jebolan medsos ini, hahahaa.

Blogging Untuk Bersenang-senang

Akhirnya saya gabung dengan komunitas menulis yang kegiatannya beragam. Ada pelatihan penulisan, ikutan bikin antologi buku fiksi atau non fiksi, dan yang lainnya. Kadang juga ada kopdar dan saya akan hadir kalo waktunya cocok. Bahkan sampai keluar kota pun saya berangkat juga demi dapat ilmu dan silaturahmi. Hehehe.

Tiba masanya beberapa teman ngajak bikin blog, dan saya pun ikut euforia tersebut. Blog yang isinya untuk curhat berbagai hal. Yah namanya masih cupu jadinya belum tahu tentang niche blog. Eh ini keterusan sampai sekarang, masih suka nulis segala hal a.k.a gado gado.

Sampai akhirnya membuat blog dengan platform .com karena alasan bakal ada kerja sama dengan brand. Mamak mamak IRT jadi semangat nulis dan update blog rutin saat tahun 2015 itu.

Hmmm sebuah iming-iming yang pasti bikin kalian juga pengen kan?

Tahun 2015 - 2019 adalah tahun yang menyenangkan sebagai pemilik blog dengan nama saya sendiri yaitu hidayah-art.com. Waktu itu beneran cupu karena menggunakan nama pribadi. Kalo beberapa blogger profesional bilang, lebih baik pilih nama domain yang bakal mudah diingat orang. Domain dengan nama seperti wisatayogya, dolanterus, dan yang lainnya.

Pikir saya saat itu dengan nama sendiri aja, udah banyak tawaran kerjasama dari brand. Jadi malas gitu ya kalo mau ganti nama domain. Harus branding lagi, merintis blog dengan domain baru itu butuh waktu yang lama. Kecuali memang kamu mendedikasikan waktumu untuk ngulik blog seharian. 

Dapat Banyak Rejeki Dari Ngeblog

Bersyukur meski nama blog pakai nama pribadi, nggak menyurutkan rejeki. Setiap bulan ada aja yang ngajakin kerjasama. 

Meski penghasilan dari kerjasama ini tidak sama setiap bulan, tapi selalu ada. Saya bisa nabung uang yang saya dapatkan dari artikel kerjasama. Cukup di rumah aja, saya bisa dapat income. Kebetulan tahun 2015 saya resign karena jenuh dengan pekerjaan kantor. Jadinya saya serius menekuni dunia blogging. 

Tidak hanya duit dari blogging, tapi saya juga berkesempatan jalan-jalan karena ajakan beberapa brand atau dinas pariwisata daerah. 

Rafting di Sungai Serayu
bersama Dinpar Banjarnegara

Saya bahkan bisa keluar negeri karena kerjaan dari blogging. Satu hal yang tak pernah saya bayangkan awal memulai dunia blogging. 

Diajak kerjasama Malaysia Health care


Tidak hanya rejeki materi dan bisa jalan jalan ke berbagai tempat wisata, saya pun dapat teman baru. Dari pertemanan ini yang bikin saya tetap mencintai dunia blogging. Nikmatnya menjadi blogger, Masya Allah Tabarakallah.

Apakah Blogger Masih Akan Berjaya?

Sejak dua tahun ini, saya udah sering menolak ajakan datang ke event promosi produk. Padahal sekarang pun udah jarang ada tawaran kerjasama dengan agensi atau brand. 

Alasannya karena saya memang sudah nggak sanggup ngikutin event yang kewajibannya nggak hanya nulis. Tapi harus bikin video karena sekarang memang sedang marak.

Ya, blog sekarang seakan udah kalah pamor dengan media sosial lainnya. Netizen lebih suka nonton video yang hanya beberapa detik. Tidak butuh waktu lama seperti kalo baca tulisan di blog. Brand pun lebih suka mengajak kerjasama konten di Instagram atau TikTok karena lebih luas jangkauannya.

Apakah blog kelak tidak akan lagi memiliki nilai jual? Bagaimana dengan profesi blogger, apakah akan mati?

Ternyata blog masih menjadi salah satu media yang diminati oleh brand yang menginginkan branding. Blog menjadi media yang detil bagi produsen untuk mengenalkan produknya.

Perusahaan menggunakan blog untuk mempromosikan produk atau layanan. Blog digunakan untuk membangun brand awareness di mata publik. 

Namun yang selama ini juga bikin saya bahagia, blog ini bisa memberikan informasi bagi pembaca. Saya sering menerima email ucapan terimakasih karena ada artikel yang bermanfaat untuk mereka. Hati rasanya berbunga bunga. Melebihi nilai nominal fee yang saya dapatkan dari brand. 

Semoga saya bisa terus menuliskan artikel yang bermanfaat. Meski tak lagi menjadi tempat mencari cuan, namun setiap bulan masih ada penghasilan dari blog ini. Bagaimana dengan kalian, masih setia baca blog ini? Sharing yuk, tulisan apa yang ingin kalian baca. Wassalamu'alaikum.
Reading Time:

Rabu, 26 Februari 2025

Satu Dekade Ngeblog, Menyimpan Jejak Digital Untuk Kebaikan
Februari 26, 2025 9 Comments
Assalamualaikum Sahabat. Kali ini saya ingin menceritakan perjalanan ngeblog selama 10 tahun terakhir. Terutama karena Maret 2025 ini genap 10 tahun blog www.hidayah-art.com menyandang platform dotcom. Sebelum itu masih ngontrak di blogspotdotcom. Pasti banyak cerita seru, lucu, menyenangkan, inspiratif menggawangi blog dengan niche lifestyle ini.

Wati dan ASUS

Meski mengusung niche lifestyle, saya fokus pada tema Kesehatan, Keuangan, Traveling dan Kuliner. Ternyata pemilihan niche lifestyle ini justru menjadi sebuah keberuntungan dalam menuturkan tulisan. Karena pengalaman membersamai keluarga selalu bersentuhan dengan tema yang udah saya sebutkan di atas. 

Bagaimana perjalanan saya 10 tahun menjadi blogger? Secara detil akan saya kupas dalam tulisan kali ini.

Dari Pekerja Kantoran Menjadi Content Creator

Setelah bekerja selama 25 tahun, ada perasaan jenuh berhadapan dengan jurnal angka dan neraca keuangan. Hingga akhirnya Maret 2015, saya pun mengajukan permohonan resign pada pimpinan di kantor. Alhamdulillah pengajuan resign yang udah ketiga kalinya ini akhirnya disetujui. Tentu saja dengan catatan saya harus melatih karyawan baru hingga bisa menggantikan peran saya. 

Ternyata prosesnya butuh waktu yang lumayan lama, karena mencari pengganti saya sungguh tak mudah. Nggak apa-apa, yang penting saya bisa resign setelah penantian 5 bulan, dari Maret saat mengajukan resign hingga Agustus 2015. Saat itu karyawan pengganti sudah siap mengerjakan semua tugas yang saya serahkan padanya.

Sejak awal September 2015 itu pula saya bisa fokus mengelola blog di sela kesibukan harian mengurus keluarga. Saking bahagianya saya bikin postingan kalo udah resign di sosial media, hahahaa. 

Alhamdulillah, meski saya resign namun tetap menerima pesangon. Sebagian pesangon bisa saya jadikan modal nulis. Iya modal nulis yaitu saya beli laptop merk Asus dari uang pesangon. Masya Allah, semoga berkah ya duit pesangon dari perusahaan.

Laptop Asus X200M
Laptop ASUS X 200 M
Duit pesangon jadi modal nulis

Momen itu juga menjadi awal saya konsisten ngeblog. Apalagi sejak Maret 2015, blog saya udah menggunakan URL custom domain. Katanya blog yang sudah URL custom domain bisa menunjukkan profesionalisme. Orang-orang biasanya akan lebih memilih untuk mengunjungi URL blog hidayah-art.com daripada hidayah-art.blogspot.com. 

Untuk mendapatkan URL custom domain tentu saja saya harus membayar sewa pada penyedia domain. Untuk harga per tahun sewa domain beragam, sahabat bisa cek di beberapa penyedia domain.

Nah ngomongin biaya sewa domain yang harus saya anggarkan setiap tahun, tentu saya pun ingin blog ini bisa mendatangkan cuan. Iya dong, ada pengeluaran tentu harus diseimbangkan dengan pemasukan agar semangat ngeblog. Nyari cuannya gimana? Lanjut baca yuk.

Cari Cuan Dengan Ngeblog

Sejak blog udah custom domain, saya rutin menayangkan artikel tiap bulan. Bahkan saat itu saya menjadwalkan posting blog satu mingu beberapa artikel. Katanya begitu blog udah URL custom domain, pemilik diharapkan rajin posting. Kalo bisa posting artikel setiap hari, ini saya baca dari pakar blog dalam artikel mereka.

Namun sejak belajar Optimasi blog dengan SEO, saya mendapat informasi yang lebih menarik. Nggak penting posting blog tiap hari. Tapi pastikan artikel kita sudah menerapkan SEO. 

SEO atau Search Engine Optimization merupakan suatu teknik optimasi untuk membuat website atau situs bisa mendapatkan peringkat terbaik di mesin pencari. Tentu saja dengan harapan konten bisa berada di peringkat 1 Google.

Untuk membuat blog bisa berada di peringkat teratas Google, ada teknis khusus yang bisa kalian pelajari. Saya pernah menuliskan cara optimasi SEO di sini:


Berkah Ngeblog, Rejeki Datang Dengan Kerja Dari Rumah

Dulu sebelum resign, saya pernah berkomitmen ingin bekerja di rumah. Niatnya bisa mengurus rumah namun tetap memiliki penghasilan dengan menjadi penulis freelance. Waktu itu saya belum memiliki gambaran bahwa menjadi blogger bisa mendapatkan penghasilan. Karena saat itu meski sudah beberapa kali mendapatkan job nulis namun nilainya masih kecil.

Ketekunan saya mengelola blog dengan menuliskan cerita pengalaman membersamai keluarga menjadi berkah sebagai blogger. Beberapa kali saya menuliskan artikel bersama keluarga dalam lomba blog. Saya pernah menjadi pemenang pertama lomba blog yang diadakan oleh salah satu provider bekerja sama dengan komunitas ngeblog fun blogging. Senang loh karena hadiahnya saat itu ( Mei 2016) adalah Smartphone. 

Bersyukur juga ketika pengalaman menemani suami yang kena serangan jantung, hingga masa pemulihan dan pasang ring untuk jantungnya, saya tuliskan di blog ini. Tulisan ini saya ikutkan dalam lomba blog kesehatan yang diadakan Kementerian Kesehatan. Alhamdulillah tulisan dengan tema GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) ini mendapat tempat Juara Harapan 3. Dan meski tidak menjadi juara pertama, saya tetap diundang menghadiri Malam Penghargaan Publikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan di Jakarta. 

Malam Penghargaan Kementerian Kesehatan

Nikmat yang tak akan pernah saya dapatkan bila tidak menjadi blogger ini sungguh membuka mata hati. Berbagai peluang terbuka ketika saya tekun mengelola blog. 

Seperti jalan-jalan sambil bekerja di Kuala Lumpur, Malaysia. Hal ini karena saya terpilih setelah proses seleksi blogger perwakilan Semarang untuk Familiarisation Trip. Yaitu blogger dari berbagai negara terpilih untuk mengikuti peluncuran Malaysia Year of Healthcare Travel (MyHT) 2020 di Kuala Lumpur pada tanggal 30 Oktober - 2 Nopember 2019 yang dikemas dalam bentuk Familiarisation Trip.
Kunjungan di 3 Rumah Sakit 
di Kuala Lumpur

Siapa yang nggak berbahagia mendapatkan pengalaman seru yang kayaknya cuma satu kali seumur hidup ini? Suami dan anak-anak saya, bahkan orang tua pun ikut bangga menyaksikan perjalanan saya sebagai blogger. Masya Allah, senang ya bisa membahagiakan keluarga dalam bentuk kabar baik seperti ini?!

Bertahan Menjadi Blogger Untuk Berbagi Pengalaman

Saya tidak menyangka sudah lebih dari 10 tahun mengelola blog www.hidayah-art.com ini. Sebuah perjalanan kehidupan yang saya tuangkan sebagai jejak digital dengan niat ingin berbagi pengalaman. 

Saya ingat pesan orang tua terutama bapak, kalo menjadi manusia itu sebaiknya bisa bermanfaat untuk orang lain. Nah, ada hadist tentang pesan bapak saya ini. 

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Ahmad, ath-Thabrani).

Dengan menjadi blogger yang menuliskan berbagai hal yang baik, semoga bisa bermanfaat untuk pembaca. Saya pun tidak sembarangan saat menulis tentang artikel tema kesehatan. Biasanya saya tulis berdasar pengalaman pribadi dengan dukungan tambahan pernyataan dari dokter yang merawat keluarga. Apabila ada kesalahan tulisan tentu itu semata karena saya yang masih memiliki kekurangan.

Bagi saya blog merupakan aset digital yang tahan lama. Misalkan suatu hari saya sudah tidak lagi mampu menulis atau tiada, blog ini masih akan tetap ada. Semua tulisan saya di blog ini bisa jadi tetap muncul di Google. Tentu saja harus ada orang yang saya berikan mandat untuk mengelola pembayaran sewa domain. Atau bisa jadi blog ini akan saya kembalikan ke blog gratisan agar anak keturunan saya tidak kerepotan mengurus pembayarannya.

Namun selagi saya masih mampu mengelola blog ini, InsyaAllah akan senantiasa menuliskan pengalaman yang menarik dan bermanfaat bagi pembaca. 

Blogger Dan Dukungan Komunitas

Menjadi blogger juga butuh dukungan dari berbagai hal. Dua hal yang selalu mendukung kegiatan saya sebagai blogger adalah komunitas dan gadget. Saya ingin ngomongin dukungan gadget dulu, terutama laptop. Iya laptop saya yang selalu mendukung kegiatan ngeblog selam 10 tahun.

Ngomongin tentang urusan mengelola blog, saya jadi ingat kalo laptop Asus yang sudah menemani sejak tahun 2015 mulai lemot. Tentu saja karena memori yang sudah tidak mampu menampung berbagai foto dan dokumen. Apalagi dengan kapasitas RAM yang hanya 2Gb tentu sudah tidak mendukung pekerjaan saya menjadi content creator. 

Laptop menjadi perangkat pendukung bagi blogger yang ingin selalu update artikel di blog. Saya pun senang ketika ada brand gadget yang hingga sekarang selalu mendukung kegiatan blogger. ASUS adalah brand besar yang berkomitmen mendukung kegiatan blogger di Indonesia. Sejak tahun 2015, ASUS mengadakan berbagai event online maupun offline bersama blogger.

Beberapa kali saya pun gabung dalam kegiatan online maupun offline tersebut. Salah satunya saat launching ASUS Vivobook Go 14 (E1404F) yang memiliki body tipis, ringan dengan model trendy. Meskipun pasar ASUS Vivobook Go 14 ini ditujukan untuk anak sekolah dan mahasiswa, sebagai blogger saya pun ingin memilikinya. 

Vivobook Go 14 (E1404F) memiliki memori LPDDR5 dengan kapasitas hingga 16GB. Memori ini keren banget, karena lebih cepat dan lebih irit baterai dari generasi yang sebelumnya. Jadi, kita bisa menghemat daya laptop tanpa mengurang kecepatannya. Sebagai blogger saat buka laptop, kita pasti selalu membuka banyak aplikasi. Kapasitas memori yang besar bakal membuat kita bisa lebih produktif dan kreatif saat menggunakan laptop ini. 

ASUS Vivobook go 14

Doa selalu saya untai agar bisa memiliki laptop yang mumpuni seperti ASUS Vivobook Go 14. Nggak kebayang kalo saya punya laptop yang 
 memiliki fitur keyboard ASUS ErgoSense. Keyboard yang dirancang agar penggunanya mengetik dengan nyaman. Dan ujung jari yang tidak bakal mengalami kelelahan saat menekan keyboard karena langsung kembali nongol. 

Baca lengkap ada di artikel ini :


Sempurna deh kalo udah punya laptop impian ASUS Vivobook Go 14 ya. Sahabat ikut doakan saya agar bisa segera membeli laptop impian ini ya, terima kasih. 

Dukungan sebagai blogger yang berikutnya adalah gabung dengan komunitas. Ya, ini menurut saya wajib banget. Dan saya sudah gabung dengan komunitas blogger perempuan Semarang Gandjel Rel sejak awal berdiri yaitu Februari 2015. 

Sebagai blogger perempuan yang tinggal di Semarang, sudah tak terhitung lagi berapa kali saya beruntung bisa ikut event karena ajakan dari komunitas Gandjel Rel. Saya nggak akan menyebut semuanya, sahabat bisa membaca artikel di blog ini yaa.

Komunitas blogger perempuan Semarang
Foto ulang tahun Gandjel Rel ke-10
foto milik @hapsariadiningrum

Tentunya keikutsertaan saya bukan karena kedekatan dengan founder-nya. Saya yakin founder akan memilih blogger yang memiliki tanggung jawab serta komitmen saat ikut event. Karena ketika kita ikut event akan selalu ada tanggung jawab yang menyertainya yaitu menulis sesuai brief, hadir tepat waktu, dan tidak setor artikel melebihi tenggat waktu yang ditentukan.

Alhamdulillah saya bahagia bisa dipertemukan dengan perempuan hebat yang tergabung dalam komunitas blogger Gandjel Rel. Komunitas yang tidak hanya mendukung kegiatan blogger. Namun juga memiliki misi sosial, persahabatan, dan kekeluargaan. Terima kasih pada semua founder dan member komunitas Gandjel Rel. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan agar bisa terus menulis di blog. Ngeblog ben rak ngganjel, GRes. Wassalamualaikum.


Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog 2015 ke 2025 Perjalanan Ngeblogku yang diadakan oleh Gandjel Rel 
Reading Time:

Jumat, 25 November 2022

Menyiasati Aktivitas 1 Week 1 Post Bersama Komunitas Gandjel Rel
November 25, 2022 4 Comments

Menyiasati Konsisten Nulis di Blog 

Assalamualaikum Bestie. Menyiasati Tantangan 1 Week 1 Post Bersama Komunitas Gandjel Rel selama 8 periode ini, bagi saya cukup mudah. Hanya kembali pada niat awal saat ingin mengikuti tantangan menulis 1 week 1 post.


Tips Nulis Blog


Nah dalam kesempatan ini saya ingin berbagi tips agar tetap bisa konsisten menulis artikel untuk blog. Yaahhh minimal memenuhi aktivitas 1 week 1 post dari komunitas Gandjel Rel Semarang. 


Silakan baca : Tragedi Kanjuruhan


Sebelumnya saya akan bercerita kalo tantangan menulis 1 Week 1 Post Periode bukan satu-satunya yang saya ikuti saat ini. Jadi sebelum ikut aktivitas 1 Week 1 Post, saya sedang mengikuti tantangan menulis di grup blogger berbeda. Terasa banget kan effort-nya kalo udah lama nggak posting blog. 


Memang sebelumnya postingan blog isinya konten berbayar dan malas banget update konten organik. Efeknya dari DA, view, jadi menurun banyak. Nah jangan tiru ya, kamu tetap harus konsisten ngeblog yagesyaa. Karena saya pun udah sejak 5 bulan ini mulai menyemangati diri sendiri agar rajin posting artikel organik di blog. 


Alhamdulillah udah 5 bulan pula blog ini rutin posting minimal 6 tulisan, bahkan pernah sampai 13 tulisan pada bulan Oktober. Yaampun bangga banget dengan diri sendiri. Apalagi usia saya udah 54 tahun lebih, merasa produktif jadinya. Masya Allah. Semoga Allah azza wa jalla senantiasa memberikan keberkahan dalam setiap tulisan di blog ini.

Tips Menyiasati Konsisten Nulis di Blog 

Sebenarnya tips konsisten menulis artikel di blog itu bisa dilakukan oleh blogger pemula ataupun yang udah lama ngaku blogger tapi nggak update, wkwkwk. Gampang kok yang penting nulis dan posting, udah gitu aja.  Berikut ini tips konsisten menulis untuk blog :

Tentukan Niat Awal Ikut Aktivitas 1 Week 1 Post

Entah tantangan menulis model seperti apa yang kamu ikuti, pastikan kamu menentukan niat awal. Jangan karena ikut-ikutan, gengsi karena banyak yang ikutan, ataupun alasan lainnya.

Saya sendiri sejak awal udah berniat ikut karena memang ingin konsisten ngeblog. Melakukan tantangan sendiri nggak asik. Lebih asik dan seru dengan gabung komunitas yang memiliki batasan deadline posting artikel. Jadi mau nggak mau ya mesti ikut aturan dan jangan sampai terlambat. 


Niat ikut tantangan menulis agar blog selalu update artikel dan mesin pencarian Google bakal senang bertemu url blog kita. Hahahaa. Ya misal kamu jadi anggota suatu kelompok arisan, nggak pernah muncul, nggak menyapa, otomatis anggota yang lain bakal melupakanmu. Begitupun dengan mesin pencari Google yang senang dengan website yang selalu posting artikel baru. 

Hilangkan Hambatan

Kalo udah gabung tantangan menulis, hilangkan hambatan. Jangan sampai ada alasan dari sakit kepala, sibuk arisan atau kerjaan numpuk. Jangan yagesyaa. Setiap orang memiliki kesibukan yang berbeda, nggak hanya  kita. Setiap orang juga mungkin tengah sakit perut melilit saat berjuang merampungkan tulisan.
 

Nah kalo udah niat ikut tantangan menulis ya, begitu tema ditentukan, langsung kerjakan. Jadi jangan samapi mepet detlen gitu. Takutnya ntar ada kegiatan dadakan dan dijadikan alasan lagi piknik RT, isshhhh.


Atau mendadak hari terakhir setor malah listrik mati seharian. Blaiiiisss, mau alasan listrik mati? Tapi kan 6 hari sebelumnya listrik nggak mati, hihiii. Sekarang udah bukan jamannya lagi nyari alasan. Yuk hilangkan kebiasaan terlambat setor pekerjaan apapun yang menjadi tanggung jawab kita. Termasuk setor artikel 1 week 1 post di komunitas menulis mana pun yang kamu ikuti.

Skala Prioritas

Tahu sih kalo kamu itu pekerja kantoran, nyambi jadi blogger, nyambi jualan, dan di rumah jadi ibu anak-anak. Belum lagi ngurus suami yang minta dibikinkan mie rebus cabenya lima dan nggak pakai telur. 

Kembali lagi ke urutan paling atas tips konsisten tantangan menulis setiap minggu satu artikel. Apa niat kamu saat gabung tantangan menulis? Nah itu aja yang diingat-ingat, yang menjadi penyemangat agar konsisten melanjutkan hingga etape terakhir.


Kemudian tetapkan skala prioritas, urusan keluarga tentu taruh paling atas. Kemudian beberes rumah, baru deh nulis artikel. Nah kalo masih kerja kantoran yang masuk dari jam 9.00-17.00 gimana dong? Saya dulu sempat nguli juga sebelum akhirnya resign. Dan saya biasanya kalo ingin nulis ya abis shalat subuh bentar, lanjut istirahat siang di tempat kerja. Kemudian lanjut lagi malam jelang tidur. Banyak kok blogger yang masih kerja kantoran dan tetap produktif nulis di blognya. 


Cari Ide Menulis

Siapa yang sering bingung dan bilang nggak ada ide menulis? Nggak ada ide meski udah ada tema yang ditentukan pemenang arisan atau pengurus tantangan nulis. Hehehee, saya juga jadi bingung kalo begini.


Menurut pengalaman selama 7 periode ikut aktivitas menulis setiap minggu dengan tema yang udah ditentukan, saya nilai seru. Tema juga sederhana dan bisa dieksekusi dengan lancar. Saya open mind, mencari sudut pandang penulisan dari berbagai sisi. Seperti misal tema ke-7 tentang kebaya merah. Tahu kan kontennya gimana? Namun saya eksekusi menulis dengan mengambil sudut pandang kepribadian ganda. Karena menurut penyidik si pemilik video kebaya merah memang mengidap kepribadian ganda. 

Yuk Mulai Menulis

Kalo tema dan ide udah ada, nggak usah kelamaan ya, langsung aja menulis. Saya cukup duduk di kursi depan meja dengan laptop yang udah tua usianya (7 tahun), dan alhamdulillah bisa posting di blog. 


Saya berusaha langsung menayangkan artikel sesuai tema ketika nggak ada pekerjaan penting di hari pertama. Namun ketika saya tengah keluar kota seperti saat tema periode ke-6 tentang film favorit, saya cicil di jalan. Jadi saya menggunakan ponsel untuk ngeblog. Karena udah terbiasa malah lebih cepat karena untuk pelengkap gambar juga bisa dilakukan dengan ponsel ini.


Jadi sebenarnya tipsnya hanya satu, kerjakan segera. Karena saya nggak pernah tahu kan bila hari pertama tidak langsung mengerjakan, mendadak hari berikutnya sampai hari terakhir ada kegiatan penting. Misalkan begitu tema digulirkan, saya sedang sibuk seperti tema periode ke-8 (artikel ini), ya saya tulis dulu idenya. Kemudian sub judul isinya apa aja, semua saya tuliskan. Jadi begitu saya punya waktu luang, bisa segera dituliskan dalam sekali duduk, eh gimana maksudnya, hahahaa.


Nah tentang kesan saya ikut aktivitas 1 week 1 post bersama komunitas Gandjel Rel, seru sih. Saya hepi bisa ikut aktivitas menulis rutin seperti ini. Blog saya jadi rutin update artikel terbaru setiap minggu. Saya juga jadi makin semangat menulis karena udah ada tema yang ditetapkan setiap minggu. Pokoknya pengen tantangan nulis ini lanjut sih. Jangan berhenti sampai minggu ke-8 aja. Tapi misalkan akhirnya hanya sampai di minggu ke-8, saya tetap akan konsisten posting tiap minggu dengan mencari tema sendiri. 


Gitu yagesyaa tips menyiasati agar saya bisa tetap konsisten menulis 1 week 1 post. Ngga ada yang rumit, semua sederhana aja dan bisa kamu lakukan juga. Mungkin kamu bisa menambahkan tips lainnya agar tetap konsisten menulis? Boleh loh tulis di kolom komentar. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Minggu, 06 Oktober 2019

ASUS VivoBook Ultra  A412, si Mungil Yang Paling Berwarna Dengan Perfoma Powerfull
Oktober 06, 2019 39 Comments

ASUS VivoBook Ultra A412, si Mungil Dengan Performa Powerfull


Assalamualaikum Sahabat. Saya tipe orang yang setia, kalo sudah kenal dengan sesuatu bakal nggak bisa jauh. Ini bukan ngomongin setia pada paksumi loh, kalo itu sih wajib hukumnya. Saya lagi ngomong tentang benda mati yang bisa nyala saat punya kekuatan baterai. Namun si dia ini juga menjadi teman setia saya menyalurkan hobi yang udah 4 tahun ini nambah saldo rekening di bank.

Aihhh, bersyukur banget ya, Allah azza wa jalla memilihkan jalan yang saya impikan sejak lama. Beberapa teman dekat tahu, jauh sebelum menjadi freelancer, saya pengen banget resign. Bekerja sepanjang 20 tahun lebih membuat saya jenuh. Menatap angka dalam neraca, laporan rugi laba, dan jurnal keuangan, benar-benar bikin saya mual. 

Ada kalanya saya berangkat kerja dengan enggan. Pengennya di rumah aja gitu. Tapi saya juga nggak mau di rumah tanpa melakukan sesuatu yang produktif. Saya pengennya di rumah dan bisa bekerja dengan hati senang.

Terbersit keinginan menjadi penulis. Karena waktu masih remaja dulu pernah beberapa kali menikmati kesenangan terima duit via wesel dari majalah remaja. Masa iya jaman masih remaja bisa menghasilkan duit dari menulis, sekarang udah tua dewasa nggak bisa mengulang cerita lama?!


Cerita Notebook ASUS X 200 MA Kesayangan Saat Minum Jeniper

Akhirnya tahun 2015 saya mengajukan resign kepada pimpinan perusahaan. Dan alhamdulillah berhasil. Karena sebelumnya bos enggak pernah meluluskan keinginan saya untuk resign. Bahkan saat itu saya mendapat pesangon yang jumlahnya lumayan. 

Dengan ditemani si sulung yang udah jadi anak kampus, saya pun membeli notebook ASUS X 200 MA. Sebagian uang pesangon dari bos yang menjadi modal awal memiliki notebook ini. Semoga amal ibadah beliau dibalas kebaikan oleh Allah Swt. Aamiin.

Menjadi blogger ternyata jawaban Allah atas setiap doa yang saya ucapkan setiap usai shalat. Saya pengen pensiun selagi muda dan ingin tetap berkarya dari rumah. Meski suami memberi lebih dari cukup untuk pengeluaran rumah tangga, saya merasa ada kebahagiaan menerima duit dari bekerja. Saya bisa menggunakan duit hasil bekerja ini untuk membantu orang tua dan famili yang tidak mampu.



Notebook ASUS X 200 MA ini telah hampir 5 tahun menemani saya bekerja. Kadang dari pagi usai shalat Shubuh hingga malam hari. Ada mungkin lebih dari 12 jam sehari notebook dalam kondisi hidup. Karena saya memang suka bekerja sambil nyuci, masak, atau membersihkan rumah. Hahahaa, perempuan terkenal multitasking, tapi entah lah apa semua itu sukses dikerjakan hingga tuntas.

Meski notebook ASUS yang saya miliki masih bisa mendukung kerja saya sebagai content writer, namun kudu di colokin di steker listrik. Ada sebabnya nih mengapa jadi bernasib kayak gini. Harus setia gandengan dengan colokan listrik.

Sebenarnya ini kesalahan saya juga sih. Waktu itu abis Shubuh dan suami sedang tadarus di meja kerja saya. Tentunya ada Notebook ASUS X 200 MA juga di atas meja. Saya meletakkan gelas isi air hangat jeniper (jeruk nipis peras) untuk suami. 

Entah gimana ceritanya, saat saya sedang di dapur mendengar suami yang berteriak kaget. Saya melihat ke arah meja dengan air jeniper yang udah membanjir mengitari notebook kesayangan. *nangis kejer

Dengan entengnya suami bilang,"Udaaah, ntar beli lagi kalo nggak bisa diperbaiki."

Hiksss, rasanya sedih banget. Apalagi ada kerjaan yang kudu diselesaikan minggu itu. Dan hari itu juga saya harus ikut suami ke Bogor untuk urusan kerja. Tahu kan gimana galaunya saya saat berangkat dengan membawa notebook yang belum tahu nasibnya. Entah bisa hidup atau enggak.

Begitu tiba di Bogor, saya mulai nyari service laptop yang menerima produk dari brand ASUS. Alhamdulilah dekat kampus IPB dan rumah ipar, ada tempat service. Senangnya lagi teknisinya baik banget. Saat saya curhat juga dia tuh menenangkan.

"Semoga kami bisa memperbaiki notebook ini, Bu."
"Mudah-mudahan ya Mas, mana lagi banyak kerjaan pula," curhat saya lagi.
"Banyak kejadian seperti ini, laptop nya ikut minum teh atau kopi, atau milkshake," mas nya tertawa.

Haduhhhh, banyak temannya bukan berarti saya lebih beruntung. Saya cuma bisa berdoa semoga notebook kesayangan bisa diselamatkan. Soalnya anggaran buat beli laptop saat itu hanya diperuntukkan kebutuhan si bungsu yang kuliah di jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual). Ibu harus ngalah sementara.

Alhamdulillah ternyata sehari kemudian saya ditelpon, kalo notebook saya masih bisa diselamatkan. Masya Allah, senangnya. Apalagi saat tahu biayanya juga murah, cuma 200 ribu. Bersyukur banget deh saat itu.


Kenalan Yuk dengan ASUS VivoBook Ultra A412 yang Ramping dan Colourfull


Kejadian notebook ketumpahan air jeniper udah 7 bulan berlalu. Hingga saat ini notebook X 200 MA masih menemani saya setiap hari. Kinerjanya memang enggak seperti dulu lagi. Mungkin juga karena udah kebanyakan data di folder nya. Tahu dong kalo content writer itu suka nyimpen foto. Apalagi saya suka traveling juga ke berbagai tempat di bumi Allah.

Nggak rela rasanya kalo mesti hapus foto atau video hasil hunting saat traveling. Karena foto itu ibarat kenangan bagi saya dan keluarga. Yang nggak semua saya tayangkan di sosial media. Jadi solusinya memang disimpan di folder dan sesekali dibuka untuk menggali lagi kenangan saat traveling bersama keluarga.

Okay, ketika notebook saya udah lambat kinerjanya akibat ikutan menyesap jeniper, saatnya nih kepo laptop atau notebook baru.

Alhamdulillah saya beruntung saat hari Kamis, tanggal 26 September 2019 hadir dalam event ASUS Blogger Gathering di Aston Hotel Semarang.

Mba Marisa Pratiwi sebagai PR Specialist ASUS Indonesia, jaga gawang di meja registrasi. Saya pun registrasi dulu di formulir yang udah disediakan dalam bentuk dokumen di folder laptop ASUS. Mba Erlyin Purnama di depan laptop menanyakan nama dan mengisi alamat email.

Senang banget lah bisa hadir dalam event keren ini. Saya bisa mengenal lebih dekat dengan spesifikasi produk ASUS. Apalagi saat seperti ini juga bikin saya bisa berjumpa dengan teman-teman blogger yang tinggal di Semarang dan sekitarnya. Bisa ngobrol seru tentang ngeblog, gosip artis gadget yang bagus, dan banyak deh.


Kenal Lebih Dekat VivoBook Ultra A412

Begitu hampir sebagian kursi di Platinum Room Aston Hotel udah terisi oleh peserta, acara pun dibuka oleh Mba Marisa. Nah, suasana ruangan mulai hening begitu Mas Riandanu, Technical PR ASUS Indonesia memulai penjelasannya tentang VivoBook Ultra A412.

Saya pun mulai menorehkan catatan di kertas. Yah mana tahu kan bisa jadi modal diskusi dengan si sulung apakah VivoBook Ultra A412 ini pasangan yang tepat untuk saya sebagai content writer.


Berikut Spesifikasi VivoBook Ultra A412 :


# Bodi Mungil & Paling Berwarna

Mendapatkan sebutan sebagai "world's smallest colourfull 14" Ultrabok". Yang artinya adalah ultrabook dengan layar 14 inci paling berwarna dan berukuran paling kecil sedunia. Perlu kamu ketahui, dimensi bodi yang diusung dengan panjang 32cm dan lebar 21cm, nampak seperti ultrabook dengan layar berukuran 13".


# NanoEdge Display

VivoBook Ultra A412 ini juga lengkap dengan fitur premium NanoEdge Display. Yaitu teknologi eksklusif yang membuat bezel pada layar. Tahu kan bezel itu saat ini udah jadi bagian penting bagi gadget. VivoBook Ultra A412 jadi tampil dengan ukuran 5,7 mm. Karena bezel yang tipis pula, dimensi bodi secara keseluruhan dapat diperkecil serta dapat menghadirkan layar dengan rasio 83 persen.


# Tipis dan Ringan



Sttt, yang bikin saya kagum adalah, meski bodi mungil dan performanya berkekuatan penuh, bobotnya ringan, Sob. Ukurannya tipis, yaitu 19,5 mm dengan bobot cuma seukuran 1,5 kg. Kuat deh saya gendong VivoBook Ultra A412 ini kemana-mana. Bahu nggak bakal cape meski bawanya tas cangklong kayak di gambar berikut ini. Ahhh, bikin baper deh kalo lihat tampilannya yang begitu kece.

# ErgoLift Design

Tahu nggak sih, keistimewaan ErgoLift Design ini memiliki mekanisme spesial. Yang artinya bikin bodi utama VivoBook Ultra A412 bakal terangkat dan membentuk sudut 2 derajat. Nah tentu saja kalo digunakan bikin menjadi lebih ergonomis dan nyaman.



ErgoLift Design ini juga membuat sistem pendingin dapat bekerja lebih optimal.  Karena adanya rongga yang memperlancar sirkulasi udara pada sistem pendinginan yang lebih baik. Dan tentu saja akan berimbas pada hardware di dalam ultrabook dapat bekerja lebih optimal.


# Empat Pilihan Warna


Hai Sob, VivoBook Ultra A412 menawarkan 4 piihan warna yang kece. Kamu yang suka tampil smart, bisa pilih Transparent Silver. Kesannya elegan gitu kalo kerja dengan pilihan vivobook warna ini. Atau mungkin kamu lebih suka Slate Grey, yang terlihat lebih sederhana. Bagi kamu yang berjiwa ekstrovert, bisa loh pilih Coral Crush yang berwarna cerah ceria. Bikin semangat yak kalo kerja dengan vivobook ini.

Oiya, kemarin Mas Danu juga menuturkan pilihan warna unik, yaitu Peacock Blue. Disebut unik dan berwarna-warni, karena bisa berubah warnanya ketika kamu melihatnya dari sudut yang berbeda. Unik kaaan?!

# Finger Print 

Fitur modern pembaca sidik jari juga menjadi pelengkap VivoBook Ultra A412, yang udah terintegrasi dengan Windows Hello. 



Jadi pengguna bisa login dan masuk ke dalam akun Windows 10 tanpa harus mengetikkan pasword. Bikin kamu merasa aman ya dengan adanya fitur pembaca sidik jari ini.


# SonicMaster 

VivoBook Ultra A412 benar-benar memanjakan kamu yang suka dengerin musik. Karena telah dilengkapi dengan  perangkat keras, perangkat lunak, setelan audio untuk hasil audio terbaik. Bahkan bisa menyaring suara bising dari luar hingga meningkatkan kejernihan audio.  


# Backlite Keyword


Keyboard juga dilengkapi dengan adanya lampu, yang bisa digunakan saat sedang di kafe dengan penerangan minim. Atau mendadak mati lampu? Nggak usah cemas, karena VivoBook ini bisa digunakan untuk lembur kerja hingga malam tanpa tergantung dengan penerangan saat mati lampu.


# Prosesor Handal

VivoBook Ultra A412 hadir dengan kombinasi hardware terkini yang menghasilkan performa powerfull dalam ultrabook yang ringkas. Dilengkapi tenaga prosesor Intel Core generasi ke-8, vivobook ini merupakan salah satu ultrabook yang paling gesit. Dan, varian tertinggi nya menggunakan Intel Core i7-856SU, mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan hingga 4,6GHz pada konfigurasi 4 core dan 8 thread.


# Konektivitas Yang Performa

VivoBook Ultra A412 memiliki bodi yang ringkas namun memiliki performa yang powerfull. Dilengkapi dengan beragam port, mulai dari USB Type-A, USB Type-C, HDMI dan audio port. Kamu bisa mengkoneksikan dengan berbagai macam perangkat dan aksesoris tambahan.




Mengenai grafis, ada beberapa varian dari ultrabook ini yang ditenagai oleh chip grafis NVIDIA GeForce MX250 dengan VRAM sebesar 2GB. Cocok nih buat kamu yang suka menikmati konten hiburan ataupun menjalankan aplikasi yang butuh pendukung grafis. Ada RAM DDR4 serta penyimpanan yang menggunakan M.2 SSD, VivoBook Ultra A412 ini bakal bekerja lebih kencang.



Tentunya dengan makin gencarnya dunia digital saat ini, VivoBook Ultra A412 juga dilengkapi dengan konektivitas nirkabel. Artinya ada koneksi WiFi dual-band 802.11ac (2x2), yang tetap dapat terkoneksi dengan internet secara lancar. Untuk Blutooth 4.2 bikin berbagai aksesoris nirkabel dapat terhubung secara lebih leluasa.


Untuk lebih detilnya, berikut spesifikasi ASUS VivoBook Ultra A412 :



Main Spec.
ASUS VivoBook Ultra A412F
CPU
Intel Core i3-8145U Processor
Intel Core i5-8265U Processor
Intel Core i7-8565U Processor
Operating System
Windows 10
Memory
4GB DDR4 RAM
8GB DDR4 RAM
Storage
512GB M.2 PCIe Gen3X2 NVME SSD
Display
14.0" (16:9) LED backlit FHD (1920x1080) Anti-Glare, NTSC 45%
Graphics
NVIDIA GeForce MX250 with 2GB GDDR5 VRAM
Integrated Intel HD Graphics 620
Input/Output
1x USB 3.1 (Gen1) Type-C, 1x USB 3.1 (Gen1) Type-A, 1x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI, 1x Audio Jack, 1x MicroSD card reader
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Dual-band 802.11ac Wi-Fi (2x2), Bluetooth 4.2
Audio
Sonic Master audio, Array Microphone
Battery
37WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion Battery
Dimension 
32.2(W) x 21.2(D) x 1.90 ~ 1.95 (H) cm
Weight
1.5Kg
Colors
Transparent Silver, Slate Grey, Peacock Blue, Coral Crush
Price
Start from Rp7.599.000
Warranty
2 tahun garansi global

Nampaknya VivoBook Ultra A412 ini bakal cocok banget menjadi teman saya berkarya sebagai content wroter. Tinggal milih warna apa nih yang paling saya sukai. Meski kemarin waktu di event saya tertarik dengan warna abu-abu yang elegan. Karena notebook saya sebelumnya udah berwarna merah yang bisa jadi pertanda semangat, hahahaa. Iya saya sesemangat itu kerja dengan notebook hasil sebagian uang pesangon dari bos di tempat saya kerja sebelumnya.

Saya udah nabung dan semoga tahun ini bisa mewujudkan impian mengadopsi VivoBook Ultra A412 yang mungil, colourfull namun memiliki performa powerfull. Udah nggak sabar deh cerita pada paksuami untuk ngajakin ke store ASUS dekat rumah. Wassalamualaikum.
Reading Time: