Tips Merawat Perkawinan Agar Bahagia Selamanya - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Sabtu, 01 Februari 2020

Tips Merawat Perkawinan Agar Bahagia Selamanya

Tips Merawat Perkawinan Agar Bahagia Selamanya



Assalamualaikum Sahabat. Tahun ini saya dan suami hampir 26 tahun merajut kasih sayang dalam sebuah perkawinan. Apakah sepanjang waktu itu saya bahagia menjalani perkawinan saya? Alhamdulillah iya. 

Masa sih bahagia terus, nggak ada sedih-sedihnya? 

Hmmm, kalo namanya hidup pasti ada beribu rasa dong. Tapiii, saya tuh tumbuh menjadi pribadi dengan pemikiran yang positif. Hidup susah aja saya nikmati dengan senyum penuh syukur. Apalagi ketika hidup dalam perkawinan dengan laki-laki yang dicintai, pasti lah menatap setiap situasi dengan hati ikhlas dan bersabat. Muaranya hati pun akan bahagia dengan setiap kondisi yang ada.

Namuuun, untuk mencapai tahap seperti itu, tentunya ada baaaanyak ikhtiar dan doa yang selalu saya lakukan. Naaah, saya mau ceritakan dalam artikel ini. Iya, kali ini saya mau blak-blakan aja deh dengan pembaca. Kalo biasanya kan cerita saya dan keluarga di sini tentang jalan-jalan keluarga, kesehatan suami dan anak-anak, kulineran, perjalanan ibadah haji kami, dan cerita lainnya.

Yuk baca ya kelanjutan cerita saya, tentang bagaimana merawat perkawinan agar bahagia menjalaninya. 


Nah, saya taruh komunikasi di bagian awal karena ini adalah kunci perkawinan bisa menjadi aman, nyaman, dan bahagia. Kalian pasti setuju dong kalo dalam perkawinan, komunikasi menjadi hal penting yang patut jadi perhatian.

Sepanjang saluran komunikasi antara suami dan istri berjalan lancar, tak ada sumbatan di sana sini, insyaa Allah hubungan bakal baik-baik saja.

Tapiii, namanya dua kepala bertemu dalam satu hubungan, tentu bakal ada friksi yang muncul. Saya nggak percaya kalo dalam hubungan sebuah perkawinan bakal mulus aja tanpa ada friksi. 

Misalkan benar ada, pasti salah satu memendam hasil pikirannya sendiri. Ada beberapa alasan, bisa saja dia takut dan tidak mengutarakan pendapatnya karena bisa jadi akan muncul perpecahan. Dia inginnya hubungan baik-baik aja. 

Namun yang namanya memendam rasa, entah itu tidak puas karena silang pendapat, suatu ketika bakal menjadi muntahan magma yang meledak. Bahaya kan bila sampai terjadi. Perasaan terkalahkan, selalu menahan diri, suatu ketika bakal pecah berkeping-keping. Jadi, mending ribut di awal perkawinan deh. Tapi tentunya ributnya ya jangan kayak pedagang ama pembeli di pasar, yang saling tarik menarik harga jual, hahahaa.



Siapa sih yang nggak butuh perhatian dari pasangan hidupnya? Bohong deh kalo kamu bisa nggak peduli, apakah suami atau istri tidak perhatian denganmu. 

Setiap orang pasti ingin diperhatikan oleh pasangannya. Entah perhatian kecil seperti menanyakan ingin dibelikan apa sepulang kerja? Pengen ditanya, kapan ingin pulang nengok orang tua kita? 

Nah, bila ingin mendapat perhatian, paling enggak mulai lakukan dari diri kamu untuk pasanganmu. Siapkan sarapan yang sederhana, tanya ingin dimasakkan apa, atau antar ke depan pintu saat si dia berangkat kerja.

Sampai hari ini saya masih suka nganter suami ke depan pintu, sambil kiss bye, hahahaaa. Ntar suami lihat kanan kiri dulu kalo mau balas cium jauh dari saya. Malu katanya kalo ketahuan tetangga. Padahal ya itu kan biasa, tapi memang nggak semua pasangan bisa melakukan cium jauh gitu, hahaha.



Perkawinan yang sehat adalah ketika kamu dan pasanganmu bisa menjadi teman atau sahabat. Saling berbagi rahasia, menjadi teman curhat yang bisa dipercaya, dan memberikan dukungan ketika kita membutuhkan.

Aw awww, bahagia deh bila bisa seperti itu. Dan memang butuh puluhan purnama untuk bisa menjadi sahabat bagi pasangan kita. Melalui berbagai ujian kehidupan, ada tangis di tengah malam di sela curahan kisah yang memusingkan kepala bila tidak dibagi bersama pasangan. 

Namun ketika bisa menjadi sahabat, suasana perkawinan tak terelakkan begitu sarat oleh rindu untuk berjumpa. Sekadar tertawa bersama, curhat gaje, atau nonton film di rumah dengan baju dasteran dan celana pendek yang santai.



Udah lama menjadi pasangan suami istri, enggak ada rasa bosan gitu mbak? Saya pernah ditanya seperti ini dari seorang anak muda yang masih lajang. Teman saya ini beberapa kali putus tiap menjalin hubungan dengan pria pilihannya. Dia sampai putus asa karena ketika awet setahun gitu hubungannya, ntar malah dia yang bosan. Ada banyak alasan dia takut melangkah ke jenjang yang lebih serius menuju perkawinan.

Saya hanya menuliskan apa yang menjadi pengalaman selama menjalin hubungan dengan suami. Kami sempat pacaran cukup lama, yaitu 4,5 tahun. Dan tahun ini nyaris kami menikah selama 26 tahun. Itu tandanya kami sudah bersama sepanjang 30 tahun. 

Apakah saya pernah bosan dengan suami? Enggak tuh. Malah makin menua, saya merasakan cinta yang tak bakal padam. Ah jadi pengen honeymon deh.



Sering loh malam saat suami tidur, saya memandangi wajahnya. Tangan saya mengusap lembut wajah dan rambutnya. Saya bertanya dalam hati, mengapa segitu cintanya saya pada suami? 

Jawabannya adalah karena suami adalah laki-laki yang baik, bertanggung jawab, sayang pada keluarga saya, dan anak yang hormat pada ibunya. 

Cara saya menunjukkan cinta pada suami memang berbeda. Suami bisa dengan ekspresif menunjukkannya dengan gampang, sementara saya masih lirik sana sini. Padahal kan udah halal ya, hahahaa.

Menunjukkan cinta enggak harus bilang I love you tiap hari, kalo memang nggak terbiasa. Bisa dengan mencuri ciuman saat menyiapkan makan di meja makan. Atau menggandeng tangannya saat berjalan di keramaian. Enggak harus pihak laki-laki yang memulai, perempuan juga boleh. Sekali lagi, kan udah halal!



Setiap pasangan pasti berharap bisa saling jujur sehingga perkawinan berjalan lancar dan nyaman. Iya sih saya pun berharap pasangan akan jujur dalam ucapan dan perbuatannya. Menjaga kepercayaan yang saya berikan wajib tentunya. Karena saya juga melakukan hal serupa.

Jujur pada pasangan sebenarnya mudah karena kita kan nggak ingin menghilangkan kepercayaan yang udah diberikan. Kalo ada yang bilang sulit untuk jujur pada pasangan, saya jadi ragu dengan hubungan kalian. Apakah ada yang salah selama ini dengan komunikasinya? Tentu butuh waktu untuk penyesuaian, namun yakin deh kalian bakal nyaman ketika tidak berbohong pada pasangan.

Menurut saya, jujur itu bikin hidup jadi lebih mudah, enggak memperumit hal sederhana. Seperti pamit pengen nengok orang tua. Jujur aja bilang pada suami, tentu nggak ada masalah bila ngomong terbuka. 

"Kadang saya nggak diijinkan nengok orang tua, Mbak," gitu curhat teman saya.
Nah, harus dicari dong alasan mengapa suami tidak mengijinkan istrinya nengok orang tua. Semua masalah bisa dikomunikasikan dengan niat baik dan jujur.


Sebagai perempuan yang bekerja, mungkin pernah mengalami kondisi suami nganggur atau tidak berpenghasilan? 

Bukan kalian aja yang mengalaminya, Mbakyuu. Hehehee. Ada banyak pasangan yang seperti ini. Sekarang bagaimana menyikapi kondisi yang sedang kalian hadapi dengan tetap menghargai pasangan?

Tentu sikap kalian nggak boleh berubah. Tetap melayani pasangan sebagaimana mestinya kewajiban seorang istri. Membuatkan minum, menyiapkan makan, bersikap manis di tempat tidur. 

Ahhh, mana bisa? Insyaa Allah kalo kalian menerima pasangan dalam kondisi terburuk, pasti kebaikan yang akan terlimpah dalam rumah tangga ini.

Tips dari saya yang pernah mengalami hal serupa adalah, jangan pernah meminta apalagi memaksa suami agar mencari kerja. Mencerca setiap hari, bahkan setiap waktu hingga suami tidak betah. Dahulu yang saya lakukan adalah dengan mendoakan hal terbaik untuk suami agar Allah azza wa jalla menurunkan RahmatNYA untuk kami sekeluarga. Memohon agar suami dibukakan pintu rejeki berupa pekerjaan yang penuh berkah. 

Alhamdulillah tanpa saya meminta suami untuk cari kerja, dia udah berikhtiar. Saya nggak mau seperti tragedi tetangga dari teman sekerja saya kala itu, suaminya baru kena PHK sekitar 2 minggu. Namun hampir tiap pagi sebelum si istri ini berangkat kerja, pesannya pada suami adalah agar segera melamar kerja. Nggak tahu gimana kejadiannya, hampir 4 bulan kemudian suami ketahuan kena sakit dan tak lama meninggal. Nyesel dan nyesek pasti kan istrinya?!



Perempuan kebanyakan selalu ingin tampil cantik dan wangi. Seringnya malah kalo keluar rumah tampil canti, tapi di rumah suka lupa mematut diri dan santuy gitu pakai daster. Nggak apa sih dasteran tapi mesti kudu wangi juga. Dandan cantik dan wangi siap menyambut suami datang dari urusan kerja di luar rumah.

Mengapa harus berusaha tampil cantik dan wangi? Eh wajib ding. Lah di luar rumah suami bertemu dengan teman sekerja yang cantik dan wangi juga. Kalo di rumah yang ditemui kurang wangi, bahaya juga. 

Itu lah mengapa saya suka beli parfum yang aromanya enggak hanya wangi. Tapi juga segar dan mampu bertahan lama. Saya mempunyai kebiasan tiap menjelang tidur mengenakan parfum. Pokoknya suami harus mencium aroma wangi dari tubuh saya. Hihihii.

Saya juga suka momen mandi setelah kegiatan rumah selesai di pagi hari. Setelah mengerjakan pekerjaan rumah, masak, work out, nyiram tanaman (urutannya bisa berubah sesuai kondisi), saya akan mandi lagi. Mandi pertama kali adalah ketika bangun tidur menjelang shalat Shubuh. Yang ini udah kebiasaan dari jaman baru nikah. Suami yang mengajarkan hal ini.

Nah kadang saya mandi yang kedua kalinya mendekati pukul 10an pagi gitu. Mengapa sih, penasaran kaaan?

Ya ini sih kebiasaan sejak saya resign dan menjadi ibu yang bekerja di rumah. Suami adalah pemilik usaha yang tentunya punya jam fleksibel. Jadi kadang suka makan siang di rumah karena tahu istrinya udah siapin masakan. Nah kalo suami pulang saat jam makan siang, sementara tubuh aromanya keringat plus bumbu dapur yang melekat saat proses masak, aduhai banget kaaan?!

Saya jadi kurang percaya diri kalo pengen mencium suami dengan aroma minyak goreng. Jadi lah saya mandi agar ketika suami masuk rumah dan mencari istrinya ini, yang tercium aroma wangi sabun mandi. Ihiiiyyyy.


Nah, saya baruuu aja tahu kalo Vitalis, parfum favorit sepanjang masa, launching produk Vitalis body wash. Saya jadi membayangkan mandi parfum saat membasuh tubuh di kamar mandi. Tubuh pasti bahagia bisa mandi keharuman setelah bekerja di dapur. 

Setelah mendapatkan tiga varian produk Vitalis body wash, saya pun nyoba satu persatu. Dan saya tuliskan pengalaman menggunakan sabun kecantikan Vitalis body wash yang glamor dan cocok untuk kalian semua.


Mandi Parfum Dengan Vitalis Body Wash, Wangi Sepanjang Hari

Vitalis bodywash sedang menjadi sabun kecantikan yang diperbincangakan di sosial media. Makanya saya penasaran dan pengen nyobain juga kan. Sabun kecantikan yang memiliki aroma pafum ini, enggak bakal bikin kulit kamu kering. Tentunya karena ada kandungan moisturizer dalam formula Vitalis bodywash. Vitalis memastikan kelembaban kulit penggunanya dengan menambahkan high quality moisturizer. 

Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash menyediakan 3 pilihan varian dengan extra benefit yang berbeda pada tiap variannya. Apa sih ketiga varian Vitalis body was? 

Yuk saya sharing tentang Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow, Fresh Dazzle, dan Soft Beauty. 


Pertama kali yang saya coba adalah Vitalis Body Wash White Glow. Aromanya paling kuat setelah saya memakai semua variannya. Tapi saya cerita dulu ya  body wash dengan kemasan warna pink ini. Ada aroma parfum dengan kesegaran buah. Bikin saya penasaran dan kepoin akun sosial media Vitalis. 

Oh pantas aja kalo aromanya fruity, karena terdapat paduan manis dari Cherry dan Raspberry. Itu pun masih ada pula wangi dari Marshmallow dan Gardenia yang lembut dan elegan. Dan masih pula dibungkus dengan kombinasi Woody dan Suede yang glamour dan long lasting wanginya. Psst, nggak ketinggalan masih diperkaya juga dengan ekstrak Licorice dan susu. Nah kandungan dua terakhir ini yang ngebantu merawat kulit kalian hingga tampak lebih bersih, cerah bersinar.



Varian Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash Fresh Dazzle ini saya coba terakhir. Nah pensaran kenapa saya tulis ulasannya di urutan kedua? Karena Fresh Dazzle ini aromanya saya suka banget. 

Fresh Dazzle memiliki kandungan parfum dari wanginya Bergamot. Eh saya sampai googling apa itu Bergamot. Dan rupanya bergamot adalah nama lain dari minyak esensial yang diekstrak dari kulit jeruk bergamot. Kalo saya lihat dari foto di google, mirip dengan jeruk purut. Yang daunnya biasanya digunakan untuk pelengkap bumbu masakan.

Nah, selain Bergamot, juga menggunakan wangi floral Bouquet yang elegan dan feminim, dan wangi musk Amber yang tahan lama. Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash varian Fresh Dazzle ini juga diperkaya dengan ekstrak Yuzu Orange dan anti oksidan dari Green tea. Nah kandungan ini yang menjaga kulit jadi terlihat lebih bersih, wangi, lembut, dan segar.


Awalnya saat mencium aroma dari membuka tutup yang cukup ditekan aja, saya paling suka varian Soft Beauty. Aromanya lembut, cocok dengan parfum yang selama ini jadi pilihan saya.

Vitalis Perfurmed moisturizing Body Wash Soft Beauty menggunakan aorma Rose dan Violet. Pantas aja wanginya lembut gitu. Ada kandungan Tonka Bean dan Sandalwood yang manis dan premium. Masih diperkaya juga dengan ekstrak Avocado dan Vitamin E yang bakal bikin kulit kalian terasa kenyal, halus, dan lembut. 


Alasan Saya Bakal repurchase adalah :

- Teksturnya yang cair dan nggak lengket, busanya nggak berlebih, dengan kandungan moisturizing yang bikin kulit jadi halus dan lembut.



- Ada tiga pilihan varian yang saya udah coba dan suka semuanya. Aromanya bisa dibedakan begitu cairan body wash dituang di telapak tangan atau dengan shower puff. Pokoknya wanginya bikin kalian betah berlama-lama mandi parfum karena emang kayak mandi pakai parfum gitu.



- Kemasannya praktis dengan pilihan dua macam, yaitu ukuran 100 ml dan 200 ml dengan botol plastik. Ada juga kemasan refill yang bisa dibeli untuk isi ulang, hemat kaaan.

- Harganya ramah banget untuk ukuran buk-ibuk yang suka perhitungan saat belanja bulanan. Kalian bisa membeli Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dengan harga mulai 10 ribu untuk ukuran 100 ml, dan 20 ribu untuk ukuran 200 ml. Tergantung sih belinya di mana, di toko online atau minimarket. 

Vitalis Perfurmed Moisturizing Body wash memang sabun yang memiliki superior pafrum dengan keuntungan untuk perawatan kulit yang lebih baik. Tentunya bakal cocok untuk kulit wanita Indonesia. Saya udah merasakan senangnya pengalaman mandi parfum yang sebelumnya tak pernah saya alami. Saya jadi merasa lebih percaya diri dan semangat tiap kali abis mandi, lebih semangat berkarya, lebih semangat mencium pipi suami. #eh

Udah panjaaang nulisnya saking senangnya cerita pengalaman menggunakan Vitalis Perfurmed Moisturizing Body Wash. Kalo kalian nggak percaya curhatan ala saya tentang mandi keharuman dengan Vitalis body wash, coba aja deh. Ntar cerita ya di kolom komentar, gimana pengalaman kalian. Semoga yang udah saya ceritakan bermanfaat buat kalian semua, pembaca tersayang. Wassalamualaikum.

30 komentar:

  1. aku pun kalo ditanya bosen apa ga, ya ga bosen tapi kadang ada rasa jengkel karena sesuatu. manusiawi lah ya. Nah kalo dah jengkel mending me time mandi pake sabun wangi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, hempaskan jengkel dengan mandi parfum ya, biar hati jadi adem

      Hapus
  2. Eaa.. Bener2 pasangan romantis, ya. Semoga awet selalu hingga akhir hayat, deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Allah
      Semoga doa terbaik juga kembali pada mba Ida

      Hapus
  3. jadi nggak cuma menyatukan hati ya, tapi tetap jaga kebersihan tubuh juga penting banget, ah, aku juga suka banget sama vitalis, biasanya yang pink

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, bersih dan wangi, biar krasan di rumah ya suaminya, hihiii

      Hapus
  4. belajar banyak dari suhu nih biar langgeng terus... dan biar disayang kudu wangi juga ya mbak... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suhu apa Wen, bukan suhu tubuh loh ini, hahahaa

      Hapus
  5. So sweet banyak banget kenangannya mbak, iya sih harus jaga keharmonisan salah satunya menjaga keharuman tubuh ya.

    BalasHapus
  6. Masya Allah... 26 tahun... semoga langgeng dan bahagia sampai kehidupan di syurga-Nya kelak ya mbak... :) memiliki pernikahan yang bahagia memang perlu diusahakan ya mbak, karena bagaimana pun pasti ada kesulitan dalam menyatukan dua pribadi yang berbeda. Saya dan suami baru menjelang usia 6 tahun pernikahan, doakan semoga bisa terus menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia bersama-sama ya mbak... :D

    BalasHapus
  7. Tips nya keren mbaa.. TFS ya mba.. Wah sama aku juga baruuu saja tahu ttg Vutalis body wash ini, dan kupakai bergantian tergantung mood..hehe..

    BalasHapus
  8. Menyatukan dua sifat yg berbeda memang sangat sulit, namun kita sebagai istri harus bisa berperan dalan menjaga rumah tangga, dan saling mengalah itu kunci utama.

    BalasHapus
  9. Hebat banget masih kiss bye
    Semoga selalu menjadi keluarga sakinah
    Terlebih ada Vitalis Body wash yang menjadi perekat

    BalasHapus
  10. Aaa... bikin ngiri..
    Betul, cinta itu butuh terus dirawat agar tak terbengkalai.

    Kalau menjaga badan tetap wangi, pasti pasangan bakalan betah terus ya mbak.

    BalasHapus
  11. Dapat ilmu deh dari yang sudah 26 tahun menikah..kwkwkw
    Memang perkawinan enggak selaamanya mulus ya Mbak, enggak enak juga kalau jalannya lempeng aja aja . Semoga selalu sakinah mawaddah warahmah ya Mbak Wati dan suami

    BalasHapus
  12. Setuju banget dengan tipsnya. Untuk yang terakhir, dulu aku gak mikir begitu. Aku mikirnya, kalo udah nikah, pasangan akan selalu menyayangi kita dan neima kita apa adanya. Tapi dalam 10 tahun ini, pemikiranku berubah. Banyaknya kasus pelakor dan kenyataan perempuan di luar itu cantik dan wangi-wangi, aku jadi memilih untuk tampil begitu juga. Cantik, wangi. Biar pasangan selalu cinta ya :D

    BalasHapus
  13. Iya mba, penampilan itu penting karena kalo kita pintar dan rajin merawat diri, pasangan juga pasti seneng ya. Apalagi mandi pake Vitalis body wash pastinya harum banget bikin pasangan betah deket-deket terus

    BalasHapus
  14. Masya Allah sudha 26 tahun Mbak. Kereeen.

    Kudu sering ngunjungin blog Mbak ini mah buat belajar tentang rumah tangga. Kami baru 5 tahun.

    Barokallah ya Mbak. Semoga terus langgeng dalam kebahagiaan.

    BalasHapus
  15. Kayaknya yang idolaku yang warna hijau nih mba, wangi buah-buahan gitu kan yaa.. Segar deh habis mandi pasti berasa mood makin meningkat.

    BalasHapus
  16. Aaiiih...romantisnyaa. Mb Wati dan Pakde itu salah satu pasangan panutanku. Pengen niru cara2 menjaga hubungan dengan pasangan, deh.
    BTW, sabunnya samaan deh. Favoritku sabun yang warna ungu, aromanya bikin aku serasa jadi putri raja yg habis mandi pake bunga

    BalasHapus
  17. Kece lah mbak Wati sama babe .. couple goal banget. Suami tuh cuma disambut sama istrinya yang senyum aja udah senang banget. Apalagi udah senyum, wangi lagi ya.. hehe.

    BalasHapus
  18. Tampil cantik dan wangi ini emnag penting banget ya BU biar suami juga ngesunnya makin lama dan nggak uring-uringan karena bau keringat hehehe..kalau favoritku yang warna ungu karena baunya menenangkan

    BalasHapus
  19. Uwuw banget ya pernikahan 26 tahun. Panutanque nih, selalu adem ayem sama suamik. Semoga selalu sakinah, mawaddah dan warrahmah ya mb Wati

    BalasHapus
  20. Vitalis andalan banget untuk mengharumkan kulit ya Mba Hiday.
    Aku juga suka wanginya. Paling suka yang ungu.

    BalasHapus
  21. MasyaAllah, sudah 26 tahun ya. Semoga selalu diberikan kebahagiaan dan kesehatan ya buat mbak dan suami. Barakallah

    BalasHapus
  22. Keren buwati sudah 26th bersama babeh, kalian tu pasangan teruwuwuuw. Pasangan yg bkin iri memang �� semoga kalian sehat2 ya bu

    BalasHapus
  23. Terima kasih ilmunya Mbak. Semoga awet dan langgeng terus sampai menua. Doakan kami yang masih muda2 ini untuk bisa mengikuti jejaknya.

    BalasHapus
  24. kalo wangi, betah lama2 buat lama2 ama pasangan kan yaaah bude,

    BalasHapus
  25. Kalau aku paling suka dengan Vitalis body wash yang warna pink karena menurutku wanginya pas dan cocok untuk aku. Kapan-kapan pengen beli Vitalis body wash Refill di minimarket.

    BalasHapus
  26. Mandi parfum, duhh mau dunk biar wangi terus

    BalasHapus