My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Travel Wish
Tampilkan postingan dengan label Travel Wish. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travel Wish. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2018

Lima Kota Ini Masuk List Destinasi Wisata Impian, Kapan Kesini?
Desember 03, 2018 42 Comments


Assalamualaikum Sahabat. Kota impian yang ingin saya kunjungi tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pengen banget kelima kota impian ini bisa saya kunjungi sepanjang tahun 2019 nanti. 

Seharusnya saya menuliskan 11 kota impian yang ingin saya kunjungi. Karena lima kota itu tidak bisa mewakili kota impian yang saya angankan. Meski nggak boleh menuliskan selain lima kota, boleh dong saya sebut satu persatu ke-11 kota impian.

Ada kota Padang, Medan, Lampung, Sumbawa, Palu, yang masuk destinasi kota impian. Oiya Bukit Tinggi menggenapinya menjadi 11 kota impian. Meski saya udah pernah berkunjung ke Bukit Tinggi tahun kemarin. Namun saya masih ingin mengunjunginya lagi.

Masih setia kan dengan tantangan #BPN30DayChallenge dan ini memasuki hari ke-13 dengan tema Negara/Kota yang kamu impikan.

Kota impian yang ingin saya tuliskan dalam artikel kali ini lokasinya di bumi ibu pertiwi. Karena banyak pesona yang ditawarkan negeri ini. Meski kata orang, wisata di negeri sendiri jatuhnya lebih mahal dibanding ke negeri orang.

Namun saya memang sejak lama sudah memimpikan bisa berkunjung ke kota-kota cantik di bumi ibu pertiwi. Impian keluar negeri waktu saya masih berusia muda hanya lah berkunjung ke tanah suci. Dan alhamdulillah   impian itu sudah terwujud.

Baca kisah perjalanan ibadah haji saya dan suami dalam artikel ini : Ibadah Haji

Ada lima kota impian yang ingin saya kunjungi. List ini nggak berubah, meski impiannya sudah tumbuh sejak saya masih single.

Lima kota impian yang ingin saya kunjungi ini, masih worth it kah?

1. Makassar

Makassar identik dengan Pantai Losari. Namun ada banyak destinasi wisata yang bisa dieksplor di kota ini, mulai dari pantai hingga dataran tinggi. Dari Tanjung Bira, Taman Nasional Bantimurung, Benteng Rotterdam, dan wisata kuliner seperti Coto dan Pisang Epe.

Eh tapi kalo ke Benteng Rotterdam nggak komplit kalo nggak mampir di Pantai Losari. Apalagi lokasi keduanya katanya berdekatan.

2. Banjarmasin

Kota yang terkenal dengan julukan seribu sungai ini memiliki magnet di hati saya. Ada seorang teman saya yang menikah dengan orang Banjar. Dia kalo mudik dan balik lagi ke Semarang, selalu menceritakan tentang Sungai Barito. 

Cerita yang mengalir dari mulut teman saya, bikin kepincut. Duhh, pengen naik perahu sambil belanja di pasar terapung. 

Saya ingin berkunjung saat ada Festival Sungai yang digelar tiap tahun. Asik ya kalo kulineran di atas perahu yang diayun ombak. Sambil mencicipi Soto Banjar, Ketupat Kandangan, atau kue khas Banjar.

3. Banda Aceh

Sebelum tsunami menerjang Banda Aceh, saya sudah pengen berkunjung kesana. Bahkan jiwa gotong royong yang ditanamkan saat menjadi suka relawan PMI sempat menggedor hati menyaksikan kota ini luluh lantak oleh bencana.

Banda Aceh mulai bangkit kembali, dengan menawarkan wisata yang makin eksotik. Ada wisata alam, museum, rohani, dan kuliner yang siap menyambut saya bila berkunjung kesana.

Tempat-tempat yang ingin saya kunjungi adalah pantai-pantainya yang berpasir putih, Masjid Baiturrahman, Museum Tsunami,  Air Terjun Kuta Malaka, dan wisata kuliner.

4. Palembang

Kalian boleh menertawakan nasib saya saat tahun lalu mampir ke Palembang. Namun cuma tiduran aja di rumah sepupu dan menolak ajakan untuk hangout ke Jembatan Ampera.

Ceritanya kami tiba di Palembang sekitar pukul 2 siang. Perjalanan panjang dari Kota Bogor menggunakan mobil lewat jalur timur Lampung. Kebayang kan capeknya jadi nyampe Palembang kami milih bobok cantik.

Mbak sepupu kami yang tahu profesi saya sebagai blogger, menawarkan untuk jalan-jalan sendiri. Mereka akan mengantar kulineran di kawasan Sungai Musi. 

Picture by Rizal

"Masa jauh-jauh ke Palembang nggak jalan-jalan dan kulineran? Udah dek Watik aja yang ikut, yuk,"

Antara kepengen tapi juga nggak enak dengan teman seperjalanan, ada adik dan mbak ipar, serta suami yang terlihat ngantuk. 

"Mbak Wati capek gak?" tanya Yuli, adik ipar saya.
"Tadi sih capek, sekarang udah nggak,"
"Ya udah berangkat aja sana,"

Saya menimbang-nimbang. Akhirnya saya putuskan untuk menolak ajakan mbak sepupu. 

"Mbak, di meja aja udah ada Pempek, Tekwan, Rendang, komplit. Masa masih mau kulineran di luar, di sini aja lah kulineran kami."

Mereka akhirnya berhenti menawarkan ajakan menggiurkan bagi saya. Karena saya udah janji bakal datang lagi ke Palembang. Kunjungan yang nantinya akan jadi jalan-jalan wisata dan kulineran. Dan janji kami, akan menginap di hotel keluarga, rumah mbak sepupu, hihiii.

Menyesal kah saya menolak ajakan mbak Atiek saat itu? Enggak. Karena saya harus menyadari tenaga yang mesti kami simpan. Malamnya kami melanjutkan perjalanan menuju kota Jambi. Sebelum menuju kota Pekanbaru, tempat tinggal adik kami.

Palembang, tunggu saya dan keluarga berkunjung kesana yaaa.

5. Bandung 


Pertama kali ke Bandung saat masih menjadi pelajar SMA. Dan sukses bikin saya terpikat pada kotanya yang tenang dan sejuk.

Bandung juga menorehkan kenangan manis saat bersama teman segenk jalan-jalan mencari jajanan untuk mengisi perut. Makan malam di hotel seakan tidak memuaskan rasa penasaran kami pengen kulineran. Jadi lah combro, pisang goreng, dan jajanan gorengan lain menyamankan perut kami malam itu.

Selain itu, saya ingin berkunjung ke Bandung karena ingin menyelesaikan penjelajahan masa lalu. Ada tempat-tempat wisata yang belum saya kunjungi. Belum lagi wisata baru yang terus bermunculan, seperti taman-taman nan cantik di seluruh pelosok kota Bandung.

Kelima kota di atas masuk list destinasi wisata saya. Dan saya jadi pengen ngajakin Cristanty Putri dan Ade Hermawati, nulis tentang lima kota impian versi kalian. Gimana, udah nulis juga tantangan nulis 30 hari dari BP Network.

Sahabat juga punya kota impian yang ingin dikunjungi? Sama nggak dengan kota pilihan saya di atas? Saya udah nanya suami, kapan ke kota-kota itu. Dan jawaban suami semoga kami mendapat rejeki berupa materi dan waktu agar bisa mewujudkan mimpi saya, aamiin. Wassalamualaikum.
Reading Time: