Desember 15, 2018
BY Hidayah Sulistyowati
70 Comments
Assalamualaikum Sahabat. Wisata di Malang Dari Museum Angkut Hingga Candi Singosari siap mengisi liburan kalian. Udah tahu kan kalo kota Malang itu ngehits banget. Tempat wisatanya aja ada banyak. Tinggal nunggu kalian kunjungi bareng keluarga atau travelmate kesayangan.
Liburan udah di depan mata. Kalian udah dapat cuti bersama akhir tahun juga kan? Atau justru cuti bersama tahun depan, keren yang udah punya list cuti bersama tahun 2019. Yang pengen tahu libur nasional / cuti bersama tahun 2019, cek di sini
Liburan udah di depan mata. Kalian udah dapat cuti bersama akhir tahun juga kan? Atau justru cuti bersama tahun depan, keren yang udah punya list cuti bersama tahun 2019. Yang pengen tahu libur nasional / cuti bersama tahun 2019, cek di sini
Kebetulan awal bulan Desember kemarin saya dan keluarga sempat liburan di Kota Malang. Tahu kan kalo Kota Malang itu memiliki beragam tempat wisata keren.
Dari wisata alam, wisata buatan, wisata kekinian, sampai situs candi. Nah, karena saya cuma dua hari aja liburan di Kota Malang, jadinya cuma 2 tempat wisata yang saya kunjungi. Alasannya adalah untuk mengunjungi satu tempat wisata pilihan keluarga, butuh waktu sekitar 4 sampai 5 jam.
Alasan lain juga karena jalan-jalan ke Malang ini nggak sekedar wisata. Tapi juga untuk menjalin silaturahmi dengan beberapa teman dan kerabat yang tinggal di Malang.
Dan tentunya yang nggak boleh ketinggalan adalah, mampir kulineran dan belanja oleh-oleh tentunya.
Ya, saya mesti balik lagi ke Malang dan tinggal lebih lama. Paling enggak ya sekitar lima hari agar puas wisata ke semua tempat wisatanya yang ngehits.
Empat destinasi Yang Saya Kunjungi selama di Kota Malang :
1. Museum Angkut
Saya menjadikan Museum Angkut di nomer awal karena destinasi wisata buatan ini kece banget. Museum Angkut juga merupakan tempat wisata yang pertama dan terbesar seAsia.
Oiya kalo ingin berkunjung ke Museum Angkut, kalian lebih baik booking tiket masuk secara online. Karena kalian akan mendapatkan harga diskon dengan membeli secara online.
![]() |
| Si sulung lagi nukerin tiket di booth Traveloka |
Nanti ketika udah di lokasi, kalian bisa menunjukkan bukti booking di stand khusus Traveloka yang ada di dekat pintu masuk.
Yang pasti kalo kalian berkunjung di Museum Angkut, buruan swafoto di beberapa sudut sebagai latar belakang. Ada banyak pilihan, jangan khawatir nggak kebagian lokasi swafoto. Tapi kalo sedang musim liburan ya nunggu antrian buat foto-foto. Kemarin waktu saya kesana aja enggak musim libur, tapi tetep aja rame.
Museum Angkut saat ini merupakan wisata baru yang populer dan menjadi tujuan destinasi wisatawan. Museum yang menyandang sebutan sebagai satu-satunya tempat wisata pertama yang mengusung konsep wisata angkutan di Indonesia.
Dengan konsep yang unik namun mampu menarik kunjungan para wisatawan. Terutama yang suka swafoto, sangat dimanjakan di sini. Saya aja bingung mau foto di mana dulu, saking banyaknya pilihan.
![]() |
| Nyoba foto naik sepeda, bergaya ala tukang jualan labu kuning, hihii |
Kalian bisa swafoto dengan ribuan jenis transportasi dari jaman dulu hingga yang sekarang ada di dunia. Ada mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat, helikopter yang sebagian merupakan replika dari model yang asli. Namun ada juga kereta kencana yang asli dari jamannya.
Di Museum Angkut kalian juga bisa menemukan resto buat ngisi perut. Karena masuk ke dalam tempat wisata ini tidak diijinkan membawa makanan maupun minuman dari luar.
Anak-anak udah mulai mengelur lapar ketika tiba di Zona Batavia. Kebetulan zona ini menawarkan makanan bagi pengunjung. Kami duduk di dalam warung dan memesan batagor dan siomay. Eh ini kan kuliner dari Bandung ya, bukan dari Betawi?
Ya udah nggak masalah, yang penting perut kami kenyang. Hahahahaa. Di sini saya juga foto dengan duduk di depan angkringan. Tapi fotonya masih di kamera DSLR milik si sulung dan belum sempat mindahin semua.
Selain itu ada kedai penjual snack, air mineral, es krim, sampai souvenir. Kalian bisa membeli souvenir untuk oleh-oleh bagi teman-teman atau famili. Tapi saya nggak beli karena harganya mahal.
Oiya, setahu saya kedai es krim ada dua. Foto di bawah ini salah satu kedai penjual es krim. Tapi saya beli di kedai dekat zona Eropa. Kalo yang di bawah ini lokasinya di zona Amerika.
![]() |
| Pengennya bergaya ala putri kerajaan, sayang pakaiannya nggak cocok |
Anak-anak udah mulai mengelur lapar ketika tiba di Zona Batavia. Kebetulan zona ini menawarkan makanan bagi pengunjung. Kami duduk di dalam warung dan memesan batagor dan siomay. Eh ini kan kuliner dari Bandung ya, bukan dari Betawi?
Ya udah nggak masalah, yang penting perut kami kenyang. Hahahahaa. Di sini saya juga foto dengan duduk di depan angkringan. Tapi fotonya masih di kamera DSLR milik si sulung dan belum sempat mindahin semua.
Selain itu ada kedai penjual snack, air mineral, es krim, sampai souvenir. Kalian bisa membeli souvenir untuk oleh-oleh bagi teman-teman atau famili. Tapi saya nggak beli karena harganya mahal.
Oiya, setahu saya kedai es krim ada dua. Foto di bawah ini salah satu kedai penjual es krim. Tapi saya beli di kedai dekat zona Eropa. Kalo yang di bawah ini lokasinya di zona Amerika.
![]() |
| Kedai di kota Chicago, jualannya es krim |
![]() |
| Si bungsu duduk di depan toko souvenir, saya window shoping di dalam |
Terdapat 11 zona yang bisa kalian kunjungi. Mulai dari zona Hall Utama, Edukasi, Sunda, Gangster Town, Eropa, Istana Buckingham, Las Vegas, D'topeng Kingdom, Hollywood, Pasar Apung, dan Fligh Training.
![]() |
| Seperti kota di dalam kota |
![]() |
| Bingung nih, mau kemana ya? |
2. Candi Singosari
Hari Kedua kami berkunjung di Candi Singosari. Candi ini merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Singosari. Terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Candi peninggalan agama Hindu ini masih digunakan untuk upacara keagamaan. Di dalam bangunan candi terdapat payung dan sebuah bejana yang berisi air. Air ini biasanya digunakan untuk keperluan upacara keagamaan.
Destinasi ini atas permintaan si sulung yang interest banget dengan peninggalan budaya bangsa ini. Kebetulan si sulung juga mahasiswa jurusan Sejarah. Jadi meski kami pengennya wisata alam ke beberapa coban (sebutan air terjun di Malang), ya udah ngalah aja.
Makanya saat dalam perjalanan pulang, suami udah merencanakan tahun depan bakal berkunjung ke Kota Malang lagi.
Destinasi ini atas permintaan si sulung yang interest banget dengan peninggalan budaya bangsa ini. Kebetulan si sulung juga mahasiswa jurusan Sejarah. Jadi meski kami pengennya wisata alam ke beberapa coban (sebutan air terjun di Malang), ya udah ngalah aja.
Makanya saat dalam perjalanan pulang, suami udah merencanakan tahun depan bakal berkunjung ke Kota Malang lagi.
3. Kulineran di Kota Malang
Jalan-jalan tanpa kulineran seperti makan nasi tanpa lauk. Nggak asik pasti. Selama di Kota Malang, saya menikmati makanan khas setempat.
Karena cita-cita saya bila berkunjung ke Malang adalah menyicipi Baksonya, jadi kami pun kulineran di salah satu tempat makan khas ini.
Rasa kuahnya yang enak, seger, dan bisa memilih sendiri isinya, bikin kami puas. Kayaknya nggak afdol deh kalo ke Malang tanpa mampir makan bakso Malang.
4. Oleh-Oleh Kota Malang
Malang juga terkenal dengan beragam oleh-oleh yang ngehits. Saya sempat mampir di beberapa toko penjual oleh-oleh khas Malang. Di antaranya ada kripik tempe, buah apel hijau, Kripik Apel, Kripik melon, Pie Susu, Pia , sampai kue artis yang terkanal, hahahaaa.
Pulang ke Semarang bawaan saya banyaaaak. Ya gimana, saya punya banyak kenalan, keluarga, dan tetangga yang mesti dikasih oleh-oleh sepulang dari jalan-jalan.
Nah, itu lah keempat destinasi wisata di Kota Malang yang saya kunjungi selama dua hari di sana. Masih belum puas sih karena banyak yang belum dikunjungi selama di Kota Malang. Kami berencana akan menghabiskan cuti bersama tahun 2019 di Kota Malang. Pengen ke Bromo dan menyaksikan matahari terbit di sana. Hikss... kemarin nggak sempat kesana gara-gara si bungsu nggak mau bolos kuliah. *emak macam apa iniih?
Nanti deh saya lihat lagi, kapan tanggal cuti bersama yang bisa dijadikan liburan keluarga. Kalian udah pernah mengunjungi wisata di Malang yang saya sebutkan di atas? Sharing dong di kolom komentar ya. Wassalamualaikum.
Nanti deh saya lihat lagi, kapan tanggal cuti bersama yang bisa dijadikan liburan keluarga. Kalian udah pernah mengunjungi wisata di Malang yang saya sebutkan di atas? Sharing dong di kolom komentar ya. Wassalamualaikum.















