My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Film Bumblebee
Tampilkan postingan dengan label Film Bumblebee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Bumblebee. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2019

 Review Film : Bumblebee, Autobot Yang Humanis
Januari 09, 2019 52 Comments



Assalamualaikum Sahabat. Review Film : Bumblebee, Autobot yang Humanis. Film prekuel dari Transformers ini menjadi tayangan akhir tahun 2018 bagi saya dan suami. Film yang mengisahkan dua tokoh dari dua dunia yang berbeda, dengan mengulik sisi humanis dan berbeda dari film Transformers sebelumnya.

Ya kalo film Transformers sebelumnya kan isinya perang, kejar-kejaran antara autobot, benturan-benturan yang bikin tubuh mereka kadang lepas, dengan suara bising yang bikin kepala pusing, ahahha.

Film ini lebih menonjolkan sisi humanis autobot. Jadi ya autobot itu punya perasaan yang digambarkan dari tokoh utama Bumblebee. Dia bahkan menjalin persahabatan yang manis dengan manusia, yaitu Charlie Watson.

Tanpa perlu berpanjang kata, saya tuliskan ya cerita sinopsis dan review ala saya.
__________________

Sinopsis Bumblebee :

Menceritakan seorang remaja bernama Charlie Watson yang diperankan oleh Hailee Steinfeld. Dia mengalami kegundahan dalam hidupnya. Seperti remaja umumnya yang mulai mencari jati dirinya. Charlie memiliki kisah masa lalu yang sedih, kehilangan papanya karena meninggal. Juga karir sebagai peloncat indah yang harus terhenti karena sesuatu hal.

Hobinya adalah mengutak-atik mobil tua, yang dulunya selalu dikerjakannya bareng sang ayah. Hobi ini mengantarkannya bertemu dengan mobil VW berwarna kuning yang teronggok di bengkel. Selama ini mobil ini diselimuti terpal dan tidak ada yang menggubrisnya.

Ternyata mobil itu adalah bentuk lain dari Bumblebee ya ng sedang bersembunyi dari kejaran Autobot jahat. Sinyal Bumblebee pula yang mengantarkan alien robot datang ke bumi dan memiliki potensi menghancurkan bumi.

Bagaimana peran Charlie dan Bumblebee agar perang bisa dihentikan? 

________________

Review Film Bumblebee :

Awalnya saya nggak begitu tertarik dengan film ini. Rencana dari rumah kami akan nonton film Aquaman. Tapi suami kelihatannya nggak tertarik. Begitu tiba di gedung bioskop di Cinemax, tiba-tiba suami menjatuhkan pilihan nonton film Bumblebee. Ya udah saya manut aja dan membeli tiket masuknya. 


Film Bumblebee

Film fiksi fantasi dengan robot dan endebrai endebrai lainnya. Kalian tahu lah, kalo film ini prekuel dari Transformers. Dan saya mengingat dulu tidak begitu menikmati film Transformers, kecuali yang pertama. Kompleksitas cerita yang bikin Transformers pertama lebih menarik dibanding keempat sekuelnya.  

Bumblebee menarik minat saya ketika scene yang menampilkan sosok manusia muncul. Charlie seorang siswa SMA di kota setempat yang tinggal bersama keluarga baru sang mama. Dengan adik tiri dari pernikahan kedua mamanya, Charlie merasa dianaktirikan.


Film Bumblebee

Hati yang galau hanya bisa disingkirkan bila dia asik bersama mobil tua di garasi rumahnya. Sesuatu kondisi yang kurang disukai sang mama.

Kegiatan lainnya adalah bekerja sebagai pramusaji di sebuah deli lokal. Sebuah pekerjaan yang memberinya uang saku tambahan untuk biaya mereparasi mobil tua miliknya.

Meski kadang dia harus bersabar karena ulah usil sekelompok teman-teman SMA. Seperti mengganggu hingga keisengan mereka telah merusak hari-harinya. Atau menampik nampan yang dibawanya dan berisi snack.

Ada satu impiannya, bisa menghidupkan mobil tua yang dulu selalu menjadi kegiatan mingguan bareng sang ayah.


Film Bumblebee
Bumblebee si kuning
dan mobil peninggalan sang ayah
Hingga satu ketika dia ingin mencari onderdil bekas dari mobil tua milik seorang penduduk lokal, pemilik sebuah bengkel. Di bengkel itu pula sesekali Charlie menjadi pekerja magang tanpa gaji. Sepulang dari college dan kerja di deli lokal. Sebenarnya memang dia sekadar belajar kerja di bengkel. Mencuri ilmu dan kadang malah membantu montir yang sedang membetulkan mobil.

Nah atas ijin pemilik bengkel, Charlie mulai mengoprek beberapa mobil tua yang dianggurkan di gudang. Matanya berbinar ketika menemukan onderdil yang dirasanya pas untuk mobil di garasi rumahnya. 

Tiba-tiba pandangannya tertambat pada sosok mobil kodok yang tertutup terpal. Disingkapnya dan dia mulai ngecek onderdil mobil yang teronggok di sana. Namun dia penasaran, apakah mobil itu bisa dinyalakan. Isengnya kambuh, hingga setelah dicoba mesin mobil VW kodok itu bisa nyala dan ternyataaa ... mobilnya bisa jalan. Surprise banget!


Bumblebee

Nggak hanya Charlie, bahkan seluruh pekerja di bengkel termasuk pemiliknya kaget. Mereka takjub dan menertawakan keberuntungan gadis itu.

Ahhh jadi spoiler nih ceritanya. Intinya sih mobil VW itu jelmaan dari Autobot anggota pasukan yang turun ke bumi. Nama Bumblebee disematkan oleh Charlie karena warnanya yang kuning dengan bentuk mirip lebah. 

Bumblebee memiliki kesetiaan, keberanian, tekad yang kuat untuk membela orang-orang baik. Lucu loh waktu film akan berakhir, Autobot ini berubah bentuk menjadi Chevrolet Camaro. Selain Bumblebee, ada juga Autobot yang menjadi letnan besar yaitu Optimus Prime. Namun dia hanya sesekali sih muculnya dan kadang menyelamatkan si Bumblebee.

Musuh Bumblebee yang menemukan sinyalnya di bumi, adalah dua deception dari Transformers. Namanya Shatter dan Dropkick, memiliki sifat jahat dan sangat licik. Niatnya memang ingin membumihanguskan bumi. Duo alien robot ini diisi suaranya oleh Angela Bassett dan Justin Theroux.

Bahkan kelicikannya terlihat saat merayu pejabat di militer yang ingin terkenal karena kerja sama dengan autobot ini. 

Asliii saya dan suami menyukai tontonan ini. Seru, ada juga yang bikin haru, menyentuh banget hubungan antara Charlie dengan Bumblebee. Jadi film ini nggak hanya kejar-kejaran atau perang antar robot. Tapi juga menampilkan sisi heroik dan drama yang menyentuh. Justru Transformers sebelumnya nggak ramah anak, kalo Bumblebee ini bisa lah ditonton anak-anak. 

Beberapa adegan malah ada lucu-lucunya, hingga penonton sebioskop tertawa bersamaan. Pokoknya nonton Bumblebee itu hiburan banget. Nggak menyangka juga kalo bisa bikin kami ngakak bareng.

Sayangnya konflik dalam diri Charlie kurang ditonjolkan. Hanya sesekali saja sih dimunculkan. Begitu pun Bumblebee kurang kuat juga karakternya sebagai autobot dari Transformers. Padahal kan ini ceritanya tentang si autobot ini. Saya rasa film ini membangun ceritanya yang tergesa-gesa, seakan ingin segera mengakhiri dua perlawanan alien robot yang turun di bumi.

Bahkan meski penayangannya cukup lama, nyaris 2 jam lebih, ceritanya masih terlalu dangkal.

Yang menarik adalah hadirnya juga John Cena, yang memerankan sosok petinggi militer. Dia harus tampil garang seperti umumnya pejabat di angkatan darat. Namun dia pun masih memiliki sikap lunak saat bertemu dengan konflik pribadi. 


Bumblebee

Charlie yang diperankan oleh Hailee Steinfled mampu menghidupkan cerita. Bahkan kabarnya dia bermain bagus dalam film ini dibandingkan film sebelumnya.

Beruntungnya film ini memang menonjolkan sisi humanis autobot. Juga mengurangi benturan-benturan yang menjadi ciri khas Transformers. Ada sih kejar-kerjaran dan benturan di antara sesama autobot namun masih kalah dengan film Transformers sebelumnya.



Bagi pecinta visual klasik, pasti suka dengan setting waktu. Mengambil seting tahun 1980an, dari mobil, pakaian yang dikenakan pemain, hingga model sepatu dan aksesoris, semua terlihat jadul. Namun jadulnya yang istimewa, dengan musik era tahun itu yang bikin penonton jadi nostalgia.

Meski film ini juga menampilkan Transformers yang klasik, jadi kayak reunian lagi. Tentunya tidak semua penggemar Transformers menyukai film ini. Tapi saya dan suami malah puas setelah menyaksikan jalan ceritanya hingga film diputar. Nilainya kalo menurut saya ada di kisaran 7 dari 10. 

Oiya, saya dan suami nonton ini tanggal 22 Desember 2018. Jadi ngak tahu apakah film ini masih diputar di bioskop. Yang pasti sih film ini masuk dalam jajaran box office ketiga setelah Aquaman dan Marry Poppins. Sharing yuk kalo udah nonton film Bumblebee, sahabat. Wassalamualaikum.


dokumentasi dari IMDb
Reading Time: