Cita Rasa Yang Tak Pernah Berdusta Dari LUNPIA DELIGHT - My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi

Sabtu, 13 Februari 2016

Cita Rasa Yang Tak Pernah Berdusta Dari LUNPIA DELIGHT


www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum teman. Jumat pagi tanggal 12 Februari 2016, hujan mengguyur bumi perumahan Tlogosari. Udaranya dingin, berasa di Candi Gedong Songo. Duuh, pengen balik lagi ke kasur, ngeringkel di balik selimut. Tiba-tiba ada notif dari grup Wa, ngajakin mencicipi Cita Rasa Yang Tak Pernah Berdusta Dari LUNPIA DELIGHT. Kuping langsung tegak, mata berasa berbinar penuh semangat. Lidah jadi pengen banget mencecap rasa di LUNPIA DELIGHT. Langsung deh semangat, yuk yuk, mauuu! 

Alhamdulillah hujan udah reda begitu siang menjelang. Saya mulai prepare jelang pukul lima sore. Apalagi matahari yang mau balik ke peraduan masih terlihat sinarnya di balik awan. Ahhh... cocok nih buat jalan-jalan plus kopdar.



Tiba di lokasi tumben masih sepi. Tapi udah ada MasJo dan Sovi, teman blogger satu komunitas di HelloSemarang. Begitu duduk langsung mbak pramusaji menyajikan segelas minuman yang menyegarkan. Disusul satu porsi Lunpia yang penampilannya terlihat menggiurkan. 

Ini dia Lunpia Raja Nusantara a.k.a Rasa Jamur Nusantara. Namanya gaul abis nih, kekinian yes. Lunpia Raja Nusantara ini udah launching bulan Desember 2015 lalu. Fresh from the wajan, halahhh...


www.hidayah-art.com
Ada kacang mete dalam isiannya :D
Lunpia Rasa Jamur Nusantara ini isiannya terdiri dari rebung sebagai bahan utama tentunya. Ada lagi tambahan khas Jamur Merang, Udang dan Kacang Mete. Saat disajikan, lunpia ini langsung memikat mata saya. Apalagi ketika dengan garpu saya korek dalamnya, langsung muncul butiran utuh kacang mete. Crunchy, lezat, rasa jamurnya juga mantap. Cita rasa manis tapi enggak begitu kuat, sangat menggugah selera saya malam itu. Nyamnyamnyammmm :D

Pantas aja banyak pengunjung yang datang silih berganti, memesan lunpia berbagai rasa untuk dinikmati di tempat maupun dibawa pulang. Pesanan yang mengalir menandakan Lunpia Delight masih membawa cita rasa otentik dalam berbagai menu pilihan. 

Tagline Lunpia Delight, Authentic Semarang Taste yang bisa dipanjangkan artinya sebagai berikut:

Meski lidah terkadang bisa saja berdusta tapi untuk cita rasa sudah pasti yang namanya lidah tidak akan pernah dusta

Ahhh...so sweet ya.
Dan saya telah membuktikan kalo lidah yang mencecap cita rasa Lunpia Raja Nusantara, bakal setia dengan taste lunpia dengan isian jamur merang dan kacang metenya yang manis. Makjosss bener deh.

www.hidayah-art.com
Antri menunggu pesanan di kasir

Lunpia Delight memang baru berumur dua tahun pada tanggal 20 Februari 2016, namun tak pernah berhenti berinovasi. Namanya langsung melejit menjadi tujuan penikmat kuliner lunpia dari berbagai kota.

Cik Me Me selaku owner dan mengelola langsung dibantu beberapa karyawan, tak ingin berhenti berinovasi. Jadi meski masih dua tahun, inovasi yang ditorehkan tidak main-main.

Dari pilihan menu Lunpia Original, Lunpia Plain (sayuran untuk vegetarian), Lunpia Crab yang gurih, Lunpia Fish Kakap, Lunpia KaJaMu, dan yang paling gres a.k.a terbaru adalah Lunpia Raja Nusantara. Semua sajian lunpia ini memiliki rasa yang berbeda. Jadi, meski bahan isian utama adalah rebung, pencecap rasa bakal mengeksplor aneka sensai cita rasa dari berbagai isiannya.

Seperti Lunpia KaJaMu, pilihan saya malam itu usai menikmati Lunpia Raja Nusantara. Lunpia KaJaMu a.k.a Lunpia Kambing Jantan Muda, bikin saya dan teman blogger tertawa. Isiannya tetap berupa rebung, telur ayam,  tambahan daging kambing jantan yang masih muda. Sangat inovatif dan kekinian yak.


www.hidayah-art.com
Lunpia KaJaMu yang jadi favorit saya :D
Saat lidah saya menikmati setiap gigitan Lunpia Kambing Jantan Muda ini, bagai enggan berhenti. Sensasi cita rasa daging kambing yang tidak prengus, lezat dan bener-bener kaya rempah. Ahhh, kayaknya saya kagak bakal bisa move on dari menu lunpia KaJaMu. *Syukkkaaaak*

Makan dua biji lunpia udah bikin perut saya melar, hahahaaa.
Lunpia Delight ini benar-benar saya rekomendasikan pada teman-teman yang ingin menikmati lunpia lezat, tapi tetap halal. Iya Halal. 

Jangan salah, ya teman-teman. Sebagai muslim, kita harus aware dengan asupan makanan yang masuk dalam tubuh kita. Jadiii, kalo beli lunpia mesti memiliki sertifikat halal dari MUI. Karena kalo cuma ngaku halal juga siapa aja bisa kok ngomong. Cumaaaa, beneran nih halal? Mana sertifikat dari MUI?

Nah, Cik Me Me dengan Lunpia Delight adalah satu-satunya penjual lunpia yang berani menjamin status HALAL. Sertifikat dari MUI dengan nomor resgister 15100013431214 telah disandang oleh pembuat lunpia ini.


www.hidayah-art.com
Bisa dilihat sertifikasi halal dari MUI
dipasang di dinding atas dekat kasir
Proses sertifikasi yang rumit dan sangat teliti, dijalani Cik Me Me dengan kesabaran dan keikhlasan. Karena seperti arti 'Delight' yaitu kebaikan, Cik Me Me ingin menebarkan kebaikan dengan produk lunpia yang halal. Tidak menipu, tapi jujur karena memang telah mengikuti proses seleksi. Mulai dari pilihan bahan utama, bahan pendamping lunpia dan tambahan rasa. Seperti daging kambing yang disembelih sesuai syariat dalam Islam. Pemasoknya seperti yang telah direkomendasikan dari MUI. 

"Tahu pemasok daging halal dari mana Cik Me Me?" tanya kami.
"Dari bagian audit, yang menyarankan kalo halal itu nggak hanya dagingnya. Tapi ternyata ada tatacara pemotongan yang mesti mengikuti aturan agama Islam. Saya manut aja, mbak," tutur Cik Me Me yang terlihat cantik meski banyak aral melintang di depannya.

Cik Me Me mendirikan Lunpia Delight mulai tahun 2014 karena kondisi yang mengenaskan. Memulai usahanya dari minus modal, dibantu saudara sepupu, Cik Me Me berusaha pada bidang yang dikuasainya sejak kecil, yaitu jualan lunpia.

"Saya kan keturunan langsung pendiri Lunpia Semarang, yaitu Tjoa Thay Joe dan Mbok Warsi. Saya ini generasi kelima pembuat dan penjual lunpia,"

Sejak kecil sudah lihai menggulung lunpia, dan melayani para pelanggan. Cik Me Me juga pengamat yang cermat. Kekurangan dan kelebihan cara keluarganya berjualan lunpia dicatat dengan rapi. Dari sana lah, Wanita yang memiliki seorang putri cantik ini mampu membesarkan usahanya, Lunpia Delight. Karena memang talenta yang dimiliki dan ditempa pengalaman puluhan tahun membantu kakek dan papahnya, Cik Me Me telah membuktikan kemampuannya.

Saat ini Lunpia Delight menjadi tujuan utama para pelancong, pebisnis dan pelanggan yang ingin menikmati sensasi cita rasa terbaik. Dari bahan baku terbaik, Lunpia Delight ingin menjadi produsen lunpia yang terdepan dan terpercaya. 

Pengunjung bisa melihat proses penyajian, mulai dari mengisi kulit lunpia dengan isian sesuai permintaan. Kemudian melihat ketrampilan karyawan yang menggulung atau membungkus, menggoreng dan menyajikannya bersama saus.


www.hidayah-art.com
Bisa melihat proses penyajian


www.hidayah-art.com
So yummy, so tasty :D

Cik Me Me senang dengan support yang diberikan oleh rekan media, beberapa dinas pemerintahan, serta pelanggan muslim yang sangat setia dengan Lunpia Delight. Usia boleh muda, namun prestasi telah disandang Lunpia Delight dengan catatan yang mengagumkan.

Bahkan Cik Me Me selaku owner, menyandang predikat sebagai Kartini Award 2015 dari Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (FKWI). Penghargaan yang diterima oleh Meliani Sugiarto, SE (nama panjangnya) ini dinilai dari kiprahnya yang memiliki andil besar dalam melestarikan dan mengembangkan lunpia yang menjadi makanan khas kota Semarang. Bravo, Cik Me Me :D


www.hidayah-art.com
Banyak hikmah dalam cerita kehidupan Owner Lunpia Delight

Pengunjung yang datang ke Semarang, sekarang tak perlu bingung mencari oleh-oleh untuk teman dan kerabat di kota asal. Lunpia Delight juga menyediakan outlet khusus berupa aneka jajanan khas kota Semarang dan sekitarnya. 

Saat jalan-jalan berkeliling, saya menemukan banyak merk dagang jajanan khas beberapa kota di dekat Semarang. Ada gudeg dalam kaleng, tingting gepuk, Carica, dan masih banyak yang lain.


www.hidayah-art.com
Bingung milih yang mana, Mbak? Semua enak sih :D
Bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian lunpia di tempat, ada pilihan tempat duduk yang nyaman. Teman-teman bisa loh berlama-lama menikmati lunpia berbagai rasa, sambil foto selfie trus upload di sosial media. Karena ada wifi gratis di Lunpa Delight. Mata langsung berbinar waktu mendengar informasi ini. Oh iya, jangan cemas kalo kelamaan sampai lupa waktu. Di sini juga disediakan mushola yang terletak di lantai 2. Musholanya luas, bisa deh jamaah hingga 20 orang. Nah, bisa numpang kopdar di sini nih.

Oh iya, ada kabar bahwa Lunpia Delight, dalam rangka ulang tahun kedua pada tanggal 20 Februari 2016 ini, akan bagi-bagi hadiah. Bagi pengunjung yang berbelanja sejumlah Rp. 50.000 bakal mendapat satu kupon undian. Nah, masih ada waktu nih sampai tanggal 27 Februari 2016. Karena pada tanggal tersebut akan ada pengundian hadiah 1 unit Yamaha V-Xion, 1 unit Yamaha R15, dan 1 unit Yamaha R25. Kabarnya akan ada bincang seru bareng budayawan Prie GS dalam syukuran Lunpia Delight. Akan ada pemecahan rekor Menu Terbanyak. Saya gak sabar nih menanti hari H-nya tiba.

Kemudian, kalo teman-teman naik kereta menuju Semarang, atau kota mana pun, bisa menunjukkan tiketnya pada kasir. Ada diskon sebesar 25% untuk jumlah belanja tanpa minimal order dan berlaku hingga tanggal 31 Mei 2016. Jangan terlewatkan ya, teman-teman. Yuk belanja sekarang, siapa tahu dapatin motor yang keren dari Lunpia Delight.

Oh, nanya harga? Enggak mahal sih, teman-teman bisa mendapatkan Lunpia Delight mulai harga Rp. 8.000. Yang enggak makan nasi juga cukup mengonsumsi dua biji lunpia ini udah kenyang. Gak percaya? Kan saya udah nyoba makan dua lunpia di restonya. Kenyang bener deh, makjooossss :D

Yang ingin menikmati cita rasa yang tak pernah berdusta dari Lunpia Delight, datang aja langsung ke restonya. Terletak di jalan Gajah Mada no. 107 Semarang. Bersebelahan dengan toko Istana Buah. Gampang kok nyarinya. Kalo teman-teman sedang berada di Simpang Lima, bisa memilih luruh ke arah utara menuju jalan Gajah Mada. Nanti setelah bangjo pertama, tak lebih dari 200 meter udah nyampai lokasi. Atau janjian sama saya, ntar traktir loh ya, hehehe. Wassalamu'alaikum, teman :D

57 komentar:

  1. Menggoda banget lunpianyaa..
    Boleh delivery ga Bund? Keroncongan nih perut hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sini, sini... hahaha, ke semarang aja, ntar aku antar ke tokonya langsung dan ketemu Cik Me Me :D

      Hapus
  2. Saya suka lumpia tp ngk bnyk krn takut ketagihan hehehe

    BalasHapus
  3. Biasanya aroma lumpia semarang sangat kuat rebungnya kalo lunpia delight ini gimana mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya emang bahan utamanya rebung, tapi kalo lunpia delight ini gak pakai aroma pesing seperti umumnya.

      Hapus
  4. saya suka lunpia. Tapi kalau sausnya cocok-cocokan. Jadi biasanya sausnya saya pisah dulu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di lunpia delight ini sausnya enak, mbak. Aku sampai kurang nih, hehehe

      Hapus
  5. Aku kok kayak bunder baget sih di poto trakhir mba >.<

    BalasHapus
  6. Aku pernah nih dikasi oleh2 ini dan bener..enak banget emang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naaah, kan... yang udah ngincipi pasti bilang enak

      Hapus
  7. postingannya bikin ngiler aja iiiiih

    BalasHapus
  8. kok namanya lunpia yah? bukan lumpia? hahaha....

    BalasHapus
  9. Balasan
    1. Selera kita sama ya, mbak... hehehe, kambing emang juara *eh

      Hapus
  10. Aiiiihhhh. Aku sempat ngidam lumpia lho, Mbak. Sayang, suami ke Semarang cuma numpang lewat saja. Jadi beli di bis deh lumpianya.

    anyway, Mbak rumahnya Semarang mana? Boleh nih ntar maen Semarang trus diajak kesini. Ahahaha. 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak ,japri aja kalo mau ke Semarang. Ntar Aku antar kesini :)

      Hapus
  11. Aiiiihhhh. Aku sempat ngidam lumpia lho, Mbak. Sayang, suami ke Semarang cuma numpang lewat saja. Jadi beli di bis deh lumpianya.

    anyway, Mbak rumahnya Semarang mana? Boleh nih ntar maen Semarang trus diajak kesini. Ahahaha. 😂

    BalasHapus
  12. Duh baca ini tiba-tiba pengen lumpia.
    Saya dan suami paling suka nih lumpia semarang. Dan disini tempatnya nyaman juga ya, di bandung adanya di cafe tertentu atau kumpulan kedai-kedai makanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di semarang banyak tempat makan lunpia, mbak. Tinggal pilih salah satu aja.

      Hapus
  13. ih bikin ngiler ya mbak....harganya g terlalu mahal ya mbak

    BalasHapus
  14. Lumpia Semarang memang terkenal enak..kalo yang ada dijual di toko langgananku itu bentuknya kecil2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini ukurannya pas buat cemilan tapi tetap mengenyangkan, mbak

      Hapus
  15. Udah lama,nggak makan lumpia Semarang. Terakhir tuh, tahun 2005, dibawain oleh-oleh lumpia dari teman yang asli orang Semarang. Hihihi, lama bangeeet yaaak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo gitu ke Semarang aja mbak, beli lansung di tempat penjualnya, hihiii

      Hapus
  16. ngelihat gambarnya saja sudah bikin ngiler...

    BalasHapus
  17. lumpia nya enak banget , pengen :)

    BalasHapus
  18. Waaaa akhirnya kebuka jg blognyah..td aku akses dari gplus susah konek huhu
    Lunpia...tinggal m diganti n uda jadi branding ya....
    Dulu pas masi lajsng sku hobi bgt tiap hari belik lumpia semarang...rebungnya ga nahaaaaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aslinya emang nulis kata lunpia pakai n, bukan lumpia. Gak nahan gimana, Nit, gak nahan makan dikit? :D

      Hapus
  19. wah, sayangnya belum buka cabang di kota lain nih hehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru mengembangkan outlet di Semarang dulu, mbak Rita. Semoga bisa buka cabang di kota lain secepatnya, doakan dong mbak

      Hapus
  20. jadi pengen liat lumpianya, tapi jauh haduuuh

    salam kenal saya dari BLOGger Medan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuma pengen lihat, itu lihat aja di picture, hehehe...

      Salam kenal juga, makasih udah berkunjung ya :)

      Hapus
  21. Pernah beberapa kali lewat sana tapi belum pernah mampir mbak hehe

    Lumpia memang makanan favorit semua orang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa, aku juga suka banget lunpia, apalagi kalo gratis, hihiii

      Hapus
  22. ya ampun menggoda banget lumpianya

    BalasHapus
  23. Baru tahu kalo penulisan yang benarnya lunpia, Mbak
    Bikin penasaran deh postingannya :)

    BalasHapus
  24. bukan lumpia ya mba??? selama ini saya nyebutnya lumpia

    BalasHapus
  25. Lumpia emang ajin banget ya mbak, jafi laper nih...

    BalasHapus
  26. Ngidamku semakin tak terbendung mbak apalagi liat sausnya itu, bikin snediri gak nendang, beli pun gak ada :(

    BalasHapus
  27. Jujur saya maniak lumpia Semarang banget. Nah kalo yang delight lunpia ini belum samasekali nyoba :v

    BalasHapus
  28. Kalo di Semarang nyebutnya Lunpia ya mbak, bukan Lumpia.
    Sayang jauh nih, pingin nyobain lunpianya.

    BalasHapus
  29. Pernah makan lumpia delight.. emang enak banget.. gurih dan isiannya hm.. macam2 isinya.

    jadi penasaran yg rasa raja nusantara itu.. *elapiler*

    BalasHapus
  30. aku mau yg kepiting ya mbak :)

    BalasHapus
  31. komennya banyak bingits...memang lidah tidak pernah berdusta ...lunpia delight memang enak dan bikin kenyang ...

    BalasHapus
  32. belum pernah kesini :(
    jadi ngiler nengok postingannyaa

    BalasHapus
  33. ealahhh kapan aku bisa makan lumpia lagi, mauuu mbakkk

    BalasHapus
  34. lumpia tuh.. ah enak lah pokoknya

    BalasHapus
  35. jadi pengen nih, di bandung udah ada cabangnya belum yaa?

    BalasHapus
  36. Mau dong ikut icip jg lunpianya :)

    BalasHapus