Laman

  • Beranda
  • Jalan-jalan
  • Inspirasi
  • Review
  • Disclosure
  • About Me
  • Achievement

30 Mar 2016

Triple Job Ala Momblogger Plus Penulis Ernawati Lilys



www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum.
Bagi sebagian perempuan, multitasking itu identik dengan dirinya. Siapa sih yang enggak pernah mengerjakan dua atau bahkan empat pekerjaan dalam satu waktu? Teman perempuan saya pasti banyak yang bakal angkat jari, dan mengaku pernah menjalaninya. Atau bahkan setiap hari sering banget mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Namun kalo Triple Job Ala Momblogger Plus Penulis, seperti Ernawati Lilys? Adakah yang pernah menjalaninya?


Saya kenal Ernawati Lilys belum lama. Terus terang deh, saya lupa kenal pertama melalui FB dulu atau karena kami masuk dalam grup menulis yang sama, yaitu KMO. Yang pasti sih, Ernawati adalah tim KMO yang sering direcoki oleh membernya bila grup WA KMO tengah training online.   Dan saya adalah salah satu member yang suka ngerecokin dia, hehehe.

Lingkungan tempat Ernawati tumbuh, lebih banyak anak gadis yang menikah muda. Meski pengen nikah muda juga tapi enggak sibuk di dapur aja. Karena Ernawati saat itu masih menjadi mahasiswi dan tinggal di rumah kost di Bekasi.

Trus apa sih triple job ala Ernawati?

Menjadi Mahasiswi

Mengejar cita-cita dengan mengambil kuliah Bahasa Jepang di satu perguruan tinggi dan tinggal di rumah kost, jadi tantangan tersendiri. Cita-citanya ingin bisa meraih pendidikan tinggi. 

Kendalanya adalah ia juga ingin menikah muda. Nah, apalagi ada beberapa pria yang ingin mengajaknya menjalin hubungan. Lantas, apakah Ernawati bakal mengakhiri pendidikannya dan menikah saja? Menjadi ibu rumah tangga, sambil mengurus keluarga? 

Menikah Muda

Tidak banyak perempuan yang ingin menikah muda. Alasannya beragam, tapi tidak begitu dengan pilihan Ernawati. Beliau bahkan menantang pria yang berani mengajaknya menikah muda. Bukan pacaran, bukan pula hubungan enggak jelas. 

Seorang pemuda yang berani datang melamar ke rumah orang tua Ernawati, yang memenangkan hatinya. Dan dimulailah kehidupan Erna menjadi istri, dan masih juga menyelesaikan pendidikannya.

Berstatus Karyawati

Menjadi mahasiswi, sambil menyandang status menikah dan masih juga sibuk bekerja. Karena enggak mudah memilih triple job begini, dan masih bisa meluangkan hobi menulis.

Apalagi Ernawati selama ini bekerja di salah satu perusahaan asing, pasti mereka tak mau tahu dong dengan kerepotan karyawatinya. Yang mereka minta hanya ketepatan masuk kerja dan prestasi.

Lantas, bagaimana cara membagi waktu sebagai istri, mahasiswi dan karyawati?

Ternyata jadwalnya memang sangat padat. Berangkat jam 5 pagi saat subuh dan pulang jam 5 sore. Tiba di rumah udah jam 6 malam, langsung aja shalat. Abis itu Ernawati masih menyiapkan makan malam untuk suaminya dengan masak model ngebut. Baru sesudahnya ia bisa berangkat ke kampus.

Meski kulah malam, Ernawati tetap bawa bekal dan menikmati makan malam saat pergantian dosen. 

Selesai kuliah pukul 10 malam langsung ngerjain urusan rumah, seperti nyuci piring dan merapikan ruangan. Tentu saja saat tidur pasti langsung terlelap karena kelelahan. Dan itu rutinitas yang dijalani Ernawati selama 9 bulan.

Apakah menjalani kegiatan super duper rempong gitu bikin drop semangat Ernawati?

Nggak sempat drop sama sekali, meski lelah menderanya. Balik  lagi saat awal kuliah, dengan biaya yang telah banyak dikeluarkan. Jadi memang harus tetap dijalani hingga selesai dan wisuda.

Yang bikin saya makin kagum adalah, saat Ernawati diberikan rezeki kehamilan. Saat masih menjadi mahasiswi semester 8, dengan kesibukan bekerja dan hamil, pasti gampang lelah. Meski begitu, perempuan tangguh ini mensyukuri nikmat sehat sebagai bumil. 

Setiap berangkat kerja tak pernah mengalami masalah dengan kandungan. Ernawati juga enggak pernah mengalami morning sickness, atau pun kaki bengkak. Padahal untuk meeting di tempat kerja, Ernawati mesti bolak-balik naik turun tangga dari lantai 1 ke lantai 2. Ada fasilitas lift, tapi haya untuk barang. 

Begitu juga di kampus, dia mesti naik tangga hingga lantai 4. Dengan muka udah beralih warna karena mesti naik tangga. Tapi bagi Erna, mengenang itu semua sebagai indahnya perjuangan bumil dengan triple job.

Bisa jadi karena tetap aktif meski hamil, Erna diberi kemudahan bisa melahirkan secara normal. Namun mengingat kesibukannya, akhirnya menjelang detik terakhir lahiran, ia memilih resign. Alasannya Ernawati ingin fokus mempersiapkan kelahiran anak dan menyelesaikan skripsi.

Meski tak lagi berkarya di luar rumah, Ernawati tetap ingin berprestasi. Menulis adalah passion-nya. Memboyong keluarga kecilnya kembali ke kota hujan, Ernawati pun makin aktif di dunia menulis. Beberapa karya bukunya yang banyak, mulai mengisi etalase di toko buku. Beberapa di antaranya adalah buku antologi. Namun mulai tahun 2015, sudah ada dua buku karya duet bareng penulis lain. Bahkan karya buku solonya sudah terbit tahun 2016 ini. Congraaat!

Beberapa karyanya bisa dibaca di bawah ini :


Kalau Cinta Bilang Aja! (BIP,2016)
Buku Rosulullah Teladan Utama “Panglima Tangguh” (Sygma, 2015)

Buku Kuliah VS Kuli-ah (BIP, Januari 2015)
Buku solo :


Antologi :
   1.   Cinta Monyet Never Forget (Leutika, 2010)
           2. mengejar Mimpi (Inzpirazone,2011)
           3. Pengantin-pengantin Al-Quds (Pro-U media, 2011)
           4. Pramuka Itu Menyenangkan (Grafika Utama, 2013)
           5. Mesir, Pesona dan Tragedi (Halaman Moeka, 2014)
           6. Super Father (Tiga serangkai, Februari 2015)
           7. Bulan Dimakan Grana (2015)

Antologi Puisi

  • Bogor Kasohor (Wahana Jaya Abadi, 2012)

Karya yang dimuat di media cetak :

  • Hamil itu Menyenangkan        : Majalah Nakita, Mei, 2013
  • Sahabatku buta Aksara           : Artikel majalah POTRET edisi 70
  • Semangkok Bakso Cinta        : Artikel majalah POTRET edisi 71
  • Berkebun                                 : majalah POTRET Anak Cerdas edisi 5
  • Cemburu Buta Bikin Mati Gaya  : majalah POTRET edisi 72
  • Capcay Sehat Thailand           : Majalah POTRET Edisi 73
  • Kasih Tak Terjaga                   : Majalah POTRET edisi 75
  • Onigiri                                     : Majalah POTRET edisi 76

Buku Solo berjudul "Cerita Seru dan Fakta Unik Tentang Burung" ini memiliki keunggulan. Yaitu :

1. Cerita-cerita seru penuh hikmah 
2. Aktivitas mewarnai untuk melatih motorik anak-anak 
3. Ruang Ilmu yang akan menambah wawasan dan pengetahuan.
4. Aktivitas edukasi untuk melatih kecerdasan anak-anak. 



www.hidayah-art.com


Tidak hanya menjadi penulis, Ernawati sudah mulai ngeblog sejak 2008. Namun ia mengakui baru aktif mengisi blog pada awal tahun 2015. Baginya, menjadi penulis sekaligus blogger adalah anugerah. Ia bisa menliskan pengalamannya, sekaligus berbagi ilmu yang dimilikinya. 

Blog Ernawati Lilys ini banyak mengulas parenting, dari menemani anak khitan saat usia dini (3th, 11 bulan), menghadapi kelahiran, hingga pendampingan anak. 

www.hidayah-art.com

Stalking di blog ibu dua anak ini juga asik, karena ada label di sisi kanan yang bisa jadi pilihan pembaca. Penulis mengkategorikan artikel dengan keterangan yang jelas. Jadi pembaca diberi kemudahan mencari artikel yang ingin dibacanya.

www.hidayah-art.com

Sebagai penulis yang sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia menulis, Ernawati juga membuatkan label khusus yaitu Dunia Menulis. 

Ada banyak tips yang berkaitan dalam bidang tulis menulis. Seperti bagaimana Membuat Form Mengirimkan Naskah ke P enerbit, Persiapan SEbelum Menjadi Penulis, 7 Langkah Mempercantik Naskah Cerpen, dan masih banyak lagi. Silahkan deh stalking langsung ke blog ernawatililys.com yang memilih design blog warna putih dan hijau.


www.hidayah-art.com

Triple job emang sudah menjadi bakat bagi ibu muda ini. Buktinya, udah sibuk ngurus anak dan keluarga tanpa asisten RT, masih juga menjadi penulis dan blogger. Belum lagi kesibukan ngurus toko online yang menyediakan segala kebutuhan rumah tangga. Cita-citanya dengan membuka toko online adalah bisa menjadi sahabat keluarga.

Tak hanya itu saja, masih ada kesibukan lain yaitu sebagai pemateri kelas menulis. Ernawati tergabung dalam tim KMO yang memberikan training online dan offline di beberapa kota di Indonesia. Beruntngnya, Ernawati memiliki suami yang sangat support dengan dunia menulis. Meski sebelumnya sama sekali enggak mengerti dunia istrinya, perlahan bisa mendukung dan mengijinkan Ernawati mengeluti hobi yang mendatangkan rezeki.

www.hidayah-art.com
Mengisi materi dalam satu acara

Tak banyak perempuan bisa mandiri dengan berkarya di rumah. Namun Ernawati sudah membuktikan kemampuannya dengan tetap berkarya dari rumah. 

Akhir kata, semoga Ernawati Lilys tetap semangat berbagi pengalaman di blog, menulis karya dan menjadi pemateri kelas menulis. Menyandang Triple Job itu tak mudah, namun dia mampu membuktikan kemampuannya. Jadi, tetap lah menginspirasi perempuan Indonesia dengan terus berkarya.
Wassalamu'alaikum :D

22 comments :

  1. Saluut saya juga nih sama ibu minimalis yg satu ini...buat yang masih single harusnya malu banyak berkeluh kesah atau galau...makin sukses utk teh erna dan mba hidayah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihii, ibu minimalis ya julukannya?
      Makasih kunjungannya, saya juga salut sama mba Rina :)

      Delete
  2. Wow ... sangat super mommy...dan sangat salut buat Teh Erna...PADAT bgt yah jadwalnya...jadi malu sangat membacanya...tetap menjadi inspirasi Teh Erna...Selalu makin sukses Teh Erna...dan terima kasih Mbak hidayah...salam kenal...Godbless

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Erly, senang udah mampir baca.

      Ayo jangan kalah sama mahmud Erna, sukses juga kayak beliau :)

      Delete
  3. Produktif sekali Mbak Erna. Keren ^^b

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejak stalking di blognya, saya juga baru ngerti prestasinya yang cihui ituuu ^_^

      Delete
  4. Tidak ada kata yang pas untuk menggambarkan sosok ini selain kereeeen

    ReplyDelete
  5. Tidak ada kata yang pas untuk menggambarkan sosok ini selain kereeeen

    ReplyDelete
  6. MasyaAllah... selalu kagum dengan orang2 yg nikah muda :)

    ReplyDelete
  7. Jadi mau ikut group menulisnya deh mba. Ada syarat tertentu kah? Mau belajar dari Mba Erna :)

    ReplyDelete
  8. semoga Ernawati Lilys tetap semangat ngblog nya

    ReplyDelete
  9. Terima kasih mba hidayah aka mba Wati, jadi ada genangan hangat dikedua sudut mata saya.

    ReplyDelete
  10. Mbak Erna adalah salah satu penulis muda yang memiliki segudang prestasi yah Mbak Wati :)

    ReplyDelete
  11. Kuliah, nikah juga karyawati
    Bisa dibayangkan betapa sibuknya
    Tapi, tetep produktif menulis serta langganan menang lomba, keren Mak Erna... :)

    ReplyDelete
  12. Multiple job yang disandang mbak Ernawati bisa dijadikan isnpirasi nih, mbak
    Btapa kuatnya seorang perempuan hhee

    ReplyDelete
  13. Wah buku dan antologinya mbak Erna banyak ya mbak Wati, padahal kesibukannya luar biasa tapi masih produktif juga menulis. Pasti beliau sangat pekerja keras dan punya motivasi yang tinggi. Bisa ngga ya saya meniru semangatnya? Semangatnya dulu aja deh, nggak yang lain-lain :)

    ReplyDelete
  14. Salut banget sama ibu2 yg jago ngatur waktu :)

    ReplyDelete
  15. wah bener2 bis amembagi waktunya ya. harus belajar banyak nih

    ReplyDelete
  16. Tripple job tapi terus produktif berkarya..

    ReplyDelete
  17. Tripple job tapi terus produktif berkarya..

    ReplyDelete
  18. jd sebelumnya mba erna sdh segrup sma dirimu mbak

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...