My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Traveling
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Maret 2025

Libur Lebaran 2025 Mengeksplor Daya Tarik Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta
Maret 19, 20250 Comments
Assalamualaikum Sahabat Jalan Jalan. Lebaran sebentar lagi tiba. Udah ada rencana bakal menghabiskan waktu cuti bersama lebaran 2025 ini? Tentunya setelah berkumpul dan silaturahmi dengan keluarga besar di kampung halaman, kalian masih punya banyak waktu kan? Saatnya liburan di tempat yang menyenangkan seperti di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta.

Libur lebaran di Pantai Drini

Pantai Drini saat ini menjadi destinasi wisata yang menjadi rujukan banyak wisatawan. Sejak beberapa waktu lalu, banyak agen trip yang menawarkan wisata di pantai ini. Yuk saya ajak kalian melihat sisi unik pantai dengan daya tarik yang menyedot perhatian wisatawan ini.

Mengeksplor Daya Tarik Pantai Drini

Keunikan Pantai Drini adalah pemandangan laut yang menawan, dengan tebing karang, pantai berpasir putih yang bersih airnya, dan langit biru. Seperti yang tadi disebutkan, pantai ini memiliki tebing besar yang membagi pantai ini menjadi dua sisi, yaitu sisi barat dan sisi timur. 

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena tebing ini membuat Pantai Drini seolah memiliki pantai kecil. 

Nah kalian perlu tahu bahwa sisi barat sendiri digunakan untuk perahu-perahu nelayan berlabuh dan tempat pelelangan ikan. Di sini kalian bisa menemukan deretan lapak penjual yang menjajakan berbagai hasil laut. Saya tertarik pengen belanja begitu melihat macam-macam hasil laut dan sebagian ada yang sudah diolah menjadi masakan.


Kemudian di sisi satu lagi adalah pantai dengan pemandangan yang cantik berpasir putih dan ombak tenang. Yang menarik adalah Pulau Drini yang menjadi ikon khasnya. Dari puncak Pulau Drini, kamu bisa menikmati pemandangan spektakuler laut biru dengan hamparan pasir putih yang luas.


Pesona Pantai Drini sudah tersiar di antara wisatawan yang bertandang ke Gunung Kidul Yogyakarta. Saat pulang pasti ada yang susah move-on, karena pantai ini benar-benar indah. Saya dan keluarga bahkan sudah tiga kali datang hanya untuk berwisata di pantai ini. Terakhir ke Pantai Drini adalah saat masih covid yaitu tahun 2021. 


Saat itu suami ada kerjaan di Yogyakarta. Karena ingin ditemani, saya dan anak-anak pun ikut bersamanya. Kami hanya menginap semalam di salah satu hotel yang ada di daerah Purwomartani. Paginya sekitar pukul 07.30 kami udah check out setelah sarapan menuju kawasan pantai di Gunung Kidul.

Ada yang bilang ombak di Pantai Drini tidak seganas pantai-pantai lain, udaranya pun terasa sejuk. Namun beberapa waktu lalu peristiwa tenggelamnya beberapa pelajar SMK menjadi tajuk berita. Cukup tragis karena tiga di antara pelajar tersebut meninggal. Sedih ya, niatnya wisata yang menyenangkan namun berakhir menyedihkan. Semoga almarhum diterima di sisiNYA dan keluarga yang ditinggalkan dikuatkan hatinya.

Wisata di kawasan pantai yang ada di Gunung Kidul harus memperhatikan rambu yang sudah dipasang pengelola setempat. Biasanya ada tanda peringatan entah berupa bendera warna merah atau papan pengumuman. Memang di kawasan pantai Selatan ini tidak diperbolehkan berenang karena adanya arus balik yang sangat kuat. Tapi wisatawan kadang lupa diri saat bermain di tepi pantai. Saya sendiri lebih menyukai bermain air beneran di tepi pantai, nggak berani beranjak lebih jauh. 

Aktivitas Yang Bisa Kalian Lakukan di Pantai Drini


Meski begitu tentunya ada daya tarik dari Pantai Drini hingga menjadi pilihan tempat wisata bagi banyak wisatawan. Berikut ini beberapa kegiatan yang bisa kalian lakukan di Pantai Drini.

Trekking di Bukit Karang

Selain mempercantik Pantai Drini, bukit karang yang berada di sebelah timur dan barat dapat dinaiki oleh wisatawan. Pengunjung dapat menuju bukit dengan dua jalur anak tangga yang cukup aman. 

Setibanya kamu di atas bukit, kalian bisa menatap indahnya lautan biru luas dengan pasir putih. Lautan yang menghadap langsung ke samudera Hindia begitu luas membentang hingga batas cakrawala.



Pastikan sebelum menaiki bukit karang, air laut tidak sedang pasang karena trek-nya akan tergenang. Kenakan alas kaki yang nyaman agar aman selama eksplor tempat wisata.

Bermain Kano

Saat saya wisata di pantai Drini, ada pemandangan menarik dari kano yang hilir mudik dalam beragam warana. Rupanya aktivitas seru di air ini cukup menarik minat pengunjung. Hanya dipatok dengan tarif sekitar Rp 50 ribu, pengunjung bisa menikmati sensasi mengayuh kano sepuasnya hingga batas yang telah ditentukan. Tidak perlu khawatir soal keamanan, karena setiap pengunjung yang bermain kano wajib mengenakan pelampung.

Jangan khawati bila belum terbiasa bermain kano, ada pendamping yang bisa menjadi pemandu di awal. Atau kamu bisa mencoba cara aman, yaitu naik dari pinggir pantai dan menarik kano ke dalam air. Saya sendiri hanya menatap kegiatan tersebut sambil senyum kecil manakala ada penumpang yang jatuh. Mereka juga tidak ketakutan saat jatuh karena kedalaman air masih dalam batas aman.

Spot Snorkeling

Salah satu hal yang jarang ditemukan wisatawan pada deretan pantai Gunung Kidul adalah spot snorkeling. Snorkeling menjadi daya tarik bagi wisatawan ketika wisata di Pantai Drini. Mereka dapat melihat pemandangan bawah laut yang menawan. 

Spot snorkeling Pantai Drini terbagi menjadi dua bagian. Untuk kedalamannya sekitar 1-2 meter, sehingga bisa dinikmati semua kalangan. Kamu yang belum pernah snorkeling boleh langsung coba. Ada jaket pengaman bagi yang tidak bisa berenang dan didampingi oleh penjaga. Tentu ada harga bagi setiap aktivitas ini.

Kuliner Khas Pantai

Beragam kuliner khas pantai siap mengisi perut yang lapar, terutama setelah beraktivitas seharian. Di Pantai Drini terdapat warung makan yang siap memasak hasil tangkapan nelayan. Soal harga tinggal tanyakan langsung ke pemilik warung yang ramah dan super membantu. Makan di warung yang ada di tempat ini nggak mahal kok.



Waktu itu saya dan keluarga di ajak masuk ke dalam dapur warung makan pilihan kami yang ada di sekitar pantai. Kami diminta memilih langsung ikan dan seafood dari dalam freezer oleh pemilik warung. Makanan laut yang dihadirkan berasal langsung dari hasil tangkapan nelayan dan selalu fresh. Ada beberapa pilihan bila lebih gasik pesannya, ada bermacam ikan, kepiting, cumi, dan lainnya.

Setelah bebas memilih dari dalam freezer, serahkan pilihan kamu untuk dimasak sesuai selera. Ada pula jajanan yang tersedia seperti snack, mie instan dan lainnya bila tidak suka dengan ikan atau seafood. Nggak butuh waktu lama hidangan yang kami pesan sudah disajikan bersama dengan minuman dan tentu saja kelapa muda. Ahhh syedapnyaaa.






Bagi yang memesan makanan di salah satu warung, bisa memilih duduk di gazebo kayu beratapkan ilalang. Seru banget pengalaman menikmati seafood tepat menghadap pantai seperti ini. 


Seakan memberikan cita rasa yang setingkat lebih nikmat dibanding makan di resto yang ada di pinggir jalan umumnya. 

Fasilitas di Pantai Drini

Pantai Drini mempunyai beragam fasilitas untuk memenuhi kebutuhan wisatawan selama berwisata. Terdapat lahan parkir yang dapat menampung motor, mobil, serta bus-bus besar. 

Kemudian fasilitas kamar mandi bagi yang ingin membersihkan diri setelah berenang di beberapa tempat. Selain itu juga tersedia, mushola, tempat penyewaan tikar, kano, tukang foto, dan penginapan di sepanjang jalan menuju Pantai Drini.

Harga Tiket Masuk Pantai Drini

Pantai di sepanjang kawasan Gunung Kidul ini tidak mematok harga tiket masuk mahal. Seperti Pantai Drini dengan harga tiket masuk yang terjangkau, hanya berkisar Rp. 10.000. Dengan harga yang cukup murah, kamu sudah bisa menikmati wisata Pantai Drini. 

Untuk penyewaan kano harganya mulai dari Rp. 50.000 – Rp 100.000. Sedangkan parkir kendaraan dibedakan sesuai jenisnya, yaitu motor Rp. 2.000, mobil Rp. 5.000, dan bus Rp. 20.000. Tentunya dengan catatan harga bisa berubah seiring waktu. 

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Drini

Pantai Drini terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi Pantai Drini bersebelahan dengan Pantai Baron dan Pantai Sepanjang. 

Bagi kalian yang ingin mengunjungi objek wisata ini, harus menempuh jarak sekitar 61 KM. Perjalanan ke Pantai Drini butuh waktu sekitar 2 jam dari Kota Yogyakarta. Namun bisa saja lebih dari 2 jam bila terjadi kemacetan saat long weekend.

Dari Kota Jogja ke Pantai Drini belum ada fasilitas transportasi umum. Kebanyakan orang kesana harus bawa kendaraan pribadi, atau sewa di berbagai tempat di Yogya. Ada juga yang ikut open trip dengan naik minibus atau bus besar.

Berikut cara menuju Pantai Drini:
Arahkan kendaraan ke Jalan Imogiri Barat-Siluk – lalu ambil arah Barongan-Bibal – ikuti arah Bibal-Panggang – menuju Jalan Pantai Selatan Jawa – ke Jalan Drini di Kabupaten Gunung Kidul.

Lokasi wisata mudah untuk ditemukan karena ada banyak sekali papan petunjuk arahnya. Ikuti saja petunjuk tersebut atau kamu bisa membuka aplikasi google map di ponsel. 

Begitu mendekati area pantai, kalian akan melihat pantai pasir putih dengan kesibukan orang di sekitar tempat wisata. 

Saat terakhir kesana adalah weekdays, namun pantai cukup ramai pengunjung. Mungkin karena bosen di rumah saat pandemi, begitu ada pelonggaran oleh pemerintah, banyak orang berwisata di tempat alam bebas. 

Itu lah sebabnya saya sesekali masih pakai masker saat foto di lokasi wisata. Sekian ya cerita saya dan keluarga wisata di Pantai Drini Yogyakarta. Semoga bermanfaat, wassalamualaikum.
Reading Time:

Selasa, 11 Maret 2025

Jelajah Dalam Keheningan Menjemput Mentari Terbit di Bromo
Maret 11, 20250 Comments

Assalamualaikum Sahabat Jalan Jalan. Tidak terasa Ramadhan sudah masuk pertengahan minggu. Nggak sampai dua minggu lagi kita akan bertemu lebaran. Biasanya lebaran identik dengan mudik. Dan setelah pungkas silaturahmi dengan kerabat dan sahabat, ada waktu tersisa yang bisa diagendakan untuk jalan-jalan. Saya akan memberikan rekomendasi pilihan jalan-jalan di satu tempat yang sampai hari ini masih menjadi primadona wisata di tanah air yaitu kawasan BROMO.

Foto di gunung Bromo

Beberapa waktu lalu saya dan suami beserta teman-teman penyuka dolan, berkunjung ke Bromo. Perjalanan ini sudah cukup lama kami rencanakan, mulai dari riset biaya, tempat wisata mana aja yang jadi pilihan untuk jelajah Bromo, hingga untuk kulinernya.

Perjalanan Menuju Titik Penjemputan di Sukapura Probolinggo

Berikut ini cerita jalan jalan seru kami menjelajah Bromo sekaligus menjadi taddabur alam. Perjalanan kami awali dengan berkumpul di salah satu rumah sakit yang letaknya dekat dengan pintu masul tol di Kota Semarang. Dari sini beberapa peserta sudah siap memasuki mobil sewaan minibus yang muat hingga 19 orang. Namun kami sengaja mengisi hanya 17 orang, sisa kursi untuk tambahan bagasi. Tahu sendiri kan kalo perempuan bawaannya banyak ketika traveling. 

Apalagi kali ini perjalanan wisata kami tujuannya di kawasan berudara sejuk cenderung dingin ketika malam hingga terbitnya mentari. Jadi bawaan segambreng masih ditambah jaket yang sengaja disimpan di tas. Otomatis bagasi minibus bagian belakang langsung penuh, hahahaa.

Belum begitu jauh perjalanan ketika peserta sudah lengkap, kami sempatkan mampir di salah satu rest area jalan tol untuk melaksanakan shalat maghrib jama' Isya. Oiya, kami berangkat hari Sabtu sore pukul 5 tepat dari Kota Semarang.

Tujuan perjalanan kami nanti hingga titik jemput driver jeep adalah di Desa Sukapura Probolinggo. Di sini kami tiba sekitar pukul 02.00 dan menanti jeep kurang lebih 10 menit. 

Rombongan berjumlah 17 orang dibagi dalam tiga jeep, dan kami diantar melalui jalur penanjakan di Bromo. Sayangnya meski udah gasik tiba di lokasi, jalur ini cukup rapat dan macet. Oleh driver kami diajak lewat jalun Seruni Point. Di sini jeep masih agak lengang, namun kami tetap turun di warung tempat parkir motor. Beberapa pemilik kuda menawarkan bagi pengunjung yang tidak mampu jalan menuju sunrise point. 

Saya dan beberapa teman memilih jalan kaki perlahan. Sambil merasakan tubuh yang kedinginan meski jaket sudah membalut rapat. Beruntung saya udah membawa bekal teh panas dalam termon kecil. Sesekali saya dan suami menyesap teh dan ngemil. Ini kami lakukan agar tidak merasa kedinginan.

Baru nyampe di pos 2, ada warung yang di depannya terdapat shelter untuk istirahat pengunjung. Lumayan luas karena bisa digunakan juga untuk shalat Subuh. Saya dan beberapa teman menanti Subuh di sini sambil jajan mie instan dalam cup. Lumayan juga jalan menanjak padahal nggak jauh tapi tanjakannya terjal. Untung ya udah diaspal jalannya.


Sekilas Tentang Gunung Bromo

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 mdpl dan dipercaya sebagai gunung suci oleh umat hindu tengger. Nama Bromo sendiri diambil dari kata “Brahma” bahasa sanskerta yaitu dewa pertama agama hindu.

Yang menarik dari gunung ini adalah bentuknya yang bertautan antara lembah dan ngarai dengan lautan pasir yang memiliki luas 10 km persegi. Keindahan alam yang ada di sekitar tempat wisata gunung Bromo tidak diragukan lagi, pengunjung akan dibuat kagum dengan pesonanya. Apa saja yang menarik di sekitar gunung Bromo? Berikut ini adalah informasi tempat wisata gunung Bromo, saat kami tadabbur alam.

Jika dilihat dari peta maps google bahwa lokasi keberadaan gunung bromo berada di tengah – tengah 4 wilayah perbatasan kabupaten di Jawa Timur yakni antara wilayah kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

Gunung berapi bromo berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Semeru Tengger. Meskipun letak gunung bromo masih satu area Taman Nasional dengan gunung semeru akan tetapi jarak keduanya terpaut cukup jauh. Lokasi gunung bromo berada di sebelah utara gunung semeru yang berjarak ± 18 km jika diukur lurus dari pusat kawah masing – masing gunung berapi tersebut.


Menjejakkan Kaki Perlahan di Tanjakan Sunrise Point

Meski udara malam yang dingin menembus jaket dan menusuk tulang, kami berombongan mulai berjalan. Langkah perlahan tiap jejaknya sambil mengatur napas agar tetap kuat. Semangat kami menjemput sunrise lah yang menjadi pemantik langkah terus berjalan di tengah keheningan.

Sebenarnya ada banyak percakapan namun dalam nada rendah di tengah jalur pendakian yang masih gelap. Saat napas mulai berebut oksigen dengan tumbuhan, tubuh pun rehat sejenak.

  • Seruni Point, melihat matahari terbit dan lautan awan yang cantik di kawasan Gunung Bromo selalu jadi tujuan utama wisatawan. Alternatif untuk melihat matahari terbit di bromo adalah di seruni point atau biasa disebut dengan puncak penanjakan 2.  Akses paling mudah adalah lewat Probolinggo meskipun tempat ini bukan bagian taman nasional bromo tengger semeru namun keberadaannya sangat dekat dengan bromo yaitu berada disebelah barat.
Sunrise di Seruni Point

  • Lautan Pasir Bromo, tujuan kedua setelah dari Sunrise Poinst. Hamparan pasir seluas 10 hektar adalah keunikan dan ciri khas yang dimiliki gunung berapi bromo. Seluruh wisatawan akan menuju tempat ini setelah melihat sunrise dan sebelum menuju pura luhur poten dan kawah bromo.
Bromo

  • Bukit Teletubies, berada di tenggara gunung bromo. Ke bromo via jalur tumpang malang adalah rute terdekat menuju bukit teletubbies dan savana bromo. Meski begitu bagi pengunjung tetap bisa mengakses dari jalur mana pun seperti kami dari Ngadisari Probolinggo. Pemandangan sempurna di tempat ini adalah ketika musim penghujan karena sepanjang mata memandang akan terlihat hamparan rerumputan yang indah. Saat saya dan rombongan tiba di lokasi, meski tidak nampak bukit yang menghijau namun pemandangan tetap cantik.
Savana Bromo

  • Gunung Batok, Gunung/bukit gersang yang berada tepat di sebelah kawah bromo. Dinamakan gunung batok dikarenakan tekstur dan bentuknya menyerupai tempurung kelapa atau batok.

  • Pasir Berbisik, penamaannya pasir berbisik dikarenakan pasir yang berada di lokasi ini akan terdengan isik isik (dalam bahasa jawa) ketika tertiup angin dan oleh sebab itu masyarakat sekitar menamakan tempat ini menjadi pasir berbisik. Tempat ini berada di sebelah timur laut gunung bromo.

  • Pura Luhur Poten, adalah tempat peribadatan umat hindu tengger yang berlokasi di kaki gunung bromo. Pura ini bisa kalian kunjungi sebelum atau sesudah dari kawah bromo karena letaknya searah menuju anak tangga gunung bromo. Pura ini juga yang digunakan sebagai acara upacara adat suku tengger yang terkenal yaitu kasada bromo. Kami diajak ke pura ini sebelum ke kawah Bromo karena jalurnya melewati pura. Namun saya enggan turun karena saat itu musim kemarau dan debunya Masya Allah sampai tertelan ke mulut katika bicara.

Akses Menuju Bromo

Yang ingin mengunjungi bromo, jalur atau rute ke tempat wisata ini bisa dilalui menuju 4 pintu masuk yaitu pintu masuk dari Malang Tumpang, Tosari Wonokitri Pasuruan, Senduro Lumajang dan Sukapura Cemara Lawang Ngadisari Probolinggo.

Akses jalannya pun juga beraspal meskipun melewati perbukitan dengan jurang yang terjal dan berbelok belok. Namun secara keseluruhan masih bisa dilewati kendaraan bermotor roda 2 dan untuk kendaraan mobil pribadi roda 4 hanya bisa sampai batas akhir yaitu pos pintu masuk taman nasional. Selanjutnya bagi pengunjung diwajibkan sewa jeep bromo untuk explore spot wisata di sekitarnya.

Sedangkan untuk bus mini dan besar bisa melewati jalur probolinggo dengan pemberhentian terakhir di pasar/ terminal sukapura. Kami sewa jeep dari informasi di sosial media Instagram, driver nya rata-rata amanah, baik, dan ramah. Mereka pun merangkap jadi juru kamera selama wisata di kawasan Bromo. Jadi kalian enggak perlu sungkan meminta tolong pada driver. 

Untuk tiket masuk kami udah pesan online melalui webiste Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Nanti ada caranya di web tersebut. Oiya untuk pesan tiket diharapkan dua hari sebelumnya karena biasanya ada kuota harian untuk setiap lokasi wisata di Bromo. 

Untuk biaya yang ditanggung setiap peserta, kemarin kami iuran sejumlah 650 ribu. Udah lengkap termasuk mendapat makanan dua kali, makan siang dan makan malam setelah wisata di Bromo. Sengaja kami kelola sendiri semua keperluan, dari pesan jeep, makan, air mineral, tiket, dan lainnya. Untuk jajanan juga melimpah karena setiap peserta bawa bekal lumayan. Makanya kami sengaja tidak memilih sarapan karena masih ada roti, pastry, pisang rebus, dan lainnya.

Bahkan iuran sebesar 650 ribu ini masih sisa setelah kepulangan dari Bromo. Ada sisa uang 2.650.000 kalo nggak salah. Dan uang ini kami gunakan wisata lagi, tujuannya di kawasan Wonosobo. Masya Allah, jadi bisa wisata dobel dengan iuran segitu. Sekian cerita saya tentang jalan-jalan kami ke kawasan Bromo. Wassalamualaikum.


Reading Time:

Selasa, 04 Maret 2025

Daya Tarik Wisata Kembang Langit Park di Batang Yang Makin Viral
Maret 04, 20250 Comments
Assalamualaikum Sahabat Jalan Jalan. Rasa-rasanya saya masih banyak menyimpan foto-foto jalan jalan dan kulineran di galeri gadget. Saking bingungnya jadinya malah nggak segera dituliskan cerita di balik foto tersebut. Seperti kali ini, perjalanan ini sudah saya lakukan ketika awal masa pandemi. Trus disimpan aja tuh foto-fotonya karena takut kalo dituliskan dan dishare di sosial media, nanti dinyinyirin, hahahaa.

Padahal ya tulis aja sih cerita di balik foto sepulang jalan jalan. Saat itu memang kebetulan bertepatan dengan pencabutan larangan keluar rumah. 



Langsung deh saya dan teman putih biru kasak kusuk merencanakan healing ke tempat wisata alam. Yang aman memang wisata alam, pilihan kami adalah Taman Wisata Kembang Langit.

Wisata Alam Kabupaten Batang

Kabupaten Batang dikenal sebagai "Batang Surga Asia,"  ternyata tidak hanya menyimpan sejarah dan budaya yang kaya. Karena ternyata juga menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang menarik.

Salah satu destinasi wisata alam yang paling populer di Batang adalah Kembang Langit Park. Sebuah taman yang terletak di kawasan hutan pinus yang asri dan sejuk. 

Salah satu daya tarik utama Taman Kembang Langit adalah keindahan alamnya. Taman ini terletak di kawasan yang masih alami dan menjadi tempat yang tepat untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk kota.



Udara segar dan pemandangan hijau di sekitar memberikan pengunjung kesempatan untuk bersantai dan menyegarkan pikiran. Tempat dengan daya tarik alam ini berada di ketinggian di atas 1000mdpl. 

Pengunjung bisa menikmati pemandangan dengan bersantai di beberapa tempat duduk yang disediakan. Yang menyenangkan memang fasilitas tempat duduk ada di berbagai sudut taman.



Suasana akan semakin syahdu kala cuaca sedikit mendung. Jika ingin lebih santai, kamu bisa coba tiduran di atas hammock yang sudah disediakan pengelola. Hammock yang dipasang dengan diikat di dua pohon pinus menjadi salah satu tempat favorit pengunjung menikmati pemandangan.

Taman Kembang Langit juga terkenal dengan berbagai wahana modernnya. Dari permainan anak-anak hingga aktivitas petualangan untuk orang dewasa, taman ini menawarkan keseruan yang berbeda untuk setiap pengunjung.

Wahana populer di antaranya, Flying Fox, taman bermain anak-anak, dan jalur hiking yang menantang. Hal ini menjadikan taman ini tempat yang sempurna bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.

Saya dan teman-teman penyuka treking santuy, memilih eksplore taman dari ujung ke ujung. Belum lagi kalo ketemu spot foto, auto pasang pose dan meminta salah seorang teman laki-laki kami. Tahu kan kalo pria itu kurang suka berpose, jadi mending diminta bantuan menjadi juru kamera saja.

Wisata Kembang Langit Park Forest Kopi Batang 


Wisata Kembang Langit Park Forest Kopi Batang merupakan salah satu objek wisata yang berlokasi di Kembang Langit, Blado, Kabupaten Batang. Objek wisata ini menjadi salah satu objek wisata baru dan populer di Kabupaten Batang.

Awalnya Forest Kopi Batang merupakan kafe yang berada di dataran tinggi. Berbeda daripada kafe lainya, kafe ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah, berupa perbukitan yang sangat memukau mata. Di sana pun ada fasilitas spot foto di berbagai sudut kafe. Seperti di jembatan yang hits ini. 



Namun demikian, seiring berjalanya waktu tempat ini juga menyuguhkan berbagai wahana yang bisa dinikmati bersama keluarga, kerabat, ataupun sahabat. Aneka wahana ini makin membuat tempat ini menjadi tujuan wisata baru yang berkesan.

1. Wahana Rainbow Slide

Salah satu wahana yang terbaru yang ada di tempat wisata ini yakni Rainbow  Slide. Wahana ini memiliki keunikan, sebab meluncur dari tempat yang tinggi menggunakan ban yang besar. 

Wahana seluncuran ini bisa kamu nikmati bersama keluarga. Wahana ini lebih diutamakan untuk orang dewasa. 

Meskipun meluncur dari ketinggian, kamu akan tetap aman sebab ada petugas yang menjaga di setiap sudut. Tak hanya itu, diujung terdapat tumpukan bantal, sehingga mengurangi risiko cidera. 

Bagi kamu yang ingin menikmati wisata ini, maka kamu diperlukan untuk membeli tiket terlebih dahulu. Biaya tiket yang ada di rainbow slide ini yakni 15.000 setiap orang.

2. Wahana Dino Ride dan Forest Rine

Selanjutnya ada wahana dino ride dan forest rine. Untuk forest rine ini kamu bisa menikmati keindahan sekeliling dengan menggunakan kereta mini. Kereta ini akan membawa kamu mengelilingi beberapa area yang indah dan menakjubkan loh. 

Sedangkan untuk dino ride, kamu bisa menikmatinya bersama si kecil. Pastinya si kecil akan sangat tertarik dengan wahana dino ini sebab wahana ini didesain sangat menyerupai dino. 

Tarif wahana ini yakni 10.000 untuk 1 Dinosaurus. 1 Dinosaurus bisa kamu naiki sendiri atau bisa dua anak kecil, yang penting utamakan keamanan.

3. Kolam Renang 

Bagi kamu yang ingin merefesh otak, maka kamu juga bisa memilih untuk berenang di sini. Dijamin kamu akan ketagihan. Pasalnya airnya sangat bersih, bening, dingin. 

Letak kolam renang ini juga sangat menakjubkan, yakni dikelilingi perbukitan yang snagat memukau mata. Dijamin kamu pasti akan terpesona dengan pemandanganya. 

4. Spot Foto

Di Forest Kopi ini, ada banyak sekali spot foto yang cantik dan menarik loh. Bagi kamu yang ingin update di media sosialmu, pastikan tidak melewatkan untuk ke tempat wisata ini, pasalnya kamu akan terpesona dengan keindahan alamnya.

Selain 3 jenis wahana tersebut, masih ada beragam wahana lainya yang menarik untuk dicoba. Meski wahana ini memiliki tarif berbeda. 

Namun jika kamu ingin memasuki area wahana, kamu terlebih dahulu akan dikenaikan biaya tiket sebesar Rp 15.000 untuk orang dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak. Jadi kamu harus bisa memanfaatkan dengan baik jika ingin memasuki area wahana ini.



Jika kamu hanya ingin duduk bersantai tanpa memasuki area wahana, maka kamu tidak perlu membayar tiket masuk tersebut. Kamu tetap bisa menikmati keindahanya di area kafe tersebut.

Informasi tentang harga tiket dan jam buka

Biaya masuk Taman Kembang Langit adalah Rp 10.000 untuk setiap pengunjung. Untuk parkir dikenakan biaya sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat.

Jam buka taman ini setiap hari mulai pukul 09:00 WIB hingga 17:00 WIB.

Tip berkunjung

Untuk memaksimalkan pengalaman kalian di Kembang Langit Park, berikut beberapa tips yang bisa kalian ikut. Di antaranya :
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan sepatu yang sesuai selama aktivitas di luar ruangan.
  • Rencanakan kunjungan kamu saat cuaca cerah sehingga dapat menikmati semua aktivitas sepenuhnya.
  • Lihat jadwal kegiatan: Terkadang acara khusus diadakan di taman. Pastikan untuk memeriksa agenda sebelum kalian berkunjung.
  • Bawalah topi, dan gunakan tabir surya untuk melindungi diri dari sinar matahari.
  • Untuk bekal disarankan tidak dibawa masuk area wisata. Kebijakan ini diberlakukan karena sudah ada kafe di lokasi wisata.
Taman Kembang Langit di Batang menawarkan kombinasi menarik antara keindahan alam, aktivitas menarik, dan pengalaman budaya. Tempat ini cocok untuk dikunjungi berbagai kelompok, mulai dari keluarga dengan anak-anak hingga teman yang suka bertualang.

Dengan fasilitas lengkap dan pemandangan menakjubkan, Taman Kembang Langit menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan oleh setiap pengunjung Jawa Tengah. Kalian pernah berkunjung ke Taman Kembang Langit? Cerita yuk di kolam komentar. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Minggu, 23 Februari 2025

2 Day 1 Night Trip Kabupaten Semarang Dapat 5 Tempat Wisata
Februari 23, 20250 Comments
Assalamualaikum Sahabat Jalan jalan. One day trip selama di Kabupaten Semarang bisa mengunjungi 5 tempat wisata hits. Sahabat bisa menyempatkan waktu selama dua hari untuk mengunjungi destinasi wisata yang lokasinya berada dalam satu kabupaten. 



Sebagai warga Kota Semarang, nampaknya bukan hanya saya sekeluarga yang selalu menepi sejenak di Kabupaten Semarang. Tahu sendiri kan gimana panasnya cuaca Kota Semarang. Jadi biasanya hari Sabtu atau Minggu sering menjadi waktu healing ke tempat berudara sejuk yang kebetulan dekat dengan Kota Semarang.

Berikut ini 5 destinasi wisata di Kabupaten Semarang yang bisa saya rekomendasikan :

1. Pasar dan Alun Alun Bandungan

Saya sekeluarga, bahkan teman-teman kami pun sangat suka melipir sejenak ke kawasan Bandungan. Karena akses jalan menuju kawasan wisata ini cukup dekat dari Kota Semarang. Yang menjadi magnet bagi warga Kota Semarang adalah wisata belanja di Pasar Bandungan. Dulunya pasar tempat pengujung belanja aneka sayuran dan oleh-oleh khas setempat, berada di depan alun-alun. Namun sekarang lokasi pasar udah pindah.

Pasar Bandungan yang baru diresmikan dua tahun lalu ini menempati lokasi cukup jauh dari alun-alun. Namun lokasi yang baru ini mudah ditemukan karena ada petunjuk jalan yang jelas.

Di sini kalian bisa belanja bermacam sayuran, jajanan, makanan khas setempat. Favorit pengunjung adalah buah nangka, kelengkeng, tape singkong yang dibungkus daun, wajik dan jadah, krasikan, samier dengan sajian khasnya bersama pecel. Saya juga suka beli petai kesukaan suami, gula aren, alpukat, dan ketela atau jagung. 

Meski harga yang ditetapkan pembeli nyaris seragam, kita masih bisa loh menawar tipis tipis. Cukup bawa duit 100 ribu rupiah, kalian bisa membawa sayur ataupun jajanan yang lumayan beragam.

Alun-alun Bandungan mengajak sahabat bisa menikmati keindahan pemandangan danau alam bernama Rawa Pening. Kamu juga bisa berolahraga, berwisata kuliner atau sekadar duduk-duduk santai. Fasilitas umum ini tersedia 24 jam setiap hari.

Harga tiket: gratis
Alamat: Jl. Tirtomoyo No.82, Jetis, Bandungan, Kabupaten Semarang.

2. Gedongsongo

Candi Gedong Songo berlokasi di daerah Kabupaten Semarang. Dari kota Semarang menuju arah selatan ke kota Ungaran. Bisa pula lewat jalan tol bila ingin lebih cepat. Kemudian keluar dari tol mengikuti petunjuk arah Ungaran. Ikuti petunjuk menuju lokawisata Bandungan.



Candi Gedong Songo terletak di perbukitan gunung Ungaran. Jadi dari Bandungan, pengunjung yang ingin berwisata ke candi Gedong songo masih harus meneruskan perjalanan. Rute jalan mudah karena ada petunjuk jalan yang sangat jelas. Dari Semarang bisa ditempuh sekitar satu jam.

Pengunjung saat liburan atau akhir pekan dikenakan harga tiket sebesar Rp 15 ribu. Selain keindahan alam sekitar candi yang sejuk, pengunjung juga bisa menikmati sejumlah atraksi lainnya.

Komplek candi ini ditemukan oleh Raffles pada 1804 dan merupakan peninggalan dari Dinasti Sanjaya abad 9. Nama Gedongsongo berasal dari bahasa Jawa, yakni Gedong yang artinya bangunan dan Songo yang berarti sembilan. Namun demikian, jumlah candi ini kurang dari sembilan. 

Lokasi Candi jaraknya cukup berjauhan, sehingga bagi pengunjung diharuskan memiliki stamina yang bugar bila ingin mengunjungi semua Candi. Namun kalian juga bisa memanfaatkan jasa kuda wisata untuk berkeliling di seluruh lokasi. Di area tertentu dapat digunakan untuk berkemah.

Yang paling favorit bagi pengunjung adalah deretan penjual makanan di sepanjang jalan setelah pintu masuk lokasi. Ada mendoan, tahu isi, minuman ringan, dan lainnya. Lumayan buat pengisi perut. Apalagi udara sejuk bakal bikin perut menagih janji agar kenyang dan bikin hati bahagia.

3. Watu Gajah Park

Tempat wisata Watu Gajah Park menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang menjadi favorit wisatawan di Semarang. Wisata ini merupakan gabungan dari konsep taman bermain dan edukasi. 


Tak hanya itu, lokasi wisata Watu Gajah yang dekat dengan Gunung Ungaran menjadikannya memiliki panorama alam yang indah. Oleh karenanya, tempat ini sangat cocok dijadikan destinasi wisata bersama keluarga.


Bersebelahan dengan patung Gorila raksasa, terdapat tempat bermain untuk anak-anak, cafetaria, dan water park. Saat pertama kesini, area ini masih berupa tanah kosong yang luas. Jadi saat menjumpainya kemarin dalam famtrip, saya tertarik dengan fasilitas yang pasti diminati anak-anak. 

Tiket Masuk Watu Gajah Park dibagi menjadi dua, yakni saat weekend dan weekday. Senin- Jumat (weekday) Rp 20.000, sedangkan Sabtu, Minggu dan libur nasional (weekend) harga Tiket Masuk Watu Gajah Park menjadi Rp 25.000 per orang.

Bawa makanan dari luar diperbolehkan kok, asalkan tetap jaga kebersihan ya. Asik sih karena saat ini banyak tempat wisata yang melarang pengunjung bawa bekal. Kalo di sini kalian bisa nyaman menikmati waktu bersama keluarga tanpa khawatir soal makanan. Yang penting buang sampah pada tempatnya, karena banyak disediakan tempat sampah.

4. Pinusia Park

Pinusia Park adalah destinasi wisata alam yang terletak di tengah hutan pinus dengan pemandangan indah di Kabupaten Semarang. Berbagai fasilitas modern dan suasana asri membuat tempat ini sangat cocok untuk melepas penat dan melakukan aktivitas rekreasi bersama keluarga.

Dengan tiket masuk seharga Rp20.000, pengunjung sudah bisa menjelajahi seluruh area. Menurut saya tarif  ini cukup murah karena fasilitas yang tersedia tergolong lengkap. Wisata keluarga untuk anak-anak terdapat kolam ikan, kelinci, burung, dan mainan lainnya. Untuk fasilitas mobil ATV dikenakan harga tersendiri dan tidak masuk dalam tiket.

Pinusia Park juga memiliki Cafe, pengunjung dapat bersantai yang menawarkan berbagai makanan dan minuman, lengkap dengan pemandangan alam. Pinusia Park memiliki berbagai fasilitas yang memadai untuk kenyamanan pengunjung.

Untuk informasi lengkap kalian bisa baca di artikel berikut ini :


5. Rawa Pening

Rawa Pening merupakan sebuah danau alam yang juga menjadi salah satu tujuan wisata populer di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Wisata Danau dengan luas mencapai 2.670 hektare siap memanjakan anda dengan banyaknya pemandangan menawan yang sayang bila dilewatkan.

Kalau berkunjung ke salah satu wisata alam di Semarang ini belum lengkap rasanya jika kalian belum keliling danau dengan perahu dan berfoto di atas perahu. Disertai dengan background pegunungan dan pemandangan birunya air rawa yang mempesona. Berfoto di atas perahu ketika sunset tiba juga bakal menjadi momen yang menyenangkan.

Rawa Pening sendiri memiliki cerita yang melegenda. Namun tentu saja itu hanya mitos yang dituturkan turun temurun. Untuk lebih lengkapnya kalian bisa baca artikel yang udah pernah saya tuliskan di sini :


Nah bila kalian ingin mengunjungi 5 tempat wisata di Kabupaten Semarang ini, bagi wisatawan luar kota sangan disarankan untuk menginap semalam. Jadi kalian bisa menikmati perjalanan wisata dalam 2 hari 1 malam. Banyak pilihan hotel di kawasan Bandungan yang nyaman dengan harga terjangkau.

Yuk nikmati wisata seru di Kabupaten Semarang. Rekomendasi saya ini baru 5 tempat wisata, karena masih banyak yang belum saya tuliskan. Kalian udah pernah berkunjung di Kabupaten Semarang? Udah ke tempat mana aja, cerita yuk di kolom komentar. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Minggu, 16 Februari 2025

Wisata Susur Sungai Maron Pacitan : Apakah Benar Seperti di Hutan Amazon?
Februari 16, 20251 Comments
Assalamualaikum Sahabat. Traveling berasa di hutan tropis Amazon nggak perlu jauh jauh ya. Karena di Pacitan ada tuh Wisata Susur Sungai Maron dengan pemandangan hutan tropis yang memanjakan mata. 

Wisata Susur Sungai Maron Pacitan

Sungai Maron merupakan salah satu objek wisata alam yang cukup populer dan berlokasi di Pacitan, Jawa Timur. Sungai yang indah dan eksotis, hingga banyak netizen yang menyebut mirip dengan hutan tropis Amazon. 

Destinasi wisata Sungai Maron dibuka sejak tahun 2012. Entah mengapa saya baru tahu 2 tahunan ini. Padahal sejak tahun 2014 hingga 2017 saya dan suami udah pernah ke Pacitan sampai beberapa kali dengan rombongan berbeda. Kami waktu itu hanya wisata di Pantai Klayar, pantai Teleng Ria, Goa Gong, atau Pantai Watu Karung. 

Daya Tarik Wisata Sungai Maron

Daya tarik utama wisata Sungai Maron adalah menyusuri sungai sejauh 4,5 Km. Wisatawan diajak menyusuri Sungai Maron menggunakan perahu berisi maksimal 4 orang.   

Sepanjang perjalanan wisatawan dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah disetiap sisi sungainya. Bagian kiri dan kanan sungai banyak tumbuh pepohonan. Termasuk deretan pohon kelapa yang tumbuh tinggi berjajar beserta semak yang rimbun. Kalo diperhatikan vegetasi tanaman yang beragam menambah daya tarik wisata susur sungai ini.

Kalo sahabat melihat beberapa foto viral di sosial media tentang sungai Maron, biasanya menampilkan foto air Sungai Maron berwarna biru kehijauan yang cakep. Namun ketika akan berkunjung ke Sungai Maron, jangan berekspektasi seperti yang ada di dunia maya ya. Karena warna air sungai akan bergantung pada cuaca satu atau dua hari sebelum kunjungan sahabat.  

Apabila sahabat menjumpai warna Sungai Maron yang cantik, beruntung banget. Karena saat kesana,  saya dan teman-teman menjumpai warna air yang kecoklatan kayak susu coklat gitu. Agak kecewa namun ya sudah laaah, tetep seru juga susur sungai bareng teman-teman bestie.



Meski hanya menjumpai air sungan yang kecoklatan, kami tetap menikmati sepanjang perjalanan. Saya memang belum pernah berkunjung ke Sungai Amazon. Entah mengapa saya setuju dengan sebutan kalo sungai ini menyerupai Sungai Amazon, atau Amazon mini. Karena jaraknya masih kalah jauh tentunya dengan sungai Amazon. 

Beberapa sudut tepi sungai juga nampak gugusan karang ketika akan sampai ke muara. Pengelola pintar juga menyediakan spot foto di beberapa titik jalur sungai yang keren dan instagramable.


Berpetualang ala hutan Amazon

Kawasan wisata Sungai Maron memiliki suasana alam yang asri dan masih alami. Merasakan nuansa alam khas pedesaan serta menyaksikan pemandangan tepian sungai.

Dari pintu masuk, wisatawan hanya perlu berjalan sekitar 20 meter untuk menuju tepi sungai. Tampak deretan perahu-perahu bersandar disisi tepi sungai pada sebuah dermaga kecil.

Susur Sungai Maron
Menanti antrian susur
Sungai Maron

Wisatawan juga akan disuguhkan dengan air Sungai Maron yang jernih berwarna biru kehijauan bila beruntung. Sepanjang jalan indera penglihatan bakal dimanjakan oleh pemandangan cantik di tepi kanan dan kiri sungai, terdapat pepohonan yang tumbuh lebat menghijau. Dengan keindahan alam sepanjang sungai, ada loh wisatawan yang menyebutnya dengan julukan ‘Green Canyon’ Pacitan.

Salah satu daya tarik utama dari objek wisata Sungai Maron adalah petualangan susur sungai. Wisatawan dapat menyewa perahu-perahu milik warga setempat dengan kapasitas penumpang 4 orang. 


Untuk perahu berukuran agak besar bisa juga membawa 5-6 penumpang. Wisata susur sungai sepanjang 4,5 Km dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 45 menit memang terasa cepat. Namun percaya lah kalian bakal menikmati perjalanan.

Wisatawan akan dibawa menyusuri dan memasuki sungai yang membelah kawasan hutan. Sepanjang perjalanan anda disajikan pemandangan yang sangat indah. Bagian sisi kanan dan kiri sungai dipagari oleh hutan tropis yang teduh. Aliran air sungai yang jernih berwarna biru kehijauan. Tak heran jika destinasi wisata ini banyak dijuluki ‘Amazon’ nya Indonesia.

Salah satu spot foto favorit adalah spot foto ayunan. Sebuah ayunan yang dikaitkan ke batang pohon besar di atas sungai. 

Pengunjung bisa duduk di ayunan tersebut dengan kaki menyentuh permukaan air sungai. Saya dan teman satu perahu tidak ikut spot foto di sini karena antriannya cukup panjang. 

Jam Buka dan Tiket Masuk 

Wisata Sungai Maron buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB. Kalian bisa datang  lebih pagi karena tidak kepanasan saat susur sungai.

Untuk Harga tiket masuk Sungai Maron Rp.5.000,- /orang. Dan bila kalian ingin menyewa perahu dikenakan tarif Rp.100.000/perahu yang bisa diisi makasimal 4 orang.

Untuk Parkir motor Rp.3.000, dan mobil Rp.5.000. Kemarin kami menggunakan transportasi minibus dan dikenakan tarif sebesar Rp. 10.000. 

Tips Wisata Susur Sungai Maron


  • Pilih bulan kemarau saat cuaca cerah agar menjumpai air sungai yang biru kehijauan. Saat saya kesana, sehari sebelumnya hujan cukup deras, sehingga warna air kecoklatan. Hasil foto jadi tidak terlihat cantik.
  • Gunakan pakaian yang nyaman
  • Pilih alas kaki yang nyaman, dan tinggalkan saja alas kaki di mobil saat menaiki perahu.
  • Tetap gunakan rompi pelampung sepanjang kegiatan susur sungai

Alamat Sungai Maron :

Desa Dersono, Kecamatan Pringuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Karena saya dan teman-teman kesana menggunakan jasa tour, mohon maaf ya jadi nggak bisa menjelaskan arah menuju lokasi Sungai Maron.

Namun bagi kalian yang tidak menggunakan jasa open trip seperti saya, bisa mengandalkan google map. Karena tempat wisata ini sungguh sudah terkenal syekali. 

Apakah saya akan mengulang susur sungai di sungai Maron? Kayaknya sih iya. Karena penasaran dengan warna sungai yang kehijauan seperti foto orang-orang di dunia maya. Sahabat pernah ikut susur Sungai Maron? Cerita yuk di kolom komentar pengalaman kalian. Wassalamualaikum.
Reading Time: