Laman

  • Beranda
  • Jalan-jalan
  • Inspirasi
  • Review
  • Disclosure
  • About Me
  • Achievement

17 Jul 2016

9 Hal Tentang Pokemon Go Yang Perlu Mama Ketahui



www.hidayah-art.com


Assalamu'alaikum. Hari ini sebenarnya saya bakalan sibuk persiapan jadi tuan rumah arisan RT. Suami sih yang jadi tuan rumahnya, karena ini pertemuan bapak-bapak. Dan meski semua makanan udah pesan, tetap dong ya saya kebagian sibuk ikutan siapin piring dan gelas. Eh napa malah ngelantur urusan arisan ya. Saya sih pengen ngobrolin 9 Hal Tentang Pokemon Go Yang Perlu Mama Ketahui.

Do you know about games of Pokemon Go? Games besutan Niantin yang baru berumur belum sebulan ini ngehits banget. Di Indonesia bahkan belum ada ijinnya, tapi dah banyak yang install aplikasi Pokemon Go. Anak-anak saya pun udah memainkannya.

Loh, nggak takut nih Ma, anak-anak bakal kena efek negatif game Pokemon Go?

Enggak! Yup, saya nggak takut kalo anak-anak bakal menerima efek buruk karena memainkan game ini. Alasannya adalah karena mereka udah bukan anak-anak lagi. Usianya udah di atas 16 tahun. Mereka juga memiliki tanggung jawab yang tak akan teralihkan gara-gara memainkan game ini.

Mengapa saya yakin banget kalo Anak-anak tetap bertanggung jawab melaksanakan tugas dan kegiatan yang utama dibanding main game?

Sejak kecil saya udah membiasakan anaka-anak bertanggung jawab dengan pilihannya. Ketika mereka melakukan satu kesalahan, saya tidak memarahi dengan verbal. Namun saya menunjukkan bahwa itu akibat dari pilihannya, dan mereka harus bertanggung jawab menerima dan memperbaiki keadaan hingga menjadi baik kembali.

Sebenarnya sih saya bisa mengatur anak-anak dengan optimal karena mereka adalah generasi anak yang bermain di luar rumah. Si bungsu meski mengenal game usia 6 tahu, dengan bermain playstation, ada jadwal yang harus mereka patuhi. Yaitu bermain games saat hari sabtu sore dan minggu pagi. Itu pun nggak sepanjang hari, karena ada kegiatan lain seperti bermain bareng temantemannya. Seperti bersepeda, main kelereng, petak umpet, dan permainan lainnya yang butuh fisik untuk terus bergerak aktif. 

Nah, kebetulan sekali game Pokemon Go ini menuntut pemainnya bergerak aktif. Tidak seperti game lainnya yang duduk manis di satu tempat.

"Aku dapat nih, Kak, hahaha," si bungsu girang saat pamer hasil buruannya.

Sementara si sulung berseru gemas karena kalah cepat dengan adiknya.


www.hidayah-art.com
Saat di Kampung Rawa Ambarawa, tetap berburu Pokemon
Namun dengan duduk tenang setelah sukses menangkap dengan Pokeball
Saya melihat keduanya asik aja ngobrolin Pokemon serta telur atau Pokeball yang sukses ditemukan.

Eh, ngapain juga berburu Pokemon?

Nah, game yang satu ini memang menuntut pemainnya aktif bergerak. Game buatan Niantic yang baru dirilis tanggal 7 Juli 2016 ini membuat suasana permainan menjadi lebih menarik. Dengan interaksi virtual, seakan-akan Pokemon hadir di dekat si pemain.

Dan yang pasti sih permainan ini membutuhkan peran Google Map. Karenan pencarian Pokestop dan Pokemon itu seperti berasa di dunia nyata. Pokestop adalah tempat untuk mendapatkan Pokeball dan telur Pokemon. Sementara Pokeball adalah alat untuk menangkap Pokemon. Makin banyak pemain mendapatkan Pokemon, levelnya bakal naik.


www.hidayah-art.com
Jalan virtual yang berdasar dunia nyata
Dengan akses Google Map

Di Semarang banyak tempat-tempat yang menjadi titik Pokestop. Bahkan kata anak-anak saya, masjid pun bisa jadi Pokestop. Seperti juga di taman, mall, dan pusat keramaian. 

Lantas mengapa Pokemon Go banyak dicerca oleh masyarakat?

Saya sendiri tidak bisa menilai dampak buruknya karena tidak memainkannya. Sementara hasil diskusi dengan kedua anak saya, mereka tidak mengalami dampak buruk. Iya sih, karena saya melihat, mereka tidak addict banget dengan game ini. Kalo pemain lain seperti terkena hipnotis, setiap saat memainkannya hingga melupakan kewajiban, tidak begitu kejadiannya dengan anak-anak.

Dampak Buruk Bermain Pokemon :

Kata orang sih dampak buruknya buanyaaaakkkk. Saya rangkum dari pendapat beberapa teman hasil stalking di linimasa fesbuk teman-teman saya.

- Karena fokus pada layar smartphone, pemain mudah menjadi korban kejahatan. Konsentrasinya buyar, hingga bisa menimbulkan niat jahat seseorang dengan merampas benda berharga miliknya.

- Pemain lupa dengan keselamatan jiwanya. Ketika mencari Pokemon atau Pokeball, pemain terlalu asik dengan buruannya hingga lupa keselamatan dirinya. Ada beberapa kasus saat berburu Pokemon, dengan mengendarai mobil atau motor jadi celaka. Karena perhatiannya teralihkan dan tidak melihat jalan atau kendaraan lain. 

- Baterei smartphone cepat habis karena bermain game Pokemon Go. Seringnya baterei drop tentunya bakal mengganggu kinerja smartphone. Dan bisa saja menjadi rusak.

- Boros, karena Pokemon Go memiliki fitur in-game transaction. Yaitu pemain bisa menukarkan uang asli dengan mata uang virtual. Dengan uang virtual inilah, pemain bisa menggunakannya untuk membeli berbagai item yang ada di Pokemon's Item. Makin addict bermain game ini, pasti pemain ingin mendapatkan item sebanyak-banyaknya. 

- Lupa dengan kondisi sekeliling. Seperti ketika mencari Pokemon, pemain memasuki daerah yang terlarang. Seperti kantor polisi karena melihat titik poin Pokestop dan berkumpulnya POkemon.

Namun seperti juga mata uang, ada sisi lain yaitu dampak positifnya :

- Bergerak aktif karena pemain mesti keluar rumah untuk berburu Pokemon dan Pokeball. Anak-anak yang suka main game, bisa diajak memainkan Pokemon Go karena mereka jadi bergerak aktif. Tentu saja tetap harus ada pengawan dari orang tuanya atau orang dewasa yang menjadi pengasuhnya. 

- Anak muda banyak yang memainkan game Pokemon Go. Mereka senang bisa berburu Pokemon dan bertemu kenalan baru. Nah, ini juga diwaspadai, karena banyak orang jahat yang memangsa para remaja ini. Seperti iming-iming sesuatu yang membuat anak muda bersemangat.


www.hidayah-art.com


- Pengguna game Pokemon Go juga menjadi aktif berkompetisi memenangkan permainan saat bertemu sesama gamers. Mereka terpacu dan meningkatkan levelnya.

- Game Pokemon Go juga membuat pemainnya berpikir dengan taktis. Mereka memasang strategi saat melihat peluang menemukan Pokestop yang bakal banyak menjaring Pokemon.


www.hidayah-art.com
Horeeee, dapat Pokemon

Nah, itu tadi 9 Hal Tentang Pokemon Go Yang Perlu Mama Ketahui. Mungkin Mama bisa menambahkan lagi item di atas? Kita diskusi yuk Ma. Wassalamu'alaikum.

14 comments :

  1. Wahhhh...jd makin mudeng ttg Pokemon Go.
    Mbak Wati ternyata emak gawl jg...hihi.
    Mudah2an yg memainkannya bisa ambil sisi positifnya ya mbak..

    ReplyDelete
  2. Wahhhh...jd makin mudeng ttg Pokemon Go.
    Mbak Wati ternyata emak gawl jg...hihi.
    Mudah2an yg memainkannya bisa ambil sisi positifnya ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengguna game POkemon Go mestinya orang dewasa, yang udah tahu baik buruknya permainan ini, mbak :)

      Delete
  3. game seperti ini emmang pasti ada plus minus ya mbak. Tapi selama masih bisa dalam pengawasan ortu, mudah2an bisa mengurangi kadar minus bagi penggunanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mba Ria, orang tua tetap megang kendali sih menurutku. Meski anak-anakku udah besar, aku juga tetap kontrol kalo soal game, hehehe

      Delete
  4. Memang ortu kudu bijak mnyikapi kehadiran game baru yg lagi ngetrend ini y mbk😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo kontennya sih sama dengan game lain. Yang perlu ditekankan justru pendampingan bagi anak di bawah umur ketika mereka cari Pokemon di jalan raya.

      Delete
  5. Saya justru yang instal dan memainkan game ini. Karena si Kakak masih kelas 2 SD. Tapi, ketika memainkannya pasti saya menunggu moment yang tepat. Dan ketika ada pokemon, barulah si Kakak yang saya percayakan untuk memainkannya.

    Positif negatif itu pasti ada sih, mbak. Dan memang dilihat dulu dari sisi lainnya biar ga sekadar judge. Kecuali kalau memang keluarganya sudah hijrah dan ingin zuhud, biasanya akan menghindari hal2 seperti ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget mbak Ipeh, saya setuju. Dan saya menganggap Pokemon Go ini seperti game lain juga. Orang tua perlu mendampingi anak-anak di bawah umur yang ingin memainkannya.

      Delete
  6. Setiap game pasti ada positif negatifnya, ya. Pendampingan orang tua tetap diperlukan untuk anak2. :)

    ReplyDelete
  7. Aku mau donlod juga ah, dari kemarin2 penasaran sama gamenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntar kalo udah donlot, mainnya jangan sampai ninggalin pasien ya bu Dokter, hehehe

      Delete
  8. masih belum ngeh mba ttg games inih :D: "pokemon banyak ditemukan di semarang di masjid, mall"..he..
    maklum bukan pecinta games, jd agak loading ni..hihi

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...