Laman

  • Beranda
  • Jalan-jalan
  • Inspirasi
  • Review
  • Disclosure
  • About Me
  • Achievement

15 Mar 2016

Terpesona Dengan Sepak Terjang Momtraveler, Blogger Yang Sukses Menjadi Penulis



www.hidayah-art.com

Assalam u'alaikum teman. 
Udah tahu kan ya, kalo sejak lama saya tuh pengen banget bisa menerbitkan sebuah buku. Bukan antologi, karena udah punya beberapa. Impian saya, tentu saja buku solo. Nah, waktu teman blogger bisa mewujudkan niatnya, menerbitkan buku, saya jadi kagum. Trus kepoin blog-nya juga, plus tanya-tanya . Juga datang saat beliau launching buku, duuuh... jadi makin terpesona. Saya memang langsung terpesona dengan sepak terjang Momtraveler, blogger yang sukses menjadi penulis buku.

Aiiih, saya ikutan senang juga. Bahkan saya ikut hadir waktu launching buku pertama yang kebetulan ditulis bareng dua blogger lain. Pasti tahu kan ya, si Momtraveler ini adalah Muna Sungkar?

www.hidayah-art.com
Foto atas saata sharing bareng ttg menulis di islami book fair
Foto bawah itu saat launching buku 3 Emak Gaul Keliling 3 Kota

Dulu sempat saya mendengar kalo mba Muna itu punya sifat jelek yaitu minder. Bener loh, nggak percaya kaaaan?  

Saya juga nggak percaya waktu dia nulis gitu dalam satu artikel di blognya. Muna Sungkar itu blogger keren, artikelnya menarik bagi pembaca. Masa iya masih nyimpan sifat minder, nggak percayaaa.

Mulanya saya enggak percaya meski Muna pernah menuliskannya dalam satu artikel di blog Momtraveler, kebetulan untuk lomba dalam rangka ultah Gandjel Rel yang pertama. Dalam postingan tersebut dia ngaku kalo punya sifat minder. Saya kutip ya :

Terbiasa bekerja sejak kuliah, aneh rasanya seharian di rumah tanpa mengerjakan apapun. Merasa minder ketika melihat pencapaian teman-teman dari sosial media. Merasa gagal sebagai manusia karena punya tujuan hidup jelas setiap harinya. Ada yang hilang dalam hidupku. Sampai suatu hari …

Eh tapi, Muna enggak minder kelamaan. Dalam artikel yang sama, dia melanjutkan curhatnya nih :

Masa iya sih mau gabung komunitas aja minder? Meskipun harus susah payah membagi waktu antara rumah, keluarga, kampus dan blog, bukan jadi penghalang untuk terus belajar kan? Belum pernah menang lomba blog bukan alasan untuk mogok nulis kan? Banyak pertanyaan aku ajukan pada diri sendiri untuk menangkal rasa minder itu. entah berapa banyak lomba yang aku lewatkan hanya karena minder dan nggak pede? 

Muna memilih gaya bercerita berupa narasi. Kayak curhat, tapi enggak baper. Justru dari yang dia tulis, bikin banyak mama muda terinspirasi. Karena artikelnya memang banyak menuliskan kisah perjalanannya bersama sang putri cantik, Nadia dan sang suami. 

Tapi perjalanannya bukan model koper aja nih. Sesekali keluarga muda ini mbolang, backpacker kemana-mana. Bahkan pernah loh diceritakan dia sempat ngemper di CANGHI Airport Singapore. Saya kutipkan sedikit nih pengalaman ngemper Muna dan keluarga :D

Persis di sebelah playground ada nursing room yang bersih dan nyaman juga. Ada juga ruangan kecil dengan TV yang muter program baby TV. Akhirnya kami sepakat ngemper di ruangan ini. Sambil nunggu Nadia main, cari posisi yang enak buat tidur. Sayangnya posisi kaya gimana pun jadi nggak enak karena ternyata AC nya duingin banget. Ndilalah aku juga nggak bawa jaket, kaos kaki pun tipis.  Dan malam itu aku sukses menggigil kedinginan. Jan ndeso tenan.

Yup, pengalaman ngemper di Changi ini nggak bikin Nadia sedih. Dia malah ceria, apalagi bisa main perosotan di Playground yang luas dan sepi. Hanya ada anak bule yang malah jadi teman main Nadia. Jarang-jarang kan ya, anak kecil bisa tetap excited gitu diajak bakcpackeran sampai ke mancanegara. Nadia emang keren.

Mengenal Muna Sungkar lebih akrab, adalah ketika dia balik ke Semarang. Sempat baca di linimasa FB, dan colek-colekan dengan mba Uniek, waaah... saya senang akhirnya bisa berjumpa dengan pemilik blog Momtraveler dengan tagline "Momtraveler's Tale"

Tampilan blognya ceria, mampu menggugah imajinasi pembaca seakan diajak traveling. Sesuai banget dengan tema blog yang menuturkan seputar traveling. Dari pemesanan tiket pesawat, booking hotel, lokasi wisata yang menarik, hingga kuliner. Juga tentang traveling ala backpacker sambil ngajak bocah. 

Header dengan gambar yang mengekspresikan liburan, seperti koper, moda transportasi, kamera, peta, lokasi wisata hingga buah Strawberry dan pohon Kelapa. Siapa sih yang enggak terpesona begitu membuka websitenya.


www.hidayah-art.com
Blog Momtraveler yang "eye catching"


www.hidayah-art.com
Yang atas, saat ikut acara Bango bareng Ari Parikesit
Foto yg bawah saat Roadshow Tokopedia, jejeran terus foto bareng Muna
Sejak itu kami sering kopdar dalam berbagai acara komunitas blogger di Semarang. Sama-sama pernah mengisi sharing materi tentang menulis juga dalam salah satu acara Islami Book Fair di Masjid Baiturrahman Semarang. Beberapa kali juga menjadi blogger yang beruntung mendapatkan goodie bag atau pun menang lomba yang diadakan intern komunitas.

www.hidayah-art.com
Bahagia mengenal Muna Sungkar yang kalem dan ramah
Dan setelah sekian lama mengenal Muna Sungkar, ada 7 Fakta keren tentang dirinya. Saya tuliskan di sini yaaa :

1. Istri dan ibu seorang putri

Ibu dari Nadia, gadis kecil yang manis dan akan berusia 8 tahun. Juga baru saja menyadari salah satu impiannya bisa memberikan adik bagi Nadia mulai terwujud.

Memiliki suami yang sangat support dengan passion-nya. Apalagi sang suami bekerja sendiri, bisa mengatur jam kerja dan menyesuaikan dengan hoby traveling keluarga.

Dan, ini lah kebahagiaan Muna :

Si cantik dengan tawa renyah yang menular
Suami yang selalu tahu apa keinginan istrinya … suami yang tak banyak kata tapi punya banyak cinta.

Dan, nikmat Tuhan mana yang kau dustakan?

2. Dosen di Perguruan Tinggi

Sebagai dosen muda yang gaul dan fashionable, Muna Sungkar sangat dicintai mahasiswanya. Mereka bahkan datang dan memberikan support saat launching buku 3 Emak Gaul Keliling 3 Kota di Gramedia Pandanaran. 

Dosen yang mengajar pada dua fakultas, yaitu Fakultas Komunikasi dan Fakultas Bahasa ini, memilih metode mengajar yang tidak kaku. Merangkul dan mendekati mahasiswa agar materi bisa tersampaikan dengan sukses. Bahkan pernah pula mengajak mahasiswanya mengikuti kelas creative writting. Nggak perlu jauh, cukup yang ada di kota Semarang yaitu Lawang Sewu.

Wisata heritage ini dijadikan salah satu mata kuliah bagi Muna. Tujuannya adalah melatih mahasiswanya bisa menuliskan kisah perjalanan wisatanya. Asik ya punya dosen yang support wisata heritage gini. Plus memberi tugas dengan bikin travel writting. 

Namun meski santai, Muna tetap tegas dalam hal-hal yang prinsip. Seperti ketika telat mengumpulkan tugas, dia bisa marah sama mahasiswa yang bersangkutan. So, jangan bikin bu dosen marah ya, hehehe.

Muna juga enggan masuk dalam jabatan struktural di kampusnya. Alasannya, kalo udah jadi dosen dengan jabatan struktural, bakal mengekang passionnya menjadi traveller. Apalagi bu dosen ini paling enggak betah duduk di belakang meja. 


3. Pemimpi Kelas Akut

Sebagai perempuan yang sama-sama pemimpi kelas akut, saya tertarik banget dengan sepak terjang Muna Sungkar. Enggak hanya bermimpi yang gampang, tapi juga ingin mencapai impian yang melebihi impian tersebut.

Bahkan Muna punya satu moto yang terus dipegangnya :

"Dreams as high as you can and reach your dream even higher"

Dan target Muna tahun ini adalah bisa mencicipi bangku kuliah S3, aamiin semoga terwujud impian ini.


4. Member beberapa Maskapai Penerbangan

Tentu saja agar bisa melakukan traveling ala backpacker adalah dengan mendapatkan tiket murah. Salah satu cara yang dipilih MUna adalah dengan menjadi member beberapa maskapai penerbangan. 

Biasanya dengan jadi member gitu, pasti dapat kiriman email tentang promo yang berlangsung. 

"Karena budget mepet, harus pintar cari celah," ungkap Muna.

Muna memang menyisihkan bugdet traveling dari sebagian gajinya. Sttt, katanya sih hampir 50 %. Ishhh, itu ternyata rahasianya. 


5. Pusing Saat Kurang Piknik

Ini menjadi salah satu candaan kami tentang Muna dalam komunitas blogger di Semarang. Tanda-tanda Muna butuh piknik adalah ketika taringnya muncul saat mengajar mahasiswanya. 

"Jadi, tanyakan pada mahasiswa saya, kapan taring saya muncul, hahaha," ucapan Muna pada kami.

Iya sih, makanya dia mesti menjadwalkan minimal seminggu sekali mesti jalan-jalan wisata yang dekat-dekat aja. Sekitar Semarang, seperti Solo, Yogya dan kota-kota di sekitarnya.

Pernah kami saling curhat, kalo tubuh sakit ternyata cepet sembuh saat mendadak diajak piknik suami. Hahaha, kayaknya banyak perempuan butuh piknik ya, Muna?!

6. Tidak Suka Sama Orang Nyinyir

Oke, kita sepakat kalo dengan fakta yang satu ini. Nyinyir itu bikin sakit. Nyinyir itu juga menandakan penyakit. Duuuh, jauh-jauh deh dari nyinyir. Bakal nggak bisa jadi sahabat Momtraveler yaaa.

7. Blogger Yang Jadi Penulis

Salah satu impian Muna adalah bisa menerbitkan buku saat perjalanan umroh. Namun niat itu belum terwujud, justru sudah terbit buku traveling bareng dua teman blogger, yaitu mbak Ika Koentjoro dan Fenny Ferawati.

Buku yang mengisahkan catatan 3 Emak Gaul Keliling 3 Kota ini menjelajah beberapa museum yang ada di Yogya, Solo, dan Semarang. Dalam buku ini dikisahkan ada 17 museum yang memiliki ciri dan keunikan masing-masing. Aslinya sih ada puluhan museum yang tersebar di tiga kota yang menjadi tempat tinggal mereka bertiga.

Dan buku kedua yang nyaris beriringan terbit adalah "Jelajah Ujung Barat Indonesia, Banda Aceh - Sabang"

Dalam salah satu chatt di linimasa FB, Muna Sungkar menuliskan impiannya untuk menceritakan tanah kelahiran sang suami. Usai menikah dan diajak untuk menjejakkan kaki di tanah Rencong, telah meluluhkan hatinya. Muna langsung jatuh cinta pada Aceh, dengan segala keindahannya.

Perempuan yang memiliki darah keturunan Aceh, mengharapkan dengan terbitnya buku tersebut bisa menjadi panduan praktis bagi para pembacanya.


Yes, itu lah ke-7 Fakta tentang Muna Sungkar. Apalagi yang kurang? Boleh deh dishare di kolom komentar, teman-teman. 

Oh iya, kabarnya akan ada karya Muna Sungkar selanjutnya. Penasaran kaaan? Nantikan yuk bersama saya, yang kadung terpesona dengan sepak terjang Momtraveler, blogger yang sukses menjadi penulis. Semoga makin sukses dan terus berkarya, Muna. 

Wassalamu'alaikum.


www.hidayah-art.com
Dua buku Muna Sungkar ini sudah saya miliki dengan gratis :D

24 comments :

  1. wahhh, banyak foto-foto Mbak Wati dengan Mbak Muna :)
    semoga suatu saat saya juga bisa foto-foto sama teman-teman blogger lain,amin..

    untuk harapan Mbak Wati menerbitkan buku juga saya Amin-kan.. (aminnya pakesuara lantang biar cepat diijabbah) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, aamiin... makasih doanya mba Ira. Semoga kebaikan mengalir kembali pada mba Ira, aamiin ya rabbal alamiin :)

      Delete
  2. cck..ckk..keren ya mbak muna sungkar pinter bagi waktu..salut.kpan nih mbak wati terbitin buku solonya?salut buat teman2 yang dah nerbitin buku.

    ReplyDelete
  3. Mbak watiiii ...... i love you full. Makasih buat reviewnya yg kece. Aku jg terinspirasi dr mbak wati vyg rajin ngeblog pengen bisa konsisten nulis kaya mbak wati. Kita sama2 belajar ya mbak. Aku doakan moga2 buku mbak wati segera terbit. Ga sabar bacanya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, love you too Muna...

      Semoga kita makin rajin nulis, apapun medianya ya. Makasih suportnya :)

      Delete
  4. Mbak Wati dan mbak Muna sama-sama menginspirasi saya untuk lebih maju lagi :)

    Semoga sukses untuk kalian berdua dan segera dikabulkan buku solonya, aamiin :)

    ReplyDelete
  5. Banyak faktor yang membuat Mbak Muna sukses, satu di antaranya yang penting adalah pemimpi kelas akut itu, hehehe
    Saya juga salut kepadanya. Salam dari Jogja ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  6. salut banget sama mbak Muna.
    semoga bisa seprti mbak Muna yg berani bermimpi..
    trima kasih utk sharingnya ya mbak hhee

    ReplyDelete
  7. Wah salut banget sama Mbak Muna. Apalagi beliau nggak banyak nyinyir dan karyanya juga keliatan. Sukses terus yaa.

    ReplyDelete
  8. Mak Muna ini emang sangat menginspirasi... saluuutttt

    ReplyDelete
  9. Wah mbak muna kerenlah, mbak wati juga sama kerennya, semoga konsisten nulis dan bikin bukunya pada nular ya Amiin

    ReplyDelete
  10. Seneeeeng banget bisa kenal dekat dengan Mom Traveler cantik satu ini. Seneeeng bisa kennal dengn orang2 yang hangat, seperti mb Wati juga...love you puul deh :D

    ReplyDelete
  11. saya juga penasaran dengan karya berikut mak Muna Sungkar....
    keep happy blogging always...salam dari banjarbaru - makassar :-)

    ReplyDelete
  12. Wah ini ilmu yang wajib saya terapkan nih cirinya ya seperti mbak ini muantappp mbak.

    ReplyDelete
  13. mantepnya mom traveller,keren dan menginspirasi

    ReplyDelete
  14. Keren! Jadi pengen jelajah museum...xixixi. Kebetulan hobi sama mbusukan museum, minderan juga sama, siapa tahu tahu nanti bisa ngikutin jejak..bisa bikin buku. Ah, really dream for that, but I'm afraid of falling.

    ReplyDelete
  15. Mba Muna... !! jalan2nya selalu bikin envy.. hehehe

    ReplyDelete
  16. Wow mba Muna keren..yang ngepoin juga keren nih. Artikelnya lengkap badai

    ReplyDelete
  17. Wow mba Muna keren..yang ngepoin juga keren nih. Artikelnya lengkap badai

    ReplyDelete
  18. tau gitu, kmarin jejeran minta buku yak hihihi

    ReplyDelete
  19. mba watiiii, bhanyak bener moment2 fotonyaaaaaa

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...