Laman

  • Beranda
  • Jalan-jalan
  • Inspirasi
  • Review
  • Disclosure
  • About Me
  • Achievement

13 Jun 2017

Menu Sahur Yang Mudah dan Praktis

www.hidayah-art.com

Assalamualaikum. Menu Sahur Yang Mudah dan Praktis itu seperti apa sih? Eh udah dapat puasa hari-hari terakhir baru sharing menu sahur? Gak apa deh, bisa juga kan disimpan untuk puasa tahun berikutnya. 

Mumpung saya longgar post menu sahur, karena dari kemarin nyari foto hasil masakan ngumpet entah di mana. Menu Sahur yang praktis dan mudah dikerjakan itu pasti yang dicari emak, bunda, ibu, momii semua yak.


Saya selama ini memilih menu sahur berupa tumis atau makanan kering yang bisa disimpan selama bulan Ramadhan. Namun karena anak-anak kurang suka menu kering semacam Kering Kentang, Kering Tempe, dan teman-temannya ini. Saya jadi sering masak untuk menu sahur menjelang makan. Atau saat akan tidur abis tarwih gitu. Nanti menjelang sahur bisa dipanaskan bentar.

Saya udah simpan beberapa menu sahur favorit keluarga. Di bawah ini ya :

1. Sabu-Sabu

Hihiii, ini menu favorit keluarga saya. Sabu-Sabu atau Sahur Buah-buahan. Biasanya sebelum makan menu sahur yang agak berat semacam nasi plus lauk, buah menjadi makanan pembuka. 


Saya bahkan udah 4 tahun ini hanya makan buah untuk menu sahur. Manfaat buah menjadi menu sahur itu banyak banget. Saya udah merasakan sendiri, gimana tubuh jadi segar, nggak gampang ngantuk, dan kenyang lebih lama. 

Tahu kan ketika usai makan sahur pakai nasi dan lauk, nggak sampai tiga jam, perut seperti berbunyi. Kayak menagih janji makan lagi, dan lagi. Beda dengan menu sahur buah. Karena mengandung serat, buah butuh dicerna hingga beberapa jam sesudahnya. Tentu saja pilih buah yang mengandung air, sehingga kebutuhan air dalam tubuh pun terpenuhi. Saya selalu sedia apel, mangga, melon, salak, pepaya, nanas, pisang, buah naga, untuk menu sahur ini. Tentu saja buah ini nggak sekaligus tersedia. Biasanya untuk satu makan sahur, saya siapkan dua atau tiga jenis buah.

2. Tumis Sayuran Hijau


Anak-anak, terutama yang bungsu favorit banget tumis sayuran hijau. Bumbu dan cara masaknya sama, hanya saya ganti aja jenis sayurannya. Bisa Brokoli, Kale, Pokcoy, Bayam, dan silahkan cari yang lainnya di pasar ya. 

Sayuran hijau tuh memiliki segudang manfaat dalam tubuh kita. Nutrisi dan serat dalam sayuran dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, penyakit mata, serta mencegah masalah pencernaah seperti sembelit. Sayuran hijau seperti Brokoli bahkan bisa mencegah penyakit osteoporosis, menjaga kesehatan tulang dan gigi, dan kanker. Sebenarnya nggak hanya brokoli sih, namun memang manfaat Brokoli itu banyak sekali.

Resep ala Dapur Saya :

- 250 gr Sayuran hijau (bebas, pilih sendiri, bisa brokoli, kale, pokcoy), atau jumlah secukupnya. 
- Bawang Bombay 1 butir, cincang kasar
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- udang secukupnya, dikupas dan dibersihkan
- 3 cabai merah atau hijau ukuran besar (bisa diskip), dipotong agak besar
- 1 sdm minyak goreng/margarine
- 1/2 sdt lada bubuk (kalo tidak suka pedas lada, dikurangi)
- 1 sdm saus tiram
- 1 ruas jahe
- 1 sdt kecap asin
- 1/4 sdt gula pasir
- 1/4 sdt garam halus
100 ml air

Cara masak :

Tumis bawang bombai, dan bawang putih hingga aromanya harum. Masukkan cabe, jahe, dan udang, aduk-aduk sampai udang berubah warna. Masukkan saus tiram, lada bubuk, kecap asin, garam, gula pasir, dan air. Biarkan air agak menyusut dan semua bumbu tercampur rata. Masukkan sayuran hijau, masak sebentar sekitar lima menit. Angkat dan bisa disajikan.

Kebetulan foto tumis pokcoy belum saya temukan di folder laptop. Jadi saya pakai foto Tumis Pare campur daun dewa dan udang. Ini juga gampang masaknya. Cuma agak lama bagian meremas pare dengan garam untuk mengurangi tingkat pahitnya.

www.hidayah-art.com

Bila masak tumis usai tarwih, saat akan makan menu sahur bisa dihangatkan sebentar aja. Kira-kira lima menit udah cukup dengan api sedang.

3. Masakan Serba Ayam

Masakan yang terbuat dari bahan ayam cocok banget dijadikan menu sahurTapi kalo untuk masakan ayam ini, saya seringnya cuma ambil bagian dada tanpa kulit. Seringnya juga dimasak yang gampang dan praktis. Seperti Ayam masak mentega, Ayam Rica-Rica, Ayam saus tiram, Ayam saus teriyaki, atau ayam bakar.

Saya pilihkan salah satu saja ya, untuk menu ayam kali ini. 

Ayam Rica-Rica

www.hidayah-art.com

Dada ayam tanpa kulit 300 gr, potong dengan ukuran yang sedang. 1 sdt gula pasir, Air 100 ml dan 1 sdm minyak.
Bawang putih 5 siung, bawang merah 9 butir, lada 1 sdt, 5 buah kemiri, 1/4 sdt garam, 1 ruas jahe, 1 ruas kunyit, 12 cabai merah, boleh tambahkan cabai rawit setan tiga atau sesuai selera, 5 lbr daun jeruk, 2 batang sere, 1 buah tomat. Haluskan semua bahan ini kecuali sere, tomat, dan daun jeruk.

Tumis bumbu halus dengan 1 sdm minyak atau margarine. Tumis hingga aromanya harum, masukkan sere, daun jeruk dan irisan tomat. Masukkan potongan dada ayam, gula pasir, aduk-aduk dan tambahkan air. Kecilkan api, masak hingga air menyusut. 

4. Lauk Goreng Krispi

www.hidayah-art.com

Kalo sedang pengen nyimpan makanan untuk menu sahur, saya kadang bikin cumi krispi. Ada yang menyebutnya Calamari. Yaitu cumi yang sudah dihilangkan tintanya, dipotong agak besar model ring. Biasanya saya pakai cumi ukuran besar. 

Setelah dibersihkan, bisa dicelupkan pada adonan telur yang udah dikocok. Nantinya lumuri dengan adonan tepung. Tepung untuk adonan ini biasanya saya bikin dari campuran tepung maizena dan tepung beras. Tambahkan lada bubuk, garam halus, cabe bubuk, campur semuanya. Gorengnya agar bisa krispi dilakukan dua kali. Yang pertama sekitar 10 menit. Kemudian goreng lagi dengan minyak yang panas cukup lima menit. 

Dengan cara menggoreng dua kali, biasanya Calamari bisa tahan renyah hingga dua atau tiga hari. Tapi di rumah saya sih nggak lebih dari dua hari udah abis. Anak-anak doyan banget makan sahur dengan lauk Calamari ini.

5. Menu Sahur Serba Balado

Keluarga saya kebetulan punya selera yang sama. Masakan praktis, mudah, dan sederhana yang saya masakin, pasti ludes tak tersisa. Seperti Balado, segala jenis seperti Ayam balado, telur balado, ikan tongkol masak balado, dan lainnya. 

Tapi yang paling sering adalah telur masak balado terong. Hmmm, membayangkannya saja udah bikin liur nyaris menetes. Ups... masih lamaaa bedug buka puasanya, hihiii.

www.hidayah-art.com

Apalagi bumbu balado itu simpel. Cuma Bawang merah, bawang putih, tomat, kemiri, lada bubuk, 1 batang sere, cabe yang banyak agar nggak mblenger, garam dan gula pasir secukupnya. Semua bumbu dihaluskan dan ditumis hingga harum. Kemudian telur ceplok dimasukkan bersama air sedikit aja. Kalo bumbu udah meresap, masukkan terong yang sebelumnya udah ditumis dengan margarin. Cukup 10 menit, matikan api dan sajikan untuk menu sahur

Nah, kelima jenis menu sahur di atas selalu saya sajikan tiap hari. Tentu saja jenis masakannya bergiliran agar tidak bosan. Semoga menu sahur yang mudah dan praktis seperti yang saya sajikan, bisa bermanfaat. Wassalamualaikum.

20 comments :

  1. wah pingin nyoba nih sahur sehat ala mbak wati.....ama resep calamarinya langsung dipraktikkan nih...anakku juga suka cumi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makan buah aja udah enak dan tahan lapar lebih lama, mba Ningrum

      Delete
  2. Wah mantap menu sahurnya mau nyoba juga ah

    ReplyDelete
  3. Wah jd nambah referensinya
    Makasih mbaak

    ReplyDelete
  4. alhamdulillah ke sininya malem. Hihihiii

    Aku juga sering masak tumisan malem tinggal panasin bentar pas saur

    ReplyDelete
  5. Aku sendiri pengen coba ayam rica-rica dan sabu-sabu. Belum pernah coba, sepertinya enak ya, Teh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuk lah dicoba, enak karena praktis bikinnya

      Delete
  6. yang paling praktis itu masak dg ditumis , wah itu sih favoritku

    ReplyDelete
  7. Wah enak-enak, jadi pengin telur balado hihi. Aku suka galau nih, anak-anakku nggak suka makan sayur, pilih2 kalo sayur paling maunya bayam, gambas, kangkung sama wortel aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anakku malah gak suka gambas, katanya kayak spons, hehee

      Delete
  8. Akhirnya aku juga ikutan "nyabu" mbak, emang kerasa bedanya. Praktis lagi, tinggal potong2 aja

    ReplyDelete
  9. Buah emang juaranya praktisss, tinggal kupas langsung lepp ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, Mi... Bikin melek mata juga waktu sahur, hahahaa

      Delete
  10. Pernah coba nyabu tapi cuma bertahan 2 hari. Alhamdulillah, selama nyabu tubuh memang terasa beda. Insya Allah mau kembali nyabu, doakan biar bisa tahan godaan dari cemilan-cemilan enak tapi gak bikin sehat.

    ReplyDelete
  11. tumis itu favorit aku mbak..
    aku coba buat juga ya mbak
    makasih resepnya

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...