My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Tempat buka puasa
Tampilkan postingan dengan label Tempat buka puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat buka puasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Mei 2019

Buka Bersama di Kampoeng Melayu GranDhika Hotel Semarang
Mei 14, 2019 26 Comments

Buka Bersama di Kampoeng Melayu GranDhika Hotel Semarang



Assalamualaikum Sahabat. Bulan Ramadhan sepertinya identik dengan ajakan buka puasa bersama. Bisa buka bersama dengan keluarga, kerabat, atau sahabat.  Saya akan ceritakan tentang tawaran Buka Bersama di Kampoeng Melayu di GranDhika Hotel Semarang.

Minggu kemarin saya bersama teman blogger dan media hadir dalam event buka puasa di GranDhika Hotel Semarang. Tema acara Media & Blogger Gathering Ramadhan at Kampoeng Melayu ini mengenalkan menu buka puasa selama bulan ramadhan tahun ini.

Foto dulu sambil
nunggu bukber
Hotel GranDhika menawarkan Paket Buka Puasa menu all you can eat dengan harga 110K / pax. Menu paket Buka Bersama di Resto Kapolagha yang ada di lantai 1 ini banyak jenisnya. Mulai dari aneka jajanan tradisional untuk takjil, salad, hidangan utama, hingga hidangan penutup.

Untuk menu takjil masih menyajikan sebagian jajanan khas nusantara. Seperti kue lumpur, sentiling, nagasari, getuk singkong, dan aneka bubur. Untuk salad di samping sayuran, ada juga buah, karedok, rujak parut, yang semuanya bisa dinikmati sebelum memilih menu utama.








Ramadhan at Kampoeng Melayu menyajikan menu istimewa dengan cita rasa masakan Melayu. Menunya khas Melayu seperti Nasi Lemak, Sate Godog, Laksa Melayu, Mie Lamien, Ayam Pingteh, Soto Melayu, dan Nasi Kebuli.

Mie Lamien


Sebenarnya nggak hanya menu Melayu, seperti juga takjil yang mengusung menu nusantara. Ada menu utama dari nusatanra, yaitu Rawon Surabaya, Ketupat Sayur, dan pilihan menu lainnya.

Aneka desert nya pun bikin menggoda. Saya enggak ambil sih, karena udah kenyang dengan menu Burger Penyet ala Kampoeng Melayu ini. Mengapa dikatakan burger penyet? Sederhana sih, karena begitu roti udah diisi pelengkapnya, kemudian dipenyet di atas wajan datar tempat masak roti bun nya.



Rasanya gimana? Enak sih, isiannya burger penyet adalah ayam suwir dengan sambel matah. Kemudian ada juga sayur pelengkap umumnya isian burger. Saya suka sambel matahnya, enak. Ayam suwirnya juga empuk. Saya rekomendasikan menu ini kalo kalian mau bukber di sini.

Nah, kalo aneka dessernya, kalian boleh loh ngincipi dessert yang kayaknya uwenak semua ini. Ya seperti kata saya tadi, saya udah puas nyicipi burger penyet. Jadi dadah dadah aja ya.




Untuk minumannya bisa memilih mulai dari es selasih, es capucino cincau, dan es kelapa muda. Eh ada juga loh wedang ronde yang jadi kesukaan saya. Kalian misal diajakin buka puasa di Kampoeng Melayu ini, mau milih yang mana?


Yang menarik berbuka puasa di Kampoen Melayu ini adalah adanya  live music, atraksi tarian Melayu, serta live cooking dari chef Restoran Kapolagha. Coba kalian bisa menyaksikannya di Instagram storie saya. Pilih aja yang judulnya Kampoeng Melayu.

Lihat yuk di sini : Instagram Stories Kampoeng Melayu

Waktu saya sedang menikmati es kelapa muda, terdengar musik rancak dan tepukan tangan yang meriah. 

Ternyata ada tariah Jaloh Ratu dari Aceh yang tengah memukau pengunjung resto. Gerakan rancak yang berpadu dengan syair oleh seorang laki-laki muda, menarik siapapun yang sedang ada di sana untuk mendekat.


Selain berbagai menu penggugah selera, live music, live cooking, dan aktraksi tarian, ada lagi nih kejutan bagi pengunjung Ramadhan at Kampoeng Melayu.

Ada grandprize dari GranDhika untuk pengunjung yang berbuka, berupa Samsung Galaxy A9 dan Oppo A3S. Dua hadiah ini akan diundi di akhir periode ramadhan. Nah, siapa yang nggak pengen memenangkan grandprize sebagai hadiah buka puasa di resto Kapolagha.

Asiknya lagi kejutan tak hanya berhenti di situ. Karena selama periode ramadhan, GranDhika juga memberikan kejutan lainnya. Seperti hadiah kejutan yang dibagikan setiap hari berupa voucher belanja dari brand muslim ternama. 

Yuk kalo kalian pengen menikmati buka puasa bersama Ramadhan at Kampoeng Melayu, udah tersedia di Hotel Grandhika yang terletak di Jalan Pemuda No. 80 - 82 Semarang. Catat juga ya tanggalnya mulai 6 Mei - 3 Juni 2019. 

Agar kalian tidak kehabisan tempat, bisa reservasi terlebih dulu dengan menghubungi Agung di nomor telepon / WA 081249752056. Atau Dani di nomor telepon / WA 082227174559. Kapan kalian ngajakin saya buka bersama di Kampoeng Melayu Hotel GranDhika, sahabat? Saya tunggu ya colekannya. Wassalamualaikum.
Reading Time:

Senin, 06 Mei 2019

Ngabuburit Asik Bareng Sahabat, Enaknya di Mana?
Mei 06, 2019 19 Comments

Ngabuburit Enaknya di Mana?

Tempat Ngabuburit Asik

Assalamualaikum Sahabat. Sejak ada aplikasi WhatsApp, hubungan silaturahmi serasa dimudahkan. Bahkan rapat reuni atau halal bihalal menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran pun jadi dipermudah. Namun biasanya suasana ramadhan juga dijadikan momen untuk bertemu muka, silaturahmi sambil ngabuburit.

Ada tujuh alasan yang menjadi pertimbangan pilihan tempat ngabuburit menurut saya dan sahabat-sahabat saya. Yup, saya kira lingkaran pergaulan itu isinya adalah teman kerja, teman masa kecil (kalo masih menjalin silaturahmi), teman sekolah yang sekarang berubah nama jadi teman alumni, dan kerabat.

Beberapa pertimbangan yang selama ini sudah kami lakukan, didasarkan pada situasi dan kondisi setiap tahunnya. Ketika anak-anak masih kecil, enaknya sih diajak ngabuburit. Dengan catatan kondisi lokasi ramah dengan anak. 

Atau bisa juga anak-anak dititipkan pada keluarga, karena saya tinggal satu kota dengan orang tua jadi ini solusinya. Misal nggak ada yang bisa dititipi anak, dan kondisi di lokasi nggak ramah anak, saya pilih nggak ikut ngabuburit deh.


Arti Kata Ngabuburit

Ajakan ngabuburit sambil buka puasa itu rasanya menjadi hal yang biasa. Terutama menjelang akhir ramadhan. Saya dan suami sering mendapat ajakan buka bersama. Namun saya dan suami sependapat, buka puasa itu asiknya dilakukan di rumah. 

Bisa juga di rumah salah seorang sahabat. Seperti saat ngabuburit sembari perpisahan teman blogger Novia Domi yang akan pindah ke Payakumbuh. Blogger Gandjel Rel ngumpul di rumahnya. Beberapa bawa makanan sementara nyonya rumah cantik menyediakan makanan utama. Seru dan bikin nagih ini. Yuk kapan kita ngumpul seperti ini?


Tempat Ngabuburit Asik
Pict. by Noorma Fitirana
Meski beberapa kali saya dan suami akhirnya luluh dengan ajakan sahabat atau kerabat untuk ngabuburit sambil buka puasa bersama.

Arti kata Ngabuburit sendiri di Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah :
Ngabuburit diartikan sebagai menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadan. Pada KBBI, kata Ngabuburit diberi keterangan (sd) sebagai penanda bahwa kata tersebut berasal dari Bahasa Sunda.
Saat ini kata 'ngabuburit' sudah sering digunakan dalam percakapan di sebagian besar wilayah Indonesia.


Tujuh Alasan Pertimbangan Ngabuburit

Ngabuburit emang asik kalo sesekali dilakukan, apalagi bareng sahabat masa sekolah atau kuliah. Ada pertimbangan khusus juga ketika akhirnya memutuskan ngabuburit di luar rumah.

Seperti persiapan makanan untuk anak-anak sudah siap. Jadi ketika saya dan suami buka puasa di luar rumah, anak-anak tetap bisa berbuka dengan sajian masakan yang sudah disiapkan. Dan ada orang dewasa yang mendampingi mereka saat berbuka puasa. 

Biasanya waktu mereka masih berusia di bawah 15 tahun dan 10 tahun, ada orang tua saya yang mendampingi di rumah. Atau saya dan suami mengantar keduanya ke rumah orang tua untuk buka puasa. Tapi ketika usia si sulung udah lebih dari 15 tahun, saya udah yakin kalo dia sanggup buka puasa hanya berdua bareng adiknya.

Saya dan suami sesekali mau juga diajakin ngabuburit, dengan 7 alasan yang jadi pertimbangan. Yaitu :

1. Tempat Ngabuburit Dekat Masjid 

Alasannya adalah, biasanya usai ngabuburit itu jalan menuju ke rumah macet. Butuh waktu minimal 30 menit hingga lebih dari itu bila akan pulang. Dan tentunya saya dan suami bakal ketinggalan waktu shalat Isya dan tarawih berjamaah di masjid. Kalo pilihan tempat ngabuburit dekat masjid, kami bisa memilih shalat Isya dan tarawih di masjid terdekat.


2. Tempat Makan Yang Asik

Tempat Ngabuburit Asik
Tempat makan di daerah
Kampung Kali Semarang
Saya suka kalo tempat untuk ngabuburit itu lokasinya ramah dengan anak dan orang tua. Kadang saya dan suami ngabuburit sambil ngajakin orang tua kami yang udah sepuh. Kalo lokasi untuk ngabuburit mesti naik turun kayaknya enggak jadi pilihan deh. 


3. Harga Makanan Yang Ramah Isi Dompet

Kalo alasan yang satu ini pasti banyak yang setuju. Nggak perlu resto mewah untuk ngabuburit. Meski standar harga tiap orang berbeda ya. Kalo saya dan suami, juga sahabat saya sepakat dengan standar harga untuk ngabuburit itu sekitar 50 ribu - 80 ribu per orang.


4. Ada Tempat Parkir 

Ya iya lah, lokasi untuk ngabuburit mesti memiliki lahan parkir yang memadai. Saya pernah tuh setengah jam cuma muteri satu blok gara-gara lahan parkir resto tempat ngabuburit kehabisan tempat parkir. Nggak asik ini, bikin semangat luruh dan pengennya pulang aja ke rumah. Apalagi kalo masakan buka puasa di rumah juga istimewa, hahahaaa.


5. Makanan Harus Halal

Tempat Ngabuburit Asik
Hokben Majapahit 
Namanya juga mau buka puasa, masa iya panitia memilih resto yang menyajikan masakan tidak halal?

Bisa aja sih. Apalagi saat ini resto chinese food sering tidak terang-terangan menjelaskan bahan masakan nya apakah halal atau tidak. Mending memilih resto di mall atau yang udah memiliki logo halal dari MUI.  

Boleh dibaca di : Nongkrong Asik di Resto Hokben Halal 

Saya kalo memilih resto chinese food biasanya udah kenal sama yang punya. Paling tidak teman saya kenal dan merekomendasikan resto chinese food itu.


6. Pelayanan dan Fasilitas 

Satu yang bikin saya nyaman saat ngabuburit itu adalah sikap pelayan resto. Apalagi biasanya saya dan suami bisa dua jam lebih di resto untuk makan dan numpang shalat. Kalo ketemu pelayanan yang bagus, kami sering loh balik lagi ke resto tersebut. Bahkan bisa jadi 4L, lu lagi lu lagi. Ya suami emang gitu, kalo udah cocok dan menu masakan, pelayanan resto dan fasilitasnya resto bagus, pasti balik lagi.

Soal fasilitas, yang penting toiletnya bersih, ada mushola juga, dan tempat wudlu. 

7. Ngabuburit di Masjid

Sebenarnya ngabuburit nggak harus di resto atau tempat makan di mall. Bisa juga ngabuburit di masjid. Nostalgia gitu kayak jaman masih jadi mahasiswi, ngabuburitnya di masjid. Ngurusi anak-anak tiap sore, bercerita atau menemani tadarus. 

Wah banyak banget kenangan manis saat ngabuburit masa muda dulu. Kalo sahabat gimana? Punya kenangan indah ngabuburit masa muda seperti saya? Sharing yuk, bagaimana kalian mengisi ngabuburit saat ramadhan? Wassalamualaikum.
Reading Time: