Desember 12, 2018
BY Hidayah Sulistyowati
49 Comments
Assalamualaikum. Resign Demi Menjadi Blogger Full Time, Worth It? Kamu udah tahu kan Blogger? Sebutan pada seseorang yang melakukan kegiatan di dunia digital dengan menuliskan kegiatan hariannya, atau pengalaman nya dalam media blog.
Nah, saya sudah menjadi blogger sejak tahun 2012. Membuat blog dengan bantuan anak-anak, yang ceritanya sudah saya tuliskan di artikel berikut ini :
Kisah di Balik Nama Blog hidayah-art
Kisah di Balik Nama Blog hidayah-art
Namun saya baru beli domain bulan Maret 2015, menjelang resign dari tempat kerja yang udah 26 tahun saya jalani.
Salah satu alasan resign adalah ingin bisa full time ngurus blog. Tentunya saya kerjakan setelah ngurus rumah udah beres dong. Dan alasan lain adalah, saya galau tiap melihat teman-teman blogger bisa bebas hadir dalam satu event.
Oh iya, saya pernah menolak tawaran gabung event blogger salah satu produk gawai terkenal. Padahal blogger yang diajak gabung, dapat satu gawai dan diajakin keliling kota Semarang. Waktu itu saya tolak karena bingung mau mengajukan cuti pada pakbos di tempat kerja. Soalnya saya abis ambil cuti, hihiii.
Sejak resign pula saya mulai rajin mengikuti event ketika ada undangan dari brand. Namun Kota Semarang belum seramai Jakarta sih untuk urusan gathering yang melibatkan blogger. Tapi setiap bulan saya sering menghadiri gathering.
Jangan nanya soal fee yang saya dapatkan. Karena tidak semua gathering yang saya hadiri, juga memberikan fee. Memang sejak awal ngeblog tuh saya juga nggak money oriented sih. Karena niat awal ngeblog adalah ingin bisa menuliskan pengalaman hidup. *Ciyeeee.
Saya menganggap hadir dalam event undangan brand, entah itu dapat fee atau pun tanpa fee, sudah bikin hati saya senang. Pertama, saya bisa bertemu teman-teman yang menggeluti bidang yang sama. Saya bisa nambah wawasan dan menjadi orang yang pertama tahu sebelum masyarakat luas menerima informasi seputar produk atau jasa dari pihak pengundang.
Dan tentunya ini bisa jadi me time di sela kesibukan mengurus rumah dan keluarga. Asik kaaan?!
Ada di blog ini artikel yang mengisahkan kegiatan saya dan teman-teman sebagai blogger desa wisata. Kegiatan kami itu hadir saat ada forum komunikasi desa wisata di Jawa Tengah.
Silahkan baca artikel berikut :
Wisata Hits di Kabupaten Brebes Yang Wajib Kamu Kunjungi
Karena kegiatan ini saya dikenal oleh teman-teman di luar komunitas blogger sebagai tukang jalan-jalan. Padahal kiprah saya belum seperti travel bloger lainnya. Tapi ucapan mereka merupakan doa kan, jadi ya diaminkan aja.
Selain menulis dan posting artikel di blog, blogger memiliki kewajiban dengan menyambangi blog lainnya. Meski sebagain blogger menganggap kegiatan ini tidak wajib. Tapi banyak sih yang menganggap kegiatan blog walking ini wajib dan dibutuhkan.
Alasannya banyak dari menaikkan traffik pengunjung blog, menemukan ide menulis, mengenal lebih banyak blogger di luar sana, dan lainnya.
Kalo saya suka setiap ada ajakan belajar. Nggak peduli misal ada yang nyinyir, belajar terus, kapan prakteknya, hahahaaa.
Karena bagi saya, belajar itu juga sambil silaturahmi, kopdar, dan jadi reminder. Nggak apa kalo belajarnya rajin, kan temanya juga beda.
Kalo kalian, selama ini menganggap diri sebagai Blogger Full Time atau Blogger Part Time? Apa aja yang menjadi alasan kalian memutuskan hal itu? sharing yuk. Wassalamualaikum.
Salah satu alasan resign adalah ingin bisa full time ngurus blog. Tentunya saya kerjakan setelah ngurus rumah udah beres dong. Dan alasan lain adalah, saya galau tiap melihat teman-teman blogger bisa bebas hadir dalam satu event.
Oh iya, saya pernah menolak tawaran gabung event blogger salah satu produk gawai terkenal. Padahal blogger yang diajak gabung, dapat satu gawai dan diajakin keliling kota Semarang. Waktu itu saya tolak karena bingung mau mengajukan cuti pada pakbos di tempat kerja. Soalnya saya abis ambil cuti, hihiii.
Sejak resign pula saya mulai rajin mengikuti event ketika ada undangan dari brand. Namun Kota Semarang belum seramai Jakarta sih untuk urusan gathering yang melibatkan blogger. Tapi setiap bulan saya sering menghadiri gathering.
Jangan nanya soal fee yang saya dapatkan. Karena tidak semua gathering yang saya hadiri, juga memberikan fee. Memang sejak awal ngeblog tuh saya juga nggak money oriented sih. Karena niat awal ngeblog adalah ingin bisa menuliskan pengalaman hidup. *Ciyeeee.
![]() |
| Andai masih kerja, mana bisa ikut event keren bareng Dinas Kesehatan Kota Semarang |
Dan tentunya ini bisa jadi me time di sela kesibukan mengurus rumah dan keluarga. Asik kaaan?!
Tapiii ... ada yang bilang, kalo saya tuh belum sepenuhnya dianggap blogger full time. Alasannya adalah :
- Masih mengandalkan penghasilan dari usaha lain. Bisa dari suami ataupun dari usaha yang saya geluti saat ini, yaitu jualan tupperware.
- Belum konsisten dengan konten yang dipilih. Namun saat ini saya berusaha mengelola blog lain dengan niche traveling.
- Penghasilan dari blog belum konsisten. Ya iya lah, karena tiap bulan saya kadang bisa mendapatkan penghasilan lebih dari gaji jaman masih kerja. Namun pernah juga nggak ada penghasilan dari blog selama sebulan. Hiksss.
- Masih suka menolak undangan karena alasan tertentu. Boleh dong saya menolak ketika tidak cocok dengan tema event atau alasan lain. Bagi saya menghadiri undangan gathering itu ketika urusan rumah dengan segala perniknya udah beres. Nggak mengganggu kegiatan saya sebagai anak dan menantu yang sesekali menemani ibu dan ibu mertua terapi di rumah sakit. Yesss, saya belum dianggap fulltime blogger karena sesekali pernah menolak ajakan hadir dalam suatu event.
Sebenarnya kalo urusan penghasilan saya nggak begitu memikirkannya sampai pening. Karena kegiatan sebagai blogger kepengennya menjadi sebuah me time namun menghasilkan.
Untuk urusan pemenuhan materi keluarga, kan ada suami yang udah mencukupinya?! Penghasilan saya selama ini terserah mau buat diri sendiri maupun untuk orang tua, keluarga, atau ditabung.
Suami nggak pernah nanya saya dapat nominal berapa ketika ada job nulis atau hadir dalam satu event. Apalagi minta ditraktir, hahahaaa.
Kalo dari pengakuan suami dengan kegiatan saya sebagai blogger, dia senang karena saya memiliki kegiatan yang positif. Meski di rumah, masih bisa berkarya di bidang yang menjadi passion saya selama ini yaitu menulis.
Bahkan suami sering loh membanggakan kegiatan saya sebagai karir yang menjanjikan. Katanya, jadi blogger itu menyenangkan kalo melihat kegiatan saya selama ini. Dapat goodie bag, duit, hadiah kalo menang live twitt, dan lainnya. Tapi dia juga menambahkan info kalo setelah event, saya harus berkutat dengan draft dan menjadikan artikel yang menarik.
Walaaaah, suami saya udah jadi jurkam yang handal gara-gara beristrikan blogger.
Nah, saya masih asik ngeblog hingga hari ini karena merasa menemukan passion yang menggairahkan. Menjadi blogger bikin hidup saya makin berwarna. Nggak perlu lah saya ceritakan semuanya di sini. Kalian mending baca deh semua artikel saya, pasti bakal tahu mengapa saya masih krasan menjadi blogger.
Namun karena ingin profesional, saya tetap belajar banyak hal yang menjadi support profesi blogger. Sebagian udah saya tuliskan juga di blog ini. Kepoin dong, agar trafik blog ini nambaaah. Makasih juga yang udah sering blogwalking di sini yaa. Tanpa kalian, saya nggak ada artinya.
Nah, ngomongin fulltime blogger, saya tuliskan ya sharing tentang hal ini.
Saya ingin sharing seputar usaha menjadi blogger full time :
- Bebas Ikut Event Tanpa Ijin Perusahaan
![]() |
| Kalo ngga resign, mana bisa ikut famtrip kayak gini |
Ya iya lah, namanya udah resign dan menjadi insan merdeka *uhuyyy ... saya cukup meminta ijin paksuami tiap ada undangan gathering di mana pun lokasinya. Ini penting banget, karena pengen dong mendapat ridhonya suami dalam setiap kegiatan di luar rumah.
Menjadi pekerja freelance juga bikin saya memiliki banyak peluang bisa menghadiri undangan event. Jadi, saya sering dicolek ketika komunitas di Kota Semarang butuh buzzer untuk promosi sebuah event. Asiiik kaaaan?!
- Dikenal Tukang Jalan-Jalan
Sebagai blogger yang tergabung dalam komunitas blogger Deswita, saya beberapa kali diundang untuk mengenalkan tempat wisata. Dari sini saya sudah mengunjungi beberapa desa wisata dan destinasi wisata di Jawa Tengah.Ada di blog ini artikel yang mengisahkan kegiatan saya dan teman-teman sebagai blogger desa wisata. Kegiatan kami itu hadir saat ada forum komunikasi desa wisata di Jawa Tengah.
Silahkan baca artikel berikut :
Wisata Hits di Kabupaten Brebes Yang Wajib Kamu Kunjungi
Karena kegiatan ini saya dikenal oleh teman-teman di luar komunitas blogger sebagai tukang jalan-jalan. Padahal kiprah saya belum seperti travel bloger lainnya. Tapi ucapan mereka merupakan doa kan, jadi ya diaminkan aja.
- Lebih Banyak Punya Waktu Mengelola Blog
Tentu dong saya punya banyak waktu untuk mengelola blog. Nah, blogger itu nggak sekedar nulis artikel untuk blog yang dimilikinya. Banyak orang di luar blogger yang mengerti seperti apa sih job deskripsi blogger itu?Selain menulis dan posting artikel di blog, blogger memiliki kewajiban dengan menyambangi blog lainnya. Meski sebagain blogger menganggap kegiatan ini tidak wajib. Tapi banyak sih yang menganggap kegiatan blog walking ini wajib dan dibutuhkan.
Alasannya banyak dari menaikkan traffik pengunjung blog, menemukan ide menulis, mengenal lebih banyak blogger di luar sana, dan lainnya.
- Punya Waktu Belajar Teknis Blogging
![]() |
| Serius loh, kami sedang belajar |
Eh tapi ini juga tergantung niat sih. Karena ada kok blogger yang punya waktu luang banyak namun giliran diajakin belajar teknis ngeblog, pada mundur teratur. *julid banget sih,wkwkwkk.
Kalo saya suka setiap ada ajakan belajar. Nggak peduli misal ada yang nyinyir, belajar terus, kapan prakteknya, hahahaaa.
Karena bagi saya, belajar itu juga sambil silaturahmi, kopdar, dan jadi reminder. Nggak apa kalo belajarnya rajin, kan temanya juga beda.
Kalo kalian, selama ini menganggap diri sebagai Blogger Full Time atau Blogger Part Time? Apa aja yang menjadi alasan kalian memutuskan hal itu? sharing yuk. Wassalamualaikum.






