My Mind - Untaian Kata Untuk Berbagi: Resolusi 2019
Tampilkan postingan dengan label Resolusi 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resolusi 2019. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Desember 2018

Target Blogging ala Hidayah-art, Optimasi Ngeblog
Desember 20, 2018 32 Comments
hidayah-art

Assalamualaikum Sahabat. Target Blogging ala Hidayah-art, Optimasi Ngeblog hingga belajar bikin infografis. Apakah bakal terwujud, semoga ya dengan semangat tahun baru 2019 yang akan datang.

Sebagai blogger sudah seharusnya saya upgrade pengetahuan tentang teknis ngeblog. Bukan hanya menulis, menyisipkan gambar, dan menayangkan artikel di blog. 

Salah satu kegiatan blogging yang bikin saya makin semangat adalah, ikut meramaikan #BPN30DayChallenge yang bikin semangat. Nggak mudah loh mengikuti tantangan ini dari awal, dengan segudang kegiatan offline sebagai blogger.

Yup, bulan Nopember ketika ada info tentang challenge menulis dari Blogger Perempuan, saya ragu. Tapi saya juga penasaran, ingin menantang diri sendiri, apa bisa menulis setiap hari dengan tema yang sudah ditentukan.

Namun saya kembali menantang diri sendiri. Saya justru harus berani menjawab tantangan menulis. Alasannya adalah, tema sudah ada dan itu merupakan hadiah bagi seorang blogger. Kan selama ini beberapa blogger selalu mengemukakan nggak ada ide menulis ketika blog nya sepi dari order job. *eh

Jadi saya semangat aja mengikuti challenge ini. Apalagi banyak teman saya yang juga ikut. Banyak teman makin banyak support semangat kaaan?

Nah, setelah berani menerima dan menjalankan tantangan menulis selama 30 hari. Saya jadi semangat juga ingin mengisi blog ini dengan target tertentu.

Apa aja sih target  menulis di tahun 2019 nanti?

- Konsistensi Ngeblog 1 Minggu 3 Artikel

Setelah mengikuti tantangan 30 hari menulis blog, sudah saatnya saya kembali rajin menayangkan artikel dengan konsisten. Waktu awal bikin TLD blog ini, saya mampu menayangkan artikel sebanyak 3 hingga 5 setiap minggu. Jadi sebulan saya bisa menayangkan 12 sampai 20 artikel.

Saya melakukan itu karena ingin menaikkan nilai DA saya dalam periode waktu selama 6 bulan. Dan alhamdulillah, kurang lebih 6 bulan setelah rajin post artikel, DA/PA saya bisa mencapai angka 20/29. Sekarang DA saya udah tiga bulan ini konsisten di angka 35/41. Gemes deh nggak mau naik lagi, hihiii.

- Menaikkan Page View

Blog saya udah berusia 3 tahun lebih. Namun page view saya udah 6 bulan ini menurun. Saya nggak tahu penyebabnya. Makanya saya mulai lagi rajin BW, agar page view bisa naik lagi seperti tahun lalu, mencapai 10k. Bahkan pernah juga mencapai 20k per bulannya.

Cara yang saya lakukan tentu dengan menulis artikel organik, seperti jaman dulu. Saya udah punya tema, ide, dan foto untuk pendukungnya. Tinggal dikembangkan aja menjadi satu post blog di tahun depan.

Cara lainnya adalah dengan selalu menitipkan artikel terbaru di webmaster tool. Saya sebelumnya selalu naruh link di fetch as Google, dan lumayan sih page view setelah melakukan hal ini.

- Belajar Infografis

Ini masih jadi PR besar saya, karena susah banget belajar infografis. Saya udah meminta tolong seorang teman, agar membuka kelas belajar infografis. Cuma memang butuh waktu agar banyak teman yang bisa mengikuti kelas ini. Berbayar pun saya bersedia aja.

- Share Blog di Sosial Media

Yes, beberapa bulan ini saya jarang share artikel yang baru tayang di sosmed. Paling cuma saya share di wall sosmed saya, seperti di Fb atau Instagram. Tapi saya juga share di Twitter, yang ini cukup rajin karena hampir setiap hari saya lakukan.

Mulai sekarang dan nggak nunggu tahun depan saya mesti rajin share artikel blog di grup yang saya ikuti. 

- Mengoptimalkan Blog Keluarga


Oh iya, saya punya blog baru dan masih berusia empat bulan. Sayang karena kesibukan, saya kadang nggak sempat mengelola blog ini. Silahkan yuk dikunjungi blog www.doyanplesir.com yang rencananya menjadi blog keluarga.

Saya punya mimpi akan menuliskan cerita jalan-jalan keluarga saya di doyanplesir. Dan impian saya lainnya adalah, tiap anggota keluarga bisa menuliskan cerita jalan-jalan dengan versi masing-masing. 

Namun sementara ini baru saya dan si sulung yang udah mengisi blog keluarga ini.

Semoga semua rencana dan target blogging ini bisa saya wujudkan pada tahun 2019. Kalian udah menuliskan resolusi blogging di tahun depan? Share yuk di kolom komentar. Saya juga pengen tahu dong impian kalian. Makasiiih udah bersama saya di blog ini. Wassalamualaikum.

Reading Time:

Jumat, 07 Desember 2018

Resolusi Tahun 2019 Saya Cukup Lima Hal Ini, Kalo Kamu Gimana?
Desember 07, 2018 34 Comments
Resolusi 2019

Assalamualaikum Sahabat. Ada Lima Hal Yang Jadi Resolusi Tahun 2019 nanti. Bagi saya enggak masalah resolusi tahun 2018 ini belum terwujud semuanya. Saya masih berusaha untuk selalu mewujudkannya. Karena setiap tahun resolusi saya adalah memperbarui resolusi tahun sebelumnya. Kemudian menambah resolusi baru.

Nah tantangan #BPN30DayChallenge hari ke-17 ini, ada resolusi yang saya tambahkan. Manusia itu butuh mengungkapkan mimpi-mimpinya. Agar menjadi pemacu semangat mewujudkan impiannya.

Oiya resolusi saya tahun 2018 ini adalah : Sehat fisik dan mental. Baca aja, dengan klik kalimat yang udah saya kasih warna di atas.

Dan Lima Hal Yang Jadi Resolusi Tahun 2019 :

1. Lebih Sehat 

Kesehatan bagi perempuan usia 50 tahun kayak saya itu penting banget. Karena kebanyakan manusia ketika memasuki usia 50 tahun, seperti panen penyakit. Saya nggak mau dong kayak gitu. Saya pengennya bisa sehat. Bebas menjalani hari-hari dengan tubuh sehat tanpa penyakit.

Karena dari pengamatan saya selama ini, dari tetangga, saudara, teman, ngaku kalo nilai kadar gula darah, kolesterol, tensi, asam urat, pada naik semua. 

Penghasilan yang naik sih asik. Keimanan yang meningkat sih alhamdulillah. Tapi kalo semua yang sebutkan di atas dan berhubungan dengan tubuh kita, jadi naik kan ngeriii, baginda!

Apa yang sudah saya kerjakan agar memiliki tubuh tetap sehat?
Tentunya menjaga agar pola makan tidak ngawur. Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jahat. Mengingat kadar kolesterol saya yang masih rendah, tahun ini saya perbanyak makan alpukat. Dimakan gitu aja tanpa tambahan apapun. Kalium saya yang masih kurang, membuat saya rajin mengonsumsi pisang rebus.

Resolusi sehat
Harus sehat, biar bisa traveling
Selain itu saya rutin menggerakkan tubuh dengan jalan kaki setiap pagi. Kalo musim hujan seperti sekarang ya cukup yoga aja di rumah. Yang masih belum bisa rutin adalah tidur lebih awal, hahahaa. Suami suka mengingatkan agar saya tidur lebih gasik, sekitar jam 10 lah. 

2. Traveling Bareng Suami

Sebenarnya udah tiga tahun ini saya sering pergi berdua dengan suami. Anak-anak udah berusia 17 tahun lebih, tahun ini malah udah kuliah semua. Jadi kami punya cukup banyak waktu berduaan kemana aja.

Tahun kemarin saja, saya dan suami pergi berdua ke kawasan wisata Air Terjun Jumog tanpa anak-anak. Tempat yang asri, sejuk, dengan panorama indah bikin kami mengajak anak-anak liburan kesana tahun ini.


Resolusi Traveling
Jurang Tembelan, Imogiri
Kami berdua juga jalan-jalan ke Jogja. Menikmati suasana empat tempat wisata dalam dua hari masa liburan. Dari Jurang Tembelan dan Gua Seribu Batu di kawasan Imogiri, mampir di Museum Vredeburg, dan Taman Sari.

Traveling

Bahkan akhir sebelum ke Jogja, saya dan suami sempat ke Pekanbaru, Bukit Tinggi, Payakumbuh dan sekitarnya. 

Dalam waktu tiga hari, kami jalan-jalan ke beberapa tempat wisata yang cantik alamnya. Dari Ulu Kasok, Lembah Harau, Jam Gadang, Kelok 9 hingga Istana Pagaruyung di Batu Sangkar. Padahal saat itu saya sakit vertigo, tapi ya nggak masalah kalo untuk jalan-jalan, hahahaa. 

Beneran ya, kalo sakit itu obatnya jalan-jalan. Nggak perlu yang jauh, yang dekat aja cukup kok.

Nah, tahun 2019 nanti saya dan suami sudah memiliki list jalan-jalan. Salah satunya adalah liburan ke Malaysia bersama teman-teman blogger Semarang. Semoga rencana ini tetap terwujud dan berjalan lancar. Aamiin.

3. One Month Two Book

Kembali mencoba me time dengan buku. Membaca minimal 1 bulan 2 buku. Kayaknya era digital telah merenggut kebiasaan menyenangkan saya selama ini. Yaitu baca buku. 

Jaman dulu sebelum dunia digital marak, saya bisa baca 1 buku dalam 2 hari. Paling lama seminggu lah. Sekarang kecepatan baca saya berkurang karena perhatian sering teralihkan oleh berbagai notif di sosmed. Sungguh mengenaskan.


Semoga mulai bulan Desember ini, saya bisa menyelesaikan 2 buah buku. Satu buku pinjaman milih mba Uniek yang udah lama saya abaikan. Satu lagi buku yang baru aja saya beli saat pameran di Auditorium Undip.

4. To Be a Profesional Blogger

Halah bahasanya kayak gitu amat sih, hihiii. Tampaknya profesi blogger makin menjura ya. Alhamdulillah tahun 2018 ini saya mengikuti berbagai event yang mengajak partisipasi blogger. Dari event di dalam kota sampai luar kota.

Dari ajakan mengikuti seminar kesehatan, sampai jalan-jalan mempromosikan obyek wisata.

Rafting di sungai Serayu
Famtrip Banjarnegara di Sungai Serayu
Nah, di sini lah saya mesti meningkatkan kecakapan diri agar bisa mengikuti event dengan sebaik mungkin. Pihak pengundang tentunya meminta kita agar profesional. Salah satunya adalah dengan segera mungkin menuliskan artikel yang diharapkan tayang di blog. 

5. Belajar Sabar Menghadapi Anak-Anak

Kalo waktu balita kesulitan orang tua adalah mengajarkan sesuatu hal yang berbahaya secara fisik. Agar anak-anak memahami bahwa sesuatu itu berbahaya bila dilakukan atau tidak dilakukan.

Ketika anak-anak sudah mulai dewasa, orang tua belajar memahami gejolak masalah mereka. Bisa masalah yang berhubungan dengan pendidikan, teman bergaul, hingga pacar.

Resolusi Traveling
Saat traveling, bisa jadi bonding
ngobrolin hal penting tak penting 

Saya berusaha menjadi teman yang sejajar kedudukannya. Berusaha tidak mengusik, tapi nyari info dengan gaya cuek. Jadi isinya tuh hati dilatih dengan kesabaran melihat anak-anak mengambil keputusan sendiri. Karena masa depan adalah milik mereka. Sebagai ibu, saya hanya bisa membantu dengan doa dan dukungan.

___________________

Seluruh energi saya pertaruhkan agar kelima resolusi untuk tahun 2019 ini bisa terwujud. Memang nggak mudah, namun ikhtiar dan doa akan berdampingan dengan saya untuk mewujudkannya.

Selama umur masih ada, selama itu pula semangat harus terus terjaga. Seperti yang pernah saya baca dalam Al Quran.

Jangan lah kamu bersikap lemah dan jangan lah pula kamu bersedih hati. Padahal kamu lah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman.(QS Al Imran : 139)

Artinya sebagai manusia yang beriman, jangan lah memandang diri sebagai orang yang penuh kekurangan. Setiap manusia mendapat anugrah dari Allah berupa kelebihan dan kelemahan masing-masing. Berpikir negatif tentang diri sendiri itu pertanda kita masuk sebagai golongan orang yang kurang bersyukur. 

Yup, jadikan kelebihan yang kita miliki untuk kebaikan pada sesama. Dan jadikan kekurangan kita sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Jadi jangan baper yaa.

Saya sudah menuliskan kelima resolusi yang ingin terwujud pada tahun 2019 nanti.  Saya berharap kelima hal di atas bisa saya wujudkan dengan jalan terbaik. Share yuk resolusi kalian, saling mendokan juga. Mari kita semangat berikhtiar agar resolusi ini terwujud. Wassalamualaikum.
Reading Time: