Laman

  • Beranda
  • Jalan-jalan
  • Inspirasi
  • Review
  • Disclosure
  • About Me
  • Achievement

10 Feb 2015

APA SIH PERSONAL BRANDING KAMU?

Gambar diambil dari sini


Ada teman  yang tanya, apa sih sebenarnya passion saya? Hahh? Belum juga saya menjawabnya, dia tanya lagi, kamu kan udah kerja dari pagi sampe sore. Masih juga sibuk nulis, pengen nyari apa? Tenar, duit atau ngabisin waktu? Duh.. duuuhhh 


Makjleb juga nih pertanyaan teman karib saya. Etapi, benar juga siiih. Saya juga bingung mau jawab apa. Iya benar, saya kerja sebagai staf keuangan. Saya juga pengennya jadi penulis, cieee... 

Menjadi penulis itu mimpi saya sejak masih menjadi pelajar. Saya bahkan sudah pernah kirim tulisan ke koran lokal yaitu Suara Merdeka. Dan herannya lagi, tulisan saya ini langsung dimuat. Senangnyaaa...

Nah, untuk menjawab pertanyaan teman ini, saya jadi berpikir keras. Jangan bahas tentang pekerjaan saya sebagai staf keuangan deh. Karena saya udah niat resign. Apa karena ingin jadi penulis trus saya mau resign? Ah itu hanya salah satu alasan saja. *malah dibahas, hahaa 

Okeee...ngomongin soal niat jadi penulis nih ya. Sebenarnya pengen jadi penulis apa sih? Selama ini sih saya udah berusaha nulis artikel. Ada beberapa artikel yang sudah dimuat di media nasional. Tapi saya juga ingin nulis cerpen. Daaan... yang paling jadi impian serta wajib diwujudkan adalah menjadi penulis novel. Serius ini!

Tapi saya ingin menulis novel yang bisa memberikan inspirasi positif pada pembaca. Bukan novel kacangan, haha... 

Ada ya istilah novel kacangan? Hmm, ada tuh. Novel yang diniatkan mencari keuntungan semata. Nggak peduli dengan isi tulisannya bakal memberi pengaruh buruk pada pembaca. Kan lagi rame tuh di media sosial tentang novel kacangan ini. Eh, jangan tanya saya ya contoh tulisannya. Karena tulisannya bikin saya sedih.

Sebagai penulis, kita tentu ingin memiliki personal branding yang kuat. Tapi, membangun personal branding itu juga susah. Paling tidak kita harus tahu dulu apa kemampuan diri yang bisa ditunjukkan. Menjadi penulis novel anak, atau novel dewasa. Trus, genrenya apa, thriller, romance, fantastic atau komedi? Atau gabungan dua genre, misal romance plus komedi. Jadi makin bingung nih saya, duhhh...

Senangnya sih sekarang ada konsultan personal branding. Bisa tuh tanya-tanya seputar branding diri kita pada  Julie Nava.  Apa saja potensi diri yang ingin ditunjukkan. Atau bisa juga bertanya, gimana menekan sisi buruk diri kita agar tidak menimbulkan konflik dengan orang-orang di sekeliling kita.

Personal branding bisa diterapkan pada beragam profesi. Bukan hanya untuk publik figure, seperti artis atau pejabat. Seorang ibu rumah tangga yang memiliki usaha online, harus dan wajib memiliki personal branding. Ingin membangun branding diri seperti apa sih kalo punya usaha jual gamis dan printilannya? Atau kita harus membangun branding  gimana bila ingin menawarkan catering yang makin laris dipesan?

Dengan memakai jasa konsultan Personal Branding seperti Julie Nava, kita terbantu banget membangun branding diri. Tidak setiap orang bisa merasa nyaman dengan kemampuan dirinya. Tidak setiap pengusaha pintar membangun branding diri. Jasa konsultan personal branding sangat berperan, membantu seseorang mengenal dirinya sendiri. Muaranya tentu saja akan meningkatkan kinerjanya, mengurangi konflik dengan klien, makin fokus pada bidang usahanya.

Kalau kamu...  Personal Branding seperti apa yang ingin kamu tunjukkan?

21 comments :

  1. masih bingung dan nyari2 nih mak...apakah personal brandingkuuuh *galau ga jelas * wkwkwk

    ReplyDelete
  2. narsis akut ituh termasuk personal branding gak? hihihiiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi mak Uniek, itu dirimu bangeeet :P

      Delete
  3. Kalau ditanya personal branding,suka masih bingung juga. Yang pasti saya ibu rumah tangga yang suka banget nonton drama korea :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naaah udah ditunjukin aja dalam wujud tulisn, passion kamu emang serba k-pop yaaa
      Siapa tahu bisa bikin komunitas pecinta drama korea ^^

      Delete
  4. Beda lah y sama pencitraan. Soalnya kan branding neh lebih long lasting. Aku suka: simple.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa...dan tetap harus dirawat yaaa... makasih Oliv :)

      Delete
  5. Aku gak begitu ngerti doal personal branding terkait hobi menulis.. Aku biasanya nulis apa saja yg sdg mood utk kutulis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga mbak, masih nurutin mood. Tapi kadang bisa jg nulis sesuai order pihak lain :)

      Delete
  6. duh aku juga bingung mbak, passion aku apa ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa coba mba Lydia, hihiiii... balik nanya ^^

      Delete
  7. Sejak postingan soal personal branding bersliweran, saya malah pusing mau membentuk personal brandng. Personal branding saya apa adanya..hihihi..

    ReplyDelete
  8. Maksudnya personil branding apaan sih?tetep ngga ngerti mak.hehehe

    ReplyDelete
  9. Novel kacangan, istilah yg menarik :D. Kalo PB memang harus bertahap membangunnya & konsisten (katanya). Sementara ini masih belajar & mulai dari yg disukai aja (hobi) :D

    ReplyDelete
  10. Apa ya? Hahahaa.... Hidup saya bukan untuk menjawab pertanyaan orang sih mak. Makanya begini2 wae :))

    ReplyDelete
  11. personal brandingku penjual nano spray wkwkwk...penulis komedi ding, walau dakuw terlalu serabutan sebenarnya yang ditulis :D

    ReplyDelete
  12. personal brandingku apa ya mak..??? pengennya sih creative crafter atau designer *ngarep* hehehehe

    ReplyDelete
  13. personal branding saya gak sengaja kebentuk. ya udah saya tajemin aja sekalian hohoho

    ReplyDelete
  14. Kadang2 saya mau menjawab pertanyaan seperti ini tapi kadang2 pula tidak Mbak. Bingung. Soalnya jadinya nanti memaksa diri kalau berusaha mnjawabnya karena saya blogger gado2 yang suka kirim tulisan ke media dan suka ikut kompetisi menulis. Atau ... apa ketiga hal itu personal branding saya ya? Entahlah :D

    Saya hanya berusaha menuliskan apa yang membuat saya nyaman. Itu saja. :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...